Festival Qasidah NTB Digelar Bersamaan HUT Loteng

Ketua LASWI NTB, Bunda Niken menekankan, agar Festival Qasidah menghasilkan juara secara sportif 

LOTENG.lombokjournal.com ~ Festival Seni Qasidah tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) siap digelar 13-15 Oktober 2022 mendatang, di Alun Alun Tastura Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (DPW-LASQI) NTB, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah berharap festival dapat berjalan lancar dan menghasilkan juara dengan suportif. 

BACA JUGA: Pemerintah Bentuk Tim Pencari Fakta Tragedi Sepakbola

Bunda Niken berharap Festival qASIDAH MENGHASILKAN JUARA SECARA SPORTIF

Karena nantinya akan mewakili Nusa Tenggara Barat pada ajang Festival Seni Qasidah tingkat Nasional. 

Hal tersebut disampaikan Bunda Niken, sapaan akrabnya, saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengurus DPW LASQI Provinsi NTB, Pengurus DPD LASQI Kabupaten Lombok Tengah, dan Panitia Festival Qasidah Tingkat Provinsi NTB di Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (05/10/22). 

“Kami berharap agar panitia bisa menyiapkan acara ini dengan sebaik-baiknya. Agar festival berjalan lancar dan menghasilkan juara secara sportif. Karena nantinya akan menjadi wakil NTB di nasional,” tutur Bunda PAUD NTB. 

Ketua Panitia Festival yang juga merupakan Ketua LASQI Kabupaten Lombok Tengah, Hj. Baiq Nurul Aini Fathul Bahri mengungkapkan, Festival akan digelar bersamaan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Tengah pada 15 Oktober 2022 mendatang. 

Karena itu, panitia akan bekerja semaksimal mungkin dalam menyiapkan acara.

BACA JUGA: Pemerintah Beri Perlindungan Sosial Petani Tembakau

“Kami masih belum memiliki pengalaman tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam menyiapkan festival ini,” tuturnya. ***

 

 




Gubernur NTB Harap Komunikasi PT STM dan Pemda Lebih Baik

PT, STM diminta Gubernur NTB lebih terbuka dalam berkomunikasi dan menjelaskan rencana-rencananya ke depan

MATARAM.lombokjournal.com ~ PT. Sumbawa Timur Mining (STM) diharapkan lebih terbuka berkomunikasi dengan Pemerintah Daerah dan jajarannya, agar terjalin koordinasi dan menghasilkan kesepahaman yang lebih baik. 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengungkapkan itu, saat menerima audensi PT STM di ruang kerjanya, Senin (03/10/22). 

“Kami mengharapkan PT. STM lebih terbuka dalam berkomunikasi dan memberikan rencana-rencananya ke depan agar kami, Pemda bisa membantu menyiapkan masyarakat untuk bekerja di sana,” kata Gubernur Zulkieflimansyah.

BACA JUGA: Pemerintah Beri Perlindungan Sosial Petani Tembakau

Ia mengakui, komunikasi yang terjalin saat ini antara Pemda dan PT. STM belum berjalan dengan baik dan maksimal. 

Namun, dengan koordinasi kedua belah pihak, ia optimis hal tersebut dapat diatasi.

“Selama ini komunikasi memang masih belum terjalin baik. Insya Allah ke depan akan menjadi lebih baik,” tambah Bang Zul, sapaan akrabnya.

Menanggapi pernyataan Gubernur tersebut, Presdir PT. STM Bede Evans menerima dengan baik arahan tersebut. 

Ke depan, pihak PT. STM berusaha memperbaiki pola komunikasi dengan Pemerintah Daerah agar dapat terjalin kerjasama yang baik.

“Kami minta maaf jika selama ini komunikasi dengan Pemda masih dirasa kurang. Tapi ke depan kami berusaha lagi untuk memperbaiki hal tersebut. Terima kasih atas dukungan dan masukan dari Pak Gubernur dan jajaran untuk keberlangsungan dan kelancaran pengembangan Proyek kami,” ujar Bede Evans.

BACA JUGA: Beasiswa NTB Cara Buka Jendela Dunia, Ini Pesan Bang Zul

Untuk diketahui, PT. STM merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Produksi Tembaga dan Emas di NTB dan saat ini beroperasi di Kab. Dompu. 

Turut mendampingi Gubernur pada audiensi tersebut yaitu, Kadis PUPR Provinsi NTB, Kadis Dikbud Provinsi NTB, Kadis Nakertrans Provinsi NTB, dan Kepala DPMPTSP Provinsi NTB. *** 




Beasiswa NTB Cara Buka Jendela Dunia, Ini Pesan Bang Zul

Jadi Pemateri Sekolah Politik Kebangsaan, Bang Zul ungkapkan manfaat Beasiswa NTB

MATARAM.lombokjourna;com ~ Banyak manfaat yang dapat diterima oleh siapa saja yang mengikuti Beasiswa NTB, terutama masyarakat NTB yang ingin menjadi tokoh Politik.

Hal tersebut disampaikan Bang Zul sapaan Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat menjadi pemateri dalam kegiatan Sekolah Politik Kebangsaan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram, di Kantor Balai Guru Penggerak NTB, Mataram, Minggu (02/10/22).

BACA JUGA: Bencana Sepakbola, 130 Tewas di Stadion Kanjuruhan

Kata Bang Zul, beasiswa NTB merupakan cara mengenalkan dunia
Gubernur Zulkieflimansyah

Menurut Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB, beasiswa NTB merupakan (salah satu) cara mengumpulkan talenta-talenta di NTB untuk mengenalkan dunia.

“Sehingga ke depan anak-anak NTB mampu mengenggam dunia di masa depan,” katanya.

Relasi atau pertemanan menjadi salah satu peran penting untuk menjadi tokoh politik yang hebat. Melalui Beasiswa NTB, hal ini dapat terwujud.

“Sekolah di luar negeri akan mendapatkan pola pertemanan yang baru dan lebih berwarna, hal ini penting dalam modal berpolitik. Saya berharap 15 hingga 20 tahun mendatang masyarakat NTB dapat menjadi tokoh politik yang hebat serta masyrakatnya tersebar diseluruh dunia,” terangnya.

Selain itu, Bang Zul panggilan akrab Gubernur dalam pemaparannya juga menceritakan kisahnya saat menjadi aktivis di Jakarta hingga pertama kali menjadi calon Leglislatif di Senayan.

Di akhir pemaparannya, ia juga berharap kegiatan seperti ini jangan berhenti namun harus diteruskan. Karena sangat bermanfaat bagi mahasiswa/mahasiswi yang ingin terjun ke dunia politik.

BACA JUGA: Kompetisi Studen Athletics Champion Resmi Dibuka

Sementara itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram, Iskandar, S.Sos., MA, mengucapkan terimakasih atas kesempatan Gubernur NTB dapat hadir sekaligus sharing mengenai pengalamannya selama berkarir di dunia politik.

“Terimakasih sudah memberikan imajinasi mengenai politik di masa depan serta pengalaman yang tak kalah menarik selama berkarir di dunia politik. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih,” ucapnya. ***

 

 




Warga KLU Diajak Duduk Bareng Jika Ada Masalah

Plt Sekda KLU mengajak warga Lombok Utara, jika ada masalah bisa duduk bersama mencari jalan ternaik

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Terkait masalah atau munculnya konflik di pusat pariwisata Kabupaten Lombok Utara yaitu di tiga Gili, semua pihak diminta jangan membesar-besarkan. 

Ajakan itu disampaikan Plt. Sekda Kabupaten Lombok Utara, Anding Dwi Cahyadi, S. STP, Sabtu (22/09/22).

BACA JUGA: Raker KONI KLU, Wabup Tekankan Pembinaan dan Karir Atlet

Plt Sekda KLU ajak warga duduk bersama bila ada masalah
Plt Sekda KLU, Anding Dwi Cahyadi

“Kita bisa duduk berdiskusi bersama untuk mencari jalan terbaik,” harap Anding. 

Ia menggambarkan pengalaman berkunjung ke Batam bulan lalu. Seperti diketahui, Batam menjadi sentral akses keluar masuknya wisatawan yang sangat ramai, namun tertib, aman dan penuh keterbukaan. 

“Kalau konsep di wisata di tiga Gili ini tidak kita rubah sebagaimana daerah lain yang menjamin keterbukaan, keamanan dan kenyamanan, maka kita akan tertinggal jauh dibidang pariwisata,” kata Anding. 

Ia mengajak semua pihak memperbaiki semua yang masih kurang. 

Terkait investasi, diberikan ruang sebesar-besarnya kepada semua pihak untuk berinvestasi. Baik modal dalam negeri swasta maupun modal asing diberikan kemudahan. 

Era Digitalisasi

Plt Sekda KLU juga menyinggung tiga hal penting yang dilakukan Pemerintah Daerah, berkaitan dengan era digitalisasi pada reformasi birokrasi oleh Menpan RI.

Ada yang wajib dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah, salah satunya sistem  pemerintahan berbasis elektronik, semua sekarang ini era digital, era aplikasi. 

“Penerapan seluruh PAD Lombok Utara menerapkan sistem digital. Ini untuk mengurangi kebocoran yang mungkin terjadi,” kata Anding.

Terkait itu ia juga menyinggung kemiskinan tahun 2021 KLU di posisi angka 26,99 persen, dan pada tahun itu juga 2021 meningkat menjadi 27,04 persen. 

Artinya kalau dikalkulasikan berdasarkan jumlah penduduk, ada kisaran angka 66 ribu masyarakat miskin di Kabupaten Lombok Utara. 

Berkaitan dengan kemiskinan ini, tentu bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tugas seluruh stikholder yang ada di Kabupaten Lombok Utara. 

Ia juga menyinggung maksud dan tujuan dilaksanakan sosialisasi atau Lunching Aplikasi Edusmart hari Kamis (29/09) yang lalu. 

BACA JUGA: Kompetisi Student Athletics Champion Resmi Dibuka

Sosialisasi itu memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada masyarakat. 

“Itu bagian memperpendek proses pelayanan, mewujudkan proses pelayanan yang cepat, efektif, efisien, transparan. Dan pasti mendekatkan dan memberikan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, yang bisa merubah Kabupaten Lombok Utara adalah semua masyarakat KLU. ***

 




Kompetisi Student Athletics Champion Resmi Dibuka

Gubernur Zulkieflimansyah mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi Student Athletics Champion (SAC) dimulai di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kompetisi Student Athletics Champion (SAC) resmi dibuka di Provinsi NTB di Stadion 17 Desember Mataram, Jumat (30/09/22).

Acara SAC merupakan pembukaan dari rangkaian kejuaraan atletik se-Indonesia,  sekaligus dimulainya kualifikasi regional untuk wilayah Bali-Nusa Tenggara.

Saat membuka SAC, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyatakan, SAC adalah cara yang paling strategis untuk melahirkan atlet nasional dan internasional dari NTB.

BACA JUGA: Sukseskan WSBK Mandalika 2022, Pemprov NTB Menggandeng Semua Pihak

“Bagaimanapun, membibit atlet kelas dunia itu butuh perencanaan program jangka panjang. Kompetisi SAC yang diikuti pelajar ini merupakan cara yang paling strategis dan jitu untuk melahirkan atlet-atlet bukan hanya kelas nasional, tapi juga kelas dunia yang berasal dari Nusa Tenggara Barat,” ungkap Bang Zul 

Kompetisi SAC menurut Gubernur NTB PALING STRATEGIS MELAHIRKAN ATLET DUNIA ASAL ntb

Bang Zul juga menyampaikan rasa terima kasih kepada PB PASI atas terselenggaranya SAC di NTB. Sehingga dapat menambah rasa optimisme untuk penyelenggaraan PON tahun 2028 mendatang. 

“Jadi, sekali lagi terima kasih kepada PB PASI sehingga acara yang luar biasa ini bisa kita mulai dari NTB. Ini menambah optimisme kita, mudah-mudahan ini langkah yang cukup panjang untuk mempersiapkan atlet-atlet handal NTB, terutama untuk tuan rumah PON 2028,” tambah Bang Zul.

Sementara itu, CEO DBL Indonesia, Asrul Ananda menyampaikan bahwa penyelenggaraan SAC merupakan hasil kolaborasi dengan PB-PASI. 

Tak hanya itu, selain di NTB, DBL Indonesia juga akan menyelenggarakan SAC di 10 kota di Indonesia.

“Ini merupakan hasil kolaborasi dengan PB PASI, dan kita akan menyelenggarakan kompetisi atletik SD, SMP, SMA yang Insya Allah terbesar di Indonesia diselenggarakan nanti di 10 lokasi,” kata Azrul.

SAC Indonesia sendiri akan diselenggarakan di Kota Mataram pada tanggal 30 September hingga 2 Oktober 2022. Pemenang dari kejuaraan atletik tersebut akan dikirim ke Jakarta kemudian dibimbing dan belajar ke luar negeri.

SAC memperlombakan beberapa nomor atletik, antara lain nomor sprint (lari jarak pendek) dengan jarak 60 meter (SD), 80 meter (SMP) dan 100 meter (SMA). 

Gubernur NTB mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi SAC dimulai dari NTB

Kemudian relays (lari estafet), yang dibagi menjadi tiga nomor 8×50 meter (SD), 5×80 meter (SMP), dan 4×100 meter (SMA). Ketiga, middle distance (lari jarak menengah) yang terdiri dari dua nomor, yakni 800 meter (SMP) dan 1000 meter (SMA).

BACA JUGA: Raker KONI KLU, Wabup Tekankan Pembinaan dan Karir Atlet

Target peserta di NTB yang awalnya diperkirakan berjumlah 2.000, meningkat drastis menjadi 3.820 peserta, hal ini menunjukkan 180% sudah lebih dari target. ***

 

 




Ironman 70.3 Lombok, Tiga Atlet NTB Ikut Beradu

Event Ironman 70.3 Lombok diikuti 406 Peserta dari 33 Negara Siap Beradu 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Event Internasional Ironman 70.3 Lombok sudah semakin dekat. 

Tercatat sebanyak 406 peserta dari 33 negara siap beradu dalam event olahraga tersebut. Para peserta terdiri dari 364 peserta individual dan 42 peserta estafet yang tergabung ke dalam 16 tim.

BACA JUGA: Festival Peresean di Lotim, Bang Zul Doa Bersama Masyarakat

Ironman 70.3 Lombok diikuti 405 peserta

Executive Director ISM, Arie S. Sukirno saat dkonfirmasi hal ini via selulernya, Jumat (30/09/22) menyebutkan, final pesertanya total 406. 364 individual, 42 relay tergabung dalam 16 team. 

Ada 250 peserta lokal dan 156 peserta internasional dari 33 negara termasuk Indonesia.

Ia menjelaskan, Ironman 70.3 Lombok tahun 2022, terdapat 3 peserta asal NTB, yaitu M. Kadri, Yan Bachtiar dan Qori. 

Nama terakhir yang disebut merupakan atlit perempuan. 

Seperti diketahui, Ironman sendiri merupakan kiblat dari olahraga Triathlon yang menjadi olahraga dengan platform terbesar di dunia.

BACA JUGA: Pengurus Asprov PSSI NTB Jangan Rangkap Jabatan

Dengan total jarak 113,1 Km, para peserta harus melalui tiga tahapan sekaligus, mulai dari One Lap-Swim Course (berenang 1,9 Km), One Lap-Bike Course (bersepeda 90,1 Km) dan Two Laps-Run Course (berlari sejauh 21,1 Km) sampai ke finish.***

 




Festival Peresean di Lotim, Bang Zul Doa Bersama Masyarakat  

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul doa bersama masyarakat Sukarara, Lotim, saat menutup Festival Peresean 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah bersama masyarakat Desa Sukarara, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur melakukan doa bersama agar musim penghujan segera datang dan memberikan kemakmuran. 

Doa bersama masyarakat saat acara Festival Peresean

“Semoga festival presean yang digelar sebagai tradisi menunggu datangnya musim penghujan bisa memakmurkan petani dan masyarakat Sukarara,” ujar Gubernur Zul menutup Festival Presean se Lombok di arena Paguyuban Geger Girang, Desa Sukarara, Rabu (28/09/22). 

BACA JUGA: Aksi Siswa Bersih-bersih di Sepanjang Pantai Kalaki di Bima

Hal itu dikatakan Gubernur mengapresiasi gelar tradisi peresean dalam rangka menyambut datangnya musim penghujan. 

Bang Zul berharap masyarakat Sukarara tetap memelihara tradisi sekaligus memberikan kegembiraan bagi masyarakat desa. 

Sementara itu, Kepala Desa Sukarara, Sudirman mengatakan, festival peresean yang diadakan setiap tahun di penghujung musim kemarau ini, selain sebagai hiburan juga memelihara tradisi agar lahan persawahan dan perkebunan masyarakat memperoleh berkah dan panen yang baik. 

“Festival presean ini diikuti oleh pepadu dari seluruh Lombok juga ajang mencari satria olahraga,” jelasnya. 

Ia juga berharap event ini sebagai gelar budaya dan atraksi pariwisata

BACA JUGA: Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan

Hadir pula mendampingi Gubernur, Kepala Dinas Sosial dan Sekretaris Dinas Pariwisata NTB. ***

 




Aksi Siswa Bersih-bersih di Sepanjang Pantai Kalaki di Bima

Siswa SMA di Bima bersama Dewan Pelaksana Geopark Tambora melakukan aksi bersih-bersih sepanjang pantai untuk sukseskan Program NTB Zero Waste

BIMA.lombokjournal.com ~ Mensukseskan program NTB Zero Waste atau Bebas Sampah, ratusan siswa di Bima bersama Dewan Pelaksana (DP) Geopark Tambora melakukan aksi bersih-bersih sampah, di sepanjang pantai Kalaki Kabupaten Bima.

Zero Waste merupakan salah satu program unggulan Gubernur H. Zulkieflimansyah dan Wagub Hj. Sitti Rohmi Djalilah   

Aksi membersihkan pantai mendukunmg program Zero Waste

“Kegiatan ini didukung Surat Edaran Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 050/6159/PPLDISLHK/2022 tanggal 7 September 2022 tentang Dukungan dan Partisipasi Kegiatan World Clean Up Day Tahun 2022,” kata General Manager DP Geopark Tambora-SBR, Hadi Santoso, Rabu (28/9/2022) di pantai Kalaki Desa Panda Kabupaten Bima.

BACA JUGA: Atasi Masalah Sampah Tanggung Jawab Bersama

Aksi bersih-bersih ini diinisiasi oleh komunitas lingkungan JAO Bima, yang merupa kan salah satu bentuk aksi memperingati World Clean Up Day Tahun 2022, atau hari bersih sampah sedunia tahun 2022.

Kegiatan ini melibatkan perwakilan pelajar SMAN/SMKN dan jajaran guru serta pihak sekolah.

Menurut pria yang juga staf khusus Gubernur NTB ini, kegiatan aksih bersih-bersih ini untuk mendukung dan mensukseskan program NTB Bebas Sampah dan memperingati World Clean Up Day

Aksi bersih-bersi merupakan kali ketiga digelar. 

“Pada awal September yang lalu, kami laksanakan kegiatan aksi bersih-bersih bersama SMKN 1 Kempo dan jajaran Dikbud Dompu, selanjutnya seminggu yang lalu bersama Bupati, Wabup dan jajaran Pemda Bima,” ungkap Hadi.

Untuk aksi bersih-bersih dan gotong royong kali ini, sebayak 20 SMAN dan SMKN ratusan siswa-siswi di wilayah Kabupaten Bima dan Kota Bima, ikut terlibat membersihkan destinasi wisata pantai Kalaki.

Di depan ratusan pelajar, GM Geopark lulusan Unhas Makasar tersebut, mengajak dan mengedukasi siswa, tentang pentingnya menjaga lingkungan dan membersihkan lingkungan dari sampah. 

Karena saat ini tumpukan sampah di Provinsi NTB, sudah sangat memprihatinkan.

“Sampah ini sebenarnya, bukan sumber masalah.Sampah ini, kalau kita paham dapat dimanfaatkan dan menghasilkan uang. Saya yakin, adik-adik memiliki unit pengelolaan sampah di sekolah,” ucap pria kelahiran Bima.

Sepatutnya gerakan bersih-bersih ini harus menjadi contoh bagi masyarakat. Para pelajar dapat menjadi agent untuk mengedukasi masyarakat tentang kebersihan dan memilah sampah serta memanfaatkannya.

“Kita tidak mau kan planet tempat kita tinngal ini penuh dengan sampah. Maka adik-adik harus memiliki kesadaran untuk membiasakan diri mengelolah sampah dan ikut peduli membersihkan sampah baik dilingkungan sekolah maupun masyarakat,” ajak pengusaha muda Bima tersebut.

Hadi juga memberikan edukasi tentang tugas dan fungsi Geopark Tambora. Memperkenalkan tentang Geopark Tambora, serta sejarah besar tentang taman bumi ini kepada para siswa-siswi SMAN/SMKN se Kabupaten/Kota Bima.

Sementara itu, Sekertaris Kantor Cabang Dinas Dikbud Bima-Kota Bima, Dr. Salahuddin, mengapresiasi kegiatan yang digelar DP Geopark Tambora-SBR berkolaborasi dengan komunitas lingkungan JAO Bima.

“Kegiatan ini sangat bagus, siswa-siswi ini diajak bergotong royong. Ada nilai karakter yang tanamkam dengan keterlibatan langsung  dan kepeduliannya terhadap lingkungan,” kata Dr. Salahuddin.

Diharapkan, kegiatan semacam ini, tidak berhenti pada aksi bersih-bersih saja. Namun ada aksi melakukan penanaman pohon dan penghijauan lingkungan.

Para siswa, terlihat begitu antusias dan ceriah sesekali diselingi dengan canda tawa, membersihakn dan memungkut sampah plastik, kayu maupun sampah lainnya. 

BACA JUGA: Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan

Salahsatu siswa asal SMAN 1 Donggo, Nur kelas XII mengaku senang mengikuti kegiatan aksi bersi-bersih seperti ini. 

Selain bisa interaktif dengan siswa-siswi lain, saling kenal dan silaturahmi, juga membangun kesadaran remaja dan generasi muda.

“Gerakan bersih-bersih ini juga penting, untuk membudayakan kami kaum muda agar tetap peduli untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sembarangan, sehingga mengotori lingkungan disekitar,” jelasnya.

Senada dengan M. Nutripamungkas, siswa SMAN 1 Kota Bima ini mengatakan, kegiatan membersihkan lingkungan  tersebut sangat bagus. Apalagi daerah Bima merupakan salah satu tempat wisata bagi masyarakat.

“Ini destinasi wisata terdekat juga dengan kota Bima,” ujar anggota OSIS yang datang mewakili SMAN 1 Kota Bima bersama guru pendampingnya.

Tidak hanya siswa-siswa SMAN/SMKN, aksi bersih-bersih, mengundang kepedulian para wisatawan asal Belanda yang sedang lewat pantai Kalaki. Para turis tersebut bahkan ikut terlibat langsung membersihakan sampah dipinggir pantai.

BACA JUGA: Strategi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Marco, turis asal Belanda mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat bagus. Peduli akan kelestarian lingkungan dan alam sekitar. Ia mengaku senang saat melihat ada keramaian di pinggir pantai. 

Sebagian wisatawan asal Eropa tersebut sepakat untuk ikut membersihkan bersama para pelajar.

“Ini kegiatan yang sangat bagus. Sampah plastiki merupakan polusi. Tidak bisa terurai.Maka harus dibersihkan dan diolah. Terimaksih sudah mengizinkan kami ikut bersih-bersih,”ungkap Marco.

Aksi bersih pantai ini juga membudayakan tidak buang sampah sembarangan

Hadir pada kegiatan tersebut, kepalamsekolah dan dewan guru perwakilan dari SMAN 1 Palibelo,  Kepala SMKN 1 Palibelo,  Kepala SMAN 1 Belo, Kepala SMAN 1 Woha, Kepala SMAN 2 Woha, Kepala SMKN 1 Woha, Kepala SMAN 1 Bolo, Kepala SMAN 2 Bolo.

Juga Kepala SMAN 1 Madapangga, Kepala SMAN 1 Soromandi, Kepala SMAN 1 Donggo, Kepala SMAN 1 Kota Bima,  Kepala SMAN 2 Kota Bima, Kepala SMAN 3 Kota Bima, Kepala SMAN 4 Kota Bima, Kepala SMAN 5 Kota Bima,  Kepala SMKN 1 Kota Bima,  Kepala SMKN 2 Kota Bima, Kepala SMKPP Kota Bima dan penguru serta anggota JAO Bima. ***

 




Strategi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Gerakan orang tua asuh diharapkan jadi strategi efektif mencegah dan menurunkan angka stunting di Provinsi NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gerakan menggalang masyarakat yang berkemampuan untuk menjadi orang tua asuh guna mencegah stunting (gizi buruk) pada anak, tengah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. 

Imbauan yang dilakukan Pemprov NTB itu diharapkan efektif untuk mencegah dan menurunkan angka stunting.

“Gerakan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam penanganan masalah stunting di Provinsi NTB,” ujar Kepala Bappeda Provinsi NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si kepada wartawan di Kantornya, Rabu (28/09/22). 

BACA JUGA: Penanganan Stunting Tanpa Pemotongan TPP ASN NTB

Dijelaskannya, selain mengoptimalkan posyandu keluarga yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-NTB, permasalahan stunting di NTB sangat membutuhkan banyak peran dan inovasi.

Walaupun belum berjalan, diharapkan gerakan orang tua asuh ini ke depan dapat menjadi salah satu solusi penanganan masalah stunting. 

Orang tua asuh diharapkan jadi strategi efektif dalam penanganan stunting

Selain itu, menampik pernyataannya sebelumnya tentang keterlibatan ASN dalam gerakan ini, ia mengatakan bahwa tidak ada pemotongan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) ASN lingkup Pemprov NTB. 

“Ini hanya himbauan bagi ASN untuk dapat berpartisipasi untuk menjadi orang tua asuh. Jadi tidak ada pemotongan TPP,” tegasnya. 

Ditambahkan, ini pun murni merupakan usulannya untuk bersama berkolaborasi menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen secara nasional pada tahun 2024.

 “InsyaAllah program-program dan  inovasi yang diupayakan tidak akan menimbulkan resistensi bagi pihak manapun,”  tutur Iswandi.***

 

 




Gubernur NTB Bersama Para Kadis Kunker di Praya Timur

Kunjungi Kerja (Kunker) Gubernur NTB dan para Kadis di Praya Timur menyerap aspirasi dan memberikan solusi permasalahan masyarakat setempat

LOTENG.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah bersama para Kepala Dinas (Kadis)  melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk memenuhi undangan silaturahmi masyarakat di Desa Landah Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah, Sabtu (24/09/22).

Kunker tersebut untuk mendengar aspirasi langsung keinginan, harapan, keluh kesah atas permasalahan yang dihadapi warga setempat.

BACA JUGA: BUMD Jangan Jadi Penonton di Daerah Sendiri

Gubernur NTB menyampaikan bantuan untuk petani tembakau
Gubernur Zul bersama petani tem,bakau

“Kami datang hampir lengkap, guna mendengar langsung keinginan dan inspirasi masyarakat secara langsung, untuk mencari solusi terbaik,” ujar gubernur. 

Saat yang sama, Bang Zul sapaan akrab Gubernur mengunjungi Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur,  Lombok Tengah, juga berdialog dan mendengarkan aspirasi dan keluhan nasyarakat .

Khusnya masalah-masalah mendasar yang masih dirasakan masyarakat.

Antara lain air bersih yang kurang, saluran irigasi yang tidak memadai, masa bercocok tanam yang tidak teratur, masalah pupuk dan banyak lagi yang lainnya.

“Terima Kasih atas sambutannya yang begitu hangat dan penuh kekeluargaan. Semoga dengan kehadiran kami disini memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Bang Zul.

Sebelumnya di Desa Landah,  M. Al-Ghazali mewakili masyarakat Desa Landah menyampaikan terimakasih atas kehadiran Gubernur NTB  secara langsung melihat kondisi yang dihadapi masyarakat. 

“Kehadirannya tentu sebagai bentuk kepedulian bagi seorang pemimpin untuk lebih memperhatikan masyarakat,” ucapnya.

Selain itu disebutkan, salah satu bentuk dukungan pemerintah dengan memberikan Tungku Oven dan Mesin Perajang Tembakau yang bermanfaat bagi petani tembakau di wilayah Desa Landan dan Desa Semoyan. 

Menurutnya banyak sekali manfaat atas bantuan yang diberikan untuk mendukung program industrialisasi yang dicanangkan Pemerintah Provinsi NTB. Menjadi salah satu cara mengatasi persoalan keuangan petani tembakau. 

BACA JUGA: Enam Literasi Dasar Ini Harus Dimiliki Siswa

Di akhir acara, pemberian bantuan Tungku Open dan Mesin Perajang Tembakau secara simbolis kepada 6 kelompok petani tembakau di Desa Landah, sebagai upaya pemerintah dalam mengakselerasi industrialisasi sampai ke desa-desa terpencil. ***