NTB Masuk Lumbung Pangan Nasional, Ini Jasa Penyuluh

Para Penyuluh Pertanian di NTB mendapat apresiasi Bang Zul karena berkat jasanya, produksi pertanian terutama beras meningkat signifikan

LOBAR.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan terimakasih kepada seluruh penyuluh pertanian yang telah berjuang dan berkorban untuk para petani di wilayah NTB.

BACA JUGA: Gerakan Pangan Murah Sambut HUT NTB, HBKN dan Nataru

Gubernur NTB, Bang Zul mengapresiasi jasa para Penyuluh Pertanian
Gubernur Zulkieflimansyah

“Atas nama pemerintah provinsi NTB, menyampaikan terimakasih dan apresiasi berkat perjuangan dan pengorbanan yang tidak mengenal waktu dan tidak kenal lelah, akhirnya NTB termasuk lumbung pangan nasional di republik Indonesia ini,” sanjung Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul.

Apresiasi itu disampaikan Bang Zul saat menghadiri acara Temu Karya Penyuluh Tahun 2022 (Penyuluh dan Kelompok Tani se NTB), bertempat di Showroom Benih, Balai Benih Induk Pertanian, Narmada (07/12/22).

Bang Zul mengajak para penyuluh pertanian untuk terus mengapgrade kemampuan dalam melakukan penyuluhan kepada petani di wilayah masing-masing. 

Karena menjadi penyuluh tidak mudah, butuh kesabaran yang ekstra dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Jangan melihat kebahagiaan hidup itu dari besaran imbalannya saja. Karena saya tidak pernah melihat profesi yang mendekatkan kita kepada ketenangan dan kebahagiaan selain penyuluh pertanian,” ungkap Bang Zul.

Garda Terdepan

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, H. Fathul Gani mengatakan para penyuluh pertanian harus menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan masalah pertanian di wilayah kerja masing-masing.

Ditambahkan Kadis Pertanian dan Perkebunan, patut diberikan apresiasi dan terimakasih berkat para penyuluh produksi pertanian terutama beras meningkat signifikan dari tahun 2021-2022.

“Pada tahun 2021 tingkat produksinya mencapai 897.000 ton. Alhamdulillah berdasarkan data BPS terbaru tahun 2022 produksinya meningkat signifikan menjadi 921.000 ton,” ungkapnya.

Selanjutnya, Bang Zul bersama rombongan  melakukan demonstrasi pembuatan pupuk Biosaka

Caranya diremas dari berbagai macam rumput dicampur air yang menghasilkan pupuk bentuk cairan. Selanjutnya melakukan penyemprotan padi atas hasil yang telah didemonstrasikan.

BACA JUGA: Pengelolaan Sumber Daya Air, NTB Savet 5 Penghargaan

Dia khir acara, Bang Zul memberikan bantuan kepada Kelompok Tani Beriuk Maju dan Kelompok Tani Serba Usaha berupa alat mesin pertanian secara simbolis. ***

 

 




Gerakan Pangan Murah Sambut  HUT NTB, HBKN dan Nataru

Momentum HUT NTB dimanfaatkan dengan gerakan pangan murah yang berpengaruh ke banyak pihak 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gerakan Pangan Murah menandai peringatan hari jadi Provinsi NTB ke-64 Tahun 2022.

Gagasan kegiatan pangan murah ini digagas atas kerjasama Dinas Ketahan Pangan Provinsi NTB, Bank Indonesia, BULOG dan beberapa stakeholders terkait lainnya yang diselenggarakan di lingkungaan Kelurahan Seganteng, Mataram, Selasa (06/12/22).

BACA JUGA: Pemprov NTB Gelar Donor Darah Sambut HUT NTB ke 64 

Gerakan Pangan Murah ini digagas atas kerjasama Dinas Ketahan Pangan Provinsi NTB, Bank Indonesia, BULOG

Selain meriahkan HUT Provinsi NTB, kegiatan ini merupakan upaya pengendalian inflasi daerah NTB pada momentum jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2023.

Penjelasan itu disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, H. A. Aziz, SH, MH saat wawancara. 

“Dengan momentum HUT NTB ini kami manfaatkan semaksimal mungkin, salah satunya mengadakan pangan murah yang berpengaruh ke banyak pihak, masyarakat atau konsumen, produsen juga dapat menjual atau memperkenalkan produk-produknya dan harapannya dapat mengendalikan inflasi,” jelasnya. 

Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dimana sangat terikat dengan fasilitasi. 

Contohnya, pihaknya berusaha mendatangkan bahan pokok dari daerah surplus ke daerah defisit atau daerah dengan pasokan pangan yang berlebihan, yang akan dikirim ke daerah yang kurang.

“Dengan adanya kegiatan insyaallah ini semua pihak akan terbantu,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM) Tunas Ice, Sularno mengungkapkan sangat senang dengan penyelengaraan pangan murah ini. Karena banyak manfaat yang ia terima.

“Dengan kegiatan ini secara tidak langsung kami dapat mempromosikan produk-produk kami, dan juga dapat membantu pemerintah untuk menekan laju inflasi di NTB. Kami bawa banyak produk seperti bawang merah dan putih, cabai, tomat sebanyak 1 kwintal dan alhamdulliah target kami habis hari ini sehingga dapat membantu masyarakat,” ucapnya.

Kepala Lingkungan Seganteng Akhirul Anwar menyampaikan, turut senang karena lingkungannya terpilih menjadi tempat terselenggaranya kegiatan pangan murah ini. Menurut Akhirul, masyarakat lingkungan Seganteng sangat terbantu dengan harga-harga bahan pangan yang jauh lebih murah dibanding harga yang berada di pasar saat ini.

“Terimakasih saya ucapkan kepada, Dinas Ketahan Pangan Provinsi NTB yang telah memilih Seganteng sebagai lokasi pangan murah, masyarakat kami senang karena harga-harga yang ditawarkan jauh lebih murah,” kata Akhirul.

BACA JUGA: Pengelolaan Sumber Daya Air, Pemprob NTB Sabet 5 Penghargaan

Sebagai informasi, kegiatan Gerakan Pangan Murah ini akan dilaksanakan selama 2 kali kegiatan, yang pertama di Kelurahan Seganteng dan Lapangan Karang Genteng, Kelurahan Pagutan pada hari Jumat 9 Desember nanti.***

 




Pengelolaan Sumber Daya Air, NTB Sabet 5 Penghargaan

NTB Sabet 5 penghargaan Nasional kinerja pengelolaan sumber daya air, juga pemenang kategori Petugas Pemantau Bendungan  

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB, H. Ridwan Syah menerima 5 penghargaan nasional sekaligus terkait Kinerja Pengelolaan Sumber Daya Air.

Penyerahan hadiah atas prestasi membanggakan yang diraih Provinsi NTB dalam lomba pengelolaan sumber daya air.itu, berlangsung di Kementerian PUPR RI pada hari Sabtu (03/12/22) 

BACA JUGA: Produk Lokal NTB untuk Gempa Cianjur

5 penghargaan nasional sekaligus diraih NTB terkait Kinerja Pengelolaan Sumber Daya Air
Kadis PUPR NTB. H Ridwan Syah (kanan)

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri PUPR RI,M. Basuki Hadimuljono dan sejumlah Pemerintah Daerah Provinsi di lingkungan PUPR. 

Adapun 5 penghargaan yang diraih oleh Pemprov NTB, yaitu:

  1. Lomba Kinerja Pengelolaan SDA Wilayah Sungai. River Basin Organization Performance Benchmarking (RBO-PB).  Berdasarkan evaluasi kinerja Pengelola SDA (River Basin Organization Performance Benchmarking) Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I keluar sebagai peringkat pertama untuk kategori BWS.
  2. Lomba Kinerja Tim Koordinasi Pengelolaan SDA Wilayah Sungai (TKPSDA WS).                                                                                                          Pada Evaluasi Kinerja TKPSDA WS Kewenangan Pusat, TKPSDA WS Lombok keluar sebagai pemenang ketiga Tingkat Nasional
  3. Lomba Penguatan Kelembagaan Komunitas Peduli Sungai (KMPS).                                                                                                                                               KPS Batu Dendeng Dasan Geres, Kabupaten Lombok Barat merupakan Komunitas Peduli Sungai dinobatkan sebagai pemenang kedua Tingkat Nasional.
  4. Lomba Kinerja Petugas OP Irigasi Teladan
  5. Penilaian kinerja Petugas OP Kategori Pengamat Irigasi Permukaan.                                                                                                                                         Provinsi NTB mendapatkan penghargaan sebagai pemenang ketiga untuk Wilayah II, yang diwakili oleh M. Muliamin, Pengamat Pengairan Katon Kompleks Kabupaten Lombok Tengah.
  6. Lomba Kinerja Unit Pengelola Bendungan (UPB) dan Petugas OP Bendungan. Sebaran bendungan yang banyak di Provinsi NTB membutuhkan Unit Pengelola Bendungan yang didukung SDM dan teknologi pendukung yang memadai. Pada tahun 2022 ini, UPB BWS Nusa Tenggara I keluar sebagai pemenang kedua pada Kategori Unit Pengelola Bendungan. 

BACA JUGA: Gowes Cukai Gemilang, Ini Pesan Gubernur NTB

Selain itu, NTB juga memperoleh penghargaan pemenang ketiga kategori Petugas Pemantau Bendungan yang diwakili Bapak Yusri dari Bendungan Pandanduri, Kabupaten Lombok Timur sebagai petugas pelaksana di lapangan untuk kegiatan operasi, pemeliharaan dan pemantauan.***

 




Pelantikan AASMT di NTB, Ini Harapan Bang Zul

Bang Zul sapaan Gubernur NTB saat menghadiri pelantikan anggota AASMT, berharap agar AASMT buka perusahaan di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., menghadiri acara Pelantikan Anggota Asean Association Of School Medical Technology (AASMT) Congress 2022 Periode 2022 – 2024 di Hotel Lombok Raya Mataram, Sabtu (03/12/22). 

Acara tersebut merupakan rangkaian acara Kegiatan international conference on medical laboratory science education 2022 yang merupakan kegiatan tahunan AASMT. 

BACA JUGA: Produk Lokal NTB untuk Gempa Cianjur

Saay pelantikan AASMT Gubernur NTB berharap agar lembaga tersenut membuka perusahaan di NTB
Gubernur NTB, Zulkifli,amsyah

Kali ini ini digelar oleh Politeknik Medica Farma Husada Mataram yang digelar selama 4 hari yaitu 1-4 Desember 2022. 

Kegiatan ini mengusung tema “international collaboration on allied health profession, education in the new normal made easy”.

Dalam kesempatan tersebut Bang Zul, sapaan Gubernur NTB berharap agar AASMT dapat membuka perusahaannya di NTB. 

“We will be very happy to welcome all of you again if there is posiblity to have PT in our province. (Kami akan sangat bahagia dan menerima apabila ada kesempatan perusahaan AASMT didirikan NTB),” jelas Gubernur. 

Bang Zul juga mengucapkan selamat kepada para pengurus baru dan berharap para peserta Kongres dapat menikmati keindahan Nusa Tenggara Barat. 

BACA JUGA: Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau 

“Again on behalf our Government, we are very happy to welcome all of you. Hopefully you have very beautiful memories about your days in our province. thank you very much. (sekali lahi atas nama Pemprov NTB, kami sangat bahagia menyambut para peserta sekalian. Semoga para hadirin memiliki kenangan yang indah selama berada di provinsi ini. Terima kasih),” tandasnya. ***

 

 




Pengukuhan Dewan Pengurus Komunitas Sepeda Tua Indonesia NTB

Gubernur NTB saat hadir dalam pengukuhan pengurus Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) NTB menyebut komunitas ini dinaungi orang hebat yang ingin benostalgia 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) NTB merupakan komunitas yang dinaungi oleh orang-orang hebat yang ingin bernostalgia dengan masa lalunya. 

Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB berharap bisa terus bergabung dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan KOSTI NTB.

Ia mengatakan itu saat menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus KOSTI Provinsi NTB Masa Bakti 2022 – 2026,  di Hotel Puri Indah, Mataram pada Sabtu (03/12/22) pagi. 

BACA JUGA: Gowes Cukai Gemilang, Ini Pesan Gubernur NTB

Bang Zul menyampaikan sambutan dalam pengukuhan pengurus KOSTI NTB
Gubernur NTB, Bang Zul

“Disini tempatnya berkumpul orang-orang hebat yang ingin bernostalgia dengan masa lalunya dengan cara bersepeda. Senang turut serta dalam acara ini, mudah-mudahan bisa terus nimbrung,” kata Bang Zul sambil tersenyum..

Ketua Panitia Pengukuhan Dewan Pengurus KOSTI NTB, I Gede Tirta, mengucapkan terimaksih atas hadirnya Gubernur NTB dalam acara pengukuhan ini. 

Ia menyampaikan salah satu tugas utama KOSTI NTB adalah memperjuangkan semangat bersepeda kepada masyarakat NTB.

“Terimakasih saya ucapkan atas waktu Pak Gubernur yang bergabung bersama kami dalam kegiatan ini. Tugas KOSTI NTB yang utama ialah terus memeperjungkan bersepeda agar tetap menjadi warisan untuk anak cucu kita kedepannnya,” ujarnya.

Dalam pengukuhan ini, Ketua KOSTI Provinsi NTB terpilih untuk periode 2022-2026 adalah Agus Cahyono.

BACA JUGA: NTB Tuan Rumah Berbagai Event Internasional

KOSTI adalah representasi keberadaan Komunitas Sepeda Tua di Indonesia dan wadah berhimpun bagi organisasi, komunitas atau klub perkumpulan Sepeda Tua dengan lintas suku, golongan, Agama dan profesi. ***

 

 




Gowes Cukai Gemilang, Ini Pesan Gubernur NTB

Harus fleksibel, lentur dan jangan galak-galak pada pengusaha rokok ilegal, kata Gubernur NTB saat mengikuti Gowes Cukai Gemilang

MATARAM.lombokjournal.com ~ Berbagai kegiatan jelang Hari Ulang Tahun Provinsi NTB yang ke-64 gencar digelar, salah satunya adalah Gowes Cukai Gemilang yang diinisisai oleh Bappeda Provinsi NTB dan Perwakilan Bea Cukai Mataram di Lapangan Bumi Gora, Mataram, Jumat (02/12/22).

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan pesan, Gempur Rokok Ilegal bukan hal yang mudah untuk dilaksanakan. 

BACA JUGA: NTB Tuan Rumah Berbagai Event Internasional 

Gubernur NTB usai melakukan kegiatan Gowes cukai gemilang

Namun ia meyakini semua hal butuh proses dan apa yang dilakukan hari ini adalah sebuah proses. 

Ia menjelaskan, dalam dunia Industrialisasi, proses ilegal adalah sebuah proses dan merupakan langkah awal inovasi di negara berkembang seperti Indonesia.

Ia berharap agar para stakeholders terkait dalam hal gempur rokok ilegal ini untuk membimbing pengusaha-pengusaha rokok lokal ilegal untuk menjadi legal.

“Harus fleksibel, lentur dan jangan galak-galak. Saya pesan untuk teman-teman ini untuk dibimbing dan didampingi agar nanti menjadi legal,” ujarnya.

Di akhir sambutannya Bang Zul panggilan akrabnya, mengucapkan selamat terhadap berlangsungnya serta suksesnya kegiatan Gowes Cukai Gemilang.

“Tetap jaga kekompakan, saya yakin dengan kolaborasi dan sinergi tidak ada yang tidak bisa kita lakukan di NTB ini,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Mataram, Kitty Kartika Eka Shanty, menjelaskan DBHCT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) diperuntukan untuk kesejahteraan masyarakat dan kesehatan. 

Ia berpesan ke depan akan tetap melakukan kegiatan seperti ini guna mensosialisasikan gempur rokok ilegal di NTB.

Gowes Cukai Gemilang mengambil tema “Cukai Hasil Tembakau Untuk Pembangunan Daerah”. 

BACA JUGA: Pacuan Kuda untuk Pertahankan Kearifan Lokal

Turut hadir dalam kegiatan Gowes Cukai Gemilang, Sekretaris Daerah NTB, Forkopimda, perwakilan kepala perangkat daerah, para asisten Gubernur dan perwakilan Kantor Bea Cukai Mataram. ***

 




Piala Dunia FIFA, Inilah Sejarah Turnamen Sepak Bola itu

Sepak bola telah menjadi industri sepak bola yang sangat besar, tidak ada turnamen olahraga yang menandingi gemuruhnya Piala Dunia Sepak Bola FIFA 2022

lombokjournal.com ~ Perhatian dunia sekarang mengarah ke Qatar yang menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepak Bola FIFA 2022. Milaran pemirsa sepak bola di seluruh dunia tiap hari pandangannya tertuju di layar televisi untuk menyaksikan tim sepak bola terbaik dari negara-negara yang lolos dalam putaran pertandingan di Qatar.

Ini catatan sekilas tentang sejarah Piala Dunia Sepak Bola FIFA 2022.

Kompetisi Piala Dunia FIFA kali pertama diselenggarakan pada tahun 1930 oleh Fédération Internationale de Football Association

Kompetisi Piala Dunia FIFA kali pertama diselenggarakan pada tahun 1930 oleh Fédération Internationale de Football Association (FIFA).

BACA JUGA: Atlet Golf Indonesia Juga Mampu Mengukir Prestasi Internasional

Turnamen Sepak bola empat tahunan ini bisa dikatakan sebagai acara olahraga paling populer di dunia, yang mampu menyedot miliaran pemirsa televisi setiap turnamen. 

Dan turnamen sepak bola tiap empat tahun itu sekarang telah menjelma sebagai industri olahraga yang besar. 

Kali pertama turnamen sepak bola itu diselenggarakan pada tahun 1930  dan dimenangkan oleh Uruguay. Diadakan setiap empat tahun sejak saat itu, kecuali selama Perang Dunia II. Kompetisi ini terdiri dari turnamen seksi internasional yang mengarah ke acara eliminasi final yang terdiri dari 32 tim nasional. 

Tidak seperti sepak bola Olimpiade, tim Piala Dunia tidak terbatas pada pemain dengan usia tertentu atau berstatus amatir, sehingga kompetisi ini lebih seperti pertandingan antara pemain terbaik dunia. 

Wasit dipilih dari daftar yang diajukan oleh semua asosiasi nasional.

Piala trofi yang diberikan dari tahun 1930 hingga 1970 adalah Trofi Jules Rimet, dinamai dari orang Prancis yang mengusulkan turnamen tersebut. 

Piala ini diberikan secara permanen pada tahun 1970 kepada pemenang tiga kali Brasil (1958, 1962, dan 1970). 

BACA JUGA: Pacuan Kuda untuk Mempertahankan Kearifan Lokal

Dan trofi baru yang disebut Piala Dunia FIFA disiapkan untuk kompetisi. Banyak olahraga lain telah menyelenggarakan kompetisi “Piala Dunia”.

Tim nasional manakah yang favorit menyabet Piala Dunia FIFA 2022? ***

Daftar juara Piala Dunia 

   TAHUN                                                                           HASIL
1930 Uruguay 4 Argentina 2
1934 Itali* 2 Cekoslovakia 1
1938 Itali 4 Hungaria 2
1950 Uruguay 2 Brazil 1
1954 Jerman Barat 3 Hungaria 2
1958 Brazil 5 Swedia 2
1962 Brazil 3 Cekoslovakia 1
1966 Inggris* 4 Jerman Barat 2
1970 Brazil 4 Itali 1
1974 Jerman Barat 2 Belanda 1
1978 Argentina* 3 Belanda 1
1982 Itali 3 Jerman Barat 1
1986 Argentina 3 West Germany 2
1990 West Germany 1 Argentina 0
1994 Brazil** 0 Itali 0
1998       Prancis 3 Brazil 0
2002 Brazil 2 Germany 0
2006 Italy** 1 France 1
2010 Spanyol* 1 Belanda 0
2014 Jerman* 1 Argentina 0
2018 Prancis 4 KroaSia  

2

*Menang setelah perpanjangan waktu (extra time).
**Menang setelah dilakukan adu pinalti



Penyelesaian Aset Gili Trawangan, NTB Jadi Role Mode

Keberhasilan Pemprov NTB dalam Penyelesaian kasus tersebut tak lepas berkat pendampingan KPK dan Satgas Investasi Nasional

BALI.lombokjournal.com ~ Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai role mode terkait masalah penyelesaian Aset bagi daerah lainnya di Indonesia. 

Penyelesaian kasus aset di Gili Trawangan dinilai sukses, dan mengantarkan Pemerintah Provinsi NTB meraih gelar praktik terbaik (best practice) yang diberikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BACA JUGA: Aset Masyarakat Gili Trawangan ada Titik Terang

NTB jadi role mode penyelesaian kasus aset khususnya di Gili Trawangan

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengungkapkan itu saat diundang sebagai pembicara dalam rangkaian acara Road To Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022 Wilayah Direktorat V Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK RI, di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem, Badung Bali, Jumat (25/11/22). 

“Alhamdulillah NTB terpilih sebagai provinsi yang mampu menyelamatkan aset negara Trilyunan di Gili Trawangan,” tutur Bang Zul sapaan Gubernur NTB. 

Bang Zul menjelaskan, keberhasilan Pemprov NTB dalam menyelesaikan kasus tersebut tak lepas berkat pendampingan yang dilakukan oleh KPK dan Satgas Investasi Nasional. 

“Terima Kasih atas pendampingan dari KPK dan Satgas Investasi Nasional sehingga benang kusut tersebut bisa terurai,” ucap Bang Zul. 

Gili Trawangan sendiri merupakan salah satu objek wisata unggulan yang berada di Lombok Utara dengan luas 3.400.000 m2. 

BACA JUGA: KPK Meninjau Aset Pemprov NTB di Gili Trawangan

Di atas lahan tersebut Pemprov NTB memiliki hak pengelolaan lahan nomor: 1 tahun 1993, seluas 750.000 m2. ***

 

 




Hari Guru Nasional, Kesejahteraan Guru NTB Diperhatikan

Sekda NTB usai peringatan hari guru tegaskan, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah  bersinergi meningkatkan kualitas serta kesejahteraan guru

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kualitas guru-guru serta kesejahteraannya terus diperhatikan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. 

Hal tersebut disampaikan Sekertaris Daerah NTB, H. Lalu Gita Ariadi, selepas menjadi pembina upacara dalam Peringatan Hari Guru Nasional yang digelar di Lapangan Sangkareang Mataram, Jum’at (25/11/22). 

BACA JUGA: Hari Guru Nasional, Guru Kunci Sukses Kejayaan Bangsa 

Sekda NTB jadi Pembina Upacara peringatan Hari Guru Nasional
Lalu Gita Ariadi

Dijelaskan Sekda, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terus bersinergi untuk meningkatkan kualitas serta kesejahteraan guru. 

Terlebih dengan adanya momentum Hari Guru Nasional yang tengah dirayakan hari ini. Akan ada akselerasi dalam hal tersebut, terlebih pasca pandemi Covid-19 yang sebelumnya membuat berbagai aktifitas terhambat. 

“Tugas kami memberikan dukungan kepada bapak ibu guru sebagai suluh bangsa untuk trus memberikan pencerahan untuk anak-anak kita,” tutur Miq Gite, sapaan Sekda. 

Sementara itu, dalam upacara Sekda NTB membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 

Mendikbud Nadiem Anwar Makarim menyampaikan pesan-pesan yang ditujukan kepada para guru di Indonesia. 

Mendikbud juga mendorong para guru bersama Kemdikbud untuk terus melakukan perubahan dan kebaruan demi masa depan pendidikan.

BACA JUGA: Terima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2022

Lebih lanjut, Nadiem mengatakan, kesejahteraan para guru perlu dukung dengan terus memprioritaskan pengangkatan guru honorer sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui seleksi ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK). ***

 

 




Hari Guru Nasional 2022, Guru Kunci Sukses Kejayaan Bangsa

Peringatan Hari Guru Nasional 2022 dengan tema ‘Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar’ agar anak didik lebih kreatif, mandiri dan mampu bertarung dalam pertarungan dunia global

MATARAM.lombokjournal.com ~ Hari Jum’at, 25 November 2022, pada Hari Guru Nasional hampir semua orang kembali menengok jasa para guru.

Salah satu ucapan yang disampaikan pada Hari Guru; Thank you for being the guiding light and for inspiring me to do well in my studies. You are the best teacher. (Untuk guruku yang terkasih, selamat hari guru! Terima kasih telah menjadi pendukungku dalam pendidikanku dan telah menginspirasiku untuk menjadi yang terbaik! Kamu adalah guru yang terbaik!) 

BACA JUGA: Wisuda STIT Palapa Nusantara Lombok ke X

Perayaan Hari Guru Nasional sebagai momen untuk menyampaikan rasa terima kasih atas perjuangan guru

Guru adalah para paglawan, meski tanpa menerima tanda jasa. Kita bersyukur saat ini sudah jauh berkurang tentang kisah menyedihkan terkait kehidupan guru termasuk keluarga guru.  Meski tak berlebihan, namun kehidupan ekonomi para guru sudah makin membaik.

Bangsa yang mengerti menghargai para pahlawan adalah bangsa yang menghargai mereka yang berperan dalam mencerdaskan bangsanya. Mereka yang berupaya memberi teladan,  seperti kisah Jenderal Sudirman seorang guru memberi inspirasi bangsanya, seorang guru yang akhirnya memilih berjuang mengangkat senjata untuk mengusir penjajah.

Merdeka Belajar

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung dalam momentum memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2022, memberi perhatian pada peringatan Hari Guru Nasional tahun 2022.

Pada tahun ini, tema perayaan Hari Guru Nasional tahun 2022 adalah Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kebijakan dan program pembangunan nasional di bidang pendidikan sangat ditentukan oleh partisipasi dan konstribusi guru sebagai pendidik dan pengajar. 

Sehubungan hal tersebut, pemerintah dalam penyelenggaraan kebijakan dan program Merdeka Belajar memberikan ruang kepada guru untuk berpartisiasi dan berkonstribusi secara lebih. 

“‘Serentak Berinovasi Wujudkan Merdeka Belajar’ merupakan tema Hari Guru pada tahun 2022. Merdeka belajar memberikan ruang, kesempatan para guru untuk melakukan inovasi dalam proses belajar mengajar sehingga melahirkan anak didik yang lebih kreatif, lebih mandiri, dan mampu bertarung dalam pertarungan dunia global,” ungkap Seskab Pramono Anung, seperti diunggah dalam kanal Youtube, Jum’at (25/11/22).

Posisi dan peranan guru tidak hanya menyukseskan kebijakan dan program yang sedang berjalan. 

“Partisipasi dan konstribusi guru dalam pelaksanaan kebijakan dan program pendidikan tersebut akan membawa dampak yang sangat signifikan dan menentukan di masa yang akan datang,” ungkap Seskab.

“Peran sentral guru untuk menyiapkan anak didik menjadi sangat penting karena akan mengisi ruang-ruang ketika Indonesia pada puncak kejayaannya yang diperkirakan akan dimulai pada tahun 2030,” ujarnya.

Untuk mewujudkan masa depan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia yang gemilang dan jaya tersebut, Pramono Anung menyampaikan ucapan dan mengajak semua guru di seluruh pelosok Tanah Air untuk terus bekerja dan berkarya menyukseskan pembangunan di bidang pendidikan.

BACA JUGA: Membangun Optimisme Masyarakat Merlalui Kesederhanaan

“Selamat Hari Guru Nasional kepada saudara-saudara guruku seluruh Indonesia! Teruslah bekerja, teruslah bekerja, teruslah berdarmabakti untuk bangsa dan negara,” tutup Seskab.***