Provinsi NTB Tandatangani MoU dengan Provinsi JATIM

Mempertemukan komunitas bisnis akan menghasilkan buah manis untuk ekonomi Provinsi NTB dan Provinsi Jatim

MATARAM.LombokJournal.com ~ Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Penandatanganan itu  dalam Misi Dagang dan Investasi yang bertajuk “Meningkatkan Jejaring Konektivitas Antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi NTB”,  di Hotel Lombok Raya, Senin (28/02/23).

BACA JUGA: Sekda NTB Sambut Kedatangan Gubernur Jatim

11 OPD Provinsi NTB dan Jatim menandatangani Perjanjian Kerjasama

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang hadir dan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB.

“Mempertemukan komunitas bisnis selalu menghasilkan buah yang manis untuk ekonomi kedua Provinsi yang kita cintai. Kami akan membantu semaksimal mungkin untuk rekan-rekan yang hadir untuk investasi di NTB,” tutur Bang Zul.

Bang Zul sapaan akrabnya mengajak Jatim untuk saling berbagi ilmu mengajari NTB untuk mengolah, menambah nilai dan meningkatkan kapasitas.

“Kita punya kekayaan dalam komoditas tradisional, ajar kami untuk mengolah, menambah nilai dan meningkatkan kapasitas, sehingga para pengusaha NTB akan maju dan pengusaha jatim akan lebih besar di masa yang akan datang,” ungkapnya.

BACA JUGA: Stunting Punya Keterkaitan dengan Berdayanya Perempuan

Sebanyak 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya:

  • Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur-Dinas Perindustrian Provinsi NTB dan Dinas Perdagangan Provinsi NTB 
  • Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur-Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat 
  • Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat-Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur-Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Barat, 
  • Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur-Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi NTB, 
  • Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jatim – Badan Kepegawaian Daerah Prov. Nusa Tenggara Barat.
  • Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur-Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, 
  • Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur-Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat, 
  • Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur-Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Barat 
  • Biro Organisasi Setda Provinsi Jawa Timur-Biro Organisasi Setda Provinsi Nusa Tenggara Barat. ***

BACA JUGA: Porprov NTB XI Ditutup, Kota Mataram Juara Umum

 




Porprov XI NTB 2023 Ditutup, Kota Mataram Juara Umum

 Wagub Ummi Rohmi mengucapkan selama kepada Kota Mataram yang menjadi juara umum Porprov XI 2023

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XI Tahun 2023 resmi ditutup Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah di GOR Turide Mataram, Minggu (26/02/23).

Wagub mengapresiasi suksesnya gelaran Porprov XI NTB. 

BACA JUGA: Cabor Renang Porprov NTB Tak Ada Kesalahan atau Excellent

Tarian Gendang Beleq mewarnai penutupan Porprov XI

Dikatakan, suksesnya pelaksanaan Porprov XI mampu membangkitkan rasa cinta kepada daerah Nusa Tenggara Barat.

“Porprov ke 11 berlangsung dengan sukses. Luar biasa! Betapa pekan olahraga ini mampu membangkitkan cinta kita kepada Nusa Tenggara Barat,” tuturnya.

Menurutnya, para atlit yang mengikuti Porprov XI merupakan pahlawan olahraga daerah. Diharapkan para pemenang yang akan mewakili NTB pada ajang Pekan Olahraga Nasional 2024 (PON XXI/PON ACEH-SUMUT 2024) dapat memberikan kontribusi terbaiknya. 

Wagub mengaku optimis, target 20 emas yang telah ditetapkan KONI NTB dapat diraih dengan semangat kerja keras bersama.

BACA JUGA: Revitalisasi Pelabuhan Lembar, Pedagang Jangan Dilupakan

Tak lupa, Ummi Rohmi mengucapkan selamat kepada Kota Mataram yang keluar sebagai juara umum untuk ke-tiga kalinya. 

Kota Mataram berhasil keluar sebagai juara umum dengan mengumpulkan sebanyak 338 medali. Rincian medali yang diraup Kota Mataram yaitu 152 medali emas, 102 medali perak dan 84 medali perunggu.

Perolehan medali di Porprov XI DIDOMINASI kOTA mATARAM
Perolehan Medali Porprov NTB XI

 

Sementara itu, Kabupaten Dompu berhasil menempati urutan kedua dengan meraih 160 medali di antaranya 43 medali emas, 53  medali perak dan 64 medali perunggu. 

Disusul Kabupaten Lombok Timur menempati juara ketiga dengan mengumpulkan 159 medali. Sebanyak 41 medali emas, 51 perak dan 67 perunggu.***

BACA JUGA: Ekspedisi Rupiah, Distribusikan Rupiah ke Wilayah Terpencil




Disabilitas Harus Diberi Ruang dan Dukungan Lingkungan

Para penyandang disabilitas bisa diasah kemampuannya, sebab mereka juga punya kemampuan dalam keterbatasannya

MATARAM.LombokJournal.com ~ Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Mataram merayakan ulang tahun ke 18 dengan semangat Increadible bermakna Inklusif, Kreatif, Berdikari dan Berliterasi. 

Para penyandang disabilitas punya kemampuan bila diberi ruang

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah  mengatakan, para penyandang disabilitas tak berarti tak memiliki kemampuan dalam keterbatasan mereka. 

BACA JUGA: Stunting Punya Keterkaitan dengan Berdayanya Perempuan

“Mereka bisa diasah asalkan diberikan ruang dan lingkungan yang mendukung agar memiliki tempat di masyarakat sesuai kemampuan mereka,” ujar Wagub di halaman SLB Negeri 1 Mataram di Ampenan, Kota Mataram,  Senin (27/02/23). 

Rangkaian kegiatan HUT SLB Negeri 1 ke 18 yang dihadiri Wagub dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Dr H Aidy Furqon dimeriahkan dengan penampilan seni dan pameran hasil kerajinan. 

Selain itu, Kadis Dikbud mewakili Wagub menandatangani Deklarasi Sekolah Ramah Anak. Diharapkan, deklarasi ini yang dalam beberapa poin mencegah kekerasan, narkotika, bersih sehat, hijau dan inklusif dapat terwujud. ***

BACA JUGA: Masyarakat Harus Stop Diskriminasi Disabilitas, Ini Kata Wagub

 




Stunting Punya Keterkaitan dengan Berdayanya Perempuan

Berdayanya seorang perempuan juga mewujudkan generasi bebas stunting, cerdas, dan tangguh

LombokJournal.com ~ Upaya memberdayaan perempuan secara ekonomi, sejalan dengan peningkatkan kesejahteraan keluarga.

Perempuan yang berdaya secara ekonomi, akan meningkatkan kesejahteraan keluarganya, bisa memberikan nutrisi dan pendidikan yang layak bagi anak-anaknya.

““Dalam jangka panjang, berdayanya perempuan juga mewujudkan generasi bebas stunting, cerdas, dan tangguh,” tutur Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga.

Hal itu disampaikan Menteri PPPA dalam HUT ke-35 Wanita Hindu Dharma Indonesia “Perempuan Berdaya Mewujudkan Generasi Bebas Stunting, Cerdas dan Tangguh” di Denpasar, Minggu (26/02/23).

BACA JUGA: Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan dan PMT Anak Stunting

Menurutnya, Stunting masih menjadi isu nasional yang mengancam pemenuhan hak dasar anak-anak. 

Namun dijelaskan, selama ini orang memahami anak yang mengalami stunting terjadi karena kekurangan gizi semata. 

“Padahal di balik kekurangan gizi tersebut ada masalah yang lebih kompleks, mencakup permasalahan sosial dan juga budaya,” tuturnya,

Stunting memiliki permasalahan yang lebih kompleks, tidak masalah kesehatan semata. Namun juga mencakup sosial dan budaya, seperti perkawinan anak, peran dalam pengasuhan anak yang setara, kekerasan yang dialami Ibu, hingga berdayanya perempuan secara ekonomi.

Bintang Puspayoga menyinggung salah satu dari 5 (lima) isu prioritas amanat Presiden RI kepada KemenPPPA di tahun 2020 – 2024. Yaitu peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan yang berperspektif gender.

Isu prioritas itu menjadi hulu dari 4 (empat) program prioritas lainnya.

Isu lainnya yang masih dihadapi hingga saat ini dan sangat berpengaruh terhadap angka stunting adalah perkawinan anak, dan pengasuhan dalam keluarga.

“Perkawinan anak ini akan menjadi penyumbang untuk lahirnya generasi stunting. Seperti kita ketahui, perkawinan anak berisiko meningkatkan kerentanan dalam kesehatan ibu dan bayi. Maka, untuk menyelesaikan isu ini kita tidak boleh berfokus pada pendekatan dari sisi kesehatan saja. Tapi menyinggung hal yang lebih besar, upaya menuju perubahan pola perilaku dan konstruksi sosial yang salah pun secara holistik harus kita laksanakan,” tuturnya. 

Kesetaraan dalam Pengasuhan Keluarga

Isu lainnya yang berdampak terhadap stunting, yaitu kesetaraan dalam pengasuhan di keluarga, yang belum benar-benar diterapkan oleh keluarga di Indonesia. 

Pengasuhan dalam keluarga harus menjadi tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu. 

Cara pandang yang setara dan saling mendukung antara ayah dan ibu dalam pengasuhan, merupakan kunci dari pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan anak, khususnya dalam pencegahan stunting.

BACAJUGA: Makanan Ini Bisa Melawan Hilangnya Daya Ingat

Dengan mengarusutamakan konsep pengasuhan setara, mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta menekan angka perkawinan anak.

“Lewat pemberdayaan perempuan, kita akan mewujudkan generasi bebas stunting, cerdas dan tangguh. Saya berharap seluruh anggota WHDI dapat turut bergerak aktif dalam menyuarakan, menyosialisasikan dan mempraktikkan upaya-upaya untuk memberdayakan perempuan,” ujar Menteri PPPA.***

 




Ekspedisi Rupiah, Distribusikan Rupiah ke Wilayah Terpencil

Dengan ekspedisi ini uang rupiah akan didistribusikan ke daerah terdepan, terpencil dan tertinggal di wilayah NTB

LOBAR.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur,  Hj Sitti Rohmi Djalillah bersama dengan perwakilan Bank Indonesia, Pangkalan Angkatan Laut, Korem, Polda dan stakeholder lain melepas tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat menggunakan KRI Singa, di pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok Barat, Jumat (24/02/23).

Ekspedisi itu akan singgah ke pulau Moyo, Pulau Bajo Pulau, Desa Pusu, Pulau Medang dan Pulau Maringkik untuk mendistribusikan uang rupiah ke daerah terdepan, terpencil dan tertinggal di wilayah NTB.

BACA JUGA: Pemprov NTB Berupaya Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Wagub NTB melepas ekspedisi rupiah pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok Barat

Distribusi uang rupiah hingga ke pelosok memperkuat ekonomi Nusa Tenggara Barat. 

Terlebih dengan pertumbuhan ekonomi NTB yang baik sebesar 7 persen di akhir tahun 2022 lalu. 

“Mudah mudahan dapat dipertahankan dengan kekompakan semua pihak, apalagi dengan program yang memastikan uang yang beredar berkualitas agar pemerataan sampai ke pelosok NTB,” ujar Wakil Gubernur NTB.  

Ketua Tim Ekspedisi, Marlison Hakim, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI mengatakan, mengingat pertumbuhan ekonomi NTB yang makin meningkat karena peredaran uang dan transaksi yang tinggi, ekspedisi menyasar pulau pulau terluar NTB dari target 17 propinsi dan 85 pulau. 

“Ini ekspedisi ketiga setelah Maluku dan Kalimantan Barat tahun ini. Rencananya, setiap tahun akan rutin melakukan ekspedisi ke NTB,” jelas Marlison. 

Sementara itu, Dadi Hartanto, Kepala Operasi Laut TNI AL mengatakan,  sinergi ini merupakan bentuk menjaga kedaulatan NKRI dengan bekerjasama melalui operasi rutin dan uang rupiah sebagai simbol kedaulatan dan identitas bangsa dan negara. 

“Karena TNI memiliki sarana memadai untuk menjangkau seluruh wilayah NKRI dalam pemenuhan kebutuhan rupiah,” ucapnya. 

BACA JUGA: Rakor Perhubungan “Membangun Konektivitas Maritim”

Hadir pula dalam pelepasan ekspedisi Rupiah Berdaulat, Forkopimda NTB, Lanud, Polairud, Pelindo, para pimpinan bank, Asisten I, Karo Keuangan dan Kadis Kominfo NTB. *** 

 

 




Pemprov NTB Berupaya Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Karo Perekonomian Pemprov NTB berharap, masyarakat melapor kalau ada yang menjual rokok yang ilegal

MATARAM.LombokJournal.com ~ Upaya memberangus peredaran peredaran rokok ilegal makin digencarkan.. 

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Bea Cukai Mataram gencar mensosialisasikan peredaran rokok ilegal kepada masyarakat luas termasuk Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI).

Kepala Biro Perekonomian Setda NTB Drs.H. Wirajaya Kusuma, MH  menghimbau, masyarakat harus mengerti dan mampu membedakan antara rokok legal dan Ilegal, yang sudah banyak beredar dan diperjualbelikan di masyarat luas.

BACA JUGA: Wagub NTB, Ummi Rohmi Ajak Berantas Rokok Ilegal

Pemprov NTB dan Bea Cukai Mataram sosialisasikan rokok ilegal

“Harapan kami masyarakat bisa membedakan, kemudian melaporkan ketika ada oknum-oknum yang ingin menjual rokok yang ilegal,” ungkap Wirajaya.

Ia mengatakan itu  saat mensosialisasikan gempur rokok ilegal, yang di rangkai senam bersama di lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB,  Jum’at (24/02/23).

Menurut Wirajaya, peredaran rokok ilegal tersebut berdampak pada pendapatan daerah serta  merugikan negara. 

Setelah kegiatan sosialisasi diharapkan ada penambahan pendapatan daerah melalui dana bagi hasil (DBCHT).

“Tahun lalu kita dapatkan sekitar tiga ratus dua puluh sembilan miliar,” katanya

Dari pihak Bea Cukai, Adi Harianto memaparkan, pabrik rokok yang legal harus memiliki Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC). 

Setelah menjelaskan ciri hingga cara mengenali rokok ilegal, ia mengajak semua yang hadir untuk bisa membedakan secara langsung dengan memeriksa contoh dari rokok-rokok yang disediakan.

“Tips pengenalan secara singkat ini harapannya nanti ketika ada yang coba menawarkan maka bisa menjawab dengan alasan yang tepat melalui ciri-cirinya,” ungkap Adi

Selain itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat akan menindak tegas apabila ada oknum yang kedapatan memperjualbelikan rokok yang ilegal.

” Resikonya ada di kalian sendiri, apabila Polpp atau beacukai datang dan ditemukan di kios maka barang kalian akan ditarik, jadi hati-hati jangan tergiur harga murah,” jelas Adi

Selanjutnya untuk meminimalisir peredaran rokok ilegal, pihak Bea Cukai Mataram menyediakan nomor kontak yang bisa dihubungi masyarakat apabila menemukan atau mengetahui barang ilegal tersebut. 

BACA JUGA: Jelang WSBK 2023, Pemprov NTB Gelar Operasi Katarak Gratis

“Kita sudah siapkan nomor kontak untuk masyarakat yang ingin melapor, silahkan dihubungi di nomor 081807945000,”.kata Adi

Dalam Kegiatan turut hadir Asisten II setda NTB dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah. ***

 

 




Penyerahan SK Perhutanan Sosial dan SK TORA Secara Virtual

Menghadiri penyerahan SK Perhutanan Sosial, Wagub NTB berharap tanah itu dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama

MATARAM.LombokJournal.com ~ Masyarakat dan Pemerintah itu saling mendukung, dan penyerahan SK perhutanan sosial ini ekonomi masyarakat tumbuh, dan lingkungan juga terjaga.

Wakil Gubernur Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu saat penyerahan Surat Keputusan Perhutanan Sosial dan Surat Keputusan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) secara virtual, Rabu (22/02/23).

BACA JUGA: Optimis Sektor Industri Bisa Semakin Baik

Wagub NTB hadiri penyerahan SK Perhutanan Sosial dan SK TORA secara virtual

“Jadi kita berharap semua SK ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. entah itu untuk menanam tanaman yang produktif, atau dimanfaatkan sebagai tempat wisata, yang penting tanah itu produktif aman dan lestari,” tutur Ummi Rohmi.

SK Perhutanan Sosial yang diserah terimakan berjumlah 514 SK untuk 59,000 KK dan seluas lahan 321,000 H. . 

Kemudian juga diserahkan 19 SK hutan adat seluas 77,000H dan 46 SK TORA.

Diharapkan agar semua dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama, harus produktif, karena tujuan diberikan agar semua lahan yang dimiliki bisa produktif dan jangan di telantarkan. 

Lahan pun bisa dimanfaatkan untuk menanam apasaja seperti kopi, karet, alpukat, durian dan lain sebagainya juga bisa sebagai destinasi wisata yang produktif. 

Sementara itu, Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo menyampaikan pesan senada, agar semua dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama. 

Tanah itu harus produktif karena tujuan diberikan agar semua lahan yang dimiliki bisa produktif dan jangan di telantarkan. 

Lahan pun bisa dimanfaatkan untuk menanam apa saja seperti kopi, karet, alpukat, durian dan lain sebagainya juga bisa sebagai destinasi wisata yang produktif.

BACA JUGA: Sanding Data Lahan Mandalika Alami Hambatan 

SK Perhutanan Sosial yang diserah terimakan berjumlah 514 SK untuk 59,000 KK dan seluas lahan 321,000 H . Kemudian juga diserahkan 19SK hutan adat seluas 77,000 H dan 46 SK TORA.***

 

 




Cabor Renang Porprov NTB Tak Ada Kesalahan atau Excellent

Secara keseluruhan Cabor Renang dalam lomba di Porprov tidak terdapat kesalahan atau excellent

LOBAR.LombokJournal.com ~ Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI NTB, H. Hari Gunawan mengatakan Cabang Olahraga (Cabor) Renang pada Porprov XI NTB tahun ini mendapat nilai Excellent. 

Hal ini dikarenakan Cabor Renang yang telah diadakan dari awal hingga final tidak memiliki kesalahan, baik itu dari peserta, pelatih, wasit dan lokasi perlombaan.

BACA JUGA: Cabor E-Sport Porprov NTB Mulai Dilombakan

Cabor Renang dinilai tidak terdapat kesalahan

“Merasa bangga secara keselurahan cabor renang di pertandingan di Porprov dalam nilai ecellent nyaris sempurna, tidak ada mis,” tuturnya saat menutup perhelatan Porprov pada Cabor Renang, Selasa (21/02/23).

Salah satu atlet memperoleh medali emas dari Kabupaten Lombok Barat kategori 50 M Gaya Punggung Induvidu Putra, Haris Raynor mengaku puas dengan capaian yang diraih dan berterima kasih atas terselenggaranya Porprov NTB yang begitu lancar.

“Terima kasih kepada Pemprov NTB dan semoga fasilitas Cabor Renang bisa lebih banyak lagi untuk generasi selanjutnya,” tutur Haris.

Kota Mataram meraih 15 medali emas, 13 medali perak, 13 medali perunggu, Kabupaten Lombok Barat meraih 5 medali emas, 6 medali perak, 5 medali perunggu, Kabupaten Lombok Timur meraih 4 medali emas, 4 medali perak, 6 medali perunggu, Kabupaten Lombok Tengah meraih 3 medali emas, 4 medali perak, 1 medali perunggu, Kota Bima meraih 1 medali perunggu, Kabupaten Dompu meraih 1 medali perunggu. ***

BACA JUGA: Drumband Putri Lombok Utara Langsung Raih Emas

 




Bang Zul Ajak Masyarakat Bersyukur dan jaga Kesehatan

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul disambut hangat masyarakat Desa Rensing Bat

LOTIM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah. menghadiri acara peringatan Isra’ Miraj Nabi Muhammad SAW 1444 H di Masjid Nurul Islam, Desa Rensing Bat, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur, Senin (20/02/23).

BACA JUGA: Milad ke 5 Ponpes Tahfidzul Qur’an Shalahuddin al Ayyubi

Bang Zul ajak mensyukiri menikmati kesehatan

Kedatangan Gubernur yang akrab disapa Bang Zul tersebut disambut hangat oleh TGKH. M. Yusuf Makmun. Masyarakat Rensing Bat pun menyambut kedatangan Bang Zul dengan antusias. 

“Terima Kasih atas antusiasmenya yang luar biasa,” ungkap Bang Zul.

Dalam kesempatan tersebut, Bang Zul memaparkan pentingnya bersyukur dan menjaga kesehatan. Ia menceritakan betapa harta yang banyak tak bisa membeli nikmat sehat yang telah diberikan Allah SWT. 

Sehingga pada kesempatan  Isra’ Mi’raj ini seluruh hadirin dapat berkumpul bersama di  Masjid Nurul Islam, Desa Rensing Bat, Lombok Timur. ***

BACA JUGA: Kunjungan Anggota Komisi IV DPR RI di Desa Korporasi Sapi

 




Porprov XI NTB Dimulai! Kedepankan Persaudaraan dan Persahabatan 

Kedepankan persaudaraan dan persahabatan, itu pesan Gubernur NTB saat membuka Porprov NTB ke 11

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah membuka secara resmi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB ke 11 di Lapangan Sangkareang Mataram, Sabtu (18/02/23) malam. 

Porprov XI NTB sendiri akan digelar tanggal 18 hingga 26 Februari 2023 mendatang. 

BACA JUGA: Sekda NTB Terima Obor Api Porprov ke XI 2023

Pesan Gubernur NTB, Porprov XI NTB harus kedepankan persaudaraan dan persahabatan

Dalam kesempatan tersebut Bang Zul sapaan Gubernur berpesan kepada para atlet untuk mengedepankan persahabatan dan persaudaraan.

“Warisan terbesar dari pekan olahraga bukan sekedar mendali emas, bukan sekedar mendali perak,atau mendali perunggu. Tapi warisan terbesar pekan olahraga adalah persahabatan dan persaudaraan,” tutur Gubernur. 

Bang Zul juga menuturkan, penyelenggaraan Porprov adalah sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras latihan para atlit selama ini. Pekan olahraga dijelaskan Gubernur sebagai wadah menguji berbagai latihan yang telah dilalui sebelumnya. 

“Hari ini kita menyelenggarakan pekan olahraga sebagai bentuk penghargaan agar latihan perjuangan berat para atlit kita diuji di sini,” tuturnya. 

Sementara itu, H. Mori Hanafi selaku Ketua Umum KONI NTB menjelaskan dalam Porprov XI NTB 2023 ini terdapat 35 cabang olahraga, yang mana 1 cabor sudah dimulai desember yang lalu dan 34 cabor dimulai pada hari ini. Terdapat 4690 atlet dan official, 475 pertandingan dan 367 dewan juri dan venue sebanyak 38.

BACA JUGA: Bang Zul Hadiri HUT ke 26 Rinjani Scooter Club di Lobar

Di akhir sambutannya, H. Mori berharap pertandingan dapat berjalan lancar dan sportif hingga penutupan pada tanggal 26 Februari mendatang. ***