Kontraktor Ancam Kemah di Kantor Gubernur NTB

Ini ancaman para kontraktor, mereka mengaku Pemprov NTB belum bayar hak mereka dari pekerjaan yang sudah selesai di tahun 2022 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kantor Gubernur NTB dalam waktu dekat akan jadi tempat kemah (camping) para kontraktor 

yang mengaku Pemprov NTB tak kunjung membayar utang proyek yang telah dirampungkan pada 2022 silam.

BACA JUGA: Kontraktor Geram, Mau Segel Mobil Dinas Gubernur NTB

Pertemuan solidaritas kontraktor untuk nagih utang proyek Pemprov NTB

Rencana yang akan dilakukan para kontraktor itu sebagai aksi simbolik untuk menagih utang Pemprov NTB.

Bahkan sebelumnya, perwakilan kontraktor NTB telah melakukan aksi berani dengan berusaha menggembok dan menyegel mobil dinas Gubernur NTB di Pendopo di Mataram, Rabu (03/05/23). 

Sayangnya, aksi untuk menyegel mobil dinas Gubernur NTB belum kesampaian.

Salah satu kontraktor, Ahyar mengaku aksi kemah itu akan diikuti ratusan orang. 

Para kontraktor telah melakukan pertemuan di salah satu kafe di Mataram, Kamis (04/05/23). 

Mereka makin serius menghimpun solidaritas sesama kontraktor yang proyeknya belum dibayar Pemprov NTB.

Dalam pertemuan di kafe itu, dihadiri perwakilan kontraktor dari beberapa kabupaten/kota di NTB. Seperti Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, hingga Kota Mataram. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Berkomitmen Bayar Proyek Rekanan

Mereka berhimpun menyusun sejumlah strategi lanjutan agar Pemprov NTB segera membayar utang kepada mereka. 

Salah satu poin yang mereka sepakati adalah akan melakukan kemah (camping) di halaman Kantor Gubernur NTB. 

“Para kontraktor yang terzalimi ini menuntut agar segera hak mereka dari pekerjaan yang belum terbayar di tahun 2022. Jika tuntutan kami tidak segera ditindaklanjuti, para kontraktor dan buruh bangunan akan berkemah di Kantor Gubernur NTB,” kata Ahyar, perwakilan kontraktor asal Kota Mataram. 

Ahyar mengaku, aksi pihaknya telah berada pada titik nadir penantian. Selama ini pemprov NTB, kata Ahyar tak pernah memberikan kepastian ihwal kapan akan membayar kewajiban kepada kontraktor.

Ahyar berujar, hal yang terjadi malah sebaliknya. Pemprov NTB diakuinya terkesan memandang sebelah mata para kontraktor.

Akan segel kantor BKAD

Senada dengan Ahyar, kontraktor asal Lombok Timur Fathurrahman mengaku pihaknya akan terus menunjukkan sikap-sikap protes. Hal itu semata-mata mereka lakukan sebagai sikap tegas terhadap sikap pemprov NTB. 

Selain kemah di Kantor Gubernur NTB, Fathurrahman menerangkan, pihaknya juga telah menyiapkan langkah lain. Jika tuntutan tetap tak digubris, mereka akan menyegel kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Langkah berikutnya kami para kontraktor akan menyegel kantor BPKAD,” ucap Fathurrahamb dengan tegas. 

BACA JUGA: Wagub NTB Melarang Ada Bullying di Sekolah

Di tempat yang sama, Ahmad Amrullah kontraktor asal Lombok Barat mengkritisi alibi yang selama ini sering disampaikan pihak pemprov NTB. Terutama berkaitan dengan musabab belum terbayarnya proyek tersebut. 

Alasan adanya wabah covid-19 dan bencana alam dinilainya sudah tidak berterima. Jika Covid-19 jadi alasan, mengapa event internasional seperti Motor Cross Grand Prix (MXGP) tetap ngotot dilaksanakan. 

“Kami menyayangkan pernyataan gubernur yang menyebut Covid sebagai kambing hitam. Kalau alasannya Covid, kok event-event internaisonal di NTB seperti MXGP tetap jalan? Coba uang itu dipakai bayar utang,” bebernya. 

Kemudian pernyataan gubernur NTB yang menyebut ada muatan politis di balik protes para kontraktor juga dibantah mentah-mentah oleh Amrullah. 

Ia memastikan, tida ada tendensi politis sedikit pun dari sikap yang ditunjukkan para kontraktor. Hal tersebut murni sikap naluriah yang keluar sebagai bentu kekecewaan. 

“Tidak ada unsur politis seperti apa yang dituduhkan Gubernur NTB. Ini murni jeritan kontraktor menuntut hak untuk dibayar. Jangan juga melempar bola panas ke OPD, karena kebijakan ada pada gubernur,” ujar Amrullah. 

Pernyatan lain yang membuat para kontraktor teriris adalah pernyataan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga anggota DPRD NTB, Sambirang Ahmadi di beberapa media online. 

Amrullah menyebutkan, komentar Sambirang yang menyebut utang bukan lah aib melainkan tanda pemerintah bekerja sangat tidak logis.

Dan pernyataan Sambirang lainnya menyebutkan, keterlambatan bayar pihak yang berbisnis dengan pemerintah bagian dari risiko pekerjaan.

“Coba kita lebih objektif, pernyataan itu berpriksmanusiaan ndak? Kami ini sudah satu tahun lo menunggu. Coba Pak Sambirang cek satu-satu kondisi kami. Dikejar rentenir hingga harus jual aset,” ucap Amrullah.

Terakhir, kontraktor asal Lombok Tengah yakni Willy menegaskan, pihaknya bersepakat untuk tidak mengerjakan proyek tahun 2023 sebelum ada kejelasan pembayaran proyek 2022. 

Jika pun nanti utang 2022 telah terbayar, pihaknya meminta kepastian pembayaran proyek yang dikerjakan tahun 2023. Jangan sampai menjadi utang lagi.

“Kami para kontraktor bersepakat tidak akan meengerjakan pekerjaan atau proyek tahun 2023 sebelum ada kejelasan dan kepastian pembayaran pekerjaan tahun 2022,” ucapnya.

Kemudian terkait mekanisme pembayaran proyek tahun 2022, pihaknya tidak ingin jika dibayar dengan cara dicicil.

“Tidak mau dicicil, karena kami bukan bank. Justru kami berutang ke bank. Silakan Pemprov NTB yang berutang selayaknya di bank, bukan di kontraktor,” katanya. 

Willy menggarisbawahi, para kontraktor telah bekerja sebagaimana juklak-juknis yang ada. Terkahir, pihaknya meminta adanya Memorandum of Understanding (MoU) antara kontraktor dengan pihak Pemprov NTB soal kepastian waktu pembayaran.

BACA JUGA: Skuad Lombok FC U-16 Jalani Training Camp di Bogor

Sebab mereka tidak ingin hanya ada pernyataan lisan yang tentu sangat mudah untuk tidak dilakukan. 

“MoU ini harus ditanda-tangani, hitam putih. Itu menjadi kesepatan bersama waktu pembayaran. Jika dilanggar, nanti publik yang menilai,” beber Willy.***

 

 




NTB Bangun Pengolahan Sampah Berbasis Sirkular Ekonomi

Ini pertama di Indonesia, pengolahan sampah berbasis sirkular ekonomi di NTB, yang hasilnya bisa dimanfaatkan lagi 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pembangunan pengolahan sampah berbasis sirkular ekonomi di NTB akan dilakukan ground breaking September mendatang.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyambut baik rencana tersebut, yang dinilainya membantu menyelesaikan permasalahan sampah di NTB.

BACA JUGA: Wagub NTB Melarang Ada Bullying di Sekolah

Gubernur mengatakan, pengolahan sampah akan menyelesaikan permasalahan sampah di NTB
Gubernur NTB, Ziulkieflimansyah

“Kita sangat welcome, dan senang sekali bisa dibantu dalam membantu menyelesaikan permasalahan sampah di NTB,” ucap Bang Zul sapaan Gubernur NTB yang didampingi Wagub. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Bang Zul menyampaikan itu pada pertemuan dengan Pancanaka yang bekerjasama dengan Mars Envotec, bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Mataram, Rabu (03/04/23).

Sementara itu, perwakilan PT Pancanaka Taridi menjelaskan, Pancanaka adalah perusahaan nasional yang bekerjasama dengan Mars-Envotec dalam bentuk investasi pengolahan sampah yang sudah melakukan MOU bulan lalu.

BACA JUGA: MXGP Samota 2023 Dimeriahkan “Trabas Dompu Great Adventure”

“Ini adalah kunjungan yang kedua, dalam kunjungan pertama sudah melakukan pertemuan dengan Dinas ESDM, kemudian mengunjungi TPA Kebon Kongok bahkan sudah datang ke Brida, selanjutnya waktu itu melakukan MOU di Germany,” tuturnya.

Dijelaskan, investasi ini adalah upaya membantu pemerintah NTB mewujudkan visi misi zero waste 2030 dan produksi green energy.

“Jadi investasinya 100 persen dari kami dan teknologi sudah disiapkan sehingga membutuhkan lahan 2-3 hektar sebagai tempat pengolahan sampah dengan basis sirkular ekonomi, sehingga hasil pengolahan sampah bisa digunakan lagi,” jelasnya.

BACA JUGA: Kontraktor Geram Mau Segel Mobil Dinas Gubernur NTB

Turut hadir, Gubernur didampingi Asisten 2, Kadis ESDM, Perwakilan LHK, Karo Hukum dan KA BPKAD NTB. ***

 




Wagub NTB Melarang Ada Bullying di Sekolah

Kata Wagub NTB, bangunan megah tidak menjamin menghadirkan lingkungan yang menyenangkan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Perundungan (bullying) harus diperangi semua pihak, terutama di lingkungan sekolah.

Sekolah harus memiliki lingkungan menyenangkan, karena lingkungan yang positif mendukung pelajar menuntut ilmu dan tumbuh jadi individu yang baik dengan maksimal.

BACA JUGA: Provinsi NTB Peringati Empat Kegiatan Nasional 

Wagub di tengah penerima pengharagaan malam Anugerah Istimewa Sekolah (AiSO)

“Semua pihak harus sama-sama memerangi tindakan perundungan,” kata Wakil Gubernur NTB, Hj.Sitti Rohmi Djalilah. 

Ia menyampaikan itu saat menghadiri malam Anugerah Istimewa Sekolah (AiSO) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi NTB,  di Gelanggang Olahraga, Selasa (02/05/23).

“Tidak boleh ada bulliying di sekolah,” tekan Wagub. 

Bangunan yang megah, tidak menjamin sebuah sekolah mampu menghadirkan lingkungan yang menyenangkan. 

Sekolah harus menjadi wadah yang baik untuk menuntut ilmu, itu berlaku untuk semua jenjang pendidikan.

BACA JUGA: Sekda NTB Hadiri Halal Bihalal Bersama Jajaran ASN Provinsi NTB

“Kepala sekolah yang sukses adalah pemimpin yang mampu menghadirkan lingkungan yang sehat, yang bersih dan mampu menjadikan sekolah sebagai rumah sendiri sebagai satu keluarga yang rukun,” kata Wagub. 

Yang tidak kalah penting, bagaimana supaya peserta didik untuk tidak putus sekolah. Karena angka lama sekolah menjadi pekerjaan rumah yang yang harus ditekan di Nusa Tenggara Barat.

“Merdeka belajar ini mengajarkan untuk menjadikan alam semesta ini sebagai sekolah. Untuk itu, lingkungan pendidikan harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan NTB Gemilang,” kata Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB.

BACA JUGA: Gubernur NTB Bang Zul Apresiasi Kolaborasi TNI/Polri

Pada malam puncak Anugerah Istimewa Sekolah (AiSO) tersebut, Kabupaten Lombok Timur keluar sebagai juara umum. *** 

 

 

 




Sekda NTB Hadiri Halal Bihalal Bersama Jajaran ASN Pemprov

Kegiatan halal bihalal berlangsung di lingkungan Pemprov NTB, dihadiri Gubernur dan Wagub, Sekda NTB serta Forkopimda NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Sekretaris Daerah NTB, Lalu. Gita Ariadi mendampingi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah,  Wakil Gubernur, Hj. Rohmi Djalilah serta Forkopimda NTB, acara halal bihalal bersama jajaran ASN lingkup Pemprov NTB.

Kegiatan itu juga dihadiri ASN lingkup Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Provinsi NTB Peringati Empat Kegiatan Nasional

Sekda NTB mengatakan, halal bihalal penting untuk meningkatkan saling memahami
Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi

Miq Gita panggilan Sekda NTB didampingi istri, dalam halal bihalal yang berlangsung di ruang kerja Gubernur, Selasa (02/05/23) pagi.

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul juga didampingi istri Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah. 

Wakil Gubernur yang biasa disapa Ummi Rohmi, ikut menyambut kehadiran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB.

Miq Gita sangat terkesan dengan Halal Bihalal yang dilakukan padi tadi.

BACA JUGA: Gubernur NTB Bang Zul Apresiasi Kolaborasi TNI/Polri

“Alhamdulilah, kita  bisa bertemu dan bersama dalam keadaan sehat wal-afiyat, ” ucapnya.

Ia mengtakan itu saat menyampaikan sambutannya di depan Gubernur, Wakil Gubernur, Istri Gubernur, Forkopimda juga para tamu undangan lainnya.

Menurut Miq Gita, pepatah mengatakan, tidak mungkin saling membantu tanpa saling memahami, dan tidak mungkin bisa saling memahami tanpa saling mengenal.

Pada moment Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah  yang dirangkaikan apel juga masih pada bulan Syawal 1444H, Sekda NTB bersama tamu undangan menjalin kehangatan dan keakraban.

Diharapkan, banyak kebaikan yang akan diperoleh NTB ke depan.

BACA JUGA: WNI Eksodan yang Terdampak Perang Saudara di Sudan

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan diakhiri dengan jamuan juga foto bersama.***

 

 




Gubernur NTB, Bang Zul Apresiasi Kolaborasi TNI-Polri 

Gubernur NTB Bang Zul mengapresiasi kolaborasi TNI-Polri dalam mewujudkan  stabilitas daerah NTB 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengapresiasi kolaborasi TNI-Polri serta Pemerintah NTB dan stakeholder terkait menjaga stabilitas daerah NTB mewujudkan masyarakat yang aman dan hidup bersama.

BACA JUGA: MXGP Samota 2023, Dimeriahkan dengan “Trabas Dompu Great Adventure”

Gubernur NTB mengapresiasi kolaborasi TNI/Polri wujudkan stabilitas daerah

“Atas nama Pemprov NTB, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Forkompinda serta jarajaranya yang memastikan roda pemerintahan NTB  berjalan dengan baik,” ungkap Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB pada Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Rinjani 2023 di Lapangan Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Selasa (02/05/23).  

Di hadapan ratusan personil Polri-TNI, doktor ekonomi industri itu menjelaskan, Provinsi NTB merupakan salah satu provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Indonesia.

BACA JUGA: Gubernur NTB Kunjungi Daerah yang Kekurangan Air Bersih

Di sisi lain Provinsi NTB juga mengalami inflasi yang ditandai dengan naiknya harga komoditas seperti beras dan bahan pokok lainnya. 

“Alhamdulillah atas kerja sama semua elemen pemerintah, inflasi yang terjadi bisa minimalisir dengan menyediakan berbagai lapak pasar murah bagi masyarakat NTB,” jelas Bang Zul.

BACA JUGA: WNI Eksodan yang Terdampak Perang Saudara di Sudan

Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Rinjani 2023 juga dirangkaikan dengan acara halal bihalal seluruh Forkompinda beserta jajarannya serta penyediaan pasar rakyat untuk menyediakan bahan sembako murah bagi masyarakat ***

 

 




Zakaria asal Kedindi Berlaga di SOWSG Berlin 2023

Atlet berkebutuhan khusus asal Kedindi, Dompu, Zakaria dilepas Gubernur NTB untuk berlaga di Olimpiade 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB,  Zulkieflimansyah melepas Zakaria, atlit kelahiran Kadindi, Kabupaten Dompu, mewakili Indonesia untuk berlaga di Olimpiade anak berkebutuhan khusus atau Special Olympics World Summer Games (SOWSG) Berlin, Jerman, 2023.

BACA JUGA: Gubernur NTB Kunjungi Dusun yang Kekurangan Air Bersih 

Gubernur NTB saat melepas atlet berkebutuhan khusus yang akan berlaga di Jerman

Dalam kesempatan tersebut, Bang Zul sapaan Gubernur, meminta kepada seluruh masyarakat NTB untuk mendoakan Jack, panggilan akrab Zakaria. Bang Zul berharap, Jack, dapat menyumbangkan Emas untuk Indonesia. 

“Kita doakan agar Jack dapat mempersembahkan medali emas utk Indonesia!” tutur Bang Zul. 

BACA JUGA: WNI Eksodan yang Terdampak Perang Saudara di Sudan

Putra NTB tersebut mewakili Indonesia bersama tiga atlet lari lainnya, yakni Dewangga Kanahaya Iskandar asal Jawa Barat, Agusdina Tefamnas asal Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Frety Zinta Melia asal Lampung.

Jack dan ketiga temannya akan bertanding di ajang lari jarak pendek di Jerman. Keempat pelari Indonesia itu juga akan bertanding dalam dalam nomor estafet campuran empat pelari putra dan putri.***

 

 




WNI Eksodan yang Terdampak Perang Saudara di Sudan

Sekda NTB sambut kedatangan WNI eksodan asal Provinsi NTB

Kedatangan WNI eksodan Sudan asal NTB sebanyak 23 orang dalam dua kloter dijemput Sekda NTB  

LOTENG,LombokJournal.com ~ Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi menyambut kehadiran para Warga Negara Indonesia (WNI) asal Provinsi NTB yang terdampak konflik bersenjata perang saudara di Sudan.

WNI asal NTB itu telah kembali ke tanah air, di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Senin (01/05/23).

BACA JUGA: Bang Zul dan Tim Angkasa Pura Tinjau Lokasi MXGP Lombok

Sebabyak 42 WNI asal NTB yang eksodan sudah ada di tanah air bersama eksodan lainnya. 

“Sementara yang di tampung sementara di Asrama Haji Jakarta. Di bawah koordinasi Kantor Penghubung NTB di Jakarta, Senin pagi tanggal 1 Mei  2023 ini 23 orang eksodan sudan di pulangkan ke NTB dalam 2 kloter,” jelas Miq Gite. 

Ribuan WNI yang sedang di Sudan untuk bekerja, sekolah dan kepentingan lainnya menjadi korban. 

Dalam situasi sulit, pemerintah hadir untuk melindungi dan evakuasi WNI keluar dari Sudan ke Jeddah Saudi Arabia dan kota-kota lainnya yang aman untuk selanjutnya dibawa pulang ke tanah air. 

BACA JUGA: Kementerian BUMN Sambut Baik Audensi Gubernur Bang Zul

“Kloter pertama 4 orang tiba pukul 10.00 wita. 1 orang mahasiswa atas nama Ihsan Alwan Maulana (Semester 4) asal Ampenan.  3 orang PMI yaitu Fitri Indah Yani asal Labuapi dijemput suami dan anaknya. Ia sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah dan Pemprov NTB  yang sudah membantu kepulangannya hingga tiba dengan selamat di Lombok,”, ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan Husniah PMI asal Sekotong yang keduanya berangkat lewat pengerah jasa tenaga kerja di Jakarta. 

Sopiawati PMI asal Rhee Sumbawa, cerita pengalamannya 9 tahun di Sudan serta situasi Sudan yang porak poranda saat ini.

Miq Gite juga mengatakan sebanyak 4 orang warga NTB eksodan Sudan kloter 1, semuanya sudah diserahkan ke keluarga masing-masing.

Semua dalam keadaan sehat dan selamat. Kloter 2 sebanyak 19 orang tiba pukul 15.00 wita.Kloter 3, direncanakan pulang tanggall 2 Mei 2023.

BACA JUGA: Bang Zul Tindaklanjuti MoU dengan University of Nottingham

“Pemprov NTB  terus memonitor dinamika politik dan konflik bersenjata di Sudan untuk perumusan kebijakan selanjutnya,” tegasnya. ***

 




Kementerian BUMN Sambut Baik Audiensi Gubernur Bang Zul

Bang Zul beraudensi dengan dua Wakil Menteri di Kementerian BUMN untuk membangun sinergi dengan BUMN yang ada di NTB

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury dan Wakil Menteri II BUMN, Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta, mengadakan rapat di Kantor Kementrian BUMN bersama pimpinan BUMN. 

BACA JUGA: Bang Zul Bangun Sibergi dengan Kementerian BUMN

Gubernur Bang Zul beraudensi dengan Wakil Menteri di Kementerian BUMN

Rapat tersebut dilakukan merupakan respon langsung kedua Wakil Menteri BUMN, setelah beraudensi dengan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Jumat (28/04/23). 

Audensi yang dilakukan Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB bertujuan membangun sinergi bersama berbagai BUMN yang ada di NTB untuk mendukung kemajuan pariwisata. 

BACA JUGA: Bang Zul Tindaklanjuti MoU dengan University of Nottingham

“Pak Wamen BUMN langsung mengadakan rapat di kantor kementerian BUMN dengan BUMN yang diminta untuk membantu berbagai kegiatan kita di NTB. Mudah-mudahan semua berjakan lancar sesuai rencana,” tutur Bang Zul dari Jakarta.

Dijelaskan, APBD Provinsi NTB masih terbatas untuk membiayai berbagai kegiatan-kegiatan pariwisata di NTB. 

Karena itu bersinergi dengan berbagai BUMN adalah salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan tersebut. 

“Karenanya bersinergi dengan BUMN kita adalah salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan ini,” jelas Bang Zul. 

Sebagaimana diketahui, terdapat berbagai BUMN yang ada di NTB, di antaranya PLN,Telkom, Antam, Pertamina, Angkasa Pura, Pelindo, POS, BRI, Mandiri, BNI, BTN, dan BUMN lainnya

BACA JUGA: Saat Inflasi Masyarakat Harus Semangat dan Tak Menyerah

“Kesediaan mereka untik  bersinergi dengan kita benar-benar meringankan beban dan membantu kegiatan-kegiatan kita di NTB,” tandasnya. ***

 

 




Rakor PPID, Komitmen NTB Jadi Provinsi Informatif  

Dalam Rakor PPID, perwakikan PPID OPD Pemprov NTB disemangati agar menjadi perangkat daerah yang informatif

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemprov NTB menargetkan masuk 5 besar dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2023.

BACA JUGA: Bang Zul Tindaklanjuti MoU dengan University of Nottingham

Dalam Rakor PPID, NTB Targetkan 100 persen OPD di NTB Infprmatif
Najamuddin Amy

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy menekankan, agar Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan informasi publik kepada masyarakat. 

Ia mengatakan itu saat Rapat Koordinasi PPID Utama dan PPID pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di Ruang Rapat Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Kamis (27/04/23).

Bang Najam sapaan Kadis Kominfotik NTB memotivasi semangat perwakikan PPID OPD Pemprov NTB menjadi perangkat daerah yang informatif.

BACA JUGA: Ramadhan, Menjalani Ibadah Puasa di Warsawa, Polandia

“Semuanya harus informatif, yang lain bisa kita juga harus bisa!” ujar Bang Najam. 

Menjadi daerah yang informatif, dijelaskan Kadis, menjadi tanggungjawab seluruh pihak dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pemprov NTB dapat meningkatkan pelayanan informasinya dengan memaksimalkan berbagai platform informasi melalui aplikasi pelayanan publik. 

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Menebar Bantuan Usai Ramadhan

Berbagai aplikasi tersebut merupakan inovasi sebagai upaya keterbukaan tata kelola dan akuntabilitas pemerintah provinsi. ***

 

 




Bang Zul Tindaklanjuti MoU dengan University of Nottingham

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang disapa Bang Zul bertemu dengan dua ilmuwan dari University of Nottingham UK yang akan berkolaborasi dengan kampus=kampus dan UKM di NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dua ilmuwan dari University Nottingham UK (United Kingdom), Professor Ian Fisk dan  Professor Pat Willer, akan berkunjung ke NTB, untuk menjalin kolaborasi dengan kampus-kampus di NTB.

BACA JUGA: Ramadhan, Menjalani Ibadah Puasa di Warsawa, Polandia

Bang Zul menindaklanjuti MoU antara Pemprov NTB dan University of Nottingham
Bang Zul bersama Professor Ian Fisk /. dok Diskominfotik

Hal itu diungkapkan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, melalui akun Facebook Bang Zul Zulkieflimansyah, hari Selasa (25/04/23).

Rencana kunjungan dua ilmuwan Inggris pada bulan Mei itu, merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi NTB dengan University Nottingham UK, pada hari Senin, 24 April 2023.

“Hari ini  bersama dua Ilmuwan ternama dunia dari University of Nottingham Professor Ian Fisk dan  Professor Pat Willer, serta Professor Bagus dari Indonesia yang kini mengajar di Nottingham,” tutur Bang Zul.

Ia menginformasikan, dua ilmuwan itu bersama Professor Bagus dari Indonesia yang kini mengajar di Nottingham, akan berkunjung ke Provinsi NTB untuk menjalin kolaborasi.

BACA JUGA: Armada Baru Tanki Air Bersih untuk Lotim dan Loteng

“Insya Allah mereka pada bulan Mei dan Juni mendatang akan berkunjung ke NTB, untuk menjalin kolaborasi dengan kampus-kampus di NTB dan juga UKM-UKM kita di NTB,” jelas Bang Zul.

Bang Zul juga berpesan kepada seluruh mahasiswa dan staff pengajar dapat memanfaatkan laboratorium science dan technologi yang canggih di UK.

BACA JUGA: Gubernur NTB Hadiri Hannover Messe di Jerman

“Anak-anak mahasiswa dan staf pengajar kita bisa berkunjung dan memanfaatkan lab-lab science dan technology yang canggih-canggih di UK,” kata Bang Zul. ***