Pameran Ragam Corak Kain Tenun Masyarakat NTB

Bunda Niken mengatakan, pameran ragam kain tenun agar masyarakat NTB bangga dengan warisan budayanya

MATARAM.LombokJournal.com ~ Wastra atau yang biasa disebut kain tenun sejak dulu menjadi bagian dari kehidupan warga masyarakat NTB. 

Melalui pameran Ragam Motif Wastra atau kain tenun NTB, menjadi upaya menampilkan koleksi ragam corak dan warna busana dari berbagai daerah di NTB.

BACA JUGA: Peran Masyarakat Dalam Pembangunan, NTB Jadi Contoh

Bunda Niken bersama 6 orang pencinta kain tenun di NTB

Bunda Niken sapaan Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati mengatakan itu saat membuka pameran bersama kain tenun bertajuk “Ragam Motif Wastra NTB” bertempat di Aula Samalas Museum Negeri NTB, Rabu (05/07/2023).

“Ini menjadi referensi yang berharga sebagai pemilik dari budaya. Sebagai warisan Wastra atau kain tenun ini bisa lebih memahami dan lebih bangga apa yang kita miliki,” ungkap Bunda Niken.

BACA JUGA: Kasus Pekerja Migran NTB yang Dosoksa di Libya

Ia mengajak kepada tamu undangan untuk hadir dalam kegiatan Lombok Internasional Modest Fashion Festival (LIMOFF).

LIMOFF akan berlangsung  tanggal 6-9 Juli 2023. Sebagai tuan rumah diajak mensukseskan dan menyambutnya dengan penuh kebanggaan.

Sementara itu, laporan Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, SH., MH., mengatakan,  pameran bersama kain tenun dilakukan museum ini dengan 6 orang pencinta, pelestari dari kain tenun yang ada di NTB.

“Dari 6 orang pencinta kain tenun di NTB itu di antaranya Hj. Lale Prayitne, Hj. Baiq Eva Nurcahya Ningsih, Ir. Baiq Rahmayati, Hj. Maskahyangan, Dra. Nuraida dan Noning Ismawati. Ini adalah perwakilan dari kelompok masyarakat di NTB,” tuturnya.

BACA JUGA: Bunda Niken Launching Dapur Stunting di Loteng

Disebutkan juga kegiatan ini adalah rangkaian dari event LIMOFF yang akan dimulai dari tanggal 6-9 Juli 2023. Diharapkan ini menjadi konektivitas dari kegiatan strategis yang dilakukan oleh Pemprov NTB.

“Ini adalah partisipasi museum NTB dengan kapasitas dan kemampuan yang dimiliki,” pungkasnya.***

 

 




Shell Eco-Marathon, Menguji Mobil Hemat Energi

Peserta perancang mobil hemat energi diajak belajar dari sosok inspiratif dalam acara Shell Indonesia Women’s Network

LOTENG.LombokJournal.com ~ Shell Eco-Marathon Asia tahun 2023, kompetisi rancangan kendaraan humat energi, mulai berlangsung hari Rabu (05/07/23) di Sirkuit Mandalika Lombok. 

Kegiatan yang akan berlangsung hingga Minggu (09/07) ini merupakan kompetisi bagi generasi muda dalam merancang, membangun, dan menguji mobil hemat energi

BACA JUGA: Event Shell Eco-Marathon, Kompetisi Teknik Pelajar Dunia 

Peserta perancang mobil hemat energi mengikuti talkshow membuka wawasan masa depan
Shell Indonesia Women’s Network

Kompetisi yang didukung Shell ini untuk mendorong terwujudnya mobilitas yang lebih cerdas dengan penggunaan kendaraan hemat energi yang berkesinambungan untuk masa depan.

Memberi kesempatan para peserta yang telah merancang dan membuat kendaraan hemat energi, kemudian ditantang berkarya menempuh jarak terjauh dengan penggunaan bahan bakar yang paling efisien. 

Di hari pertama, salah satu kegiatan menarik yang melibatkan tidak kurang dari 140 orang pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah menengah dan universitas di NTB, yaitu belajar dari sosok-sosok inspiratif dari berbagai bidang. 

BACA JUGA: Peran Masyarakat Dalam Pembangunan, NTB Jadi Contoh

Generasi muda ini  belajar langsung hal-hal inspiratif dari 3 narasumber dalam acara Shell Indonesia Women’s Network

Inspirasi Masa Depan 

Mereka yang hadir sebagai speakers dalam talkshow yang mengangkat tema Inspirasi Masa Depan adalah professional muda dengan pengalaman internasional di berbagai bidang. Seperti Sapwaturrahman yang merupakan atlit berprestasi bidang olahraga lompat jauh, Nadia yang merupakan female digital leader bidang edukasi dan digital serta artis Happy Salma sebagai public figure and female entrepreneur bidang industri kreatif.  

Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan SEM, dimana Shell Indonesia Women’s Network (SIWN) ikut serta untuk mengadakan acara talkshow. Dengan,melibatkan siswa dan mahasiwa yang berdomisili di sekitar acara SEM, guna mengembangkan potensi masyarakat sekitar. 

Talkshow yang mendapat banyak respon dari peserta yang ramai-ramai mengajukan pertanyaan itu, memang bertujuan untuk menginspirasi peserta yang diundang sebagai audiens.

BACA JUGA: Roman Febvre Tercepat Dalam Lintasan MXGP 2023 di Lombok

Dan membuka wawasan mereka untuk mengeksplorasi diri sebagai talenta Indonesia yang memiliki potensi untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Dalam talkshow tersebut, terungkap beberapa hal inspiratif dari para narasumber, yang mengisahkan bagaimana mereka berjuang untuk sukses bahkan di tengah keterbatasan. Mereka memulai perjuangan itu dari apa yang ada. Cacatan penting dari kesuksesan para narasumber adalah mereka berani bermimpi dan kemudian mampu menemukan potensi dirinya serta memperjuangkan hal itu hingga mimpi itu benar-benar terwujud.

Happy Salma misalnya, mengungkapkan bahwa ia terinspirasi benar dari prinsip sutradara sekaligus sastrawan Putu Wijaya, bertolak dari apa yang ada. 

Ia benar-benar memulai karirnya seperti apa adanya, berangkat dari apa yang ada dan memberikan karya yang maksimal

Dengan proyek idelisme, Hapy Salma sukses memainkan dan memproduseri film berbahasa daerah Sunda (Jawa Barat) yang kemudian diterjemahkan ke 20 bahasa. 

Ia bisa go Internasional dengan memulai karya dari apa yang paling dekat dengan kesehariannya, tanpa harus kehilangan identitas. 

Happy Salma, selaku pemeran utama dan produser eksekutif film tersebut mengungkapkan Before, Now, & Then merupakan film berbahasa Sunda pertama yang benar-benar diproduksi orang Indonesia.

“Karya yang besar adalah karya yang terwujud (terjadi),” ujarnya.

Selain Happy Salma, ada Nadira pendiri Platform 1.000.id yang mengisahkan ia membuat aplikasi 1.000.id tersebut untuk membantu kaum muda Indonesia agar bisa menabung mulai dari Rp 1.000 agar bisa mewujudkan mimpi-mimpinya. 

“Saya tidak mau mimpi saya direbut karena alasan finansial,” ujar Nadira. 

Karena itulah ia mengaku belajar tentang keuangan sejak kelas 3 SMA. Di tahun 2016 ia membuat lembaga non profit yang kemudian melakukan edukasi literasi finansial kepada 36 ribu orang. 

Nadira kemudian sukses menjadi female digital leader bidang edukasi dan digital. 

Inspirasi lain disampaikan Sapwaturrahman, atlit yang sejak usia kanak-kanak sudah memiliki kecepatan berlari di atas rata-rata. 

Pernah mengikuti kompetisi lari saat SD tanpa sepatu di awal-awal karirnya, ia kemudian menjadi bintang atletik di puncak karirnya. Dapat juara saat lomba lari dengan telanjang kaki akibat tak memiliki sepatu itu, Sapwaturrahman termotivasi oleh hadiahnya. 

“Dengan uang hadiah itu saya beli sepatu,” ungkapnya.

Dalam keterbatasan ekonomi keluarganya itu ia terus memupuk mimpi untuk meraih cita-cita dan memulainya dari nol. 

Sampai akhirnya ia bisa tampil di salah satu event Atletik ASEAN. Sayangnya ia hanya berada di posisi paling akhir. Peristiwa ini sempat memukulnya, namun ia tidak patah semangat. 

Di tahun 2015 ia mencoba peruntungan di nomor Lompat Jauh karena ia mengaku memiliki kemampuan lebih di cabang Lompat Jauh. 

BACA JUGA: Bunda Niken Launching Dapur Stunting di Loteng

Alhasil, dengan latihan keras, ia pun akhirnya mampu memecahkan rekor 7,85 meter dan menjadi orang Indonesia pertama dengan lompatan 8 meter pada Asian Games di Jakarta. Saat ia tak berhasil menjadi yang terbaik, ia tak putus harapan melainkan berani mengambil keputusan untuk memutar pilihannya yang sesungguhnya bisa dikatakan sangat sulit. Terlatih di nomor lari lalu memilih nomor lain lompat jauh dan sukses. Kemauan, komitmen dan konsisten, itulah prinsip yang dipegangnya.

“Awali dengan kemauan dan komitmen, konsisten dan jangan berhenti,” pesannya.***

 

 




Kasus Pekerja Migran NTB yang Disiksa Majikan di Libya

Para pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan jaringan mafia, mereka menjual belikan pekerja migran.

MATARAM.LombokJournal.com ~  Kasus dua Pekerja Migran Indonesia asal Nusa Tenggara Barat (NTB), yang disiksa majikannya selama bekerja di Libya beberapa waktu lalu, harus diungkap

H. Bambang Kristiono, SE (HBK) menyampaikan itu saat mendampigi pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menserah terimakan kedua pekerja migran kepada keluarganya masing-masing di Pendopo Gubernur NTB, Senin (03/07/2023).

BACA JUGA: Jemaah Haji Tahun Ini Dapat 10 liter Zamzam

Gubernur menugaskan Kepala Disnakertran untuk menindak tegas pelaku TPPO
Gubernur NTB memberi keterangan pada wartawan

Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) mengungkap kasus penyiksaan pekerja migran, dugaan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) 

Diketahui, dua pekerja migran Indonesia asal NTB berinisial SM dan JL membuat pengakuan menghebohkan, tentang penyiksaan oleh majikan tempatnys bekerja. 

Dua pekerja migran,SM dan JL, terindikasi menjadi korban TPPO, sebab keduanya diberangkatkan ke luar negeri tanpa prosedur yang legal.

HBK menceritakan kisah awalnya mengetahui musibah yang menimpa dua pekerja migran itu.

Beberapa waktu yang lalu, ia didatangi oleh perwakilan keluarga pekerja migran yang jadi korban penyiksaan, di kantor saya di DPR RI

BACA JUGA: Jemaah Haji Bertahap Pulang ke Tanah Air

“Dan saya sampaikan kepada mereka, kalau memang belum ada yang mengurusnya, insyaa Allah, akan saya ikhtiarkan. Kebetulan Kemenlu RI adalah salah satu mitra saya di Komisi 1 DPR RI,” papar HBK di hadapan Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan keluarga korban. 

Usai mendapat informasi tersebut, HBK menghubungi pihak Kemenlu RI dan Kedubes RI (KBRI) di Tripoli, Libya. Ia minta pemerintah melalui Kemenlu RI memberikan atensi serius terhadap kasus kemanusiaan yang menimpa pekerja migran itu.

“Dengan komunikasi dan kerjasama yang baik dengan berbagai pihak, proses pemulangan kedua pekerja migran dari Benghazi, Libya itu dapat berjalan lebih cepat dari waktu yang diperkirakan,” bebernya. 

Atas usaha tersebut, pada Rabu (28/06/2023), SM dan YL akhirnya bisa dipulangkan ke Tanah Air menggunakan pesawat Saudi Airlines. 

HBK menjemput langsung kedua pekerja migran saat tiba di Indonesia, didampingi putri semata wayangnya, Rannya. 

Selanjutnya, HBK menerima pengaduan dari pihak keluarga didapatkan informasi, masih banyak pekerja migran dari NTB yang tidak jelas nasibnya di luar negeri, dan berharap bantuan pemulangan oleh Pemerintah Indonesia.

 “Mari sama-sama kita cari tahu, kita cari informasi, dengan semua akses yang kita miliki seperti media sosial, bagaimana kondisi mereka sekarang,” ujar HBK. 

Menurutnya, kerja-kerja pemberantasan TPPO  harus ada sinergitas dari semua pihak. Tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga saja (parsial), apalagi orang per orang. 

HBK mengajak semua pihak terkait merapatkan barisan, memperhatikan nasib para pahlawan devisa ini.

Masih banyak diantara mereka, yang saat ini, mungkin sedang mengalami tragedi kemanusiaan.

Dikatakan, pemberantasan TPPO adalah pekerjaan besar, yang tidak mungkin terselesaikan oleh pekerjaan orang perorang. 

Semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat NTB, harus melibatkan diri dan berpartisipasi aktif dalam penyelesaian TPPO ini.

BACA JUGA: MXGP Lombok, Persaingan Prado-Febvre

“Cara kerja dan jaringan TPPO ini ibaratnya sudah seperti kegiatan mafia, jejaring mereka sudah merambah kemana-mana, melibatkan banyak oknum dan kaki tangannya. Kita harus mencegahnya sedemikian rupa supaya peristiwa-peristiwa seperti ini tidak terus berulang di kemudian hari,” katanya.

HBK meminta APH untuk mengusut tuntas kasus yang membelit dua PMI asal NTB tsb, sebab HBK khawatir jika dibiarkan, akan makin banyak persoalan serupa terjadi di kemudian hari.

Perlu adanya efek jera yang diberikan kepada para pelaku tindak pidana perdagangan orang ini.

“Atas permintaan pihak Kemenlu RI, tindak pidana TPPO ini harus ditindak-lanjuti dengan penegakan hukum supaya menimbulkan efek jera bagi para pelaku TPPO. Dan saya mendukung penuh upaya pak Gubernur, juga pak Kapolda yang beberapa waktu lalu telah menanda-tangani kerjasama pencegahan dan penindakan TPPO. Kita warga NTB harus bersyukur, memiliki seorang Kapolda yang sangat berintegriras, seorang Gubernur yang sangat peduli kepada warganya. Dan saya percaya kepada beliau berdua”, jelas HBK. 

Respon Gubernur NTB

Di tempat yang sama, Gubernur NTB Zulkieflimansyah pada saat menerima kepulangan kedua korban TPPO tersebut  tidak menafikkan, banyak kasus TPPO yang menimpa masyarakat NTB. 

Pihaknya pun dengan tegas menugaskan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB untuk melakukan tindakan tegas. 

“Ini yang harus disosialisasikan, agar jangan sampai setelah ada masalah, baru mengaku dari NTB. Padahal mereka berangkatnya dari luar NTB,” tegas Gubernur. 

Sebagai Kepala Daerah, Zulkieflimansyah pun mendukung penuh kedua korban untuk melaporkan hal tersebut ke APH.

Salah satu korban, JL, menceritakan dirinya direkrut oleh calo dari Kec. Lape, Kab. Sumbawa. Ia dijanjikan bekerja ke Turki, tapi malah dikirim ke Libya.

“Passport saya atas nama orang lain, makanya nama saya pun disebutnya Anisa, padahal di KTP nama saya adalah JL. Saya baru dikasih passport pada saat tiba di Bandara. Karena passport selama itu  dipegang Calo,” tuturnya.

Cerita Korban Yang Sempat Viral

BACA JUGA: Pekerja Migran Korban Kekerasan di Libya Dipulangkan

Sebelumnya, teman korban atas nama SM mengaku mengalami penyiksaan fisik oleh  majikannya di Libya. Video pendek tsb beredar viral di media sosial sekitar pertengahan Juni lalu.

Dalam video yang viral tersebut, SM mengatakan bahwa dirinya dicambuk pakai selang, dan kepalanya dihantam.

SM minta dipulangkan ke kantor agensinya, tapi tidak dikasih oleh majikannya. Ia juga menelepon pihak agensi, tetapi tidak direspons. 

Karena tidak tahan diperlakukan semena-mena, kemudian Ia bersama salah satu TKW lainnya memilih kabur.

Setelah berhasil kabur dari rumah majikannya, kemudian Ia menelepon pihak agensi untuk minta perlindungan, tapi pihak agensi malah datang bersama majikannya.

Dan kembali membawanya pulang ke rumah majikannya itu.

BACA JUGA: Pekerja Migran Asal Lombok, Korban Penyiksaan di Libya

Sesampai di rumah majikannya, Ia kembali mengalami penyiksaan, kepalanya dihantam dan dipukuli. Selain itu, tubuhnyapun dicambuk memakai selang. Bekas cambukannya masih berbekas, berupa luka memar di bahu sebelah kanan.***

 

 




Jemaah Haji Tahun Ini Dapat 10 Liter Zamzam

Sebelumnya para jemaah haji hanya mendapat jatah 5 liter, penambahan 5 liter tahun ini sebagai kecintaan pada para jemaah

MAKKAH.LombokJournal.com ~  Jemaah haji Indonesia 1444 H/2023 M mendapatkan jatag air Zamzam sebanyak 10 liter.

Kabar gembira untuk jemaah haji ini disampaikan  Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, saat melepas 369 jemaah kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Batam (BTH 01). Ini merupakan kloter perdana jemaah haji yang akan kembali ke Tanah Air.

BACA JUGA: Band Dewa 19 Ambassador Pariwisata Gili Tramena, Lombok

Sebelumnya jatah air Zamzam untuk jemaah haji hanya 5 liter.

“Tahun ini kita putuskan menambahkan 5 liter Zamzam untuk jemaah haji dan petugas,” terang Menag Yaqut yang disambut ucapan syukur dari para jemaah haji, di Syisyah-Makkah, Senin (03/07/23).

Menurut Menag, 10 liter air Zamzam untuk jemaah haji dibagikan di asrama haji debarkasi. 

“Mudah-mudahan air Zamzam yang diberikan membawa berkah buat bapak ibu para jemaah haji semuanya,” katanya.

BACA JUGA: Seru! 2023 Penenun Sukarar Siap Menenun Seharian

Kebijakan menambah 5 liter air Zamzam ini sebagai bentuk kecintaan atau tali asih kepada jemaah haji. 

Membawa air Zamzam lebih banyak menjadi harapan seluruh jemaah haji Indonesia.

“Jemaah sudah ditambah air Zamzamnya menjadi 10 liter. Saya minta jemaah tidak memasukkan air Zamzam ke dalam koper karena itu dilarang dalam aturan penerbangan. Koper jemaah yang membawa air Zamzam akan dibongkar,” pesan Menag.

Fase pemulangan jemaah haji Indonesia yang diberangkatkan pada gelombang pertama, dimulai hari Senin tanggal 3 Juli. 

BACA JUGA: Pabrik Bata Plastik Mulai Beroperasi di NTB

Ada delapan kloter yang akan diberangkatkan dari Makkah menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah hingga tengah malam nanti, yaitu;

  1. Kloter 1 Embarkasi Batam (BTH 01), berangkat dari Makkah 16.05 WAS (Waktu Arab Saudi), terbang 4 Juli 2023 pukul 00:05 WAS;
  2. Kloter 4 Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 04), berangkat dari Makkah 16.10 WAS, terbang 4 Juli 2023, pukul 00:10 WAS;
  3. Kloter 1 Embarkasi Surabaya (SUB 01), berangkat dari Makkah 16.10 WAS, terbang 4 Juli 2023 pukul 00:10 WAS;
  4. Kloter 1 Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS 01), berangkat 16.15 WAS, terbang 4 Juli 2023 pukul 00:15 WAS;
  5. Kloter 2 Embarkasi Surabaya (SUB 02), berangkat 16.35 WAS, terbang 4 Juli 2023 00:35 WAS;
  6. Kloter 2 Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS 02), berangkat 17.00 WAS, terbang 4 Juli 2023 pukul 01:00 WAS;
  7. Kloter 3 Embarkasi Surabaya (SUB 03), berangkat 17.30 WAS, terbang 4 Juli 2023 pukul 01:30 WAS;
  8. Kloter 1 Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 01), berangkat 23.40 WAS, terbang 4 Juli 2023 pukul 07:40 WAS

Pemulangan jemaah haji gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah akan berlangsung dari 4 – 18 Juli 2023.

Sementara jemaah haji yang berangkat pada gelombang kedua, akan menuju Madinah terlebih dahulu mulai 10 Juli 2023. 

Mereka akan berada di Madinah sekitar delapan atau sembilan hari. Proses pemulangan mereka dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah akan berlangsung dari 19 Juli – 2 Agustus 2023.***

 




Final MXGP 2023, Semarak “The Spirit of A Culture”

Tarian kolosal The Spirit of A Culture” ditampilkan saat Final MXGP 2023, yang sarat muatan semangat perpaduan budaya dan tradisi

MATARAM.LombokJournal.com, ~ Final Race Ceremony MXGP 2023 di Sirkuit Selaparang, Lombok ada yang menarik.

BACA JUGA: Jorge Prado Tercepat di Sesi Kualifikasi

Sebelum acara final MXGP 2023, disemarakkan pertunjukan seni dan budaya bertajuk “The Spirit of A Culture” di Starting Grid, MXGP Lombok, Minggu (02/09/23).

Penonton final MXGP 2023 sangat antusias menyaksikan The Spirit of A Culture, tarian kolosal yang sarat muatan semangat perpaduan budaya dan tradisi Suku Sasak, Samawa, Dompu dan Mbojo, suku bangsa asli di Nusa Tenggara Barat.

Tarian istimewa saat final MXGP 2023 itu sebagai sinergi dan harmoni suku asli di NTB. 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan, MXGP 2023 di Sirkuit Selaparang, Kota Mataram, Lombok bukan sekedar balapan. Tapi pemicu untuk merubah berbagai hal yang ada di Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Para Pembalap Menilai, Sirkuit Selaparang Lebih Menantang 

“Dari MXGP 2023 kami belajar bagaimana mengelola sistem terbuka. Dari MXGP kami belajar tentang kepribadian, gaya kepemimpinan dan jalan baru menuju banyak hal,” kata Bang Zul sapaan gubernur.

Ia mengapresiasi Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) atau Federasi Olahraga Sepeda Motor Internasional, dan Infront yang bersinergi bersama dalam menyelenggarakan event MXGP Lombok- Sumbawa.

“Saya ingin mengapresiasi Antonio dari FIM, David dan Danil dari Infornt. Mereka sangat sibuk dan kepada seluruh orang, harapan kita ke depan untuk menjamu MXGP lebih baik lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan MXGP 2023 Sumbawa-Lombok, Ridwansyah mengatakan, rasa bangganya dan bersyukur karena Provinsi NTB mendapatkan jatah 2 kali gelaran MXGP 2023.

BACA JUGA: Mohon Keberkahan Jelang MXGP Lombok

“Setelah sukses menyelenggarakan MXGP pada tahun lalu, maka tahun ini kami mendapatkan kesempatan untuk menyelenggarakan 2 seri MXGP di NTB, yaitu MXGP Samota dan Lombok, saya ucapkan terima kasih, awal penuh keraguan tetapi seperti katanya pak Gubernur “there is a will there is a way,” katanya. ***

 

 




MXGP 2023, Jorge Prado Tercepat dI Sesi Kualifikasi

 Sudah diduga, dalam sesi kualifikasi MX1 di ajang MXGP 2023 si Sirkuit Selaparang, Jorge Prado mencatat waktu terbaik

MATARAM.LombokJournal.com ~ Hasil sesi kualifikasi MX1 di Sirkuit Selaparang, Lombok, Sabtu (01/07/23), pembalap tim Red Bull GasGas, Jorge Prado di posisi tercepat, 

mencatat waktu total 24 menit 54,741 detik. 

BACA JUGA: Mohon Keberkahan Jelang event MXGP Lombok

MXGP 2023 di Sirkuit Selaparang menyelesaikan babak kualifikasi MX1 dan MX2

Gelaran MXGP 2023 telah menyelesaikan balapan kualifikasi MX1 dan MX2. 

Penonton MXGP 2023 memadati tribun dan sepanjang akses paddock. 

BACA JUGA: Roman Febvre Tercepat di Sirkuit Samota

Hasil kualifikasi MX1 dalam MXGP 2023, Jorge Prado disusul Jeremy Seewer pembalap dari tim Yamaha di posisi berikutnya dengan waktu total 25 menit 1,946 detik. 

Sementara itu hasil kualifikasi MX2 diraih Jago Geertz, pembalap Yamaha diikuti Roan Van de Mosduk dari Husqvarna dan Simon Laengenfeld dari Red Bull. 

Pembalap Indonesia, Delvintor Alvarizi berada di posisi 15 disusul Diva Ismayana dan Nakami Vidi Makarim di posisi 18.

BACA JUGA: Band Dewa 19 Ambassador Pariwisata Gili Tramena, Lombok

“Semakin baik dari sisi waktu dan settingan motor. Semoga semakin baik,” ungka Alvarizi. ***

 




Band Dewa 19, Ambassador Pariwisata Gili Tramena. Lombok

Grup Band Dewa 19 selain ikut menyemarakkan event MXGP Lombok, juga dinobatkan sebagai ambasador pariwisata Gili Tramena, Lombok Utara

MATARAM.LombokJournal.com ~ Ini cara Pemerintah Provinsi NTB meningkatkan kunjungan wisatawan ke Gili Tramena Gili di Lombok Utara, yakni menobatkan band Dewa 19 menjadi Ambasador Pariwisata Gili Tramena Lombok, yaitu Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air.

BACA JUGA: LIMOFF Diramaikan 150 Brand, Targetkan 12 Ribu Pengunjung

Gubernur NTB, Wakil Gubernur Lombok Utara, Ketua BPPD NTB saat penobatan Dewa 19 sebagai ambassador pariwisata Gili Tramena

Penobatan Dewa 19 sebagai ambassador Gili Tramena itu dihadiri Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, yang berlangsung di Kantor Gubernur NTB, Jum’at (30/06/23).

Meski kunjungan di Gili Tramena, khususnya Gili Trawangan, saat ini mulai meningkat, diharapkan Band Dewa 19 sebagai Ambassador Gili Tramena, diharapkan mampu membawa Gili Tramena semakin dikenal banyak orang. 

“Saya, sebagai Gubernur provinsi Nusa Tenggara Barat sangat berterima kasih kepada Dewa 19 yang telah bersedia menjadi Ambasador Pariwisata di Gili Tramena, Lombok Utara,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB.. 

Tampak muncul para personil Band Dewa 19 yaitu Ahmad Dhani, Marcello Tahitoe, Virzha, Yuke Sampurna dan Agung Yudha Asmara.

Bang Zul optimis, kuatnya eksistensi Band Dewa 19 di dunia musik, mampu menarik penggemarnya mengunjungi Gili Tramena Lombok.

BACA JUGA: Mohon Keberkahan Jelang Event MXGP Lombok

“Dengan kuatnya pamor yang dimiliki oleh Dewa 19, Kami yakin Dewa 19 akan mampu membuat Gili jauh lebih rame lagi,” pungkasnya. 

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) sempat memakaikan sapuk (ikat kepala khas Sasak) kepada personel yang hadir.

Sedang Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Carter, menyerahkan sertifikat kepada Ahmad Danny.

Sementara itu, Ahmad Dhani selaku pendiri Band Dewa 19 begitu antusias dengan terpilihnya Dewa 19 sebagai Ambasador Wisata di Gili Tramena. 

“Meskipun saat ini Bali masih menjadi destinasi wisata utama di Indonesia, saya yakin suatu saat Gili Tramena bisa mendapatkan rekognisi serupa dan setara dengan Bali karena landscape-nya yang sangat indah. Bahkan anak anak saya sangat ingin menghabiskan waktu lebih lama di Gili,” jelas Ahmad Dhani. 

BACA JUGA: Seru! 2023 Penenun Sukarara Siap Menenun Seharian

Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata NTB beserta jajaran Kepala Dinas lainnya, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara, Kepala Dinas  Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, UPT 3 Gili, Kepala Desa Gili Indah.***

 

 




Tindak Asusila ayah dan kakek pada Anak dan Cucu Kandung

Persetubuhan atau tindak asusila yang dilakukan ayah dan kakek pada anak dan cucu kandungnya jadi perhatian publik di Maluku

AMBON.LombokJournal.com ~  Tindakan asusila dilakukan oleh ayah dan kakek kandung terhadap 5 (lima) orang anak kandung dan 2 (dua) orang cucu kandungnya..

Peristiwa tindakan asusila yang terjadi di Ambon, Maluku itu berlangsung sejak 2007 dengan anak-anak kandung pelaku sebagai korban, namun baru terungkap pada 2022 lalu.

BACA JUGA: Pelaku Kekerasan Seksual di Maluku Dihukum Seumur Hidup

Terungkapnya perilaku asusila itu saat kedua cucu kandung pelaku turut menjadi korban. 

Kasus tindakan asusila ini pun terungkap berkat andil dan keberanian salah satu korban yang melaporkan aksi pelaku ke Polres setempat sehingga atas gerak cepat Aparat Penegak Hukum (APH)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga dalam mengungkapkan itu dalam kunjungan di Ambon, Maluku menemui para penyintas kasus kekerasan seksual di Maluku.

Menteri juga melakukan dialog dengan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) dari kelompok minoritas dan daerah terisolasi. 

Para penyintas yang berdialog dengan Menteri Bintang Puspayoga, di antaranya 2 (dua) orang anak kandung dan 2 (dua) orang cucu kandung korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) oleh ayah dan kakek kandung.

BACA JUGA: Korban KDRT, Bertengkar Hebat Seorang Suami Bunuh Istri

Dan 1 (satu) orang korban TPKS oleh 6 (enam) pelaku, serta 2 (dua) orang AMPK asal Pulau Buru.

“Salah satu kasus TPKS yang menyita perhatian publik adalah kasus persetubuhan yang dilakukan oleh ayah dan kakek kandung terhadap 5 (lima) orang anak kandung dan 2 (dua) orang cucu kandungnya,” ujar Menteri BIntang Puspayoga di Maluku, dilansir dari laman kemenpppa.go.id, Selasa (27/06/23). 

Ayah dan kakek pelaku TPKS berhasil divonis hukuman penjara seumur hidup

Dialog dengan penyintas korban TPKS dilakukan untuk menggali lebih dalam akan pengalaman dan upaya yang dilakukan penyintas dalam melaporkan tindakan asusila yang dialami. 

Serta memberikan dukungan psikososial dan bantuan spesifik perempuan dan anak kepada para penyintas. 

BACA JUGA: Anak Korban KDRT, Ibunya Meregang Nyawa

Pada pertemuan tersebut, Menteri PPPA di dampingi oleh Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar dan Tim Layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 KemenPPPA. Turut serta mendampingi adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Maluku. ***

 

Sumber: kemenpppa.go.id




Seru! 2023 Penenun Sukarara Siap Menenun Seharian

Lombok International Modest Fashion Festival (LIMOFF) akan diramaikan dengan 2023 penenun dalam event Begawe Jelo Nyesek 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Desa Sukarara, Lombok Tengah, yang selama ini dikenal sebagai desa tenun, akan melakukan atraksi dengan ribuan penenun

BACA JUGA: Persediaan Sapi Sambut Idul Adha Aman

Sesuai dengan tahun berjalan, sebanyak 2023 penenun asal Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, mulai anak-anak sampai orang tua, siap menggelar Begawe Jelo Nyesek, tanggal 7-8 Juli 2023 untuk pecahkan rekor MURI.

“Begawe Jelo Nyesek siap memecahkan para penenun Desa Sukarara akan pecahkan rekor Muri,” ungkap Ketua BPPD NTB, Baiq Ika Wahyu Wardhani.

BACA JUGA: Pabrik Bata Plastik Mulai Beroperasi di NTB

Ia menyampaikan itu saat mengikuti Rapat Koordinasi Lombok International Modest Fashion Festival (LIMOFF) 2023 di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Senin (27/06/23).

Event Begawe Jelo Nyesek merupakan acara Kelima kalinya di Desa Sukarara, yang semula akan menampilkan 1500 penenun. 

“Namun, untuk mencapai target rekor Muri maka penenun yang dihadirkan pun sebanyak 2023 sesuai dengan tahun diselenggarakan,” kata H Saman Budi, Kepala Desa Sukarara. .. 

Kades juga menjelaskan, di Desa Sukarara sendiri terdapat 3200 penenun. Sebanyak 2023 penenun yang diterjunkan nanti siap menenun seharian penuh. 

BACA JUGA: Ini Cara Pemprov NTB Tangani Sampah MXGP Samota

“Event ini akan menjadi penyemangat dan membangkitkan gairah para penenun lokal kita harapnya. ***

 

 




Pabrik Bata Plastik Mulai Beroperasi di NTB

Pabrik Block Solution Lombok (BSL) yang mendaur ulang sampah plastik menjadi bata plastik, merupakan daur ulang plastik yang spektakuler 

LOBAR.LombokJournal.com ~ Pabrik Block Solution Lombok (BSL) yang akan mendaur ulang sampah plastik menjadi bata plastik resmi beroperasi di Provinsi NTB. 

Hadirnya pabrik daur ulang plastik menjadi bata plastik, di NTB itu merupakan pertama di dunia menggunakan inovasi teknologi terbarukan.

BACA JUGA: Ini Cara Pemprov NTB Tangani Sampah MXGP Samota

Gibernur NTB mengatakan, pabrik daur ulang yang memproduksi bata plastik merupakan salah satu capaian program industrialisasi

Dan pabrik bata plastik itu salah satu contoh, Provinsi NTB telah mencapai banyak hal dalam mendukung program industrialisasi

Beroperasinya pabrik daur ulang plastik yang memproduksi bata plastik itu merupakan kerja sama Pemerintah Provinsi NTB dengan PT Block Solutions. Pabrik bata plastik itu menjadikan NTB sebagai percontohan bagi daerah lain bahkan dunia.

“Kita berhasil mencapai banyak hal di NTB. Selain menjadi tuan rumah event-event internasional. Sekarang kita memiliki Pabrik daur ulang plastik yg spektakuler,” ungkap Bang Zul sapaan Gubernur NTB. 

Ia mengatakan itu saat meresmikan Pabrik BSL di kawasan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi NTB di Banyumulek, Lombok Barat, Senin (26/06/23).

BACA JUGA: NTB Ingin Jadi Pusat Busana Muslim Dunia

Limbah Plastik

Bang Zul menjelaskan, adanya pabrik bata plastik itu banyak memberi manfaat bagi NTB. Di antaranya, pabrik ini akan mengurangi limbah plastik

Selain menghasilkan peningkatan ekonomi, ke depan kawasan BRIDA akan menjadi kawasan ECO wisata industri di Indonesia. 

Penjelasan Direktur Block Solutions Indonesia Jimmy Hutasoit, pembukaan pabrik Block Solutions di Provinsi NTB menjadi yang pertama menggunakan inovasi teknologi yang terbarukan. 

Pabrik ini nantinya akan memproduksi 8-9 ton bata plastik per hari. Untuk membangun satu rumah dengan luas 6×6 persegi hanya membutuhkan 2 ton bata plastik.

“Terima kasih kepada pemerintah Provinsi NTB yang telah mendukung dan mensupport PT Block Solutions dalam membangun pabrik di Lombok,” jelasnya. 

BACA JUGA: Ekspor Vanili Organik ke AS Tahun 2023 Meningkat

Peresmian pabrik BSL tersebut turut dihadiri oleh Dubes Finlandi, Mr. Kaihilahti, Jukka-Pekka, Block Solutions Finlad Founder, Markus Silfverberg, Ketua Umum Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (Adupi) Christine Halim, Deputi Kemenko Marves, Rofi Alhanif dan beberapa Forkompinda Pemerintah Provinsi NTB. ***