Bang Zul Resmikan Kawasan Wisata Literasi di Mataram

Bang Zul apresiasi inovasi yang akan dikembangkan pengelola gedung layanan perpustakaan empat lantai ini, khususnya dalam meningkatkan literasi masyarakat.

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gedung Layanan Perpustakaan masyarakat di komplek Bumi Perkemahan Jaka Mandala, jalan Pemuda, Gomong, Mataram diresmikan Bang Zul panggilan akrab Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah.

Kawasan itu disebut sebagai kawasan wisata literasi, Bang Zul berharap agar gedung layanan ini melengkapi koleksi literasinya dari seluruh dunia. 

BACA JUGA: 101 Pembalap dari 13 Negara Berlaga di Sirkuit Mandalika

“Juga menyediakan bentuk literasi non tradisional buku tapi juga audio visual dan sering sering menggelar seminar seminar literasi,” ujar Bang Zul di Mataram, Jumat (11/08/23). 

Bang Zul mengapresiasi inovasi yang akan dikembangkan pengelola gedung layanan perpustakaan empat lantai ini dalam meningkatkan literasi masyarakat.

Drs Muhammas Syarif Bando, Kepala Perpustakaan Nasional RI mengatakan, pendidikan atau edukasi dan sekolah akademis adalah dua hal berbeda. 

Melalui literasi, pengetahuan dan teori yang diperoleh dari membaca buku di sekolah dan kampus belum cukup melahirkan sumberdaya manusia yang kompetitif, dengan kebutuhan dunia yang dimulai dengan literasi tentang lingkungan sendiri dan tuntutan zaman. 

BACA JUGA: NTB Raih Penghargaan Gotong Royong Bhakti Stunting

“Karena itu tantangannya bagaimana meningkatkan kegemaran literasi untuk mengimbangi minat baca yng sudah tinggi melalui inovasi literasi sehingga menghasilkan produk produk yang mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, H Mahdi mengatakan, gedung empat lantai tersebut telah mulai pelayanan sejak Juli lalu meski lantai tiga dan empat masih belum difungsikan. 

Sedangkan lantai satu diperuntukkan khusus bagi anak dan lantai dua untuk umum dengan 900 item koleksi literasi. 

“Gedung layanan perpustakaan ini luasnya 3000 m2 berdiri diatas lahan 5000 m2 yang kami sebut kawasan wisata literasi”, sebutnya. 

BACA JUGA: Bawaslu Duga Ada Oknum Pejabat Pemprov NTB Tak Netral

Kegiatan tersebut juga menggelar workshop literasi dengan narasumber Wakil Gubernur, Bunda Literasi NTB dan dihadiri para kepala OPD serta para pegiat literasi se NTB.***

 




NTB Raih Penghargaan Gotong Royong Bhakti Stunting

Wagub NTB mempersembahkan penghargaan dari BKKN Indonesia untuk seluruh pihak yang turut andil dalam gotong royong bhakti stunting

MATARAM.LombokJournal.com ~ Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih penghargaan atas Inovasi Gotong Royong Bhakti Stunting dari BKKBN Republik Indonesia.

BACA JUGA: Gotong Royong Bhakti Stunting di NTB Mengharukan

Wagub NTB menerima penghargaan atas inovasi gotong royong bhakti stunting
Kepala BKKBN dan Wagub NTB

Penghargaan  Gotong Royong Bhakti Stunting itu diberikan pada acara Forum Koordinasi Stunting dan Fasilitasi Koordinasi Satgas Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi NTB, di Hotel Prime Park, Kamis (10/08/23).  

Piagam penghargaan Gotong Royong Bhakti Stunting diserahkan langsung Kepala BKKBN RI, Dr. (UC).dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) dan diterima oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah. 

Dalam kesempatan tersebut, Wagub mempersembahkan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah turut andil dalam gotong royong bhakti stunting. 

“Penghargaan (gotong royong bhakti stunting) ini untuk Kabupaten Kota, dan seluruh Kader Posyandu di NTB yang terus berjuang menurunkan angka stunting di NTB,” ucap Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub NTB. 

Dengan penghargaan yang diraih, Ummi Rohmi berharap semangat NTB dalam mengentaskan angka stunting semakin membara. 

BACA JUGA: Bawaslu NTB Duga ada Pejabat Pempriv NTB Tak Netral

Melalui peningkatan kualitas Posyandu Keluarga yang ada di setiap dusun, data by name by adress yang valid, serta gerakan gotong royong bhakti stunting ini, angka stunting di NTB bisa terus menurun. 

Gerakan Gotong Royong Bakti Stunting sendiri adalah sebuah gerakan, mendorong seluruh OPD lingkup Pemprov NTB turun ke desa-desa dan memberikan edukasi serta bantuan telur kepada masyarakat. 

Tak hanya OPD lingkup Pemprov saja, OPD lingkup Kabupaten pun kini ikut membantu, bahkan hingga ke sekolah-sekolah ikut bergotong-royong memberikan edukasi serta bantuan berupa telur ayam kepada masyarakat. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala BKKBN RI, Dr. (UC).dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), mengaku terharu dan terenyuh akan komitmen NTB dalam menuntaskan stunting. 

“Saya terenyuh dan terharu karena gerakan gotong royong stunting NTB ini luar biasa. Bahkan saya merinding waktu diberitahu anak SMP turut mengumpulkan telur,” jelasnya. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Ajak Peserta Rakornas KI Nikmati Eksotisme NTB

Selain Pemerintah Provinsi NTB, sejumlah Kabupaten/Kota juga mendapatkan penghargaan atas inovasi dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di masing-masing daerah di NTB. ***

 

 




Bawaslu Duga Ada Oknum Pejabat Pemprov NTB tak Netral

Bawaslu NTB menanggapi serius aduan masyarakat, akan klarifikasi oknum pejabat Pemprov NTB 

MATARAM.LombokJournal.com ~, Dugaan adanya pelanggaran ketidaknetralan oknum pejabat tinggi Pemprov NTB, yang mengarahkan dukungan untuk pasangan Gubernur Zulkieflimansyah dan Wagub Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi), mendapat perhatian serius Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB. 

BACA JUGA: DPRD Lobar Minta Dirut PT AMGM Segera Dicopot

Bawaslu akan menindaklanjuti pejabat yang tak netral
Umar Ahmad Seth

 Bawaslu akan menindaklanjuti laporan ketidaknetralan oknum pejabat Pemprov NTB itu.

Koordinator Devisi Penanganan Pelanggaran, Data Informasi Bawaslu NTB, Umar Ahmad Seth menegaskan, pihaknya sudah mengantongi bukti.

Bawaslu menduga, memang ada ketidak netralan pejabat Pemprov NTB yang mengarahkan dan  mengkampanyekan Zul-Rohmi untuk lanjut pada periode kedua di Pilgub 2024. 

Saat ini Bawaslu melakukan pendalaman atas pelaporan dari masyarakat itu. 

“Yang pasti, dari bukti yang kita peroleh, memang ada tindakan ketidak netralan dari salah satu pejabat teras Pemprov NTB itu,” tegas Umar kepada awak media, Rabu (09/08/23).

BACA JUGA: Gubernur NTB Ajak Peserta Rakornas KI Menikmati Eksotisme NTB

Menurut Umar, dari bukti yang dikantongi pihaknya itu, Bawaslu sudah langsung bergerak dengan membentuk tim untuk melakukan kajian terkait pelanggaran oknum pejabat tersebut. 

Langkah yang dilakukan Bawaslu adalah bentuk pencegahan terjadinya pelanggaran netralitas ASN. 

“Yang perlu diingat untuk urusan Pemilu dan Pilkada sudah ada lembaga negara yg mengurusnya. Yakni, KPU dan Bawaslu. Di situ, ASN itu tugasnya harus  fokus saja pada tugas dan fungsi yang sudah diamanatkan oleh negara. Dan bukan terlibat dalam bentuk politik praktis apalagi menjadi tim sukses paslon,” ujar Umar. 

Ia memastikan, Bawaslu NTB akan melakukan pemanggilan pada oknum pejabat teras Pemprov tersebut untuk melakukan klarifikasi atas laporan masyarakat terkait sikap tidak netralnya tersebut. 

Terlebih, dalam aduan dan bukti yang diperoleh Bawaslu itu, sudah ada perilaku ASN yang tidak baik yang dilakukan oknum pejabat teras. Hingga membawa nama organisasi kemasyarakatan (ormas) tertentu untuk memberikan dukungan pada Zul-Rohmi untuk lanjut pada periode kedua di Pilgub 2024. 

“Insya Allah, besok kita akan panggil oknum pejabat teras Pemprov NTB itu. Nah, jika dari hasil klarifikasi kami, misalnya dia mengakui. Serta, ada pelanggaran, tentu kami akan langsung teruskan ke Komisi ASN,” kata Umar. 

BACA JUGA: UMKM NTB Ramaikan Side Event Rakornas KI se Indonesia

Diketahui, masa jabatan Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Wagub NTB Sitti Rohmi Djalilah akan berakhir 19 September 2023. Nantinya, untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut hingga saat Pilgub NTB, pemerintah akan menunjuk Penjabat Gubernur.***

 

 

 




Gubernur NTB Ajak Peserta Rakornas KI Nikmati Eksotisme NTB

Para peserta rakornas Komisi Informasi se Indonesia disarankan Gubernur NTB untuk jalan-jalan ke Rinjani, Sembalun atau Gili Trawangan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah hadiri pembukaan kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komisi Informasi se Indonesia yang bertajuk “Keterbukaan Informasi Publik Untuk Demokrasi, Kesejahteraan Rakyat dan Pembangunan Nasional” yang berlangsung tanggal 6 – 9 Agustus 2023.

BACA JUGA: UMKM NTB Ramaikan Side Event Rakornas KI se Indonesia 

Gubernur NTB ajak peserta rakornas nikmati eksotisme NTB
Pembukaan Rakornas KI

Gubernur NTB mengajak seluruh peserta Rakornas Komisi Informasi se Indonesia untuk dapat menikmati eksotisme yang ada di Provinsi NTB, terdapat dua pulau yaitu pulau Lombok dan Sumbawa. 

“Rakornas di Pulau Lombok, semoga mampu menggerakkan anda untuk semua jalan-jalan ke Rinjani, Sembalun, Gili Trawangan dan tempat indah lainnya,” ungkap Gubernur NTB. 

BACA JUGA: Pengolahan Sampah RDF/SRF kEBON Kongok, Beroperasi

Menurut Gubernur NTB, jika sebuah diskusi apabila dilakukan di outdoor atau di alam terbuka maka akan menemukan banyak persaudaraan dan mampu menyelesaikan suatu masalah dengan nyaman.

BACA JUGA: Nilai Utama Olahraga adalah Persahabatan

“Karena saya yakin ketimbang berdebat dalam ruangan, maka anda akan menemukan banyak persaudaraan dan terlatih menyelesaikan masalah secara bersama – sama dalam keadaan rileks,” ungkap Gubernur NTB. ***

 

 




Pengolahan Sampah RDF/SRF di Kebon Kongok, Beroperasi

Pabrik pengolahan sampah RDF/SRF di Kebon Kongok merupakan wujud nyata industrialisasi persampahan

LOBAR.LombokJournal.com ~ Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) RDF/SRF dengan kapasitas 120 ton/hari di TPAR Kebon Kongok, Lombok Barat mulai beroperasi, Senin (07/08/23).

BACA JUGA: Rakornas Komisi Informasi Berlangsung di NTB

Wagub NTB usai meresmikan beroperasinya tempat pengolahan sampah di Kebon Kongok
Peresmian pengolahan sampah di Kebon Kongok

Beroperasinya pengolahan sampah itu diresmikan Wakil Gubernur NTB (Wagub), Hj. Siti Rohmi Djalilah. 

Ummi Rohmi sapaan Wagub mengungkapkan bangga, karena beroperasinya pengolahan sampah RDF/SRF ini wujud nyata industrialisasi persampahan di NTB.

“Akhirnya kita bisa mengoperasikan TPST RDF/SRF ini, dan ini baru langkah pertama dalam pengolaHan sampah yang terpadu,” ujar Wagub.

Menurutnya, keberadaan pengolahan sampah terpadu ini, maka sampah menggunung dapat diminimalisir. Dengan pengolahan sampah ini, sampah yang akan dibawa ke landflill tinggal residunya saja. Termasuk pemilahan sampah dari Kota Mataram dan Lombok Barat.

BACA JUGA: Hari Anak Nasional di NTB, Dimeriahkan 800 Peserta

“Alhamdulillah sampah dari Kota Mataram yang selama ini hingga 300 ton sehari mulai berkurang dan saya mengapresiasi Kota Mataram dengan adanya MMC.(Mataram Maggot Centre), atau TPST Sandubaya bisa mengurangi sampah ke TPAR Kebon Kongok,” tambahmya.

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) NTB, Julmansyah, S.Hut., M.A.P, mengatakan ada 3 metode yang digunakan dalam mengoperasikan TPST ini, yakni pertama pengolahan RDF/SRF ini akan menghasilkan pelet sampah yang akan menjadi co-firing untuk PLTU Jeranjang. 

Pada kesempatan tersebut juga ditanda tangani Perjanjian Kerjasama utk co-firing antara TPAR Kebon Kongok dengan anak perusahaan PLN agar pelet sampah sebanyak 1.000 ton uuntuk 6 bulan. 

Kedua, sampah organik dari pengolahan sampah RDF/SRF ini dalam bentuk kompos dengan metode Takakura. Ketiga, plastik daur ulang yang terpilah dari proses TPST ini akan dikerjasamakan dengan BUMDes yang siap.

Pabrik RDF/SRF ini dibangun oleh BPPW (Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah) NTB Kemen PUPR, yang dilengkapi dengan sarana prasarananya. 

Pihak TPAR Kebon Kongok sebagai operator dari pabrik ini. Dalam pengoperasian ini semua menggunakan EV (electrival vehical) atau kendaraan listrik. 

BACA JUGA: PT AMGM Pinjam 110 miliar Tanpa Persetujuan DPRD

Menurut Julmansyah ini wujud pemprov NTB mulai menerapkan pembangunan rendah karbon, karena dengan EV maka rendah emisi.

Selama 64 tahun NTB, baru sekarang memiliki atau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang operasional dan layak. Wagub menekankan, “jangan sampai setelah peresmian tapi tidak berkelanjutan operasinya,” lanjutnya.

Pengoperasian TPST ini sebanyak 137 orang tenaga kerja yang berasal dari desa lingkar TPA. ***

 

 




Rakornas Komisi Informasi Berlangsung di NTB

39 Komisi Informasi se Indonesia akan selenggarakan Rakornas di Nusa Tenggara Barat yang diikuti 350 peserta

MATARAM.LombokJournal.com ~ Menteri Komunikasi informasi dan Statistik RI, Budi Arie Setiadi akan membuka Rapat Koordinasi NasIonal (Rakornas) Komisi Informasi se Indonesia yang dipusatkan di Mataram, Nusa Tengara Barat (NTB), Senin (07/08/23). 

Rakornas Komisi Informasi ini akan berlangsung tanggal 6-9 Agustus 2023 yang dihadiri 39 Komisi Informasi  se Indonesia dengan 350 peserta.

BACA JUGA: Hari Anak Nasional di NTB  Dimeriahkan 800 Peserta

Pesrta Rakornas Komisi Informasi disambut dengan Tarian Selamat Datang. Selain Sambutan Selamat Datang Komisi Informasi NTB dan Gubernur NTB serta Keynote Speech Wapres RI, serta sambutan dan pembukaan acara oleh Komisi Informasi Pusat.

Berbagai rangkaian kegiatan mewarnai Rakornas Komisi Informasi di Mataram, NTB itu dimulai hari Minggu (06/08/23) digelar Car Freeday yang diikuti Gubernur, Wagub NTB, Komisioner KI Pusat, Komisioner KI Provinsi se Indonesia.

Dalam Car Free Day diiringan Gendang Belek dan Drum Band, Fun Wark Keterbukaan Informasi Publik oleh seluruh OPD se NTB, para pelajar SMA/SMK sederajat se Kota Mataram, unsur masyarakat lainnya hiburan Gemilang Band Prov NTB dan lainnya. 

BACA JUGA: Rakor Progres Pendidikan Kecakapan Wirausaha 

Beberapa materi

Selanjutnya Governmental Session bersama Ketua Komisi 1 DPR RI, Meutya Viada Hafid dengan materi “Keterbukaan Informasi Publik untuk Demokrasi, Kesejahteraan Rakyat dan Pembangunan Nasional”. Menteri Kominfo dan Informatika RI (Budi Arie Setiadi, S.Sos, M.Si) : “Keterbukaan Informasi Publik dan Transformasi Digital”.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal RI Dr. (HC) Drs.A. Halim Iskandar, M.Pd akan menyampaikan “Keterbukaan Informasi Publik di Tingkat Desa”, Mendagri (Jendral (Purn) Prof. Drs. H. Tito Karnavian, MA, Ph.d dengan materi  “Keterbukaan Informasi Publik Pemilu dan Penguatan Pemerintah Daerah”.

Menteri BUMN RI Dr. (HC) H Erick Thohir, BA, M.BA) dengan materi: “Keterbukaan Informasi Publik, BUMN dan Kesejahteraan Rakyat”, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi RI (Abdullah Azwar anas) dengan materi: “Keterbukaan Informasi Publik dan Reformasi Birokrasi”. 

Ketua Badan Pengawas Pemilu RI (Hasyim Asy’ari, SH, M.Si, Phd) dengan materi:  “Peran Keterbukaan Informasi Publik dalam Pengawasan Pemilu Serentak 2024”. 

Pada Rakornas KI ini juga akan dibahas terkait maksud dan tujuan serta perubahan skema Rakornas oleh KI Pusat, Rapat Bidang dengan mengangkat isu-isu Aktual (Demokrasi dan Ekonomi), Tugas dan Fungsi KI, Penguatan PPID Pemprov NTB. 

Para peserta Rakornas Komisi Informasi se Indonesia akan dijamu Welcome Diner bersama Gubernur NTB di Pendopo. 

BACA JUGA: Pemilu 2024, Milenial dan Gen Z Punya Kemandirian Memilih

Pada Selasa tanggal 8 Agustus 2023 City Tour Gilis Tour yang sekaligus berkunjung ke beberapa destinasi wisata, dan  menginap selama tiga hari pelaksanaan dengan  rangkaian sejumlah agenda Rakornas.***

 

 




Hari Anak Nasional di NTB, Dimeriahkan 800 Peserta

Atraksi dan berbagai kegiatan untuk anak akan meriahkan peringatan Hari Anak Nasional di NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Tak kurang 800 peserta menyemarakkan Hari Anak Nasional (HAN) yang berlangsung di Mataram, Nusa Tenggara Barat, hari Sabtu (05/08/23).

Puncak peringatan Hari Anak Nasional tingkat Provinsi Nusa Renggara Barat (NTB) berlangsung di Terbuka Terbuka, Taman Budaya Mataram. 

BACA JUGA: Wagub NTB Hadiri Kongres X HIMMAH NWDI

Puncak Hari Anak Nasional di NTB itu mengusung tema “Anak Terlindungi, NTB Gemilang, Indonesia Maju”, akan ditandai dengan berbagai kegiatan dan atraksi. 

Rencana peringatan Hari Anak Nasional itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Prov NTB Dra. Nunung Triningsih, MM saat gelar rapat persiapan di Aula Kantor DP3AP2KB Prov NTB.

Kegiatan peringatan Hari Anak Nasional diantaranya senam masal anak-anak, permainan tradisonal, acara puncak, tarian anak dari Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Mataram, peluncuran film pencegahan perkawinan anak dari Kemenhumkam, pertunjukan perkusi SMAN 5 Mataram.

BACA JUGA: Rakor Progres Pendidikan Kecakapan Wirausaha

Dalam peringatan Hari Anak Nasional itu juga digelar penyampaian suara anak NTB, Dialog dan nasihat bagi anak dari Bunda Niken Saptarini Zulkieflimansyah atau yang mewakili, “Dialog interaktif Gubernur NTB atau pejabat yang mewakili dengan anak-anak NTB, Drama Perkusi anak dari Forum Anak dan menyanyi, menari bagi anak dari Forum Anak dan Lonching Program Nasional Pediatrik Sosial responsibility dr Ikatan Dokter Anak (IDA) NTB,” ungkap Nunung.

800-an peserta yang akan meriahkan peringatan Hari Anak Nasional itu terdiri dari 600-an anak sekolah dan pendampingnya, NGO, pemerhati anak dan seluruh OPD tingkat Provinsi NTB dan Kota Mataram, instansi vertical dan sederet lembaga-lembaga terkait yang ada di NTB.

Pada kesempatan puncak HAN tersebut juga akan digelar bazar UMKM, pembagian bingkisan bagi anak-anak yang mengajukan pertanyaan pada pimpinan daerah maupun Bunda Niken Zulkieflimansyah. 

BACA JUGA: Bang Zul Buka Festival Qasidah NTB 2023

Terselenggaranya kegiatan akbar HAN NTB ini juga didukung dan disupport oleh sejumlah lembaga yang peduli terhadap anak. ***

 

 




PT AMGM Pinjam 110 Miliar Tanpa Persetujuan DPRD

Ini jelas melanggar aturan, PT Air Minum Giri Menang (PT AMGM) berhutang 110 miliar tanpa memberitahu DPRD

MATARAM.LombokJournal.com ~  -Komisi II DPRD Kota Mataram melakukan rapat kerja dengan Direksi PT Air Minum Giri Menang (PT AMGM) beberapa waktu lalu. 

Rapat tersebut dikhususkan untuk membahas dan meluruskan tentang gonjang-ganjing soal isu dana pinjaman yang dilakukan oleh PT AMGM kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) senilai Rp 110 Miliar, yang diduga tanpa melalui persetujuan DPRD. 

BACA JUGA: Nilai Utama Olahraga adalah Persahabatan

Dalam rapat dengan Komisi III, PT AMGM mengakui pinjaman telah terealisasi
Abd. Rachman

Wakil Ketua I DPRD Kota Mataram Abd. Rachman membenarkan, pertemuan antara Komisi II DPRD Kota Mataram dengan Direktur Utama (Dirut) PT AMGM, Lalu Ahmad Zaini itu menghasilkan beberapa hal penting. 

Dirut PT AMGM mengakui, pinjaman tersebut telah direalisasikan dan sudah digunakan. 

“Mengenai pertemuan Komisi II dengan Dirut Dirut) PT AMGM itu saya tidak tau persis, tetapi saya mendapatkan informasi dari Komisi II bahwa terkait dengan pinjaman itu sudah terealisasi,” kata Rachman, Kamis (03/08/23). 

Politisi Partai Gerindra Dapil Selaparang ini juga menyebutkan, persoalan dana pinjaman Dirut) PT AMGM yang telah direalisasikan itu saat ini menjadi atensi Komisi II. 

“Dan tentunya ini menjadi atensi pengawasan Komisi II untuk mengawasi perusahaan daerah,” ujarnya. 

Selaku Pimpinan, dia mengaku heran atas pinjaman tersebut. Karena tidak pernah ada surat yang masuk dari PT AMGM untuk membahas soal hutang di DPRD. 

“Saya selaku Pimpinan di DPRD tidak tau tentang pinjaman itu. Karena tidak pernah ada surat yang masuk,” ucapnya. 

BACA JUGA: Bunda Niken Launching Bhakti Stunting di Lembar

Dijelaskan, dirinya tahu tentang pinjaman tersebut melalui pemberitaan di media. 

“Dan kemarin pada saat rapat kerja antara Komisi II dengan DirutPT AMGM itu benar dan telah terjadi pinjaman itu,” imbuhnya. 

Mengenai aturan lanjut Rachman, seharusnya PT AMGM sebelumnya melakukan koordinasi dan meminta arahan dari DPRD. 

Hal itu disebutkan dia berlandaskan aturan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 46 Tahun 2019 Tentang pemberian jaminan dan subsidi oleh pemerintah pusat dalam rangka percepatan penyediaan air minum. 

Hutang Perusahaan Daerah Harus Persetujuan DPRD 

Di dalam pasal 6 ayat tiga jelas disebutkan, pinjaman perusahaan air milik daerah harus persetujuan dewan. 

“Sesuai dengan apa Perpres itu sih harus ada persetujuan anggota DPRD dalam hal ini melalui sidang paripurna gitu,” jelasnya. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Penting Literasi dan Inklusi Pasar Modal

Hanya saja, sejauh ini pihak DPRD Kota Mataram tidak pernah mendapatkan surat ataupun tentang persetujuan pinjaman tersebut. 

“Apakah saya yang salah atau memang atau gimana. Tetapi saya pernah tanya ke teman-teman tidak pernah ada surat masuk,” katanya. 

Ditanya soal apakah PT AMGM ini telah menyalahi aturan atau tidak, Rachman menyebut sebaiknya membuka aturan sesuai perpres 46 Tahun 2019.

Dia pun meminta media untuk menanyakan hal itu langsung ke Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram. Pasalnya, pada Selasa (18/7) lalu pertemuan antara Komisi II dan Dirut PTAM Giri Menang digelar tertutup. 

“Mungkin detailnya bisa tanyakan langsung ke ketua Komisi II langsung ya,” bebernya. 

Kemudian soal penggunaan dana pinjaman tersebut, Rachman menyebut bahwa PT AMGM menggunakannya untuk melakukan pengerjaan fisik dan memperbaiki saluran airnya. 

“Itu sudah untuk melakukan perbaikan pipa dan beberapa pengerjaan lain,” tandasnya. 

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram Herman mengatakan, laporan hasil rapat kerja dengan PT AMGM itu sudah dia sampaikan ke Pimpinan. 

Sayangnya, Herman saat ini belum bisa berbicara banyak kepada media terkait hal itu karena laporan tersebut baru diketahui oleh satu pimpinan saja.

Herman berjanji akan membuka hasil rapat kerja tersebut kepada media setelah menyampaikan laporannya kepada Ketua DPRD Kota Mataram. 

“Karena ini baru lapor di satu pimpinan kan, kalau sudah lapor di semua pimpinan baru bisa saya pertegas,” ujarnya. 

BACA JUGA: Bantuan CSR untuk UMKM Madu Trigona Bengkaung

Kisruh soal pinjaman ratusan yang tak melibatkan dewan oleh PTAM Giri Menang ini sebelumnya sudah diprotes oleh kalangan DPRD Kabupaten Lombok Barat. 

Kalangan wakil rakyat disana begitu tegas meminta pencopotan Dirut PTAMGM Lalu Ahmad Zaini. Ada delapan fraksi yang menyatakan sikap tegas untuk memberhentikan Zaini.

Sama halnya seperti di DPRD Kota Mataram, kalangan wakil rakyat di DPRD Lombok Barat pun belum banyak tahu mengenai pinjaman dari PTAM Giri Menang yang cukup besar ini. 

Terpisah, Direktur Utama PT AMGM Lalu Ahmad Zaini yang dikonfirmasi mengenai hasil rapat kerja tersebut belum bisa memberikan komentarnya kendati ditelepon berkali-kali***

 




Bang Zul Buka Festival Qasidah NTB 2023 

Para peserta Festival Qasidah, Bintang Vokalis dan Pop Religi tingkat NTB membawa budaya mereka masing-masing

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengapresiasi semangat para peserta dan masyarakat yang meramaikan Festival Qasidah.

BACA JUGA: Bunda Niken Launching Bhakti Stunting di Lembar

Pembukaan festival qasidah di halaman Kantor Bupati Sumbawa

Hal itu diungkapkan Bang Zul sapaan Gubernur NTB pada pembukaan Festival Qasidah, Bintang Vokalis dan Pop Religi Tingkat Provinsi NTB Tahun 2023 di Kabupaten Sumbawa, Selasa (02/08/23). 

Festival Qasidah itu digelar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) NTB.

“Membuka Festival Qasidah tingkat Provinsi NTB pagi ini di Kantor Bupati Kabupaten Sumbawa. Alhamdulillah semua kontingennya semangat-semangat,” tutur Bang Zul, sapaan Gubernur. 

Sementara itu, Ketua DPW LASQI NTB, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah menjelaskan, Festival Qasidah ini dapat  menjadi wadah bagi masyarakat, untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang budaya daerah. 

BACA JUGA: Nilai Utama Olahraga adalah Persahabatan

Para kontingen yang berpartisipasi dalam Festival Qasidah itu berasal dari berbagai daerah di NTB yang membawa budaya mereka masing-masing. 

“Ini tentunya akan menambah wawasan kita secara luas sebagai warga dan bangsa, dan Insya Allah pada akhirnya nanti akan memberikan kontribusi bagi kita semua dalam hal peningkatan SDM di NTB,” jelasnya.

Selain itu, Bunda Niken menuturkan, Festival Qaidah juga sebagai ajang silaturahmi bagi seluruh penggiat qasidah dan musik religi di NTB. Sehingga, jejaring sosial antar peserta dapat terbentuk bukan hanya untuk hari ini, namun juga kedepannya.

“Festival Qasidah pada akhirnya menjadi ajang kita untuk menambah silaturahmi, menambah sahabat dan memberikan pengalaman juga pengetahuan,” ungkapnya.

Para peserta yang mengikuti ajang Festival Qasidah Tingkat Provinsi ini, kemudian akan diseleksi menjadi peserta Festival Qasidah Tingkat Nasional yang akan diselenggarakan di Sumatera Utara pada bulan November mendatang.

BACA JUGA: Rakerda dan Penyusunan Renstra AMAN Kota Mataram

Acara Peresean yang ikut meramaikan Festival budaya di Sumbawa

“Kami memohon kepada para Bupati dan Walikota bersama-sama dengan Ketua DPD LASQI untuk mendukung para peserta yang akan mewakili NTB kedepannya agar maksimal dalam berkompetisi hingga mendapatkan juara,” harapnya.

Festival Qasidah Tingkat Provinsi NTB 2023 ini juga dihadiri oleh Bupati dan Walikota se-NTB, Ketua DPW LASQI NTB, Ketua DWP Provinsi NTB, Ketua DPD LASQI se-NTB, serta jajaran Forkopimda Lingkup Kabupaten Sumbawa. ***

 




Nilai Utama Olahraga Adalah Persahabatan

Menutup kejuaraan olahraga Pencak Silat Open Tournament Gubernur NTB Cup II 2023, Bang Zul menekankan nilai utama olahraga adalah mempererat persaudaraan MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Bang Zul menekankan, nilai utama dari ajang olahraga adalah mempererat persaudaraan.

“Satu hal yang perlu diingat,  nilai utama dari ajang olahraga adalah untuk mempererat persaudaraan dan persahabatan,” ujar Bang Zul.

BACA JUGA: Turnamen BUMN Golf Charity Diikuti 120 Pegolf

Bang Zul mengatakan itu saat menutup kejuaraan olahraga Pencak Silat Open Tournament Gubernur NTB Cup II 2023 yang berlangsung tanggal 24 – 30 Juli 2023 di GOR TURIDE Mataram, Minggu (30/07/23).

Open Tournament Gubernur NTB Cup II untuk cabang olahraga pencak silat itu diikuti sebanyak 1.070 peserta dari Kabupaten/Kota se-NTB. 

BACA JUGA: Bang Zul Penuhi Undangan Masyarakat Gontoran

Bang Zul turut menyaksikan langsung atlet-atlet terbaik NTB berlaga sekaligus diakhiri partai final. Tampak antusias masyarakat juga turut memadati arena Pencak Silat Gelanggang Olahraga (GOR) TURIDE Mataram.

Bang Zul berharap kepada para atlet Pencak Silat NTB agar dapat memberikan kemampuan terbaiknya untuk terus berprestasi mengharumkan nama daerah pada ajang olahraga tingkat nasional maupun internasional.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Lahirkan Pembalap Nasional Asal NTB

Selain itu, Bang Zul sempat mengalungkan medali kepada para pemenang didampingi kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Try Budi Prayitno serta disaksikan oleh ratusan penonton yang hadir. ***