Safari Ramadhan Hari Kedua Pj Gubernur di Kota Mataram

Dalam Safari Ramadhan hari kedua di Kota Mataram, Pj Gubernur NTB didampingi Walikota Mataram, menggelar pasar murah 

MATARAM.LombokJournal.cim ~ Hari kedua Safari Ramadhan tahun 1445 H menjadi momentum bagi Penjabat Gubernur NTB, H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, untuk berbuka puasa bersama masyarakat di Masjid Baitul Ibadah, Gegutu Timur, Rembiga, Kota Mataram, Selasa (26/03/24). 

BACA JUGA : Muslimah NTB Bahas Kajian Akbar Bersama Bunda Lale

Pj Gubernur NTB berbagi berkah saat Safari Ramadhan di Mataram

Miq Gita, panggilan akrab Pj. Gubernur NTB, turut serta dalam acara ini tidak hanya sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang merayakan bulan suci tersebut. 

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, juga hadir mendampingi Miq Gita dalam Safari Ramadhan kali ini di Kota Mataram.

Sebelum berbuka puasa bersama, dibuka pasar murah untuk memberikan akses kepada masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. 

Dalam sambutannya, Miq Gita menegaskan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat melalui operasi pasar murah sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok, terutama di bulan Ramadhan.

 “Pasar murah ini penting untuk memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, terutama di momen penting seperti bulan Ramadhan, kami pastikan ketersediaannya dan dijangkau oleh semua lapisan masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA : Pengajian Ramadhan, Dakwah Kultural di Kalangan Milenial

Selain itu, Miq Gita juga memberikan pesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga silaturrahmi dan kebersamaan sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang lebih baik, mengingat NTB, khususnya Kota Mataram, akan menjadi tuan rumah berbagai even nasional di masa mendatang. 

Pernyataan tersebut senada dengan yang disampaikan oleh Wali Kota Mataram, yang merasa bangga karena Kota Mataram saat ini masuk dalam tujuh besar kota teraman di Indonesia.

Tidak hanya memberikan pesan, Pj. Gubernur NTB juga memberikan sumbangan kepada masyarakat Gegutu Timur sebagai wujud kepedulian dan berbagi berkah di bulan yang penuh berkah ini. 

Pj Gubernur NTB mengapresiasi masyarakat Gegutu Timur atas sambutan hangat yang diberikan dalam Safari Ramadhan di Masjid Baitul Ibadah.

BACA JUGA : Pasangan Zul-Rohmi Akan Deklarasi Usai Lebaran

Acara tersebut dihadiri oleh para pejabat utama Provinsi NTB, pejabat utama Kota Mataram, Baznas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang turut serta dalam memeriahkan kegiatan Safari Ramadhan tersebut. ***




Muslimah NTB Bahas Kajian Akbar Bersama Bunda Lale

Pj Ketua TP PKK NTB, Bunda Lale menyambut baik rencana Guyub Muslimah NTB selenggarakan kajian akbar Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Ph.D 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Hal itu diungkapkan saat Bunda Lale terima kunjungan silaturahmi kelompok Paguyuban Muslimah NTB ke Kantor Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Nusa Tenggara Barat (TP PKK NTB) pada Senin (25/03/24). 

BACA JUGA : Evaluasi II Penugasan Miq Gite Sebagai Pj Gubernur NTB

Bunda Lale menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan Paguyuban Musliman NTB untuk tingkatkan kesejahteraan di NTB

Silaturahmi itu menjadi momen yang hangat dan penuh makna.

Dalam pertemuan tersebut, Bunda Lale menyambut baik rencana penyelenggarakan kajian akbar bersama Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Ph.D (UAS) di NTB. 

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Bunda Lale dan Tim PKK NTB untuk mensukseskan acara tersebut serta akan menyediakan fasilitas yang diperlukan.

Selain membahas acara kajian akbar, pertemuan tersebut juga memfokuskan pada sinergi antara program-program PKK Provinsi dengan kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh Guyub Muslimah NTB. 

BACA JUGA : Pangan Murah untuk Dekatkan Layanan dan Kontrol Inflasi

Bunda Lale menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan kelompok keagamaan untuk tingkatkan kesejahteraan di NTB. Program-program seperti “PKK go to majelis ta’lim” menjadi titik sinergi yang potensial antara PKK NTB dan Guyub Muslimah NTB.

Ketua Paguyuban Muslimah NTB, Andayani, menyampaikan harapannya atas dukungan dari Pj Ketua TP PKK NTB dalam mensukseskan pengajian yang direncanakan pada tanggal 27 April 2024 mendatang. 

Kerja sama yang erat antara TP PKK NTB dan kelompok keagamaan diharapkan akan membawa dampak positif dalam berbagai aspek, termasuk mencegah pernikahan usia dini dan penyalahgunaan narkoba.

Kunjungan silaturahmi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Tim PKK Provinsi NTB dengan kelompok-kelompok keagamaan di wilayah NTB. 

BACA JUGA : Stunting NTB Berhasil Diturunkan 8,1 Persen

Dengan sinergi yang baik, diharapkan berbagai program pembangunan dan kegiatan keagamaan di NTB dapat berjalan lebih baik dan efektif untuk kesejahteraan masyarakat NTB ke depan. Pnd/opk




Evaluasi II Penugasan Miq Gite sebagai Pj Gubernur NTB 

Pj Gubernur NTB memaparkan 10 aspek yang dilakukan evaluasi, melaporkan kemajuan situasi dan kondisi penyelenggaraan pemerintahan

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Dibuka dengan kata-kata berpantun, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, yang menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur NTB, sukses menghadapi Evaluasi Triwulan II Penugasan Penjabat (Pj) Gubernur NTB. 

BACA JUGA : Stunting NTB Berhasil Diturunkan 8,1 persen

Pj Gubernur NTB memaparkan 10 aspek yang dilakukan dalam evaluasi kemendagri.

Evaluasi ini dipimpin oleh Irjen Kemendagri – Bapak Komjen Pol Drs. Tomsi Tohir MSi, serta belasan evaluator dari berbagai direktorat Kemendagri. Acara tersebut berlangsung di Kantor Inspektorat Jenderal Kemendagri Jakarta pada Rabu (20/03/24).

“Dibandingkan dengan evaluasi sebelumnya pada 20 Desember 2023 yang sarat dengan ketegangan, evaluasi kedua terasa lebih santai. Wajah-wajah para evaluator satu per satu menjadi akrab bagi saya. Kami seringkali duduk bersama dalam berbagai rapat koordinasi, menjadi mitra kerja baik bagi Kemendagri maupun pemda,” ungkap Miq Gite, sapaan akrab Pj Gubernur NTB.

Dalam kesempatan tersebut, Miq Gite memaparkan 10 aspek yang dilakukan evaluasi. Pertama-tama, ia melaporkan kemajuan dalam situasi dan kondisi penyelenggaraan pemerintahan, serta pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di NTB.

Di ranah pemerintahan dan politik, Miq Gite melaporkan kelancaran pelaksanaan Pemilu dan Pilpres di Provinsi NTB. Meskipun terdapat beberapa catatan kritis, seperti kejadian Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kecamatan Parado Kabupaten Bima dan ketegangan pada pleno setiap tingkat, semuanya dapat ditangani dengan baik.

BACA JUGA : Pangan Murah untuk Dekatkan Layanan dan Kontrol Inflasi

Miq Gite juga mengulas perolehan suara Pilpres di NTB. Selanjutnya, dalam pembangunan, progres pembangunan smelter PT AMNT mencapai lebih dari 80 persen. Di samping itu, berbagai pembangunan infrastruktur dan fasilitas pariwisata menunjukkan momentum pembangunan yang kuat di NTB.

Di bidang kemasyarakatan, Miq Gite melaporkan dinamika kehidupan ekonomi, sosial masyarakat, serta musibah dan bencana yang terjadi, terutama seiring dengan perubahan musim menuju musim hujan.

Miq Gite juga menyoroti 10 obyek evaluasi lainnya, seperti pengendalian inflasi, penanganan stunting, kesehatan, penyerapan anggaran, kegiatan unggulan, dan perizinan. 

Semua aspek tersebut diuraikan dengan detail dan disertai dengan langkah-langkah konkret yang telah diambil untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan masyarakat NTB.

Uraian komprehensif yang disampaikan Miq Gite, didukung oleh penjelasan teknis yang detail dari kepala OPD pendamping, telah memperlancar jalannya proses evaluasi dengan sangat baik. 

Saran dan masukan dari para evaluator menjadi catatan penting untuk penyempurnaan di masa mendatang.

BACA JUGA : Pasangan Zul-Rohmi akan Deklarasi Usai Lebaran

Tentu saja, isu-isu krusial seperti penuntasan kemiskinan ekstrem akan terus menjadi fokus pada rapat konsolidasi pusat dan daerah, yang akan diassistensi oleh tim evaluator baik secara online maupun offline. novita/opik

 




Pasangan Zul-Rohmi akan Deklarasi Usai Lebaran

Kembalinya pasangan Zul-Rohmi di panggung politik NTB karena hasil survei menunjukkan dukungan dari masyarakat Bumi Gora mencapai 85-86 persen 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB 2024 akan diramaikan dengan kembalinya pasangan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2018-2023, H. Zulkieflimansyah, bersama Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah.

Pasangan Zul-Rohmi Jilid II ini akan memperkuat aliansi mereka untuk melanjutkan kepemimpinan di NTB. Mereka kembali turun gelanggang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.

BACA JUGA : Stunting di NTB Berhasil Diturunkan 8,1 persen 

“Komunikasi kami baik, dan kami berdua telah sepakat untuk melanjutkan Zul-Rohmi Jilid II,” tegas Zulkieflimansyah di Mataram dilansir Ceraken.id, Minggu (24/03/24).

Kehadiran atau kembalinya pasangan Zul-Rohmi dalam panggung politik NTB tidak lepas dari hasil survei yang mengesankan, yang menunjukkan dukungan mencapai 85-86 persen dari masyarakat Bumi Gora untuk pasangan ini.

“Kami akan mengumumkan lebih lanjut setelah Idul Fitri. Bu Rohmi akan menunaikan ibadah umrah terlebih dahulu, dan setelah kembali, kami akan lanjutkan deklarasi,” tambahnya.

Antisipasi terhadap deklarasi pasangan Zul-Rohmi Jilid II sangat tinggi, seiring dengan penantian masyarakat NTB akan masa depan kepemimpinan mereka. Mendekati hari raya Idul Fitri, dukungan dan kegembiraan terhadap Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalillah semakin meningkat di kalangan warga NTB.

BACA JUGA : Pangan Murah untuk Dekatkan Layanan dan Kontrol Inflasi

Komunitas masyarakat NTB menyambut komitmen mereka untuk melanjutkan perjalanan memimpin dengan penuh semangat, yang tercermin dari hasil survei yang memperkuat keyakinan bahwa Zul-Rohmi Jilid II akan menjawab aspirasi dan kebutuhan mereka.

Kalangan masyarakat umumnya memprediksi bahwa deklarasi pasangan Zul-Rohmi Jilid II setelah Hari Raya Idul Fitri membawa harapan baru bagi masyarakat NTB. Kesatuan dan tekad Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalillah dalam melayani dan memimpin NTB menuju kesejahteraan semakin menegaskan dedikasi mereka.

BACA JUGA : Zul-Rohmi tak Pecah Kongsi, Tetap Akan Kembali Pimpin NTB

“Masyarakat NTB sangat menantikan tahap selanjutnya dari kepemimpinan mereka di bawah bimbingan Zul-Rohmi Jilid II,” kata pengamat. ***

 




Stunting NTB Berhasil Diturunkan 8,1 Persen

Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si mengatakan, capaian ini menjadi penyemangat Pemprov NTB dalam menurunkan angka stunting ke depannya JAKARTA.LombokJournal.com ~  Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merayakan kesuksesan signifikan dengan penurunan angka stunting sebesar 8,1 persen. Hasil survei Kementerian Kesehatan RI memperlihatkan angka stunting NTB kini berada pada 24,6 persen.

Capaian gemilang ini mendapat apresiasi dari Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, yang menyatakan bahwa prestasi ini akan menjadi motivasi kuat bagi Pemerintah Provinsi NTB untuk terus mengurangi angka stunting di masa depan.

BACA JUGA : Pangan Murah untuk Dekatkan Layanan dan Kontrol Inflasi

Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang dilakukan pada tahun 2023 oleh Kementerian Kesehatan RI bersama Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) menjadi landasan utama dari capaian membanggakan ini. Dalam survei tersebut, terlihat penurunan signifikan angka sebesar 8,1 persen jika dibandingkan dengan data survei sebelumnya pada tahun 2022.

Menempati posisi ke-16 dari 38 provinsi di Indonesia, NTB berhasil menunjukkan progres penurunan stunting yang tertinggi.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan hasil survei ini secara langsung dalam rapat evaluasi di Istana Wapres. Menyikapi pencapaian ini, Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, menegaskan bahwa hasil ini akan menjadi dorongan besar bagi Pemerintah Provinsi NTB untuk mengintensifkan upaya penurunan angka stunting di masa mendatang.

Dalam menjalankan upaya ini, Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS., menjelaskan bahwa berbagai langkah intervensi sensitif dan spesifik telah dilakukan. Salah satu upaya krusial adalah dukungan penuh terhadap program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), yang mengantarkan NTB menjadi provinsi pertama di Indonesia yang berhasil mencapai 5 Pilar STBM.

Selain itu, berbagai program seperti pemantauan pertumbuhan anak, pemberian asupan gizi untuk ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK), pencapaian Imunisasi Dasar Lengkap, hingga keberadaan Posyandu Keluarga yang aktif, menjadi bukti komitmen serius dalam penanganannya.

BACA JUGA : Ibu-ibu Diajak Bijak Manfaatkan Rupiah 

Meskipun demikian, tantangan masih ada di hadapan. Untuk itu, pemerintah terus mengupayakan berbagai strategi pencegahan dan penanganan stunting melalui intervensi spesifik dan sensitif. 

Kolaborasi lintas sektor serta sinergi dari tingkat nasional hingga desa/kelurahan menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita Indonesia bebas stunting.

Dengan target prevalensi stunting Indonesia tahun 2024 mencapai 14 persen, pemerintah menargetkan berbagai strategi yang meliputi pemetaan intervensi, pendampingan keluarga prioritas, penguatan data rutin, hingga pelatihan Kader Posyandu di seluruh Indonesia.

BACA JUGA : Zul-Rohmi Tak Pecah Kongsi, Kembali Bersiap Pimpin NTB

Stunting bukanlah hanya masalah kesehatan, tetapi juga merupakan tugas bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, harapan untuk mencapai Indonesia bebas stunting semakin nyata. Novita/her




Ibu-ibu Diajak Agar Bijak Manfaatkan Rupiah 

PJ Ketua TP PKK NTB, Bunda Lale mengajak ibu-ibu mengelola keuangan dengan bijak, terutama di kalangan di bulan berkah Ramadhan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dalam upaya untuk mengedukasi masyarakat tentang penggunaan yang bijak terhadap mata uang Rupiah, Pj Ketua TP PKK NTB, Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi, membuka Kegiatan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 1445 H Tahun 2024.

BACA JUGA : Pangan Murah untuk Dekatkan Layanan dan Kontrol Inflasi

 Acara bertajuk “Bijak Gunakan Rupiah di Bulan Penuh Berkah” digelar di Ballroom Islamic Center Masjid Raya Hubbul Wathon, Mataram (20/3/2024).

Bunda Lale, sapaan akrab PJ Ketua TP PKK NTB, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan keuangan terutama di kalangan ibu-ibu. Ia mengapresiasi inisiatif Bank Indonesia (BI) dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai sarana untuk membantu masyarakat membedakan antara kebutuhan dan keinginan di masa Ramadan hingga lebaran.

BACA JUGA : Zul-Rohmi Tak Pecah Kongsi, TetaP Bersiap Kembali Pimpin NTB

Selain itu, Bunda Lale mengajak peserta untuk merenungkan bagaimana menggunakan Rupiah secara bertanggung jawab selama bulan suci Ramadan. 

“Kita harus merenung bersama tentang bagaimana mengelola Rupiah yang kita miliki dengan bijak sesuai dengan kebutuhan,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BI NTB, Berry Arifsyah Harahap, menjelaskan bahwa program “belanja bijak” di bulan yang penuh berkah mencakup tiga hal penting.

Pertama, BI berupaya menjaga ketersediaan rupiah yang cukup dan berkualitas bagi masyarakat. Kedua, layanan perbankan disusun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan sebaik mungkin. Dan ketiga, terdapat upaya edukasi kepada masyarakat tentang nilai Rupiah serta cara menghindari uang palsu.

BACA JUGA : Pesona Khazanah Ramadhan, Bulan Suci dengan 1001 Kreasi

Kepala BI menambahkan bahwa saat ini persediaan Rupiah mencukupi untuk menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri di NTB, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan nyaman. san/her

 




Zul-Rohmi Tak Pecah Kongsi, Tetap Bersiap Kembali Pimpin NTB

Pasangan Zul-Rohmi akan cenderung didukung Partai Politik, karena mereka membuktikan diri sebagai kandidat yang dapat memenangkan pemilihan sebelumnya

MATARAM.LombokJournal.com ~ Lembaga Kajian Sosial dan Politik MI6 meyakini bahwa pasangan petahana H Zulkieflimansyah dan Hj Sitti Rohmi Djalilah akan kembali berpasangan dan menang dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB tahun 2024. Pasangan ini dinilai paling siap dibandingkan kandidat lain yang masih dalam tahap persiapan.

BACA JUGA : Pesona Khasanah Ramadhan; Bulan Suci dengan 1001 Kreasi

Predisiksi Mi6, pasangan Zul-Rohmi akan kembali pimpin NTB
Jajaran MI6

Menurut Direktur MI6 Bambang Mei Finarwanto, sebagai petahana, Zul-Rohmi memiliki keunggulan signifikan karena telah memiliki pengalaman memimpin dan rekam jejak yang dapat dinilai oleh pemilih. Meskipun ada spekulasi mengenai potensi pasangan alternatif, seperti Gita Ariadi dan Rohmi Djalilah, MI6 yakin bahwa Zul-Rohmi tidak akan pecah kongsi.

Pasangan ini mendapat dukungan dari sejumlah partai politik karena dianggap memiliki peluang besar untuk memenangkan pemilihan. Partai Politik cenderung mendukung petahana karena telah terbukti mampu memenangkan pemilihan sebelumnya dan memiliki rekam jejak yang positif dalam memimpin.

BACA JUGA : Keluarga Penuh Keberkahan dengan Tadarusan dan Khatam Qur’an 

Namun, MI6 juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh Zul-Rohmi dalam menghadapi perubahan sentimen politik, demografi pemilih, serta upaya dari pesaing untuk mengekspos kelemahan petahana. 

Meskipun demikian, MI6 meyakini bahwa kehadiran calon alternatif dalam Pilgub NTB adalah penting untuk memperkuat prinsip demokrasi dan memberikan pilihan yang lebih luas kepada pemilih.

Kehadiran calon alternatif juga diharapkan dapat mendorong pertanggungjawaban petahana dan merangsang kompetisi ide dalam pembangunan daerah. 

BACA JUGA : Tilawatil Qur’an Momen Pembinaan Bibit-bibit Qori-Qoriah

Selain itu, persaingan antara calon alternatif dan petahana diyakini dapat meningkatkan minat dan partisipasi pemilih dalam proses pemilihan, yang pada akhirnya akan meningkatkan legitimasi hasil pemilihan. ***

 




Pesona Khazanah Ramadhan: Bulan Suci dengan 1001 Kreasi

Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan kali ini diprakarsai Dinas Pariwisata NTB bekerja sama dengan Bank NTB Syariah, mengangkat tema “1001 Kreasi di Bulan Suci”

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB kembali menghadirkan event Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan di Masjid Raya Hubbul Wathan, Islamic Center, NTB, untuk memeriahkan bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah.

Opening ceremony Pesona Khazanah Ramadhan dilangsungkan hari Senin (18/03/24) sore, resmi dibuka oleh PJ Sekda Provinsi NTB, Ibnu Salim. 

BACA JUGA : Khasanah Ramadhan Tonjolkan Ekspresi Keagamaan

Acara ini turut dihadiri oleh seluruh kepala OPD dan asosiasi terkait di Provinsi NTB.

Tahun ini, gelegar Pesona Khazanah Ramadhan diprakarsai oleh Dinas Pariwisata NTB bekerja sama dengan Bank NTB Syariah, dengan tema “1001 Kreasi di Bulan Suci”. Acara ini akan berlangsung selama 20 hari, mulai dari tanggal 18 Maret hingga 5 April 2024.

Rangkaian acara meliputi bazar makanan, lomba adzan, pildacil, fashion show cilik dan OPD, lomba tahfiz, lomba mewarnai dan kaligrafi, serta lomba e-aport bertemakan islami.

BACA JUGA : Keluarga Penuh Keberkahan dengan Tadarusan dan Khatam Qur’an

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaluddin Malady, menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini tidak hanya akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Tapi sekaligus membuktikan, Lombok sebagai Destinasi Halal Tourism se Indonesia dan Top Muslim-Friendly Tourism Destination.

Pj Sekda Provinsi NTB, Ibnu Salim, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan stakeholder terkait lainnya karena berhasil menyelenggarakan event Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan lebih besar daripada tahun-tahun sebelumnya.

“Melihat antusiasme masyarakat saat ini, kita optimis event ini akan menjadi event tahunan Pemerintah Provinsi NTB,” katanya.

BACA JUGA : Tilawatil Qur’an Momen Pembinaan Bibit-bibit Qori-Qoriah

Dengan pemukulan bedug yang didampingi oleh pejabat se-Provinsi NTB, event Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan resmi dibuka oleh PJ Sekda Provinsi NTB. ***

 

 




Keluarga Penuh Keberkahan dengan Tadarusan dan Khatam Quran 

Melalui Tadarusan dan Khatam Quran, diharapkan terbentuk lingkungan keluarga yang dipenuhi keberkahan dan ketenangan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Nusa Tenggara Barat (TP PKK NTB) menggelar kegiatan Tadarusan dan Khatam Quran sebagai bagian dari upaya penguatan dan ketahanan keluarga selama Bulan Puasa. 

BACA JUGA : Tilawatil Qur’an Momen Pembinaan Bibit-bibit Qori-Qoriah  

Tadarusan dan Khatam Quran, akan membentuk keluarga harmonis
Tadarusan dan khatam Qur’an

Kegiatan ini bertujuan untuk mendalami pemahaman agama Islam dan mempererat hubungan antar anggota keluarga dalam atmosfer Ramadan yang penuh berkah.

Menyampaikan sambutannya, Ketua TP PKK NTB, Bunda Lale, menegaskan bahwa melalui Tadarusan dan Khatam Quran, diharapkan terbentuk lingkungan keluarga-keluarga yang dipenuhi dengan keberkahan dan ketenangan. 

Selain sebagai upaya memperkuat ikatan keluarga, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta memperdalam pemahaman terhadap ajaran agama Islam.

BACA JUGA : Food Estate Habiskan 1,5 triliun, Hanya Panen Jagung 25 ton

“Bersama-sama melalui kegiatan Tadarusan dan Khatam Quran, kita harapkan keluarga dapat mengalami keberkahan dan ketenangan,” ujar Bunda Lale di Pendopo Gubernur pada Senin (18/03/2024).

Lebih lanjut, Bunda Lale berharap bahwa melalui program-program seperti Tadarusan dan Khatam Quran, akan terbentuk keluarga-keluarga yang lebih kuat dan harmonis, siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan dengan keyakinan dan ketenangan.

“Semoga program tadarusan ini mampu menciptakan rumah tangga yang kokoh dan selaras,” tutupnya.

Program Tadarusan dan Khatam Quran ini berlangsung selama enam hari, dimulai dari tanggal 18 hingga 23 Maret 2024, di Pendopo Gubernur. 

BACA JUGA : Pemerintah Jamin Ketersediaan Stok Pangan di Bulan Ramadhan

Rangkaian kegiatan ini mencakup pembacaan Al-Quran bersama selama empat jam setiap pagi, serta diakhiri dengan pengajian dan doa. Pnd/opk

 




Food Estate Habiskan 1,5 triliun, Hanya Panen Jagung 25 Ton

Habiskan anggaran sebesar Rp 1,5 Triliun tapi menghasilkan 25 Ton jagung, Food Estate Gunung Mas disebut sebagai proyek gagal dan tak bermanfaat bagi Ketahanan Pangan

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Proyek Food Estate di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, menggunakan anggaran sebesar Rp 1,5 Triliun, namun hasil panen jagung yang dihasilkan hanya sekitar 25 ton. 

BACA JUGA : Pemerintah Jamin Ketersediaan Stok Pangan di Bulan Ramadhan

Menurut Johan, proyek food estate merupakan pryek salah kaprah
Johan Rosihan

Johan Rosihan, Anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera menilai, hal ini sebagai bukti nyata kegagalan proyek tersebut. 

Menurutnya, penggunaan anggaran sebesar itu untuk menghasilkan jumlah panen yang sangat minim menunjukkan bahwa proyek Food Estate hanya ‘buang-buang anggaran’.

Menurut Johan, proyek ini sebelumnya telah ditolak, namun pemerintah tetap memaksakan pelaksanaannya. 

Bahkan, untuk menutupi kegagalan proyek perkebunan singkong, pemerintah memilih untuk menanam jagung di lahan tersebut. 

BACA JUGA : Ekspor NTB Bulan Februari 2024 Meningkat Sebesar 24,90 persen

Namun, hasil panen jagung yang minim menunjukkan bahwa proyek tersebut tidak memberikan manfaat yang signifikan bagi ketahanan pangan nasional.

Johan juga menyoroti dampak lingkungan dari proyek ini, seperti kerusakan hutan yang mengakibatkan banjir dan longsor. 

Dia menegaskan bahwa tidak ada petani yang tertarik untuk terlibat dalam proyek ini, dan menganggap bahwa kebijakan Food Estate di Gunung Mas sebagai kesalahan yang harus dihentikan.

Sebagai tanggapan, Johan menuntut pemerintah untuk bertanggung jawab dengan menghentikan proyek tersebut dan melakukan pemulihan kawasan yang terkena dampaknya.

BACA JUGA : Ramadhan, Masyarakat Diajak Menyambutnya dengan Suka Cita

Dia juga menekankan perlunya mengalihkan anggaran untuk membantu petani dalam usaha tani di lahan-lahan yang lebih produktif serta membangun infrastruktur pertanian yang mendukung kebutuhan para petani. ***