KPK dan Pemprov NTB Lakukan Penilaian Desa Anti Korupsi 

Penilaian Desa Antikorupsi yang dilakukan KPK dan Pemprov NTB di  8 Kabupaten se – Nusa Tenggara Barat, dilakukan sejak  tanggal 14 – 25 Oktober 2024

KSB.LombokJournal.com ~ Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) bersama dengan Pemerintah Provinsi NTB membentuk Desa Anti Korupsi dengan mengedepankan peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi.

BACA JUGA : Meningkat Nilai Ekspor NTB, Nilai Impor Menurun

5 komponen penilaian Desa Anti korupsi yang dilakukan KPK dan Pemprov NTB, yaitu yaitu Penguatan Tata Laksana, Penguatan Pengawasan, Penguatan Kualitas Pelayanan Publik, Partisipasi Masyarakat dan Kearifan Loka

Penilaian Desa Antikorupsi yang dilakukan KPK dan Pemprov NTB di  8 Kabupaten se – Nusa Tenggara Barat, dilakukan pada tanggal 14 – 25 Oktober 2024. 

Besarnya anggaran yang dikelola oleh desa, seperi Dana Desa, Pendapatan Desa, Alokasi Dana Pusat atau Daerah dan bantuan keuangan untuk masyarakat mengakibatkan rentannya terjadi tindakan korupsi.

Modus korupsi dana desa beragam, seperti pengelembungan anggaran (mark up), kegiatan atau prooyek fiktif, laporan fiktif, penggelapan dan penyalahgunaan anggaran. 

Sebelumnya telah dilakukan observasi lapangan untuk menentukan satu nama desa dari masing – masing Kabupaten dan akan dilakukan verifikasi lapangan oleh Tim Penilai yang terdiri dari Inspektorat, DPMPD Dukcapil dan Diskominfotik Provinsi NTB.

BACA JUGA : Pariwisata Lombok, Ummi Rohmi; Harus Berdayakan Masyarakat

Kabupaten Sumbawa Barat diwakili oleh Desa Sermong, Kecamatan Taliwang. Kabupaten Sumbawa diwakili Desa Pamanto, Kecamatan Empang. Kabupaten Dompu diwakili Desa Kadindi, Kecamatan Pekat. 

Kabupaten Bima diwakili Kecamatan Sape, Desa Naru Barat, Kabupaten Lombok Timur diwakili Kecamatan Lenek Desa Lenek Daye, Kabupaten Lombok Barat diwakili Kecamatan Gerung, Desa Beleke dan Kabupaten Lombok Utara diwakil Kecamatan Gangga, Desa Bentek.

Tahapan pemilihan Percontohan Desa Antikorupsi (DAK) dilaksanakan dalam 10 tahap, yaitu:

(1).  Provinsi menyusun renaksi dan koordinasi ke Pemkab, 

(2).  Pemkab melakukan pemetaan calon percontohan DAK, 

(3).  Kabupaten mengusulkan calon percontohan DAK kepada Provinsi, 

(4).  Provinsi menetapkan desa yang akan diobervasi 

(5).  Observasi desa, 

(6).  Pemilihan Desa, 

(7).  Kick Off, 

(8).  Bimbingan teknis,

(9).  Penilaian dan 

(10) Pencanangan. 

Terdapat 5 komponen penilaian Desa Anti korupsi yang dilakukan KPK dan Pemprov NTB, yaitu yaitu Penguatan Tata Laksana, Penguatan Pengawasan, Penguatan Kualitas Pelayanan Publik, Partisipasi Masyarakat dan Kearifan Lokal.

“Kegiatan pemilihan desa anti korupsi dilaksanakan dalam rangka meningkatkan semangat dan peran serta masyarakat dalam pencegahan korupsi,” jelas Muhariyadi Kurniawan, S.SOS.,ME. selaku Ketua Tim Penilai.  

Ini merupakan pelaksanaan tahun kedua. Pada tahun pertama tim KPK turun langsung melakukan penilaian. 

BACA JUGA : HUT Lombok Tengah ke 79, “Dalam Visi Bersatu Jaya”

Pada tahun kedua yakni tahun ini, pola kegiatan diubah dengan membentuk tim penilai tingkat provinsi dari unsur Inspektorat, DPMPD Dukcapil dan Diskominfotik. 

Hasil penilaian ini akan diputuskan 3 desa terbaik untuk dinilai langsung oleh tim KPK”. ***

 

 

 




Meningkat Nilai Ekspor NTB, Nilai Impor Menurun

Nilai ekspor NTB meningkat, didominasi oleh barang galian/tambang non migas

MATARAM.LombokJournal.com ~ Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bulan September 2024 meningkat dibandingkan bulan September 2023 

BACA JUGA : Atlet Peparnas NTB 2024 Dari Solo, Disambut Sekda NTB

Pada bulan September 2024 nilai ekspor NTB meningkat dibandingkan bulan September 2023
Penyampaian rilis resmi BPS NTB

Di bulan Septembar 2023 sebesar US$ 85,29 juta, sedangkan pada bulan September 2024 naik menjadi sebesar US$ 244,14 Juta. Artinya, nilai ekspor meningkat sebesar 186,24 persen.

Sementara nilai impor NTB pada bulan Agustus 2024 sebesar US$ 15,25 Juta. Sedangkan impor bulan Agustus 2023 sebesar US$ 78,45 Juta, berarti impor mengalami penurunan sebesar 80,56 persen dibandingkan dengan 

Begitu juga pada bulan September 2024 sebesar US$ 15,25 juta, dibanding bulan September 2023 sebesar US$ 33,09 juta. Berarti menurun sebesar -53,91 persen.

Data mengenai ekspor dan impor ini disampaikan Ketua Tim Statistik Distribusi dan Jasa BPS NTB, Sapwan saat menyampaikan rilis berita resmi statistik terkait ekspor-impor di Ruang Rapat Aula Tambora kantor BPS NTB, Selasa (15/10/24).

BACA JUGA : HUT Lombok Tengah ke 79 “Harmoni Dalam Visi Berrsatu Jaya”

“Nilai ekspor NTB meningkat, didominasi oleh barang galian/tambang non migas,” ungkapnya.

Dijelaskan, Kelompok komoditas ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada Bulan September 2024 adalah Barang Galian/Tambang Non Migas sebesar US$ 238.925.852 (97,86 persen).  Ikan dan Udang sebesar US$ 3.538.036 (1,45 persen), Perhiasan/Permata sebesar US$ 1.026.036 (0,42 persen). 

Sedangkan Daging dan Ikan Olahan sebesar US$ 296.371 (0,12 persen), Garam, Belerang, Kapur sebesar US$ 267.216 (0,11 persen), Biji-bijian berminyak sebesar US$ 55.346 (0,02 persen).

BACA JUGA : Pariwisata Lombok, Ummi Rohmi; Harus Berdayakan Masyarakat

Sementara kelompok komoditas impor dengan nilai terbesar pada Bulan September 2024 adalah Mesin-mesin / Pesawat Mekanik (86,95 persen), Mesin/Peralatan Listik (7,39 persen), Benda-benda dari Besi dan Baja (3,04 persen), Besi dan Baja (1,17 persen), Perangkat Optik (1,04 persen), serta Plastik dan Barang dari Plastik (0,09 persen). Manikp

 

 




Kelompok Tani di Sembalun Bumbung Dikunjungi Pj Gubernur 

Mengunjungi kelompok tani yang fokus budidaya bawang putih, Pj Gubernur NTB menekankan pentingnya pemberdayaan petani

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hassanudin, mengunjungi Bale Adat Sembalun Bumbung dan Kelompok Tani (KT) Pusuk Pujata di Sembalun Bumbung, Minggu (13/10/24).

BACA JUGA : Netralitas ASN Jadi Indikator Kualitas Demokrasi

Pj Gubernur berharap kelompok tani yang sudah berjalan dengan baik dapat terus berkembang
Pj Gubernur NTB, Hassanudin

Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat hubungan antara Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam pelestarian budaya serta pengembangan pertanian lokal.

Dalam kunjungannya ke Bale Adat Sembalun Bumbung, Pj Gubernur Hassanudin melihat langsung beberapa benda pusaka peninggalan leluhur yang menjadi bagian penting dari warisan budaya Sembalun. 

Benda-benda pusaka tersebut disimpan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat setempat di Bale Adat, sebagai wujud pelestarian budaya dan penghormatan terhadap leluhur.

Setelah mengunjungi Bale Adat, Pj Gubernur melanjutkan kunjungan ke Kelompok Tani Pusuk Pujata, yang fokus pada budidaya bawang putih di Sembalun Bumbung. 

BACA JUGA : Event Organizer, Harus Pelihara Karajkter dan Jaga Kepercayaan

Pj Gubernur melihat stok bawang putih yang dihasilkan oleh kelompok tani, yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan wilayah Sembalun.

Pj Gubernur NTB menyampaikan pentingnya pemberdayaan masyarakat petani. Ia berharap kelompok tani yang sudah berjalan dengan baik dapat terus berkembang dengan memberikan dukungan yang diperlukan. Baik dalam hilirisasi produk maupun perluasan pasar.

“Kita yang harus mendukung masyarakat, apakah dengan hilirisasi atau membuka pasar untuk mereka. Kehadiran kita di sini untuk menampung dan memberdayakan masyarakat. Intinya yang penting masyarakat diberdayakan,” ujar Hassanudin.

BACA JUGA : Teater  ‘Ibu Padi’, Pertunjukan Eksperimentasi di Taman Budaya NTB

Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong semangat petani bawang putih di Sembalun untuk terus meningkatkan produksi dan menjaga kualitas hasil pertanian mereka, serta memaksimalkan potensi pasar lokal dan nasional.***

 

 




Perusahaan di NTB Harus Utamakan Pekerja Lokal

Mendorong budaya kerja yang aman dan sehat di lingkungan perusahaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB memberikan penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 

MATARAM.LombokJournal.com  ~ Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos, M.H. menyampaikan pesan Pj Gubernur NTB,agar setiap investasi yang masuk ke daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat

BACA JUGA : Kapolda NTB Putra Daerah, Digarapkan Tingkatkan Kamtibmas NTB

Perusahaan yang beroperasi di NTB mematuhi norma ketenagakerjaan, terutama dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja
Penyerahaan sertifikat K3 kepada perusahaan

Pesan itu disampaikan saat acara penyerahan penghargaan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada perusahaan, yang langsung diberikan langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., IPU bertempat di Hotel Prime Park Mataram, Rabu (02/10/2024).

Gede Putu Aryadi mengingatkan, agar perusahaan lebih memperhatikan penyerapan tenaga kerja lokal dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk bekerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Kami mohon kerja sama yang baik dari perusahaan-perusahaan agar ketika ada kebutuhan tenaga kerja, utamakan tenaga kerja lokal yang sudah tersedia,” katanya.

Saat itu Aryadi menyampaukan terima kasih kepada Wakil Menteri atas kehadirannya daslam kegiatan tersebut. 

Ia melaporkan bahwa jumlah perusahaan yang melaporkan Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) di Provinsi NTB telah mencapai 18.056 perusahaan, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 17.000 perusahaan.

“Sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja di NTB adalah sektor pertanian, disusul oleh sektor perdagangan, industri pengolahan, hotel dan restoran, serta konstruksi,” tutur Aryadi. 

BACA JUGA : Monitoring dan Evaluasi, Hal Penting dalam Mengelola Bisnis

Ia berharap setiap perusahaan yang beroperasi di daerah ini dapat mematuhi norma ketenagakerjaan, terutama dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja.

Karena itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kembali memberikan penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada perusahaan yang berhasil menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi para pekerja.

Perlindungan Sosial

Aryadi mengungkapkan, Pemprov NTB melalui Disnakertrans terus mendorong pelaksanaan program perlindungan sosial ketenagakerjaan. 

Program ini ditujukan tidak hanya bagi pekerja formal, tetapi juga bagi pekerja informal yang seringkali rentan tidak mendapatkan perlindungan yang memadai.

“Kami berharap agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah ini ikut ambil bagian dalam memberikan jaminan sosial kepada pekerja, baik yang berstatus penerima upah maupun bukan penerima upah. Ini adalah bagian dari komitmen kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Aryadi.

Aryadi mengingatkan pentingnya kolaborasi antara perusahaan besar dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di NTB. Ia mengharapkan perusahaan-perusahaan penerima penghargaan ini dapat menjadi “Bapak Angkat” bagi UMKM, sehingga UMKM lokal bisa berkembang dan bersaing di pasar global.

“Kami ingin perusahaan-perusahaan besar yang telah sukses turut membantu UMKM untuk naik kelas,” katanya.

Sebab UMKM kita bisa menjadi pemain yang tidak hanya kompetitif di pasar lokal, tetapi juga di pasar internasional.

Penerapan K3

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, H. Afriansyah Noor menyampaikan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan, demi melindungi para pekerja dan meningkatkan produktivitas

Karena itu salah satu program utama. Wakil Menteri menyoroti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja yang menurutnya sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini dan memerlukan revisi. 

Ia juga menyampaikan kekhawatirannya mengenai hukuman ringan bagi pelanggaran keselamatan kerja yang hanya berupa tiga bulan kurungan. Menurutnya, hal ini menyebabkan banyak perusahaan kurang takut dalam melanggar aturan K3.

“Kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, baik bagi karyawannya maupun masyarakat di sekitar operasional perusahaan, akan berdampak pada kemakmuran perusahaan itu sendiri,” ucapnya.

Afriansyah memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil meraih penghargaan K3 zero accident atau nihil kecelakaan kerja. Ia berharap kesadaran akan pentingnya K3 tumbuh di seluruh perusahaan di Indonesia.

“Penghargaan ini, meskipun tidak bisa diukur dengan nilai uang, tetapi nilainya sangat penting karena menyangkut keselamatan pekerja. Karena tanggung jawab terhadap keselamatan kerja bukan hanya merupakan kewajiban hukum, tetapi juga tanggung jawab moral,” ujarnya.

Selain keselamatan kerja, perusahaan harus memperhatikan dampak lingkungan dari kegiatan operasional mereka. Menurutnya, perusahaan harus memikirkan dampak jangka panjang, terutama dalam menjaga kelestarian sumber daya alam. 

“Semoga perkembangan industri di NTB dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan semoga Indonesia menuju tahun 2045 bisa menjadi negara emas yang kita impikan,” pungkasnya.

BACA JUGA : Serah Terima Pataka Kapolda NTB Lama kepada Penggantinya

Di tahun 2024 ini, sebanyak 30 perusahaan di NTB menerima penghargaan K3, 12 perusahaan menerima penghargaan kecelakaan nihil atau zero accident, 1 perusahaan menerima penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di Tempat Kerja (P2 HIV-AIDS).

Dan 17 perusahaan menerima penghargaan SMK3 yang telah diserahkan di Jakarta oleh Wakil Presiden. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya hanya 13 perusahaan menerima penghargaan SMK3. 

Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Bina Kelembagaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Hery Sutanto, S.T., M.M., para pejabat Kementerian Tenaga Kerja, pimpinan perusahaan, dan tamu undangan lainnya.san/her/

 

 

 




Serah Terima Pataka Kapolda NTB Lama kepada Penggantinya

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si ikut menghadiri upacara serah terima 

MATARAM.LombokJourbal.com ~ Dalam acara serah terima, pejabat lama Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Umar Faruq SH., M.Hum., menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Keluarga besar Polda NTB yang telah mendukung dan bekerja sama dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pelaksana pengamanan di seluruh wilayah NTB.

BACA JUGA : Monitoring dan Evaluasi, Hal Penting dalam Mengelola Bisnis

Dalam acara serah terima jabatan, Kapolda NTB yang baru memastikan PILKADA NTB berlangsung aman
Kapolda NTB yang baru bersma Sekda NTB

Hal itu disampaikan Kapolda NTB yang lama tersebut dalam acara serah terima Pataka Farewell and Welcome Parade, dimana pejabat Kapolda NTB lama menyerahkan kepada penggantinya, Kapolda NTB yang baru Irjen Pol Hadi Gunawan, S.H., S.I.K di Lapangan Bharadaksa Polda NTB, Rabu (02/10/24). 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menghadiri upacara serah terima 

“Dengan adanya kepemimpinan Kapolda yang baru saya harapkan kontribusi kepada seluruh lapisan masyarakat diberikan secara terbuka, beliau merupakan potensi yang besar karena merupakan generasi dari NTB,” kata Umar Faruq. 

BACA JUGA : Gerakan Pangan Murah untuk Stabilisasi Harga Pangan

Sementara Kapolda NTB yang baru, Irjen Pol. Hadi Gunawan SH., SIK., mengatakan bahwa kedepannya akan terus semaksimal mungkin untuk bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Tentunya, kita akan terus berupaya dengan segala masalah yang ada di NTB, nanti kita coba untuk tuntaskan bersama,” tutur Hadi Gunawan. 

Ia juga memastikan agar Pemilihan Kepala Daerah yang akan berlangsung pada Bulan November mendatang dapat berlangsung aman. 

BACA JUGA : PDIP Lombok Tengah Konsolidasi untuk Menangkan Pilkada 2024

“Semoga terus aman dan saya minta kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan,” ungkapnya. Serly/her

 




Gerakan Pangan Murah untuk Stabilisasi Harga Pangan

Selain mendekatkan masyarakat mendapatkan pangan murah, gerakan pangan murah digelar menyambut perayaan maulid Nabi Muhammad SAW

LOBAR.LombokJournal.com ~ Gerakan Pangan Murah (GPM) gencar dilakukan Pemprov NTB dilakukan untuk stabilisasi harga pangan, agar masyarakat peroleh bahan pangan murah. 

BACA JUGA : Pembalap MotoGP 2024 Diarak di Kota Mataram

Gerakan pangan murah ini membantu masyarakat karena saat ini sedang persiapan perayaan maulid

Melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, GPM menyediakan berbagai kebutuhan pangan murah seperti beras, telur ayam, minyak goreng, gula pasir, cabe rawit, tomat, bawang merah, bawang putih,  daging ayam, daging sapi, di halaman kantor Desa Merembu, Labuapi Lombok Barat, Kamis (26/09/24).

Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut HBKN, Maulid Nabi Muhammad SAW, serta perayaan Galungan dan Kuningan.

“GPM ini tetap menyediakan berbagai kebutuhan bahan pangan murah seperti beras, telur ayam, minyak goreng, gula pasir, cabe rawit, tomat, bawang merah, bawang putih,  daging ayam, daging sapi, serta berbagai olahan pangan lokal lainnya,” ungkap Kepala Bidang PSDE dan Distribusi Pangan, Raisah .

BACA JUGA : PDIP Lombok Tengah Konsolidasi untuk Menangkan Pilkada 2024

Menurut Raisah, kegiatan GPM sebagai upaya mendekatkan pelayanan ke masyarakat untuk mendapatkan pangan dengan harga terjangkau di bawah harga pasar. 

Mengingat harga bahan pangan murah pada hari-hari besar keagamaan naik walupun tidak signifikan itupun berpengaruh bagi masyarakat menengah ke bawah.

“Dengan gerakan ini, setidaknya meringankan masyarakat menengah ke bawah mendapatkan harga pangan yang lebih murah d ibawah harga pasar,” katanya.

Salah seorang warga Merembu, Ibu Sapinah mengatakan, gerakan pangan murah ini membantu masyarakat karena saat ini sedang persiapan perayaan maulid.

BACA JUGA : Bonus Atlet PON XXI Lebih Besar dari Sebelumnya

“Ini pertama kali digelar di Desa kita, kalau bisa 1 kali seminggu diadakan karena sangat membantu masyarakat terlebih kita saat ini ini sedang persiapan Maulid,” ungkapnya. ican/her

 

 




Pembalap MotoGP 2024 Diarak di Kota Mataram

Lautan manusia antusias menyaksikan arak-arakan pembalap MotoGP 2024 yang dilepas Pj Gubernur dari lapangan Sangkareang Mataram  

MATARAM.LombokJpirnal.com ~ Parade Pembalap MotoGP 2024 disambut antusias warga Kota Mataram begitu meriah. Warga Kota Mataram berduyun-duyun ingin menyaksikan secara langsung para pembalap yang menjadi favoritnya, Rabu (25/09/24).

BACA JUGA : Bonus Atlet PON XXI Lebih Besar dari Sebelumnya

Pembalap MotoGP 2024 mengungkapkan kekagumannya atas antusias warga NTB yang riuh menyaksikan parade
Para Pemnalap MotoGP 2024

Aral-arakan para pembalap itu dilepas Pj Gubernur NTB, Hassanudin dari depan Lapangan Sangkareang ke Teras Udayana, Mataram.

Pembalap yang turut hadir diantaranya Marc Marquest, J. Martin, Pedro Acosta, Alex Rins, Mario Aji dan masih banyak pembalap lainnya. 

Para pembalap MotoGP 2024 pun tampak antusias dari atas mobil bak terbuka menyaksikan masyarakat NTB turun ke jalanan menyambut mereka. 

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo dalam kesempatan tersebut mengaku sangat mengapresiasi antusiasme warga Indonesia, khususnya warga NTB dalam menyambut event MotoGP. 

BACA JUGA :  Presiden Jokowi Resmikan Smelter PT AMNT di KSB

“I really appreciate it. I am happy to be here and i enjoy with them. Very good! (Saya sangat mengapresiasi ini. Saya bahagia berada di sini dan saya menikmati kebersamaan dengan mereka). Ini sangat baik!” ungkapnya. 

Forza Pecco juga mengungkapkan kekagumannya atas antusias warga NTB yang riuh menyaksikan parade kali ini. 

BACA JUGA : Maskapai Penerbangan Baru PT Pelita Air Resmi Dibuka

“Well it’s amazing. I think they have a huge passion for us. To be welcome like this is just amazing. (Ya, ini luar biasa. Saya pikir mereka mempunyai semangat yang besar terhadap kami. Disambut seperti ini sungguh luar biasa)” ungkapnya. nov/her

 

 




Presiden Jokowi Resmikan Smelter PT. AMNT di KSB

Presiden Jokowi mengungkapkan, Indonesia merupakan pemilik cadangan tembaga terbesar ketujuh di dunia

KSB,LombokJournal.com ~ Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan smelter milik PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Senin (23/09/24). 

BACA JUGA : Evaluasi MotoGP 2024, Bahas Kedatangan Presiden Jokowi dan Lainnya

Presiden Jokowi mengungkapkan Indonesia sedang berproses menjadi negara industri maju dengan mengolah sumber daya alamnya sendiri
Presiden Jokowi

Saat Presiden Jokowi meresmikan smelter tersebut juga didampingi Pj Gubernur NTB, Menteri BUMN, Menteri ESDM dan Forkopimda Provinsi NTB. 

Menurut presiden,  dalam realisasi industri  tembaga. Indonesia sedang berproses menjadi negara industri maju dengan mengolah sumber daya alamnya sendiri. 

Salah satunya dengan membangun smelter milik PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara (AMNT) ini. 

“Sehingga tadi, kembali tidak tergantung pada konsumsi tapi kita balikan menjadi tergantung pada produksi. Bertumpu pada produksi bukan bertumpu pada konsumsi,” jelas Presiden Jokowi. 

Presiden juga mengungkapkan harapannya agar ekonomi Indonesia tidak lagi bergantung pada konsumsi domestik. Terlebih menurutnya Indonesia merupakan pemilik cadangan tembaga terbesar ketujuh di dunia. 

BACA JUGA : Zaza Magnolia, Ini Tentang Business Life Cycle

Sehingga adanya pabrik pengolahan tembaga akan menjadi babak baru supaya Indonesia menjadi negara maju.

Sehingga pertumbuhan Produk Domestik Bruto Indonesia tidak lagi bertumpu pada konsumsi dalam negeri. Sebabnya RI akan bisa membuat produk turunan tembaga mulai dari katoda, kabel, hingga lembaran tembaga (copper foil).

Seperti diketahui, smelter milik PT. AMNT ini dapat mengolah 900.000 ton konsentrat tembaga per tahun, dengan nilai investasi Rp 21 triliun. 

Adapun smelter baru ini akan memiliki kapasitas produksi 220.000 ton katoda tembaga, 18 ribu ton emas, 55 ton perak, dan 860 ton asap sulfat by product.

Bayangkan kalau selamanya ekspor dalam bentuk konsentrat, tentang nilai tambangnya tidak berada di kita. Nilai tambangnya berada di negara negara yang memiliki smelter. 

Sehingga keberanian dan niat dari PT aman saya sangat mengapresiasi sekali,” ungkap Presiden. 

BACA JUGA : Maskapai Penerbangan Baru Pelita Air Resmi Dibuka

Presiden Jokowi berharap adanya pengoperasian smelter baru ini bisa memberikan multiplier effect yang besar bagi masyarakat. Misalnya, membuka lapangan pekerjaan, juga peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Nusa Tenggara Barat, hingga Sumbawa Barat. nov/opk

 




Rakor Persiapan Jadwal Kunker Presiden Jokowi ke NTB

Rakor persiapan dilakukan Pemprov NTB untuk pastikan kesiapan sesuai dengan protokol keamanan kepresidenan

MATARAM,LombokJournal.com ~ Jelang kunjungan kerja (kunker) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke NTB yang pada 23 September 2024, Pemprov NTB mengadakan rapat koordinasi (rakor) persiapan penyambutan kunker tersebut dengan pihak terkait,  Sabtu (21/09/24).

BACA JUGA : Maskapai Penerbangan Pelita Air Resmi Dibuka

Rakor persiapan digelar Pemprov NTB bersama Korem 162/Wira Bhakti, Polda NTB, Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres), Danlanud Zam, Danlanal Mataram, PLN dan sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTB serta Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat di Pendopo Gubernur NTB

Agenda utamanya dalam kunker presiden adalah peresmian Proyek Pembangunan Smelter milik PT. AMMAN di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Rakor persiapan digelar Pemprov NTB bersama Korem 162/Wira Bhakti, Polda NTB, Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres), Danlanud Zam, Danlanal Mataram,  PLN dan sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTB serta Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat di Pendopo Gubernur NTB. 

BACA JUGA : PON XXII Nusa Tenggara, NTB dan NTT Jadu Tuan Rumah

Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menjelaskan rakor  tersebut untuk memastikan kesiapan menyambut kedatangan Presiden RI Jokowi yang berkunjung ke NTB.

“Kita ingin memastikan semua persiapan sesuai dengan protokol keamanan kepresidenan dan kesiapan pemerintah daerah,” jelasnya.

BACA JUGA : Muhammad Zohri Pecahkan Rekor PON XXI Aceh Sumut

iantaranya penyediaan beberapa unit helikopter oleh perwakilan Danlanud Zam Mataram, persiapan keamanan di setiap titik lokasi agenda oleh Korem 162/Wira Bhakti serta persiapan lalulintas dari Polda NTB serta berbagai persiapan pada aspek kesehatan dan lain sebagainya. mnp/dyd

 

 




TVRI NTB Bantu Pemda Sebarluaskan Keunggulan NTB

Diharapkan  TVRI NTB terus membantu menyebarluaskan kebaikan dan keunggulan NTB, termasuk pariwisata, budaya, dan potensi daerah lainnya

LOTENG.LombokJournal.com ~ Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Najamuddin Amy menyampaikan apresiasi atas dukungan TVRI NTB dalam menyiarkan berbagai program pemerintah yang positif. 

BACA JUGA : PON XXII Nusa Tenggara, NTB dan NTT Jadi Tuan Rumah

Mengapresiasi atas dukungan TVRI dalam menyiarkan berbagai program pemerintah yang positif.
Najamuddin Amy

Hal itu disampaikannya saat Najamuddin Amy menghadiri Gala Dinner TVRI JABANUSRA di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Lombok Tengah, Rabu (18/09/24)

Najamuddin berharap, TVRI terus membantu menyebarluaskan kebaikan dan keunggulan NTB, termasuk pariwisata, budaya, dan potensi daerah lainnya melalui semua platform yang dimiliki.

Kegiatan Gala Dinner TVRI JABANUSRA dinilai menjadi momentum penting dalam mempererat kerja sama antara TVRI dan Pemerintah NTB dalam mendukung kemajuan daerah.

“Atas nama Pj Gubernur NTB Saya mengucapkan terima kasih kepada TVRI, selama ini sudah menjadi mitra terbaik kami.  Ke depan kami berharap TVRI tetap bantu kami menyiarkan kebaikan dan keunggulan Provinsi NTB,” ujar Doktor Najam  

BACA JUGA : West Indonesia Yacht Rally 2024 di Sumbawa Diikuti 30 Negara 

Di akhir sambutannya Kadis Kominfotik Doktor Najam menyerahkan Piagam penghargaan kepada TVRI, sekaligus penandatangan MoU dengan TVRI untuk keberlangsungan kerja sama ke depan. 

Di lain sisi Direktur Kepala LPP TVRI Stasiun NTB, Drs Saktiono Wahyujati menyampaikan terima kasih kepada Kadis Kominfotik NTB yang sudah menyapa teman-teman TVRI dari luar pada Gala Dinner tersebut. 

BACA JUGA : Yayasan HBK Peduli Gelar Sunatan Massal di Lombok Timur

Dirinya berharap kerja sama yang terjalin kedepan bisa lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat NTB secara luas. pnd/Her