Bupati Lombok Utara Launching Inovasi “Simpel Saja”

TANJUNG.lombokjournal.com — Menyukseskan 100 Hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara menuju pelayanan prima, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (DIKPORA) Lombok Utara melaunching program inovasi Sistem Pelayanan Satu Jam (Simpel Saja), di Aula Kantor Dikpora, Jumat (11/06/21).

Bupati KLU
Bupati H johan Sjamsu

Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH dalam sambutannya menyampaikan, ucapan rasa syukur yang mendalam.

Lantaran bisa bertemu serta bersilaturrahim untuk melaunching program inovasi Sistem Pelayanan Satu Jam (Simpel Saja) untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Bupati juga menyampaikan permasalahan di Lombok Utara akibat gempa di tahun 2018.

Kemudian Covid 19 yang sampai hari ini belum berakhir, termasuk persoalan pembangunan rumah tahan gempa(RTG) yang masih tersisa, karena adanya beberapa kendala.

“Untuk menghadapi situasi seperti sekarang ini, memang sangat diperlukan inovasi masing-masing pimpinan organisasi perangkat daerah dalam rangka percepatan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Lombok Utara ini,” tutur Bupati.

BACA JUGA: Wartawan Bersih-bersih Pantai LG Desa Malaka

Lanjutnya, dengan lahirnya berbagai inovasi di Lombok Utara ini akan mampu mendongkrak percepatan pembangunan untuk mengejar ketertinggalan dengan daerah lain di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Megakhiri sambutan, bupati menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (DIKPORA), karena pada kesempatan itu bisa melaunching program inovasi Sistem pelayanan satu jam (Simpel Saja), untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

“Mudahan dengan adanya inovasi yang di lakukan oleh kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (DIKPORA) akan mampu memberikan pelayanan yang cepat dan tepat dalam dunia pendidikan,” harap Bupati di akhir sambutannya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Dikpora Lombok Utara Dr. Fauzan, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada Kepala Sekolah dan guru yang ada di daerah kita, salah satu caranya adalah dengan menciptakan inovasi.

Lanjutnya, yang biasanya pekerjaan yang di lakukan ber hari-hari sekarang dengan adanya program inovasi Sistem Pelayanan Satu Jam (Simpel Saja), para guru bisa menyelesaikan dengan waktu 1 jam saja.

“Dengan adanya inovasi ini jadi guru tidak perlu meninggalkan siswanya selama berhari-hari karena mereka sering bolak-balik akibat pekerjaan yang tidak selesai hari itu, dan kembali lagi mengerjakan di hari lain,” pungkasnya.

BACA JUGA: Bupati KLU Serahkan Bantuan Rehab Masjib Darul Istiqomah

Kadis Dikpora juga menuturkan, selain dari melayani para guru, pihaknya juga melayani siswa dan orang tua siswa yang membawa berbagai macam permasalahan yang membutuhkan solusi, dan itu harus dilayani secepat mungkin.

“Bagi anak-anak yang tidak mampu baik di SD, SMP maupun yang akan masuk SMA. Jadi yang tidak bisa masuk SMA atau SMK untuk tahun pertama karena biaya pendaftaran tempatnya juga menyediakan beasiswa, ada juga bantuan operasional pendidikan untuk PAUD dan TK” ucapnya.

@ng




NTB Perkuat Fondasi Ekonomi Melalui Industrialisasi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berupaya menguatkan fondasi perekonomian melalui industrialisasi. Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah menjelaskan, bahwa masyarakat mampu mewujudkan industrialisasi jika diberikan apresiasi dan ruang untuk berekspresi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam kegiatan Bank Indonesia Webinar Transformasi Bali Nusa Tenggara bertajuk ”Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Daerah” yang berlangsung secara virtual, Rabu (09/06/2021).

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah

“Hadirnya industrialisasi menjadi solusinya dan memberikan peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat, mengurang pengangguran dan mengentaskan kemiskinan,” katanya

Gubernur Zul menjelaskan, terkait perkembangan industrialisasi yang ada di NTB, ruang dan apresiasi yang telah diberikan dapat menghasilkan berbagai produk-produk yang telah dibuat para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM).

“Industrialisasi yang kami maksud saat ini adalah NTB mampu membuat berbagai produk-produk yang sederhana, seperti membuat masker, pabrik pakan, alat pelindung kesehatan, antigen, motor listrik dan lain sebagainya,” paparnya.

Selain itu, konsep industrialisasi di Provinsi NTB bukan hanya pada perubahan kontribusi dari masing-masing sektor ekonomi, tetapi Industrialisasi mampu menghadirkan pendalaman struktur industri.

BACA JUGACSGS UI: Masyarakat NTB Relatif Siap Hadapi KEK Mandalika

Ser@diskominfotik




GPLI Gencarkan NTB Sebagai Pusat Budidaya Lobster Nasional

MATARAM.lombokjournal.com

Beberapa waktu yang lalu, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, didampingi oleh Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah, mencanangkan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai pusat budidaya Lobster Nasional, .

Untuk itu, Gabungan Pengusaha Lobster Indonesia (GPLI) hadir untuk menjadi mitra Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan. Demi bersama-sama mendorong terciptanya pembudidayaan lobster yang baik dan lestari di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

“Termasuk budidaya lobster di NTB,” kata Gunawan, usai penandatangan MoU antara Bank NTB Syariah dengan GPLI yang disaksikan Gubernur, di ruang kerjanya, Rabu (9/6/2021) .

GPLI akan membangkitkan gairah masyarakat membudidayakan lobster. Membantu masyarakat, agar mengerti tentang cara budidaya lobster. Supaya tidak dijual atau diekspor.

Menurut Gunawan, lobster yang dimiliki NTB sangat bagus dengan 3 jenis segmentasi lobster. Segmentasi benih atau benur 0 – 5 gram, 5 – 30 gram, dan 30 gram ke atas. 3 jenis segmen inilah yang akan dibudidayakan oleh masyarakat, sebab sudah berbentuk plasma dan dipelihara hingga ukuran 200 – 250 gram.

“Budidayanya selama 6 bulan, kalau sudah mencapai ukuran 200 – 250 gram dapat kita panen,” tandasnya.

NTB merupakan wilayah yang cocok untuk melakukan budidaya lobster. Apalagi alamnya sejuk dan beberapa teluk yang memiliki air laut yang bersih dan bagus untuk pembibitan. Dan yang paling utama, atau awal ditemukannya bibit lobster adalah di NTB.

BACA JUGA:

Sementara itu, Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo mengatakan, pemerintah juga terus mendorong petani atau nelayan dan pengusaha lokal di NTB dapat menghasilkan bibit lobster.

“Baik yang ukurannya 0-5 gram hingga 30 gram, untuk memenuhi kebutuhan lobster di daerah,” ucap Dirut Bank NTB Syariah. (diskominfotik_ntb)




Bank NTB Syariah dan GPLI, MoU Sejahterahkan Nelayan Lobster

MATARAM.lombokjournal.com

Bank NTB Syariah dan Gabungan Pengusaha Lobster Indonesia (GPLI), menandatangani MoU untuk mensejahterakan para nelayan lobster di Nusa Tenggara Barat (NTB). Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, menyaksikan langsung penandatangan perjanjian kerjasama tersebut, di ruang kerjanya, Rabu (9/6/2021).

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo, menjelaskan bahwa MOU ini merupakan inisiasi dan kerjasama NTB dan GPLI.

“Kami akan membantu dari segi pembiayaanya,” kata Kukuh.

Dijelaskannya, untuk pembiayaan satu nelayan yang memiliki usaha budidaya memerlukan pendanaan sekitar 50 – 80 Juta Rupiah, untuk bibit sejumlah seribu hingga dua ribu ekor. Dalam satu Kelompok Usaha Bersama (KUB) ada 10 orang, akan diberikan 4 – 6 karamba, di mana dalam satu karamba isinya sekitar 250 ekor lobster ukuran 30 gram.

“Nelayan akan memelihara selama 6 bulan, hingga memiliki berat 200 – 250 gram, siap untuk dipanen,” jelasnya.

BACA JUGA: Gubernur NTB Akan Siapkan Lahan Tanaman Porang untuk Investor

Menindaklanjuti MoU ini, Kukuh juga mengatakan bahwa Pemprov NTB bersama dengan GPLI juga akan menyediakann lokasi-lokasi yang cocok untuk budidaya lobster di NTB. Salah satu lokasi yang saat ini dikembangkan adalah di Telong Elong Lombok Timur.

Untuk lokasi di Lombok Timur, ini, yang sudah dilakukan ujicoba sekitar 100 karamba. Kemudian lokasi lain di NTB yang memenuhi syarat akan dibudidayakan lobster juga.

“Bila ada masyarakat yang ingin mengetahui tentang pembiayaan ini, langsung kunjungi Bank NTB Syariah se-NTB,” pungkasnya.

BACA JUGAGubernur Zul Dukung Penuh Budidaya Lobster di NTB

Sementara itu Ketua GPLI, Gunawan, mengatakan bahwa pihaknya bertugas melakukan pembinaan dan pendidikan bagi nelayan lobster. GPLI akan mendidik para nelayan lobster, melakukan pendampingan, termasuk menyediakan pakan, hingga pemasarannya.

diskominfotikntb




Wagub NTB: Penyelenggaraan Pemerintahan NTB Optimal

MATARAM.lombokjournal.com

Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd., menyampaikan pidato penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB di Gedung DPRD Provinsi NTB, Selasa (08/06/21).

Wagub Hj Sitti Rohmi Djalillah

Ummi Rohmi mengatakan, berdasarkan uraian yang sampaikan pada Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi NTB TA. 2020, dapat disimpulkan,  penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan berjalan optimal.

Hal itu disampaikan Wagub di depan Ketua DPRD Hj. Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H dan anggota DPRD Provinsi NTB,

BACA JUGA: Pasien Covid-19 di NTB, Selasa, 37 Orang Positif

Diakui, masih terdapat kekurangan dan kendala yang dihadapi. Apalagi di akhir bulan Desember 2019 dan awal 2020, daerah maupun negara dan bahkan dunia dilanda wabah pandemi Covid-19.

Pandemi membawa berbagai dampak, terutama terjadinya pelemahan ekonomi.

“Untuk itu, perlu kerja keras dan kerjasama aktif semua pihak agar dapat mengatasi segala dampak yang terjadi dan mempertahankan capaian-capaian yang postif yang telah diraih,” jelas Ummi Rohmi sapaan Wagub.

Ke depan evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan. Meningkatkan hubungan kemitraan yang telah baik selama ini, khususnya antara eksekutif dan legislatif serta unsur lainnya.

Selain itu, dukungan, masukan dan pemikiran-pemikiran yang konstruktif dari seluruh anggota dewan, elemen masyarakat, disertai kerjasama yang sinergis dan proporsional, serta saling memahami tugas dan fungsi masing-masing.

”Insya Allah, program dan kegiatan yang belum optimal penanganannya di tahun 2020, akan dilaksanakan secara optimal dalam tahun 2021 ini dan tahun-tahun yang akan datang,” tutup Wagub.

BACA JUGA: Kadiskominfotik: Waspada Akun Palsu Wakil Gubernur NTB

Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB, dihadiri para wakil Ketua, anggota DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan, Sekretaris Daerah, para Asisten, kepala OPD lingkup Pemrov. NTB, serta TNI dan Polri dan insan media.

diskominfotik_ntb




Progres Sirkuit Mandalika 77 Persen, Muldoko: Tak ada Hambatan

LOTENG.lombokjournal.com

Menyambut event Internasional MotoGP, pengerjaan sirkuit Mandalika terus dikebut.

Hingga hari Senin (07/06/21) proses pembangunannya telah rampung hingga 77 persen.

“Semuanya sudah berjalan dengan baik, alhamdulillah tidak ada hambatan,” jelas Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, S.I.P., didampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkiefimansyah, SE., M.Sc., dan Kapolda NTB Irjen Pol. M. Ikbal, SIK.

Ditegaskannya, progres pembangunan sirkuit  secara tahapan tidak ditemukan permasalahan yang berarti. Termasuk isu-isu pembebasan lahan juga tertangani dengan baik.

BACA JUGA: Pembangunan Pengembangan Bizam Mandalikan Berjalan Lancar

“Saya senang, setelah mengelilingi sirkuit, prinsipnya sesuai on schedule,” kata Muldoko yang juga didampingi Direktur ITDC Abdulbar M. Mansoer dan Chief Strategic dan Communication Mandalika Grand Prix Associatio (MGPA) Happy Harianto.

Hanya ada pemunduran jadwal, yang semula direncanakan pada bulan November 2021, menjadi bulan Maret 2022.

Ditambahkan Guberbur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc., mundurnya jadwal MotoGP ini diakibatkan oleh keadaan dan situasi pandemi Covid-19.

“Ini lebih karena keadaan atau situasi bukan kendala teknis dan keinginan kita,” sambung Doktor Zul di tikungan 10 sirkuit saat berkeliling melihat progres pembangunan.

Namun sebelum pelaksanaan MotoGP, pada bulan November tanggal 12-14 November akan digelar seri World Superbike, sebagai penutup WSBK 2021.

BACA JUGA: Wagub NTB Serukan Dukungan Untuk Palestina

“Ajang ini gak kalah bergengsinya,” tutup Gubernur Zul.

edy

@diskominfotik_ntb




Gubernur Zul Ajak Pondok Pesantren Melek Finansial

LOBAR.lombokjournal.com

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajarkan Pondok Pesantren (ponpes) memanfaatkan instrumen keuangan sehingga melek tentang ilmu keuangan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Provinsi NTB, DR. Zulkieflimansyah pada acara Halal Bihalal Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Nurul Hakim (IKAPPNH), Minggu (6/6/2021), di Masjid Firdaus Pondok Pesantren Nurul Hakim, Kediri-Lombok Barat.

“Karena pengamatan kami, banyak tuan guru, santri-santri, hafal Al Qur’an, Hadist, melek ilmu agama tapi minim ilmu keuangan,” kata Doktor Zul.

BACA JUGATips dari Doktor Zul Agar Organisasi Awet

Sejak masih di DPR RI, Doktor Zul telah meminta OJK untuk mengajak para tenaga pengajar di bidang agama atau pondok untuk melek finansial. Karena menurutnya, jangan sampai banyak hak umat islam tidak dimanfaatkan secara optimal. Seperti wakaf dan bank wakaf.

“Ini yang harus kita pahami dan pelajari,” tutup Gubernur yang datang bersama isteri, Hj. Niken Saptarini Widyati.

BACA JUGA: Gubernur Zul Apresiasi Kiprah Alumni Ponpes Nurul Hakim

edy@diskominfotik_ntb




FK Unram Barometer Kualitas SDM Kesehatan di NTB

MATARAM.lombokjournal.com

Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Mataram (Unram) sebagai barometer kualitas SDM kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dapat mencetak lulusan tenaga kesehatan yang memiliki kualitas dan berdedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur NTB, DR. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. saat menerima audiensi Dekan FK Unram di Ruang Rapat Anggrek kantor Gubernur NTB, Jum’at (04/06/2021).

Audiensi tersebut dilakukan terkait akan diadakannya kegiatan 6’th ORL-HN Oncology Confederence dan 2’th Global Health And Inovation Conference pada Tanggal 23-25 Juli dan 30-31 Juli mendatang di Mataram.

DR. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah

“Tenaga kesehatan, seperti perawat, bidan, dan dokter harus memiliki kualitas dan kompetensi yang sesuai standar kesehatan. Hal ini berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan,” ujar Sitti Rohmi.

Sitti Rohmi menuturkan, NTB terus berupaya dalam menopang pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pemerintah tidak dapat bergerak sendiri, diperlukan sinergitas bersama dalam memberikan kesejahteraan kesehatan bagi masyarakat.

“Untuk memperjuangkan kesehatan kita tidak bisa setengah-setengah dan dibutuhkan support dari bebagai stakeholder, tentunya peran tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam memberika pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Sementara itu dr. Hamsu Kadriyan, Sp. THT-KL(K)., M.Kes, Dekan FK Unram, menjelaskan bahwa FK Unram memiliki akreditasi A yang merupakan akreditasi tertinggi dalam perguruan tinggi yang diberikan lembaga Akreditasi Mandisi Kesehatan.

“FK Unram menghasilkan SDM yang unggul dan mampu berdaya saing, baik secara nasional maupun internasional, banyak mahasiswa kita yang melanjutkan sekolah di luar negeri, maupun di dalam negeri, bisa membuat perusahan skala internasional.

Kita punya peran yang sangat besar untuk memberikan derajat kesehatan masyarakat sekaligus membuka lapangan usaha,” tutur Hamsu.

ser@diskominfotikntb




Bantuan Rp 456 juta Dari NTB Untuk Palestina

MATARAM.lombokjournal.com

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyerahkan bantuan kepada masyarakat Palestina.

Bantuan berupa uang tunai sebanyak Rp 456 juta diserahkan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si melalui lembaga Amal Bakti Dunia Islam (ABADI) di lapangan Bumi Gora kantor Gubernur NTB, Kamis (03/06/21).

Miq Gita sapaan Sekda NTB mengatakan, bantuan ini merupakan solidaritas dan dukungan nyata dari Pemerintah Provinsi NTB untuk meringankan beban bangsa Palestina yang sedang dilanda konflik perang berkepanjangan.

Bantuan ini merupakan dana murni yang diberikan oleh ASN lingkup Pemprov NTB serta guru-guru di seluruh sekolah SMA/SMK se-NTB.

BACA JUGA:

Wagub NTB: Literasi Kunci Pengembangan SDM

“Alhamdulillah solidaritas kita kepada Palestina diimplemen: tasikan dalam bentuk nyata, ada gerakan donasi spontan oleh ASN. Termasuk dari sumbangan guru-guru SMA/SMK di seluruh NTB. Bantuan ini merupakan sumbangan murni dari kita untuk bangsa Palestina,” ungkap Sekda.

Miq Gita mengatakan, bantuan ini merupakan misi kemanusiaan bukan politik, agama maupun lain sebagainya.

Dalam perjalanan historis, negara Palestina merupakan negara yang pertama memberikan support kuat bagi kemerdekaan Indonesia. Sejarah memberikan motivasi dan menginspirasi untuk tetap peduli terhadap apa yang diperjuangkan oleh bangsa Palestina saat ini.

“Sejarah tidak boleh dilupakan, amanat pembukaan UUD 1945 kita juga tegas jelas menyebutkan bahwa kemerdekaan adalah hak seluruh bangsa oleh karena itu penjajahan di atas dunia harus di hapuskan,” tegasnya.

Sekda NTB menyampaikan terima kasih atas partisipasi para ASN sehingga di tengah keterbatasan masih berkesempatan menyisihkan sebagian rizki yang diterima. Untuk menyampaikan rasa simpati dan dukungan moral kepada bangsa Palestina yang saat ini sedang berjuang menegakkan kemerdekaan.

Sementara itu, Ketua Majelis Al-Aqsho, TGH. Ahmad Mukhlis mengapresiasi atas kepedulian Pemerintah Provinsi NTB terhadap penderitaan yang dialami oleh masyarakat Palestina.

Meski bantuan itu merupakan sumbangan murni dari keikhlasan masing-masing ASN yang ikut memberikan bantuan.

BACA JUGA:

Wabup Lomok Utara Lepas Tukik di Pantai

“Dati hati yang paling dalam kami berterima kasih kepada pemprov NTB. Semoga bantuan ini sampai dan bisa mengurangi kesedihan yang dialami saudara-saudara kita yang ada di Palestina,” ungkapnya usai menerima bantuan.

Bantuan itu diterima oleh Ketua Lembaga ABADI, Lalu Lauhul Hamdi yang disaksikan oleh Ketua Majlis Al-Aqsho, TGH Ahmad Mukhlis, Para Asisten, Para Kepala Biro, Kepala OPD lingkup Pemprov NTB dan ASN Setda Prov NTB.

Bantuan tersebut rencananya akan diserahkan kepada salah satu lembaga internasional yang ada di Turki pada 26 Juni mendatang.

Manikp

@kominfo




Megawati Sudah Bicara Dengan Presiden Jokowi, Agar Perkuat Riset Ruang Angkasa dengan Rusia

lombokjournal

JAKARTA  :   Megawati Soekarnoputri menyampaikan adanya peluang kerja sama riset dan teknologi antara Indonesia dengan Rusia, khususnya di bidang luar angkasa.

Sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ex officio sesuai penugasan dari presiden, Megawati menekankan terbukanya hubungan kerja sama itu.

Hal itu diungkap Megawati saat menyampaikan responnya menerima penghargaan Order of Friendship dari Pemerintah Rusia, di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (02/06/21).

Penghargaan itu langsung dari Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin yang menugaskan Dubes Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, untuk menyerahkannya.

Di hadapan Lyudmila, Megawati sempat menceritakan pengalamannya saat hubungan kedua negara dahulu diinisiasi oleh Presiden Soekarno dan Presiden Voroshilov.

Sebagai anak muda saat itu, mereka diminta untuk bertemu dengan beberapa astronot yang telah datang ke Indonesia. Di antaranya adalah Yuri Gagarin, yang berhasil membuat anak muda Indonesia banyak bermimpi menjadi astronot.

Megawati mengaku sudah berbicara dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), hubungan kerja sama dengan Rusia bisa ditingkatkan. Khususnya menyangkut teknologi dan ruang angkasa.

“Hal yang berhubungan dengan ruang angkasa seharusnya terus kita proses antara Rusia dengan Indonesia,” kata Megawati.

Megawati juga menitip agar Dubes Lyudmila menyampaikan kepada Putin bahwa Presiden Jokowi barus saja membentuk BRIN.

Dan dirinya ditugaskan oleh presiden untuk menjadi Ketua Dewan Pengarah ex officio BRIN.

“Dan saya telah mengatakan kepada Presiden Jokowi, untuk suatu saat nanti kita bisa lebih mempererat seperti yang saya sampaikan tadi dalam hubungan riset dengan negara Rusia,” kata Megawati.

Presiden RI Kelima itu juga berjanji akan mengunjungi Rusia ketika pandemi covid-19 sudah usai.

Sebab aslinya, Megawati ingin menerima penghargaan itu secara langsung di Moskow. Namun pandemi menghalanginya.

“Tetapi mungkin suatu saat, setelah pandemi ini selesai, saya akan berkunjung ke Rusia, mengucapkan sendiri secara pribadi atas kehormatan ini kepada Presiden Putin. Dan tentunya Insya Allah dengan kunjungan tersebut banyak hal yang bisa kita bicarakan kembali,” kata Megawati.

Merespons hal itu, Dubes Lyudmila mengatakan dirinya akan menyampaikan semua hal tersebut secara langsung kepada Presiden Putin.

“Yang mulia telah menyentuh soal yang penting dalam hubungan bilateral kita. Termasuk pembangunan hubungan bidang angkasa, riset, teknologi, dan teknologi tinggi,” kata Lyudmila.

Dia mengatakan Pemerintah Federasi Rusia siap bermitra dengan Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk bidang alutsista militer.

Dubes Rusia itu juga mengaku bahwa Presiden Putin sedang menunggu waktu yang tepat untuk datang ke Indonesia.

Apalagi, Rusia sedang mengharapkan adanya deklarasi kemitraan strategi yang akan ditandatangani kedua negara di berbagai sektor strategis. Hal itu akan menandai prospek pembangunan kerja sama di berbagai bidang.

“Rusia menganggap Indonesia sebagai mitra dan sahabat yang lama, dan ada hubungan erat antara negara kita yang dasarnya dibangun sejak Presiden Soekarno,” tegas Lyudmila.

Di acara tersebut, hadir Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, bersama putri Megawati yang juga Ketua DPR Puan Maharani.

Lalu ikut hadir adalah Ketua DPP PDIP bidang luar negeri yang juga Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, serta Ketua DPP PDIP bidang hukum yang juga Menkumham Yasonna Laoly.

Hasto Kristiyanto menjelaskan bahwa pemberian gelar Order of Friendship dari Rusia untuk Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri adalah bagian dari peringatan 70 tahun hubungan Indonesia-Rusia.

Pihaknya mempercayai bahwa hal ini akan semakin mempererat hubungan di antara kedua negara.

“Hubungan dan sejarah panjang antara kedua negara dapat ditingkatkan,” kata Hasto.

Me