NTB Provinsi Toleran, Gubernur Jamin Moderasi Keagamaan

Sampai sekarang NTB merupakan provinsi yang toleran, moderasi keagamaan di NTB terjamin. Tapi kita harus lebih berhati-hati menyampaikan isi hati dan pikiran

MATARAM.lombokjournal.com ~ Provinsi NTB adalah daerah yang toleran di tanah air, dan moderasi keagamaan di NTB adalah sesuatu yang pasti.

Gubernur mengatakan, NTB daerah toleran
Gubernur H Zulieflimansyah

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menghadiri acara Primetime News Metro TV secara virtual di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (04/01/21).

“Sampai sekarang NTB adalah Provinsi yang toleran, moderasi keagamaan di NTB juga terjamin keniscayaannya. Kemarahan masyarakat dalam hal ini memberikan suatu feedback agar ke depannya kita lebih berhati-hati dalam menyampaikan isi hati dan pikiran,” jelas Gubernur Zul, melalui keterangan pers.

Diketahui, sebelumnya terjadi aksi puluhan orang yang tidak dikenal melakukan penyerangan di Pondok Pesantren As-Sunnah, Kabupaten Lombok Timur.

Penyerangan tersebut dipicu beredarnya cuplikan video dari seorang tokoh agama Ponpes As-Sunnah, Ustad Mizal Qudsyiah,  yang ucapannya diduga mencemari makam-makam keramat leluhur di Pulau Lombok, menyebabkan amarah warga tersulut.

BACA JUGA: Ujaran Kebencian Ustad Mizan Qudsiyah Akan Diproses Hukum

Gubernur mengingatkan masyarakat, jika ingin menyampaikan pemikiran, maka harus selalu sopan dan santun agar tidak menyinggung yang lain.

Diktkan, dalam waktu dekat NTB akan jadi tuan rumah berbagai international events, maka pikiran yang jernih memang harus diutamakan demi kebaikan bersama.

“Kita tentu punya pemikiran, namun dalam mengekspresikannya harus santun supaya tidak menyinggung yang lain. Kami menghimbau ke semua masyarakat bahwa hati boleh saja panas, tapi pikiran harus tetap dingin dan jernih, mengingat sebentar lagi NTB akan jadi tuan rumah international events,” kata Dr. Zul.

BACA JUGA: Viral! Artis Adopsi Boneka Arwah, Bisa Datangkan Rezeki

Ia juga mengapresiasi Bupati Lombok Timur dan jajaran karena kepiawaiannya dalam meredam kegaduhan yang terjadi.

“Kami harus memberikan apresiasi kepada Bupati Lombok Timur, Kapolres, Tokoh Agama, dsb, sehingga kegaduhan ini bisa segera diredam. Oleh karenya, tentu kami optimis masalah ini akan segera selesai,” katanya.***

 




Ujaran Kebencian Ustad Mizan Qudsiyah Akan Diproses Hukum

Sekda NTB minta masyarakat menahan diri dan menjaga kondusifitas daerah, ujaran kebencian yang hina makam ulama tetap akan diproses hukum

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah NTB, H. Lalu Gita Ariadi meminta semua masyarakat untuk bisa menahan diri dan menjaga kondusifitas daerah, pasca reaksi atas dugaan ujaran kebencian yang viral di media sosial oleh salah seorang ustadz di Lombok.

Dalam rakor, Sekda minta dalam menanggapi ujaran kebenian harus tetap jaga kondusifitas

Ditegaskannya, seluruh proses hukum terkait ujaran kebencian yang disinyalir menghina makam para ulama di NTB khususnya di Pulau Lombok, dipastikan akan dilaksanakan secara tegas dan adil sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Diharapkan, masyarakat kembali kepada suasana hidup rukun damai. Awali tahun ini dengan segala optimism

“Agar kita bisa kembali melanjutkan momemtum pembangunan yang sudah ada di depan mata kita,” pesan Sekda NTB.

Ia mengatakan itu saat memimpin Rapat Koordinasi Pembinaan dan Penanggulangan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat yang Berdampak Luas, Sistemik, Sensitif dan Strategis di Provinsi NTB, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Senin (03/01/22).

Baca Juga: Viral! Artis Adopsi Boneka Arwah, Bisa Datangkan Rezeki

Mencermati situasi dan kondisi yang berkembang serta berdasarkan masukan dari seluruh pimpinan ormas yang ada di Provinsi NTB, disepakati pula untuk sementara mengamankan dan memberikan perlindungan kepada Ustad Mizan Qudsiyah, sambil menunggu perkembangan dari kasus ini.

“Pertama yang harus dilakukan adalah menenangkan situasi menjernihkan situasi dan yang lain sebagainya. Dari hasil rapat, bagaimana akan dilakukan pengamanan dan perlindungan kepada ustadz Mizan untuk sementara. Karena dikhawatirkan gelombang masa akan lebih besar,” sebutnya.

Selain itu, ia juga mengajak kepada elit-elit masyarakat untuk arif bijaksana dalam menyampaikan dakwah.

“Berdakwah itu ada waktu-waktu untuk keras tapi bukan kasar. Silahkan berdakwah dengan cara-cara yang damai, halus tidak kasar,” tutup Miq Gita.

BACA JUGA: Program Zero Waste di Sekolah, Membentuk Karakter Siswa

Hadir dalam rapat tersebut, Kabinda NTB, Wakil Ketua DPRD Prov NTB, Perwakilan Polda dan Danrem 162/WB, Ketua MUI, Kepala Kemenag NTB, Pimpinan Ormas NU, Muhammadiyah, NW, NWDI, FKUB serta perwakilan Forkopimda.***

 




Viral! Artis Adopsi Boneka Arwah, Bisa Datangkan Rezeki

Ini sedang ngetrend di kalangan artis yaitu adopsi boneka arwah, di antara banyak artis salah satu yang mengadopsi boneka arwah adalah desainer dan presenter Ivan Gunawan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kalangan Artis tanah air seng ngetrend adopsi boneka arwah. Dan boleh percaya atau tidak, boneka ini dipercaya bisa mendatangkan Rezeki.

Fenomena unik inipun kontan viral di media digital. Salah artis yang mengoleksi boneka yang mirip balita ini adalah Ivan Gunawan.

Dilansir dari portal sulut.com, boneka arwah adalah mainan yang di dalamnya terdapat arwah anak-anak yang terjebak dan menjadi penghuni boneka tersebut.

Sudah banyak artis yang sudah mengadopsi boneka arwah ini, salah satunya desainer dan presenter Ivan Gunawan.

BACA JUGA: Pasien Sakit Gigi Beresiko Sakit Mental dan Gangguan Jantung

Fenomena ini dijelaskan salah satu Indigo terkenal Furi Harun dilansir dari video dikanal YouTube miliknya dengan judul ‘ADOPSI BONEKA ARWAH!!! SEREM GA YA??? | Boneka Furi’ yang diunggah tanggal 30 juli 2021.

Sementara Furi juga mengatakan, syarat untuk mengadopsi boneka arwah tidak harus mereka yang memiliki indera keenam atau indigo.

Menurutnya, siapapun yang ingin mengadopsi boneka arwah bisa saja dilakukan, sebab untuk mereka yang non indgo juga bisa mengadopsi lebih dari 5 boneka arwah.

Furi mengatakan yang tidak indigo serta ingin memiliki teman untuk berbicara.

“Dapat membantu jiwa-jiwa yang tersesat bisa mengasuh kumanthong atau boneka arwah,” ungkap Furi.

BACA JUGA: Wabup Lombok Utara Jadi Irup HAP Kemenag ke 76 Tahun 2022

Furi yang kini sudah mengasuh lebih dari seratus boneka arwah tersebut mengatakan bahwa boneka arwah darus diasuh sebagaimana mengasuh bayi.

“Mengadopsi boneka arwah tidak hanya dibeli dengan uang namun, mengadopsi boneka sama halnya dengan mengadopsi arwah yang tersesat, kamu disini jangan terlalu manja dan akan menyayangi kamu, seperti itu,” jelasnya.

Furi juga menjelaskan bahwa dengan merawat boneka arwah, seseorang akan mendapat rezeki sebagaimana merawat anak.

“Merawat boneka arwah ini ada aja rezekinya, itu namanya bring luck, bring fortune. Mereka memberikan kita sinyal siapa orang yang jahat dan orang-orang baik,” ujar Furi Harun.

Menurutnya banyak yang salah kaprah dan menganggap boneka arwah adalah bentuk pesugihan.

“Jadi bukan pesugihan, mereka tidak memberikan kita uang. Apabila mereka menyayangi kita maka mereka akan memberikan keberuntungan,” ujar Furi.***

 




Persiapan MotoGP 2022 Tentukan Suksesnya Main Event MotoGP

Persiapan jelang event MotoGP yang dimulai sejak minggu kedua Februari 2022 sangat menentukan suksesnya main event MotoGP 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Perhelatan MotoGP pada Maret 2022 di Pertamina Mandalika Sirkuit pengalaman pertama NTB dan Indonesia.

Karena itu, Gubernnur NTB, Zukieflimansyah mengingatkan, persiapan yang harus dimulai mingggu kedua Februari 2022 sangat penting dan kritis.

Menyiapkan main event MotoGP       Bersama Kemenpekraf koordinsi persiapan MotoGP 2022

“Persiapan pre season balapan MotoGP pada minggu kedua Februari sangat critical karena selain logistik yang lebih besar, pembalap dan timnya akan menguji sirkuit baru sehingga kesiapan ini akan menentukan suksesnya main event MotoGP,” ujar Gubernur Zulkieflimansyah

Gubernur mengatakan itu saat rapat koordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui daring di ruang kerja Gubernur, Jumat (31/12/21).

BACA JUGA: Sambut Kapolda Baru, Gubernur Ingatkan Pentingnya Kebersamaan

Kordinasi intensif para stakeholder terkait evaluasi dan pembenahan ditekankan gubernur.

“Misalnya host balapan yang sudah tidak lagi dipegang oleh Mandalika GrandPrix Association tapi oleh Fédération Internationale de Motocyclisme sehingga koordinasi soal Marshall balapan seperti di WSBK kemarin harus dibahas lagi,” jelas Gubernur.

Kepastian pembenahan infrastruktur lingkar sirkuit termasuk pelebaran jalan dan penataan kawasan, kesiapan destinasi pariwisata, akomodasi, transportasi dan promosi juga ditekankan.

Mengingat dampak gelaran MotoGP bagi pariwisata NTB dan Indonesia.

Namun gubernur juga mengingatkan,  pelaku bisnis mulai dari perjalanan wisata sampai hotel memanfaatkan peluang dan tetap menjaga citra pelayanan prima.

“Rate harga tidak terlampau mahal tapi harus menguntungkan untuk bisnis lokal dan masyarakat kita,” katanya.

Pembelajaran bagi NTB

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf, Rizky Handayani mengatakan, ketujuh deputi kementerian siap membantu penyelenggaraan MotoGP.

“Ini akan menjadi pembelajaran bagi masyarakat NTB karena kompleksitas event MotoGP. Termasuk juga persiapan SDM yang akan terlibat,” ujar Rizky.

BACA JUGA: Program Zero Waste di Sekolah, Membentuk Karakter Siswa

Dikatakannya, seluruh aspek persiapan mulai side event dan main event juga melibatkan ITDC sebagai pengelola kawasan.

Agar tanggungjawab terdistribusi dengan baik seperti manajemen tiket, fasilitas penonton dan penyelenggaraan event utama pada 20 Maret 2022.

Begitu pula dengan lima desa wisata prioritas lingkar Mandalika yakni Sade, Sengkol, Prabu, Mertak dan Sukaraja, telah disiapkan program pendampingan tinggal teknis promosi agar wisatawan datang dalam  paket tour.

Sementara itu, perwakilan ITDC, Arie Prasetyo menjelaskan, pihak ITDC tengah mengerjakan tribun penonton Grandstand premium dan reguler berkapasitas 27.690 tempat duduk,  VIP Village berkapasitas 2.128 tempat duduk serta penambahan area paddock.

Sedangkan tiket rencananya akan dijual terpusat di ITDC melalui salah satu retail ternama.

“Jumlahnya sendiri proyeksinya 63.834 tiket per hari untuk tiga hari penyelenggaraan mulai 18 Maret”, sebut Arie.

Hadir pula dalam rapat koordinasi tersebut, INTOA, Astrindo, PHRI, Kadis PU, Kadis Pariwisata dan Kadis Perhubungan. ***

 

 




Program Zero Waste di Sekolah, Membentuk Karakter Siswa

Program Zero Waste dengan kegiatan yang berhubungan dengan keselestarian lingkungan akan membentuk karakter siswa hingga di rumah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur (Wagub) NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, mengungkapkan, program Zero Waste dan NTB Hijau, merupakan aktifitas yang dapat membentuk karakter siswa di sekolah.

“Kegiatan yang berhubungan dengan kelestarian dan menjaga lingkungan ini, harus ditanam kepada anak didik kita,” kata Ummi Rohmi sapaan Wagub.

implementasi Zero Waste di Sekoah

Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi jajaran Kepala Sekolah dan guru SMAN 1 Mataram (Smansa) terkait program  mendukung Zero Waste, Kamis (30/12/21) di Pendopo Wagub.

Agar siswa teredukasi dan menjadikan aktifitas berbasis lingkungan, seperti menanam pohon, menata taman, membiasakan dan memilah sampah, mengolah sampah dan limbah sampah, menjadi karakter siswa hingga di rumah dan lingkungan masyarakat.

“Siswa tidak hanya belajar memanfaatkan sampah, namun menjadi agen penggerak zero waste di lingkungan pendidikan,” ujar wanitawagub.

Sehingga tercipta lingkungan yang bersih, asri, hijau dan nyaman untuk warga sekolah dan masyarakat yang datang ke lingkungan sekolah.

BACA JUGA: Sambut Kapolda Baru, Gubernur Ingatkan Pentingnya Kekompakan

Berikan contoh dan pendidikan yang praktis dapat di lihat, di jalani dan dipraktekan siswa, aktivitas tersebut akan membekas di ingatan anak didik. Bahkan dapat mengubah cara pandangnya.

Selain itu, diingatkan Wagub, sekolah sebagai lingkungan pendidik, merupakan peran semua warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tata usaha, siswa hingga wali murid untuk memperbanyak aktivitas yang positif untuk meminimalisir hal yang negatif.

Ciptakan suasana sekolah yang selalu dirindukan dan selalu betah berada di lingkungan sekolah. Untuk itu, kepala sekolah maupun guru juga harus dapat menempatkan diri sebagai orang tua dan sahabat agar akrab dengan siswa.

“Siswa menjadi hormat bukan karena guru, namun hormat karena kasih sayang,”ujar alumni Universitas Negeri Jakarta tersebut.

Diakui Ummi Rohmi, sejak dulu Smansa selalu unggul dan favorit. Sebagai alumni ia berharap stigma ini harus terus ditingkatkan.

Apalagi diera sekarang banyak juga sekolah yang maju dalam segala hal, seperti prestasi akademik, olahraga dan bahkan lingkungan yang sehat.

“Smansa harus menjadi etalase bagi sekolah lain. Berikan contoh bagi sekolah lain. Cerminannya harus dengan tindakan,”tegas wanita yang dinobatkan sebagai wanita inspirasi NTB.

Lebih lanjut, wagub juga menyampaikan, bahwa tidak hanya SMAN 1 Mataram, namun sekolah SMA/SMK se-NTB, dapat membentuk karakter siswa dengan aktivitas berbasis lingkungan, seperti NTB Zero Waste dan NTB Hijau.

Kadis Dikbud Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqon, menyampaikan bahwa jajaran SMA/SMK, dari kepala sekolah, guru dan warga sekolah lainnya di NTB, sangat senang dengan aktivitas seperti pengolahan sampah, penataan taman dan penghijaun.

“Karena NTB Zero Waste dan NTB Hijau, searah dengan tujuan pendidikan juga, seperti sekolah sehat atau adiwiyata,” kata Doktor Aidy Furqon.

SMAN 1 merupakan sekolah sehat, yang menjadi contoh, yang diikuti sekolah lain di NTB.

BACA JUGA: Dusun Beraringan di KLU Jadi Dusun Terintegrasi

Disampaikan Kadis, jajaran Dikbud dipenataan manajemen sudah baik. Sehingga tahun 2022, pihaknya fokus untuk penataan manajemen SDM.

Sementara Kepala SMAN 1 Kota Mataram, Kun Andrasto, S.Pd., ia sangat mendukung berbagai kegiatan pelajar yang inovatif dalam mengolah sampah.

“Banyaknya sampah di NTB menjadi perhatian bersama dan memanfaatkan sampah menjadi nilai edukasi bagi siswa, sehingga kedepan dapat menjadi kebiasaan bagi siswa,”kata Kun sapaannya.

Ia berharap, Wagub sebagai alumni Smansa, dapat hadir dan motifasi siswa dan warga sekolahnya dalam rangka temu alumni pekan depan.

“Kehadiran Ummi Rohmi, spirit dan motifasi serta penyemangat bagi kami dan siswa,” harap Kun.

Turut mendampingi Wagub, Kadis LHK Provinsi NTB yang diwakili Kabid Pengolahan Sampah dan jajaran guru SMAN 1 Mataram.***

 

 

 




Bupati Lombok Utara Resmikan Jembatan Persada Hati

Peresmian jembatan di Dusun Soloh, Desa Rempek yang menghubungkan Desa Rempek dan Desa Sambik Bangkol di Lombok Utara mempermudah akses perekonomian masyarakat.

 TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH  Meresmikan Jembatan Persada Hati di Dusun Soloh, Desa Rempek, Lomok Utara (30/12/21).

Hadir pula Kepala OPD, Camat Gangga Kariadi SP, Kepala Desa Rempek Rudi Hartono, Perwakilan Yayasan Persada Hati serta undangan lainnya.

Peresmian jembatan untuk transportasi warga Lombok Utara         Peresmian jembatan yang penting untuk meningkatkan ekonomi wrga Lombok Utara

Jembatan di Dusun Soloh yang menghubungkan dua Desa  yaitu Rempek dan Sambik Bangkol Kecamatan Gangga merupakan bantuan dari Yayasan Persada Hati.

Bupati Djohan menyampaikan dengan selesai dibangunnya jembatan yang diberi Persada Hati mempermudah akses masyarakat ke depan.

BACA JUGA: Dusun Beraringan di KLU Jadi Dusun Terintegrasi

“Manfaat besar yang didapatkan dari pembangunan jalan dan jembatan ialah aspek ekonomi,” katanya.

Jembatan yang dulunya kecil sekarang lebih besar dan lebar. Dan jembatan menghubungkan beberapa dusun di dua desa itu, selain mempermudah akses nantinya juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Daerah akan bangun fasilitas jalan secara bertahap yang bersumber dari DAK.   Karena itu, untuk mensukseskan program itu bisa dijalin kerjasama semua pihak  khususnya masyarakat.

“Atas nama Pemda  saya menyampaikan ucapan terimakasih pada Yayasan Persada Hati  telah memberikan bantuan  Jembatan pada masyarakat,”ucapnya.

Kadis PUPR PERKIM  Kaharijal  menyampaikan Jalan memiliki peranan dan fungsi yang sangat penting sebagai jalur transportasi dan sangat diperlukan oleh masyarakat Desa Rempek khususnya Dusun Soloh  dengan dusun yang lainnya.

Pembangun jembatan dari Yayasan Persada Hati, dimana Proposal diajukan Pemda melalui Dinas PUPR PERKIM pada bulan Agustus dan disetujui.

BACA JUGA: Tahun Baru 2022, Resolusi Terbaik untuk Kesehatan Mental

Selanjutnya dilakukan perencanaan pembangunan dan mulai dikerjakan pada  Oktober dan selesai pada pertengahan Bulan Desember.

“Kami mohon dukungan kita semua khususnya masyarakat desa untuk kelancaran terhadap proses pelaksanaan pembangunan jalan nantinya,”tuturnya.

@ng




Industrialisasi Kuliner, Sate Rembige Mulai Dikalengkan

Sate Rembige yang selama ini merupakan makanan khas warga Mataram, mulai masuk industrialisasi kuliner, saat ini Sate Rembige sudah mulai memproduksi sate dalam kemasan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kuliner khas Lombok mulai masuk era industrialisasi, salah satunya makanan khas kuliner Lombok yang digemari yakni Sate Rembige.

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah mengenalkan industri kuliner itu waktu meresmikan Rumah Produksi Sate Rembige Goyang Lidah di Mataram, Selasa (28/12/2021) malam.

Sate Rembge masuk industrialisasi kuliner
Sate Rembige kemasan

“Hari ini saya resmikan Rumah Produksi Sate Rembige Goyang Lidah yang saat ini sudah bisa dikemas dan di kalengkan secara higenis dengan begitu bagusnya,” kata gubernur.

Sate Rembige yang sudah dikemas ini memiliki daya tahan 1 tahun. Sehingga masyarakat nasional bahkan internasional sekalipun dapat menikmatinya.

“Artinya Sate Rembige dapat Mendunia,” ungkapnya.

Mulainya industrialisasi sektor kuliner ini, Gubernur Zulkieflimansyah berharap, para pelaku usaha Sate Rembige perlu melakukan pemasaran atau branding besar-besaran .

Banyak event skala Internasional akan digelar di tahun 2022 di NTB, seperti MotoGP, WSBK (World Superbike), MXGP (Motor Cross Grand Prix)  dan IATC (Idemitsu Asia Talent Cup).

BACA JUGA: Industrialisasi Kuliner, Ayam Taliwang Juga Dijual Kemasan

“Sate rembiga ini punya peluang mendunia dengan momentum MotoGP, WSBK, MXGP dan IATC yang akan di gelar tahun depan. Tamu-tamu baik itu nasional bahkan internasional dapat menjadikan Sate Rembige ini sebagai cindera mata yang akan dibawa pulang ke daerah hingga negaranya masing-masing,” ujar gubernur.

Dihrapkan, mulainya Industrialisasi di sektor Kuliner akan mengubah persepi banyak masyarakat mengenai Industrialisasi di NTB.

“Industrialisasi bukan sekadar pabrik dengan skala besar dan menciptakan mobil dan lain-lain. Industrialisasi harus menyentuh rakyat kecil, nantinya akan ada permintaan cabai dan tomat dalam jumlah banyak sehingga petani akan menjadi lebih sejahtera, dan lapangan kerja baru semakin banyak tersedia karena industrialisasi,” ungkap gubernur.

Pemilik Rumah Produksi Sate Rembige Goyang Lidah, Musleh mengungkapkan apresiasi terhadap Pemerintah Daerah NTB, karena membantu proses pembinaan dan pendampingan melalui Dinas Perindustrian NTB.

BACA JUGA: Ahmad SH Jadi Ketua DPD Partai Nasdem Loteng, Ini Janjinya

“Terimakasih saya ucapkan kepada Dinas Perindustrian yang telah membantu kami, butuh waktu selama 8 bulan, hingga berhasil memproduksi Sate Rembige dalam kemasan dan kaleng sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat lokal, nasional  hingga internasional,” kata Musleh.

Hadir dalam peresmian itu, antara lain Ketua TP.PKK Provinsi NTB, Wakil Bupat Sumbawa, Kadis Perindustrian, Kadis Pariwisata, Kadis Perdagangan NTB. ***

 

 




Gubernur NTB Terima IGA Award 2021 untuk Pemda Terinovatif

Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2021 menobatkan Provinsi NTB sebagai Pemda Terinovatif

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Provinsi NTB Dr. H. Zulkieflimansyah direncanakan akan menerima secara langsung penghargaan sebagai Pemerintah daerah terinovatif Klaster Provinsi Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2021.

“Insyaallah besok penghargaan akan diserahkan langsung oleh Mendagri kepada Gubernur NTB di Jakarta,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Najamuddin Amy.

Hal itu dikatakan Najam pada wartawan yang mewawancarainya di Ruang Kerja Diskominfotik NTB, Selasa (28/12/21).

Sebelumnya, diterima Radiogram Kemendagri Nomor : 002.6/7266/SJ, Tanggal 27 Desember 2021, Tentang : Undangan Penerima Penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2021.

Sebanyak 39 pemerintah daerah (Pemda) masuk Nominator Innovative Government Award (IGA) Tahun 2021.

BACA JUGA: Puan Maharani Beri Bantuan Beras Premmium untuk Warga NTB

Ke 39 Pemda tersebut telah dibagi ke dalam beberapa klaster, yakni 7 Pemerintah Provinsi, 12 Pemerintah Kota, 12 Pemerintah Kabupaten, 5 Pemda di daerah perbatasan, serta 3 Pemda di daerah tertinggal.

Nominator pada klaster provinsi adalah Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, dan Jambi.

Ketujuh Provinsi itu adalah Provinsi yang masuk dalam kategori sangat inovatif. Dan Pemprov NTB terpilih menjadi Pemda Terinovatif setelah melalui tahapan penjurian, dan finalnya paparan presentasi kepala daerah dihadapan dewan juri yang ditetapkan Kemwndagri beberapa waktu yang lalu.

Sementara nominator pada klaster kabupaten yaitu Banyuwangi, Wonogiri, Bogor, Muara Enim, Lampung Barat, Tabalong, Indragiri Hilir, Tanggamus, Musi Rawas, Tegal, Hulu Sungai Selatan, dan Bojonegoro.

Sedangkan nominator pada klaster kota, yaitu Singkawang, Surabaya, Padang Panjang, Cimahi, Yogyakarta, Tangerang, Mojokerto, Probolinggo, Pariaman, Bandung, Pekanbaru, dan Makassar. Kemudian, nominator pada klaster daerah perbatasan yakni Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bintan, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

BACA JUGA: Tes MotoGP di Sirkuit Mandalika, 11-13 Februari 2022

Pemerintah Provinsi NTB sendiri berhasil menyisihkan nominator lain dan meraih kluster Provinsi Terinovatif. Selain itu, Pemda lain yang berhasil meraih penghargaan serupa antara lain Kabupaten Tabalong, Kota Pariaman, Kabupaten sambas, dan Kabupaten Sumba Timur.

Penilaian inovasi daerah dan pemberian penghargaan IGA ini dilakukan melalui empat tahapan, yakni tahapan penjaringan, tahapan pengukuran, tahapan penilaian, validasi lapangan, hingga penetapan dan pemberian penghargaan.***

Aff

 




Ini Jadwal Final Piala AFF 2020 Indonesia Vs Thailand

Final Piala AFF 2020 kai ini merupakan final keenam bagi Timnas Indonesia namun tidak pernah sekali pun membawa gelar juara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Final Piala AFF 2020 atau AFF Cup 2020, timnas Indonesia dan Thailand akan bertanding dua kali untuk memperebutkan gelar juara Piala AFF 2020 yang akan berlangsung di Stadion Nasional Singapura dengan sistem dua leg mulai Rabu (29/12/2021).

Selama partisipasi di Piala AFF, ini merupakan final keenam timnas Indonesia, tim Merah Putih belum sekali pun merasakan gelar juara kompetisi tersebut.

Final Piala AFF 2016, Indonesia dikalahkan Thailand

Lima final sebelumnya, berlangsung tahun 2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016, dan timnas Indonesia selalu pulang dengan status runner up.

Wajar kalau pada final keenam Piala AFF ini, rintangan yang dihadapi Indonesia kembali dihadapkan rintangan yang tak mudah. Thailand merupakan pemiliki gelar terbanyak di kompetisi AFF ini.

Thailand tercatat sudah lima kali menjadi juara, yakni pada edisi 1996, 2000, 2002, 2014, dan 2016.  Menariknya, tiga titel pada 2000, 2002, dan 2016 diraih Thailand setelah mengalahkan Indonesia di final.

Adapun tiimnas Indonesia lebih dulu memastikan tiket final setelah mengalahkan Singapura pada semifinal yang juga digelar dua leg di Stadion Nasional Singapura.

Skuad Garuda mengakhiri leg pertama semifinal Piala AFF dengan hasil imbang 1-1. Pada pertandingan yang berlangsung pada Rabu pekan lalu tersebut, satu gol timnas Indonesia dicetak oleh Witan Sulaeman pada menit ke-28.

BACA JUGA: Indonesia Singkirkan Singapura 4-2, Maju ke Final Piala AFF 

Sementara itu, gol penyama kedudukan Singapura tercatat atas nama Ikhsan Fandi pada menit ke-70.  Setelah itu, pada leg kedua, Sabtu (25/12/2021), Indonesia dan Singapura bermain imbang 2-2 hingga pertandingan dalam waktu normal 90 menit usai.

Sepasang gol skuad Garuda dicetak oleh Ezra Walian (11′) dan Pratama Arhan (87′). Sementara, dua gol yang dibukukan Singapura tercipta berkat aksi Song Ui-young (45+4′) dan Shahdan Sulaiman (74′).

Hasil imbang 2-2 pada akhir waktu normal leg kedua membuat laga Indonesia vs Singapura harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Pada babak perpanjangan waktu, timnas Indonesia berhasil menambah dua gol dan memastikan kemenangan 4-2. Dengan demikian, Indonesia berhak lolos ke final Piala AFF 2020 dengan keunggulan agregat 5-3 atas Singapura.

Di sisi lain, Thailand melaju ke final setelah berhasil mengalahkan juara bertahan Vietnam. Tim berjuluk Gajah Perang tersebut meraih kemenangan 2-0 pada leg pertama berkat gol-gol Chanathip Songkrasin.

Lalu, pada leg kedua, Minggu (26/12/21), Thailand berhasil menahan imbang Vietnam dengan skor kacamata alias 0-0. Thailand pun berhak meneruskan langkah ke final Piala AFF 2020 setelah unggul agregat 2-0 atas Vietnam.

BACA JUGA: Thailand Bertekad Kalahkan Indonesia di Final Piala AFFA

Jadwal Final Piala AFF 2020 Leg 1, Rabu (29/12/2021)  19.30 WIB – Indonesia vs Thailand  Leg 2, Sabtu (1/1/2022) 19.30 WIB – Thailand vs Indonesia

Mas

 




Bunda Literasi NTB Salurkan Buku ke Seluruh Kabupaten/Kota

Bunda Literasi NTB menyalurkan buku ke seluruh Kabupaten dan Kota, sebagai wujud GLBK, agar para orang tua meluangkan waktu membaca bersama anaknya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sebagai realisasi Gerakan Literasi Berbasis Keluarga (GLBK), Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah sebagai Bunda Literasi NTB menyalurkan buku ke seluruh Kabupaten/Kota se-NTB.

Bunda Literasi menyerahkan buku
Penyerahan buku di Lotim

GLBK merupakan upaya mewujudkan keluarga yang gemar membaca. Dengan adanya program tersebut, para orang tua diharapkan meluangkan waktunya minimal 30 menit untuk membaca buku bersama anak.

Bunda Niken berharap, buku-buku yang disalurkan jangan hanya disimpan, tapi harus benar-benar dibaca.

“Mudah-mudahan buku-bukunya tidak cuma ditaruh di lemari, di taruh di kardus tapi benar-benar dibaca oleh semua anak-anak bersama orang tuanya,” ungkap Bunda Niken.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Penyerahan Bantuan Buku di Lombok Timur, Sabtu (25/12/21).

BACA JUGA : Indonesia Singkirkan Singapura 4-2, Maju ke Final Piala AFF

Kabupaten Lombok Timur terpilih menjadi lokasi terakhir penyaluran buku, dari 10 Kabupaten/Kota di NTB.

Sebanyak 500 eksemplar buku didistribusikan ke Komunitas Baca Darut Tauhid di Sembalun, Lombok Timur.

Sebelumnya, saat menghadiri Dialog Budaya dengan tema Membangun Karakter Melalui Gemar Membaca, Senin (15/11), Bunda Niken menyatakan, pemerintah telah menyediakan 10 ribu buku yang akan dibagikan ke seluruh pelosok desa di NTB.

Diharapkan buku-buku itu menjadi pemicu semangat masyarakat dan anak-anak untuk terus membaca.

“Semakin banyak buku yang kita baca, maka akan semakin banyak yang kita tahu,” ujarnya.

Bunda Niken berpesan kepada para ibu, agar rutin memawa anak mereka ke Posyandu dan sekolah untuk mendapatkan berbagai ilmu.

“Pesan saya kepada para ibu, agar membawa anak-anak kita secara rutin ke posyandu, serta ke sekolah untuk belajar ilmu-ilmu yang diperlukan,” tutupnya.

BACA JUGA: Produk UMKM NTB Diminati Pasar Mancanegara

Kegiatan itu dilanjutkan dengan diskusi santai antara Bunda Niken bersama para ibu dan anak-anak yang hadir dalam acara penyerahan.***