Berkah Event MXGP Samota, Pelaku UMKM Peroleh Untung 

Tak sedikit pelaku UMKM lokal yang memperoleh berkah dengan adanya event MXGP Samota

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Usaha Mikro Kecil dan Menengah memperoleh berkah dari gelaran event Motocross Grand Prix (MXGP) Samota, di lokasi  Rocket Motor Circuit Kabupaten Sumbawa

Selain memperoleh keuntungan, para pelaku usaha ini senang dengan adanya event dunia ini.

Event MXGP beri berkah keuntungan bagi UMKM lokal
Hj Biken bersama pengusaha UMKM lokal

Salahsatu pengelola UMKM yang menjual produk kuliner, Kartika asal Sumbawa mengaku, event ini mampu meningkatkan pendapatannya.

BACA JUGA: Sukses MXGP Samota 2022, dalam Tiga Perspektif

“Ribuan penonton datang dari kemarin, alhamdulillah kami untung dan senang dengan acara yang melibatkan ribuan orang  ini,” kata pemilik UMKM Annisa Brownis ini, Minggu (26/6/2022) di arena Rocket Motor Circuit Kabupaten Sumbawa.

UMKM dibawah binaan  Koperasi Syariah BMT Insan Samawa, menjual produk berupa Brois rasa madu dan kopi seharga Rp50.000 /1 kotak.

“Banyak yang suka produk ini, termasuk Pak Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, pernah membelinya,”ucap Kartika. 

Selain itu, produk yang dijual Wanita asal  Brang Biji Sumbawa, ada camilan khas Sumbawa, seperti Manjareal yang diharga Rp. 30.000/1 kotak. Ada juga madu Utan Lunyuk, yang ditiris satu botol berisi 30 mililiter seharga Rp. 100.000,-

Penonton yang datang dari  Lombok, Bali bahkan Jawa, jelas Kartika tertarik melihat produk-produk khas Sumbawa.

Ia menyampaikan apresiasi atas bantuan pemerintah dalam menfasilitasi para pelaku UMKM untuk memasarkan produk-produk rumahan masyarakat.

Sementara pelaku UMKM Fita Taylor  asal Dompu binaan Geopark Tambora, mengatakan bahwa event MXGP Samota, sangat berpotensi untuk memasarkan produk UMKM.

“Event berkelas dunia ini, mampu mendatangkan keuntungan yang lumayan, bagi UMKM karena penontonnya banyak,”ujar Fita.

Dijelaskannya, pembeli yang datang menonton, rata-rata tertarik dengan produk bernuansa khas daerah.

“Banyak yang beli produk yang terlihat menarik dan langka, apalagi kami jualnya murah,” ucapnya.

BACA JUGA: PON XXII, NTB dan NTT Calon Tuan Rumah Bersama

Misalnya, topi pantai dan sajadah , tutupan gelas yang terbuat dari daun pandan yang dikombinasi dengan kain tenus khas Dompu.

“Kami hanya menjual  50.000/topi. Sedangkan sajadah harganya 30.000/lembar. Bahkan Ketua TP. PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati memesan 10 lembar,”jelasnya.

 Produk lain yang dijual Fita, ada Shal yang terbuat dari kain tenun renda seharga Rp.  150.000,-. Kain tenun Renda Rp. 400.000-600.000,-. Ada juga jilbab seharga Rp. 50.000,-.

 “Alhamdulillah selama 2 hari mangkal, lumayan pendapatan dibanding hari-hari kamu jual di rumah kami,” kata wanita yang membawa serta produk UMKM Mada Dompu, Anisa Kopi.

Ditambahkan kalau kopi Anisa, produk kopi lanisa unggul dengan mengunakan rosting dengan memakai kayu bakar. Termasuk susu kuda liar dari CV. Nehru asal Bima.

Begitupun yang dirasakan UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lombok Timur. Salahsatu koodinator penjaga stand, Saodah mengatakan ada  8 UMKM yang ikut di gelaran MXGP Samota.

“Produknya macam-macam, ada snack, kain tenun, kopi dan olahan kuliner lainnya,”ujar Saodah.

Dijelaskannya ada produk Kripik Pisang satu bungkus kecil seharga Rp. 5.000,- ada Dodol ketsn seharga Rp. 12.000,- kue kering seharga Rp. 15.000,- dan produk lain.

Ia berharap kepada pemerintah maupun sektor swasta untuk memperbanyak event dan kegiatan, agar para UMKM diberdayakan dan ikut terlibat memperkenalkan dan menjual produknya.

Pelaku UMKM lainnya seperti, Jaidah pemilik UMKM Kemang Langit, asal Moyo Hilir Sumbawa yang memasarkan produk tenun khas Sumbawa dan UMKM Samawa Antique yang menjual snak produk home industri ini, mengaku walaupun untungnya sedikit namun senang adanya event MXGP Samota di Sumbawa. 

“Semoga event seperti ini, makin banyak dan kalau bisa setiap bulan ada di Sumbawa maupun di NTB,”harap Jaidah. ***

 

 




NTB Kolaborasi Trade and Investment dengan Uni Eropa

H.E Vincent Piket menyatakan, delegasi Uni Eropa Provinsi NTB yang pertama dikunjungi delegasi Uni Eropa karena potensi di perdagangan dan investasi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Para pelaku usaha di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) punya kesempatan melakukan kolaborasi dengan negara-negara anggota Uni Eropa, terutama pada sektor perdagangan dan investasi (trade and investment).

NTB merupakan provinsi pertama yang didatangi delegasi Uni Eropa
Gubernur Zul dan H.E Vincent Piket

Ini merupakan bagian komitmen Provinsi NTB untuk memperkuat hubungan kerjasamanya dengan berbagai pihak.

BACA JUGA: Jelang MXGP Samota, NTB dan Bali Sepakat Wisata Terpadu

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat menerima kedatangan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia di Pendopo Gubernur NTB, Selasa (14/06/22).

“InsyaAllah akan ada kerjasama kita dengan Uni Eropa di bidang pendidikan, ekonomi dan perdagangan,” kata Gubernur Zul

Sementara itu, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, H.E Vincent Piket menyatakan ia dan delegasi Uni Eropa lainnya memilih Provinsi NTB sebagai provinsi Indonesia pertama yang dikunjungi. Karena NTB memiliki potensi yang besar di sektor perdagangan dan investasi.

“Kami memilih NTB karena memiliki banyak potensi di sektor perdagangan dan investasi, seperti pada bidang pertanian, perikanan dan juga pendidikan,” tutur H.E Vincent.

Dijelaskan, ada beberapa program dari Uni Eropa yang berhubungan dengan program Pemerintah di NTB, seperti Eco Green, Pengembangan Kurikulum untuk Program Pertukaran Pelajar.

“Tentunya ada beberapa program di NTB yang berhubungan dengan Uni Eropa, seperti Eco Green dan Curriculum Development untuk Pertukaran Pelajar,” jelasnya.

Terakhir H.E Vincent Piket juga menyampaikan, selain Provinsi NTB, akan ada sekitar 10-15 Provinsi lain yang menjadi target kunjungan Uni Eropa  dan delegasinya.

BACA JUGA: Dinas Pariwisata KLU Siapkan Program Penataan Pariwisata

“Ada sekitar 10-15 provinsi yang meniadi target keseluruhan program Uni Eropa. Untuk Indonesia sendiri, seperti Provinsi-provinsi di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan lainnya,” tutup H.E Vincent.***




Investasi di NTB Dipaparkan ke Komite IV DPD RI

Sekda NTB paparkan kinerja investasi, termasuk KEK Mandalika yang memberikan kemudahan bagi investor

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kawasan ekonomi berstatus khusus suatu daerah,menjadikan kawasan kawasan tersebut berlisensi dalam penilaian para  investor. 

Seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang diberikan kemudahan oleh Pemerintah bagi para investor untuk dapat berinvestasi.

BACA JUGA: Event MXGP, Investor Mulai Menjajagi Investasi di Samota

Menjelaskan kondisi kinerja investasi
Lalu Gita Ariadi

Kondisi umum perekonomian dan kinerja investasi di Provinsi NTB disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi, saat Kunjungan Kerja Komite IV DPD RI, di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Senin (13/06/22).

“Kawasan ekonomi yang berstatus tentu dibarengi dengan keindahan yang dimiliki, proses perijinan,, bahkan insentif investasi bagi para investor, sebagaimana halnya di KEK Mandalika. Pemerintah memberikan berbagai kemudahan bagi para investor,” jelas Miq Gite. 

Disampaikan, NTB tidak lama lagi menggelar perhelatan MXGP Samota 2022, pada tanggal 24 – 26 Juni 2022 di Samota, Sumbawa.

“Banyak event berlangsung di Provinsi NTB, salah satunya MXGP dan sebelumnya sudah berlangsung WSBK, MotoGP dan lain sebagainya,” ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal & PTSP Provinsi NTB, Ir. H. Mohammad Rum, M.T., menyampaikan kinerja DPMPTSP Provinsi NTB terkait realisasi investasi yang sangat bagus. 

BACA JUGA: Sosialisasi BPJS untuk Pekerja Kontrak di Lombok Utara

“Pada tahun 2021 realisasi investasi melampaui target dari yang sudah ditentukan oleh BKPM RI. Dari segi infrastruktur juga sangat memadai, memiliki sumber daya listrik besar,  akses jaringan internet, pelabuhan bagus dan bandara internasional,” ungkapnya***

 

 




Event MXGP, Investor Mulai Jajaki Investasi di Samota

Penyelenggaraan event MXGP punya daya tarik yang mampu mengundang para investor 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Keindahan alam Teluk Saleh, Moyo dan Gunung Tambora (akronim Samota) dan perhelatan Motocross Grand Prix (MXGP), jadi pemantik yang menyedot para investor.

Mereka tertarik dan mulai menjajaki kemungkinan pengembangan investasi di kawasan Samota seluas 680.725 hektar, membentang dari Sumbawa ke Dompu.

Adanya gelaran MXGP, sejumlah Investor mulai menghubungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPST) Provinsi NTB. 

Evebt MXGP menyedot investor
Muhammad Rum

“Mereka menjajaki investasi di Samota, dan mulai menghubungi kami,” kata Kepala DPMPST Provinsi NTB, Ir. H. Mohammad Rum MT, Senin (13/06/22). 

Disebutnya, antara lain investor dari Polandia, Amerika dan lainnya. Ini artinya, gaung Samota sudah mulai dikenal hingga mancanegara, tambah Rum.

BACA JUGA: Unram Rencanakan Kebun Kopi di KLU Jadi Obyek Wisata 

Rum berkeyakinan, adanya MXGP yang diprediksi menghadirkan 50 ribu penonton dalam dan luar negeri, disamping akan membuka kran investasi di wilayah itu juga akan memberikan multipliyer efek bagi masyarakat sekitar. 

Menurutnya, belum banyak dipahami banyak orang bahwa dampak MXGP ini akan memberikan nilai ekonomi yang sangat luar biasa.  

“Jadi kita ingin agar semua berpikir positif (positif thingking). Oleh karena itu, kita sangat berharap agar sukses. Karena ini hasil kerja semua seluruh masyarakat, LSM, pengusaha, jurnalis, akademisi saling bahu-membahu  untuk sukses menjadi tuan rumah,” pintanya.

Pasca MXGP, akan dilanjutkan dengan gelaran Ironman (triathlon) Lombok Series bulan Oktober, event olahraga yang memadukan berenang, berlari dan bersepeda. 

Event olahraga itu akan diikuti sedikitnya 1300 orang atlet yang berasal dari 30 negara.

“Dengan agenda ini juga diharapkan para peserta akan tinggal lebih lama dan membelanjakan uangnya di daerah kita, baik untuk cendramata, UMKM, pertanian, perikanan dan lainnya  bisa dinikamti langsung, karena pasarnya sydah jelas,” Rum menegaskan.

BACA JUGA: Tata Kelola Sampah di MXGP, Ini Persiapan Pemprov

Bagi Rum, tahun ini dan ke depannya merupakan tahun-tahun keberuntungan bagi NTB. 

“Saya yakin MXGP ini akan terjadi perputaran uang yang cukup signifikan yang muaranya untuk peningkatan ekonomi masyarakat setempat,” kata Rum. ***

 




Unram Rencanakan Kebun Kopi di KLU Jadi Obyek Wisata 

Rektor Unram didampingi Wabup KLU kunjungi areal kebun kopi untuk pusat pendidikan dan penataan obyek wisata

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Rektor Universitas Mataram (UNRAM), Prof. Ir,  Bambang Hari Kusumo,M.Agr, ST, P.hd, bersama Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto Ridawan, ST. M.Eng, meninjau areal kebun kopi seluas 230 hektare.

Areal kebun kopi itu akan menjadi pusat pendidikan Unram, sekaligus persiapan untuk ditata sebagai obyek wisata. 

Rektor Unram menjelaskan seputar kopi di Lombok Utara

Jadi, kebun kopi dan kawasan hutan pendidikan sekaligus dijadikan sebagai objek wisata pendidikan, dan Downhill sepeda gunung, Glamping Tent, Camping Literasi, Spot Selfie dan lain sebagainya. 

BACA JUGA: Pacuan Kuda Ikut Meriahkan MXGP Samota di Sumbawa

Di sisi lain, Rektor Unram juga membicarakan potensi kopi Lombok, khususnya di Lombok Utara. 

“Kopi Lombok Utara itu memiliki banyak varian seperti kopi di daerah lain,” kata Bambang saat berkunjung bersama beberapa anggota timnya, Jum’at (10/06/22)

Menurutnya, kopi Lombok bisa berkembang baik, karena potensinya yang cukup banyak,” katanya.

Kopi Lombok bakal bisa bersaing dengan kopi lainnya di tingkat nasional, asal pengembangan terus ditingkatkan. Saat ini produksi kopi Lombok tidak dikirim ke luar daerah lain, dan habis untuk konsumsi lokal di Lombok.

Bambang menjelaskan, lahan budidaya kopi itu harus luas, supaya memiliki varian untuk menentukan target pasar. 

Kalau tidak ada target pasar, petani kopi ke depan akan berkurang.

Banyaknya event internasional di Lombok, seperti ajang balap MotoGP di Sirkuit Mandalika, harus dijadikan peluang pasar mengenalkan kopi Lombok kepada dunia melalui wisatawan yang datang. 

“Momen ini harus bisa dimanfaatkan oleh para petani atau pelaku UMKM di Lombok,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Desa Senaru, Raden Akria Buana pada wartawan mengatakan, pihak Unram sangat bangga menjadi warga yang berdomisili di Lombok, karena potensi alamnya cukup banyak selain kopi maupun lainnya. 

“Potensi yang ada itu harus bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan ekonomi warga,” harapnya.

Pasalnya, kata dia, selama ini produksi kopi dan hulu ke hilir di Lomvok Utara digarap sekadarnya, hal itu sangat mempengaruhi kualitasnya. 

Ia mencontohkan, seperti masyarakat memetik biji kopi masih berusia muda, demikian pula dengan proses pemanggangannya yang tidak memiliki standar.

BACA JUGA: Setelah MXGP, Inronman Kelas Dunia Segera Digelar

Menurutnya, kehadiran para ahli dari Unram bisa merubah prilaku petani. 

“Ini bisa menjadi salah satu cara merubah prilaku petani pada panen kopi agar memetik buah yang sudah matang atau merah,” katanya. 

Tidak menutup kemungkinan,edukasi tersebut akan dilakukan ke sejumlah desa lainnya yang merupakan penghasil kopii. 

“Optimalisasi kopi di daerah, mengingat daerah Lombok Utara sebagai salah satu daerah produksi kopi robusta,” katanya.***

 

 




Event MXGP Pacu Pertumbuhan Investasi Daerah

Terobosan Gubernur NTB dengan penyelenggaraan event MXGP serta berbagai event internasional, memacu pertumbuhan investasi daerah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Belum lama event  internasional WSBK dan MotoGP sukses dihelat di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, kini gelaran kelas dunia bakal digeber kembali yakni Motorcross GranPrix (MXGP) Samota, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat 24-26 juni 2022 mendatang. 

Terobosan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah ini memacu pertumbuhan investasi daerah.

“Trobosan Gubernur kita Bang Zul yang mampu menggerakkan (Strigger) WSBK dan MotoGP yang digelar sukses dan gaungnya mendunia. Diharapkan gelaran MXGP Samota-Sumbawa juga menjadikan Pulau Sumbawa ini makin mendunia,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTB, Ir. H. Mohammad Rum, MT, di Mataram, Jumat (10/06/22).

Sebelumnya nama NTB tidak begitu dikenal, yang dikenal hanya Bali dengan kemajuan pariwisatanya. Namun setelah digelarnya berbagai event internasional di NTB mulai dari WSBK, MotoGP dan yang akan berlangsung yaitu MXGP di Samota, banyak orang tahu tentang NTB. 

Terobosan adanya event MXGP menguntungkan sisi investasi
Event MXGP

NTB sendiri tidak saja unggul dari sektor pariwisata, namun juga memiki potensi alam dan keunggulan lainnnya dari berbagai sektor. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Ajak KSB Hadirkan Event Internasional

Dengan digelarnya event-event berskala internasional di NTB selain memacu pesatnya pertumbuhan pariwisata juga akan memberikan dampak cukup signifikan pada sektor lainnya.

“Dampak ini tentu dari sisi investasi di NTB akan semakin menggeliat. Adannya MXGP nantinya juga menjadi event keseimbangan antara Lombok dan Sumbawa yang kerap kali disebutkan Gubernur NTB,” tukas Rum, yang sebelumnya pernah sebagai Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB ini.

“Namun kita berpikir jauh ke depan dampaknya akan sangat luar biasa. Sebutlah misalnya, dulunya Bandara, Pelabuhan kita, jalan-jalan kita yang dulunya rendah, sekarang ditingkatkan untuk meyesuaikan.  Ini dampak positifnya dan ini yang patut kita syukuri,” ujarnya.

Dengan gelaran MXGP, lebih menguntungkan dari sisi investasi, membuat lebih enak jualan potensi daerah. Sebutlah bagaimana potensi Teluk Saleh dengan panorama teluknya dengan ikan hiu pausnya yang cukup menjanjikan. 

Selanjutnya potensi perikanan tangkap. Pulau Moyo yang eksotis dan pernah viral karena kunjungan mendiang Ratu Lady Dina ke Moyo tahun 1993. 

“Jadi dengan digelarnya MXGP nanti wisatawan lokal dan mancanegara akan lebih tahu banyak tentang Pulau Moyo itu sendiri yang merupakan bagian dari Samota yang mana  di tempat event MXGP internasional satu provinsi dengan Mandalika MotoGP yang sudah mendunia,” kata Rum. 

BACA JUGA: Latsitardanus XLII Jasi Inspirasi Pelajar, Ini kata Sekda NTB

Selanjutnya Rum juga menyebut MXGP juga akan menjadikan Gunung Tambora lebih dikenal. Dimana sebelumnya dalam sejarah Letusan Gunung Tambora telah menggoncang dunia. 

Dan saat digelarnya MXGP Tambora kembali akan mengguncang dunia dengan kedatangan wisatawan dunia untuk menyaksikan gelaran MXGP dan bisa melihat potensi lainnya di kawasan Samota, Sumbawa. ***

 




Produk UMKM Unggulan NTB Hadir di Ajang MXGP 

NTB Mall salah satu E-Commerce pemasar produk UMKM unggulan NTB siap meriahkan ajang MXGP

MATARAM.lombokjournal.com ~ Menyambut event Motocross Grand Prix (MXGP) of Indonesia 2022 di Samota-Sumbawa, NTB Mall, salah satu E-Commerce,  siap hadir memasarkan produk-produk UMKM unggulan NTB.

Direktur Utama NTB Mall, Indah Purwanti Ningsih saat diwawancarai via telefon, mengatakan akan membawa produk-produk UKM NTB, terutama produk kuliner kemasan, Kamis (09/06/22).

NTB Mall siap pasarkan produk UMKM

“Jadi di event MXGP kita akan kembali membawa produk-produk UKM NTB, terutama produk kuliner kemasan, diantaranya Ayam Taliwang, Sate Rembige, Ayam Rarang, sehingga para tamu dapat membawanya dalam bentuk oleh-oleh,” kata Indah.

Tentu, selain produk-produk kuliner kemasan, NTB Mall juga akan memasarkan produk-produk kerajinan khas NTB.

BACA JUGA: Waspada Gangguan Anjing Liar Jelang Event MXGP

“Selain produk kuliner, kita juga ada produk-produk kerajinan, seperti Ketak, Tas Bambu dari daun lontar, Mutiara, Songket, Tenun dan turunannya,” tambahnya.

 Indah juga menyampaikan, terdapat 10 booth dari NTB Mall yang akan hadir pada event MXGP Samota.

 3 booth untuk produk-produk yang ada di NTB Mall dan 7 booth lainnya untuk UKM di Pulau Sumbawa.

“Kita ada 10 booth. 3 booth untuk produk-produk yang ada di NTB Mall, isinya produk kuliner, kerajinan dan fashion serta 7 untuk UKM Pulau Sumbawa. Karena ini event di Sumbawa, jadi kami juga berharap yang di Pulau Sumbawa ada disana,” jelas Dirut NTB Mall tersebut.

Kehadiran NTB Mall pada event MXGP Samota kali ini akan dikemas sedikit berbeda dengan event MotoGP Mandalika lalu. 

Selain dari segi desain, NTB Mall juga akan memasarkan produk Merchandise hasil dari kerjasama Jabar-NTB Connection.

“Untuk desainnya tentu akan sedikit berbeda dengan MotoGP, karena setiap bulan kita ada perbaikan desain. Jadi nanti yang dibawa ke MXGP juga tergantung dengan karakteristik penonton yang ada. Selain itu, kami juga ada produk merchandise kolaborasi Jabar-NTB Connection yang sudah kami pasarkan di official store NTB Mall,” tutur Indah.

BACA JUGA: Event MXGP Jdi Pengungkit Pergerakan Ekonomi 

Sebagai infromasi, NTB Mall merupakan sebuah inovasi yang dihadirkan oleh Pemerintah Provinsi  NTB sebagai wadah untuk memulihkan para pelaku UMKM yang terdampak Covid-19. 

NTB Mall sendiri hadir secara offline dan online. Offline store menampilkan display produk-produk UMKM yang berada di Kota Mataram.

Sementara online store, yaitu melalui aplikasi ntbmall.com yang menampilkan berbagai macam produk UMKM NTB seperti kuliner, fashion hingga kerajinan tangan (craft). ***

 

 




Event MXGP Jadi Pengungkit Pergerakan Ekonomi

Event MXGP yang diselenggarakan di Pulau Sumbawa ebih dari sekedar kegiatan olahraga

MATARAM.lombokjournal.com ~ Event Motocross Grand Prix (MXGP) of Indonesia 2022 tidak semata gelaran olahraga, namun sekaligus pengungkit pergerakan perekonomian, perubahan masyarakat secara keseluruhan.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan itu saat acara Launching Gerai Tiket dan Sosialisasi MRLL MXGP Samota 2022 di Dinas Perbuhungan Provinsi NTB, Jum’at (10/06/22)

Event MXGP of Indonesia 3033
ilustrasi ~ event MXGP

“MXGP bukan semata event olahraga, MXGP ini suatu event yang menjadi pengukit bukan hanya kegiatan produksi tetapi juga kegiatan ekonomi perubahan sosial kemasyarakatan,” katanya. 

BACA JUGA: Penanganan Stunting di NTB dengan Kolaborasi dan Sinergi

Event MXGP memberikan kesempatan Provinsi lain yang memiliki karakter daerah seperti Pulau Sumbawa, menyelenggarakan event internasional. 

“Alhamdulillah kalau event MXGP ini dapat sukses terselenggara di Pulau Sumbawa, maka mampu menghidupkan harapan bagi daerah lain yang mempunyai karakter yang mirip dengan Pulau Sumbawa, ada Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan lain sebagainya,” tutur Bang Zul.

Pada kesempatan sama, Komandan Lapangan MXGP Indonesia, Ridwansyah mengatakan, sebanyak 84 pembalap, 24 tim dari 20 negara, dengan logistik puluhan ton akan tiba pada tanggal 17 Juni 2022.

“Acara ini pasti akan sukses, karena kebersamaan dan koordinasi yang baik, InsyaAllah akan membuahkan hasil yang baik,” tuturnya.***

BACA JUGA: Tenaga Honorer Pemprov NTB Diverifikasi

 

 




Pembangunan Sirkuit MXGP Samota Hampir Rampung 

Komandan Lapangan MXGP, Ridwan Syah progres pembangunan sirkuit MXGP Samota mencapai 90 Persen

MATARAM.lombokjournal.com ~ Komandan Lapangan MXGP Indonesia, Ridwansyah mengatakan, progres pembangunan sirkuit MXGP Samota sudah hampir rampung, yakni sudah mencapai 90 persen. 

Pembanguanan Sirkuit MXGP Samota capai 90 persen
Ie. Ridwan Syah

Sedang lainnya, progres pembangunan track atau sirkuit pada skybox mencapai 60 persen Tribun VIP mencapai 50 persen, Peddock mencapai 60 pesen, Bike Wash mencapai 80 persen dan Pit Line mencapai 60 persen. 

BACA JUGA: Kuliner Sumbawa, Dikemas Steril untuk Event MXGP

“Kami perkirakan sirkuit ini akan selesai pada tanggal 15, setelah sirkuitnya jadi akan dilakukan mobilisasi equipment,” Ridwansyah.

Ia mengatakan itu saat memberikan pemaparan dalam rapat persiapan MXGP Samota Tahun 2022, Kamis (09/06/22).

Selain itu, progres dari infrastruktur pendukung, di antaranya Air Bersih mencapai 98 persen, Listrik mencapai 80 persen, Jalan mencapai 80 persen, Toilet mencapai 20 persen dan Parkir mencapai 20 persen.

“Penerapan jalan umum jembatan samota – vanue dalam proses pemasangan,” jelasnya.

Disusul progres jalan alternatif, di antaranya Penyaring – Labu sawo mencapai 50 persen, Bukit Permai – Simpang Boak mencapai 15 persen, Kebayan – Bukit permai mencapai 35 persen dan Klapis mencapai 15 persen. ***

BACA JUGA: Kanker Prostat, Ini yang Penting Anda Ketahui 

 




Gubernur NTB: Pengiriman TKI Jangan Salahi Aturan

Saat Audiensi dengan Pengurus Pusat Asosiasi Perusahan Pekerja Migran Indonesia, Gubernur NTB tegaskan TKI jangan asal berangkat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah Menerima Audiensi Pengurus Pusat Asosiasi Perusahaan Pekerja Migran Indonesia (DPP APPMI) di Ruang Tamu Vip Bizam pada Kamis (9/6).

Gubernur NTB katakan, jangan asal berangkat

Bang Zul sapaan Gubernur NTB mengatakan, pertemuan kali ini bersama dengan Perusahaan Sawit Malaysia dan Asosiasi penyedia Tenaga Kerja yang berminat merekrut puluhan ribu tenaga kerja dari NTB untuk bekerja di ladang – ladang sawit di Malaysia.

BACA JUGA: Gubernur NTB dan Dirjen Periknan Siapkan Shrimp Estate di Sumbawa

“Malaysia dan daerah kita dekat, jadi saya minta Pak Kadis Tenaga Kerja untuk segera ke Malaysia untuk melihat keadaan di sana sehingga tenaga kerja kita senang dan perusahaan juga senang,” ucapnya.

Ia berharap tidak ada lagi pengiriman tenaga kerja dari NTB yang menyalahi aturan atau berangkat unprosedural karena resikonya sangat berat.

“Tidak boleh lagi asal berangkat, tapi caranya harus benar dan di bekali dengan keahlian-keahlian, pengalaman serta bahasa,” ungkap Bang Zul. 

Turut hadir mendampingi Gubernur, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S. Sos, M.H dan Ketua DPP APPMI, H. Muazzim Akbar bersama dengan jajarannya. ***

BACA JUGA: Amtenar Rilis Lagu Bernuansa Religius, LABBAIK