Operasi Zebra Rinjani Mulai 3-16 Oktober 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi., M.Si mengatakan kegiatan Apel Gelar Pasukan “Operasi Zebra Rinjani Tahun 2022” sebagai momentum seluruh elemen masyarakar untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas.

“Operasi Zebra Rinjani 2022 ini momentum untuk kita meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas untuk mendukung berbagai program antara lain pariwisata kita akan menjadi tuan rumah besok Ironman dan mengambil tempat di jalan raya, mari sama-sama dukung,” tutur Miq Gite saat menghadiri Apel di Lapangan Bharadaksa Polda NTB, Senin (03/10/22).

Ia juga menjelaskan, kedisiplinan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi dapat memberikan optimalisasi pendapatan daerah.

“Kebijakan dispensasi serangkaian dengan upaya ikhtiar untuk bagaimana mengoptimalisasi keberadaan ini untuk pendapatan daerah, pendapatan daerah ini juga kembali lagi kepada peningkatan kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA: Tragedi Sepakbola, Harus Ada yang Bertanggungjawab

Operasi Zebra Rinjani 2022 akan dilaksanan dari tanggal 3 – 16 Oktober 2022,  diberbagai titik yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota, seperti:

Kota Mataram (Simpang 3 Pasar Kebon Roek Ampenan, Simpang 5 Ampenan, Simpang 4 Pagesangan, -Simpang 4 Pasar Karang Jasi, Simpang 4 Karang Medain, Simpang 4 Pasar Sindu, Simpang 4 Sayang – sayang, Simpang 4 Rembiga, -Simpang RSJ Prov. NTB, Jln. Pendidikan, Jln. Pejanggik, Jln. Saleh Sungkar, Jalan AA Gde Ngurah,  Simpang Empat Rembiga, -Simpang Tiga Kebon Roek, Simpang 4 BI, Jln. Udayana, Depan Islamic Center, -Depan Imigrasi Mataram, Jln. Majapahit (Depan Epicentrum Mall),  Simpang Tanah Haji (karena ada jalur memutar), Jln. Lingkar Selatan Ampenan, Jln. Majapahit, Jln. Udayana, Jln. Lingkar Utara Sayang-sayang, Jalan Baru Monjok, Jln. Raya TGH Faisal Turida, Jln. Baru Jangkok – Taliwang.

Lombok Barat (Jalan Raya Senggigi di antaranya Jembatan Meninting sampai dengan simpang 4 Montong, -Simpang 3 SMU Batu Layar s.d Makam Batu Layar, Depan Cafe Kristal sampai dengan Cafe Alberto, tikungan depan Hotel Cassanova sampai dengan Pantai Kerandangan, tanjakan Batu Bolong, -tanjakan Hotel Santosa sampai dengan tanjakan Malimbu).

Razia juga akan dilakukan di Jalan raya menuju Pelabuhan Lembar, Jalan rute menuju Pantai Elaq-Elaq Sekotong, Simpang 4 Pasar Gunungsari, Simpang 4 Pasar Narmada, Simpang 3 Batu Kute, Simpang 5 Patung Koperasi Gerung, Simpang 4 Banyumulek, Simpang 3 Kediri, Jln. Baypass menuju Patung Sapi Gerung.

Lombok Utara (Sepanjang jalan menuju Pusuk sampai dengan wilayah Tanjung, tanjakan Pantai Malimbu–Bangsal Kec. Pemenang.

Lombok Tengah (Simpang 3 Jembatan Pringgarata, Simpang 3 Beber, Pasar Mantang, Tikungan Perkuburan 5. Mantang Pasar Kopang, Simpang 4 Puyung, Simpang 3 Mandalika Praya, Simpang 4 Kodim Loteng, Pasar Mujur dan Jalur by pas BIL.

Lombok Timur (Depan Pasar Rarang, Pasar Terara, Pasar Paok Motong, Pasar Masbagik,Pasar Aikmel, Taman Kota Selong, Pasar Labuhan Haji, Depan PHM, Jalan raya Anjani.

BACA JUGA: Mobil Bioskop Keliling di KLU Bantuan Kemendikbud Tak Terurus

Inspektur Upacara, Kapolda NTB Irjen Djoko Poerwanto mengatakan, perkembangan penduduk menjadi salah satu akibat meningkatnya kendaraan bermotor. 

Sehingga Operasi tersebetu menjadi langkah untuk memberikan kedsiplinan untuk tertib berlalu lintas. 

“Salah satu tujuannya untuk membangun budaya tertib berlalu lintas, yang harus dimulai dari diri kita sendiri untuk menjadikan contoh dalam tertib meningkatkan kualitas,” tuturnya.***

 




Kenaikan Inflasi, Pemprov NTB Optimis Lampaui Target 2,5-6 Persen

Hingga bulan Juli 2022 tercatat kenaikan inflasi Nusa Tenggara Barat mencapai 1,24 persen. 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tren kenaikan laju inflasi ini dominan dipengaruhi oleh angkutan udara, masih tingginya harga tiket pesawat, bawang merah, tomat, ikan bandeng/ikan bolu dan cabe merah.

Pemperintah Provinsi NTB dalam siaran persnya, Jumat (30/9/2022) melalui Plt. Kadiskominfo Prov NTB, Baiq Nelly Yuniarti menegaskan, angka inflasi terus mengalami kenaikan, maka Pemprov NTB oftimis akan bisa melampaui target sebesar 2,5-6 persen.

Laju Inflasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dipengaruhi oleh beberapa faktor. Hingga bulan Juli 2022 saja tercatat laju inflasi sebesar 1,24 persen. 

BACA JUGA: Bazar Pangan Murah Menyambut Maulid Nabi

Direkomendasikan kepada TPID langkah-langkah pengendalian kenaikan inflasi jangka pendek dan menengah panjang
Mewaspadai resiko kenaikan inflasi

Menurut Nelly, berdasarkan Rilis BPS Prov NTB yang juga dilansir Biro Perekonomian Setdaprov NTB menyebutkan, kenaikan inflasi bersama dengan pertumbuhan PDRB saat ini masih berpotensi meningkat seiring dengan semakin pulihnya kondisi pariwisata yang semakin membaik. 

Selain itu sektor transportasi akibat pencabutan retriksi mobilitas dan sektor pertambangan  yang semakin meningkat produksinya.

Selain itu kata Nelly, kerjasama OPD teknis terkait dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan para pelaku usaha di Kabupaten/Kota untuk melaksanakan Operasi Pasar Murah  (OPM), secara intensif menjadi rekomendasi kegiatan yang bisa menjadi upaya untuk pemulihan ekonomi NTB ke depannya.

Nelly juga menambahkan, hal lain yang dilakukan yakni monitoring dan evaluasi terhadap kenaikan harga gas elpiji 3 Kg dan HET minyak goring curah di pasaran. 

Dalam hal ini Pemprov NTB dan TPID tetap berupaya mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif di Provinsi NTB melalui sektor pariwisata dan pengadaan vaksin booster ketiga. 

Sementara itu perkembangan inflasi di Prov NTB hingga Agustus 2022 sebagaimana dilansir dari Prees Release Bank Indonesia Perwakilan NTB menyebutkan, hingga Agustus 2022, Provinsi NTB mengalami deflasi sebesar 0,79  (month to month/mtm). 

Hal ini menunjukkan tekanan inflasi bula Agustus menurun dibandingkan pada bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 1,24 persen  (mtm). 

Angka deflasi Prov NTB tercatat lebih rendah dibandingkan nasional yang mengalami deflasi sebesar 0,21 persen (mtm) dan angka historis selama 3 tahun (2019-2021) yang deflasi sebesar 0,19% (mtm).

Meski demikian, sambung Nelly, inflasi tahunan provinsi NTB tercatat sebesar 5,88 persen (yoy), masih lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi nasional yang tercatat sebesar 4,69 persen (yoy). Deflasi Provinsi NTB bulan Agustus 2022 bersumber dari kelompokVolate Food (VP) dan Administered Prices (AP) yang masing-masing tercatat mengalami deflasi 3,53 persen (mtm) dan 0,73 persen (mtm).  Selain itu ada kelompok Core Inflation (CI) masih mengalami inflasi sebesar 0,18 persen (mtm)

Adapun kelompok inti (CI) tercatat masih mengalami inflasi yang utamanya disumbang oleh kenaikan harga mobil sejalan dengan keanaikan permintaan. 

Dalam rangka pengendalian inflasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi NTB telah melakukan beberapa upaya pada bulan Agustus 2022. 

BACA JUGA: Cidomo Listrik Jadi ‘Bintang’ Pameran Kendaraan Listrik

Menyikapi pokok-pokok bahasan di atas, diusulkan dan direkomendasikan kepada TPID langkah-langkah pengendalian jangka pendek dan menengah panjang. 

Di antaranya jangka pendek melalui Quick Wins dengan melakukan opm untuk komoditas yang berpontesi meningkat harganya seperti telur ayam dan beras. 

Selanjutnya melakukan monitoring dan pengetatan harus masuk dan keluar di pelabuhan terhadap komunitas-komunitas pangan strategis. 

Mengintensifkan sidak khususnya terhadap komoditas gas elpiji 3 kg dan HET minyak goring curah. Komunikasi kebijakan belanja cerda – bijak dan variasi pola konsumsi bekerja sama dengan Dinas Komunikasi Informastika dan Statistik, Bank Indonesia, dan Dinas Perdagangan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Mengoptimalkan kerja sama Antar Daerah (KAD) antar kabupaten/kota di provinsi NTB maupun dengan daerah-daerah lainnya di luar NTB. 

Secara khusus, di tengah kondisi tekanan harga yang meningkat untuk sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang merah, KAD kan di proritaskan untuk pemenuhan pasokan di wilayah intra NTB. 

Memperbaiki kualitas neraca pangan surpulus-defisit di masing-masing kabupaten/kota se-Provinsi NTB.

Sedangkan untuk jangka menengah dan panjang diantaranya bias dilakukan dengan meningkatkan produktivitas sector pertanian melalui updating teknologi/metode budidaya dan penjjakan peralihan budiday semiorganik serta organic secara lebih msif untukmengantisipasi potensi kelangkaan pupuk yang kerap terjadi di Prov NTB. 

BACA JUGA: Stop Merokok, Anda Pasti Bisa Melakukannya

BI NTB juga turut mendukung upaya upgrading skills sejumlah kelompok tani /ternak di NTB melalui pemberian bantuan teknis berupa pelatihan integrated farming, peltihan dan fasilitasi demplot double chromosome, pelatihan pembuatan pakan ternak serta bantun teknis lainnya kepada kluster-kluster binaan.  

Mengutamakan BUMD jadi offtaker kebutuhan pangan strategis. ***

 

 




Cidomo Listrik Jadi ‘Bintang’ di Pameran Kendaraan Listrik 

Kreasi kendaraan listrik siswa SMKN 3 Mataram, Cidomo Listrik, menarik perhatian pengunjung Jakarta Convention Center

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah, mengapresiasi dan bangga dengan Dokar atau Cidomo Listrik (DOLIS) hasil karya SMKN 3 Mataram, yang dipamerkan pada Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2022.

“Cidomo Listrik hasil karya SMKN 3 Mataram, jadi bintang di arena pameran kendaraan listrik di JCC,” puji Bang Zul sapaan Gubernur NTB, Kamis (29/09/22) di Jakarta Convention Center (JCC), juga dikenal sebagai Balai Sidang Jakarta.

BACA JUGA: Juju Pelajari Limbah Jadi Bahan Bakar di Amerika

Terlihat Dolis jadi perhatian pengunjung JCC. Bahkan Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, mencoba mengendarai  karya siswa dan guru SMKN 3 Mataram.

Menurut Bang Zul, berbagi ide dan pengalaman putra-putri asal NTB, dipamerkan pada  acara IEMS 2022 ini. Kehadiran juga mengundang perhatian pengunjung.

“Dolis ini bikin geger JCC,” ungkap Gubernur Zul, pada Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2022, yang merupakan rangkaian kegiatan Pameran, Seminar, serta Product Presentation mengenai Kendaraan Bermotor Listrik (KLB). 

Kendaraan alat angkut penumpang yang dimodifikasi, menggabungkan konsep lokal dan modern. Jika dokar identik ditarik oleh kuda, maka Dolis menggunakan motor listrik.

Selain Dolis, SMKN 3 Mataram juga memamerkan mobil listrik prototype E-Formula R-ONE_SMEKTI, yang juga tampak unik dan menjadi perhatian.

BACA JUGA: Inovasi Kearifan Lokal, Dua Wakil NTB Ikuti PKPI

Mobil listrik ini, memiliki spesifikasi dengan kapasitas motor penggerak 5 KW, dengan kapasitas baterai 72 V/100 ah.  Kecepatannya 50-60 km/h dengan jarak tempuh 90 km dengan sekali isi daya penuh.

Kedua karya anak-anak NTB ini merupakan kendaraan ramah lingkungan yang menggunakan energi listrik.  

Ini Komitmen NTB menjaga lingkungan dengan mengurangi folusi udara dari pencemaran pembakaran BBM oleh mesin mesin kendaraan bermotor. ***

 

 

 




Juju Pelajari Limbah Jadi Bahan Bakar di Amerika

Pemprov NTB dukung Juju ke Amerika untuk pelajari pengolahan limbah menjadi bahan bakar, yang diselenggarakan dan dibiayai penuh oleh Amerika

MATARAM.lombokjournal.com ~ Manajemen limbah dan pengembangan energi terbarukan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB saat ini. Terlebih lagi dengan adanya target emisi nol pada 2050 (NTB NetZero Emission 2050).

Karena itu, Pemprov NTB mendukung penuh Pemuda kelahiran Lombok Timur, Muhammad Zurhalki yang akrab disapa Juju, mengikuti Reverse Trade Mission (RTM) on Waste to Energy (WTE) yang diselenggarakan dan dibiayai penuh oleh US trade and Development Agency.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan teknologi, kebijakan, dan layanan Amerika Serikat di bidang pengolahan limbah menjadi energi. 

BACA JUGA: Pabrik Pengolahan Limbah Beracun Berbahaya Hadir di NTB

Juga untuk membuka peluang kerjasama dalam hal pengadaan dan penggunaan teknologi pengolahan limbah di Indonesia. 

Pengolahan limbah jadi energi terbarukan akan dipelajari Juju di Amerika
ilustrtasi ~ Limbah Sawit jadi energi

RTM-WTE sendiri diikuti stakeholders Indonesia yang terlibat dalam pengembangan energi terbarukan dan pemberdayaan lingkungan, Seperti kementrian terkait, Pemerintah Provinsi, BUMN, dan BUMD dengan total peserta sekitar 15 orang. Juju adalah salah satunya. 

“Pendidikan yang baik Insya Allah akan menerbangkan anak-anak muda NTB sejajar dengan warga dunia yg lain,” ungkap Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menerima Juju di Ruang Kerjanya, Kamis (29/09/22). 

Pelajari beberapa jenis limbah

Juju merupakan alumni beasiswa NTB tujuan Polandia tersebut bersama rombongan akan berangkat pada pada 1 Oktober 2022. Kegiatan akan selesai pada 14 Oktober 2022. 

Beberapa lokasi yang akan dikunjungi tersebar di negara bagian Washington DC, Tampa, dan Los Angeles.

Juju akan mempelajari beberapa jenis limbah seperti, limbah pertanian, limbah rumah tangga, baik organik maupun anorganik, yang diolah menjadi bentuk energi yang dapat digunakan oleh masyarakat. 

Biasanya, tutur Juju, massa limbah dapat digunakan sebagai bahan baku pembangkitan listrik maupun pembuatan bahan bakar cair dan gas, dan sebagainya. 

Pemuda yang menamatkan jenjang S1nya di Universitas Mataram tersebut berharap, kegiatan tersebut bisa menjadi pintu awal terbentuknya kerjasama di bidang energi antara perusahaan-perusahaan Amerika Serikat dan Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Pengolahan Limbah, Pemprov NTBN Siapkan Infrastruktur Dasar

NTB termasuk peserta yang disediakan alokasi waktu pada sesi business briefing untuk mempresentasikan kondisi dan peluang kerjasama di NTB.

“Melihat ketertarikan penyedia teknologi di US terhadap besarnya peluang investasi di NTB, saya pribadi cukup optimis di masa mendatang akan terjalin hubungan kerjasama yang baik di bidang energi terbarukan,” tandasnya. ***

 




Target PAD KLU Meningkat dari Tahun Sebelumnya 

Plt. Sekda KLU mengakui, target PAD KLU meningkat karena pariwisata mulai menggeliat  

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Tahun 2021 ditargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada angka 121 miliyar miliyar, namun realisasi sampai 31 Desember 2021 hanya 70 miliar. 

Itu berarti ada sekitar 50 miliar dari yang ditargetkan tidak tercapai. Tapi di tahun 2022, target PAD KLU ditingkatkan dari 121 miliar menjadi 166 miliar. 

BACA JUGA: TMMD KE 115, Wabup Dabby Ikuti Rakornis Virtual

Plt Sekda KLU mengatakan, target PAD KLU tahun 2022 meningkat

Hal itu dijelaskan Plt Sekda KLU, Anding Dwi Cahyadi saat menghadiri Sosialisasi Aplikasi Edusmart di Pondok Pesantren Al Hikmah, Desa Pamenang Barat Kecamatan Pamenang, Kamis (29/09/22).

Apa yang menyebabkan Pemda KLU mencanangkan target peningkatan PAD? 

Anding menjelaskan, dengan sistem digitalisasi maka secara operasional pemungutan restribusi mudah dilakukan. 

“(saat pandemi Covid-19) PAD memang tidak bisa di pungut. Tapi sekarang sudah nampak, pariwisata sudah mulai menggeliat,” jelasnya.

Diakuinya, dulu past Boat dari Bali menuju Gili tidak pernah diperoleh sepeser pun. “Sekarang alhamdulillah, bisa masuk antara 5 sampai 10 Juta per hari,” tutur Anding. 

Karena itu Ia menghimbau semua masyarakat Kabupaten Lombok Utara untuk sama sama menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban di tengah masyarakat Kabupaten Lombok Utara. 

Lebih lanjut ia menguraikan terkait dengan era digitalisasi, dalam reformasi birokrasi oleh Menpan RI, ada item yang wajib dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah yaitu sistem pemerintahan berbasis elektronik, dan sekarang merupakan era digital, era aplikasi. Dan 

penerapan seluruh PAD Lombok Utara melalui sistem digital, untuk mengurangi terjadinya kebocoran 

BACA JUGA: PT Bank NTB Syariah Cabang Tanjung Sosialisasi Aplikasi Edusmart

Anding menghimbau, semua masyarakat Kabupaten Lombok Utara untuk sama sama menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban di tengah masyarakat Kabupaten Lombok Utara. 

Diakuinya bahwa maslah di tengah masyarakat KLU masih banyak, akan tetapi tugas birokrasi adalah bekerja. ***

 




PT Bank NTB Syariah Cabang Tanjung Sosialisasi Aplikasi Edusmart

Pihak PT Bank NTB Syariah Cabang Tanjung menekankan pentingnya pengembangan kompetensi semua konsumennya

TANJUNG.lombokjournal.com ~ PT Bank NTB Syariah Cabang Tanjung Kabupaten Lombok Utara mengadakan Sosialisasi atau Launching Aplikasi Edusmart yang di pusatkan di Ponpes Al-Hikmah Kecamatan Pamenang, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (29/09/22).

Dalam sambutan Kepala Kantor PT Bank NTB Syariah Tanjung, Umarta, SH, menekankan pentingnya pengembangan kompetensi teknologi konsumen PT Bank NTB Syari’ah saat ini.

Kepala PT Bank NTB Syariah Cabang Tanjung menekankan pentingnya skil teknologi asemua konsumennya
Umarta, SH

“Kita dituntut memiliki skil penggunaan IT untuk memudahkan kita di era digital. 

BACA JUGA: Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan

Tuntutan ini tak bisa dihindari dan seiring dengan kemajuan zaman,” kata Umarta.

Sosialisasi Aplikasi Edusmart,  PT Bank NTB Syari’ah CabangTanjung juga akan dilakukan  di Ponpes yang lain juga.

“PT Bank NTB Syari’ah Tanjung akan melakukan hal yang sama si Pondok Pesantren Darul Iman, dan yang lainnya,” kata Umarta. 

Aplikasi Edusmart bisa berintegrasi sebagai absensi atau belanja santri. Rencana sosialisasi Aplikasi Edusmart sudah lama di rencanakan.

“Atas Izin Allah hari Kamis (29/09) bisa terlaksana, alhamdulillah,” ucapnya. 

Umarta, singgung soal slogan Pondok Pesantren Al- Hikmah “Hidup Jadi Mudah”, dan aplikasi Edusmart ini akan memudahkan seluruh konsumen PT Bank NTB Syari’ah di seluruh NTB. 

Sejalan dengan harapan Pimpinan Pondok Pesantren Al Hikmah, Dr. TGH. Lalu Muhsin Mukhtar Effendi,LC,MA, yang sudah lama menjalin kemitraan dengan PT Bank NTB Syariah. 

“Kalau bukan kita yang mengembangkan Keuangan Syari’ah, siapa lagi,” kata TGH. Lalu Muhsin. 

Ia mengaku ikut serta dalam menggodok perpindahan dari PT Bank NTB kovensional ke PT Bank NTB Syari’ah. 

“Tidak ada kalimat yang pantas di sampaikan selain terima kasih dan mudah-mudahan mendapat Ridho dari Allah Subahanahuataala, amin,” katanya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang banyak membantu dan mendorong lahirnya Ponpes di berbagai tempat. Dan diharapkan dalam era globalisasi saat ini, para santri santriwati lebih pandai dan siap menghadapi tantangan era global yang lebih berat dari hari ini, harapnya. 

BACA JUGA: Pemprov NTB akan Dukung Program DPD HNSI untuk Nelayan

Di penghujung sosialisasi Aplikasi Edusmart, dilakukan pengukuhan pengurus Ponpes Al Hikmah Kecamatan Pamenang Kabupaten Lombok Utara.

Kefiatan sosialisasi Aplikasi Edusmart ini selain dihadiri oleh Kepala Kantor PT Bank NTB, Syari’ah Cabang Tanjung dan Pimpinan Pondok Pesantren Al Hikmah, juga hadir Plt. Sekda Kabupaten Lombok Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama KLU, Kepala Kantor Ketenagakerjaan KLU, tokoh masyarakat, para wali santri/Santriwati, segenap pengajar dan seluruh Santri/Santriwati Ponpes Al Hikmah. (*) 

 

 




Penghargaan Dekranas untuk Bros Kulit Kerang Ukir dari NTB

Dekranasda NTB pamerkan “Bros Kulit Kerang Ukir Kerawang Motif Batik” karya Riana Meilia dan meraih Penghargaan Dekranas

MATARAM.lombokjournal.com ~ Produk Unggulan Berpotensi “Bros Kulit Kerang Ukir Kerawang Motif Batik” Karya Riana Meilia, menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Dekranas

Ketua Dekranasda NTB,  Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah  memberikan apresiasi atas raihan prestasi yang diraih produk unggulan yang dipamerkan Dekranasda NTB. 

BACA JUGA: Ibu Negara Kunjungi Stand Dekranasda NTB

Piagam penghargaan produk unggulan berpotensi yang diterima perajin NTB

Ia berharap para perajin NTB dapat terus berkreasi dan berinovasi dengan berbagai model desain terkini.

“Tantangan para perajin adalah terus berkreasi dan berinovasi dengan model desain yang baru, bagus berkualitas, ramah lingkungan, dan dengan harga yang terjangkau dan bersaing,” tutur Bunda Niken di laman Facebooknya, Senin (26/09/22).

Kegiatan Pameran Kerajinan Nusantara “KRIYANUSA” bertajuk  ‘Semangat Bertahan Perajin Berdaya Saing’ yang berlangsung tanggal 21 – 25 September 2022 di Hall A Balai Sidang Jakarta Convention Center.

Dekranasda NTB menampilkan produk-produk Dekranasda Kabupaten Sumbawa Barat, Dekranasda Kabupaten Bima, Dekranasda Kota Mataram, dan Lombok NTB Pearls.

Riana Meilia Owner Galeri Mutiara Riana Meilia Lombok NTB Pearl  mengucapkan bersyukur atas capaian yang diraih. Menjadi produk pertama dengan kulit ukir kerang batik yang mengikuti pameran.

“Alhamdulillah, ini merupakan pertama kalinya di Indonesia ikut kulit kerang ukir kerawang motif batik dan berhasil meraih penghargaan,” ujar Riana.

BACA JUGA: Keagungan Adat Sasak di Pernikahan Putri Sekda NTB

Galeri Mutiara Riana Meilia Lombok NTB Pearl menyediakan berbagai koleksi perhiasan berbahan mutiara, kulit kerang, ikat perak, emas, dan berlian. ***

 




Pelatihan DEA untuk 400 Wirausaha Muda Se P. Lombok 

Mendukung tumbuh kembangnya wirausaha digital, HBK buka pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) membuka pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) bagi ratusan pelaku usaha dari lima Kabupaten/Kota di P. Lombok, Jum’at (26/09/22).

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Dan Pengembangan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (BPPTIK) Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kementerian Kominfo RI.

Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat yang berbeda, yaitu di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram dan Hotel Aruna, Lombok Barat secara serentak pada Jum’at sampai dengan Sabtu, 23 hingga 24 September 2022.

BACA JUGA: HBK Sosdapil di Lombok, Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

Sebanyak 400 orang wirausahawan muda mengikuti kegiatan pelatihan ini. 

Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama dan sinergitas antara Komisi 1 DPR RI dengan Kementerian Kominfo RI, salah satu mitra kerja Komisi 1 DPR RI.

HBK mengatakan, pelatihan Digital Entrepreneurship Academy menciptakan talenta digital
H. Bambang Kristiono, SE (HBK)

“Saya menyambut baik program-program yang sangat bermanfaat bagi kita semua ini, mengingat pada saat ini kita telah berada di era transformasi digital, yang akan memberikan tantangan baru bagi para pengusaha di Indonesia,” kata HBK dalam sambutannya.

Menurut HBK, ekonomi digital telah menjadi penopang perekonomian Indonesia selama masa pandemi Covid-19. Ini membuat kesadaran, digitalisasi telah merambah hampir setiap lini kehidupan, tak terkecuali dunia usaha. 

Tanpa adanya tatap muka, namun dengan tetap memperhatikan social distancing (jaga jarak), roda perekonomian kita harus terus berjalan. 

Bahkan bukan hanya dana dari dalam negeri yang dapat masuk di transaksi ekonomi digital ini, tetapi juga cakupannya yang akan semakin meluas ke seluruh dunia.

“Yang lebih membuat daya tarik begitu besar adalah, semua kegiatan itu dapat dilakukan dengan hanya sebuah HP yang selalu kita genggam setiap saat,” ungkap HBK.

Selain itu, politisi Partai Gerindra ini juga menekankan, ekonomi digital mempunyai ruang berkembang yang sama untuk semua orang, dan mampu mendorong inklusivitas sehingga seseorang bisa mendapatkan layanan tanpa harus bertatap muka langsung.

Kegiatan sharing economy (ekonomi berbagi), juga menjadi andalan bagi para pengusaha menengah dan kecil di dunia digital. Seperti para reseller, pemilik properti yang tidak memiliki platform berdagang, pedagang perhiasan, hasil barang UMKM, hingga pengusaha makanan dan minuman.

DEA Ciptakan Talenta Digital

HBK juga menegaskan, Digital Entrepreneurship Academy yang digagas Kemkominfo RI ini, menjadi salah satu andalan Pemerintah untuk menciptakan talenta-talenta digital sebagaimana yang selalu Komisi I DPR RI, dorong sejak awal. 

BACA JUGA: Keagungan Adat Sasak di Pedrnikahan Putri Sekda NTB

“Saya berharap talenta-talenta ini kedepannya dapat dan harus menjadi para pemain utama dalam perekonomian digital bangsa kita, yang tidak hanya berorientasi kepada materi semata tapi memang benar-benar untuk memajukan bangsa,” tegas pria yang dikenal sebagai Chairman klub sepakbola profesianal Lombok FC ini.

Komisi I DPR RI bersama pemerintah bekerjasama dalam upaya penyiapan dan pengembangan talenta digital, menguatkan startu-up untuk mendukung digital entrepreneur, dan meningkatkan konektivitatas sebagai penopang utama ekonomi digital.

Langkah lain yang tak kalah penting adalah dengan membuat berbagai inisiatif pengembangan, kebijakan dan regulasi yang mendukung para wirausaha Indonesia untuk berkembang.

Dukung Lahirnya Wirausaha Digital di P. Lombok

HBK juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong anak-anak muda di P. Lombok untuk berinovasi, dan ambil bagian dalam lahir dan berkembangnya para wirausaha digital.

Ekonomi digital memiliki masa depan yang sangat menjanjikan, karena memiliki potensi yang begitu besar dalam memberikan kemudahan, baik kepada pelaku usaha, maupun pengguna jasa, maupun pihak konsumen.

“Saya selaku Wakil Ketua Komisi I DPR RI mendukung penuh para wirausaha P. Lombok, anak muda penerus bangsa, untuk ikut serta dalam memajukan perekonomian negara kita melalu ekonomi digital,” pungkasnya.

Kemudian di tengah-tengah kesibukan dirinya menjadi Nara Sumber pada pelatihan ini, HBK sempat meluangkan waktunya untuk menonton langsung pertandingan Lombok FC melawan PS. Hamzanwadi, dengan skor 2-1 untuk Lombok FC. 

BACA JUGA: HIMALO Sosialisasikan POTENSI Wisata di Bundaran HI Jakarta

Dengan kemenangan ini maka Lombok FC berhasil tembus 8 besar Liga 3 Asprov PSSI NTB dengan menjadi Juara di Grup A. (*)

 




Gubernur NTB Bersama Para Kadis Kunker di Praya Timur

Kunjungi Kerja (Kunker) Gubernur NTB dan para Kadis di Praya Timur menyerap aspirasi dan memberikan solusi permasalahan masyarakat setempat

LOTENG.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah bersama para Kepala Dinas (Kadis)  melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk memenuhi undangan silaturahmi masyarakat di Desa Landah Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah, Sabtu (24/09/22).

Kunker tersebut untuk mendengar aspirasi langsung keinginan, harapan, keluh kesah atas permasalahan yang dihadapi warga setempat.

BACA JUGA: BUMD Jangan Jadi Penonton di Daerah Sendiri

Gubernur NTB menyampaikan bantuan untuk petani tembakau
Gubernur Zul bersama petani tem,bakau

“Kami datang hampir lengkap, guna mendengar langsung keinginan dan inspirasi masyarakat secara langsung, untuk mencari solusi terbaik,” ujar gubernur. 

Saat yang sama, Bang Zul sapaan akrab Gubernur mengunjungi Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur,  Lombok Tengah, juga berdialog dan mendengarkan aspirasi dan keluhan nasyarakat .

Khusnya masalah-masalah mendasar yang masih dirasakan masyarakat.

Antara lain air bersih yang kurang, saluran irigasi yang tidak memadai, masa bercocok tanam yang tidak teratur, masalah pupuk dan banyak lagi yang lainnya.

“Terima Kasih atas sambutannya yang begitu hangat dan penuh kekeluargaan. Semoga dengan kehadiran kami disini memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Bang Zul.

Sebelumnya di Desa Landah,  M. Al-Ghazali mewakili masyarakat Desa Landah menyampaikan terimakasih atas kehadiran Gubernur NTB  secara langsung melihat kondisi yang dihadapi masyarakat. 

“Kehadirannya tentu sebagai bentuk kepedulian bagi seorang pemimpin untuk lebih memperhatikan masyarakat,” ucapnya.

Selain itu disebutkan, salah satu bentuk dukungan pemerintah dengan memberikan Tungku Oven dan Mesin Perajang Tembakau yang bermanfaat bagi petani tembakau di wilayah Desa Landan dan Desa Semoyan. 

Menurutnya banyak sekali manfaat atas bantuan yang diberikan untuk mendukung program industrialisasi yang dicanangkan Pemerintah Provinsi NTB. Menjadi salah satu cara mengatasi persoalan keuangan petani tembakau. 

BACA JUGA: Enam Literasi Dasar Ini Harus Dimiliki Siswa

Di akhir acara, pemberian bantuan Tungku Open dan Mesin Perajang Tembakau secara simbolis kepada 6 kelompok petani tembakau di Desa Landah, sebagai upaya pemerintah dalam mengakselerasi industrialisasi sampai ke desa-desa terpencil. ***

 

 




DPRD dan Pemda KLU Sepakati KUA-PPAS RAPBD 2023

Setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD KLU melakukan pembahasan , dilakukan penandatanganan kesepakatan KUA-PPAS RAPBD 2023

TANJUNG.lombokjournal.com ~ DPRD dan Pemerintah Daerah (Pemda) KLU menandatanganani Nota Kesepakatan bersama terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Rancangan APBD KLU tahun 2023. 

DPRD KLU san Pemda telah menyepakati KUA-PPAS RAPBD 2023

Penandatanganan itu dilakukan setelah melalui tahapan pembahasan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD KLU,  Jum’at (23/09/22).

BACA JUGA: Wabup Danny Buka FGD One Gate System di Gili Tramena

Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua II DPRD KLU Mariadi S.Ag dan dihadiri 21 anggota DPRD lainnya. 

Dari pihak eksekutif hadir Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH dan Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter FR ST., M.Eng, Pj Sekda KLU Anding Duwicahyadi MM, bersama sejumlah Forkopimda dan unsur OPD KLU,

Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemda dan DPRD KLU diawali dengan penyampaian laporan Banggar. 

Dalam laporan Banggar yang dibacakan jurubicara Banggar, Raden Nyakradi S.Pd, menyatakan, dari hasil pembahasan yang telah dilakukan, secara umum sistimatika penyusunan KUA-PPAS APBD KLU tahun 2023 telah memenuhi ketentuan sebagaimana mestinya. 

Kendati demikian, ada hal-hal yang masih perlu dilakukan penyempurnaan sebagaimana yang telah disepakati dalam pembahasan bersama antara Banggar DPRD dengan TAPD. 

“Strategi pencapaian asumsi dan kebijakan perlu penetapan skala prioritas pembangunan daerah, prioritas program dan kegiatan masing-masing urusan pemerintahan daerah serta target capaian kinerja, sasaran dan plafon anggaran sementara untuk masing-masing program dan kegiatan,” imbuhnya. 

Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD KLU yang telah bersama dalam rangkaian proses penyusunan Rancangan KUA-PPAS APBD tahun 2023 dari awal sampai ditandatanganinya nota kesepakatan.

BACA JUGA: Ibu Negara Kunjungi Stand Dekranasda NTB

“Saran yang membangun dari Badan Anggaran DPRD telah dirangkum dan menjadi materi dalam rangka penyempurnaan KUA dan PPAS, RKA Perangkat Daerah serta pada RAPBD tahun 2023,” tuturnya.

KUA dan PPAS ini adalah proses awal penyusunan Rancangan APBD KLU tahun 2023 yang memuat ringkasan berupa gambaran kondisi ekonomi makro daerah, asumsi yang digunakan dalam penyusunan APBD, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah dan kebijakan pembiayaan daerah. ***