Gubernur NTB Bangga dengan Generasi Pencinta Alquran

Membuka STQH XXVII Tingkat Provinsi, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah memuji NTB mempunyai banyak generasi pencinta Alquran

MATARAM.LombokJournal.com ~ Provinsi NTB merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang mampu melahirkan 

Generasi pecinta Alquran di Nusa Tenggara Barat (NTB), tak hanya mampu melantunkan ayat-ayat Alquran, tapi juga mampu menguasai tajwid dan makhroj huruf dengan sangat baik. 

BACA JUGA: Gizi Anak Harus Dijaga, Mereka Pemimpin Masa Depan

Gubernur NTB bangga memiliki banyak generasi pencinta Alquran.

Itu sebabnya, anak-anak NTB menjuarai MTQ tingkat nasional bahkan internasional.

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah menyampaikan itu saat membuka acara Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) XXVII Tingkat Provinsi NTB Tahun 2023, di Taman Sangkareang Kota Mataram, Minggu (18/06/23).

“Kita di NTB harus bangga karena memiliki banyak generasi pencinta Alquran. Potensi ini harus kita tingkatkan dari waktu ke waktu,” ungkap Bang Zul sapaan akrab gubernur.

Kebanggaan itu juga dirasakan oleh Bang Zul saat mengirim ratusan anak-anak NTB kuliah ke luar negeri. 

Hampir semua mahasiswa asal NTB mendominasi berbagai kegiatan keagamaan dan pengajian bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri. 

BACA JUGA: Pekerja Migran Asal Lombok, Korban Penyiksaan di Libya

Ketika bulan Ramadhan tiba, anak-anak NTB yang selalu mengisi ceramah dan menjadi imam taraweh mahasiswa Indonesia.

“Mudah-mudahan para Qoriah kita yang mengikuti STQH ini mampu menghadirkan nilai-nilai Alquran dan hadist untuk menyebarkan cinta pada semua orang,” harap Bang Zul.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Mataram, H Mohan Roliskana menyampaikan selamat datang kepada seluruh kafilah perwakilan dari kabupaten kota se-NTB.

Kegiatan STQH ini menjadi wadah untuk mempererat rasa persaudaraan dan silaturahmi seluruh masyarakat NTB.

“Sebagai tuan rumah, tentu kami akan terus menjaga kedamaian dan kekhususan bagi seluruh peserta untuk mengikuti STQH dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Kegiatan STQH akan berlangsung pada Tanggal 17 – 23 Juni 2023. 

Adapun yang dilombakan diantaranya, yaitu majelis satu tilawah anak-anak dan dewasa, majelis dua yakni 1 dan 5 Juz Tilawah, majelis tiga yakni 10 dan 20 hafalan Alquran, majelis empat 30 juz dan Tafsir Bahasa Arab.

BACA JUGA: PAUD Merupakan Tempat Bermain dan Bergembira

Dan terakhir majelis lima hafalan 100 hadis dengan sanad dan hafalan 500 hadis tanpa sanad.***

 

 

 




Gizi Anak Harus Dijaga, Mereka Pemimpin Masa Depan

Para orang tua dihimbau perhatikan gizi anak, kata Bunda Niken mereka merupakan pemimpin masa depan bangsa

MATARAM.LombokJournal.com ~ Bunda Niken sapaan Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, mengajak para orang tua selalu memperhatikan gizi anak-anak. 

Gizi menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, menjadi generasi yang sehat dan cerdas.

BACA JUGA: Bunda Niken Launching Bhakti Stunting di Lombok Timur

Ia mengatakan itu saat menghadiri sekaligus melaunching Gotong Royong Bhakti Stunting di Lingkungan Kelurahan Tanjung Karang, Sekarbela Kota Mataram, Jumat (16/06/23).

“Kami mengajak para orang tua untuk menjaga gizi anak. Karena mereka adalah pemimpin masa depan bagi bangsa dan daerah,” ajak Bunda Niken.

Menurutnya, perkembangan dan pertumbuhan yang sehat merupakan tanggung jawab orang tua. Untuk itu mereka harus diperhatikan makanannya.

Makanan yang sehat dan bergizi akan menentukan pertumbuhan anak yang cerdas dan sehat. 

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Merahkan Lapangan Nasional Lotim

Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kecamatan Sekarbela, Syanik Handayani Samudra mengungkapkan terimah kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB dan PKK NTB yang sangat masif menggelorakan gerakan mewujudkan anak-anak NTB bebas dari masalah stunting.

“Gotong royong semua pihak menjadi kunci utama dalam mengentaskan masalah stunting di NTB. Kami sangat berterima kasih dengan adanya gerakan gotong royong stunting dari Pemprov NTB,” ungkapnya.

Launching Gotong Royong Bakti Stunting di Kecamatan Sekarbela dirangkaikan dengan pembagian telur kepada puluhan balita. 

BACA JUGA: MXGP Lombok Sumbawa 2023, Datangkan Artis dan Grup Band Papan Atas

Pembagian telur secara gratis tersebut didukung oleh PW Salimah NTB, PD Salimah Kota Mataram dan PKK Provinsi NTB. ***

 

 




PAUD Merupakan Tempat Bermain dan Bergembira

Bunda PAUD Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah menekankan, belajar harus dilaksanakan secara menyenangkan

LOBAR.LombokJournal.com ~ Salah satu kunci pendidikan anak usia dini adalah bermain dan bergembira, karena itu belajar harus dilaksanakan dengan menyenangkan.

BACA JUGA: Gizi Anak Harus Dijaga, Mereka Pemimpin Masa Depan

Bunda PAUD NTB berpesan, anak-anak harus belajar dengan gembira

Bunda PAUD Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah menyampaikan itu, dalam acara pelepasan siswa-siswi Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TK IT) Anak Soleh Kediri, Lombok Barat, Sabtu (17/06/23).

Belajar harus dilaksanakan dengan cara yang menyenangkan, karena dunia anak pada usia dini adalah dunia bermain,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan tidak boleh dilaksanakan dengan tekanan, terlebih lagi pada usia dini.

Pentingnya mengajarkan tanpa tekanan agar anak ke depan mencintai proses belajar, tanpa menganggap belajar itu merupakan hal yang sulit.

BACA JUGA: Pemprov NTB Terbuka, IKIP NTB 5 Besar Nasional

“Seseorang yang punya semangat belajar dari dalam hatinya, maka dia akan terus mencari ilmu tanpa ada paksaan,” tutur Bunda Niken.

Isteri Gubernur NTB itu mengapresiasi TK IT karena berhasil memberikan pendidikan yang baik kepada siswa-siswi yang tampak dari penampilan siswa-siswi pada kegiatan tersebut.

BACA JUGA: Gubernur NTB: Dompu Great Adventure Luar Biasa!

“Selamat kepada orang tua yang sudah hadir, anak-anak kita sudah melewati masa TK, jangan lupa diberi hadiah, agar lebih semangat lagi ya,” pintanya. ***

 

 




Bank NTB Syariah 10K Samota, Meriahkan MXGP 2023

Kembali digelar event lomba lari Bank NTB Syariah 10K Samota untuk meriahan MXGP 2023, antusiasme peserta tak kalah dari tahun sebelumnya

SUMBAWA.LombokJournal.com ~  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah melepas para peserta lomba lari Samota 10 K di Sumbawa, Minggu (18/06/2023).

BACA JUGA: Gubernur NTB: Dompu Great Adventure Luar Biasa!

Gubernur NTB menyambut peserta Bank NTB Syariah 10K YANG TIBA DI FINISH

Lomba lari yang dihajatkan untuk memeriahkan event MXGP Lombok-Sumbawa 2023 tersebut kembali sukses digelar. 

Antusiasme para peserta pun tak kalah besar dibandingkan tahun sebelumnya. 

“Melepas Samota 10 K pagi ini. Luar biasa antusiasme para peserta dari seluruh penjuru tanah air. Atlet-atlet lokal juga luar biasa! Anak-anak usia SMP dan SMA sudah menunjukkan bakatnya luar biasa!” ungkap Bang Zul, sapaan Gubernur NTB. 

BACA JUGA: Bunda Niken Launching Bhakti Stunting di Lombok Timur 

Adapun total hadiah event yang didukung penuh oleh Bank NTB Syariah tersebut sejumlah Rp700 juta. Hadiah serta doorprize menarik seperti paket umrah, sepeda motor, kulkas, tv, emas dan ratusan jersey juga diperebutkan para peserta.

Gelaran MXGP di Sirkuit Samota (Sumbawa) akan dilaksanakan pada tanggal 23-25 Juni 2023, dan di Sirkuit Bank NTB Syariah Selaparang (Lombok) pada tanggal 1-2 Juli 2023 mendatang. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Terbuka, IKIP NTB 5 Besar Nasional

Gubernur berharap Kejuaraan Dunia MXGP 2023 dapat mengulangi kesuksesan event yang sama pada 2022 lalu.*** 

 




Bunda Niken Launching Bhakti Stunting di Lombok Timur

Melaunching bhakti stunting di Desa Montong Baan Selatan, Bunda Niken berharap bhakti stunting ini tidak sebatas simbolis 

LOTIM.LombokJournal.com ~ Ketua TP. PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah melaunching Gotong Royong Bhakti Stunting di Desa Montong Baan Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, (17/06/23).

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Jumpa TGB HM Zainul Majdi di Lombok

Bunda Niken mengajak masyarakat gotong royong mengatasi stunting

Bunda Niken sapaan akrab Ketua PKK NTB itu menyampaikan terimakasih kepada semua pihak stakeholder secara gotong royong membantu kecamatan Sikur ini dalam menekan angka Stunting.

Ia memberikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang telah berupaya menurunkan angka Stunting.

“Terimakasih kepada Bupati Lombok Timur, Kepala Dinas Kesehatan dan jajarannya terus berusaha menurunkan angka Stunting di wilayah Lombok Timur,” ungkapnya.

Diharapkan gotong royong Bakti Stunting ini tidak hanya sebatas simbolis tetapi harus ada perubahan mindnset dan persepsi bahwa kesehatan itu penting untuk memiliki generasi yang sehat.

BACA JUGA: Limoff 2023, Jadikan NTB Kiblat Tenun Dunia

“Optimis kita bisa menuntaskan angka Stunting dengan gerakan bergotong royong seperti yang dilakukan saat ini,” ungkapnya.

Saat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan NTB, H. Lalu Faozal mengatakan sebagai penanggung jawab kegiatan Bhakti Stunting di daerah Sikur, pihaknya terus berupaya memaksimalkan tugasnya bersama jajarannya.

“Selain kegiatan Bhakti Stunting, kita juga menggelar bagi-bagi sembako sebanyak 250 paket bagi lansia dan pelayanan kesehatan gratis yang di sponsori oleh Rumah Sakit Anggoro,” ungkapnya. 

BACA JUGA: Gubernur NTB: Dewan Kebudayaan Harus Berpikir Besar

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan NTB, Kadis PMPD Dukcapil, Kadis P3AP2KB, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Kepala Desa Montong Baan Selatan, para Kader Posyandu dan tamu undangan lainnya.***

 




Pemprov NTB Terbuka, IKIP NTB 5 Besar Nasional

Dalam asesmen yang dilakukan multi pihak, Pemprov NTB masuk Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) 5 besar nasional

MATARAM.LombokJournal.com ~ Provinsi NTB meraih urutan ke – 4 se Indonesia Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) tahun 2023 dengan perolehan nilai sebanyak 81,81 poin mendapatkan kategori baik.

BACA JUGA: Gubernur NTB: Dompu Great Adventure Luar Biasa!

PEMPROV NTB raih kategori baik dalam asesmen Indeks keterbukaan informasi publik

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Komisi Informasi Publik Republik Indonesia dalam Forum Pengolahan dan Penilaian IKIP di Jakarta Barat, Jum’at (16/06/23).

Urutan pertama diraih oleh Provinsi Jawa Barat yang meraih 84,43 Poin – kategori baik. Di urutan kedua Provinsi Riau meraih 82,43 Poin – kategori baik, kemudian urutan ketiga Provinsi Bali meraih 81,86 poin – kategori baik.

Sedang Provinsi NTB berada di urutan keempat meraih 81,81 poin – kategori baik. Disusul  ururtan kelima Provinsi Nangroe Aceh Darussalam meraih 81,27 poin – kategori baik.

BACA JUGA: BPKH di NTB Mudahkan Masyarakat Tunaikan Ibadah Haji

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy mengatakan, asesmen IKIP ini dilakukan oleh multi pihak sebagai informan ahli, yang ditetapkan secara random oleh Komisi Informasi Pusat. 

Tim yang melakukan asesmen ada akademisi, praktisi, profesional, media, NGO dan lain lain. 

“Kominfotik sendiri tidak dilibatkan sebagai informan ahli, Ini dimaksudkan agar hasil IKIP ini objektif dan jauh dari intervensi,” tutur Kepala Diskominfotik yang biasa disapa Bang Najam.

Menurutnya, IKIP NTB sejalan dengan sikap terbukanya pimpinan daerah NTB, yakni Gubernur NTB dan Wakil Gubernur NTB yang sangat bersahabat dengan warga.

“IKIP NTB ini inline dengan sikap terbuka dan keseharian pimpinan di NTB yang sangat welcome, terbuka dan bersahabat dengan warga dimana pun. Bukan hanya kebiasan menyapa langsung ke desa, dusun dan kampung – kampung namun juga sangat proaktif menyapa dan memberi solusi melalui media sosial,” ungkap Bang Najam.

Ia berharap, agar perolehan yang diraih Provinsi NTB terus dipertahankan dan sinergitas dan kolaborasi seluruh elemen sangat diperlukan.

BACA JUGA: Memilih Wakil Rakyat yang Sanggup Menyampaikan Aspirasi

“Semoga ke depan bisa lebih baik lagi.  Setidaknya mempertahankan kondisi yang ada. Suport, keterlibatan dan komitmen seluruh pihak dibutuhkan. Bukan hanya pemerintah saja. Tapi seluruh elemen pemerintahan dari pemerintahan paling bawah, Pemdes, Kecamatan, Kabupaten Kota diharapkan sinergi membangun pemerintahan yang terbuka,” tutur Bang Najam. ***

 

 




Gubernur NTB: Dompu Great Adventure Luar biasa!

Acara yang digelar untuk memeriahkan MXGP Lombok-Sumbawa 2023 dan mengenalkan destinasi wisata Dompu, mengundang kekaguman Gubernur NTB 

DOMPU.LombokJournal.com ~  Acara yang digelar untuk memeriahkan MXGP Lombok-Sumbawa 2023 ‘Trabas Dompu Great Adventure’, 17-18 Juni 2023, berlangsung sukses.

BACA JUGA: LIMOFF 2023, Jadikan NTB Kiblat Tenun Dunia

Gubernur NTB mwlwpas peserta Trabas Dompu Adventure

Peserta Dompu Great Adventure membludak, diikuti sekitar 3000 peserta. 

“Dompu Great Adventure Luar biasa!” puji Gubernur NTB, Zulkieflimansyah di tengah berlangsungnya acara tersebut di Dompu, Sabtu (17/06/23).

Kegiatan ini melibatkan berbagai UMKM lokal, diadakannya Edu Camp anak-anak SMK dan SMA, serta akan dimeriahkan oleh Konser Musik Nasional dan Lokal. 

Bang Zul berharap side event MXGP ini nantinya bisa memberikan dampak positif yang besar untuk masyarakat.

BACA JUGA: Program Organisasi Harus Bisa Gerakkan Banyak Sektor

Sementara itu, Kadis PUPR NTB, Ridwansyah selaku koordinator acara menjelaskan, selain sebagai ajang promosi MXGP, kegiatan Trabas Dompu Great Adventure juga sekaligus mempromosikan destinasi-destinasi unggulan yang ada di Kabupaten Dompu, NTB. 

“Target kami selain mempromosikan MXGP, juga memperkenalkan Dompu karena lokasinya yang melawati beberapa objek wisata,” jelas Kadis. 

Event tersebut merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemerintah Kabupaten Dompu. 

BACA JUGA: Memilih Wakil Rakyat yang Sanggup Menyuarakan Aspirasi

Hadiah utama event ini pun cukup fantastis, berupa satu unit rumah dan  sejumlah hadiah hiburan seperti sepeda motor Honda CRF, motor matic, sepada gunung hingga televisi. 

 

 




Memilih Wakil Rakyat yang Sanggup Menyuarakan  Aspirasi 

Waktu memutuskan untuk memilih wakil rakyat, penting melakukan riset tentang calon yang akan dipilih

MATARAM.Lombokjournal.com ~ Memilih wakil rakyat yang aspiratif adalah hal yang penting dalam menjaga representasi yang baik di parlemen. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil dalam memilih wakil rakyat yang aspiratif:

BACA JUGA: Gubernur NTB: Dewan Kebudayaan Harus Berpikir Besar

Dalam memilih wakil rakyatm lakukan riset lebih dulu

  • Kenali Isu dan Masalah yang Anda Pedulikan

Sebagai pemilih, penting untuk memiliki pemahaman yang baik tentang isu-isu dan masalah yang penting bagi Anda dan masyarakat secara umum. Identifikasi bidang-bidang yang Anda anggap penting, seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, atau keadilan sosial. Hal ini akan membantu Anda memilih calon wakil rakyat yang memiliki kesamaan pandangan dan prioritas dengan Anda.

  •  Lakukan Riset tentang calon-calon yang ada

Lakukan riset tentang calon-calon wakil rakyat yang ada di daerah pemilihan Anda. Cari tahu tentang latar belakang mereka, pengalaman kerja, pendidikan, dan rekam jejak mereka dalam melayani masyarakat. Tinjau posisi mereka tentang isu-isu yang Anda pedulikan dan bagaimana mereka telah berkontribusi untuk memecahkan masalah-masalah tersebut.

  •  Pertimbangkan Integritas dan Karakter Calon

Integritas dan karakter calon sangat penting dalam memilih wakil rakyat yang aspiratif. Tinjau rekam jejak mereka terkait dengan etika, transparansi, dan akuntabilitas. Perhatikan apakah mereka terlibat dalam skandal korupsi atau pelanggaran etika lainnya. Calon yang memiliki integritas yang tinggi akan lebih mungkin untuk mewakili kepentingan publik dengan jujur dan bertanggung jawab.

BACA JUGA: LIMOFF 2023, Jadikan NTB Kiblat Tenun Dunia

  •  Evaluasi Kualitas Komunikasi dan Keterampilan Leadership:

Kualitas komunikasi dan keterampilan kepemimpinan sangat penting dalam peran wakil rakyat. Tinjau bagaimana calon berkomunikasi dengan pemilih dan apakah mereka memiliki kemampuan untuk mendengarkan dengan baik. Perhatikan apakah mereka dapat mengartikulasikan gagasan dan visi mereka dengan jelas dan meyakinkan. Calon yang memiliki keterampilan komunikasi yang baik dan kemampuan kepemimpinan yang kuat akan lebih mungkin untuk mempengaruhi perubahan positif dan mencapai hasil yang baik.

  •  Tinjau Reputasi dan Hubungan dengan Masyarakat:

Lihatlah reputasi calon wakil rakyat dan hubungannya dengan masyarakat. Apakah mereka dikenal sebagai seseorang yang peduli dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat? Apakah mereka telah membangun hubungan yang baik dengan kelompok-kelompok masyarakat, LSM, atau komunitas lokal? Calon yang memiliki hubungan yang baik dengan masyarakat akan lebih mungkin untuk mendengarkan aspirasi rakyat dan memperjuangkan kepentingan mereka dengan sebaik-baiknya.

  •  Ikuti Pemikiran Calon di Ruang Publik

Ikuti pemberitaan yang menghadirkan pemikiran calon wakil rakyat. Ini memberikan kesempatan untuk melihat kualitas calon dalam mengutarakan argumen mereka, dan melihat bagaimana mereka mencari solusi dari masalah sosial yang mereka lihat. Ini juga membantu Anda untuk menguji pemahaman mereka tentang isu-isu yang kompleks dan bagaimana mereka merespon pertanyaan atau kritik.

BACA JUGA: Memerangi Hoaks, Tugas Stakeholder dan Masyarakat

 Ingatlah, memilih wakil rakyat yang aspiratif merupakan tanggung jawab penting dalam membangun sistem politik yang kuat. Dengan melakukan riset, mempertimbangkan integritas, kualitas komunikasi, dan hubungan dengan masyarakat, Anda dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi.

Dan memilih calon yang paling mewakili aspirasi dan kepentingan Anda sebagai pemilih. ***

 

 




LIMOFF 2023, Jadikan NTB Kiblat Tenun Dunia

Lombok International Modest Fashion Festival  atau LIMOFF upaya jadikan NTB sebagai pusat Kriya dan Tenun dunia

LOTENG.LombokJournal.com ~ Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB bersama Pemerintah Provinsi akan menggelar event skala Internasional, yakni Lombok International Modest Fashion Festival (LIMOFF), 6 hingga 9 Juli 2023, sebagai salah satu upaya menjadikan NTB sebagai pusat Kriya dan Tenun dunia.

BACA JUGA: Program Organisasi Harus Gerakkan Banyak Sektor

Event LIMOFF akan mengenalkan kriya dan tenun NTB ke dunia

Hal ini diungkapkan Ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah saat melakukan audiensi dengan Bupati Lombok Tengah di Kantor Bupati, Jumat (16/06/23).

“Ini upaya kami menjadikan Lombok itu menjadi pusat kriya dan fashion, turism yang terintegrasi, kita punya banyak hasil karya kreatif yang berkualitas,” ungkap Bunda Niken sapaan akrab Ketua Dekranasda NTB.

 LIMOFF akan menghadirkan 150 desainer, baik Nasional maupun Internasional dari Malaysia, Singapura, Kamboja, Vietnam, hingga Thailand.

BACA JUGA: Peringatan HKG PKK ke 51 dan Rakor Bunda PAUD se NTB

Di hadapan Bupati Lombok Tengah, Bunda Niken menyampaikan, acara ini juga akan memecahkan Rekor Muri sebagai acara Penenun Terbanyak secara serentak, dengan jumlah 2023 penenun yang akan dilakukan di Desa Sukarare Lombok Tengah.

Selain itu, LIMOFF akan menjadi ajang promosi sektor unggulan lainnya di NTB  yaitu pariwisata, kerajinan tangan, kecantikan, dan kuliner halal.

BACA JUGA: Bang Zul Apresiasi BNNP NTB dlam Pemberantasan Narkoba

“Saya ingin daerah kita dikenal bukan hanya dari sport tourismnya, namun juga dikenal dengan Kriya dan Fahsionnya,” tutup Bunda Niken.***

 

 




Gubernur NTB: Dewan Kebudayaan Harus Berpikir Besar

Pengurus Dewan Kebudayaan Daerah NTB yang dikukuhkan Gubernur NTB, diminta berpikir besar dan mampu berkiprah global

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah berharap kebudayaan masyarakat Nusa Tenggara Barat dikenal luas dan menjadi bagian penting dari peradaban dunia. 

Hal itu dikatakannya saat mengukuhkan pengurus Dewan Kebudayaan Daerah NTB periode 2023-2028, di pendopo Gubernur, Jumat (16/06/23).

BACA JUGA: LIMOFF 2023, Jadikan NTB Kiblat Tenun Dunia

Gubernur NTB minta Pengurus DKD NTB berpikir besar

“Dewan Kebudayaan Daerah harus berpikir besar. Bisa berkiprah di dunia global dengan identitas yang melekat sebagai orang NTB”, ujar Gubernur NTB yang biasa disapa Bang Zul.

Ditambahkannya, setiap orang harus memiliki peran penting dalam kepengurusan agar kebudayaan NTB tetap terjaga sebagai citra orang NTB. 

Fairuzzabadi, SH, Ketua Dewan Kebudayaan Daerah NTB mengatakan, strategi utama adalah pemajuan kebudayaan

“Artinya, seluruh perilaku kebudayaan kita harus mampu menyesuaikan dengan kekinian tanpa meninggalkan tradisi atau menafikan perubahan zaman,” jelasnya. 

BACA JUGA: BPKH di NTB Mudahkan Masyarakat Tunaikan Ibadah Haji

Dikatakannya, mempertahankan tradisi dan mengembangkan kebudayaan di era teknologi digital membutuhkan kearifan. 

Strategi kebudayaan menurut Fairuz adalah pelestarian, perlindungan, pengembangan,  pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan. 

Dewan Kebudayaan akan mengelola kekayaan budaya yang ada. Selebihnya adalah tugas kelompok kelompok masyarakat yang bekerja atas dasar kebudayaan, seperti tata kelola pertanian, perkebunan, transportasi, kesenian dan lain lain tetap memelihara tradisi yang baik. 

BACA JUGA: Memerangi Hoaks Tugas Stakeholder dan Masyarakat

Hadir pula dalam pengukuhan Dewan Kebudayaan Daerah, para Kepala OPD, perwakilan lembaga kemasyarakatan dan akademisi serta praktisi kebudayaan. ***