Pj Gubernur NTB tinjau Gerakan Pangan Murah di Pulau Sumbawa

Pj Gubernur NTB meninjau gerakan pangan murah yang menjual harga kebutuhan pokok dengan harga terjangkau

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Safari Ramadan di Pulau Sumbawa telah dimulai dengan meninjau  gerakan pangan murah, yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, H. A. Azis., SH., MH. 

BACA JUGA : Dekranasda NTB Tampilkan Desainer Lokal dala IFW 2024

Pj Gubernur NTB tinjau gerakan pangan murah di pendopo bupati KSB

Mereka meninjau Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan di depan Pendopo Bupati Sumbawa Barat pada Jumat (29/02/24).

Dalam pasar Gerakan Pangan Murah Safari Ramadhan ini, berbagai bahan kebutuhan pokok tersedia dengan harga terjangkau untuk masyarakat. 

BACA JUGA : Pemprov NTB Safari Ramadhan Ketiga di Loteng 

Beberapa di antaranya adalah beras seharga Rp 52.000 per 5 kg, minyak goreng seharga Rp. 15.000 per liter, gula seharga Rp 17.000 per kg, dan telur seharga Rp 55.000 per trey.

Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang dikoordinir oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa Barat. 

BACA JUGA : Muslimah NTB Bahas Kajian Akbar Bersama Bunda Lale

Kegiatan ini dimulai pada pukul 15.00 WITA dan disaksikan langsung oleh Pj Gubernur NTB beserta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Provinsi NTB. ***

 




Dekranasda NTB Tampilkan Desainer Lokal dalam IFW 2024

Pj Ketua Dekranasda NTB, Bunda Lale mengatakan, desainer NTB berpartisipasi dalam ajang  IFW 2024 untuk mempromosikan wastra NTB 

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Upaya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui fashion terus bergulir. Ini berkat adanya kolaborasi antara Dekranasda Provinsi NTB, Bank Indonesia, KPW NTB, dan APPMI NTB. 

BACA JUGA : Muslimah NTB Bahas Kajian Akbar Bersama Bunda Lale

Pj Ketua Dekranasda Bunda Lale di cat walk IPF 2024
Pj Ketua Dekranasda NTB, Bunda Lale

Mereka mengusung sembilan desainer lokal dari APPMI NTB untuk berpartisipasi dalam Indonesian Fashion Week (IFW) 2024 yang diselenggarakan mulai 27 hingga 31 Maret 2024 di Jakarta Convention Centre (JCC).

Dalam acara tersebut, terlihat kehadiran kesembilan desainer yang menampilkan karya-karya unggulan mereka, seperti QV, Zen of Lombok, Riles Lestary, Namia, 9 a.m (after morning), Erina Gallery, House of Hefa, Enha Fashion, dan La Rose. Kehadiran mereka memberikan warna baru pada panggung fashion nasional.

Bunda Lale, Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda NTB, bersama dengan Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Nuryanti, SE, ME, dan pengurus Dekranasda NTB lainnya, turut menghadiri acara tersebut. 

Mereka menjelaskan bahwa partisipasi NTB yang diupayakan Dekranasda NTB dalam IFW 2024, merupakan bagian dari upaya mempromosikan wastra NTB ke tingkat nasional dan internasional.

BACA JUGA : Pemprov NTB Safari Ramadhan Ketiga kalinya di Loteng 

Sejalan dengan misi IFW 2024 dalam mengembangkan industri fashion, Bunda Lale berharap para desainer lokal yang diusung dapat menampilkan karya-karya terbaik mereka dan semakin dikenal luas oleh masyarakat pecinta fashion. 

“Semoga dengan mengikuti acara ini, wastra NTB bisa dikenal lebih luas lagi,” ujar Bunda Lale.

Dukungan dari Bank Indonesia KPW NTB dalam acara IFW 2024 merupakan salah satu langkah penting dalam membantu perkembangan industri fashion di NTB. Selain itu, dukungan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan wastra NTB melalui brand-brand lokal kepada masyarakat di luar NTB.

Pada IFW tahun ini, para desainer mempersembahkan pertunjukan fashion dengan mengangkat kekayaan wastra NTB dari Sukarara, Pringgasela, dan Sumbawa. 

Hal ini memberikan gambaran tentang persatuan dan keberagaman budaya di Nusa Tenggara Barat, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmat fashion di Indonesia.

BACA JUGA : Pengajian Ramadhan, Dakwah Kultural di Kalangan Milenial di Jakarta

Acara pembukaan IFW pada 27 Maret lalu telah memperlihatkan, Brand QV tampil apik dalam trunk show, menegaskan eksistensi dan potensi besar dari desainer-desainer lokal NTB dalam kancah fashion nasional. nov/dyd

 

 




Pemprov NTB Safari Ramadhan yang Ketiga di Loteng

Kegiatan Safari Ramadhan yang dilakukan Pemprov NTB tujuannya untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah bersama masyarakat  di bulan suci

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Sekda melakukan peninjauan Operasi Pasar Murah di pinggir jalan masuk Masjid Miftahul Jannah Leneng, Lombok Tengah, mengawali  kegiatan Safari Ramadhan 1445 H  Pemprov NTB yang ketiga kalinya, dengan mengunjungi masyarakat Kelurahan Leneng, Lombok Tengah, Rabu, (27/03/24).

Pj Sekda mewakili Pemprov NTB mwlakukan Safari Ramadhan di Leneng, Loteng
Pj Sekda, Ibnu Salim

Operasi pasar murah ini diselenggarakan oleh Pemprov NTB melalui Disperindag, menawarkan berbagai kebutuhan pangan seperti beras dan minyak goreng dengan harga terjangkau, bertujuan guna mengatasi inflasi daerah. Respons positif pun diberikan oleh masyarakat.

Pj Sekda NTB, Ibnu Salim yang mewakili Pj Gubernur NTB meminta maaf atas ketidakhadiran Pj Gubernur, H. Gita Ariadi  pada kegiatan Safari Ramadhan ini. 

BACA JUGA : Safari Ramadhan Hari Kedua Pj Gubernur di Kota Mataram

“Ini adalah kunjungan ketiga ayas nama Pemprov NTB, dalam Safari Ramadhan untuk mempererat silaturahmi di bulan suci ini. Kegiatan ini juga menyertakan gerak operasi pasar murah untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang Idul Fitri,” ungkap Abah Ibnu.

Ibnu menambahkan bahwa menjaga stabilitas harga barang pokok adalah tugas pemerintah daerah, sejalan dengan kebijakan nasional untuk mengendalikan inflasi, mengurangi kemiskinan, dan mendukung perekonomian masyarakat melalui penguatan UMKM dengan mempromosikan produk lokal.

Dalam pertemuan dengan jamaah dan Sekda Lombok Tengah yang mewakili Bupati, Abah Ibnu menyampaikan rasa syukur atas datangnya bulan suci Ramadhan yang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Selain kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama, rangkaian Safari Ramadhan kali ini mencakup Shalat Magrib dan Isya berjamaah. 

BACA JUGA : Pengajian Ramadhan, Dakwah Kultural di Kalangan Milenial

Acara ini juga disertai dengan pemberian bantuan fisabilillah kepada takmir masjid, pengurus masjid, santunan untuk anak yatim, serta tokoh masyarakat setempat. Ican/her

 




Safari Ramadhan Hari Kedua Pj Gubernur di Kota Mataram

Dalam Safari Ramadhan hari kedua di Kota Mataram, Pj Gubernur NTB didampingi Walikota Mataram, menggelar pasar murah 

MATARAM.LombokJournal.cim ~ Hari kedua Safari Ramadhan tahun 1445 H menjadi momentum bagi Penjabat Gubernur NTB, H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, untuk berbuka puasa bersama masyarakat di Masjid Baitul Ibadah, Gegutu Timur, Rembiga, Kota Mataram, Selasa (26/03/24). 

BACA JUGA : Muslimah NTB Bahas Kajian Akbar Bersama Bunda Lale

Pj Gubernur NTB berbagi berkah saat Safari Ramadhan di Mataram

Miq Gita, panggilan akrab Pj. Gubernur NTB, turut serta dalam acara ini tidak hanya sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang merayakan bulan suci tersebut. 

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, juga hadir mendampingi Miq Gita dalam Safari Ramadhan kali ini di Kota Mataram.

Sebelum berbuka puasa bersama, dibuka pasar murah untuk memberikan akses kepada masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. 

Dalam sambutannya, Miq Gita menegaskan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat melalui operasi pasar murah sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok, terutama di bulan Ramadhan.

 “Pasar murah ini penting untuk memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, terutama di momen penting seperti bulan Ramadhan, kami pastikan ketersediaannya dan dijangkau oleh semua lapisan masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA : Pengajian Ramadhan, Dakwah Kultural di Kalangan Milenial

Selain itu, Miq Gita juga memberikan pesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga silaturrahmi dan kebersamaan sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang lebih baik, mengingat NTB, khususnya Kota Mataram, akan menjadi tuan rumah berbagai even nasional di masa mendatang. 

Pernyataan tersebut senada dengan yang disampaikan oleh Wali Kota Mataram, yang merasa bangga karena Kota Mataram saat ini masuk dalam tujuh besar kota teraman di Indonesia.

Tidak hanya memberikan pesan, Pj. Gubernur NTB juga memberikan sumbangan kepada masyarakat Gegutu Timur sebagai wujud kepedulian dan berbagi berkah di bulan yang penuh berkah ini. 

Pj Gubernur NTB mengapresiasi masyarakat Gegutu Timur atas sambutan hangat yang diberikan dalam Safari Ramadhan di Masjid Baitul Ibadah.

BACA JUGA : Pasangan Zul-Rohmi Akan Deklarasi Usai Lebaran

Acara tersebut dihadiri oleh para pejabat utama Provinsi NTB, pejabat utama Kota Mataram, Baznas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang turut serta dalam memeriahkan kegiatan Safari Ramadhan tersebut. ***




Muslimah NTB Bahas Kajian Akbar Bersama Bunda Lale

Pj Ketua TP PKK NTB, Bunda Lale menyambut baik rencana Guyub Muslimah NTB selenggarakan kajian akbar Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Ph.D 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Hal itu diungkapkan saat Bunda Lale terima kunjungan silaturahmi kelompok Paguyuban Muslimah NTB ke Kantor Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Nusa Tenggara Barat (TP PKK NTB) pada Senin (25/03/24). 

BACA JUGA : Evaluasi II Penugasan Miq Gite Sebagai Pj Gubernur NTB

Bunda Lale menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan Paguyuban Musliman NTB untuk tingkatkan kesejahteraan di NTB

Silaturahmi itu menjadi momen yang hangat dan penuh makna.

Dalam pertemuan tersebut, Bunda Lale menyambut baik rencana penyelenggarakan kajian akbar bersama Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Ph.D (UAS) di NTB. 

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Bunda Lale dan Tim PKK NTB untuk mensukseskan acara tersebut serta akan menyediakan fasilitas yang diperlukan.

Selain membahas acara kajian akbar, pertemuan tersebut juga memfokuskan pada sinergi antara program-program PKK Provinsi dengan kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh Guyub Muslimah NTB. 

BACA JUGA : Pangan Murah untuk Dekatkan Layanan dan Kontrol Inflasi

Bunda Lale menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan kelompok keagamaan untuk tingkatkan kesejahteraan di NTB. Program-program seperti “PKK go to majelis ta’lim” menjadi titik sinergi yang potensial antara PKK NTB dan Guyub Muslimah NTB.

Ketua Paguyuban Muslimah NTB, Andayani, menyampaikan harapannya atas dukungan dari Pj Ketua TP PKK NTB dalam mensukseskan pengajian yang direncanakan pada tanggal 27 April 2024 mendatang. 

Kerja sama yang erat antara TP PKK NTB dan kelompok keagamaan diharapkan akan membawa dampak positif dalam berbagai aspek, termasuk mencegah pernikahan usia dini dan penyalahgunaan narkoba.

Kunjungan silaturahmi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Tim PKK Provinsi NTB dengan kelompok-kelompok keagamaan di wilayah NTB. 

BACA JUGA : Stunting NTB Berhasil Diturunkan 8,1 Persen

Dengan sinergi yang baik, diharapkan berbagai program pembangunan dan kegiatan keagamaan di NTB dapat berjalan lebih baik dan efektif untuk kesejahteraan masyarakat NTB ke depan. Pnd/opk




Evaluasi II Penugasan Miq Gite sebagai Pj Gubernur NTB 

Pj Gubernur NTB memaparkan 10 aspek yang dilakukan evaluasi, melaporkan kemajuan situasi dan kondisi penyelenggaraan pemerintahan

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Dibuka dengan kata-kata berpantun, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, yang menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur NTB, sukses menghadapi Evaluasi Triwulan II Penugasan Penjabat (Pj) Gubernur NTB. 

BACA JUGA : Stunting NTB Berhasil Diturunkan 8,1 persen

Pj Gubernur NTB memaparkan 10 aspek yang dilakukan dalam evaluasi kemendagri.

Evaluasi ini dipimpin oleh Irjen Kemendagri – Bapak Komjen Pol Drs. Tomsi Tohir MSi, serta belasan evaluator dari berbagai direktorat Kemendagri. Acara tersebut berlangsung di Kantor Inspektorat Jenderal Kemendagri Jakarta pada Rabu (20/03/24).

“Dibandingkan dengan evaluasi sebelumnya pada 20 Desember 2023 yang sarat dengan ketegangan, evaluasi kedua terasa lebih santai. Wajah-wajah para evaluator satu per satu menjadi akrab bagi saya. Kami seringkali duduk bersama dalam berbagai rapat koordinasi, menjadi mitra kerja baik bagi Kemendagri maupun pemda,” ungkap Miq Gite, sapaan akrab Pj Gubernur NTB.

Dalam kesempatan tersebut, Miq Gite memaparkan 10 aspek yang dilakukan evaluasi. Pertama-tama, ia melaporkan kemajuan dalam situasi dan kondisi penyelenggaraan pemerintahan, serta pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di NTB.

Di ranah pemerintahan dan politik, Miq Gite melaporkan kelancaran pelaksanaan Pemilu dan Pilpres di Provinsi NTB. Meskipun terdapat beberapa catatan kritis, seperti kejadian Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kecamatan Parado Kabupaten Bima dan ketegangan pada pleno setiap tingkat, semuanya dapat ditangani dengan baik.

BACA JUGA : Pangan Murah untuk Dekatkan Layanan dan Kontrol Inflasi

Miq Gite juga mengulas perolehan suara Pilpres di NTB. Selanjutnya, dalam pembangunan, progres pembangunan smelter PT AMNT mencapai lebih dari 80 persen. Di samping itu, berbagai pembangunan infrastruktur dan fasilitas pariwisata menunjukkan momentum pembangunan yang kuat di NTB.

Di bidang kemasyarakatan, Miq Gite melaporkan dinamika kehidupan ekonomi, sosial masyarakat, serta musibah dan bencana yang terjadi, terutama seiring dengan perubahan musim menuju musim hujan.

Miq Gite juga menyoroti 10 obyek evaluasi lainnya, seperti pengendalian inflasi, penanganan stunting, kesehatan, penyerapan anggaran, kegiatan unggulan, dan perizinan. 

Semua aspek tersebut diuraikan dengan detail dan disertai dengan langkah-langkah konkret yang telah diambil untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan masyarakat NTB.

Uraian komprehensif yang disampaikan Miq Gite, didukung oleh penjelasan teknis yang detail dari kepala OPD pendamping, telah memperlancar jalannya proses evaluasi dengan sangat baik. 

Saran dan masukan dari para evaluator menjadi catatan penting untuk penyempurnaan di masa mendatang.

BACA JUGA : Pasangan Zul-Rohmi akan Deklarasi Usai Lebaran

Tentu saja, isu-isu krusial seperti penuntasan kemiskinan ekstrem akan terus menjadi fokus pada rapat konsolidasi pusat dan daerah, yang akan diassistensi oleh tim evaluator baik secara online maupun offline. novita/opik

 




Pengajian Ramadhan, Dakwah Kultural di Kalangan Milenial

Dalam konteks berdakwah atau pengajian Ramadhan melalui media sosial, Doktor Najam menekankan untuk memilih platform dengan bijaksana

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pengembangan dakwah di era digital menjadi fokus utama dalam Pengajian Ramadhan Muhammadiyah 1445 H yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Mataram pada Minggu (24/03/24). 

Doktor Najamuddin Amy sebagai Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB serta Ketua Lembaga Kerjasama dan Kemitraan Strategis Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB, memberikan pencerahan dengan tema “Pengembangan Dakwah Kultural di kalangan Milenial dan Gen-Z”.

BACA JUGA : Evaluasi II Penugasan Miq Gite Sebagai Pj Gubernur NTB

Dalam paparannya, Doktor Najam menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam memanfaatkan berbagai platform media sosial sebagai sarana dakwah dan pengajian ramadhan. 

Ia mengingatkan bahwa meskipun teknologi informasi berkembang pesat, namun juga membawa risiko dan dampak yang perlu diwaspadai.

“Pengembangan dakwah di berbagai platform media sosial harus dilakukan dengan hati-hati dan bijak,” ungkap Doktor Najam di hadapan para pimpinan wilayah Muhammadiyah yang turut hadir.

Ia menyoroti bahwa perkembangan digital saat ini dapat menjadi ancaman atau anugerah dalam upaya menyebarkan dakwah atau pengajian Ramadhan kepada generasi milenial dan Z, serta sebagai bonus demografi. 

BACA JUGA : Stunting NTB Berhasil Diturunkan 8,1 persen

Doktor Najam menegaskan pentingnya tidak terlena dengan kemajuan teknologi, karena kekuatan sejati berasal dari Allah SWT.

“Digitalisasi dan teknologi hanyalah alat bantu dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan sejati kita adalah beribadah kepadaNya,” jelasnya.

Dalam konteks berkomunikasi dan berdakwah atau pengajian Ramdhan melalui media sosial, Doktor Najam menekankan untuk memilih platform dengan bijaksana. Yakni, menciptakan konten yang bermanfaat, edukatif, dan inspiratif, serta berpotensi menjadi solusi bagi kepentingan umat.

Selain itu, Yusron Saudi, seorang Komisioner KPID NTB, juga menyampaikan tentang pemanfaatan media sosial sebagai sarana tambahan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Acara pengajian ramadhan dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, serta jajaran Civitas Akademika UMMAT, PWM, Majelis/Lembaga dan AUM, serta PDM Kabupaten Kota se-NTB. 

BACA JUGA : Ibu-ibu Diajak Bijak Manfaatkan Rupiah 

Dan ditutup dengan pemberian bantuan sembako Ramadhan kepada kaum dhuafa dan fakir miskin. Manikp

 




Pasangan Zul-Rohmi akan Deklarasi Usai Lebaran

Kembalinya pasangan Zul-Rohmi di panggung politik NTB karena hasil survei menunjukkan dukungan dari masyarakat Bumi Gora mencapai 85-86 persen 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB 2024 akan diramaikan dengan kembalinya pasangan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2018-2023, H. Zulkieflimansyah, bersama Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah.

Pasangan Zul-Rohmi Jilid II ini akan memperkuat aliansi mereka untuk melanjutkan kepemimpinan di NTB. Mereka kembali turun gelanggang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.

BACA JUGA : Stunting di NTB Berhasil Diturunkan 8,1 persen 

“Komunikasi kami baik, dan kami berdua telah sepakat untuk melanjutkan Zul-Rohmi Jilid II,” tegas Zulkieflimansyah di Mataram dilansir Ceraken.id, Minggu (24/03/24).

Kehadiran atau kembalinya pasangan Zul-Rohmi dalam panggung politik NTB tidak lepas dari hasil survei yang mengesankan, yang menunjukkan dukungan mencapai 85-86 persen dari masyarakat Bumi Gora untuk pasangan ini.

“Kami akan mengumumkan lebih lanjut setelah Idul Fitri. Bu Rohmi akan menunaikan ibadah umrah terlebih dahulu, dan setelah kembali, kami akan lanjutkan deklarasi,” tambahnya.

Antisipasi terhadap deklarasi pasangan Zul-Rohmi Jilid II sangat tinggi, seiring dengan penantian masyarakat NTB akan masa depan kepemimpinan mereka. Mendekati hari raya Idul Fitri, dukungan dan kegembiraan terhadap Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalillah semakin meningkat di kalangan warga NTB.

BACA JUGA : Pangan Murah untuk Dekatkan Layanan dan Kontrol Inflasi

Komunitas masyarakat NTB menyambut komitmen mereka untuk melanjutkan perjalanan memimpin dengan penuh semangat, yang tercermin dari hasil survei yang memperkuat keyakinan bahwa Zul-Rohmi Jilid II akan menjawab aspirasi dan kebutuhan mereka.

Kalangan masyarakat umumnya memprediksi bahwa deklarasi pasangan Zul-Rohmi Jilid II setelah Hari Raya Idul Fitri membawa harapan baru bagi masyarakat NTB. Kesatuan dan tekad Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalillah dalam melayani dan memimpin NTB menuju kesejahteraan semakin menegaskan dedikasi mereka.

BACA JUGA : Zul-Rohmi tak Pecah Kongsi, Tetap Akan Kembali Pimpin NTB

“Masyarakat NTB sangat menantikan tahap selanjutnya dari kepemimpinan mereka di bawah bimbingan Zul-Rohmi Jilid II,” kata pengamat. ***

 




Stunting NTB Berhasil Diturunkan 8,1 Persen

Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si mengatakan, capaian ini menjadi penyemangat Pemprov NTB dalam menurunkan angka stunting ke depannya JAKARTA.LombokJournal.com ~  Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merayakan kesuksesan signifikan dengan penurunan angka stunting sebesar 8,1 persen. Hasil survei Kementerian Kesehatan RI memperlihatkan angka stunting NTB kini berada pada 24,6 persen.

Capaian gemilang ini mendapat apresiasi dari Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, yang menyatakan bahwa prestasi ini akan menjadi motivasi kuat bagi Pemerintah Provinsi NTB untuk terus mengurangi angka stunting di masa depan.

BACA JUGA : Pangan Murah untuk Dekatkan Layanan dan Kontrol Inflasi

Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang dilakukan pada tahun 2023 oleh Kementerian Kesehatan RI bersama Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) menjadi landasan utama dari capaian membanggakan ini. Dalam survei tersebut, terlihat penurunan signifikan angka sebesar 8,1 persen jika dibandingkan dengan data survei sebelumnya pada tahun 2022.

Menempati posisi ke-16 dari 38 provinsi di Indonesia, NTB berhasil menunjukkan progres penurunan stunting yang tertinggi.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan hasil survei ini secara langsung dalam rapat evaluasi di Istana Wapres. Menyikapi pencapaian ini, Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, menegaskan bahwa hasil ini akan menjadi dorongan besar bagi Pemerintah Provinsi NTB untuk mengintensifkan upaya penurunan angka stunting di masa mendatang.

Dalam menjalankan upaya ini, Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS., menjelaskan bahwa berbagai langkah intervensi sensitif dan spesifik telah dilakukan. Salah satu upaya krusial adalah dukungan penuh terhadap program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), yang mengantarkan NTB menjadi provinsi pertama di Indonesia yang berhasil mencapai 5 Pilar STBM.

Selain itu, berbagai program seperti pemantauan pertumbuhan anak, pemberian asupan gizi untuk ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK), pencapaian Imunisasi Dasar Lengkap, hingga keberadaan Posyandu Keluarga yang aktif, menjadi bukti komitmen serius dalam penanganannya.

BACA JUGA : Ibu-ibu Diajak Bijak Manfaatkan Rupiah 

Meskipun demikian, tantangan masih ada di hadapan. Untuk itu, pemerintah terus mengupayakan berbagai strategi pencegahan dan penanganan stunting melalui intervensi spesifik dan sensitif. 

Kolaborasi lintas sektor serta sinergi dari tingkat nasional hingga desa/kelurahan menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita Indonesia bebas stunting.

Dengan target prevalensi stunting Indonesia tahun 2024 mencapai 14 persen, pemerintah menargetkan berbagai strategi yang meliputi pemetaan intervensi, pendampingan keluarga prioritas, penguatan data rutin, hingga pelatihan Kader Posyandu di seluruh Indonesia.

BACA JUGA : Zul-Rohmi Tak Pecah Kongsi, Kembali Bersiap Pimpin NTB

Stunting bukanlah hanya masalah kesehatan, tetapi juga merupakan tugas bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, harapan untuk mencapai Indonesia bebas stunting semakin nyata. Novita/her




Pangan Murah untuk Dekatkan Layanan dan Kontrol Inflasi

Gerakan pangan murah ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan pelayanan dengan harga yang terjangkau. 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB, melalui Dinas Ketahanan Pangan, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Karang Pule, Kecamatan Sekarbele, Kota Mataram, pada Rabu (20/03/2024). 

BACA JUGA : Ibu-ibu Diajak Bijak Manfaatkan Rupiah  

Gerakan pangan murah juga mencakup upaya diversifikasi pangan

Tujuan kegiatan ini adalah mendekatkan layanan kepada masyarakat untuk mendapatkan harga yang terjangkau serta untuk mengendalikan inflasi daerah.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov NTB, H. Abdul Azis, SH., MH, gerakan ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan pelayanan dengan harga yang terjangkau. 

Ia menjelaskan bahwa aspek ketahanan pangan penting, termasuk pemenuhan cadangan pangan di tingkat daerah untuk menghadapi situasi rawan pangan dan bencana alam.

BACA JUGA : Zul-Rohmi Tak Pecah Kongsi, Tetap Bersiap Kembali Pimpin NTB

Selain itu, gerakan pangan murah juga mencakup upaya diversifikasi pangan, mendorong masyarakat untuk mengonsumsi variasi makanan pokok sehingga tidak hanya terpaku pada satu jenis.

“Variasi dalam makanan penting untuk memenuhi kebutuhan energi dengan lebih seimbang,” ujarnya.

Keamanan pangan juga menjadi fokus, dengan penguatan pengujian bahan pangan baik sebelum dipasarkan (pre market) maupun setelah beredar di pasar (pos market).

“Pengujian intensif dilakukan untuk memastikan keamanan konsumsi bahan pangan,” tambahnya.

BACA JUGA : Khazanah Ramadhan Tonjolkan Semangat Ekspresi Kegamaan

Gerakan Pangan Murah dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota di NTB, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Serly/her