Jenazah Perempuan Warga Lobar Ditemukan di Pantai Setangi

SAR Mataram terjunkan Tim Rescue bersama untuk proses evakuasi jenazah perempuan 

KLU.lombokjournal.com ~ Jenazah perempuan warga RT 04 Desa Telagawaru, Kecamatan Labuapi, Kabupaten  Lombok Barat, ditemukan di pantai 3 setangi Dusun Setangi Desa Malaka Kec. Pemenang kab. Lombok Utara, Jum’at (15/04/22) sekitar pukul 09.00 Wita.

Pihak kepolisian mengidentifikasi jenazah perempuan itu bernama dr. Rika Hastuti Setyorini, kelahiran 18 Januari 1984, pertama kali ditemukan oleh nelayan yang sedang memancing bersama keluarganya.

Setelah menemukan jenazah itu, nelayan tersebut memberitahukan ke penjaga pantai, Gusti Kadek Suarjana.

Kadek Suarjana selanjutnya melaporkan temuan jenazah itu ke Polsek Pemenang saat itu juga.

Tim SAR Matarambantu evakuasi jenazah perempuan

Sementara itu, Kantor SAR Mataram menerima Informasi itu dari pihak kepolisian. Jenazah yang ditemukan dalam keadaan terlentang di atas batu pinggir pantai. 

BACA JUGA: Safari Ramadhan Pj Sekda KLU di Masjid Assalam, Bayan

“Kami berangkatkan tim rescue untuk membantu proses evakuasi bersama potensi SAR yang sudah berada di lokasi penemuan,” kata Nanang Sigit PH, Kepala Kantor SAR Mataram.

Bersama dengan unsur dari TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, warga setempat, dan lainnya mengevakuasi jenazah dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Menurut keterangan dari keluarga yang ditemui di lokasi, korban pergi meninggalkan rumah pada hari Kamis (14/04/22) pukul 14.30 wita. 

Ia keluar rumah dengan mengendarai motor Yamaha jupiter Z warna putih nomor polisi  DR 6980 HN, baju warna biru, sandal jepit warna putih hijau, dan jilbab warna coklat .  

Menurut keterangan dari suami korban, Listianto Ardi, korban mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2006. Pihak keluarga sudah sering mengambil tindakan pengobatan ke Rs jiwa Selagalas. ***

BACA JUGA: Rakor Sinkronkan Data Kepemudaan dan Olahraga di KLU

 




Kabar Baik, UNW Mataram Mulai Buka Dua Prodi Baru

Dua Program studi (Prodi) baru dibuka di UNW Mataram, yakni Prodi di Fakultas Kesehatan yakni Program S1 Studi Kebidanan  dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan

MATARAM.lombokjournal.com ~  Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram telah memperoleh SK izin pembukaan Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Kebidanan. 

Izin operasional tersebut tertuang dalam SK nomor 268/E/O/2022 yang ditandatangani pada 8 April 2022.

“Sebuah penantian yang cukup panjang setelah melakukan berbagai proses sejak tahun 2021,” kata Rektor UNW Mataram, Dr Lalu Abdul Muhyi Abidin.

“Alhamdulillah hari ini UNW Mataram memiliki program studi baru di Fakultas Kesehatan yakni Program S1 Studi Kebidanan  dan Program Studi Pendidikan Profesi Bidan,” sambungnya.

BACA JUGA: Gubernur Apresiasi Perawat yang Ikut Sukseskan MotoGP

Dijelaskan, pendidikan profesi bidan ini hadir untuk menjawab Undang-Undang Nomor 4/2019 yang menyatakan, untuk dapat berpraktik mandiri, bidan wajib mengambil pendidikan profesi.  

Disamping itu, pihaknya juga berjanji akan menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dengan menciptakan tata kelola yang baik dan meningkatkan SDM yang dimiliki. 

“Untuk mendapatkan izin ini tidak mudah,” akunya.

Dengan terbitnya izin pendirian satu  program studi baru bidang Kesehatan maka jumlah prodi di UNW Mataram menjadi 23 prodi.  

Masyarakat NTB tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar daerah untuk mengenyam pendidikan S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Kebidanan

“UNW sudah menyiapkan wadahnya,” tandasnya.

Dijelaskan, UNW Mataram berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang bermutu dengan biaya yang terjangkau bagi mahasiswa yang masuk di Fakultas Kesehatan. 

“Jangan lagi ada anggapan di tengah masyarakat bahwa masuk Kesehatan biayanya mahal,” tegasnya.

Ditambahkan, UNW Mataram dalam waktu dekat akan segera membuka program pascasarjana guna menampung keinginan besar alumni yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi.   

Di tempat terpisah, M Zainul Pahmi, Kepala BAAK UNW Mataram menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pengurusan izin pendirian  program studi ini termasuk pihak LLDIKTI VIII yang selalu mendukung. 

Begitu juga kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang telah berkenan mengeluarkan izin.

Kepala BAUK H Muhammad Syukri mengungkapkan, dengan diterbitkan izin pendirian ini Prodi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi siap menerima mahasiswa mulai tahun akademik 2022/2023 karena dari sisi fasilitas sudah memadai.

BACA JUGA: Jelang MXGP, Pemprov NTB Gelar Kursus Bahasa Inggris Gratis

“Jauh-Jauh hari sebelum pengajuan izin, semua fasilitas sudah kita siapkan. Sehingga begitu izin turun dari pusat kita siap menerima mahasiswa,” katanya.

“Semoga program studi ini mampu memberi jawaban kepada lulusan SMA/SMK/MA di NTB yang ingin melanjutkan studinya ke S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Kebidanan,” sambungnya.***

 




Rakor Sinkronkan Data Kepemudaan dan Olahraga di KLU

Kegiatan Rakor sinkronkan data kegiatan kepemudaan dan olahraga untuk memaksimalkan peran OPD di lingkup Pemda KLU

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mensinkronkan data terkait dengan kegiatan kepemudaan dan olahraga masing-masing OPD dibuka Kepala Bagian (Kabag) Kesra, Setda Kabupaten Lombok Utara, Alwi Agusto, S.SI, M.Pd, Rabu (13/04/22) di Aula Sekda.

Rakor  dimaksudkan untuk pengumpulan, koordinasi serta perencanaan dalam pelaksanaan kebijakan Pemerintah Daerah.

Sinkronisasi data Kepemudaan dan Keolahragaan ini sekaligus evaluasi capaian kinerja yang telah dilaksanakan masing masing OPD pada tahun sebelumnya.

Rakor mensinkronkan kegiataan kepemudaan dan olahraga
Alwi Agusto, S.SI, M.Pd

“Rakor ini bermaksud memaksimalkan peran OPD di lingkup Pemda KLU, meskipun dengan keterbatasan anggaran dan fasilitas,” kata Alwi.

Tujuannya jelas, untuk meningkatkan pembinaan kepemudaan maupun keolahragaan sehingga dapat berjalan sesuai apa yang diharapkan.

BACA JUGA: Galian C di KLU, Izin di Pusat Kalau Ada Masalah Tetap di Daerah

Alwi juga minta,  agar semua pemangku kepentingan di bidang olahraga dan kepemudaan kompak dan bersinergi serta bekerjasama. Sehingga ke depan pembinaan kepemudaan dan keolahragaan bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

Dengan koordinasi sinkronisasi ini diharapkan program-program kepemudaan dan keolahragaan dapat terintegrasi dengan program Pemerintah Pusat, Provinsi dan kabupaten/kota.

Alwi menambahkan, rakor yang diagendakan tiap tahun ini, sekaligus evaluasi  terhadap capaian kinerja dan kegiatan yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya.

Termasuk kendala-kendala yang dialami dalam melaksanakan program kepemudaan dan keolahragaan.

Rakor sekaligus mengevaluasi tahun sebelumnya

Dengan adanya kegiatan ini, Alwi berharap munculnya program berkualitas di bidang kepemudaan dan olahraga, sehingga bisa dimanfaatkan oleh pemuda untuk belajar dan berkarya.

“Untuk para  pemuda Lombok Utara teruslah bekerja keras, manfaatkan banyak waktu untuk menggali kualitas diri,dan bisa bersaing dengan pemuda – pemuda di luar sana. Jangan buang waktu, terus gali potensi diri sendir,” kata Alwi. ***

BACA JUGA: Sinergitas OPD Diperlukan untuk Optimalkan Wajib Pajak

 




Gubernur NTB Apresiasi Perawat yang Ikut Sukseskan MotoGP

Gubernur NTB sebut  para perawat ikut sukseskan MotoGP, karena di garis depan lakukan vaksinasi massal

MATARAM.lombokjournal.com ~ Para perawat NTB disebut turut andil mensukseskan berbagai event internasional di NTB, termasuk mensukseskan event MotoGP

Pasalnya, para perawat berada di garis terdepan melakukan vaksinasi massal yang menjadi syarat penyelenggaraan acara internasional tersebut. 

Gubernur hadiri pelantikan Dewan Perawat

“Kami dari Pemda berterima kasih, banyak event besar di kita, World Superbike, MotoGP dan lain lain, sukses karena kontribusi besar dari teman-teman keperawatan ini,” ujar Gubernur NTB, Zulkieflimansyah 

BACA JUGA: Jelang MXGP, Pemprov Gelar Kursus Bahasa Inggris Gratis

Ia menyampaikan terima kasih kepada para perawat, saat Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Dewan Pertimbangan Provinsi dan Majelis Kehormatan Etik Keperawatan (MKEK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi NTB, periode 2022-2027 di Pendopo Gubernur, Rabu (13/04/22). 

Banyak yang tidak tahu, sebenarnya Pemprov NTB berpacu dengan waktu dalam.

“Berdebar-debar, penuh ketidakpastian apakah event ini jadi atau tidak. Karena persyaratan yang harus kita penuhi itu gak ringan. Harus vaksinasi dosis satu, dua, hingga booster segala macam,” jelas Bang Zul.

Namun berkat kerja keras semua pihak, MotoGP Mandalika 2022 sukses digelar. Dan nama Mandalika melalang buana di dunia internasional.

Gubernur berharap para pengurus baru PPNI memiliki semangat baru dalam mengabdi kepada daerah, bangsa, dan Negara. ***

BACA JUGA: NTB Tuan Rumah Y20, Beri Multiplier Effect Bagi Kebangkitan Ekonomi

 

 




Galian C di KLU, Izin  ke Pusat Ada Masalah Tetap di Daerah

Bagi penambang galian C wajib mengantongi semua perizinan NIB, WIUP, IUP hingga KLBI yang diterbitkan Pusat

TANJUNG.lombokjournal.com ~  Penambangan galian C di Lombok Utara saat ini menimbulkan kerumitan bagi aparat.

Khususnya di tengah kebijakan kewenangan perizinan tambang Galian C yang ditarik ke pusat.

Untuk bisa beroperasi, pengelola tambang memang wajib mengantongi semua perizinan, mulai dari NIB, WIUP, IUP hingga KBLI yang diterbitkan Pusat.

“Perizinan Galian C menjadi kewenangan pusat, tapi faktanya ketika ada permasalahan di lapangan, daerah yang mau tidak mau dituntut untuk menangani,” kata Drs. Rusdianto, MSi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (KDLH) Kabupaten Lombok Utara, Rabu (13/04/22).

BACA JUGA: RSUD NTB Tahun Ini Bisa Tangani Stroke, Jantung dan Kanker

Proses untuk mendapatkan rekomendasi cukup banyak menyita waktu karena harus menunggu proses di Pusat. 

“Kalau mau menambang ya harus nunggu izin IUP produksinya keluar dulu,” katanya. tandasnya

Menurut Rusdianto, memang daerah masih memiliki kewenangan terkait urusan tambang galian C.

Yakni perihal kewenangan Pajak Daerah dan kewenangan soal izin lingkungan. 

Meski izin NIB, WIUP hingga IUP atau izin eksplorasi berada di pusat, daerah masih berwenang dalam menerbitkan rekomendasi terkait izin lingkungan.

Rekomendasi izin lingkungan yang menjadi salah satu syarat untuk izin ke pusat itu menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

BACA JUGA: Sinergitas OPD Diperlukan untuk Optimalkan Wajib Pajak

Dalam KBLI itu di dalamnya terdiri dari surat pernyataan kesanggupan PPL maupun UKL-UPL dan kajian analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

“Kalau memang belum mengantongi semua perizinan, tetap tidak boleh beroperasi,” tuturnya. 

***

 




Jelang MXGP, Pemprov NTB Gelar Kursus Bahasa Inggris Gratis

Jelang MXGP, Pemprov NTB melalui Rumah Bahasa selenggarakan kursus bahasa Inggris gratis bagi masyarakat yang berminat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Menjelang event Motocross Grand Prix (MXGP) Samota, Rumah Bahasa akan bekerjasama dengan PT. Cerdas Digital Nusantara (CAKAP), sebuah perusahaan digital, untuk menyelenggarakan kursus bahasa inggris kepada sekurangnya 5000 peserta secara daring.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB berupaya menggodok kemampuan berbahasa inggris masyarakatnya, terlebih di tengah maraknya event internasional yang digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Melalui Rumah Bahasa kursus bahasa Inggris gratis disediakan bagi masyarakat yang berminat. 

Pemprov NTB gelar kursus Bahasa Inggris Gratis jelang MXGP

“Program ini secara teknis akan dikolaborasikan dan disinergikan dengan program pelatihan bahasa asing yang ada di rumah bahasa,” jelas Siti Rauhun Koordinator Rumah Bahasa, setelah audiensi Gubernur NTB bersama Tim CAKAP di Mataram, Rabu (13/04/22). 

Siti Rauhun menjelaskan, CAKAP datang ke NTB berencana untuk berkolaborasi dengan Rumah Bahasa.

“Karena Rumah Bahasa tahun ini model kelas yg kita berikan adalah kelas intensive (face to face) selama 1 – 2 bulan, sedangkan cakap ini memberikan kelas secara daring atau online,” jelas Siti. 

BACA JUGA: RSUD NTB Tahun Ini Bisa Tangani Stroke, Jantung dan Kanker

Cakap adalah perusahaan digital yang menyediakan layanan pelatihan bahasa asing (Inggris, China, Korea, Jepang, dan Indonesia). Pelatihan berbahasa asing diberikan untuk sektor pendidikan,  pariwisata, UKM dan  tenaga  kerja lainnya. 

Siti mengatakan, untuk tahun ini terkait pelatihan Rumah Bahasa yang di Sumbawa diadakan kelas TOEFL dan ESP (English for Specific Purpose) Tourism. 

Kemudian untuk kelas TOEFL sama dengan Kabupaten/kota lain di NTB kuota yang berikan maksimal 2 kelas. 

“Sedangkan untuk kelas ESP tahun ini kita berikan kuota lebih banyak untuk Sumbawa yaitu sekitar 4 kelas, karena mengingat persiapan utk pegelaran internasional MXGP,” tuturnya. 

Saat ini Rumah Bahasa sendiri tengah mengadakan open recruitment peserta tahun 2022 sejak 7 maret sampai 30 april nanti. 

Rumah Bahasa menjaring peserta baik dari Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. ***

BACA JUGA: Bupati Djohan Buka Sosisalisasi Keamanan Pangan Jajan di Sekolah

 

 




RSUD NTB Tahun ini Bisa Tangani Stroke, Jantung dan Kanker

Gubernur NTB tandatangani kerjasama antara RSUD  NTB dengan RS Pusat Otak Nasional, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, serta RS Pusat Kanker Nasional Dharmais. 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Akhir tahun ini, Rumah Sakit Provinsi NTB diharapkan sudah bisa menangani Stroke, Jantung dan Kanker secara lebih baik.

Hal itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah usai menandatangani kerja sama antara RSUD NTB dan RS Manambai Sumbawa dengan RS Pusat Otak Nasional, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, serta RS Pusat Kanker Nasional Dharmais.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan saat kegiatan Visitasi Tim Pengampu RS Jejaring Kardiovaskuler RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita & Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI di RSUD Provinsi NTB, Selasa (12/04/22). 

Penandatanganan kerjasama antara RSUD NTB dan RS yang tangani stoke, jantung dan kanker
Gubernur NTB bersama Tim Pengampu

Gubernur Zul berharap RSUD Provinsi NTB akan mampu memaksimalkan dalam memberikan pelayanan terbaiknya bagi masyarakat.

“Insya Allah akhir tahun ini, Rumah Sakit Provinsi kita sudah bisa menangani Stroke, Jantung dan Kanker secara lebih baik sehingga tak perlu lagi di rujuk ke luar Provinsi kita,” kata Gubernur NTB.

BACA JUGA: Jelang MXGP, Pemprov NTB Gelar Kursus Bahasa Inggris Gratis

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para tim pengampu RS atas segala bantuan yang diberikan untuk Provinsi NTB.

“Terima kasih atas segala bantuan dan pengorbanan Bapak dan Ibu untuk hadir di NTB. Semoga komitmen kita untuk menjadikan NTB sebagai pusat pelayanan kesehatan Indonesia dapat terwujud,” ucapnya.

Senada dengan itu, Direktur Utama RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra mengungkapkan rasa syukurnya atas kerja sama tersebut.

“Alhamdulillah pada hari ini ada 3 Rumah Sakit yang hadir. Nantinya ketiganya akan bekerja sama dengan RSUD Provinsi NTB dan RS Manambai untuk penanganan Kardiovaskuler, Stroke dan juga Kanker,” ujar dr. Jack, sapaan akrab Dirut RSUD Provinsi NTB.

Usai penandatanganan kerja sama, visitasi tersebut dilanjutkan dengan membagi 3 tim untuk berkeliling melihat fasilitas pendukung, seperti IBS, CVCU, Laboratorium, Radiologi, Radioterapi, IGD dan lainnya.***

BACA JUGA: Pemprov NTB Boyong Penghargaan Pelaksanaan Anggaran 2021

 




Bupati Djohan Buka Sosialisasi Keamanan Jajan di Sekolah

Bupati Djohan Sjamsu mengatakan, Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS) berperan penting dalam pemenuhan asupan gizi anak usia sekolah

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H.Djohan Sjamsu SH membuka sosialisasi keamanan pangan program sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) di Mina Hotel Tanjung, Selasa (12/04/22). 

Kepala  BPOM Mataram Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni APt, Kepala Dikes dr. H.Abdul Kadir, para peserta sosialisasi, undangan lainnya.

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang No. 18 tahun 2012 tentang Pangan, merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya. 

Pangan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin  dalam UUD 1945 serta negara berkewajiban mewujudkan pemenuhan konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi hingga perseorangan.

Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS) berperan penting dalam pemenuhan asupan energi dan gizi anak usia sekolah. 

BACA JUGA: Pedagang Kaki Lima, Warung dan Nelayan Terima Bantuan Tunai Pemerintah

PJAS merupakan pangan siap saji yang ditemui dan dijual di lingkungan sekolah serta secara rutin dibeli dan dikonsumsi oleh sebagian besar anak sekolah.

Bupati buka sosialisasi PJAS
Bupati Djohan Sjamsu

Bupati Djohan menyampaikan, kegiatan yang diselenggarakan oleh BPOM Mataram didasari oleh jajan dan makanan yang ada dan dijual belikan di lingkungan sekolah. Keamanan dan mutu produk pangan yang beredar di lingkungan sekolah serta kesadaran memilih pangan bisa diawasi.

“Harapan kita semoga kegiatan ini membawa berkah, serta memiliki manfaat bagi anak-anak kita generasi masa depan bangsa,” harapnya.

Jajan yang dijual belikan jika kita lihat begitu  enak, tetapi terkadang kita tidak tahu apa saja kandungan yang ada didalamnya oleh karena peran para  guru untuk sama-sama mengawasi jajanan yang dikonsumsi anak-anak kita di sekolah.

BACA JUGA: Sinergitas OPD Diperlukan untuk Optimalkan Wajib Pajak

“Saya ucapkan terimakasih dan mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan oleh BPOM Mataram sehingga anak-anak kita paham dan mampu diterapkan di sekolah masing-masing,” ucapnya.

Kepala BPOM I Gusti Ayu Adhi Aryapatni  menyampaikan, Aksi Nasional Gerakan menuju Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS)  telah dicanangkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia pada tanggal 31 Januari 2011.

Ini merupakan gerakan untuk meningkatkan PJAS yang aman, bermutu, dan bergizi melalui peran serta aktif yang lebih terpadu dari seluruh kementerian, lembaga pemerintah, dan lintas sektor di pusat maupun daerah, serta pemberdayaan komunitas sekolah. 

Peran multi pihak mulai dari sekolah, guru dan orang tua murid  berperan penting dalam mengawasi keamanan jajanan anak di lingkungan sekolah masing-masing. 

“Kegiatan ini diharapkan dapat berdampak pada penurunan persentase PJAS yang TMS, peningkatan perlindungan hak anak untuk memperoleh pangan sekolah yang aman, informasi  pangan, serta adanya perubahan perilaku siswa orangtua siswa, guru, pedagang pangan, dan pengelola kantin,”tuturnya.

Lebih lanjut kata Gusti Ayu untuk Provinsi NTB jumlah sekolah yang diintervensi program PJAS tahun 2011-2021 yakni 1015 sekolah yang mana sekolah yang sudah memperoleh  (PBKPKS) sebanyak 87 Sekolah dan Sertifikasi Sekolah dengan PJAS Aman sebanyak 50 sekolah. 

“Untuk Intervensi Sekolah dengan PJAS Aman Tahun 2011 – 2021 di KLU, sebanyak 47 sekolah. Sekolah yang sudah mendapatkan PBKPKS sebanyak 3 sekolah,” jelasnya.

Pada tahun 2022 Balai Besar POM di Mataram untuk KLU dengan jumlah sekolah yang diintervensi yaitu 18 sekolah. Terdiri dari 8 sekolah mendapatkan intervensi A dan 10 sekolah mendapatkan intervensi C.

“Tujuan program keamanan PJAS, adalah tersosialisasikannya materi keamanan pangan terkumpulnya database peserta,” ujarnya.***

 




Sinergitas OPD Diperlukan untuk Optimalkan Wajib Pajak 

 Pj Sekda Lombok Utara menekankan, diperlukan sinergitas OPD untuk peningkatkan PAD KLU yang masih alami penurunan pada triwulan pertama tahun 2022

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pj. Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi, S.STP., MM pimpin rapat kerja teknis Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan SKPD terkait, di  Aula Setda 

KLU, Selasa (12/04/22).

Hadir Pula Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan H. Simparudin SH serta para Kepala OPD terkait.

BACA JUGA: Pedagang Kaki Lima, Warung dan Nelayan Dapat Bantuan Tunai Pemerintah

Dalam arahannya Pj. Sekda   Anding Duwi Cahyadi menyampaikan,  PAD KLU masih mengalami penurunan pada triwulan pertama di tahun 2022, rapat kerja teknis dikhususkan bagi para OPD leading sektor PAD dengan tujuan para SKPD mengambil langkah terbaik dalam mengatasi permasalahan keuangan yang terjadi di Lombok Utara.

“Masalah ini sebagian besar diakibatkan oleh Covid-19 yang mana sejauh ini realisasi PAD yang terdata pertiga bulan baru mencapai sekitar 8 persen,” jelas anding

Kerjasama dan sinergitas OPD sangat diperlukan terkait PAD, guna mengoptimalkan pengelolaan wajib pajak dan target kita harus bisa terpenuhi di akhir tahun nanti, ungkapnya. ***

BACA JUGA: Bupati Sjohan Sosislaisasikan Keamanan Jajan di Sekolah

 

 

 




Pemprov NTB Boyong Penghargaan Pelaksanaan Anggaran 2021

Beberapa penghargaan terkait Pelaksanaan Anggaran 2021 diboyong Pemprov NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB boyong beberapa penghargaan terkait kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2021.

evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran yang dilakukan Pemprov NTB

“Untuk Penyaluran Tercepat DAK Fisik dan Dana Desa, Pemprov NTB berhasil meraih peringkat 1 disusul Provinsi Maluku Utara peringkat 2 dan Provinsi Lampung peringkat 3,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariadi di Mataram, Senin (11/04/22).

Miq Gite sapaan Sekda melanjutkan, penghargaan Pemprov NTB selanjutnya adalah  untuk Kinerja Pengelolaan DAK Fisik Terbaik di peringkat kedua. 

BACA JUGA: Tim INFRONT MXGP Tinjau Venue di Samota

Tingkat pertama diraih Provinsi Kalimantan Timur, dan Peringkat ketiga diraih Sulawesi Tengah. 

“Kabupaten Lombok Timur juga mendapat penghargaan sebagai Kabupaten yang Kinerja Pengelolaan DAK Fisik terbaik tingkat Kabupaten se Indonesia, disusul Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Boyolali,” tambah Sekda.

Penghargaan diserahkan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov NTB pada hari Senin 11 April 2022, diterima oleh Sekda NTB didampingi Asisten 2 dan Kepala BPKAD Prov NTB. ***

BACA JUGA: Letusan Gunung Tambora, Terkuat Dalam Sejarah