Imamat Romo Maryono, Sosok Manusia Rendah Hati

Dalam perayaan 25 tahun Imamat Romo Maryono, digarapkan sosok rendah hatinya dijadikan teladan semua orang

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan bahwa sosok Romo Maryono adalah living example contoh terbaik menjadi manusia yang betul-betul berjalan menyapa semua hati kita yang begitu tawadhu.

“Seorang filsuf besar pernah mengatakan dunia ini sudah mencapai hal-hal yang luar biasa, kita sudah bisa terbang belajar dari burung, kita sudah bisa berenang belajar dari ikan, tantangan terberat saat ini adalah belajar menjadi manusia,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB.

BACA JUGA: Pemprov NTB Dukung World Muscle Tour Sport Festival 2022

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB pada Perayaan Syukur 25 Tahun Imamat RD. Laurensius Maryono

Hal tersebut terungkap dalam sambutan Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB pada Perayaan Syukur 25 Tahun Imamat RD. Laurensius Maryono di Gereja Katolik Santa Maria Immaculata Mataram, Rabu (05/10/22).

Bang Zul menyampaikan, atas nama pemerintah dan pribadi merasa tersanjung bisa mengenal sosok yang luar biasa seperti Romo Maryono.

“Mudah-mudahan kebersajaan Romo Maryono bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, bukan hanya umat katolik maupun pemeluk kristiani tapi seluruh umat manusia”, tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Uskup Denpasar, Mgr. Dr. Silvester San, Pr., berpendapat, Romo Maryono adalah imam yang baik dan terbuka, bersahaja, humoris dan rendah hati serta gaya kepemimpinannya yang memberikan inspirasi dan teladan bagi yang lain.

“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada Romo Maryono yang telah memberikan diri kepada Keuskupan Denpasar, semoga tetap setia hingga akhir hayat”, ungkapnya.

Perayaan ini diadakan sebagai bentuk syukur umat katolik di Mataram bagi Romo Maryono yang sudah menjadi Pastor Paroki di Mataram sejak tahun 2010, jadi hampir setengah perjalanan 25 tahunnya menjadi Imam ada di Mataram.

BACA JUGA: Festival Qasidah NTB Digelar Bersamaan HUT Loteng

Turut hadir dalam kegiatan ini bersama yaitu Walikota Mataram, Kakanwil Kemenag Provinsi NTB, Karo Kesra Setda Provinsi NTB, tokoh-tokoh agama, serta Muspida tingkat provinsi maupun kota lainnya. ***

 

 

 




Mobil Bioskop Keliling Bantuan Kemendikbud RI Tak Terurus

Harga mobil bioskop keliling dengan perlengkapannya yang mencapai satu milyar sama sekali tak terawat

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Mobil Bioskop keliling bantuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) untuk Dikbudpora Kabupaten Rusak tak terurus.

Mobil itu tampak sudah tak terawat lagi. Warna sudah pudar, kaca depan blur dan di beberapa bagian bodi bagian bawah sudah mulai berkarat akibat hujan panas berbulan bulan. 

Sementara bagian dalam terdapat sound system, Genset, Subwoofer, AC 1 Pk, puluhan Kaset Dokumenter dan kelengkapan bioskop seperti proyektor yang harganya mencapai Rp 350 juta, Layar ukuran 4X6 juga menjadi korban kerusakan. 

BACA JUGA: Tragedi Sepakbola, Harus Ada yang Bertanggung Jawab

Raden Agus Setiawan yakin mobil bioskop keliling dengan alat alat kelengkapan di dalamnya seperti Proyektor dan lain lain sudah berjamur dan berkarat
R. Agus Setiawan

Mobil ini terparkir di bawah pohon mangga tanpa ada pengaman pondok di Dusun Prawira Desa Sokong Kecamatan Tanjung. 

Diperkirakan harga Mobil dengan kelengkapan bioskop yang melekat mendekati satu miliar. 

Diketahui, mobil ini difungsikan untuk masuk ke pelesok desa yang tidak memiliki akses bioskop, agar masyarakat bisa menonton film Indonesia bertemakan revolusi mental.

Salah satu warga dusun Prawira, Raden Agus Setiawan mengaku sangat terganggu dengan Mobil Dinas Bioskop yang mahal terparkir di seputaran pekarangan nya dan tidak terawat. 

Raden Agus Setiawan yakin alat alat kelengkapan di dalamnya seperti Proyektor dan lain lain sudah berjamur dan berkarat. Contoh kecil saja di bagian rem mobil sudah tak berfungsi akibat berkarat kena hujan panas, tambah Raden Agus. 

“Berapa uang rakyat terbuang sia sia, kalau mobil bioskop keliling yang bagus ini tidak terurus?” kata dia. 

“Mobil ini sudah tahunan terparkir dan tidak pernah jalan saya lihat,” kata Raden Agus saat ditemui wartawan media ini, Senin (03/10/22).

Sepengetahuannya, mobil ini difungsikan pada saat kunjungan ke sekolah-sekolah atau ke desa-desa yang ada di Kabupaten Lombok Utara.

Namun kata dia, seharusnya mobil inventaris atau mobil dinas bioskop keliling milik pemerintah itu tidak diparkir sembarangan.

Karena dikhawatirkan akan rusak dan tidak mendapat perhatian atau perawatan dari pihak pemerintah.

“Kenapa diparkir begini saja apakah ini rusak atau bagaimana kita tidak tahu juga,” ungkapnya. 

Siapa yang mengurus

Terpisah saat di konfirmasi dengan Kepala Dinas Dikbudpora  Kabupaten Lombok Utara, Adnan,S.Pd,M.Pd mengaku, belum tahu siapa yang mengurus mobil bioskop itu.  

BACA JUGA: Cidomo Listrik Jadi ‘Bintang’ di Pameran Kendaraan Listrik

“Kita masih mencari tahu siapa sebenarnya yang mengurus dan merawat mobil tersebut,” katanya.

Sampai saat ini belum ada pihak yang melaporkan dimana dan kenapa dengan mobil bioskop keliling bantuan Kemendikbud RI ini. 

Adnan menambahkan, pihaknya tetap berharap supaya ada laporan dari siapa yang membawanya ke tempat yang sekarang ini. Menurutnya, kalau harus diambil diam-diam tentu tidak baik.

“Ini bukan saja Mobil Bioskop keliling, ada juga mobil Dinas Dikbudpora di Gunung Sari juga dalam kondisi rusak dan bel bisa dibawa ke Dinsos Dikbudpora.

Kalaupun harus di giring ke Kantor, itu juga butuh biaya untuk di hidupkan atau Servis agar bisa di manfaatkan sesuai peruntukan, ungkap Adnan.

Persoalannya, tidak ada biaya perbaikan dan perawatan, katanya.***

 




Warga KLU Diajak Duduk Bareng Jika Ada Masalah

Plt Sekda KLU mengajak warga Lombok Utara, jika ada masalah bisa duduk bersama mencari jalan ternaik

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Terkait masalah atau munculnya konflik di pusat pariwisata Kabupaten Lombok Utara yaitu di tiga Gili, semua pihak diminta jangan membesar-besarkan. 

Ajakan itu disampaikan Plt. Sekda Kabupaten Lombok Utara, Anding Dwi Cahyadi, S. STP, Sabtu (22/09/22).

BACA JUGA: Raker KONI KLU, Wabup Tekankan Pembinaan dan Karir Atlet

Plt Sekda KLU ajak warga duduk bersama bila ada masalah
Plt Sekda KLU, Anding Dwi Cahyadi

“Kita bisa duduk berdiskusi bersama untuk mencari jalan terbaik,” harap Anding. 

Ia menggambarkan pengalaman berkunjung ke Batam bulan lalu. Seperti diketahui, Batam menjadi sentral akses keluar masuknya wisatawan yang sangat ramai, namun tertib, aman dan penuh keterbukaan. 

“Kalau konsep di wisata di tiga Gili ini tidak kita rubah sebagaimana daerah lain yang menjamin keterbukaan, keamanan dan kenyamanan, maka kita akan tertinggal jauh dibidang pariwisata,” kata Anding. 

Ia mengajak semua pihak memperbaiki semua yang masih kurang. 

Terkait investasi, diberikan ruang sebesar-besarnya kepada semua pihak untuk berinvestasi. Baik modal dalam negeri swasta maupun modal asing diberikan kemudahan. 

Era Digitalisasi

Plt Sekda KLU juga menyinggung tiga hal penting yang dilakukan Pemerintah Daerah, berkaitan dengan era digitalisasi pada reformasi birokrasi oleh Menpan RI.

Ada yang wajib dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah, salah satunya sistem  pemerintahan berbasis elektronik, semua sekarang ini era digital, era aplikasi. 

“Penerapan seluruh PAD Lombok Utara menerapkan sistem digital. Ini untuk mengurangi kebocoran yang mungkin terjadi,” kata Anding.

Terkait itu ia juga menyinggung kemiskinan tahun 2021 KLU di posisi angka 26,99 persen, dan pada tahun itu juga 2021 meningkat menjadi 27,04 persen. 

Artinya kalau dikalkulasikan berdasarkan jumlah penduduk, ada kisaran angka 66 ribu masyarakat miskin di Kabupaten Lombok Utara. 

Berkaitan dengan kemiskinan ini, tentu bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tugas seluruh stikholder yang ada di Kabupaten Lombok Utara. 

Ia juga menyinggung maksud dan tujuan dilaksanakan sosialisasi atau Lunching Aplikasi Edusmart hari Kamis (29/09) yang lalu. 

BACA JUGA: Kompetisi Student Athletics Champion Resmi Dibuka

Sosialisasi itu memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada masyarakat. 

“Itu bagian memperpendek proses pelayanan, mewujudkan proses pelayanan yang cepat, efektif, efisien, transparan. Dan pasti mendekatkan dan memberikan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, yang bisa merubah Kabupaten Lombok Utara adalah semua masyarakat KLU. ***

 




Bazar Pangan Murah Menyambut Maulid Nabi  

Pemprov NTB gelar bazar pangan murah menyambut Maulid Nabi  Muhammad SAW, sebagai upaya mengendalikan inflasi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar kegiatan Bazar Pangan Murah dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awwal 1444 Hijriah atau 8 Oktober 2022. 

Hal ini juga dikarenakan  sebagai langkah pengendalian inflasi daerah akibat adanya penyesuaian Harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Bazar pangan murah diselenggarakan sebagai langkah pengendalian inflasi daerah

Bazar Pangan Murah berlangsung di berbagai tempat strategis dan rentan pangan di wilayah NTB, diantaranya di SMKN 1 Gunung Sari, Lombok Barat (29 September 2022), Tugu Monumen Bumi Gora / CFD Udayana (02 Oktober 2022), Lapangan Karang Pule, Sekarbela (4-5 Oktober 2022) dan Halaman Kantor Dinas Perdagangan Provinsi NTB (06 Oktober 2022).

BACA JUGA: Inovasi Kearifan Lokal, Dua Wakil NTB Hadiri PKPI

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, H. A. Azis., SH., MH menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa bahan pangan yang menjadi kebutuhan pokok dan strategis  senantiasa tersedia dalam jumlah yang memadai, harga yang terjangkau dan terjamin keberlanjutannya.

“Dengan demikian masyarakat diharapkan agar tetap tenang,  tidak perlu resah, tidak perlu berspekulasi memborong bahan makanan walaupun  adanya  issu krisis pangan dunia, inflasi yang tinggi  ataupun adanya penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM),” jelasnya. 

Kegiatan ini dilaksanakan secara berkolaborasi bersama seluruh stakeholder,  terutama instansi atau OPD anggota TPID dan OPD yang memiliki pelayanan langsung kepada masyarakat,  dengan cara mengikutsertakan UMKM Pangan maupun Pelaku Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) yang menjadi Mitra Binaan masing-masing maupun langsung memberikan pelayanan secara mobile dan terpadu kepada masyarakat di lokasi Bazar Pangan Murah.

BACA JUGA: Festival Peresean di Lotim, Bang Zul Doa Bersama Masyarakat

Adapun Komoditas pangan pokok dan pangan strategis yang disediakan dalam bazar pangan murah ini adalah sembako dan aneka olahan pangan,  seperti; beras, gula, minyak, telur ayam, daging ayam, cabai, bawang merah, bawang putih,  kedelai, jagung, ikan segar, sayuran dan aneka ragam olahan pangan segar asal tumbuhan  maupun pangan asal ikan dan hasil laut. ***

 




TMMD ke 115, Wabup Danny Ikuti Rakornis Virtual

Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter mengikuti Rakornis TMMD ke 115 secara virtual yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Karmin Suharna 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter F.R, ST, M.Eng mengikuti Rakornis TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-115 yang diselenggarakan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) secara virtual, di Ruang Rapat Makorem 162/WB, Kamis (29/09/22). 

Rapat dipimpin oleh Aster Kasad Mayor Jenderal Karmin Suharna, S.IP, M.A, Dirut Kelembagaan dan Kerjasama Chaerul Dwi Sapta, Sekretaris PJO TMMD Kolonel Kavaleri Sugi Mulyanto, S.Sos, Letkol CAJ Mukti Ankaprima, Ketua Yayasan Anak Bangsa Indonesia Dr. Sofyan Candra, PHD, para Bupati dan Walikota yang menjadi Lokasi TMMD.

TMMD merupakan keterpaduan antara TNI dan Pemerintah Daerah, sebagai upaya percepatan daerah di pedesaan, sebagai langkah dan upaya percepatan terobosan pembangunan di daerah pedesaan

Aster Kasad Mayor Jenderal  Karmin Suharna menuturkan, Rakornis TMMD adalah program kegiatan lintas sektoral. 

BACA JUGA: Festival Peresean di Lotim, Bang Zul Doa Bersama Masyarakat

Antara Kementerian atau Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) serta komponen masyarakat, yang dilaksanakan secara gotong royong bersama dengan TNI.

Kegiatan TMMD merupakan keterpaduan antara TNI dan Pemerintah Daerah, sebagai upaya percepatan daerah di pedesaan, sebagai langkah dan upaya percepatan terobosan pembangunan di daerah pedesaan. 

TMMD sebagai langkah peningkatan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan yang dilakukan bersama pemerintah dengan berbagai kegiatan fisik dan nonfisik, seperti pembangunan infrastruktur, pemberian edukasi bagi anak-anak dan penyuluhan kesehatan seperti stunting di daerah terpencil.

“Kegiatan ini sebagai fokus TNI dan pemerintah dalam TMMD ke 115 yang akan di laksanakan dari 11 Oktober hingga 9 November 2022 di berbagai wilayah di Indonesia, khususnya di daerah terpencil,” tuturnya.

Untuk TMMD di Kabupaten Lombok Utara berlokasi di Kecamatan Bayan, yaitu Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antara Desa Sukadana dan Desa Andalan.

BACA JUGA: Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan

Hadir Rakornis secara daring, di antaranya Kasiter Kasrem 162/WB Putu Dwika, Dandim 1606/Mataram Letkol Arm Arif Rahman, Ketua DPRD KLU Artadi S.Sos,Kepala Bappeda KLU Parihin S.Sos serta undangan lainnya.***

 




Festival Peresean di Lotim, Bang Zul Doa Bersama Masyarakat  

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul doa bersama masyarakat Sukarara, Lotim, saat menutup Festival Peresean 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah bersama masyarakat Desa Sukarara, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur melakukan doa bersama agar musim penghujan segera datang dan memberikan kemakmuran. 

Doa bersama masyarakat saat acara Festival Peresean

“Semoga festival presean yang digelar sebagai tradisi menunggu datangnya musim penghujan bisa memakmurkan petani dan masyarakat Sukarara,” ujar Gubernur Zul menutup Festival Presean se Lombok di arena Paguyuban Geger Girang, Desa Sukarara, Rabu (28/09/22). 

BACA JUGA: Aksi Siswa Bersih-bersih di Sepanjang Pantai Kalaki di Bima

Hal itu dikatakan Gubernur mengapresiasi gelar tradisi peresean dalam rangka menyambut datangnya musim penghujan. 

Bang Zul berharap masyarakat Sukarara tetap memelihara tradisi sekaligus memberikan kegembiraan bagi masyarakat desa. 

Sementara itu, Kepala Desa Sukarara, Sudirman mengatakan, festival peresean yang diadakan setiap tahun di penghujung musim kemarau ini, selain sebagai hiburan juga memelihara tradisi agar lahan persawahan dan perkebunan masyarakat memperoleh berkah dan panen yang baik. 

“Festival presean ini diikuti oleh pepadu dari seluruh Lombok juga ajang mencari satria olahraga,” jelasnya. 

Ia juga berharap event ini sebagai gelar budaya dan atraksi pariwisata

BACA JUGA: Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan

Hadir pula mendampingi Gubernur, Kepala Dinas Sosial dan Sekretaris Dinas Pariwisata NTB. ***

 




Aksi Siswa Bersih-bersih di Sepanjang Pantai Kalaki di Bima

Siswa SMA di Bima bersama Dewan Pelaksana Geopark Tambora melakukan aksi bersih-bersih sepanjang pantai untuk sukseskan Program NTB Zero Waste

BIMA.lombokjournal.com ~ Mensukseskan program NTB Zero Waste atau Bebas Sampah, ratusan siswa di Bima bersama Dewan Pelaksana (DP) Geopark Tambora melakukan aksi bersih-bersih sampah, di sepanjang pantai Kalaki Kabupaten Bima.

Zero Waste merupakan salah satu program unggulan Gubernur H. Zulkieflimansyah dan Wagub Hj. Sitti Rohmi Djalilah   

Aksi membersihkan pantai mendukunmg program Zero Waste

“Kegiatan ini didukung Surat Edaran Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 050/6159/PPLDISLHK/2022 tanggal 7 September 2022 tentang Dukungan dan Partisipasi Kegiatan World Clean Up Day Tahun 2022,” kata General Manager DP Geopark Tambora-SBR, Hadi Santoso, Rabu (28/9/2022) di pantai Kalaki Desa Panda Kabupaten Bima.

BACA JUGA: Atasi Masalah Sampah Tanggung Jawab Bersama

Aksi bersih-bersih ini diinisiasi oleh komunitas lingkungan JAO Bima, yang merupa kan salah satu bentuk aksi memperingati World Clean Up Day Tahun 2022, atau hari bersih sampah sedunia tahun 2022.

Kegiatan ini melibatkan perwakilan pelajar SMAN/SMKN dan jajaran guru serta pihak sekolah.

Menurut pria yang juga staf khusus Gubernur NTB ini, kegiatan aksih bersih-bersih ini untuk mendukung dan mensukseskan program NTB Bebas Sampah dan memperingati World Clean Up Day

Aksi bersih-bersi merupakan kali ketiga digelar. 

“Pada awal September yang lalu, kami laksanakan kegiatan aksi bersih-bersih bersama SMKN 1 Kempo dan jajaran Dikbud Dompu, selanjutnya seminggu yang lalu bersama Bupati, Wabup dan jajaran Pemda Bima,” ungkap Hadi.

Untuk aksi bersih-bersih dan gotong royong kali ini, sebayak 20 SMAN dan SMKN ratusan siswa-siswi di wilayah Kabupaten Bima dan Kota Bima, ikut terlibat membersihkan destinasi wisata pantai Kalaki.

Di depan ratusan pelajar, GM Geopark lulusan Unhas Makasar tersebut, mengajak dan mengedukasi siswa, tentang pentingnya menjaga lingkungan dan membersihkan lingkungan dari sampah. 

Karena saat ini tumpukan sampah di Provinsi NTB, sudah sangat memprihatinkan.

“Sampah ini sebenarnya, bukan sumber masalah.Sampah ini, kalau kita paham dapat dimanfaatkan dan menghasilkan uang. Saya yakin, adik-adik memiliki unit pengelolaan sampah di sekolah,” ucap pria kelahiran Bima.

Sepatutnya gerakan bersih-bersih ini harus menjadi contoh bagi masyarakat. Para pelajar dapat menjadi agent untuk mengedukasi masyarakat tentang kebersihan dan memilah sampah serta memanfaatkannya.

“Kita tidak mau kan planet tempat kita tinngal ini penuh dengan sampah. Maka adik-adik harus memiliki kesadaran untuk membiasakan diri mengelolah sampah dan ikut peduli membersihkan sampah baik dilingkungan sekolah maupun masyarakat,” ajak pengusaha muda Bima tersebut.

Hadi juga memberikan edukasi tentang tugas dan fungsi Geopark Tambora. Memperkenalkan tentang Geopark Tambora, serta sejarah besar tentang taman bumi ini kepada para siswa-siswi SMAN/SMKN se Kabupaten/Kota Bima.

Sementara itu, Sekertaris Kantor Cabang Dinas Dikbud Bima-Kota Bima, Dr. Salahuddin, mengapresiasi kegiatan yang digelar DP Geopark Tambora-SBR berkolaborasi dengan komunitas lingkungan JAO Bima.

“Kegiatan ini sangat bagus, siswa-siswi ini diajak bergotong royong. Ada nilai karakter yang tanamkam dengan keterlibatan langsung  dan kepeduliannya terhadap lingkungan,” kata Dr. Salahuddin.

Diharapkan, kegiatan semacam ini, tidak berhenti pada aksi bersih-bersih saja. Namun ada aksi melakukan penanaman pohon dan penghijauan lingkungan.

Para siswa, terlihat begitu antusias dan ceriah sesekali diselingi dengan canda tawa, membersihakn dan memungkut sampah plastik, kayu maupun sampah lainnya. 

BACA JUGA: Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan

Salahsatu siswa asal SMAN 1 Donggo, Nur kelas XII mengaku senang mengikuti kegiatan aksi bersi-bersih seperti ini. 

Selain bisa interaktif dengan siswa-siswi lain, saling kenal dan silaturahmi, juga membangun kesadaran remaja dan generasi muda.

“Gerakan bersih-bersih ini juga penting, untuk membudayakan kami kaum muda agar tetap peduli untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sembarangan, sehingga mengotori lingkungan disekitar,” jelasnya.

Senada dengan M. Nutripamungkas, siswa SMAN 1 Kota Bima ini mengatakan, kegiatan membersihkan lingkungan  tersebut sangat bagus. Apalagi daerah Bima merupakan salah satu tempat wisata bagi masyarakat.

“Ini destinasi wisata terdekat juga dengan kota Bima,” ujar anggota OSIS yang datang mewakili SMAN 1 Kota Bima bersama guru pendampingnya.

Tidak hanya siswa-siswa SMAN/SMKN, aksi bersih-bersih, mengundang kepedulian para wisatawan asal Belanda yang sedang lewat pantai Kalaki. Para turis tersebut bahkan ikut terlibat langsung membersihakan sampah dipinggir pantai.

BACA JUGA: Strategi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Marco, turis asal Belanda mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat bagus. Peduli akan kelestarian lingkungan dan alam sekitar. Ia mengaku senang saat melihat ada keramaian di pinggir pantai. 

Sebagian wisatawan asal Eropa tersebut sepakat untuk ikut membersihkan bersama para pelajar.

“Ini kegiatan yang sangat bagus. Sampah plastiki merupakan polusi. Tidak bisa terurai.Maka harus dibersihkan dan diolah. Terimaksih sudah mengizinkan kami ikut bersih-bersih,”ungkap Marco.

Aksi bersih pantai ini juga membudayakan tidak buang sampah sembarangan

Hadir pada kegiatan tersebut, kepalamsekolah dan dewan guru perwakilan dari SMAN 1 Palibelo,  Kepala SMKN 1 Palibelo,  Kepala SMAN 1 Belo, Kepala SMAN 1 Woha, Kepala SMAN 2 Woha, Kepala SMKN 1 Woha, Kepala SMAN 1 Bolo, Kepala SMAN 2 Bolo.

Juga Kepala SMAN 1 Madapangga, Kepala SMAN 1 Soromandi, Kepala SMAN 1 Donggo, Kepala SMAN 1 Kota Bima,  Kepala SMAN 2 Kota Bima, Kepala SMAN 3 Kota Bima, Kepala SMAN 4 Kota Bima, Kepala SMAN 5 Kota Bima,  Kepala SMKN 1 Kota Bima,  Kepala SMKN 2 Kota Bima, Kepala SMKPP Kota Bima dan penguru serta anggota JAO Bima. ***

 




Program Baznas NTB Masih Butuh Dana Tambahan 

Gubernur NTB Bang Zul merespon baik laporan hasil program Baznas NTB, tapi soal tambahan dana disesuaikan kemampuan daerah

MATARAM.lombok journal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc., menerima dan merespon dengan baik terkait laporan hasil program dari Baznas Provinsi NTB di ruang kerja pendopo Gubernur pada Rabu (28/09/22).

Dari hasil laporan yang menunjukkan bahwa alokasi dana yang masih kurang, Bang Zul akan mengupayakan tambahan namun tentunya dengan melihat kondisi dan kemampuan daerah.

BACA JUGA: Strategi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Program Baznas NTB masih butuh dana tambahan
Gubernur NTB (kaos kung) bersama pengurus Baznas NTB

“Kita akan usahakan sesuai dengan kemampuan daerah” ungkapnya.

Rahmat Umal selaku Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan Baznas Provinsi NTB dalam wawancaranya menerangkan, mereka berharap agar alokasi dana bisa ditambah.

Dibandingkan 2021, alokasi dana tahun 2022 justru menurun. 

Sementara di tahun ini ada tambahan beban dengan adanya Dewan Pengawas eksternal yang membutuhkan biaya.

“Jadi dua sisi bahwa kita ada tambahan beban tapi anggaran kita menurun. Oleh karena itu kita mohon kepada beliau dalam APBD perubahan ini semoga ada tambahan,” jelasnya.

Selain itu, dalam pertemuan ini juga melaporkan program-program yang sudah dan sedang akan dilakukan. 

Untuk program yang sedang dilakukan sendiri di antaranya yang pertama adalah program RPLH seperti membangun rumah tidak layak huni. Kedua program beasiswa. Ketiga progam bantuan untuk guru tidak tetap di sekolah negeri non sertifikasi dan siswa berprestasi. 

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Salurkan Bantuan UMKM di Lombok Timur

Sedangkan untuk program yang akan dilakukan seperti membagi bantuan konsumtif. ***

 

 




Rachmat Hidayat Sosialiasikan Empat Pilar Kebangsaan

Rachmat Hidayat Dorong Empat Pilar Kebangsaan Diamalkan dalam Kehidupan Sehari-Hari Masyarakat Pulau Lombok

LOTENG.lombokjournal.com ~ Angggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan H Rachmat Hidayat menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Lombok Tengah, Rabu (28/09/22). 

Sosialiasi tersebut bagian dari upaya nyata untuk terus membumikan nilai-nilai kebangsaan di Pulau Seribu Masjid.

“Sosialisasi empat pilar ini penting untuk terus menanamkan kesadaran kepada saudara-saudara kita tentang konsep berbangsa yang penuh toleransi, menghargai perbedaan, welas asih, gotong royong, dan patuh pada hukum,” kata Anggota Komisi VIII DPR RI tersebut.

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Salurkan Banyuan UMKM di Lombok Timur

Rachmat Hidayat ingin empat pilar kebangsaan membumi di pulau Seribu Masjid

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah. 

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah ulama dan tuan guru, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan sejumlah akademisi. 

Sementara Rachmat didampingi dua orang Anggota DPRD NTB dari PDIP, yakni H Ruslan Turmuzi dan H Lalu Budi Suryata. Sosialisasi berlangsung sejak pukul 14.00 Wita dan baru berakhir menjelang Magrib.

Rachmat menegaskan, dalam posisinya sebagai Anggota DPR RI yang sekaligus Anggota MPR RI, dirinya mengambil inisiatif untuk terus menggencarkan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. 

Pancasila adalah ideologi dan dasar negara. UUD 1945 adalah konstitusi negara. NKRI sebagai bentuk negara. Dan Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara.

Keempat pilar tersebut kata tokoh kharismatik Bumi Gora ini, merupakan tiang penyangga yang menjadi panutan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Itu sebabnya, membumikan Empat Pilar Kebangsaan di Pulau Seribu Masjid sesungguhnya menjadi sebuah keniscayaan.

“Dengan empat pilar kebangsaan inilah kita bisa bersama-sama menjaga keutuhan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.

Politisi senior kelahiran Lombok Timur ini memberi contoh bagaimana Pancasila mampu merefleksikan nilai luhur bangsa Indonesia, seperti religiusitas, kemanusiaan, nasionalisme, gotong royong, dan keadilan.

“Bung Karno menggali nilai luhur bangsa sehingga lahirlah Pancasila lewat permenungan yang mendalam. Pancasila telah terbukti lintas zaman dan lintas generasi dalam menjawab segala tantangan,” tandasnya.

Rachmat yakin sepenuhnya, tatkala Empat Pilar Kebangsaan ini membumi di tengah-tengah masyarakat, maka akan didapati masyarakat yang memiliki nilai-nilai kebangsaan yang semakin meningkat. 

Masyarakat yang semakin toleran, masyarakat yang merayakan perbedaan, dan sekaligus tentu masyarakat yang mampu membendung dan melawan penyebaran radikalisme di tengah-tengah mereka.

BACA JUGA: Penanganan Stunting Tanpa Pemotongan TPP ASN NTB

“Empat Pilar Kebangsaan ini sama-sama kita ikhtiarkan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” katanya.

Bersatu dan Kokoh

Ditegaskan Rachmat, untuk terus maju dan berkembang, daerah-daerah di Pulau Lombok mensyaratkan agar masyarakatnya tetap bersatu dan kokoh. Dan penguatan masyarakat sangat ditentukan oleh pilar-pilar kehidupan yang menopangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rachmat mengingatkan, bagaimana Lombok Tengah kini menjadi salah satu daerah yang akan terus memantik perhatian dunia. 

Lombok Tengah yang memiliki Mandalika dimana terdapat Sirkuit MotoGP, tempat berlangsungnya ajang balap motor paling akbar di dunia, adalah magnet utama wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara datang berkunjung ke Pulau Lombok.

Sebagai destinasi wisata kelas dunia, Mandalika kini menjadi daya tarik utama investasi di NTB. 

Triliunan investasi ada di sana yang akan menjadikan Mandalika sebagai pusat ekonomi dan pusat pertumbuhan baru di Lombok dan Bumi Gora, dan akan membuka banyak lapangan kerja.

Tentu saja, kata Rachmat, keberadaan Mandalika adalah jalan untuk menuju kesejahteraan yang telah lama diidamkan. 

Namun, hal tersebut baru bisa akan dicapai, manakala masyarakat Lombok Tengah dan masyarakat NTB secara umum, bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan. Bersama-sama menjaga daerah.

Rachmat menekankan, pentingnya keseimbangan ekonomi. Pentingnya dipastikan agar pertumbuhan ekonomi bisa inklusif dan bukan menghadirkan pertumbuhan yang eksklusif. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi tersebut dampaknya bisa dinikmati dan dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk masyarakat kecil. 

Bukan oleh sebagian masyarakat belaka.

“Agar pembangunan ini bisa menghadirkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat, peningkatan kualitas SDM yang merata menjadi sebuah prasyarat,” kata Rachmat.

Pada kesempatan tersebut, Dia juga mengingatkan tentang proses Pesta Demokrasi yang tahapannya kini sudah dimulai dan puncaknya akan berlangsung pada tahun 2024. 

Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini ingin Pemilu menghadirkan kegembiraan di tengah-tengah masyarakat. Karena itu, Pemilu hendaknya dijauhkan dari ajang gontok-gontokan. Dijauhkan dari ajang fitnah memfitnah. Pemilu tidak boleh riuh dengan ujaran kebencian dan berita-berita kebohongan.

“Pemilu yang menghadirkan kegembiraan itulah yang dikehendaki oleh Pancasila yang menjadi falsafah dan dasar negara kita,” katanya.

Dia menekankan, sebagai miniatur Indonesia, masyarakat NTB sungguh diberkahi dengan keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Dan semuanya itu akan menjadi modal besar bagi pembangunan daerah tatkala dirangkai dalam untaian kebangsaan.

BACA JUGA: Pengurus Asprov NTB Jangan Rangkap Jabatan

Rencananya, jika tak ada aral melintang, setelah di Lombok Tengah, sosialiasi Empat Pilar Kebangsaan akan dilakukan Rachmat di daerah lain di Pulau Lombok. Seperti di Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Timur, dan Lombok Utara.(*)

 




PLN Selain Urus Listrik Juga Bantu Pariwisata NTB

Selain berkomitmen wujudkan Net-Zero Emission tahun 2050, PLN Juga bantu kembangkan pariwista NTB, ini 

KLU.lombokjournal.com ~ Kepala Dinas Perhubungan NTB, H. Lalu M. Faozal mewakili Wagub NTB, mengapresiasi yang dilakukan oleh PLN, baik dalam mewujudkan Net-Zero Emission tahun 2050, dan  komitmen untuk membantu mengembangkan dan membangun Destinasi Wisata di NTB.

Faozal menyampaikan itu saat memberikan sambutan di acara Costumer Gathering Kapal Phinisi, Senin (26/09/22) di Perairan Destinasi Wisata tiga Gili Kabupaten Lombok Utara.

BACA JUGA: Wisatawan Asing Buru Kuliner Lokal Lombok Utara

Kadis Perhubungan NTB menilai kerja PLN di atas rata-rata

“Ini menunjukkan kreativitas PLN jauh di atas rata-rata,” kata Faozal.

Ia mengaku terus terang, mengapresiasi atas nama Pemerintah Provinsi NTB. 

“Kita berada di destinasi yang menjadi kebanggaan kita, berada di perairan ketiga Gili, menunjukkan PLN tidak hanya mengurus listrik, juga destInasi wisata di NTB,” ujar Faozal.

Ia mengatakan, dalam mendorong sinergi dan kolaborasi, Pemprov NTB membutuhkan kerjasama yang kuat, di tengah kondisi harga-harga yang mulai naik akibat kenaikan BBM. Begitupun tiket dan barang lain-lain juga ikut naik. 

Diharapkan ada perubahan ke depan, sehingga dapat membuat harga-harga dapat terjangkau dan pulihnya pariwisata di NTB. 

Faozal berharap bisa membangun kolaborasi, sebab pemerintah tidak bisa sendirian. 

Butuh kerja sama yang kuat dalam menghadapi situasi yang serba susah dan tidak dalam kondisi yang baik-baik saja. 

“Tiba-tiba BBM naik, operasonal kapal  dan harga tiket tidak normal-normal, dan mudah-mudahan perubahan-perubahan kedepannya harga tiket dapat terjangkau oleh masyrakat dan wisata kita kembali pulih.” harap Faozal. 

Selain itu, NTB sebagai salah satu daerah pariwisata, dengan berkembangnya kendaraan listrik yang sudah dimulai ini dapat menunjang pariwisata di NTB 

“Terimakasih PLN, inisiasi yang luar biasa dan ke depan terus kita membangun Nusa Tenggara Barat,” ujarnya. 

Sementara itu, GM PLN  UIW NTB, Sujdarwo menyampaikan, PLN sangat dekat dengan Masyarakat.

Masyarakat semakin memperhatikan PLN dengan semakin tingginya tuntutan pada pelayanan, sehingga pihaknya dapat memperbaiki kinerja PLN untuk lebih baik.

“Sakin dekatnya PLN dengan Masyarakat, layaknya suami istri, sering saya sampaikan ke pegawai PLN, kita melayani orang mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, saking dekatnya. Walau tuntutannya semakin tinggi, kemudian yang negatif-negatif justru dengan menyampaikan ke kita. Karena itu, lebih baik untuk memperbaikinya,” tuturnya. 

Ia berharap, masukan dari masyarakat juga memotivasi PLN terus berinovasi, dalam mendukung green energy

Apalagi akan ada PLTU baru yang sedang dibangun. Ini menandakan potensi yang sangat cukup dimiliki NTB. Namun perlu usaha dengan kebijakan yang baik oleh pemerintah, BUD dan lain-lain.

Selain itu dijelaskannya, untuk beralih ke kendaraan listik, PLN telah membangun 3 SPKLU yang sudah terpasang.  Di antaranya berada di Kantor PLN Wilayah, Kantor PLN UP3 Mataram, Kantor PLN UIW NTB dan Kantor Gubernur NTB dan tahun ini PLN UIW NTB akan dibangun 2 SPKLU baru. 

“Kita optimis, dengan Dishub NTB sudah berkolaborasi menyiapkan SPKLU, infrastruktur untuk beralih ke kedaraan listrik, tiga yang SPKLI sudah di bangun dan tahun ini akan ada 2 SPKLU, ke depanakan lebih banyak lagi,” ujarnya.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, H. Wirawan, S.Si., MT. mendatangani MoU untuk riset kendaraan listrik di NTB. Sebelumnya, sudah ada kerjasama PLN dengan Dinas Perindustrian NTB yang telah melahirkan perahu listrik atau Electric Boat (E-Boat). 

BACA JUGA: Dugaan Catcalling di Trawangan, Pemprov NTB Respon Cepat

“Luar biasa PLN, dan sangat spesial dan berkesan, Apa yang sudah dibangun oleh PLN hari ini sudah sangat tepat dan awal yang baik merangkai kolaborasi dan sinergi untuk NTB. Kami dari Brida NTB dengan MoU ini mendukung dengan berbagai riset untuk perahu listrik di NTB,” ujar Kepala Brida.

Kegiatan Costumer Gathering dengan tema ‘Sinergi dan Kolaborasi mendukung Perekonimian Daerah melalui SASAMBO Electrikfying Life’ diakhiri dengan penandatanganan MoU PLN UIW NTB dengan Badan Riset Inovasi Daerah. 

Turut Hadir dalam kegiatan Costumer Gathering, Kadis Kominfotik NTB, PT. Angkasa Pura, GM Epicentrum, RSUD NTB, GM Prime Park dan Dirut ITDC ***