Maulid Nabi Muhammad SAW Dirayakan di Puskesmas Gangga 

Perayaan Maulid Nabi dirayakan karyawan Puskesmas Gangga bersama tokoh agama dan masyarakat

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung di Puskesmas Gangga, Lombok Utara, yang dipimpin Kepala Puskesmas Gangga (Kapus) Gangga, Sabri, S.KM, Sabtu (15/10/22).

Beberapa tokoh agama tampak hadir seperti Uts Maridep,Amd.Kep, H Mukman, Penghulu Desa Gondang, Kiai Krng Anyar Gondang dan beberapa lainnya.

BACA JUGA: Festival Budaya Lombok Utara 2022 di Desa Bentek

Dalam perayaan Maulid Nabi di Puskesmas Gangga, dipesankan pentingnya mendirikan shalat

Kapus Gangga, Sabri menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada segenap karyawan dan para undangan.

Secara khusus ucapan terima kasih ditujukan kepada panitia yang telah mempersiapkan acara Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw.

“Memperingati Maulid Nabi ini, menandakan kita senantiasa untuk meneladani dan mencintai Rasulullah SAW,” ucap Sabri.

Rasulullah Muhammad SAW sebagai pembawa rahmat menuju ke jalan yang benar bagi umat muslim.

Pada momen perayaan hari Sabtu (15/10) ini, Sabri juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga setempat. Mereka secara ihlas terus menjaga dan melestarikan tradisi bersama merayakan Maulud Nabi secara sederha, namun bermakna. 

Ia berharap, momen ini dapat meningkatkan iman dan kecintaan kepada Rasullah SAW beserta memperkuat silaturahmi antara segenap karyawan Puskesmas Gangga dengan masyarakat Kecamatan Gangga.

Mendirikan shalat

Penceramah Ustad Maridep, AMd,Kep, mengajak semua ummat Muslim untuk mendirikan shala.

“Itu adalah keutamaan yang penting dan mulia,” katanya.

Namun, jika memperhatikan realita yang ada di rumah-rumah kebanyakan orang saat ini, maka banyak didapati keluarga yang meremehkan dan melalaikan shalat.

“Kita jangan tidak saling mengingatkan dan mengajak anggota keluarganya untuk menjaga shalat. Agar anggota keluarganya menjadi generasi yang melalaikan dan meremehkan shalat,” ujarnya

Ia mengutip surat Al Quran:⁣⁣⁣⁣⁣ “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS. Thaha/20:132).⁣⁣⁣⁣⁣

BACA JUGA: Pemda KLU Serahkan 150 Paket Sembako untuk Nelayan

Shalat merupakan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada Nabi-Nya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apa pun yang Allah perintahkan kepada Nabi-Nya berarti sekaligus perintah bagi ummatnya.⁣⁣⁣⁣

Bang Sabri sapaan akrab Kapus Gangga berdoa, agar semuanya selalu diberikan kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah SWT dalam menjalankan tugas serta aktivitas. ***

 




Festival Budaya Lombok Utara 2022 di Desa Bentek

Bupati Lombok Utara, Djohan Sjamsu menyambut antusias berlangsunya Festival Budaya di Desa Bentek

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Rumah Budaya Kembang Rampe Sammirai sebuah komunitas budaya di Kabupaten Lombok Utara menyelenggarakan kegiatan kebudayaan Pendayagunaan Ruang Publik di Lapangan Titi Palang Desa Bentek, tanggal 13 hingga 15 Oktober 2022, 

Kegiatan bertajuk “Festival Budaya Lombok Utara Tahun 2022” tersebut merupakan  Program Fasilitasi Bidang Kebudayaan Tahun 2022 dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia.

BACA JUGA: Ragam Kesenian Islami, di Festival Qasidah Lasqi

menurut Bupati Lombok Utara mengatakan kegiatan Festibal Budaya ini mengembalikan semangat seniman

Kegiatan kebudayaan ini dimaksudkan untuk menguatkan Kembali ketahanan budaya Kabupaten Lombok Utara serta membangkitkan kembali semangat dan tekad para seniman di di Bumi Tioq Tata Tunaq.

Hal itu disampaikan Ketua Pelaksana Festival Budaya Lombok Utara 2022, Sandi Justiya Putra saat pembukaan festival, Kamis (13/10/22).

Bupati Lombok Utara, H Djohan Stamsu menyampaikan dengan adanya Festival Budaya yang di selenggarakan oleh “Kembang Rampe Sammira” masyarakat bisa terhibur, berjualan dan berlangsung aman terkendali.

“Semoga ini motivasi untuk kita semua dalam membangun KLU lebih baik,” kata Bupati Djohan saat membuka Festival Budaya Lombok Utara Tahun 2022

Turut hadir Anggota DPRD Provinsi NTB H.Junaidi Arif, SP, Kapolsek Gangga AKP Remanto SH, Kabid Dikdas Dikbudpora KLU, Kepala Desa Bentek Warna Wijaya S.AP, Dalam sub-tema kegiatan kebudayaan ini diambil dari bahasa setempat yaitu  “Meriri Lombok” yang memiliki arti “Memperbaiki”.

Sehingga tujuan utama dari acara ini adalah untuk memperbaiki, menata kembali dunia kebudayaan yang sempat lumpuh di Lombok Utara karena bencana gempa bumi hingga pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini membangkitkan kegiatan budaya yang diharapkan akan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan dan ekonomi masyarakat Kabupaten Lombok Utara,” kata Sandi.

Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan kebudayaan ini adalah menguatkan kembali ketahanan budaya Lombok Utara, serta membangkitkan kembali semangat dan tekat para seniman di di Bumi Tioq Tata Tunaq.

Terpisah, Kepala Desa Bentek, Warna Wijaya, mengapresiasi kegiatan Gelar Budaya yang dimotori “Rumah Budaya Kembang Rampe Sammira”. Diharapkan, Rumah Budaya ini  menjadi salah satu sentral lembaga/Organisasi kebudayaan yang patut didorong lebih baik ke depan. 

Sisi lain, Rumah Budaya Kembang Rampe Sammira dengan kegiatan ini makin dikenal di kalangan sekolah sekolah maupun masyarakat. 

BACA JUGA: Pemda KLU Serahkan 150 Paket Sembako untuk Nelayan

“Kegiatan Gelar Budaya ini bersamaan dengan peringatan HUT Desa Bentek Ke 110 dan harus meriah dirasakan hingga ke pelosok pedusunan, agar terasa Desa Bentek ulang tahunnya, ujar Kades Bentek,” Warna Wijaya.  ***

 

 




Pemda KLU Serahkan 150 Paket Sembako untuk Nelayan 

Tiga desa nelayan mendapat paket sembako dari Pemda KLU yang diserahkan langsung oleh Bupati Djohan

TANJUNG,lombokjournal.com ~ Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (Pemda KLU)  membagikan 150 Paket Sembako untuk nelayan tiga desa di KLU, yaitu Desa Sukadana, Desa Gumantar, Desa Medana secara bergiliran, Kamis (13/10/22).

Pemda KLU menyerahkan 150 paket sembako di tiga desa nelayan

Penyerakan paket sembako yang bersumber dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mataram Timur itu dilakukan Bupati Lombok Utara H.Djohan Sjamsu di masing-masing desa 

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan, Ini Harapan Gubernur NTB

Saat menyerahkan paket sembako di Desa Medana Bupati Djohan menyampaikan, kehadirannya selain bersilaturahmi yaitu untuk membagikan paket sembako pada  nelayan. Program ini merupakan atensi pihak KPP Pratama Mataram Timur kepada masyarakat nelayan yang berada di Desa Mendana Kecamatan Tanjung setelah sehari sebelumnya di Desa Gumantar Kecamatan Kayangan dan Desa Sukadana Dana Kecamatan Bayan.

“Bantuan sembangko ini merupakan amanah dari KPP Mataram Timur, semoga dapat dimanfaatkan dan digunakan sebagaimana mestinya serta semoga dapat diterima dengan hati yang ikhlas,” tuturnya.

Masyrakat diminta sabar dalam menghadapi masalah terkait dengan perekonomian yang sedang melanda negara kita akibat Gempa, Covid-19 dan Wabah PMK.

“Harapan kita agar masyarakat dan pemerintah dapat kompak dalam membangun KLU karena pekerjaan tersebut akan terasa mudah jika dilakukan secara bersama-sama, dukung pemerintah daerah dalam menjalankan setiap tugasnya,” pinta bupati.

BACA JUGA: Bupati Djohan resmikan Masjid Silaturahim SMPN 3 Kayangan

Penyerahan secara simbolis paket sembako kepada perwakilan warga masyarakat dan dilanjutkan dengan foto bersama.***

 




Bantuan Kursi Roda di Hari Disabilitas di Lombok

Sambut hari Disabilitas, Rachmat Hidayat mengunjungi warga disabilitas di Dusun Lekong Narmada, Rachmat Hidayat dan bagikan bantuan kursi roda 

LOBAR.lombokjournaL.com ~ Menyongsong Hari Disabilitas Internasional atau International Day of Persons with Disabilities (IDPD) yang jatuh tanggal 3 Desember, Anggota Komisi VIII DPR RI dapil Lombok dari PDI Perjuangan, Rachmat Hidayat  membagikan bantuan kursi roda untuk warga disabilitas, Rabu (12/10/22).

Rachmat Hidayat didampingi Kepala Sentra Paramita, H. Sudirman dan Staff Paramita, Den Ardani AS, mengunjungi warga disabilitas di Dusun Lekong Dendek, Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Lombok Barat,

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan, Ini Haraoan Gubernur NTB

Rachmat Hidayat serahkan bantuan kursi roda karena prihatin

Selain itu juga mengunjungi Dusun Kalitemu, Desa Kalianyar, Kecamatan Terara, Lombok Timur.

Di Desa Dasan Tereng, Narmada, Rachmat membagikan kursi roda adaptif yang telah didesain sesuai kebutuhan pengguna.

 Penerima kursi roda tersebut adalah Rayudi Junanda (27) yang mengalami kelumpuhan akibat mengalami pengeroyokan. 

Bagian kepalanya dipukul, sehingga menyebabkan dia mengalami kelumpuhan setelah operasi.

Ibu Rayudi saat ini bekerja di luar negeri, sementara sang kakak berada di tahanan Lapas karena tersangkut kasus Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sementara ayahnya kini menganggur karena harus mengurusi anaknya.

Nurti (51) ayah Rayudi mengatakan anaknya dijemput, lalu tiba-tiba mendapat kabar anaknya dikeroyok oleh orang. Mirisnya, kasus pengeroyokan tersebut belum diusut pihak kepolisian.

“Setelah kejadian itu dia lumpuh. Sampai saat ini kasus itu tidak diproses (di Polsek Narmada),” katanya.

Sedangkan di Dusun Kalianyar, Lombok Timur, Rachmat Hidayat juga membantu memberikan bantuan kursi roda untuk dua kakak beradik penyandang disabilitas. 

Anak pertama bernama Lalu Hakim Wirapaksi (9) mengalami kelumpuhan akibat cerebral palsy (gangguan otot gerak). Dia diberi bantuan kursi roda adaptif. 

Sedangkan anak kedua bernama Baiq Arumi Zahra (1 tahun) yang mengalami epilepsi dan Dandy Walker Sindrom, dia juga diberikan bantuan Backsleep untuk terapi tangan dan kaki. 

Kepala Sentra Paramita, H. Sudirman mengatakan kedua orangtua anak penyandang disabilitas masih hubungan darah. 

Ayahnya berprofesi sebagai buruh harian lepas yang berpendapatan Rp500 per bulan. Sementara ibunya hanya berpenghasilan rata-rata Rp300 ribu per bulan.

“Menurut keterangan pemerintah desa setempat, kedua orangtua anak masih hubungan darah. Kondisi perekonomian mereka tidak cukup untuk membiayai pengobatan anaknya. Sehingga bantuan seperti ini terasa sangat berarti,” katanya.

Sang ayah, Lalu Golan, mengatakan anaknya Lalu Hakim mengalami kejang, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk diopname dua malam.

“Namun dalam seminggu sering kejang. Kita tidak punya biaya untuk pengobatan setelah mengetahui hasil scannya radang otak. Sekarang mengalami lumpuh layu,” ujarnya.

Kades Karang Anyar, Lalu Miswan Jayadi mengapresiasi kepedulian Rachmat Hidayat terhadap warganya yang mengalami kelumpuhan.

“Saya atas nama pribadi mewakili masyarakat mengucap beribu terimakasih atas perhatian Rachmat Hidayat yang membantu warga kami,” ujarnya.

Dia mengatakan, selain dua warga yang mengalami kelumpuhan ini, banyak warga juga yang memiliki rumah tidak layak huni dan hidup miskin.

“Bapak Rachmat Hidayat sudah menyuruh saya untuk mendata semua warga miskin dan yang memiliki rumah kumuh untuk selanjutnya akan dibantu,” katanya.

Rasa Kemanusiaan

Rachmat merasa sangat prihatin dengan kondisi perekonomian keluarga dan anak yang mengalami kelumpuhan, sehingga berupaya membantu dengan memberi kursi roda adaptif. Tidak hanya itu, dia dan keluarganya diberikan aneka makanan kaya nutrisi yang membantu gizi keluarga.

Rachmat Hidayat mengatakan, bantuan tersebut semata-mata soal kemanusiaan. Dia juga menugaskan para kader PDIP untuk mendata warga disabilitas dan miskin di desa masing-masing.

“Bantuan ini saya berikan bukan bermaksud apa-apa, tapi karena rasa kemanusiaan. Saya juga meminta para kader PDIP untuk mendata warga disabilitas maupun warga kurang mampu di desa-desa untuk kita upayakan bantuan,” katanya.

Pada dua lokasi tersebut, Rachmat Hidayat membagikan puluhan kursi melalui masing-masing DPC PDIP. Namun sejak jauh hari pembagian kursi roda terus dilakukan mencapai ratusan unit.

Dia mengatakan, bantuan tersebut berkaitan dengan posisinya di Komisi VIII DPR RI yang berkaitan dengan sosial.

“Saya sudah perintahkan pengurus partai dan konstituen untuk mendata warga masyarakat yang miskin, cacat, pedagang kecil, madrasah dan ponpes agar bisa diberikan bantuan langsung secara cepat tanpa prosedur yang berbelit plus tidak ada potongan apapun,” ujarnya.

BACA JUGA: Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal

Rachmat juga minta Kades Karang Anyar, Lalu Miswan Jayadi agar memanfaatkan dirinya sebagai anggota legislatif Dapil Lombok untuk bisa membantu warganya yang miskin. 

“Saya tadi ngomong sama Kades Karang Anyar agar mendata warganya yang rumahnya kurang layak, agar bisa diberikan bantuan Rehab RTLH,” ujarnya.

Dalam penyaluran bantuan sosial tersebut, hadir Ketua DPC PDIP Lombok Barat, HL Muhammad, Anggota DPRD Lombok Barat dari PDIP Dapil Narmada – Lingsar, Sardian, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP NTB, Endang Yulianti, Kasi Disabilitas Dinas Sosial Lombok Timur, Baiq Eni Iswantari dan Wakil Ketua 2 DPC PDIP Lombok Timur, Ahmad Amrullah. (*)

 




Sinergi Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa Tangani Banjir Bandang

Gerak Cepat Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa, melakukan sinergi pemberian logistik korban banjir bandang di Lunyuk 

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Sedikitnya ada 1345 KK atau 4.035 Jiwa yang terdampak dan 5 Desa serta  beberapa Kelurahan (Dusun)  yang terdampak akibat banjir bandang. 

Ada Desa Emang Lestari, Desa Lunyuk Ode, Desa Perung, Desa Sukamaju dan Desa Lunyuk Rea.  

BACA JUGA: Aspirasi Warga, Gubernur NTB Kordinasi dengan Instansi Terkait

Pemkab Sumbawa dan Pemprov NTB melakukan sinergi mengirim bantuan logistik

“Tidak ada korban meninggal, luka atau hilang dalam kejadian tersebut, namun harta benda dan barang rumah tangga warga, ikut terendam dan terbawa banjir,” terang Kepala BPBD Provinsi NTB, H. Sahdan, ST., MT, Rabu (12/10/22) di Mataram.

Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, bergerak cepat menangani banjir bandang yang menerjang Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (09/10/22) yang lalu. 

Kepala BPBD Provinsi NTB, H. Sahdan, ST., MT. mengatakan, Pemerintah Provinsi NTB melalui BPBD dan Dinas Sosial Provinsi NTB bergerak cepat, pada hari Minggu (09/10). pihaknya saling koordinasi dan komunikasi dengan Pemkab. Sumbawa melalui BPD dan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa.

“Penangan  cepat yang dilakukan adalah pemberian logistik kepada masyarakat yang terdampak,” kata Kalak BPBD NTB. 

Pemberian Logistik seperti makanan siap saji, biscuit, mi instan, selimut, matras, terpal,  Tandon Air, Obat-obatan, Perlengkapan Balita , Family Kit  dan kebutuhan mendesak warga lainya. 

Termasuk pendataan infrastruktur yang rusak, baik itu rumah masyarakat dan fasilitas umum lainnya. Sehingga dari data tersebut, pihaknya membuat laporan kejadian bencana agar penanganan kedepan cepat dan terarah.

Tidak hanya itu, beberapa fasilitas juga ikut terkenan dampak banjir, seperti 2 unit rumah warga rusak berat, fasilitas Pendidikan ada seperti satu SMK Pertanian NW Molong  dan tembok beberapa sekolah dan rumah beberapa warga juga roboh.

Termasuk terkait talang air daerah irigasi Pelara Lunyuk yang rusak dan jembatan airnya, akan segera ditangani melalui koordinasi dengan BWS dan Dinas PUPR NTB.

Dikatakan Sahdan, penyebab bencana terjadi Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kecamatan Lunyuk dan sekitarnya.

Banyaknya Lahan Tandus akibat penebangan liar sehingga mengurangi intensitas penyerapan air tanah. Dan Banyaknya penumpukan sampah dan sedimentasi di area aliran sungai yang mengakibatkan terjadinya pendangkalan dan penyumbatan aliran air sungai.

BACA JUGA: Tenaga Ahli DPD RI: NTB C are Luar Biasa

“Pemerintah daerah melalui BPBD menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan siap siaga terhadap kemungkinan terjadi banjir susulan ketika terjadi hujan lebat yang intensitasnya cukup lama. Begitupun Pemerintah desa dan toga/toma harus mengenal betul ancaman bencana yg terjadi desanya serta harus berusaha mengurangi resikonya dengan membangun ketangguhan di desa ini langkah ke depan,” imbaunya.***

 

 

 




Mulud Adat Bayan, Ini Harapan Gubernur NTB 

Gubernur NTB Ikuti Prosesi Perayaan Mulud Adat di Kecamatan Bayan, ia mengajak seluruh pihak perhatian serius pada tradisi

KLU.lombokjournal.com ~ Para stakeholders dan seluruh pihak diajak serius memberikan perhatian terhadap tradisi dan budaya agar tetap lestari dan terpelihara.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan itu saat mengikuti rangkaian prosesi Mulud Adat di Kecamatan Bayan, Kab. Lombok Utara, Selasa (11/10/22). 

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan dan Sesait, Melestarikan Ritual Adat

Gubernur NTB menyatakan perlunya program konkrit untuk melestarikan tradisii seperti Mulud Adat

“Seiring dengan berjalannya waktu, nampaknya kita harus memberikan perhatian serius pada acara-acara adat kita untuk bisa kita lestarikan di hari-hari yang akan datang,” ujar Gubernur. 

Bang Zul, sapaannya menyatakan, program-program yang konkrit sangat dibutuhkan guna menyiapkan para generasi muda untuk melestarikan tradisi dan budaya tersebut. Memberikan  beasiswa hospitality atau pariwisata untuk masyarakat Kab. Lombok Utara adalah salah satu contohnya. 

“Disini ada Direktur Poltekpar, nanti saya bisa lobi dengan Pak Menteri (Pariwisata) agar beliau ada beasiswa hospitality dari anak-anak Lombok Utara, supaya nanti punya harapan untuk mendapat pendidikan yang lebih baik di masa yang akan datang,” kata Bang Zul.

Lebih lanjut dikatakan, menjadi tuan rumah dari berbagai event internasional tentunya harus menjadikan masyarakat NTB memiliki tradisi yang unik dan menarik, sehingga bisa dinikmati para wisatawan.

Senada dengan hal itu, Bupati KLU, Djohan Syamsu  juga berharap masyarakat dapat terus melestarikan kegiatan dan tradisi yang ada sehingga dapat disuguhkan ketika banyak wisatawan datang ke KLU. 

“Alhamdulillah, negara sudah mengakui keberadaan masyarakat adat kita. Sebagai pemerintah daerah tentu kita harapkan kegiatan seperti ini terus kita lakukan. Dan sebagai daerah wisata tentu jadi salah satu yang kita suguhkan kepada para wisatawan kita,” kata Bupati. 

Maulid Adat Bayan sendiri dilaksanakan di sejumlah desa selama dua hari. Banyak wisatawan domestik dan mancanegara yang sengaja datang ke Bayan untuk menyaksikan tradisi tahunan ini karena daya tariknya yang besar.

Maulid Adat Bayan menjadi sangat menarik karena adat dan tradisi para leluhur masih terpelihara dengan baik sampai ke generasi sekarang.

Sebelumnya,  Gubernur NTB bersama OPD terkait lungkup Provinsi NTB,  Bupati dan anggota Forkompinda Lombok Utara menerima Sembek Adat dari Pemangku Adat Bayan Bleq sebagai rangkaian awal dimulainya prosesi perayaan Mulud Adat,  Bayan,  Lombok Utara di Balai Adat Bayan Bleq. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal

Gubernur NTB mengajak semua pihak melestarikan ,Mulud Adat

Setelah mengikuti acara Maulud Adat, Gubernur NTB pun berkeliling melihat-lihat Desa Adat dan Masjid Kuno Bayan. 

Hadir mendampingi Gubernur pada acara tersebut yaitu, Kepala Dinas Dikbud Provinsi NTB, Ka. UPT Samsat KLU, BPPD Provinsi NTB, dan para stakeholders lainnya. ***

 




Mulud Adat Bayan Dan Sesait, Lestarikan Ritual Adat

Bupati Lombok Utara bersama Gubenur NTB hadiri perayaan Maulid atau Mulud adat di Bayan dan Sesait untuk lestarikan tradisi

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Tradisi Maulid Adat Bayan atau masyarakat lebih mengenal dengan kata ‘Mulud’ adat ialah suatu tradisi yang terus menerus dilaksanakan dan dilestarikan oleh Masyarakat Adat yang berbeda di wilayah Timur Kabupaten Lombok Utara untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan oleh masyarakat adat secara  turun-temurun.

BACA JUGA: Bunda Niken Nonton Pertunjukan Teater Puteri Mandalika

Bupati Lombok Utara menyambut Gubernur NTB saat acara Mulud adat Bayan

Tahun ini Maulid adat yang dilaksanakan oleh masyarakat adat di Bayan dan Sesait dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Utara H.Djohan Sjamsu SH, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, M.Sc, Wakil Bupati  Danny Karter Febrianto Ridawan,ST, M.Eng, Direktur Poltekpar Lombok, para Kepala PD NTB dan KLU, Camat Bayan Denda Puniwarni., SE Serta undangan lainnya (11/10/22).

Pada kesempatan itu Bupati Djohan Sjamsu menyampaikan pada dasarnya Negara kita sudah mengakui keberadaan dari masyarakat adat di Indonesia tak terkecuali  masyarakat adat yang ada di Lombok Utara lebih khususnya Bayan.

“Semoga ritual adat ini tetap kita lestarikan bersama lebih khususnya anak-anak generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi,” ujarnya.

Harapan kita maulid adat bisa dilestarikan sampai generasi – generasi yang akan datang, supaya tetap terjaga kelestarian budaya yang daerah kita miliki.

Sementara itu Gubernur NTB Dr Zul menyampaikan, Provinsi NTB sekarang sering dijadikan tempat penyelenggaraan even-even bertaraf Internasional. Oleh karenanya kita harus menyiapkan sumber daya manusia untuk ikut berpartisipasi di dalamnya.

BACA JUGA: Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal

Berlangsungnya ritual Mulud adat Bayan

“Pemerintah NTB telah menyiapkan upaya untuk terus meningkatkan SDM Putra dan Putri NTB salam satunya dengan beasiswa baik lewat jalur prestasi maupun bagi yang tidak mampu,” tuturnya.

Harapan kita semua untuk terus melestarikan tradisi maulid adat sebagai wujud kita melestarikan budaya di daerah Provinsi NTB.***

 

 




Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal

Wagub NTB menyampaikan, posyandu keluarga bisa dijadikan pusat edukasi berbasis dusun, misalnya edukasi perkawinan anak

LOTENG.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., menekankan kepada Kepala Desa dan Kepala Dusun setempat tidak boleh mempermudah mengirim pekerja ke luar negeri secara ilegal, bisa dikenakan Pasal 81 UU PPMI (Perlindungan Pekerja Migran Indonesia).

Wagub NTB MELARANG PENGIRIMAN BURUH MIGRAN SECARA ILEGAL

“Saya tidak melarang buruh ke luar negeri, kalau pekerjaan dan jaminannya bagus, melalui prosedur legal, ada pelatihannya sebelum berangkat, yakin pasti dapat rezeki”, tutur Ummi Rohmi, sapaan akrabnya, pada kegiatan Kunjungan Posyandu Keluarga di Kantor Desa Puyung, Jonggat, Lombok tengah, Selasa (11/10/22).

BACA JUGA: Shell Eco Marathon, NTB Juga Produksi Kendaraan Listrik 

Dijelaskan, hampir 100 persen pekerja yang bermasalah di luar negeri adalah buruh migran yang ilegal. Sebagian besar akhirnya ditelantarkan, disiksa, hingga sulit untuk dihubungi dan tidak bisa kembali ke tanah air.

Pada kesempatan yang sama, Ummi Rohmi menyampaikan. posyandu keluarga bisa dijadikan pusat edukasi berbasis dusun. Contohnya dengan edukasi masalah perkawinan anak, dimana para kader bisa memberikan pemahaman kepada anak-anak untuk fokus sekolah dan jangan dulu menikah.

“Lombok Tengah ini sekarang pusat pariwisata dunia, kita akan didatangi oleh seluruh dunia maka kita harus sehat, tentunya posyandu menjadi instrumen yang sangat penting untuk tindakan pencegahan terutama di bidang kesehatan”, ungkapnya.

Koordinator Kader Posyandu, Ayu Anggaraini menjelaskan, sasaran Posyandu Keluarga Desa Puyung sebanyak 117 anak dengan angka stunting sebanyak 28 anak.

BACA JUGA: Tenaga Ahli DPD RI: NTB Care Luar Biasa

“Kami sudah memberikan intervensi kepada keluarga yang memiliki anak stunting, seperti sosialisasi untuk edukasi terkait stunting, serta pemberian TMT (Makanan Tambahan) protein seperti telur”, pungkasnya. ***

 




Tenaga Ahli DPD RI: NTB Care Luar Biasa

Tenaga Ahli DPD RI, Sultani, berharap daerah lain mengikuti inovasi yang dilakukan Pemprov NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tenaga ahli Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi, Sultani, mengapresiasi Gubernur NTB dan Wakil Gubernur NTB atas kiprah NTB Care sebagai kanal aduan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sultani Tenaga Ahli DPD RI asal Sumatera Barat mengatakan. NTB Care luar biasa

“Hari ini saya berkunjung NTB, kanal aduan NTB Care, luar biasa,” kata Sultani, Tenaga Ahli asal Sumatera Barat ini, Senin (10/10/2022) di Sekretariat NTB Care, Mataram.

BACA JUGA: KPK Banyak Bantu NTB Selesaikan Persoalan

Kunjungan kerjanya ke NTB, khusus untuk melihat langsung mekanisme dan sistem kerja NTB Care dalam melayani masyarakat baik secara langsung melalui loket pelayanan maupun daring. 

“Saya melihat, Pemerintah Provinsi NTB dan semua jajarannya hadir, menyelesaikan persoalan-persoalan yang mendesak atau darurat yang diadukan masyarakat melalui saluran yang disediakan,” pujinya. 

Sultani juga berharap daerah lain di Indonesia dapat mengikuti inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTB.

“Sehingga kita merasakan kehadiran pemerintah dalam melayani masyarat, lebih nyata,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Tim NTB Care H. Ruslan Abdul Gani, SH, MH juga turut menjelaskan capaian dan dasar hukum penyelenggaraan NTB Care.

“Semuanya diatur dalam produk hukum yang jelas, Pergub nomor 14 Tahun 2022,” jelas Ruslan yang juga merupakan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, keuangan, Infrastruktur, dan pembangunan tersebut. 

NTB Care sendiri  merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wagub Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah,  sebagai media aspirasi dan layanan komunikasi dua arah antara pemimpin dengan masyarakat NTB.

BACA JUGA: Aspirasi Warga, Gubernur Koordinasi dengan Instansi Terkait

Berbagai pengaduan dan informasi terkait layanan pemerintahan, pembangunan sosial kemasyarakatan dan sebagainya di terima untuk diselesaikan oleh pemerintah.***

 

 




Maulid Nabi Sebagai Refleksi Kecintaan Umat

Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekedar memperingati kelahiran, tapi mengambil hikmah dari tauladan Nabi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi menyampaikan pentingnya meningkatkan semangat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Caranya, dengan meneladani segala perbuatan, perkataan dan hikmah yang Nabi sampaikan untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. 

BACA JUGA: Peserta IronMan 70.3 Lombok Beramah Tamah di Senggigi

Momen Maulid Nabi, meningkatkan kecintaan dan mengimplementasikan tauladan Nabi Muhammad SAW

Hal itu disampaikan Sekda NTB pada  peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H/2022 M, di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Jum’at (07/10/22).

“Menjelang bulan Rabiul Awal, semangat refleksi cinta umat, rakyat dan masyarakat kita terhadap Nabi Muhammad SAW, harus ditingkatkan,” ungkap Sekda.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pentingnya mengambil hikmah (pelajaran) atas suri tauladan Nabi Muhammad SAW, dengan meningkatkan kecintaan dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hati. 

“Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tentu bukan sekadar memperingati peristiwa kelahiran Nabi. Tentunya hikmah-hikmah di dalamnya, kecintaan kita harus ditingkatkan, bukan hanya dengan lisan, lebih dari itu bagaimana kita mengimplementasikan berbagai ajaran. Contoh Suri Tauladan yang telah diberikan, telah dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW dalam mengisi hidup dan  kehidupan kita saat ini” ungkapnya, 

Selain itu, Lalu Gita Ariadi mengajak seluruh masyarakat NTB untuk senantiasa mengambil keutamaan dari sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW untuk menghadapi berbagai situasi yang terjadi, menyikapi dengan cara-cara Nabi, sehingga situasi apa pun yang dihadapi dapat dilewati dengan menghadirkan keberkahan-keberkahan.

“Haqul yakin, bahwa berbagai nilai-nilai keutamaan Suri Tauladan yang telah di contohkan tetap relevan dengan situasi kita saat ini. Kita sama-sama berjuang dalam situasi yang tidak baik-baik saja, mudah-mudahan perjuangan kita, dengan meneladani contoh Nabi Muhammad SAW, kita akan selamat melewati situasi kurang menguntungkan menjadi penuh keberkahan,” katanya.

Selain itu, ia menghimbau untuk tetap menjaga hubungan antar sesama, kerukunan dan keakraban menjelang tahun-tahun politik, menjaga ketertiban dan keamanan untuk memastikan pembangunan dapat terus berjalan. 

“Menjelang tahun-tahun politik mendatang tetap menjaga ukhwah islamiyah, ukhwah wathaniyah, dan ukhwah ashabiyah di antara kita, kita tetap menjaga suasana aman dan damai, mudah-mudahan pembangunan di daerah, di negara kita tetap berjalan dengan baik sebagaimana kita harapkan,” tutupnya.  

BACA JUGA: IronMan 70.3 Lombok, Beberapa Ruas Jalan di Mataram Ditutup

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H/ 2022 M ini menghadirkan  Dr. TGH. Abdul Azis Sukarnawadi, M.A., sebagai penceramah. 

Hadir dalam peringatan Maulid Nabi para anggota Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemprov NTB, Para Mahasiswa dan Pelajar kota Mataram ***