Gebyar Pilah Sampah Meriah, Sambut Hari Peduli Sampah

Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi yang kembali jadi agenda bulanan bertema Gebyar Pilah Sampah

MATARAM.LombokJournal.com ~   Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional 2023, Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi bertema Gebyar Pilah Sampah berlangsung meriah di Lapangan kantor Gubernur NTB, Jum’at (10/02/23).

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyapa para peserta yang terdiri dari siswa dan siswi se-Kota mataram, masyarakat umum, serta para pegawai pemerintah lingkup Pemprov NTB. 

BACA JUGA: Pilah Sampah dari Rumah, Ciptakan Lingkungan Sehat

Acara Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi bertema Gebyar Pilah Sampah

Acara yang digelar sekaligus dalam momentum Hari Pers Nasional itu secara serentak juga digelar di Kabupaten Sumbawa Barat dan SMA SMK se NTB.

Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi kembali hadir sebagai agenda bulanan Pemprov NTB. Dan akan terus berlanjut dengan berbagai tema dan menghandirkan berbagai narasumber.

“Ini adalah agenda Bulanan kita untuk prpgram-program unggulan kita dan sudah dimulai dengan Kadis LHK program  zero waste,” tutur Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy.. 

Sementara itu, Kadis Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, Julmansyah menjelaskan berbagai ikhtiar Provinsi NTB dalam menangani sampah. 

Selain memperkuat sinergi dengan seluruh Kabupaten/Kota, Pemprov juga menggandeng beberapa negara untuk mengatasi masalah sampah. 

Denmark menjadi salah satu mitra kerjasama NTB dalam hal pengelolaan sampah dan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan. 

“Mohon doanya hari minggu kami bersama ibu Wakil Gubernur bersama Kepala Bapenda akan terbang ke London ke Nottingham untuk menandatangi MOU terkait isu-isu persampahan,” tandasnya. 

BACA JUGA: Kolaborasi Danone Indonesia, Soal Sampah hingga Stunting

Selain melakukan dialog, Gebyar Pilah Sampah juga diisi dengan berbagai penampilan atraktif dari siswa dan siswi SMA/SMK. Seperti penampilan pantomim, perkusi, serta fashion show dari sampah. ***




Drama Arena di Ponpes Nurul Haramain Putri

Wagub NTB, Ummi Rohmi menghadiri acara Drama Arena 523, di Pondok Pesantren Nurul Haramain Putri 2 NWDI Narmada Lombok Barat

LOBAR.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menghadiri Acara Drama Arena 523, di Pondok Pesantren Nurul Haramain Putri 2 NWDI Narmada Lombok Barat, Rabu (08/02/23).

Kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun itu diapresiasi oleh Wakil Gubernur, atas manajemen dalam mengemas suatu acara diberikan tanggung jawab penuh, sehingga bisa dibuktikan bisa dan hebat senang bisa hadir disini. 

BACA JUGA: Wakil Duta Besar Inggris Mencoba Dokar Listrik

Santriwati yang m,enonton drama arena di Pondok Pesantren

“Selamat pentas anak-anakku semua, tampilkan sajian yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi dan mencerahkan dalam kebaikan dan kalian bisa dan hebat diberikan tanggung jawab luar biasa,” puji Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Selain itu, Umi Rohmi berpesan dan mengajak kepada anak-anak santriwati untuk memanfaatkan waktu belajar dan mengasah skill kemampuan agar survive di masa yang akan datang dan adaptif dimanapun berada.

“Namanya kesempatan tidak ada datang dua kali sehingga manfaatkanlah waktu sebaik mungkin karena kalian beruntung ditempa, digembleng di ponpes yang sungguh-sungguh mengajarkan modal agar survive dimasa yang akan datang,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Ponpes Nurul Haramain TGH. Hairy Habibullah, menyampaikan terimakasih atas kehadiran Wakil Gubernur di tengah-tengah kesibukannya.

“Ini adalah malam yang spesial Uminda bisa hadir pertama kalinya menengok ananda-ananda disini dalam kegiatan rutin Drama Arena 523, dan ini luar biasa yang patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.

BACA JUGA: Stunting di Lombok Barat Turun Signifikan

Ditambahkan TGH Hairy, persiapannya dilakukan latihan selama satu bulan, dibutuhkan keseriusan sehingga dalam pementasan bisa memberikan pertunjukan yang terbaik.***

 

 




Pentingnya Protein Hewani Dalam Mengatasi Stunting

Wagub NTB menekankan pentingnya gotong royong mengatasi stunting, yang penting ikhtiar bersama menuntaskan masalah stunting 

LOBAR.LombokJournal.com ~ Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak stunting di Posyandu Keluarga disarankan menggunakan telur. Telur bisa diolah menjadi berbagai macam makanan, yang baik bagi anak. 

Pentingnya asupan protein hewani untuk mencegah stunting itu ditekankan Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah  saat mengunjungi tiga Posyandu Keluarga di Kota Mataram dan Lombok Barat pada Kamis, Kamis (09/02/23).

BACA JUGA: Stunting di Lombok Barat Turun Signifikan

Protein hewani yang diberikan, sangat gampang ditemui dan harganya relatif terjangkau. Seperti telur ayam dan berbagai jenis ikan yang dijual di pasaran. 

“Kita fokus tangani Stunting dengan protein hewani, tidak harus mahal, cukup telur setiap hari, tidak susah dicari,” tuturnya kepada pengunjung Posyandu Keluarga dan pengurus posyandu keluarga serta aparatur lingkungan.

Ummi Rohmi melanjutkan, 

Selain itu, Wagub menekankan pentingnya gotong royong untuk mengatasi stunting. Terutama kerjasama orangtua yang baik dalam memperhatikan asupan gizi untuk anak.

“Stunting ini sementara, yang terpenting adalah ikhtiar kita bersama, untuk menuntaskan masalah ini,” ungkapnya.

Selaku ujung tombak dari Posyandu Keluarga, Ummi Rohmi mengingatkan, agar semua kader-kader diperhatikan, jumlah maupun pekerjaan yang dilaksanakan berkaitan dengan posyandu.

Selain itu Ummi Rohmi juga tetap menginginkan agar pemanfaatan Posyandu Keluarga dimaksimalkan sesuai kegunaannya. Yaitu sebagai pusat edukasi kesehatan, seperti sosialisasi kesehatan remaja, pernikahan dini dan masalah sosial lainnya.

BACA JUGA: Kolaborasi Danone Indonesia, Soal Stunting hingga Sampah

Pada kunjungan tersebut, turut mendampingi Asisten 1 Setda Provinsi NTB, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas P3AP2KB, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.*** 

 




Stunting di Lombok Barat Turun Signifikan

Wakil Gubernur NTB, Ummi Rohmi mengungkapkan rasa bangga, keberhasilan Pemkab Lobar yang menyatakan perang melawan stunting

LOBAR.LombokJournal.com ~ Luar biasa, itu ungkapan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi penurunan angka stunting yang sangat signifikan.

“Saya bangga dan senang melihat kemajuan yang luar biasa yang ditorehkan untuk penurunan angka Stunting di Lobar, tahun ini sudah di bawah angka 19 persen, ini luarbiasa dan mari kita perkuat tekad kita untuk perang melawan stunting,” kata Wagub.

BACA JUGA: Kolaborasi Danone Indonesia, Soal Sampah hingga Stunting  

Wagub bangga angka stunting di Lobar menurun signifikan
Wagub Ummi Rohmi

Hal itu diungkapkannya saat membuka Kegiatan Aksi Gizi Generasi Maju Dalam Rangka Peringatan Hari Gizi Nasional 2023 berlokasi TPA Kebon Kongok  Lombok Barat, Kamis (09/02/223). 

Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub menambahkan, keberhasilan ini berkat tekad kuat Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang telah menyatakan perang melawan stunting.

Ia menekankan pentingnya pemberian protein hewani pada anak sebagai upaya pencegahan stunting atau kekerdilan pada anak di wilayah itu.

“Kita harus fokus pada pemberian protein hewani, seperti telur dan ini murah. Intinya anak-anak kita harus tetap sehat,” kata Ummi Rohmi. .

Ia mengatakan, asupan gizi berupa protein hewani harus terus diberikan kepada anak-anak, untuk menjaga kesehatan dan mencegah stunting yang pertumbuhannya tidak normal.

Menurutnya, para orang tua pasti menginginkan anak-anaknya menjadi sukses untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. dan intinya jangan putus sekolah.

“Untuk melanjutkan pendidikan, anak-anak harus tetap sehat dengan menjaga kesehatan dengan memperhatikan makanan,” ujarnya.

Ummi Rohmi menyampaikan terima kasih atas peran dan sumbangsih Danone yang serius membantu NTB dalam  memerangi stunting.

“Sumbangsih Danone yang serius membantu NTB dalam  memerangi stunting,” pungkasnya.

Ikut meramaikan acara, juga diadakan lomba  hias ketupat, lomba sajian aksi gizi  yang diikuti oleh Ibu-ibu PKK dari 5 desa area TPA Kebon Kongok, yang dimenangkan oleh Kelompok Ibu-ibu dari Desa Perampuan.

BACA JUGA: Wakil Duta Besar Inggris, Mencoba Dokar Liastrik

Sedangkan untuk lomba mewarnai yang juga diikuti oleh seluruh PAUD yang ada di Lombok Barat dimenangkan oleh Dinda Aprilia dari Paud Sekarwangi. 

Kegiatan ini untuk memberi semangat kepada semua  keluarga dengan harapan dapat meningkatkan kreatifitas anak-anak.

Dan yang penting mengerakkan masyarakat agar terbiasa dengan makanan sehat dan bergizi. Aksi Gizi Generasi Maju ini didukung oleh Pemprov NTB, Pemkab Lobar, Germas, Danone, Aqua, Nutricia, Sarihusada, Bersama Cegah Stunting di Hari Gizi Nasional 2023.

Pada kegiatan tersebut Wagub didampingi Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid, para pejabat Pemprov NTB di antaranya Asisten 1, Kadis Kesehatan, Kadis PMPD Dukcapil, Kadis ,Kadis Dikbud dan BKKBN serta Pejabat dari  TNI Polri.***

 




Wakil Duta Besar Inggris Mencoba Dokar Listrik

Setelah audensi bersama Gubernur dan Wagub NTB, Wakil Dubes Inggris mencoba Dolis (Dokar Listrik)

MATARAM.LombokJournal.com ~ Wakil Duta Besar Inggris, Mr. Matthew Charles Downing mencoba Dokar Listrik karya anak SMK Nusa Tenggara Barat dalam kunjungannya ke Kantor Gubernur NTB, Rabu (08/02/23).

BACA JUGA: Potensi Kerrja sama Pemprov NTB dan Pemerintah Inggris

Wakil Dubes Inggris mendengar penjelasan Wagub NTB

“This is interesting,” ungka Downing. 

Sebelumnya, Mr. Matthew Charles Downing  melakukan audiensi bersama  Gubernur NTB Zulkieflimansyah, dan Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah terkait berbagai kerjasama yang bisa dijalin, terutama di dalam isu lingkungan. 

Duta Besar Inggris juga memuji Provinsi NTB atas konsennya memperjuangkan isu lingkungan. Dan menyambut baik berbagai kemungkinan kerjasama yang akan terjalin ke depannya. 

“Kami sangat bangga melihat langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah Indonesia terutama juga di NTB dalam rencananya untuk menurunkan emisinya,” ungkapnya.***

BACA JUGA: Gebyar Pilah Sampah Sambut HPSN dan HPN 2023

 

 




Kolaborasi Danone Indonesia, Soal Sampah Hingga Stunting

Wagub berharap terjalin kolaborasi dengan Danone Indonesia dalam menangani pengolahan sampah dan stunting di NTB.

MATARAM.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah. sambut baik kolaborasi Danone Indonesia dalam pengolahan sampah hingga penanganan stunting di NTB.

Hal itu disampaikan saat menerima audiensi Danone Indonesia terkait kegiatan Aksi Gizi Generasi Maju dalam rangka Peringatan Hari Gizi Nasional, di ruang kerja Wagub (08/01/23).

BACA JUGA: Fokus Penurunan Stunting dan Perkuat Kolaborasi

Wagub NTB sambut baik kolaborasi Danone Indonesia dalam pengolahan sampah hingga penanganan stunting

“Selain pengolahan sampah dan pemeliharaan lingkungan yang baik, edukasi kepada masyarakat sangat penting dilakukan untuk merubah mindset masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan,” terang Ummi Rohmi.

Pengolahan sampah di NTB sudah berjalan cukup baik, namun masih banyak hal yang harus di lakukan agar pengolahan sampah dan produksi plastik bisa direcycle. 

Wagub menjelaskan,  pentingnya pengolahan sampah dan lingkungan menjadi PR bersama. 

“PR kita mengumpulkan semua sampah plastik di NTB yang tentunya memerlukan effort besar dan kerja sama semua pihak agar bisa mengumpulkan banyak sampah untuk di recycle ,” tuturnya.

Bersama Danone ia berharap adanya kerja sama yang baik dalam menangani pengolahan sampah dan stunting di NTB.

Rahman Hidayat dari  Danone Indonesia menyampaikan program pembinaan terhadap masyarakat dalam pengolahan sampah, juga menjelaskan program baru nya Aksi Generasi Maju Cegah Stanting. 

 “Program ini sangat penting untuk generasi kita di masa depan,” jelasnya.

BACA JUGA: HBK Dorong NTB Kembangkan Food Estate Sektor Peternakan

Tujuan Danone sendiri memilih NTB sebagai objek dalam programnya adalah mengingat NTB termasuk kedalam 5 provinsi destinasi wisata terbaik di Indonesia. 

“One Help One Planet, pelaku daur ulang adalah manusia sendiri, yang harus dibantu kesehatannya, gizi anaknya, pola asuhan yang benar yang harus sejalan dengan pola pilar strategi pemerintah,” tutur pak Rahman.

Danone berharap dalam programnya menjadi inspirasi bersama. ***

 

 

 




Fokus Penurunan Stunting dan Perkuat Kolaborasi

Fokus penanganan stunting tidak bisa menyasar satu segmen saja, dan harus komperhensif

MATARAM.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, minta fokus dalam menurunkan angka stunting, dan makin memperkuat kolaborasi pada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Prov. NTB.

Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi BKKBN Pusat terkait percepatan penurunan angka stunting di NTB, di ruang kerja Wagub, Selasa (07/02/23).

BACA JUGA: Wagub NTB Ummi Rohmi Ajak Berantas Rokok Ilegal

Wagub NTB menerima audensi BKKN Pusat, dan mengungkapkan upaya fokus penanganan stunting

“Posyandu di NTB tidak hanya melayani bayi dan ibu hamil namun juga lansia, remaja, keluarga,” kata Wagub yang biasa disapa Ummi Rohmi.

Menurutnya, stunting tidak bisa menyasar satu segmen saja, (penanganan) stunting itu harus komperhensif. Tidak bisa kita bicara tentang stuntingnya saja tapi remajanya juga. 

Sebanyak 7600 lebih Posyandu di NTB ini sudah menjadi Posyandu Keluarga karena adanya di dusun, dekat dengan masyarakat.

Monitornya juga menjadi lebih mudah karena terdiri dari puluhan hingga ratusan rumah saja, dan lebih mudah diintervensi.

“Alhamdulillah dengan aktifnya Posyandu Keluarga kami punya data by name by adress yang pertumbuhannya signifikan, data sampel survei juga di kroscek. Bahkan kalau ada yang tidak datang ke Posyandu kita minta sweeping ke rumah. Sehingga kalau intervensi anak stunting ya anak stunting yang diintervensi. Bukan anak balita secara keseluruhan. Itu yang kita lakukan selama ini,” jelasnya.

Kepada tim percepatan stunting, Ummi Rohmi berharap langsung menukik permasalahan apa yang di hadapi. Sehingga mengidentifikasi permasalahan, kehadiran dan kesadaran masyarakat sangat penting untuk datang ke Posyandu. 

Mendorong Posyandu semakin aktif dan berkualitas, sehingga dengan data by name by adress akan didapatkan data potensi pernikahan anak, literasi sanitasi, narkoba, edukasi keluarga. 

BACA JUGA: HBK Dorong NTB Kembangkan Food Estate Sektor Peternakan

Jadi data real di lapangan tidak akan didapatkan jika ujung tombak itu sendiri tidak aktif.

“Dan kami juga berharap kolaborasi dengan BKKBN semakin baik, sama-sama menggotong royongkan PR besar kita,” tutupnya.

Multiplayer efek

Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN RI, dr Irma Ardiana, MAPS mengapresiasi bagaimana Pemprov NTB menggerakkan sistem yang sebenarnya sudah ada.

Kemudian melengkapi dan menyempurnakan sehingga memiliki multiplayer efek yang luar biasa ke program lainnya. 

“Walaupun sasarannya stunting tapi sebenarnya dengan sistem tersebut tentu banyak permasalahan yang ada di Provinsi NTB bisa diatasi. Misalnya tentang stunting, dengan sistem Posyandu keluarga bisa mengatasi juga angka kematian ibu, bayi, PTM, gizi dan seterusnya,” ungkap dr Irma.

Salah satu yang sangat di apresiasinya adalah bisa memutus siklus, termasuk kemiskinan, memastikan remaja putri tidak putus sekolah, sehingga bisa mengenyam pendidikan yang lebih baik. 

Selain itu juga bagaimana Pemprov langsung ke lapangan, dan langsung mengecek untuk melakukan konfirmasi.

BACA JUGA: Diet Gula Darah, Kontrol Karbohidrat dan Kalori

“Jadi ternyata seluruh elemen itu jika digerakkan itu bisa, dengan sumber daya, pengetahuan dan kemauan yang ada ini tinggal konsistensi. Dan di tahun 2023 ini harus gaspol, menyatukan seluruh kekuatan yang ada, ketika ada data byname by adress saya rasa ini bisa menurunkan angka stunting di seluruh NTB,” katanya. ***

 




Wagub NTB Ummi Rohmi Ajak Berantas Rokok Ilegal 

Memberantas rokok ilegal, menurut Wagub NTB, sangat penting harus dimulai dengan edukasi dan pembinaan 

MATARAM.LombokJournal ~ Ajakan untuk berkolaborasi memberantas rokok ilegal akan melibatkan banyak elemen, sehingga penanganannya komprehensif.

“Kita harus bersinergi berkolaborasi, tidak cukup hanya Bea Cukai, Pol PP, Kejaksaan TNI-polri tapi begitu banyak instrumen yang harus terlibat. Sehingga kita ingin penanganannya yang komprehensif,” kata Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

BACA JUGA: Gebyar Pilah Sampah, Sambut HPSN dan HPN 2023

Kata UMmmi Rohmi, memberantas rokok ilegal harus dimulai dengan edukasi dan pembinaan

Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB mengatakannya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Satuan Tugas Pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal Provinsi NTB. 

Rakor tersebut bertajuk “Optimalisasi Pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Negara dan Daerah”, di Hotel Lombok Astoria, Mataram, Selasa (07/02/23).

Rakor yang digelar Satpol-PP NTB tersebut, mengerucut pada upaya memberantas rokok yang ilegal.

Menurut Ummi Rohmi, melakukan edukasi terhadap masyarakat menjadi sangat penting. Karena segala sesuatu yang ilegal yang menyalahi aturan, ada konsekuensi hukumnya dan itu tidak bisa ditawar-tawar.

“Salah juga kita langsung melakukan penindakan tanpa edukasi dan bimbingan. Sehingga OPD harus terlibat, seperti Dishub sangat terlibat kalau bicara rokok yang masuk dari luar, termasuk Dinas Perindustrian dengan industri-industri rokok skala UMKM, dan OPD terkait lainnya,” katanya.

Ummi Rohmi mendorong untuk melakukan pembinaan dan bimbingan, serta diarahkan supaya yang ilegal itu berbalik beroperasi secara benar. Menurutnya, sesungguhnya namanya usaha tidak ada yang mau usahanya beroperasi dengan tidak benar. 

Kadang-kadang hal itu karena tidak tahu atau mungkin kurang bimbingan dan pendampingan. 

Sehingga mengakibatkan UMKM atau industri-industri kecil itu beroperasi secara tidak terkoordinasi dengan baik.

“Mudah-mudahan rakor ini berjalan dengan lancar dan berkah untuk kita semua dan membawa manfaat,” kata Ummi Rohmi. 

Hadir dalam rakor tersebut Kepala Kantor Bea Cukai Mataram Kepala Kantor Bea Cukai Sumbawa dan anggota Satgas yang telah dibentuk oleh Pemerintah Provinsi, baik dari unsur kepolisian dari kejaksaan dari TNI, juga SKPD atau OPD lingkup Pemprov NTB.

BACA JUGA: Masyarakat Harus Tetap Optimis, Ini Ajakan Bang Zul

Saat yang sama, Kepala Satpol-PP NTB, Yusron Hadi mengatakan, Rakor merupakan langkah awal yang baik bagi Satpol-PP untuk memberantas rokok ilegal di NTB.

“Mudah-mudahan menunjukkan kemajuan tekad semangat kita untuk terus membantu pemerintah dalam rangka mengatasi persoalan Cukai rokok ilegal yang belakangan ini masih ada di daerah kita,” tuturnya.

Disebutkan Yusron, mantan Kepala Dispar NTB, dalam melakukan kegiatan penindakan sudah dimulai dari proses sosialisasi kemudian pemetaan lokasi-lokasi yang menjadi target operasi.

“Kita berharap dalam proses penindakan bukanlah langkah akhir, tetapi ada upaya penguatan-penguatan juga kepada industri rokok yang berkembang di masyarakat,” katanya. 

Pada tahun 2023, pihak Pol PP akan memasifkan pemberantasan barang kena cukai di berbagai Kabupaten/Kota di NTB.

“Dalam memberantas rokok ilegal di NTB pihaknya juga bakal bertindak tegas tetapi tetap dengan gaya humanis agar masyarakat paham tentang rokok ilegal merugikan Daerah dan Negara,” pungkasnya. ***

 

 




Gebyar Pilah Sampah Sambut HPSN dan HPN 2023

Acara gebyar sampah yang diselenggarakan Pemprov NTB diharapkan membuka kesadaran, dan  makin banyak orang yang peduli sampah

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB akan menyelenggarakan “Gebyar Pilah Sampah” sebagai edukasi dan kesadaran kepada masyarakat dalam memilah sampah.

Kegiatan tersebut menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dan Hari Pers Nasional (HPN) 2023.  

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menekankan, acara ini harus bisa mengubah mindset, mengajak untuk memahami betapa pentingnya memilah sampah. 

BACA JUGA: Masyarakat Harus Tetap Optimis, Ini Ajakan Bang Zul

Wagub NTB menjelaskan acara Gebyar Sampah

“Simple saja, kegiatannya ramai rapi bersih meriah, jadi terlihat acara itu terplanning dengan baik. Juga di setiap tenda ada bak sampahnya untuk yang basah dan kering. Jadi gampang nanti orang cari setelah makan minum,” jelas Wagub pada rapat di Ruang Kerja Wagub, Senin (06/02/23).

Kegiatan ‘gebyar pilah sampah’ ini akan dikemas menarik, misalnya menghadirkan orang-orang yang berhasil memanfaatkan sampah menjadi uang, pupuk, atau makanan ternak.

Sehingga orang yang hadir sadar, kontribusi setiap orang yang peduli sampah luar biasa besar. 

Sebagai beberapa contoh di Universitas Hamzanwadi, UNU NTB bisa di pakai bayar SPP, selama mau dipilah dan diletakkan di tempat yang benar. Bisa beli buku, bayar SPP, dan kebutuhan lainnya.

“Kita fokus ke sebanyak mungkin ada bank sampah, semua orang pilah sampah, lalu ke bank sampah, kemudian ke pabrik, ke tempat daur ulang, sehingga dapat meminimalisir jumlah sampah,” jelas Wagub.

Wagub memberi contoh lainnya dengan moutrash misalnya, anak-anak sekolah yang mengolah sampah bisa terima uang dari hpnya. Sehingga senang dan bisa dimanfaatkan untuk membeli kuota internet dan lain lain. 

BACA JUGA: Cegah Pernikahan Anak, Siswa Harus Fokus Belajar

“Sehingga mereka tahu outputnya begini,” terang Ummi Rohmi.

Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi sharing section yang aktif dan asyik. Ummi Rohmi ingin semangat acara ini ikut dirasakan oleh sepuluh kabupaten kota, dengan disapa melalui zoom atau live.

Di akhir rapat diingatkan kembali, untuk tidak lagi menggunakan karangan bunga, gunting pita atau lepas balon. Seremoni seperti itu agar diganti dengan lepas merpati, tanam pohon pohon menjadi sehingga menjadi habit.

Tokoh Lingkungan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, Julmansyah S.Hut., M.AP,  bersama tim memaparkan konsep kegiatan. 

Di antaranya, pembinaan pilah sampah menghadirkan tokoh lingkungan,  pengusaha sampah, duta lingkungan dengan  metode Fun. 

Kemudian ‘Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi’, hiburan dengan senam bersama, musik, doorprize, pameran teknologi, produk olahan sampah, gerakan sedekah sampah, bayar uang kuliah dengan sampah dan lain-lain.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy menyampaikan, seluruh perspektif dari seluruh tempat terkait pilah sampah akan di tampilkan. 

BACA JUGA: Banyak Perusahaan dan Mapan di Usia Muda, Ini Profilnya

Sejumlah anak sekolah yang akan hadir juga akan diatur rapi, host juga akan diminta untuk mendekati penonton diselingi dengan beberapa doorprize. Dan tentunya edukatif dengan komunitas-komunitas yang hadir. ***

 

 




Wagub NTB Terima Silaturahmi Danden POM Mataram IX/2 

Danden POM Mataram IX/2 Letkol (CPM) Ahmad Suraidy berharap silaturahmi dengan Wagub NTB makin memperkuat solidaritas dan sinergitas 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur NTBHj. Sitti Rohmi Djalilah menerima Silaturahim Danden POM Mataram IX/2 yang baru, Letnan Kolonel Cpm Ahmad Suraidy,S.H, di ruang kerjanya, Senin (06/02/23).

BACA JUGA: Cegah Pernikahan Anak, Siswa Harus Fokus Belajar

Danden POM Mataram melakukan silaturahmi dengan Wagub NTB

Ummi Rohmi menyambut baik silaturahmi tersebut dan berharap sinergitas antara Dandenpom IX/2 Mataram dan Pemprov NTB dapat berjalan dengan baik. 

Letkol Cpm Ahmad Suraidy, SH merupakan Putera Daerah NTB kelahiran Bima. Ia menggantilan Letnal Kolonel Cpm Dwijo Setyono, S.H yang sebelumnya menjabat sebagai Dandenpom IX/2 Mataram. 

Sebelumnya, Letkol Cpm Ahmad Suraidy, SH menjabat sebagai Komandan Polisi Militer Denpom IV Surakarta, Jawa Tengah. 

Ia berharap silaturahmi yang dilakukan dapat memperkuat solidaritas dan sinergitas yang ada. Serta sebagai upaya menyambung silaturahmi yang telah dibangun dengan baik oleh pejabat sebelumnya. 

BACA JUGA: Masyarakat Harus Tetap Optimis, Ini Ajakan Bang Zul 

“Kami sebagai pejabat baru berkeinginan untuk melanjutkan silaturahmi yang sudah dibangun dengan baik oleh pejabat lama,” tandasnya. ***