Pj Gubernur NTB mengatakan, pihaknya menampung sebanyak-banyaknya gagasan dan aspirasi bagaimana langkah-langkah strategi terkait energi terbarukan
MATARAM.LombokJournal.com ~ Ide dan gagasan menjadikan Provinsi NTB menuju 100 persen Energi Terbarukan oleh International Council for Local Environmental Initiatives (ICLEI) Indonesia mendapat apresiasi.
Apresiasi itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, saat menghadiri Konsultasi Publik Peta Jalan Menuju 100 Persen Energi Terbarukan NTB tahun 2050, di Hotel Prime Park, Mataram, Selasa (21/02/24).
“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB saya sampaikan apresiasi atas ide gagasan ini, yang tentu merupakan tuntutan dan kebutuhan kita di masa yang akan datang,” tutur Miq Gite sapaan akrab Pj Gubernur.
Miq Gite mengatakan, kegiatan ini dihajatkan untuk menampung sebanyak banyaknya ide, gagasan, aspirasi dari berbabagai stakeholder, bagaimana potensi kekuatan peluang dan langkah-langkah strategiterkait energi terbarukan yang harus dilakukan.
Agar misi besar penggunaan energi baru terbarukan secara optimal dapat dilakukan pada tahun 2050.
“Apakah ide gagasan ini dapat terimplementasi atau tidak pada momentum yang kita proyeksikan 2050 yang akan datang. Jadi mari memanfatkan forum ini untuk mencoba menerawang ke depan bagaiamana potensi dan posisi kita dalam kaitan dengan renewable energy di masa yang akan datang,” jelasnya.
Miq Gite juga menyampaikan, Provinsi NTB sudah memulai komitmen, sejak tahun 2017 telah mengikuti seminar pertemuan intenasional Green Island Forum (IGIF) di Jeju, Korea Selatan.
“Pada pertemuan itu kita berkomitmen untuk memanfaatkan paradigma hijaudalam proses pembangunan, seperti Green Energy, Green Economy, Green Tourism, dan Green Techology. Jadi ini merupakan paradigma baru menuju pembangunan yang lebih sustainable,” jelasnya.
Country Manager ICLEI Indonesia Arif Wibowo menjelaskan, pertimbangan terpilihnya Mataram dan Sumbawa sebagai pengimplementasian peta jalan, yaitu dikarenakan adanya komitmen yang sangat tinggi, potensi sumber daya energi yang melimpah dan potensi pengembangan industrialisasi.
“Sesuai dengan komitmen global dan nasional, ini sudah direspon dengan sangat cepat dan tinggi. ada konsistensi komitmen juga sehingga sinergitas antara pemerintah dan ICLEI Indonesia terus diperkuat, ini sebuah modalitas yang startegis,” ungkapnya. serly/her
Arsvita, Program Overact Theatre Perluas Referensi Teater
Tujuan program Arsvita menambah referensi tontonan pertunjukan teater, dan membiasakan menonton pertunjukan sebagai studi tentang semua aspek dari pertunjukan
MATARAM.LombokJournal.com ~Overact Theatre memperluas referensimengenal teater melalui program Arsip Video Teater (Arsvita). Arsvita Vol. I digelar di Segara Space, Kota Mataram, Minggu (18/02/24) pukul 16.00 Wita.
Peserta yang hadir di Arsvita Vol. 1 edisi bulan Februari ini didominasi pelajar SMA yang juga anggota ekstrakurikuler teater di sekolahnya. Tentu saja selain para pelajar kegiatan Arsvita juga dihadiri masyarakat umum.
Video yang ditayangkan dan dibahas di Arsvita Vol. 1 edisi bulan Februari 2024 berjudul ‘Anak yang Dikuburkan. Pertunjukan itu adaptasi dari “Buried Child” karya Sam Shepard oleh Teater Satu (Lampung) yang telah dipentaskan di Komunitas Salihara, Jakarta tahun 2012.
“Arsvita adalah upaya dari Overact Theatre untuk memperluas sekaligus mendalami referensi mengenai teater. Dengan menonton dan mendiskusikan pertunjukan-pertunjukan teater asal Indonesia yang telah terdokumentasikan,” jelas Direktur Program Overact Theatre, Bagus Prasetyo Suryanto.
Menurutnya, tujuan program ini menambah referensi tontonan pertunjukan teater. Membiasakan menonton pertunjukan sebagai studi tentang semua aspek yang ada dari pertunjukan.
“Arsvita penting bagi kami yang masih belum banyak menonton pertunjukan teater, terutama pertunjukan teater beberapa tahun lalu dan di luar Lombok.” jelas Bagus.
Rangkaian kegiatan Arsvita, selain menonton arsip video teater, peserta yang hadir juga masing-masing menyampaikan tanggapan dan pendapatnya.
Menurut Bagus, Arsvita akan rutin digelar selama satu tahun ini, dan akan dilaksanakan setiap dua bulan sekali.
“Ke depannya masih akan menayangkan arsip-arsip video pertunjukan teater dari kelompok-kelompok teater yang ada di Indonesia. Video yang akan ditayangkan sudah diseleksi dengan ketentuan dapat memberikan pengalaman segar dalam menonton,” ujar Bagus.
Overact Theatre adalah ragam penampil atau collective performance yang mengalih ubah ruang-ruang di luar arus utama.
Fokus bekerja merekonstruksi pengertian panggung dengan memproduksi dan menampilkan proyek-proyek pertunjukan di areal publik.
Selain Arsvita, beberapa program Overact Theatre, antara lain latihan rutin, program latihan setiap minggu dengan mengeksplorasi metode latihan teater.
Program lainnya, yaitu Diskursus, yang merupakan program diskusi teater bulanan sebagai upaya studi, membangun jejaring sembari membaca peta teater yang ada di Lombok. Kemudian, program menonton film yang dilaksanakan tiap enam bulan sekali, sebagai upaya studi, menambah referensi, dan menemukan kemungkinan-kemungkinan pada film untuk proses pertunjukan teater.
Ada juga program Overact Fest, program tahunan festival teater yang fokus mengeksplorasi segala bentuk kemungkinan dalam proses maupun bentuk pertunjukan teater. Serta program Overactour, program tur pertunjukan, sebagai upaya membangun jejaring dengan kelompok-kelompok teater yang ada di Lombok. Dengan membawakan materi pertunjukan yang telah dipentaskan di Overact Fest. Gus
Pemilu ke Depan akan Tetap Dikawal Aparatur Sipil Negara
Masyarakat NTB sudah melewati momentum penting pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) yang berlangsung damai, aman, dan lancar
MATARAM.LombokJournal.com ~ Meski pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden sudah berlangsung, namun Aparatur Sipil Negara (ASN) harus tetap berjuang menunjukkan netralitas ASN dalam mengawal pelaksanaan kontestasi politik dalam pemilihan umum (Pemilu) ke depan.
Penegasan terkait pelaksanaan pemilu itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Gita Ariadi, saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional(HKN) di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur, pada hari Senin (19/02/24).
Masyarakat NTB sudah melewati momentum penting yakni pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu), kontestasi politik yang berlangsung dalam keadaan damai, aman, dan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan semua pihak. Pemilu 2024 menjadi penyelenggaraan kontestasi politik yang berlangsung tanpa ekses yang berarti, baik di daerah maupun secara nasional.
“Mari kita bersama-sama terus mengawal pelaksanaan pemilu yang telah berlangsung di tengah masyarakat,” ujar Miq Gite sapaan Pj Gubernur NTB.
Upacara Haei Kesadaran Nasional yang berlangsung usai hajatan Permilu itu, Pj Gubernur juga memaparkan, upacara ini mengandung makna-makna penekanan sesuai dengan dinamika yang terjadi dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan di daerah tercinta Nisa Tenggara Barat.
“Tentu hari kesadaran nasional mengandung makna-makna penekanan sesuai dengan dinamika yang terjadi dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah kita NTB,” jelasnya.
Dalam upacara Hari Kesadaran Nasional ini, Pj Gubernur juga melepaskan beberapa ASN yang sudah menjalani purna tugas, dan menjadikan pelepasan ASN sebagai kiat untuk terus belajar dan memaksimalkan pengabdian dalam bekerja dan mengabdi untuk daerah NTB.
Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, Miq Gite menyampaikan penghargaan dan apresiasi serta rasa terimakasih yang luar biasa kepada para aparatur atau ASN yang purna tugas.
“Kita perlu banyak belajar bagaimana selama melaksanakan pengabdian selaku ASN di daerah tercinta kita, dan tidak lupa terimakasih yang luar biasa kepada saudara saya yang purna tugas atas dedikasinya untuk NTB,”.ujarnya. ***
Komunitas Akarpohon Gelar ‘Majelis Buku Tipis’
Gagasan dasar Komunitas Akarpohon menerbitkan buku tipis itu berangkat dari pikiran perihal karya-karya yang kuantitasnya terbatas, tapi dengan kualitas yang cukup pantas.
MATARAM.LombokJournal.com ~ MAJELIS BUKU TIPIS merupakan konsep buku tipis yang diinisiasi dalam program tahunan Komunitas Akarpohon, satu-satunya kelompok sastra paling produktif di Mataram, NTB.
Delapan penulis dari Komunitas Akarpohon menerbitkan buku tipis mereka dan membahas proses kreatif masing-masing dalam diskusi di Segara Space, Kota Mataram, hari Jumat, 16 Februari 2024 dan Sabtu 17 Februari 2024.
BACA JUGA : Lingkungan Jadi Bahasan Pj Gubernur NTB bersama Dinas LHK NTB
Majelis Buku Tipis mulai dikerjakan tahun 2024 sekaligus sebagai tanda usia 15 tahun komunitas ini.
Pendiri Komunitas Akarpohon yang dikenal sebagai penyair, Kiki Sulistyo menyampaikan penjelasan itu.
Kiki Sulystio yang banyak ‘membimbing’ para penulis muda di komunitas itu mengatakan, gagasan dasar penerbitan buku tipis itu berangkat dari pikiran perihal karya-karya yang kuantitasnya terbatas, tapi dengan kualitas yang cukup pantas.
Karya-karya tersebut berasal dari generasi terkini maupun sebelumnya, dan di Komunitas Akarpohon, semuanya dinilai perlu mendapat tempat, semuanya perlu dibukukan.
“Karena kuantitas yang terbatas, kami mengambil model Extended Play (EP) dari industri musik. Frasa ‘buku tipis’ serupa dengan rekaman EP atau sering juga disebut sebagai mini album. Model ini kami anggap solusi tepat untuk penerbitan karya-karya penulis generasi terkini di Lombok, maupun karya-karya generasi sebelumnya yang telah tersiar —atau tercecer— di berbagai publikasi lepas, yang kuantitasnya terbatas,” jelas Kiki.
Edisi perdana Majelis Buku Tipis menerbitkan 8 (delapan) buku —terdiri atas 5 (lima) buku puisi yang masing-masing berisi 20 puisi, serta 3 (tiga) buku cerpen yang masing-masing berisi 5 cerpen.
Delapan buku tersebut, yakni buku puisi berjudul Menghabiskan Masa Kecil Bersama (Bukan) Manusia karya Bulan Nurguna; buku puisi Amerikano karya Gilang Sakti Ramadhan; buku puisi Impasto karya Abed Ilyas; buku puisi Musa yang Lain karya Chaidir Amry; buku cerpen Surat Api karya Tara Febriani Khaerunnisa; buku cerpen Api Masih Menyala karya Rony Fernandez; buku cerpen Bayangan Kelinci di Bulan karya Bunga D. Prasasti; dan buku puisi Supersonik karya M. Allan Hanafi.
Sementara, untuk artwork sampul maupun kebutuhan foto, Komunitas Akarohon melibatkan secara kolektif para perupa dan fotografer yang punya karir masing-masing. Semua buku tersebut diluncurkan dan dipercakapkan bersama-sama dalam suatu majelis yang diselenggarakan selama dua hari.
Di samping itu, edisi perdana ini juga menandai Komunitas Akar Pohon sebagai penerbit yang lebih independen, sebab tidak lagi menggunakan International Serial Book Number (ISBN) sebagai rujukan. Lebih memilih menyusun sendiri katalog terbitan dengan kode yang sudah dirancang sebelumnya.
Sesi pertama Majelis Buku Tipis digelar Jumat, 16 Februari 2024 pada pukul 16.00-18.00 Wita. Menghadirkan pembicara Tara Febriani Khaerunnisa dan Chaidir Amry, yang dimoderatori oleh Putri Dian Rahma Maulidya. Sesi kedua, pada Jumat, 16 Februari 2024 pada pukul 20.00-22.00 Wita, menghadirkan pembicara Gilang Sakti Ramadhan dan Bunga D. Prasasti, dimoderatori oleh Stefanie Anggita Gracia.
Sesi ketiga Majelis Buku Tipis digelar Sabtu, 17 Februari 2024, pukul 16.00-18.00 Wita, menghadirkan pembicara Rony Fernandez dan M. Allan Hanafi, dimoderatori oleh Dinda Adhiba Tsoraya. Sesi keempat, Sabtu, 17 Februari 2024, pukul 20.00-22.00 Wita, menghadirkan Bulan Nurguna dan Abed Ilyas, dengan moderator Niken Mulya.
Para pembicara menyampaikan, seputar pengalaman mereka berkenalan dengan karya sastra. Mereka juga membicarakan tentang penyusunan karya sastra masing-masing.
Para pembicara juga membicarakan proses penerbitan buku masing-masing. Setiap sesi ditutup dengan pembacaan karya masing-masing penulis. Gilang
Lingkungan Jadi Bahasan Pj Gubernur NTB dan Dinas LHK NTB
Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan membahas isu-isu terkait kehutanan hingga persampahan di NTB
MATARAM.LombokJournal.com ~ Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan diharapkan makin solid dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
Pj Gubernur, Lalu Gita Ariadi NTB menyampaikan motivasi itu, pada jajaran Dinas Lingkungan Hidupdan Kehutanan, saat membahas isu-isu terkait kehutanan hingga persampahan di NTB, Minggu (18/02/24).
Motivasi itu disampaikan saat kegiatan Family Gathering dan Capacity Building ASN Lingkup Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, di Camping Ground Balai Tahura Nuraksa Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat
Saat membahas isisu lingkungan itu, Miq Gite sapaan PJ Gubernur NTB juga menekankan pentingnya melakukan inovasi.
“Segala sesuatunya sekarang tergantung kita untuk menciptakan sebuah inovasi, kreativitas. Siapa yang tidak berinovasi apalagi dia berada di zona nyaman dan tidak melakukan apa pun, pada saatnya juga akan menemukan kematian, stagnasi. Karenanya untuk tidak stagnan harus terus melakukan inovasi-inovasi,” pinta Miq Gita pada jajaran Dinas Lingkungan Hiduo dan Kehutanan NTB,.
Pj Gubernur juga mengapresiasi kegiatan Family Gathering dan Capacity Building ASN Lingkup Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB yang dilaksanakan.
Menurut Pj Gubernur yang akrab disapa Miq Gita itu, kegiatan ini merupakan momentum memperkuat silaturahmi dan kekompakan lingkup Dinas LHK Provinsi NTB.
Dengan bersantai sembari berdialog ringan, berbagai sekat dan persoalan dapat diselesaikan dengan penuh kebersamaan.
Sebelumnya, Kepala Dinas LHK Provinsi NTB, Julmansyah, S.Hut., M.A.P. mengatakan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan semangat ASN Dinas LHK dalam menjalankan tugas dan fungsi dengan baik.
Hal ini juga dimanfaatkan untuk memperbaiki segala kekurangan selama menjalankan tugas dalam penanganan lingkungan, sehingga dapat lebih baik ke depan.
“Semuanya berbaur, sekat psikologis, sekat-sekat struktural itu menjadi hilang karena kita semuanya fun,” ucap Julmansyah.
Kegiatan ini dirangkai pula dengan penandatanganan Naskah Kemitraan Konservasi yang melibatkan masyarakat sekitar Balai Tahura Nuraksa Kecamatan Narmada. ***
Industrialisasi Perikanan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi mendorong peninglatan kesejahteraan Nelayan, dengan menghadirkan industrialisasi perikanan
MATARAM.LombokJournal.com ~ Kesejahteraan para nelayan bisa semakin meningkat bila Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi NTB membantu menghadirkan industrialisasi perikanan di kalangan nelayan. Dengan industrialisasi perikanan akan meningkatkan nilai dari hasil tangkapan nelayan.
Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi saat beraudensi dengan HNSI Nusa Tenggara Barat jelang Rapat Kerja Daerah Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia tahun 2024, di ruang kerja Pj Gubernur NTB (16/02/24).
Kata Pj Gubernur, dihadirkannya industrialisasi perikanan di NTB, harus dibarengi dengan percepatan persiapan SDM nelayan.
Karena itu, Miq Gite sapaan Pj Gubernur minta HNSI sebagai mitra pemerintah untuk mendampingi para nelayan demi kesiapan para nelayan menyongsong industrialisasi.
Miq Gite melanjutkan, adanya industrialisasi perikanan selain dibarengi dengan SDM yang memadai, juga harus disertai branding yang tepat. Nantinya menjadi tugas bersama untuk membuat NTB bisa terkenal dengan hasil olahan ikannya.
“Branding ini kemudian menjadi PR dan tantangan kita ke depannya,” ucap Pj Gubernur.
Pada akhir pertemuan tersebut, Miq Gite berharap kesejahteraan nelayan NTB bisa terus meningkat. Laut sebagai sumber kekayaan yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitarnya. nov/dyd
Pj Gubernur NTB Pantau Pelaksanaan Pemilu 2024
Pemantauan Pemilu 2024 itu dilakukan Pj Gubernur NTB dengan didampingi Kasat Pol PP, Subhan Hasan,
MATARAM.LombokJournal.com ~ Usai pencoblosan di TPS Karang Taruna, Kota Mataram, Penjabat (Pj) Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. memantau Tempat Pemungutan Suara(TPS) bersama Forkopimda NTB, Perwakilan Polpum Kemendagri dan desk Pemilu 2024 Provinsi NTB, Rabu (14/02/24).
Pj Gubernur NTB pantau pemilu 2024 di Lapas Mataram
Dari beberapa TPS yang dikunjungi tersebut, Miq Gite menyampaikan, secara umum Pemilu 2024 berjalan aman, lancar dan kondusif.
Pj Gubernur melakukan pemantauan TPS pada Pemilu 2024 dilakukan di wilayah Kota Mataram, diantaranya TPS Lapas Perempuan, Kelurahan Karang Taliwang, Kelurahan Monjok dan Karang Pule.
PemantauanPemilu 2024 itu dilakukan Pj Gubernur NTB dengan didampingi Kasat Pol PP, Subhan Hasan,
Dalam pelaksanaan Pemilu 2024, Pemprov NTB membentuk tim pemantauan dan pengawasan politik daerah ini terdiri dari sejumlah OPD seperti PUPR, BPBD, Dikes, Satpol PP, Bakesbangpoldagri hingga Dinas Kominfotik NTB. Juga Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah (Forkopimda).
Sebelumnya, Miq Gita menyebut tim ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan politik di daerah. Sekaligus menjaga stabilitas politikpemerintahan yang kondusif. Melalui kerja koordinatif dan berkesinambungan.
Tim terpadu itu telah membahas tentang peran dan fungsi masing-masing. Contohnya Dinas PUPR dan BPBD NTB. Di pelaksanaan Pemilu 2024 pada 14 Februari mendatang, wilayah NTB diprediksi masih dalam situasi musim penghujan.
Untuk mengantisipasi adanya bencana hidrometeorologi, dua instansi tersebut harus siap siaga dengan SDM dan fasilitas yang ada, terutama mengatensi daerah rawan bencana.
”Jangan sampai bencana alam tersebut, mengganggu proses pelaksanaannya,” terangnya.
Begitu juga Dinas Kesehatan (Dikes) NTB yang siap siaga mendukung kerja KPU, Bawaslu dan pihak terkait yang melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan tenaga ekstra.
”Bisa dengan penyediaan obat-obatan dan nakesnya, ini untuk memastikan teman-teman di lapangan bekerja dalam kondisi sehat agar bisa menyelesaikan tugas sebaik-baiknya,” tegasnya.
Jajaran Forkopimda. Mereka turut memantau dan mengawasi perkembangan situasi politik yang terjadi, khususnya dalam pelaksanaan Pemilu 2024.
Diharapkan, selama penyelenggaraan Pemilu 2024, jangan sampai muncul isu politik yang tidak terkendali.
”Sekecil apa pun perkembangan kondisi daerah, harus terpantau dengan baik, kita tingkatkan sinergi, koordinasi dan kolaborasi agar semuanya bisa berjalan aman dan damai,” tandas Gita.
Polda NTB telah pula memetakan kekuatan yang akan dilibatkan selama berlangsungnya Pemilu 2024 mulai tahapan kampanye dengan 6 ribu lebih personel pengamanan.
Di tahapan masa tenang, Polda menyiapkan pengamanan seperempat personel. Kemudian di tahapan proses pemungutan suara, Polda NTB mengerahkan 2/3 jumlah personelnya. jm/her
Kemeriahan Pemilu 2024 di Warsawa Polandia, Hari Pencoblosan Jadi Perayaan Kebudayaan
Pasar Rakyat meriahkan hari pencoblosan Pemilu 2024 di Warsawa Polandia, Ketua PPLN, Bahdal Ilnata gembira saat pemungutan suara itu menjadi perayaan kebudayaan WARSAWA.LombokJournal.com ~ Suhu di Warsawa pagi itu sekitar 8 derajat celsius. Namun, udara dingin tidak menyurutkan antusiasme warga Indonesia di Polandia untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024.
Sejak jam 8 pagi, saat hari pencoblosan Permilu 2024 itu, para pemilih sudah datang untuk menyalurkan hak pilihnya di TPS yang berlokasi di KBRI Warsawa, yang berlangsung hari Sabtu (10/02/24).
“Alhamdulillah, berlangsungnya pemungutan suara Pemilu 2024 di Warsawa berjalan lancar, tertib dan juga penuh kehangatan,” terang Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Warsawa, Bahdal Ilnata.
Tak hanya dari Warsawa, Diaspora Indonesia yang datang ke TPS memberikan suaranya di Pemilu 2024 itu juga berasal dari kota lain seperti Szczecin, Gdanks, Wroclaw, Katowice, Krakow dan Poznan. Ratusan orang rela menempuh perjalanan ratusan kilometer untuk nyoblos di TPS.
“Berangkat dari subuh, tapi mampir jemput teman dulu di Poznan baru ke Warsawa. Makanya agak kesiangan (datangnya),” tutur Anto, salah satu Diaspora Indonesia di Polandia.
Mengantisipasi antusiasme Diaspora Indonesia saat pencoblosan Pemilu 2024, PPLN Warsawa juga mengadakan pasar rakyat di sekitar area TPS Kota Warsawa.
Beberapa teman pada pasar rakyat itu menjual bakso, siomay, ayam geprek, nasi kuning, bakwa udang, tahu isi, dan beraneka ragam cemilan dan bumbu-bumbu instan khas masakan Indonesia.
“Supaya hari ini juga menjadi perayaan kebudayaan, identitas dan persatuan Indonesia. Jadi kebersamaan tetap terjaga meskipun jauh dari tanah lelulur,” tambah Ketua PPLN.
Berdasarkan data dari PPLN Warsawa, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2024 ini adalah 2586. 698 terkonfirmasi untuk datang dan melakukan mencoblosan di TPS. Sedangkan 1888 lainnya menggunakan metode pos dalam mencoblos.
Dari hasil pemantauan di TPS Warsawa, pada Pemilu 2024 banyak hadir anak-anak muda yang pada hari itu merupakan pencoblosan pertama mereka. Salah satunya Ray, mahasiswa S1 di Vistula University Warsawa, yang berbagi kesannya nyoblos di TPS Luar Negeri.
“Bukan menarik aja sih cuma mungkin beda dari yang lain. Kalo temen-temen di Indonesia mungkin TPS-nya seperti biasa tapi disini kita di KBRI Warsawa. Dan juga cuaca yang sedang dingin disini dan juga ada banyak bazaar makanan Indonesia juga mengobati rasa kangen saya,” ungkap Ray.
Selain Ray, ada juga Kristin.
“Pastinya sangat berkesan juga, campur aduk juga perasaannya antara bangga, excited dan juga deg-degan pastinya dengan final result-nya nanti. Tapi aku bangga banget walaupun aku jauh dari Indonesia aku masih memiliki kesempatan untuk ikut pemilu di sini di Polandia,” ujar Kristin ketika ditanya kesannya nyoblos di TPS Luar Negeri.
Pelaksanakan pemungutan suara di TPS Warsawa kali ini dihadiri oleh 2 orang saksi. 1 dari partai politik dan 1 dari pasangan calon presidendan wakil presiden.
Bahdal menerangkan kehadiran saksi ini merupakan bentuk legitimasi dan transparansi proses pemungutan suara di Kota Warsawa.
“Mereka mengawasi dan memastikan bahwa setiap lembar suara diperlakukan dengan adil dan jujur,” jelas Bahdal. iwo
Rachmat Hidayat Berbagi Kebahagiaan bersama Lansia, Bantu Kursi Roda Elektrik
Ada Sahabat yang menderita Lumpuh di Lombok Timur, Rachmat Hidayat datang bawakan kursi roda elektrik
MATARAM.LombokJournal.com ~H Rachmat Hidayat menjalankan panggilan hati untuk membantu dan berbagi kebahagiaan bersama lansia.
Anggota DPR RI dari Dapil Pulau Lombok dari PDI Perjuangan, Rachmat Hidayat, benar-benar menjadi sandaran dan harapan bagi warga Pulau Seribu Masjid yang menderita lumpuh dan yang mengalami mobilitas terbatas .
Rachmat Hidayat memberi bantuan kursi roda elektrik untuk H Lalu Adil, warga Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (10/2/2024) siang,
Dua tahun sudah, salah seorang tokoh masyarakat Desa Sakra tersebut, ditemui Rachmat Hidayat hanya bisa beraktivitasdi sekitar tempat tidur.
”Ini bukan kegiatan politik. Ini adalah panggilan hati untuk membantu saudara kita yang sedang membutuhkan,” ucap Rachmat Hidayat.
Kepada Lalu Adil, Rachmat Hidayat menyerahkan langsung bantuan kursi roda elektrik tersebut. Ketua DPD PDI Perjuangan NTB itu mendatangi kediaman Lalu Adil di Jalan Raya Sakra Induk, di Kecamatan Sakra, untuk membesuk sekaligus menyerahkan bantuan kursi roda elektrik yang harga satu unitnya kini mencapai Rp 30 juta.
Bantuan tersebut merupakan program aspirasi Rachmat Hidayat melalui Kementerian Sosial, salah satu mitra kerja Rachmat sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI.
Dalam penyerahan bantuan kursi roda elektrik ini, Rachmat Hidayat didampingi sejumlah tim advance-nya. Di antaranya, Bung Ayat dan Ahmad Amrullah, politisi muda PDI Perjuangan Lombok Timur yang lagi naik daun.
Di usianya yang kini 74 tahun, Lalu Adil tidak lagi leluasa bergerak. Dua tahun lalu, tubuhnya tertabrak pintu kendaraan roda empat. Hasil diagnosa dokter, tabrakan pintu kendaraan itu telah merusak jaringan syaraf di pinggang tokoh kelahiran 1950 tersebut.
Semenjak itu, dua kaki Lalu Adil tidak kuat lagi menopang tubuhnya. Jika dipaksakan berdiri, tak sampai 30 detik, badannya sudah langsung limbung dan terjatuh.
Lalu Didik, putra sulung Lalu Adil, menyongsong kedatangan Rachmat di gerbang rumah dan menyalami politisi senior Bumi Gora ini dengan takzim.
Digamitnya tangan Rachmat, lalu diajak langsung masuk rumah untuk menemui sang ayahanda. Rachmat mendapati Lalu Adil tengah berbaring di ranjang ruang tengah yang disulap menjadi kamar tidur.
Mengetahui yang datang Rachmat Hidayat, sontak Lalu Adil bangkit dari pembaringan. Rachmat bergegas dan segera merangkulnya. Sesaat keduanya bersalaman, lalu seperti dua orang yang sudah lama tidak bersua, keduanya langsung berpelukan hangat.
Hanya kaki yang sudah sulit digerakkan, secara fisik, Lalu Adil masih terlihat segar. Dia masih berbicara dengan lantang.
Dia bisa bertutur dengan fasih. Ingatannya terhadap peritiwa-peristiwa masa lampau juga masih begitu kuat. Tangannya juga masih leluasa bergerak dengan cekatan. Namun begitu, tubuhnya memang terlihat kurus.
Dari pertemuan itulah, diketahui Rachmat dan Lalu Adil, sesungguhnya adalah dua sahabat karib. Rachmat yang berasal dari Desa Rumbuk, Lombok Timur, menempuh pendidikan bangku SMP dan SMA di tempat yang sama dengan Lalu Adil. Lalu Adil satu tahun di atas Rachmat.
Saat di sekolah, Rachmat menyebut Lalu Adil sebagai pelindungnya. Terutama tatkala dirinya mendapat aksi perundungan dari teman-teman sekolah maupun kakak kelas.
Sementara di luar sekolah, Lalu Adil adalah sahabat dan teman bermain sekaligus kawan karib tempat berbagi suka dan duka.
Satu hari sebelumnya, seseorang menghubungi Rachmat melalui sambungan telepon dan mengabarkan kondisi Lalu Adil. Mendapati kabar tersebut, Rachmat sangat terkejut.
Tanpa ba bi bu lagi, politisi lintas zaman ini pun langsung menyiapkan kursi roda elektrik untuk sang sahabat, dan memilih mengantarkannya secara langsung.
”Bersahabat itu bukan hanya tentang berbagi kebahagiaan. Tetapi juga tentang saling menopang saat kesedihan datang. Kebersamaan itu mampu mengubah setiap beban menjadi ringan,” kata Rachmat.
Mantan Wakil Ketua DPRD NTB ini memang begitu. Jangankan seorang sahabat. Siapapun yang mendapatkan kemalangan, manakala diberi tahu, maka dengan segala daya dan upaya, Rachmat akan berusaha membantu.
Pekan lalu misalnya. Rachmat juga baru saja memberikan bantuan kursi roda elektrik untuk H Lalu Nasib, Dalang Wayang Sasak, yang diposisikan Rachmat sebagai penjaga maruah budaya masyarakat Sasak.
Sebelumnya, puluhan kursi roda juga disebar dan diberikannya kepada warga lanjut usia dan penderita lumpuh layu di tiga kabupaten yakni Lombok Barat, Lombok Utara, dan Lombok Tengah.
Begitu banyaknya jejak-jejak tempat Rachmat berbagi kursi roda elektrik di Pulau Lombok, menyebabkan politisi yang sudah delapan periode menjadi anggota parlemen tersebut dijuluki ”Rachmat Elektrik”. Saking banyaknya penyandang disabilitas yang telah tibantu, khalayak juga menjuluki Rachmat sebagai ”Bapak Penyandang Disabilitas Bumi Gora”.
Tak Cuma itu. Jejak Rachmat juga tercatat pada ratusan rumah tidak layak huni yang telah dipugar menjadi rumah layak huni di seluruh kabupaten/kota di Pulau Lombok. Menyebar pula bantuan dari Rachmat untuk pembangunan tempat ibadah.
Juga ruang-ruang kelas dan fasilitas untuk berbagai pondok pesantren. Termasuk juga menggelontorkan miliaran dana tunai untuk modal usaha produktif bagi pelaku usaha mikro di tingkat desa.
Toh, meski begitu, Rachmat menyebut, apa yang dilakukannya sebagai tindakan kecil belaka. Rachmat mengungkapkan, hanya ingin mewakafkan dirinya untuk kebaikan masyarakat Pulau Lombok. Rachmat ingin membawa dan menghadirkan berkah untuk sesama. Terutama mereka yang sulit untuk bergerak dan melakukan aktivitas sehari-hari. Rachmat berharap, tindakan kecil yang dilakukannya tersebut, dapat turut membantu memperbaiki kualitas hidup mereka yang telah dibantu, dan memberikan sedikit kebahagiaan untuk mereka.
Dikatakan, bantuan kursi roda elektrik dan bantuan lainnya tersebut, diharapkan dapat membuat perbedaan dalam hidup orang lain. Politisi lintas zaman ini menekankan, dengan sedikit usaha dan kepedulian, sesungguhnya kita semua dapat memberikan kebahagiaan bagi orang lain, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
Maka, tak berbilang jumlah apresiasi dan ucapan terima kasih yang datang untuk Rachmat. Politisi lintas partai pun angkat topi.
Penghormatan tinggi diberikan kepada Rachmat, mengingat komitmennya yang sangat tinggi untuk bersedia menjadi tangan yang membantu, bahu yang menopang, dan hati yang mengerti saat warga di Pulau Lombok mengalami kesulitan dalam hidup mereka.
Dan jangan tanya, bagaimana bersyukur dan berterima kasihnya Lalu Adil, yang mendapat bantuan kursi roda elektrik dari Rachmat. Di usianya yang sudah senja, Lalu Adil mengungkapkan, kursi roda elektrik itu akan menemaninya dalam aktivitas ibadah.
Dengan kursi roda elektrik tersebut, Lalu Adil kini bisa secara mandiri pergi ke Masjid untuk menunaikan Salat Jumat, dan salat berjamaah lima waktu, dan ikut kajian-kajian keagamaan.
Rona kegembiraan terlihat begitu terpancar dari wajahnya. Dengan cepat pula, Lalu Adil belajar mengoperasikan kursi roda yang digerakkan oleh tenaga baterai bertenaga listrik tersebut.
Tak butuh waktu lama, ia pun sudah begitu mahir. Ucapan terima kasih juga datang dari sang putra sulung, Lalu Didik. Saking terharunya atas bantuan kursi roda elektrik untuk sang ayahanda, mata Lalu Didik terlihat berkaca-kaca.
Sebelum pamit, bapak dan anak tersebut dirangkul dalam pelukan sekali lagi oleh Rachmat. Dengan senyum dan lambaian tangan, Lalu Adil dan keluarganya melepas Rachmat yang hendak melanjutkan agenda lainnya sebagai Anggota DPR RI di Gumi Patuh Karya.
”Sahabat adalah harta kita yang tak akan pernah ternilai harganya,” kata Rachmat (*)
Waspadai Curah Hujan Tinggi, Pemprov NTB Sigap Koordinasi kab/kota dan beri bantuan warga terdampak Banjir Sumbawa, Dompu dan Bima
MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) sigap melakukan koordinasi bersama Kabupaten/Kota untuk mewasdai curah hujan tinggi. Dan memberikan bantuan warga terdampak banjir yang terjadi di Sumbawa, Dompu dan Kota Bima yang pada, Jum’at (09/02/24).
Untuk mewaspadai curah hujan tinggi, Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi pun memberikan instruksikepada Pj Sekda dan Kepala OPD terkait untuk bergerak cepat, seperti kepada Kepala Dinas Sosial, Kepala Pelaksana BPBD, Asiste III, Kepala Dinas LHK. Seperti Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Bank NTB Syariah dan berbagai stakeholders terkait.
Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy menyampaikan, instruksi PJ Gubernur NTB terkait curah hujan tersebut. Sekaligus memberikan ruang kewaspadaandan segera bergerak cepat untuk mengerahkan sumber daya dan melihat kondisi masyarakat serta memberikan bantuan secepatnya.
Dalam kewaspadaan mengantisipasicurah hujan itu, dari laporan Tim Tagana Dinsos dan BPBD sudah berdiri dapur umum, dan secara berangsur-angsur air surut dan bantuan pun diberikan kepada warga yang terdampak.
“Bantuan beras dari koordinasi Dinas DKP dengan Bulog segera diserahkan juga. Gotong royong bersama TNI Polri dan Pemerintah setempat juga dilakukan membersihkan fasum-fasum yang terdampak genangan banjir,” jelas Najam.
Najam menghimbau seluruh masyarakat, agar tetap waspada dengan kondisi curah hujan tinggi dan cuaca yang ekstrim yang melanda sebagian wilayah di NTB.
Diharapkan seluruh masyarakat dan pemerintah dari tingkat Desa, Kecamatan, hingga kab/Kota dapat terus berhati-hati dan bersinergi dalam kesiapsiagaan waspada bencana alam.
“Saat ini kondisi curah hujan tinggi dan cuaca ekstrim di beberap wilayah NTB, sehingga diharapkan masyarakat dan pemerintah harus siap siaga dari tingkat desa, kecamatan hingga kab/kota. Pemerintah Provinsi NTB siap dan sigap mengkoordinasikan melalui dinas terkait, sehingga bisa melakukan antisipasi dan memberikan bantuan serta merta bagi warga yang terdampak,” jelasnya. ***