Vaksinasi Berbasis Wilayah, Strategi Percepatan Serapan

Percepatan serapan vaksinasi berbasis wilayah dalam perencanaan dan sebagai strategi, ampuh untuk mencapai target 70 persen vaksinasi.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Sitti Rohmi Djalilah mendorong strategi percepatan vaksinasi berbasis wilayah tersebut, baik tingkat desa, di puskesmas, atau lingkungan dengan cara bersinergi dan bergotong royong.

Vaksinasi“Percepatan serapan vaksin ini juga setelah melihat situasi dan kondisi di wilayah masing-masing,” kata Sitti Rohmi dalam Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Di Wilayah Provinsi NTB bersama Kapolda, Danrem 162/WB dan seluruh jajaran TNI/Polri, secara virtual, di Tribun Lapangan Bharadaksa Polda NTB, Kamis (9/9).

Dikatakan Sitti Rohmi bahwa target dalam sehari 41 ribu dosis, merupakan tantangan bagi daerah dan sebab itu begitu vaksin datang secara teknis harus langsung didroping ke kabupaten/kota. Selain itu, sistem dan manajemen pelaporannya juga harus cepat dan bagus, dengan cara begitu serapan vaksin dilakukan maka segera laporkan.

“Ini penting, agar pemerintah pusat dapat melihat serapan vaksin kita. Agar setelah dosis habis, pusat akan segera mendroping vaksin secepatnya,” tutur Sitti Rohmi.

BACA JUGAPenanganan Covid-19 di NTB Terkendali sebab Patuh Prokes

Sementara itu, Kapolda NTB, Irjen Pol. M. Iqbal, menegaskan, rapat ini penting untuk menyamakan persepsi dan strategi, sehingga percepatan penyerapan vaksin tercapai di kabupaten/kota. Sebab, hingga saat ini serapan vaksin di NTB masih rendah dibandingkan dengan target pusat yaitu, 41 ribu dosis vaksinasi perhari.

“Ini peringatan bagi semua. Agar status level 3 turun ke level 2, salah satu caranya adalah percepatan serapan vaksin,” tegas Iqbal.

Sedangkan, Danrem 162/WB, Brigjen. Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan target 41 ribu ini harus tuntas, bahkan target 45 ribu dosis perhari di NTB harus bisa terserap. Sistemnya adalah jemput bola dengan cara tenaga kesehatannya mendatangi masyarakat di rumah dan gunakan pendekatan humanis.

edy




Penanganan Covid-19 di NTB Terkendali sebab Patuh Prokes

Penanganan Covid-19 di NTB terkendali sebab kerjasama semua pihak dan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan (prokes).

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Sitti Rohmi Djalillah, mengatakan hal tersebut saat menjadi keynote speaker pada Webinar “Kebijakan Penanggulan Covid 19 di NTB”, yang diselenggarakan oleh BKOW NTB, secara daring, Kamis (9/9).

Sitti Rohmi menjelaskan, situasi Covid-19 di NTB per tanggal 7 September 2021, kasus pelaku perjalanan sebanyak 118.749 orang, Kontak Erat sebanyak 120.188 orang, suspek sebanyak 24.467 orang, kasus konfirmasi sebanyak 26.416 orang, kasus sembuh sebanyak 24.681 orang, dalam perawatan sebanyak 889 orang dan kasus meninggal sebanyak 846 orang.

“Kita berharap agar angka kesembuhan dapat terus bertambah, Alhamdulillah NTB sudah diatas 90%,” ungkapnya.

Sitti Rohmi juga menjelaskan tujuan vaksinasi covid-19 yang merupakan pembentukan kekebalan kelompok, menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, menjaga produktifitas, serta memperbaiki dampak sosial dan ekonomi.

BACA JUGANTB Dapat Tambahan Vaksin dari DPR untuk Sambut WSBK

ser




NTB Dapat Tambahan Vaksin dari DPR untuk Sambut WSBK

Untuk mempercepat vaksinasi di kawasan Mandalika jelang event World Superbike (WSBK), NTB mendapat tambahan alokasi vaksin dari anggota Komisi IX DPR RI.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tambahan alokasi vaksin sebanyak 50 ribu dosis akan digunakan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk pencapaian target vaksinasi, khususnya di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika, di mana akan digelar WSBK november tahun ini.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, menyatakan, untuk mensukseskan berbagai event internasional seperti WSBK dan MotoGP di sirkuit Mandalika adalah dengan mempercepat vaksinasi yang ditargetkan harus mencapai 70 persen.

NTB“Percepatan vaksinasi merupakan fokus NTB saat ini. Kami mengapresiasi komisi IX DPR RI yang mendukung mempercepat vaksinasi tersebut,” ungkap Zulkieflimansyah saat menerima kunjungan Komisi IX DPR RI bersama tim Kementerian Kesehatan terkait Pengawasan Vaksinasi NTB di ruang rapat utama kantor gubernur, Kamis (9/9).

BACA JUGAPenanganan Covid-19 di NTB Terkendali sebab Patuh Prokes

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan upaya yang dilakukan pihaknya dalam mendukung NTB sebagai tuan rumah gelaran even WSBK dan MotoGP mendatang.

“Hari ini kami membawa tambahan vaksin Covid-19 untuk mempercepat vaksinasi di NTB. Selain itu, kami juga memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap distribusi vaksin Covid-19,” jelas Charles.

Selain menyerahkan tambahan alokasi vaksin Covid-19, Komisi IX DPR RI juga menyerahkan tambahan alokasi rapid Antigen sebanyak 50.000 PCS yang diterima langsung oleh gubernur.

manikp@kominfo




Radio Komunitas Desa Gemilang NTB akan Dibangun KPID

Radio Komunitas Desa Gemilang yang akan dibangun di NTB bisa menjadi media alternatif menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah, menyatakan dukungan terhadap rencana Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) membangun Radio Komunitas Desa Gemilang, saat menerima silaturahmi Ketua dan komisioner KPID, di ruang kerjanya, Rabu (7/9).

“Radio komunitas atau radio sosial ini dikelola langsung oleh masyarakat desa,” ujar Zulkieflimansyah.

Menurut Zulkieflimansyah, di era digitalisasi serta teknologi informasi dan komunikasi, radio komunitas juga dapat memanfaatkan media sosial untuk menyiarkan siaran radionya, sehingga semua informasi dapat tersampaikan di semua kanal media. Semua potensi dan persoalan di tingkat RT, dusun hingga desa dapat tersampaikan juga melalui Radio Komunitas Desa Gemilang.

BACA JUGALiterasi Digital Harus Diperkuat di Masyarakat oleh KPID

Literasi Digital Radio Komunitas

Ketua KPID NTB, Ajeng Rosalinda Motimori, menyampaikan bahwa rencana pembangunan radio komunitas ini berawal dari kunjungan kerja ke Balai Monitoring Frekuensi (Balmon) Kemenkominfo di Mataram. Sehingga inovasi yang akan menjadi program kerja KPID pada tahun 2022, salah satu

nya mendorong masyarakat untuk membangun radio komunitas di desa-desa.

Untuk kanal frekuensi, hanya Kota Mataram saja yang sudah penuh terpakai, sedangkan pulau Sumbawa serta kabupaten masih belum terpakai, sehingga menjadi peluang membangun radio komunitas.

“Kami melihat masih banyak kanal frekuensi radio komunitas belum dimanfaatkan di NTB,” kata Ajeng.

Untuk 1 kanal frekuensi, cakupan jangkuannya 2,5 km. Jadi untuk yang area wilayahnya tidak begitu luas, 2 desa bisa mengelola 1 kanal atau 1 radio komunitas. Biaya pembangunan radio komunitas pun terbilang murah dibanding radio komersil. Dengan standar SNI membutuhkan biaya sebesar Rp. 25 juta, sudah lengkap dan jadi, termasuk izinnya.

Radio komunitas desa Gemilang selain menyampaikan informasi capian dan progres program pembangunan di NTB dapat menjadi media edukasi dan peningkatan kemampuan potensi dan bakat masyarakat desa di semua sektor. Apalagi saat ini pemerintah desa sudah mengelola APBDesa

“Radio Komunitas Desa Gemilang akan menjadi media pemberdayaan masyarakat, yang bertujuan untuk pendidikan dan peningkatan kapasitas masyarakat,” ujar Ajeng.

edy




Optimis Tetebatu akan Menjadi Desa Wisata Terbaik Dunia

Pemerintah optimis Tetebatu akan menjadi desa terbaik dunia dalam ajang Best Tourism Village yang digelar UNWTO.

LOTIM.lombokjournal.comWakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Sitti Rohmi Djalilah menyatakan hal tersebut saat memberi arahan kepada sejumlah pihak dalam rangka persiapan desa wisata Tetebatu menyambut ajang best tourism village, di kantor desa Tetebatu, Rabu (8/9).

Optimis“Optimis itu dilihat dari berbagai aspek yang disajikan oleh masyarakat Tetebatu baik budaya, kuliner, alam dan masyarakatnya yang terlihat asri dan lestari, terlebih dengan ciri khasnya yang memikat wisatawan,” ungkap Sitti Rohmi.

Sitti Rohmi meminta untuk mewujudkan rasa optimis itu harus dibarengi dengan persiapan-persiapan yang matang, terutama sinergi semua pihak dalam menyiapkan potensi Tetebatu agar layak menyabet predikat terbaik desa wisata yang mewakili NTB dan Indonesia.

BACA JUGAJelang Lomba Best Tourism Village, Tetebatu Gerak Cepat

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, mengungkapkan, terpilihnya desa wisata Tetebatu bersama dua desa wisata lainnya di Yogjakarta dan NTT merupakan kebanggaan bagi masyarakat NTB dan Indonesia. Dalam indikator penilaian, pihak penyelenggara tidak menilai hanya dari sisi keindahan destinasinya namun yang terpenting adalah bagaimana aktivitas desa wisata dapat mendukung kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

“Artinya orientasi penilaian akan lebih banyak kepada dampak ekonomi dan sosial masyarakat,” jelas Yusron.

manikp@kominfo




Jelang Lomba Best Tourism Village, Tetebatu Gerak Cepat

Jelang Lomba Best Tourism Village segala persiapan desa Tetebatu, baik infrastruktur dan sarana pendukunnya harus segera diselesaikan.

LOTIM.lombokjournal.com ~ Hal ini dinyatakan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Sitti Rohmi Djalilah, dalam rangka mempersiapkan Tetebatu sebagai salah satu desa wisata yang mewakili NTB dan Indonesia di ajang lomba Best Tourism Village yang diselenggarakan Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO).

Jelang
Sitti Rohmi Djalilah

“Saya minta semua OPD terkait lingkup pemprov untuk bergerak cepat dan segera menyelesaikan apa yang diperlukan desa wisata Tetebatu,” ungkap Sitti Rohmi saat mengunjungi persiapan desa wisata Tetebatu di kantor desa setempat, Rabu (8/9).

Sitti Rohmi menegaskan, pemprov akan terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten Lombok Timur guna memastikan indikator yang mendukung penilaian desa wisata. Termasuk kesiapan masyarakat desa untuk bahu membahu dalam mewujudkan lingkungan desa yang bersih dan lestari, karena penilaian lomba desa wisata akan dimulai pada Oktober 2021 mendatang.

“Kita harus optimis bahwa desa wisata Tetebatu akan menjadi desa wisata terbaik dunia. Untuk itu, kita tingkatkan sinergi semua pihak untuk bekerja sama dalam mewujudkan desa wisata yang terbaik,” ujarnya.

BACA JUGA:

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Timur, Rumaksi, mengatakan, kerja sama pemerintah Lombok Timur dan pemprov adalah salah satu faktor penting untuk menopang desa wisata Tetebatu dalam mengikuti pentas di tingkat dunia.

“Dengan begitu, harapan untuk menjadikan Tetebatu sebagai desa wisata terbaik dunia akan terwujud,” tutur Rumaksi.

manikp@kominfo




Literasi Digital Harus Diperkuat di Masyarakat oleh KPID

Literasi Digital harus diperkuat di lembaga penyiaran dan masyarakat oleh KPID, terutama menjelang transformasi TV analog ke digital di tahun depan.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) adalah lembaga independen strategis di daerah yang menjamin masyarakat untuk memperoleh informasi sehat dan layak serta ikut membantu pengaturan infrastruktur bidang penyiaran. Transformasi dari TV analog ke digital harus benar-benar dikawal dan didorong sosialisasinya agar lembaga penyiaran dan masyarakat memahaminya.

Literasi Digital“Literasi digital harus diperkuat,” ujar Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah, saat menerima silaturahmi Ketua dan komisioner KPID, di ruang kerjanya, Rabu (7/9).

Gubernur mengatakan di era digitalisasi ini banyak konten-konten informasi yang melenceng. Jadi peran KPID harus betul-betul optimal menjaga dan mengawal informasi di daerah.

“Agar hak masyarakat mendapatkan informasi dari TV maupun radio benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Zulkieflimansyah.

BACA JUGA:

Ketua KPID NTB, Ajeng Rosalinda Motimori, mengatakan pertemuan ini selain silaturahmi memperkenalkan para komisioner baru juga sekaligus menyampaikan agenda dan program tahun 202I-2023. Termasuk melaporkan beberapa agenda koordinasi dengan Dinas Kominfotik NTB, Balai Monitoring Frekuensi (Balmon) Kemenkominfo di Mataram dan beberapa lembaga serta instansi terkait.

“Balmon merupakan mitra, yang perannya cukup strategis untuk mengatur frekuensi di NTB. Di tahun 2022 mendatang rencananya akan dibuat Radio Komunitas di desa-desa, dengan nama, Radio Komunitas Desa Gemilang. Sebagai salah satu kanal menyampaikan progres pembangunan daerah dan sebagai wahana edukasi literasi digital,” jelas Ajeng.

Sedangkan program lainnya, seperti literasi digital dan anugerah lembaga penyiaran, tetap akan diselenggarakan. KPID berharap dukungan pemprov untuk sarana prasarana guna mendukung lonjakan munculnya TV digital, pada saat tranformasi digital dari TV analog ke digital.

edy




NTB akan Jadi Lokasi Pembangunan Kawasan Industri Halal

Kementerian Perindustrian dan MUI merencanakan NTB menjadi lokasi pembangunan Kawasan Industri Halal (KIH) dengan pengelolaan Gerbang Esa.

LOBAR.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah mengatakan, potensi pasar muslim, mayoritas penduduk dan program unggulan industrialisasi NTB diharapkan benar benar terwujud.

NTB
Zulkieflimansyah

“Rencana pembangunan KIH harus dipastikan benar benar berjalan dan berbeda dari kawasan industri yang ada,” ujar gubernur dalam acara bertema Membangun Sinergi Dalam Percepatan Kawasan Industri Halal, di Hotel Jayakarta, Senggigi, Rabu (8/9).

Seperti dikatakan Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian, Ignatius Warsito, bahwa selain menyongsong peluang dalam pasar ekonomi Muslim global, NTB juga memiliki industrialisasi yang dapat mendukung wilayah Timur Indonesia. Rencananya KIH akan dibangun di Lemer, Sekotong Lombok Barat atau di Tumpak Lombok Tengah, dengan anggaran 500 miliar mulai tahun depan dalam tiga tahap perencanaan.

“Setelah proses pendalaman struktur industri untuk menemukan produk apalagi yang dapat didukung oleh industri permesinan kita baru kemudian kawasan dibangun 2022 sampai 2023,” jelas Nuryanti, Kepala Dinas Perindustrian NTB.

BACA JUGAKamar Dagang Indonesia Bisa Maksimalkan Pulihkan Ekonomi NTB

Sementara itu, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Nuruzzaman, menjelaskan, kawasan industri ini jelas akan dikelola secara syariah dengan pembiayaan yang bersumber dari lembaga dana masyarakat. Begitu pula sentra industri pendukung yang akan dibangun berbasis mesjid dengan skema ekonomi modern, seperti penggunaan big data dan platform digital trade.

“Teknologi dan sumberdayanya akan disediakan oleh MUI. Ini momentum untuk menyelamatkan ekonomi umat karena pandemi dan praktek kapitalisme global,” sebut Nuruzzaman.

Gerakan Membangun Ekonomi Indonesia (Gerbang Esa) adalah gerakan kebangkitan ekonomi yang benar-benar menerapkan konsep Islam yang dapat diterima oleh semua orang sebab tidak menindas seperti kapitalisme yang hanya menguntungkan pemilik modal.

” Syaratnya kita harus mau berubah dulu dan berkomitmen agar berkah sesuai petunjuk (protokol) syariah yang benar,” tegasnya.

jm




Kamar Dagang Indonesia Bisa Maksimalkan Pulihkan Ekonomi NTB

Kamar Dagang Indonesia (KADIN) NTB bisa maksimalkan perannya dalam pemulihan ekonomi, termasuk menghadapi event Word Superbike 2021 dan MotoGP 2022.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah menyatakan harapan tersebut saat menerima bantuan oksigen cair dari KADIN NTB, di kalaman kantor gubernur, Rabu (8/9).

Kamar
Zulkieflimansyah

“Kadin harus jadi agen, mengoptimalkan dan memaksimalkan perannya,” ujar Zulkieflimansyah.

Seperti perannya mendorong peningkatan produksi UMKM dan IKM, karena saat ini sektor ini yang mampu memberikan kontribusi untuk pertumbuhan ekonomi. Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan oksigen cair, sebagai langkah antisipasi dan waspada terhadap persediaan pasokan oksigen untuk rumah sakit di NTB.

BACA JUGAPenerima Beasiswa NTB agar Jelajahi Dunia dengan Cinta

Sementara itu, Ketua KADIN NTB, Faurani, menyampaikan bahwa bantuan oksigen satu ISO tank dengan isi sekitar 20,5 ton oksigen cair akan didistribusikan secara bertahap. Selain bantuan oksigen, pihaknya juga akan membantu 1.000 vaksin dan 2 unit mobil untuk opersional Satgas Covid NTB.

“Selanjutnya bantuan ini akan kami serahkan ke Satgas Covid yang akan mengatur penyalurannya ke rumah sakit se-NTB,” tuturnya.

edy




Penerima Beasiswa NTB agar Jelajahi Dunia dengan Cinta

Penerima beasiswa NTB agar menjelajahi dunia dengan rasa cinta dan takjub, sehingga prestasi yang diraih dapat menginspirasi banyak orang.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah, menyampaikan pesan tersebut kepada penerima Beasiswa NTB dalam acara Pelatihan Kepemimpinan Awardee NTB, yang berlangsung di Gedung Graha Bakti Praja, kantor gubernur, Rabu (8/9).

Penerima

“Saya tidak mewajibkan suatu saat teman–teman kembali ke NTB, awardee yang menempuh pendidikan di Jakarta maupun di luar negeri. Jelajahi seluruh dunia dengan rasa cinta dan takjub, dan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya,” ujar Zulkieflimansyah.

Gubernur menuturkan bahwa yang dikirim ke luar negeri ini adalah mahasiswa pilihan yang kita siapkan bukan hanya menjadi pemimpin di NTB, tetapi juga pemimpin dunia. Pada tahun 2021 ini, sebanyak 89 orang awardee NTB yang akan berangkat pendidikan S2 ke Polandia, Ceko dan Malaysia. Sedangkan total keseluruhan awardee NTB sebanyak 595 awardee NTB sejak tahun 2018 – 2021.

Salah satu awardee NTB, Rani Farinda, mengatakan bahwa kesempatan yang diraih untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri menjadi pengalaman luar biasa yang akan dimanfaatkan secara maksimal. Mahasiswi yang akan melanjutkan S2 di Vistula University Polandia, ini berharap seluruh awardee NTB dapat terus berkontribusi untuk membangun NTB dan Indonesia dengan ilmu dan pengalaman yang didapat di tempat studi.

BACA JUGAAtasi Kemacetan, Jalan Raya Kediri akan Dibangun Dua Jalur

ser