Pj Gubernur saat membuka Rakerprov KONI memberi semangat, meski NTB kecil, namun dalam dunia olahraga, NTB berperan penting
MATARAM.LombokJournal.com ~ Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, secara resmi membuka Rapat Kerja Provinsi atau Rakerprov KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) NTB untuk tahun 2024.
Dalam sambutan pembukaan Rakerprov KONI itu menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan KONI dalam memajukan dunia olahraga di NTB.
“Kerja sama antara pemerintah daerah dan KONI sangat penting dalam memajukan dunia olahraga di NTB. Sinergi diperlukan untuk mengembangkan program-program yang meningkatkan prestasi olahraga di NTB,” ungkapnya saat membuka Rakerprov KONI di Lombok Raya Hotel, Selasa (14/05/24).
Miq Gite sapaan Pj Gubernur menyatakan kegembiraannya hadir di Rakerprov tersebut, terutama karena sebentar lagi atlet-atlet NTB akan bertanding di PON 2024 di Sumatera Utara (Medan dan Aceh).
Baginya, meskipun NTB adalah pulau kecil, dalam dunia olahraga, NTB memiliki peran yang signifikan.
“Saya senang bisa hadir di sini. Meskipun daerah kita kecil, namun dalam dunia olahraga, kita memiliki peran yang penting,” ujarnya.
Pj Gubernur juga menegaskan komitmennya untuk mendukung ketua KONI NTB dalam mencari dukungan sponsor dan menjalin hubungan silaturahmi dengan berbagai pihak terkait.
Rakerprov KONI itu dihadiri oleh para pengurus KONI NTB, perwakilan cabang olahraga, dan berbagai stakeholder terkait di bidang olahraga.
Rakerprov KONI NTB tahun ini bertujuan untuk menyusun arah dan program kerja KONI khususnya tahun 2024, serta merumuskan strategibaru untuk meningkatkan kualitas dan prestasi olahraga di NTB.
Diskusi difokuskan pada pengembangan dan peningkatan kapabilitas atlet, pembinaan dan pengembangan cabang olahraga, serta persiapan PON 2024 yang akan diselenggarakan di Sumatera Utara (Medan dan Aceh).
Di sela-sela sambutannya, Ketua Umum KONI NTB, H. Mori Hanafi, S.E., M.Comm, menjelaskan bahwa NTB akan mengikuti 43 cabang olahraga dengan total 265 atlet pada PON 2024.
Hal ini merupakan pencapaian sejarah bagi NTB. Sebab sebelumnya hanya memiliki 26 cabang olahraga yang lolos.
Ketua umum KONI juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi.
Ketum KONI NTB, Mori, menyadari bahwa target medali di PON 2024 tidak mudah, namun ia optimis bahwa target tersebut bisa dicapai berdasarkan pemetaan dan jumlah cabang olahraga yang lolos. Pnd
Program SKALA Diapresiasi Pemprov NTB
Program SKALA NTB menjadi berkah bagi daerah karena telah menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan program-program strategis
MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB mengapresiasi Program SKALA sebagai mitra strategisdalam menjalankan program-program penting pemerintah daerah.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Ibnu Salim, S.H., M.Si mengatakan itu dalam Rapat Koordinasi Komite yang dirangkaikan dengan lokakarya penyusunan rencana kerja tahunan Program Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) Provinsi NTB, di Mataram, Selasa (14/05/24).
Pj Sekda menyampaikan terima kasih atas kontribusi, karena selama 10 tahun terakhir SKALA telah mendukung pelayanan dasar pemerintahan di NTB.
“Berbagai program strategis yang dibantu SKALA NTB menjadi berkah bagi daerah karena SKALA telah menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan program-program tersebut,” jelas Ibnu Salim.
Pelaksanaan program-programnya merupakan inisiatif Pemerintah Australia, bertujuan mendukung pengurangan kemiskinan dan ketimpangan di Indonesia, dengan meningkatkan ketersediaan layanan dasar bagi masyarakat miskin dan rentan di daerah tertinggal.
Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas tatakelola layanan dasar melalui penguatan regulasi/kebijakan, pengelolaan keuangan publik, pengelolaan data pendukung pembangunan.
Serta partisipasi perempuan dan kelompok rentan dalam pengambilan keputusan pembangunan. Dalam menjalankan program-programnya bekerja sama erat dengan Pemerintah Daerah untuk mencapai tujuan tersebut novita/opik
Literasi Keuangan Digital untuk Pejabat
Kegiatan pelatihan Training of Trainer” (TOT) Literasi Keuangan Digital dilaksanakan untuk membekali pengetahuan yang konprehensif kepada pejabat lingkup Pemprov NTB
MATARAM.LombokJournal.com ~ Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam literasi keuangan digital di kalangan pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) di lingkungan pemerintah daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dinas Komunikasi Informatika, dan Statistika (Diskominfotik) NTB bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, melaksanakan pelatihan “Training of Trainer” (TOT) di kalangan pejabat, Senin (13/05/24).
Kegiatan pelatihan tersebut untuk memberikan pengetahuan yang komprehensifkepada para pejabat. Khususnya pejabat pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) lingkup Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait dengan konsep literasi keuangan digital.
Termasuk pengelolaan keuangan yang sehat, investasi bodong, Pinjaman Online Ilegal, dan perlindungan konsumen di era digital.
Para peserta juga diberikan pemahaman tentang teknologi keuangan yang sedang berkembang dan cara mengelola risiko yang terkait.
Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM, sekaligus Narasumber TOT menjelaskan, pelatihan itu sangat penting dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan pejabat pemerintah daerah.
Terutama dalam menghadapi dinamika dan tantangan di era digital saat ini. Terlebih dari kejadian-kejadian tahun 2023 maraknya investasi bodong yang memakan korbannya tidak sedikit dari kalangan ASN.
Sehingga TOT ini sangat penting dan diperlukan untuk memitigasi hal demikian. Diharapkan ke depan para pejabat pengelola informasi dan dokumentasi dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat NTB.
“Dengan pemahaman yang baik tentang literasi keuangan digital, diharapkan para pejabat pengelola informasi dan dokumentasi dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya, di Gedung Kantor OJK NTB.
Selain memberikan pengetahuan, pelatihan itu juga bertujuan untuk menjadikan para peserta sebagai agen perubahan, yang dapat menyebarkannya ke lingkungan kerjanya masing-masing.
Para peserta diberikan ilmu untuk menjadi fasilitator literasi keuangan digital yang di upload di website dan media Sosial OPD masing-masing.
Kepala Sub Bagian Umum Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK NTB, Muhammad mengatakan, pel;atihan literasi keuangan digital ini dapat terlaksana atas kolaborasi yang baik OJK dengan Diskominfotik NTB.
Kedua lembaga itu dalam satu wadah Satgas PASTI daerah NTB yang berkomitmen bersama mendukung penyebaran akses informasi bagi seluruh ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB dan Kabupaten/Kota.
“Kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi OJK dengan Diskominfotik NTB dan kami juga bersama dalam satu wadah satgas pasti daerah NTB, kami memiliki komitmen untuk mendukung penyebaran akses informasi bagi ASN NTB dan Kab/Kota,”.jelasnya.
Ia berharap pelaksanaan TOT itu menjadi kesempatan baik untuk mengakses informasi dan peningkatan Literasi keuangan digital untuk masyarakat NTB dapat terlaksana, dan komunikasi OJK dengan peserta TOT dapat terus terjalin baik.
“Mudah-mudahan dengan adanya pelaksanaan TOT ini semua akses informasi yang dibutuhkan, peningkatan literasi keuangan digital untuk masyarakat NTB dapat terlaksana dan komunikasi antar kita dari OJK dan peserta TOT dapat berlanjut,”.katanya. pnd
Poros Tengah Bubar, DSU Optimis Kalahkan Zul-Rohmi
Poros tengah bertujuan agar para tokoh di Lombok Tengah menyatukan kekuatan dan hanya satu calon dari Lombok Tengah untuk mengalahkan dominasi Zul-Rohmi
Gerakan yang sejak lama konsisten, Poros Tengah, mengajak para tokoh politik di Lombok Tengah untuk maju dalam kontestasi Pilkada NTB arau Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024.
Ide lahirnya gerakan Poros Tengah itu berasal dari seorang aktivis, Dian Sandi Utama (DSU) yang punya tujuan agar para tokoh di Lombok Tengah ikut ambil bagian dalam pesta rakyat lima tahun level provinsi ini.
Nama-nama tokoh di Lombok Tengah pun bermunculan semenjak gerakan Poros Tengah muncul.
Nama-nama seperti Suhaili FT, Lalu Pathul Bahri, Lalu M. Iqbal dan Lalu Gita Ariadi muncul menjelang Pilkada NTB. Bahkan mereka telah mendaftarkan diri di sejumlah Parpol.
Dia Sandi menceritakan sejarah dirinya menggagas Poros Tengah.
“Ide ini dulu terbangun setelah melihat beberapa figur-tokoh dari Lombok Tengah yang sudah secara terbuka menyatakan diri maju pada Pilgub 2024,” katanya Minggu (12/05/24).
Dian mengatakan Poros Tengah memiliki tujuan menyatukan kekuatan politik di Gumi Tatas Tuhu Trasna.
“Tujuan kami sangat sederhana, yaitu; membantu tokoh-tokoh tersebut sosialisikan diri dan mengkonsolidasikan basis dukungan. Walaupun tujuannya sederhana namun harapan kami justru sebesar Samudera, yaitu; akan terjadi-nya musyawarah di antara tokoh-tokoh tersebut dan akhirnya hanya satu Calon dari Lombok Tengah yang muncul sebagai Calon Gubernur NTB 2024, karena menurut kami hanya dengan cara itulah, Lombok Tengah akan menjadi satu kekuatan politik yang besar, kuat dan diperhitungkan,” ujarnya.
Mampu Kalahkan Zul-Rohmi
Dia optimistis kekuatan Poros Tengah ini mampu mengalahkan dominasi Zul-Rohmi.
“Bersama teman-teman kami menangkap semangat yang sedemikian besar dari tokoh-tokoh tersebut. Mereka semua bukan kaleng-kaleng, bahkan kami memprediksi salah satu dari mereka akan mampu mengalahkan dominasi Zul-Rohmi, tentu jika pasangannya tepat, oleh karena itu kami usulkan Poros Lombok tengah-Bima,” katanya.
“Bukan tanpa dasar, pandangan kami lahir setelah mempelajari angka-angka Pilgub 2018. Siapa Cagubnya-siapa Cawagubnya kami tidak sampai sejauh itu, daerahnya dulu disatukan,” kata dia.
Dian menceritakan pada suatu malam dia berada di Praya, Lombok Tengah dan mendengar Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri menyampaikan satu pernyataan pada pidato Safari Ramadhan terakhirnya, sambil mengangkat jarinya.
“Beliau mengatakan: ‘untuk itu apapun keinginan masyarakat maka kuncinya adalah kompak dan bersatu. Saya tidak akan pernah iri sama siapapun, yang penting satu dari Lombok Tengah dan kita harus kompak mendukungnya’,” kata Dian.
“Kalimat beliau ini adalah respon untuk beberapa ASN yang mempertanyakan beliau apakah akan tetap di Lombok Tengah atau maju menjadi Calon Gubernur NTB,” ujarnya.
Dian mengatakan kalimat Pathul berulang kali disampaikan, bahkan 4 hari yang lalu melalui salah satu media juga menyampaikan hal yang sama.
“Tentu kita berharap satu saja figur asal Loteng yang maju di Pilkada NTB mendatang. Dan, itu merupakan figur yang terbaik. Siapapun itu, harus kita dukung bersama,” kata Dian menirukan pernyataan Pathul.
Dian belakangan baru sadar, rupanya; satu yang dimaksud itu adalah untuk dirinya agar yang lain bersedia mundur. Pathul bahkan sudah mendaftar di beberapa Partai.
“Pupus sudah harapan saya untuk seorang Lalu Pathul dapat mengajak yang lain bermusyawarah,” katanya.
Dian mengatakan, harapannya selanjutnya ada pada diri Lalu Iqbal. Kemampuan diplomasi Iqbal tidak sedikitpun dia ragukan. Secara kapasitas Iqbal ini empu-nya soal berdiplomasi. Jabatannya tidak main-main, Ketua ADI (Asosiasi Diplomat Indonesia). Langkahnya menemui Calon yang lain termasuk Lalu Pathul adalah upaya untuk itu, namun sampai hari ini tak ada kabar musyawarah itu terjadi.
“Apapun itu, beliau juga pastinya akan tetap menghormati keputusan politik setiap orang,” katanya.
“Usaha terakhir adalah menemui Abah Uhel, ini soal seniortitas. Saya ke tempat beliau di Pemepek – Lombok Tengah. Malam itu beliau kabarkan sedang berada di Lombok Timur pengajian, ya sudah… Sembari menunggu perkembangan terakhir, begitu terkejutnya saat membaca sebuah berita pernyataan beliau merespon Poros Tengah,” ungkap politisi PSI ini.
Pernyataan Uhel yang membuat Dian kagum adalah “Jangankan 4 Calon dari Lombok Tengah, Jokowi-pun saya lawan.”
“Hari itu pula ‘semangat agar adanya musyawarah’ itu harus saya kubur dalam-dalam,” ujarnya.
Sementara untuk komunikasi dengan Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, Dian mengatakan tidak ada komunikasi secara langsung, melainkan melalui orang kepercayaan Lalu Gita.
“Kalau dengan L. Gite Aryadi, praktis tidak ada komunikasi, hanya melalui Athari. Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan info beliau sudah mengirim surat pengunduran diri sebagai Pj, beliau juga sudah mendaftar di beberapa Partai, artinya; serius maju sebagai Calon Gubernur NTB 2024,” beber Dian.
Selain harus mengubur harapan akan adanya musyawarah dari tokoh-tokoh tersebut, dengan juga melihat kondisi terkini maka tak hanya sekedar mengubur, batu nisan dari Poros Tengah juga harus dia cabut. Cukup-lah itu sebagai kenangan atau sebatas mimpi anak muda dari Lombok Tengah yang ingin melihat tokoh-tokoh panutannya bermusyawarah.
“L. Hardian Irfani, Si-Korea Melenting terima kasih atas support dan dukungan untuk Poros Tengah. Keinginan kami sama besarnya, beliau juga sudah angkat tangan,” katanya.
Selain mendaftar di beberapa Partai, Abah Uhel santer terdengar kabar telah bersama Asrul. Anak dari seorang Ali. BD, dedengkot jalur independen. Data-data syarat administratif pada 2018 jalur independen masih bisa digunakan untuk Pilgub 2024.
Demikian juga dengan yang lainnya, sudah mendaftar juga di beberapa partai. Menjadi bukti keseriusan masing-masing untuk maju berkompetisi.
“Kalau begitu, semua punya kesempatan yang sama untuk maju. Biarlah nanti tugas elit Partai-Partai politik kita yang menentukan siapa yang akan berada di Gerbang KPU waktu pembukaan pendaftaran Calon Gubernur NTB 2024-2029, yang kami pastikan; sudah tidak ada harapan hanya satu Calon dari Lombok Tengah yang akan maju,” kata dia.
Oleh alasan itu pula, Poros Tengah hari ini kata Dian mohon pamit undur diri. Bersamaan dengan ini Poros Tengah kami nyatakan bubar.
“Terima kasih kepada rekan-rekan media atas pemberitaannya selama ini, salam hormat untuk semua. Satu lagi ucapan terima kasih yang tak terhingga, kami tujukan kepada One Man The Best Partner yang hari ini tengah berupaya mendamaikan Rusia-Ukraina, Bang Didu M16,” kata Dian. ***
Keberangkatan 393 Jama’ah Calon Haji Dilepas Pj Gubernur NTB
Pelepasan keberangkatan jamaah calon haji (JCH) itu juga dihadiri Irjen Kementerian Agama RI, dan Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB
MATARAM.LombokJournal.com ~ Suasana haru menyelimuti acara pelepasan keberangkatan 393 Jama’ah Calon Haji dan Petugas Haji (Kloter.1) yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, Minggu (12/05/24), di Asmara Haji, Kota Mataram.
“Hari ini merupakan momen penting bagi kita semua. Saya merasa bangga dan tersanjung bisa menjadi bagian dari pelepasan keberangkatan jamaah haji kali ini,” ucap Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, dengan penuh semangat.
Hadir dalam pelepasan keberangkatan jamaah calon haji tersebut, antara lain, Irjen Kementerian Agama RI, DR. H. Faisal, SE, M.Si, Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, H. Zamroni Aziz, Karo Kesra Setda NTB, Drs. H. Sahnan, M.Pd, dan Anggota PPIH Ebarkasi Lombok – NTB.
Dalam pengarahan singkatnya, Miq Gite, panggilan akrab Pj Gubernur, mengumumkan jumlah jamaah calon hajiNTB tahun 2024, mencapai 4.786 orang, dengan 62 petugas haji, total 4.848 orang yang akan berangkat, terbagi dalam 13 kloter keberangkatan.
“Mereka adalah duta agama kita, yang akan mewakili NTB dalam melaksanakan ibadah haji. Saya mengajak seluruh jamaah untuk menjaga kekhusyukan dan ketaatan dalam menjalankan ibadah,” tambahnya dengan penuh semangat.
Para jamaah juga diminta mendoakan masyarakat NTB agar segera mendapat panggilan untuk berhaji, serta mendoakan agar NTB tetap aman, nyaman, dan masyarakatnya hidup tenang serta sejahtera.
Sebelum berpisah, Miq Gite mengucapkan doa, agar keberangkatan jamaah calon haji sehat berangkat, sehat selama berhaji, lancar laksanakan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Dankembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat dengan haji yang mabrur penuh berkah. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” ujar Pj Gubernur. Novita
Ground Breaking Pembangunan Rusun ASN PUPR NTB
Dengan pelaksanaan ground breaking menandai dimulainya pembangunan rumah susun (rusun) aparatur sipil negara (ASN)
LOBAR.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, hari ini melaksanakan Ground Breaking Pembangunan Rumah Susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) di Desa Bengkel, Labuapi Lombok Barat, Jum’at (10/05/24).
Acara ground breaking menandai dimulainya proses pembangunan fisik Rusun ASN PUPR NTB, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kinerja ASN melalui pembangunan rumah susun yang kayak, terjangkau, nyaman, dan sehat.
Rusun ASN PUPR NTB akan memiliki Gedung 8 lantai dengan fungsi campuran, terdiri dari 5 lantai hunian dan 3 lantai serbaguna, dengan luasan bangunan 7.615 meter persegi.
Bangunan ini akan dilengkapi dengan 72 set perabot dan berbagai prasarana, sarana, utilitas seperti landscape, area taman, drainase, sumur resapan, dan Tempat Pembuangan Sampah (TPS).
Pembangunan Rusun ini direncanakan berlangsung selama sembilan bulan. Dalam sambutannya, Pj. Gubernur NTB, Miq Gite, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR atas dukungannya terhadap program pembangunan Rusun ASN PUPR di NTB.
,Miq Gite juga menyatakan harapannya agar kedepannya dapat dibangun lebih banyak lagi rumah susun dan apartemen di dalam kota, sesuai dengan kebutuhan pola hidup masyarakat urban saat ini.
Kegiatan ground breaking ini ditutup dengan seremoni penekanan tombol sirine secara simbolis oleh Pj. Gubernur NTB, didampingi oleh Dirjen Perumahan dan pejabat terkait, menandai dimulainya proses pembangunan Rusun ASN PUPR NTB.
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat penting termasuk Dirjen Perumahan dari Kementerian PUPR, anggota Komisi V DPR RI, Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Kapolres Lombok Barat, Sekretaris Daerah Kota Mataram, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lombok Barat, serta tamu undangan lainnya. ****
Perjanjian Shareholder Bank NTB Syariah dan Bank Jawa Timur
Perjanjian antara Bank NTB Syariah dengan Bank Jatim merupakan bagian dari kerjasama Kelompok Usaha Bank (KUB) untuk memenuhi modal inti Bank NTB Syariah sebesar 3 Trilyun
MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si bersama dengan Penjabat (Pj) Gubernur Jatim, Bapak Adhy Karyono, turut menyaksikan penandatanganan perjanjian antar pemegang saham pengendali (Shareholder Agreement) antara Bank NTB Syariah dan Dirut Bank Jawa Timur, Busrul Iman, Rabu (08,05/24) di Multazam Ballroom, Kantor Pusat Bank NTB Syariah Mataram.
Rangkaian persyaratan dalam shareholder agreement tersebut merupakan bagian dari kerjasama Kelompok Usaha Bank (KUB) untuk memenuhi modal inti Bank NTB Syariah sebesar 3 Trilyun sesuai dengan POJK No 12 Tahun 2020.
Miq Gite, yang akrab disapa sebagai Pj Gubernur, menyatakan harapannya agar kerja sama antara Bank NTB Syariah dan Bank Jatim tidak terbatas pada kerja sama antara dua bank daerah saja. Tapi juga dapat memperkuat hubungan antara Pemerintah Provinsi NTB dan Pemprov Jatim di berbagai sektor pembangunan.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) NTB, Asisten Sekretaris Daerah (Assda), Kepala Bagian Perekonomian, perwakilan dari OJK Bali dan OJK Jatim, serta para pejabat dari unsur forkompimda NTB. Turut hadir juga Pj Bupati Lotim, Wakil Walikota Mataram, Wakil Bupati Dompu, dan perwakilan pemegang saham lainnya. ***
IMDI NTB Lebih Tinggi dari Rata-rata Nasional
Hasil survei Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) tahun 2023 menunjukkan bahwa Provinsi NTB memiliki nilai IMDI sebesar 47,665, melampaui rata-rata nasional
MATARAM.LombokJournal.com ~ Dalam upaya mengukur kinerja sektor digital di daerah, Kementerian dan Lembaga pemerintah memiliki instrumentersendiri. Pengukuran ini memperlihatkan keseriusan serta kinerja suatu daerah dalam memajukan sektor digital sesuai kewenangannya.
Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, PJ Sekda Pemerintah Provinsi NTB, Ibnu Salim, SH., M.Si, menyambut kunjungan kerja Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Aptika dan IKP Kementerian Kominfo RI, Dr. Said Mirza Pahlevi, M.Eng., di kantor Sekda Provinsi NTB pada Rabu (08/05/24).
Hasil survei Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) pada tahun 2023 menunjukkan bahwa Provinsi NTB memiliki nilai IMDI sebesar 47,665, melampaui rata-rata nasional yang berada pada 43,18.
Capaian ini tidak lepas dari kontribusimasyarakat NTB serta dukungan dari para pemimpin daerah.
Meski demikian, meskipun masyarakat NTB telah terbiasa dengan teknologi digital, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kurangnya kesempatan kerja bagi lulusan pendidikan di bidang digital dan minimnya adopsi teknologi digital oleh usaha kecil menengah (UMKM).
PJ Sekda menyatakan bahwa penggunaan perangkat digital di NTB sudah cukup meluas, yang menjadi modal kuat bagi daerah tersebut.
Untuk meningkatkan IMDI di NTB, kolaborasi antara Pusat Penelitian dan Pengembangan Aptika Kemenkominfo dengan Pemprov NTB menjadi krusial, termasuk dalam penyelenggaraan pelatihan bagi masyarakat dan ASN guna meningkatkan keterampilan digital.
Kementerian Kominfo menawarkan berbagai program pelatihan, mulai dari Fresh Graduate Academy hingga Digital Leadership Academy, yang dapat diakses secara gratis melalui website www.digitalent.kominfo.go.id.
Kadis Kominfotik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy, menyambut baik kerjasama ini untuk menyelenggarakan pelatihan di NTB, baik untuk ASN maupun pelaku usaha UMKM.
Pemprov NTB juga mengundang Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Aptika dan IKP Kementerian Kominfo RI untuk meninjau Command Center yang dikelola oleh UPTD Layanan Digital Diskominfotik Provinsi NTB.
Dr. Said Mirza Pahlevi menyambut baik kolaborasi ini, dengan harapan dapat membantu dalam mendorong pengembangan masyarakat digital di Provinsi NTB melalui pemanfaatan data dari portal IMDI. ***
Perang Bikin Ruwet, M16 Desak Rusia – Ukraina Damai di Lombok
Lembaga kajian sosial dan sosial Mi6 usulkan Rusia dan Ukraina membuat Perjanjian Damai untuk akhiri di Lombok, dan Mi6 siap jadi negosiator untuk akhiri perang
MATARAM.LombokJournal.com ~ Sudah lebih dari dua tahun lamanya Rusia dan Ukraina terlibat perang pasca Presiden Rusia, Vladimir Putin melancarkan serangan ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Kremlin mengklaim pertempuran tersebut merupakan Operasi Militer Khusus ke negara tetangganya yang dipimpin Volodymyr Zelenskyy tersebut. Ini merupakan pertempuran paling berdarah Rusia dan Ukraina pasca aneksasi Krimea pada 2014 silam.
Tidak dapat diperkirakan secara akurat jumlah korban tewas selama lebih dari dua tahun bertempur.
Terdapat banyak klaim berbeda soal korban jiwa. Ukraina menyebut sebanyak 31 ribu tentara mereka tewas dalam perang. Ini mematahkan tudingan Putin yang sebelumnya menyebut tentara Ukraina luka atau tewas berkisar 150 hingga 300 ribu jiwa dan belum termasuk warga sipil.
Di sisi yang berbeda, tentara Rusia tewas di Ukraina diklaim mencapai 45,123 orang. Meskipun demikian terdapat perbedaan klaim korban tewas.
Banyaknya korban jiwa yang berjatuhan membangkitkan rasa ngeri terhadap perang.
Lembaga Kajian Sosial – Politik Mi6 menilai pertempuran tersebut sangat berisiko dengan eskalasiperang yang lebih meluas lagi menjadi Perang Dunia ketiga.
“Ini akan memicu eskalasi pada perang dunia ketiga. Tentu saja tidak hanya merugikan kedua belah pihak (Rusia – Ukraina), tetapi banyak negara termasuk Indonesia,” ujar Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, Selasa, 7 Mei 2024.
Pria yang akrab disapa Didu itu meminta kedua belah pihak menahan diri. Putin dan Zelensky disarankan untuk berkepala dingin dan berlapang hati untuk terus memperbanyak negosiasi damai.
“Kedua pimpinan negara tersebut harus berlapang dada untuk terus melakukan negosiasi damai. Tentunya negara-negara lain ikut aktif menjaga perdamaian dunia,” kata dia.
Kiamat akan Tiba
Didu mengatakan perang Rusia ini bisa membawa malapetaka yang buruk untuk bumi. Kiamat bisa saja tiba jika perang terus menerus terjadi.
Meskipun Didu berharap kiamat tiba lebih cepat melihat dinamika dunia semakin buruk, namun dia berubah pikiran melihat banyaknya korban jiwa yang berjatuhan akibat perang.
“Tapi dipikir-pikir ternyata kiamat itu ngeri. Enggak enak, lebih baik berdamai saja, jangan sudah perang-perang itu, kok ruwet perang terus,” ujarnya.
“Coba Pak Putin dan Bro Zelensky itu ngopi di Tuwa Kawa (sebuah kafe di Mataram), kan enggak ruwet mikirin perang terus. Perang kan udah boros, enggak hemat, menyeramkan lagi. Adoh berhenti sudah perang-perang itu,” kata dia.
Lombok Jadi Solusi
Didu menawarkan agar negosiasi damai antara Rusia dan Ukraina dapat dilakukan di Lombok. Meskipun terlihat unik, namun dia meyakini negosiasi damai di Lombok dapat membuat kedua pemimpin yang tengah bertikai tersebut dapat mengakhiri konflik.
“Negosiasi damai bisa dilakukan di Lombok. Indonesia bisa menawarkan diri untuk menjadi negosiator damai dan dilaksanakan di Lombok yang kini sudah mulai mendunia dengan berbagai kegiatan internasional yang hadir,” ujarnya.
Lombok bukan kali pertama menjadi lokasi untuk perjanjian internasional. Pada 13 November 2006, Lombok menjadi lokasi perjanjian antara Indonesia dan Australia soal kerjasama keamanan negara, atau yang dikenal dengan Lombok Treaty atau Kesepakatan Lombok.
Kesepakatan tersebut pada substansinya meliputi kerjasama bidang pertahanan, penegakan hukum, kontra terorisme, intelijen, keamanan maritim, keselamatan pembangunan dan keamanan pencegahan senjata pemusnah massal. Perjanjian tersebut juga berisi tidak saling campur tangan masalah internal negara, seperti masalah Papua yang saat ini masih dihadapi Indonesia.
“Dengan kesepakatan tersebut sampai sekarang hubungan Indonesia dan Australia langgeng. Ini bisa menjadi contoh dan bisa ditiru menjadi lokasi untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina,” kata Didu.
Dengan Lombok sebagai tempat perjanjian atau negosiasi damai, Mi6 meyakini perang Kremlin dan Kiev akan segera berakhir.
Siap Jadi Negosiator
Setali tiga uang dengan Didu, Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah mengatakan Mi6 akan siap menjadi negosiator damai antara Rusia dan Ukraina jika pemerintah tidak siap.
Athar meminta agar Indonesia kembali melobi kedua negara untuk menjadi juru damai yang sebelumnya sempat buntu.
“Jika pemerintah tidak sanggup, Mi6 juga siap untuk menjadi juru damai,” ujarnya meyakinkan.
Dia mengatakan, dengan Lombok menjadi lokasi negosiasi atau perundingan damai maka akan berefek pada nama Lombok yang semakin besar lagi, dan meningkatkan sektor pariwisataLombok.
“Mungkin nanti kalau Pak Putin dan Pak Zelensky di Lombok bisa negosiasi sambil berwisata. Pikiran mereka akan lebih fresh dan bisa berdamai dengan nyaman di sini (Lombok),” kata Athar. ***
Memilih lokasi Lombok sebagai tempat perjanjian atau negosiasi damai, Mi6 meyakini perang Rusia (Kremlin) dan Ukraina (Kiev) akan segera berakhir
Ekonomi Kreatif di NTB Beragam dan Menyebar
Sebaran potensi ekonomi kreatif sudah ada semua di NTB, baik di pulau Lombok maupun pulau Sumbawa
MATARAM.LombokJournal.com ~ Ir. Hj. Lale Prayatni, Pj. Ketua Dewan Kerajinan Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), menggarisbawahi potensi ekonomi kreatif di NTB. Hal tersebut disampaikannya acara pembantuannya dalam kegiatan pelaksanaan tugas pembantuan bimbingan teknis penyusunan proposal dan presentasi Bisnis Ekonomi Kreatif di Lombok Astoria pada Senin (06/05/24).
Bunda Lale, panggilan akrabnya, menjelaskan bahwa kekayaan budaya NTB menghasilkan beragam produk budaya dengan potensi ekonomi kreatif tinggi, karena mereka memiliki ciri khas yang unik dan beragam dengan menggunakan bahan-bahan dari alam NTB.
“Tenun Sasak, Sumbawa, dan Bima, semuanya memiliki keunikannya masing-masing,” ujar Bunda Lale.
Ia melanjutkan dengan menyebutkan sebaran potensi ekonomi kreatif yang sudah ada di berbagai lokasi di NTB, baik di Pulau Lombok maupun di Pulau Sumbawa. Sentra-sentra seperti Tenun Bayan, Peringgasela, Taliwang, Poto, Donggo, dan Raba, serta dalam sektor kesenian seperti pertunjukan Sasak dengan Gandrung dan Zikir zaman, Tari Nguri dari Sumbawa, dan Tari Lenggo dari Bima.
Bunda Lale juga menyoroti tantangan dalam pengembangannya, seperti pengembangan potensi sumber daya lokal sebagai daya tarik wisata, peningkatan kualitas produk ekonomi kreatif, dan mendorong kemitraan antara usaha wisata dengan UMKM, pemerintah, dan swasta.
Ditambahkan bahwa ada juga peluang, seperti event-event Nasional dan Internasional di NTB, keunikan produk, kemudahan akses platform pemasaran digital, dan kebutuhan wisatawan terhadap produk NTB.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaludin, S.Sos., MT, menekankan peran penting faktor SDM dan menjadi kunci sukses dalam mencapai kinerja yang baik.
Jamaludin menyoroti pentingnya hubungan tak berwujud antara perusahaan pariwisata dengan konsumen, yang sangat bergantung pada kemampuan individu karyawan dalam membangkitkan minat dan menciptakan kesenangan serta kenyamanan bagi para konsumen.
Menurutnya, untuk menciptakan SDM pariwisata yang unggul, diperlukan pengembangan forum koordinasi dan sinergi program lintas sektor, MOU antar gubernur, walikota, dan bupati, serta pelatihan SDM kepariwisataan di sektor pemerintah dan SDM ***