Hari Anak Nasional  2024, Pj Gubernur NTB Layani Anak Anak 

Puncak peringatan Hati Anak Nasional di NTB dimeriahkan pertunjukan seni, perkusi, teater dan tarian, penampilan penyanyi anak disabilitas 

MATARAM.LombokJournal.com ~  Saat merayakan Hari Anak Nasional (HAN) ke 40 di Taman Budaya, Mataram, Kamis (15/08/24), Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hassanudin berfoto bareng dan menjabat tangan puluhan anak mulai sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. 

BACA JUGA : Siswa SMA/SMK Merayakan HUT RI ke 79

Pj Gubernur NTB datang bersama istri saat merayakan Hari Anak Nasional

Anak-anak itu peserta puncak peringatan Hari Anak Nasional ke 40 NTB yang dimeriahkan dengan pertunjukan seni, perkusi, teater dan tarian, penampilan penyanyi anak disabilitas serta penyanyi wakil NTB di ajang internasional. 

Pj Gubernur juga menyerahkan tabungan dan bingkisan kepada 100 anak terpilih. Larut dalam suasana keceriaan, Gubernur beserta istri dengan senang hati memenuhi satu persatu permintaan foto bareng dan jabat tangan hingga meninggalkan acara. 

BACA JUGA : Rakornas Srikandi, Pemerintah Provinsi NTB Mendukung Penuh

“Saya merasa senang bisa hadir dan merayakan Hari Anak Nasional dalam suasana riang dan gembira,” ucap Hassanudin. 

Dalam moment tersebut, Pj Gubernur didampingi istri yang juga Pj Ketua TP PKK NTB, Dessy Hassanudin,  Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) NTB,  Hj Lale Prayatni dan beberapa pejabat kabupaten/ kota serta para Kepala Dinas ikut pula menari bersama dan menyanyikan lagu Anak Indonesia. 

BACA JUGA : Prodi Seni Pertunjukan, Porgram Baru Universitas Bumi Gora

Saat menyambut kehadiran orang nomor satu NTB ini, anak anak mendendangkan lagu Selamat Datang Bapak, Selamat Datang Ibu serta menyerahkan cenderamata dari perwakilan seluruh anak NTB dalam perayaan HAN 2024.jm/her

 




Siswa SMA/SMK Meriahkan HUT RI ke-79 

Dalam lomba gerak jalan yang diikuti Siswa SMA/SMK se NB, Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi mengingatkan agar generasi muda mengekspresikan diri menuju Indonesia Emas 2045

MATARAM.LombokJournal.com ~ Untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-79, Pemerintah Provinsi NTB mengadakan Lomba Gerak Jalan Merdeka yang diikuti oleh 205.000 peserta, terdiri dari siswa SMA/SMK se-NTB dan ibu-ibu PKK Provinsi NTB. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB pada Kamis (15/08/24).

BACA JUGA : Rakornas Srikandi, Pemerintah Provinsi NTB Mendukung Penuh

Acara pembukaan berlangsung di lapangan Islamic Center NTB, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, dan dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi NTB, Dwianne Dessy Hassanudin, serta para Kepala OPD lingkup Provinsi NTB. Kepala Bidang Persandian Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB, Safrudin, turut hadir mewakili Kepala Dinas.

Dalam sambutannya, Lalu Gita Ariadi menekankan pentingnya semangat kompetitif yang sehat dalam perlombaan, baik antar regu maupun individu. “Saya harap perlombaan ini dilaksanakan dengan jiwa yang sehat dan penuh kebersamaan, saling menjaga kekompakan dan ketertiban,” ujarnya.

Sekda juga mengajak generasi muda untuk terus mengekspresikan diri dan berkontribusi dalam perjuangan dan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA : Lima Proklim di NTB Raih Penghargaan dari Kementerian LHK

“Generasi penerus bangsa harus memiliki budi pekerti luhur, berdedikasi, serta memiliki jiwa pengabdian yang tinggi, sesuai dengan tema HUT Kemerdekaan RI ke-79, yaitu Nusantara Baru Indonesia Maju,” tambahnya.

Lomba Gerak Jalan Merdeka ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme di kalangan siswa SMA/SMK.

BACA JUGA : Dinas Kominfotik NTB Terima Kunjungan Kejaksaan RI

Rute gerak jalan merdeka dimulai dari lapangan Islamic Center NTB dan berakhir di lapangan Sangkareang Kota Mataram. Pelepasan peserta dilakukan secara simbolis oleh Ketua TP PKK Provinsi NTB. Edho/IKP

 




Rakornas Srikandi, Pemprov NTB Mendukung Penuh 

Dukungan penuh dilakukan Pemerintah Provinsi NTB agar Rakornas Serikandi memberikan manfaat besar bagi pengelolaan arsip

MATARAM.LombokJournal.com ~ Rapat Koordinasi Nasional Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Rakornas Srikandi) yang akan dilaksanakan tanggal 3-4 September 2024. Dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan rakornas tersebut. 

BACA JUGA : Lima Proklim NTB Raih Penghargaan dari Kementerian LHK

Rakornas Srikandi diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di Indonesia

Rakornas ini merupakan agenda penting untuk memperkuat pengelolaan arsip dinamis di seluruh instansi pemerintah di Indonesia, termasuk di NTB.

Pemerintah NTB melalui Pelaksana Tugas (PLT) Kadis Perpustakaan dan arsip daerah, H. Amir, S.Pd., M.M. menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mendukung pelaksanaan Rakornas Srikandi, yang akan menjadi ajang berbagi pengalaman dan best practice terkait pengelolaan arsip berbasis digital. 

“NTB siap menjadi tuan rumah yang baik untuk Rakornas Srikandi. Kami akan memberikan dukungan penuh agar kegiatan ini berjalan sukses dan memberikan manfaat besar bagi pengelolaan arsip di seluruh Indonesia,” ujar PLT Kadis Perpustakan, Rabu (14/08/24). 

Pemprov NTB telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan instansi pemerintah lainnya, untuk memastikan segala aspek teknis dan non-teknis dalam penyelenggaraan Rakornas ini dipersiapkan dengan matang. 

Rakornas Srikandi dipandang sebagai momentum penting untuk mempercepat implementasi digitalisasi kearsipan, yang menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi di berbagai daerah.

BACA JUGA : Calon Paskibra NTB Diingatkan terkait Perilaku dan Jejak Digital

PLT Kepala Dinas Perpustakaan H. Amir juga menyampaikan bahwa Rakornas ini akan menjadi ajang strategis bagi NTB untuk menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan arsip yang modern dan terintegrasi. 

“Segala bentuk teknis di lapangan yang diperlukan untuk mendukung suksesnya Rakornas Srikandi kami akan sukseskan. Kami juga berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antar daerah dalam pengelolaan arsip yang lebih baik,” ungkapnya.

Rakornas Srikandi ini diharapkan akan dihadiri oleh perwakilan dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga akan menjadi sarana bagi peserta untuk belajar dari berbagai inovasi pengelolaan arsip yang telah berhasil diterapkan di berbagai daerah.

Adapun agenda pembahasannya mulai dari protokoler dan penjemputan peserta, City Tour, dan diskusi yang akan berlangsung selama satu (1) hari yang akan diisi oleh lima narasumber mulai dari Kominfo Kemendagri, Bappenas, Bupati Luwu Timur, dan Deputi Tata Kelola Kearsipan Nasional dan Penjabat Gubernur NTB. 

BACA JUGA : Prodi Seni Pertunjukan, Program Bari Universitas Bumi Gora

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTB dan koordinasi yang baik dengan ANRI serta instansi terkait lainnya, Rakornas Srikandi diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di Indonesia, menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan modern.pnd/her

 

 

 




Presiden beri Pengarahan Pj Gubernur se Indonesia di IKN

Pj Gubernur se Indonesia diundang Presiden Joko Widodo, diberi pengarahan terkait perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)

KALIMANTAN.LombokJournal.com Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hassanudin, bersama dengan para pemimpin daerah se-Indonesia, mengikuti pengarahan dari Presiden Joko Widodo di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Selasa (13/08/24).

BACA JUGA : Lima Proklim di NTB Raih Penghargaan dari Menteri LHK

Pj Gubernur se Indonesia mendapat pengarahan Presiden Jokowi di IKN
Pj Gubernur se Indonesia di IKN

Dalam kunjungan tersebut, para pemimpin daerah dipimpin oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, yang mengajak mereka berkeliling area istana untuk melihat perkembangan pembangunan pusat pemerintahan di Kawasan IKN.

Pj Gubernur NTB, Hassanudin, menyatakan kebahagiaannya dapat menyaksikan langsung kemajuan pembangunan di kawasan IKN.

 “Saya sangat senang, hari ini bersama para gubernur se-Indonesia, kami diajak oleh Pak Bas, Menteri PUPR, berkeliling sekitar istana untuk melihat perkembangan pembangunan pusat pemerintahan di Kawasan IKN. Satu kata, keren!” ujar Hassanudin.

Dalam arahannya, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur saat ini baru mencapai sekitar 20 persen dari keseluruhan.

BACA JUGA : Prodi Seni Pertunjukan, Program Baru Universitas Bumi Gora

Ia mengingatkan para gubernur, bupati, dan wali kota bahwa pembangunan ini masih dalam tahap awal dan belum selesai.

“Jangan salah paham, ini baru awal dan mungkin baru mencapai sekitar 20 persen,” kata Jokowi.

Presiden juga mengungkapkan bahwa selain pusat pemerintahan seperti istana presiden, istana wakil presiden, gedung kementerian, dan kantor Kemenko, beberapa titik lain juga sedang dalam pembangunan. 

Antara lain, enam hotel, enam rumah sakit, dan sebuah pusat pelatihan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang hampir selesai.

BACA JUGA : Hasil Survei ISS, Pilgub NTB 2024; GASMAN Melesat 

“Ibu Kota Nusantara ini dirancang sebagai kota masa depan dengan konsep forest city, atau kota hutan, bukan kota beton. Saya berharap provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia dapat merencanakan konsep kota masa depan seperti ini,” pesan Presiden Jokowi. novita/her

 




Prodi Seni Pertunjukan, Program Baru Universitas Bumi Gora 

Adanya prodi Seni Pertunjukan di Universitas Bumi Gora megasah dan mengembangkan kompetensi di berbagai aspek seni teater, tari, musik, maupun tata kelola pertunjukan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Universitas Bumigora (UBG) siap menerima mahasiswa baru pada Program studi (prodi) Seni Pertunjukan yang berada di bawah naungan Fakultas Seni dan Desain, Jum’at (09/08/24). 

BACA JUGA : Calon Paskibra NTB Diingatkan terkait Perilaku dan Jejak Digital

Program studi Seni Pertunjukan UBG menawarkan beberapa kompetensi di bidang seni pertunjukan

Prodi ini merupakan program baru yang ditawarkan, dan merupakan satu-satunya program pembelajaran dengan output bergelar Sarjana Seni (S.Sn.) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pendaftaran mahasiswa baru kali ini dapat dilakukan secara online di laman PMB UBG sampai akhir bulan Agustus 2024. 

Prodi Seni Pertunjukan UBG mencoba menawarkan pengalaman Pendidikan yang unik dan menyeluruh bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang seni, khususnya seni pertunjukan. Adanya kurikulum yang disusun secara khusus sebagai perpaduan antara teori dan praktik, prodi Seni Pertunjukan UBG ditujukan untuk mengasah bakat dan mengembangkan keterampilan mahasiswa di berbagai aspek meliputi teater, tari, musik, tata Kelola pertunjukan, dan lain sebagainya. 

Program studi Seni Pertunjukan UBG menawarkan beberapa kompetensi di bidang seni pertunjukan. Beberapa kompetensi yang ditawarkan di antaranya adalah sebagai praktisi seni pertunjukan, pengkaji seni, instruktur/ pengajar seni pertunjukan, pengelola seni, jurnalis/ kritikus seni, dan wirausaha di bidang seni. 

Beberapa kompetensi yang saat ini dinilai memiliki prospek yang baik di masa mendatang, mengingat adanya pengembangan industri pariwisata di NTB. 

BACA JUGA : KKN Mahasiswa UNU NTB Bersihkan Sungai di Lotim 

“Banyak kompetensi yang kami tawarkan di prodi ini, dan kami pikir dengan kompetensi itu peluang mahasiswa akan cukup besar di masa mendatang. Kita tahu Pembangunan pariwisata NTB hari ini begitu pesat dan sangat memungkinkan seni menjadi bagian di dalamnya,” jelas Jeni sapaan akrab Nahdlatuzzainiyah, Kaprodi Seni Pertunjukan UBG (09/08/24)

Masyarakat yang memiliki minat kesenimanan baik menjadi aktor, musisi, penari, dapat bergabung di prodi Seni Pertunjukan UBG. Sejauh ini NTB tampak memiliki talenta-talenta unggul bidang seni di kancah nasional. 

Lahirnya prodi Seni Pertunjukan ini, diharapkan dapat menjadi ruang penempaan bagi masyarakat untuk semakin meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya. 

“Di NTB ini banyak sekali talenta-talenta nasional yang notabene mereka belajar secara mandiri atau autodidak. Lahirnya prodi ini mungkin dapat menambah atau memberikan ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan praktiknya di bidang seni,” lanjut Jeni

Tidak hanya menjadi praktisi, lulusan prodi Seni Pertunjukan juga dapat menjadi pengkaji, instruktur atau pengajar, pengelola dan wirausaha.  

Belajar di prodi seni ini tidak harus menjadi seorang praktisi, masyarakat bebas menentukan pilihannya sesuai dengan minatnya. 

“Tidak harus menjadi seniman ketika memutuskan kuliah di seni pertunjukan ini. Kalau ada yang pengin jadi pamong atau manajer pertunjukan, kita menawarkan kompetensi sebagai pengelola. Atau mungkin ada yang seneng nulis, bisa jadi mereka memproyeksikan diri untuk lulus sebagai pengkaji, jurnalis, atau kritikus, atau bahkan ada yang berkeinginan untuk menjadi seorang pengusaha,” jelas Jeni 

BACA JUGA : Hasil Survei ISS, Pilgub NTB 2024 : GASMAN Melesat

Keberadaan prodi Seni Pertunjukan UBG ini menjadi salah satu komitmen dan keseriusan UBG dalam memajukan seni budaya di NTB. 

UBG berupaya mempersiapkan SDM yang unggul di dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Selain prodi Seni Pertunjukan, UBG juga membuka prodi kepelatihan olahraga dan pariwisata Fik

 

 




Dinas Kominfotik NTB Terima Kunjungan Kejaksaan RI

Penjelasan Dinas Kominfotik NTB saat kunjungan studi lapangan dari Kejaksaan RI, menyangkut tupoksi pelayanan pada pimpinan daerah

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB terus bertumbuh menjadi instansi pemerintah yang melayani langsung pimpinan daerah dan lintas sektor, baik di dunia nyata hingga berbagai urusan di dunia maya

BACA JUGA : KKN Mahasiswa UNU NTB Bersihkan Sungai di Lotim

Hal itu disampaikan Kepala Diskominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., M.M, menerima Kunjungan Studi Lapangan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan V Dan VI Tahun 2024 Kejaksaan RI, di Gedung Command Center Kantor Gubernur NTB, Mataram, Rabu (08/08/24). 

“Ini bisa jadi masukan yang baik juga bagi Kejaksaan. Karena kami melayani pimpinan dan berbagai instansi, dari level yang paling bawah hingga tertinggi,” jelas Najamuddin.

BACA JUGA : 10 Fenomena dalam Pilkada Serentak di NTB

Ia memaparkan dasar dan tupoksi Dinas Kominfotik NTB yang telah berdiri sejak tahun 2017. Diskominfotik NTB telah menerima  penghargaan, seperti penghargaan SPBE dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi peringkat 8 Nasional, peringkat 4 Nasisonal anugerah Keterbukaan Informasi Publik, dan berbagai penghargaan lainnya. 

Dalam kesempatan kunjungan ke Dinas Kominfotik NTB, Ketua Rombongan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan V Dan VI Tahun 2024 Kejaksaan RI, Vina Rinjani menjelaskan, Kejaksaan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menyempurnakan berbagai inovasi yang telah dijalankan. 

BACA JUGA : Indonesia Emas 2045, Tergantung Penyiapan Sumber Daya Manusia

“Terimakasih atas kesempatan ini. Semoga kita bisa berkolaborasi untuk terciptanya berbagai inovasi di masa yang akan datang,” tandasnya.novita/her

 




Calon Paskibra NTB Diingatkan terkait Perilaku dan Jejak Digital 

Dr Najamuddin ingatkan Calon Paskibra NTB, agat tidak ketergantungab dengan perilaku digital yang salah

MATARAM.LombokJournal ~ Literasi digital sangat penting dan dibutuhkan bagi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Nusa Tenggara Barat (Calon Paskibra NTB) yang merupakan siswa SMU dan generasi Z untuk bekal menghadapi tantangan zaman. 

BACA JUGA : Dinas Kominfotik NTB Terima Kunjungan Kejaksaan NTB

Mengingatkan calon Paskibra NTB bahwa Smartphone (gawai) itu hanya alat untuk memudahkan aktifitas dan tidak malah ketergantungan dengan perilaku digital yang salah
Dr Najamuddin Amy

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Dr Najamudin Amy, di hadapan 28 orang calon Paskibra NTB 2024 mengingatkan terkait  memperlakukan gawai atau smartphone. Menurutnya, informasi hoax, jebakan judi online, pinjaman online ilegal hingga maraknya penyalahgunaan data pribadi maupun jejak digital yang merugikan, dimulai dari bagaimana memperlakukan gawai sebagai alat. 

“Smartphone (gawai) itu hanya alat untuk memudahkan aktifitas dan tidak malah ketergantungan dengan perilaku digital yang salah. Era digital akan menjadi kekuatan sekaligus kelemahan bagi generasi Z yang tidak memiliki kecakapan yang cukup,” ujarnya di hadapan calon Paskibra, di Aula BPSDM Mataram dalam kegiatan Diklat Paskibra 2024, Rabu (07/08/24). 

Menyinggung visi Indonesia digital dan indeks literasi NTB dalam upaya transfomasi digital, ia juga memberi penjelasan segaligus peringatan.

BACA JUGA : Smelter PT AMNT Meningkatkan Kejahteraan Masyarakat NTB 

Pengguna teknologi gawai dan jaringan internet seharusnya memiliki pilar etika, keamanan dan budaya digital,  dari kebiasaan sehari hari berinteraksi dengan internet yang akan menjelma menjadi peradaban yang baik. 

“Kelemahannya jika tak memiliki kecakapan maka generasi Z cenderung individualis, egois, bergantung pada gawai, kurang berinteraksi dan mengumbar aktifitas di media sosial sehingga menimbulkan kemalasan sosial,” sebutnya. 

Dengan menjaga pilar digital diatas, maka generasi Z justru akan dapat mengatasi tantangan era digital dan memanfaatkannya dengan baik. 

Ia berharap, para calon Paskibra NTB yang terpilih dari seluruh SMU di NTB ini selain membanggakan dapat menjalankan tugas mewakili sekolah dan daerah.

BACA JUGA : Hasil Survei ISS Pilgub NTB : GASMAN Melesat

Dan sebagai lulusan Paskibra juga memiliki kecakapan digital yang tidak merugikan diri sendiri maupun lingkungan. jm/her

 

 




Bengkel Aktor Mataram Pentaskan Lakon KEMARUK

Tidak seperti biasanya, kali ini Bengkel Aktor Mataram menguliti watak kekuasaan dengan ungkapan telanjang

lombokjournal.com ~  Bengkel Aktor Mataram atau Teater BAM dalam produksi ke 62 mementaskan lakon ‘Kemaruk’, mengupas cara-cara licik bekerja untuk mempertahankan kekuasaan. Pementasan ini merupakan lakon bertema kritik sosial politik yang paling uptodate.

Tidak seperti biasanya, Bengkel Aktor Mataram yang selalu menyuguhkan kritik dengan pengungkapan yang bergaya satir dengan visual yang membuai, kali ini kelompok teater paling tua di Mataram (NTB) itu benar-benar menyampaikan kritik dengan ungkapan telanjang. 

BACA JUGA : Agus K Saputra Melakukan re-Kreasi dari Karya Visual

Dalam pentas lakon 'Kemaruk', Bengkel Aktor Mataram menyampaikan kritik dengan bahasa telanjang
Raja Kemaruk

“Persoalan yang konteksnya jelas dan hangat, isi kritik harus disampaikan apa adanya, penonton harus segera memahami isi pesan yang disampaikan” kata Kongso Sukoco sutradara senior usai pementasan.

Kemaruk secara bisa diartikan selalu ingin mendapat banyak, loba, rakus pada harta (dalam konteks lakon ini bisa dimaknai rakus pada kekuasaan) 

Lakon ‘Kemaruk’ yang dipentaskan tanggal 04 Agustus 2024 di Teater Tertutup Taman Budaya NTB malam, Lakon ini berkisah tentang penguasa yang menghalalkan segala kelicikan, agar bertahan berkuasa atau tetap mencengkeram kekuasaan. Penguasa yang selama ini bertampang (terkesan) bloon, ternyata sangat piawai mengelabui lawan bahkan kawan politiknya. 

Lakon ‘Kemaruk’ diminati 

Pementasan lakon “KEMARUK” produksi ke 62 yang dipentaskan Bengkel Aktor Mataram akhir Juli dan awal bulan Agustus, menarik perhatian penonton. Pada pementasan perdana tanggal 4 Agustus malam, gedung tertutup Taman Budaya sesak dipenuhi penonton, Saya agak telat datang ke gedung pertunjukan, terpaksa hanya kebagian duduk di lantai, depan kursi penonton paling depan. 

Rupanya lakon dengan mengangkat tema penguasa yang kemaruk kekuasaan, sangat diminati penonton. Bengkel Aktor Mataram dengan mementaskan lakon ini menghadirkan narasi yang relevan dengan kondisi sosial-politik di tengah kecamuk Pemilihan Presiden. Meski pementasan itu ‘kontekstual’ namun bungkus estetika teaternya masih kental. 

Syahdan, seorang raja yang semula dikenal bersahaja, adil dan bijaksana, saat usia menua dan menyiapkan diri untuk ‘lengser keprabon’, perlahan wataknya berubah menjadi semena-mena dan menghalalkan cara agar tetap mencengkeram kekuasaan. Menjelang undur dari kekuasaan ia tiba-tiba gelisah. Ia dihantui ketakutan karena itu akhirnya harus berlaku menghalalkan cara untuk mempertahankan tahta yang semakin goyah. 

Sang penguasa, Raja di kerajaan antah berantah, merasa kekuasaannya terancam oleh para bangsawan, rakyat, bahkan dengan sekutunya sendiri. Dalam kegalauannya, ia akhirnya menghalalkan segala cara – menabrak awiq-awiq sosial – agar tetap mencengkeram kekuasaan. Untuk mempertahankan kekuasaannya, ia menggunakan tipu daya, kekerasan hukum pada aparatnya sendiri, hingga pengkhianatan.

BACA JUGA : Buku Puisi “Amerikano” Tur di 10 Titik di Pulau Lombok

Karakter yang Menggugah

“Sekarang semua orang tau bahwa aku bukan plonga plongo, kalianlah yang sebenarnya plonga plongo, karena tiba-tiba merasa jadi bodoh,” kata Raja. Dialog itu disampaikan Asta Bajang, aktor yang menggambarkan watak Raja saat berdialog dengan penasehat yang penjilat. 

Sutradara lakon ‘Kemaruk’, Kongso Sukoco, membagi panggung menjadi dua area yang masing-masing wataknya berseberangan. Sebelah kiri panggung (dari sudut pandang penonton) merupakan area permain Raja dan Penasehat Licik-nya. Dengan set panggung yang menyiratkan tahta yang agung.

Sedang sebelah kanan panggung area panggung merupakan area para oposan yang menentang Raja, yang dipimpin Sulastri dan Sadila. Meski penata set Muhammad Zaini hanya memanfaatkan reng dan trap dan sepotong kain, namun tersirat kesan tempat yang keras dan melawan.  Secara teknis pembagian panggung menjadi dua area ini menarik, karena menjaga tempo permainan tidak lamban, irama terjaga, pertunjukan jadi padat mengalir.. 

Cerita dibuka dari dialog Raja yang berhasil menjalankan siasat untuk mempertahankan kekuasaan. Siasatnya itu membuat para penentangnya terperanjat dan tak menduga, akhirnya membuat lawannya tak berkutik. Ancaman dari penentangnya berhasil dilumpuhkan. Meski sebagian besar pemain masih punya jam terbang terbatas di atas panggung namun sutradara, Kongso Sukoco, berhasil membangun suasana licik penuh muslihat dengan pencahayaan remang dan iringan musik arkodion yang mengiris. 

Sejak awal, penonton sudah diajak menyelami psikologi penguasa yang dihantui rasa takut kehilangan kekuasaannya. Drama pun bergerak dengan ungkapan kata-kata yang menusuk namun tetap dengan gaya segar menggelitik.

Di sinilah penonton disuguhi permain menarik para aktor, misalnya Asta Bajang yang memerankan Raja, layak diacungi jempol. Transformasi karakter dari seorang raja yang tenang menjadi sosok yang paranoid terlihat sangat alami dan penuh intensitas. Setiap gerak-geriknya menggambarkan betapa akal bulus sang raja hingga rela melakukan hal-hal licik demi mempertahankan singgasananya.

Di sisi lain, karakter pendukung seperti para warga, yang diperankan oleh Susan Damayanti, Meisyi dan Nurul Maulida Utami, menjadi antitesis dari Raja. Para warga mewakili suara hati nurani yang menyindir sekaligus mengingatkan raja agar tidak tersesat dalam ambisi buta. Namun, perjuangan itu  perlahan tenggelam oleh kekerasan hati sang penguasa.

Harus diakui, permainan Dende Dila yang memerankan Sadila, tokoh perlawanan dan Wulan Zein yang memerankan Sulastri, patut diancungi jempol. Keduanya yang kerap bertentangan taktik dan strategi perlawanan, menyuguhkan adegan yang menawan. Permainan dua tokoh oposan itu kekuatan karakter perempuan.

Pesan Moral, Visual dan Tata Panggung 

Visualisasi panggung yang berhaja namun memberi impresi mendalam menjasi salah satu kekuatan utama pementasan in. Tata panggung yang megah di awal cerita dengan singgasana sebagai pusat perhatian, perlahan-lahan berubah menjadi gelap dan kusam seiring dengan makin merosotnya  moral sang raja. 

BACA JUGA : Arsvita Program Over Act Theater untuk Perluas Referensi Teater

Penggunaan pengiring musik hidup di panggung belakang yang dimainkan Kholik dan Azmi memberikan efek dramatis, khususnya lagu-lagu yang menggambarkan penguasa yang mengangkangi kekuasaan. Seolah-olah menggambarkan bahwa sang raja tidak hanya memerangi musuh-musuh politiknya, tetapi sekaligus memberangus kawan dan sekutunya.

Pencahayaan dan penggunaan warna-warna gelap semakin menambah suasana muram, terutama pada adegan-adegan ketika Raja mengungkapkan penghianatan pada orang-orang yang semula menjadi sekutunya. Ungkapan raja adalah momen yang sangat emosional, di mana penonton bisa merasakan kehancuran moral yang dialami sang penguasa.

Melalui lakon “Kemaruk”, penonton diajak merenungkan betapa penguasa yang licik, dalam kenyataan tidak selalu berakhir dengan keruntuhan. Raja tetap berkuasa, dan para penentangnya harus mengambil nafas panjang.

“Kelicikan Raja berhasil memenangkan peperangan ini,” kata Penasehat Licik sang Raja.

Dalam lakon ini menyiratkan pesan bahwa kekuasaan yang didasarkan pada rasa takut dan pengkhianatan hanya akan membawa kehancuran moral, baik bagi pemerintahan penguasa maupun bagi rakyatnya. Pementasan ini juga menyentil sisi gelap manusia yang sering kali menghalalkan segala cara demi mempertahankan apa yang dimiliki, tanpa mempertimbangkan akibat jangka panjangnya.

Penonton bisa dengan mudah mengaitkan kisah ini dengan fenomena-fenomena politik kontemporer, di mana kekuasaan sering kali disalahgunakan dan dijaga dengan cara-cara yang tidak etis.

Saat ini Bengkel Aktor Mataram merupakan kelompok teater paling senior di Mataram (NTB)
Pendukung Bengkel Aktor Mataram

Tontonan lakon “Kemaruk ” adalah pementasan teater yang tidak hanya memikat dari segi visual dan alur cerita, tetapi juga menawarkan kritik sosial yang tajam. Dengan penyutradaraan yang kuat, tata panggung yang impresif, serta alur yang penuh intrik, lakon ini berhasil menghidupkan cerita tentang ambisi kekuasaan yang tak terkendali dengan sangat baik. 

Bengkel Aktor Mataram dengan keterbatasan aktor dan aktrisnya, tetap berhasil menyuguhkan pementasan yang patut diapresiasi dan tentu saja memberikan refleksi mendalam tentang kekuasaan dan tanggung jawab kemanusiaan 

“Saya memang masih konvensional, masih menganggap ‘drama’ tetap menjadi pilar yang menegakkan struktur teater. Saya selalu berpijak dari kisah sastra,” itulah pengakuan Kongso Sukoco dalam percakapan dengan penulis. Roman Syair

 




Hasil Survei ISS Pilgub NTB 2024: GASMAN Melesat 

Elektabilitas GASMAN ungguli Iqbal-Dinda, ini hasil survei Indo Survei dan Strategy jelang Pilgub NTB 2024

MATARAM.LombokJournal.com ~ Indo Survey dan Strategi (ISS) merilis hasil survei untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2024. ISS memotret peta elektoral-elektabilitas sejumlah figur yang akan berlaga di Pilgub NTB 2024. 

BACA JUGA : 10 Fenomena Dalam Pilkada Serentak di NTB

Tabel hasil survei menunjukkan pasangan Gita Ariadi-Sukiman melesat
Hasil survei ISS

ISS memotret popularitas, elektabilitas personal figur, kemudian membuat sejumlah simulasi pasangan calon. Baik skema empat paslon, tiga paslon, hingga dua paslon (head to head).

BACA JUGA : Indonesia Emas 2045 Tergantung Penyiapan Sumber Daya Manusia

Berikut hasil survei lengkap ISS untuk Pilgub NTB 2024

Popularitas tokoh:

Zulkiflimansyah 72 persen

Sitti Rohmi Djalillah 71,6 persen

Suhaili 69,2 persen

Lalu Gita Ariadi 57,8 persen

Sukiman Azmy 42,5 persen

Lalu Muhamad Iqbal 36,1 persen

Indah Dhamayanti Putri 30,2 persen

Mohan Roliskana 25 persen

Lalu Pathul Bahri 24,8 persen

Musyafirin 17,8 persen

Top of Mind tokoh:

Zulkieflimansyah 14,2 persen

Sitti Rohmi Djalillah 8,1 persen

Suhaili 7,3 persen

Lalu Gita Ariadi 7 persen

Lalu Muhamad Iqbal 6,4 persen

Sukiman Azmi 6,1 persen

Indah Dhayanti Putri 4,2 persen

Musyafirin 1,3 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 12,6 persen

Elektabilitas (keterpilihan) potret terkini:

Zulkieflimansyah 25,9 persen

Sitti Rohmi Djalillah 11,7 persen

Suhaili 11,6 persen

Lalu Gita Ariadi 9,4 persen

Lalu Muhamad Iqbal 7,1 persen

Sukiman Azmi 6,8 persen

Indah Dhayanti Putri 5,3 persen

Musyafirin 1,3 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 19,5 persen

Elektabilitas calon gubernur (simulasi 4 nama)

Zulkieflimansyah 27,4 persen

Sitti Rohmi Djalillah 17,1 persen

Lalu Gita Ariadi 15,3 persen

Lalu Muhamad Iqbal 13,6 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 26,6 persen

Elektabilitas calon gubernur (simulasi 3 nama)

Zulkieflimansyah 32,9 persen

Sitti Rohmi Djalillah 21,7 persen

Lalu Gita Ariadi 17,5 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 27,8 persen

Elektabilitas calon gubernur (simulasi 3 nama)

Zulkieflimansyah 33,7 persen

Sitti Rohmi Djalillah 22,5 persen

Lalu Muhamad Iqbal 20,1 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 23,7 persen

Elektabilitas calon gubernur (simulasi 3 nama)

Zulkieflimansyah 36,4 persen

Lalu Gita Ariadi 24,6 persen

Lalu Muhamad Iqbal 17,3 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 21,6 persen

Elektabilitas calon gubernur (simulasi 3 nama)

Sitti Rohmi Djalillah 30,2 persen

Lalu Gita Ariadi 25,1 persen

Lalu Muhamad Iqbal 18,9 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 25,7 persen

Elektabilitas calon wakil gubernur (potret terkini)

Suhaili 21,8 persen

Sukiman Azmi 19,7 persen

Indah Dhamayanti Putri 12,7 persen

Musyafirin 9,2 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 18,1 persen

Simulasi 4 pasangan calon:

Zul-Uhel 29,7 persen

Rohmi-Firin 19,9 persen

Gita-Sukiman 16,3 persen

Iqbal-Dinda 12,2 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 21,9 persen

Simulasi 3 pasangan calon:

Zul-Uhel 35,7 persen

Gita-Sukiman 23,6 persen

Iqbal-Dinda 18,6 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 22,1 persen

Simulasi 2 pasangan calon (head to head)

Zul-Uhel 43,8 persen

Rohmi-Firin 30,4 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 25,8 persen

Simulasi 2 pasangan calon (head to head)

Zul-Uhel 38,7 persen

Gita-Sukiman 32,1 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 29,2 persen

Simulasi 2 pasangan calon (head to head)

Zul-Uhel 42,4 persen

Iqbal-Dinda 29,1 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 28,4 persen

Direktur Strategi dan Operasional ISS, Karyono Wibowo menerangkan bahwa survei tersebut memiliki 880 responden yang diambil dengan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of erorr) -+ 3,37 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan metode wawancara pada tanggal 20-25 Juli 2024.

Secara umum, Karyono berpandangan Pilgub NTB 2024 masih cukup dinamis. Setiap figur atau paslon, tidak bisa mengeklaim sebagai paslon yang strong (kuat). 

“Dari temuan kami, Pilgub NTB masih sangat cair, dinamis. Pergerakan dan migrasi pemilih masih sangat bebas. Maka, para paslon tidak boleh ada yang terlampau jumawa,” kata Karyono saat sesi konferensi pers usai merilis hasil survei di Astoria Hotel Mataram pada Jumat (02/08/24).

Perubahan atau migrasi pilihan itu menurutnya disebabkan banyak hal. Seperti penetrasi politik ke akar rumput, gempuran money politik, serta visi-misi. 

BACA JUGA : Smelter PT AMNT Meningkatkan Kewsejahteraan Masyarakat NTB

“Kalau visi misi ini biasanya pemilih kritis,” bebernya.

Di tempat yang sama, Peneliti Pusas Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (PusDek) UIN Mataram Dr Ihsan Hamid menjelaskan, apa arti dari tingkat persentase  ekektabilitas di atas? 

Zul dan Rohmi selaku mantan petahana berdasarkan hasil survei belum mencapai ekektabilitas 51 persen, artinya sangat mudah untuk dikalahkan (menurut teori survei dimanapun di dunia ini). 

“Lalu siapa yang paling potensial untuk mengalahkannya? Tentu elektabilitas yang terdekat keduanya, yaitu GASMAN dengan 16,3 persen. Bahkan dengan MoE 3.7, sebenarnya Gasman dan Rohmi berada pada posisi +/- sama. Bila 16,3 persen ditambahkan 3,7 persen, maka GASMAN berada pada 20 persen, Iqbal-Dinda 15.9 persen, Zul dikurangi 3,7 menjadi 26 persen, dan Rohmi ditambah 3,7 menjadi 23,6 persen,” paparnya. 

Kesimpulan, pertama; Dari hasil survei Indo Survey dan Strategy , dua posisi teratas selaku petahana hampir pasti dapat dikalahkan oleh GASMAN; kedua Iqbal-Dinda terlalu berat untuk bisa bersaing dengan dua paslon teratas maupun dengan GASMAN.

“Lalu apa yg ditakuti dan ditunggu oleh GASMAN untuk tidak maju melaju? Apa maju melaju cukup hanya sampai di sini? Miq Molah yang membuat diksi ini, ayo buktikan kalau maju melaju ini tidak menjadi Malu Melaju,” paparnya. me

 




KKN Mahasiswa UNU NTB Bersihkan Sungai di Lotim

Program clean up day KKN Mahasiswa UNU NTB melakukan bersih-bersih sungai di kelurahan Rakam, Lombok Timur,  nmembersihkan sampah sungai 

SELONG.LombokJournal.com ~ Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU NTB)  menyelenggarakan program Clean Up Day di Lingkungan Batu Belek Barat, Kelurahan Rakam, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, pada Rabu (31/07/24). 

BACA JUGA : Smelter PT AMNT Mewningkatkan Kesejahteraan Masyarakat NTB

Sampah menumpuk yang dibersihkan KKN Mahasiswa UNU NTB

Kegiatan ini menjadi program unggulan dalam rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UNU NTB dalam menjawab keresahan terkait persoalan sampah. Kegiatan clean up day yang melibatkan masyarakat sekitar itu didukung oleh pemerintah kelurahan Rakam dan pihak Polisi Pamong Praja Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan kelompok mahasiswa UNU NTB yang komandoi oleh Muhammad Zulfikri mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan indah. 

Ide ini muncul dari keresahan mereka saat menyaksikan banyaknya sampah yang menumpuk menutupi laju aliran sungai di lingkungan Betu Belek. 

“Pada kesempatan ini saya mecoba mengajak masyarakat di kelurahan Rakam untuk bergandengan tangan, menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan indah. Ajakan ini sebenarnya bermula dari keresahan kami karena adanya tumpukan sampah di berbagai sudut kampung bahkan di sungai,” ucap Zulfikri sapaan akrab Muhammad Zulfikri saat dijumpai klikers (31/07/24)

BACA JUGA : 10 Fenomena dalam Pilkada Serentak di NTB 

Sungai yang sebelumnya bisa digunakan sebagai tempat bermain masyarakat tampak diabaikan karena sampah yang menumpuk. Hal itu hanya sedikit gambaran yang dapat dipotret menyoal dampak sampah terhadap lingkungan. 

“Sungai itu menurut warga sebelumnya bersih. Biasanya anak-anak pada bermain dan berenang di sungai itu. Tapi beberapa tahun terakhir sudah tidak ada lagi anak-anak yang mau bermain di sana.” Jelas Zulfikri 

Kegiatan sederhana yang dilaksanakan dalam waktu yang terbatas itu, diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya. 

“Kami sadar, kegiatan ini hanya sementara saja. Hanya saja kami berharap dari langkah kecil dan sederhana ini, setidaknya dapat membangkitkan semangat masyarakat khususnya di kelurahan Rakam ini untuk terus menjaga lingkungannya di masa mendatang,” lanjut Zulfikri

Menurut Dewi Puspita Ningsih,M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan KKN mahasiswa UNU NTB ini diselenggarakan untuk memperkenalkan mahasiswa pada lingkungan nyata. Tujuannya adalah untuk membangun dan meningkatkan empati mahasiswa terhadap lingkungan. 

“KKN mahasiswa ini kan tujuannya untuk membangun dan meningkatkan empati mahasiswa terhadap lingkungan nyata salah satunya. Sebagai pendamping mereka di lapangan, saya hanya memberikan stimulant bagi mahasiswa untuk merancang program tersebut,” jelas Dewi saat dijumpai di tempat berbeda, Mataram (02/08/24)

Di dalam perancangan program mahasiswa hanya didorong untuk dapat melihat lebih dekat kondisi lingkungan secara nyata. 

Menangkap berbagai persoalan untuk bersama-sama, KKN Mahasiswa UNU NTB merancang program sebagai solusi bagi permasalahan di masyarakat. 

“Mereka sendiri yang memiliki ide untuk membuat Clean Up Day ini. Mereka berdiskusi berdasarkan latar belakang keilmuan yang dimiliki masing-masing untuk merancang kegiatan dan mengimplementasikannya sehigga menjadi solusi bagi permasalahan yang ada,” jelas Dewi   

BACA JUGA : Indonesia Emas 2045 Tergantung Penyiapan Sumber Daya Manusia 

Dewi sendiri tidak berekspektasi terlalu tinggi terhadap kegiatan ini. Ia berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat di kelurahan Rakam. 

“Sederhana saja untuk kegiatan ini, paling tidak melalui kegiatan sederhana ini mahasiswa dapat menggugah kesadaran masyarakat di kelurahan Raka mini untuk terus menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat,” ungkap Dewi

Sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak, Kabupaten Lombok Timur memang memiliki urgensi dalam penanganan sampah. Masalah sampah itu tentu akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di masa mendatang. 

Jika hal itu dibiarkan hal itu akan menjadi permasalahan besar di masa mendatang. Tidak hanya persoalan kebersihan lingkungan, melainkan juga dampaknya pada kesehatan masyarakat. Fik