Insan Pers Diajak Terus Kembangkan Kemampuan

Membuka Konferwil AMSI NTB, Gubernur Zulkieflimansyah menghimbau agar kegiatan insan pers yang tergabung dalam organisasi AMSI tingkat Nasional bisa diselenggarakan di NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, mengajak seluruh insan pers yang berada di NTB untuk terus mengembangkan kemampuannya agar menjadi insan pers yang hebat. 

Hal tersebut disampaikannnya saat membuka kegiatan Konferwil Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) NTB ke-2 di Fave Hotel Mataram, Sabtu (11/02/23). 

BACA JUGA: Pemprov NTB Bisa Wujudkan The Gateway to Global Market  

Buka Konferwil AMSI, Gubernur NTB ajak insan pers jangan hanya bermain di kolam yang kecil

“Wartawan-wartawan kita ini hebat semua, mereka pernah menjadi ketua organisasi di kampus hingga aktivis, jangan hanya berada di kolam yang kecil, jangan stag disini mari kembangkan kemampuan,” ajaknya.

Bang Zul panggilan akrab Gubernur juga menceritakan pengalamannya mengenai organisasi. Ia mengungkapkan organisasi yang besar pasti mengalami pasang surut dalam berorganisasi.

“Saya yakin jika AMSI melewati hal ini, maka kedepannya AMSI akan menjadi organisasi yang besar kedepannya,” ujarnya.

Di akhir sambutannya ia menghimbau untuk kegiatan AMSI tingkat nasional bisa digelar di NTB. Ia meyakini bahwa NTB akan menyajikan hal-hal indah dan tak terlupakan.

Ketua AMSI NTB, TGH Fauzan Zakaria dalam sambutannya mengucapkan terima kepada Gubernur telah bersedia hadir membuka kegiatan kali ini. 

Ia juga menyampaikan, Konferwil ke-2 kali ini menghadrikan orang-orang yang hebat di bidangnya.

“Acara ini sederhana namum bobotnya luar biasa, dengan kegiatan ini kami berharap dapat menciptakan ekosistem media yang sehat di NTB,” ujarnya.

BACA JUGA: Modus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Makin Beragam

Hadir dalam kegiatan ini, Sekjen AMSI Pusat, Kepala Dinas Kominfotik NTB dan anggota AMSI Provinsi NTB.***

 

 




Mars NTB Gemilang Kawal Rally Sepeda Bima-Mataram

Rally sepeda Bima-Mataram yang dikawal mars NTB Gemilang untuk promosikan pariwisata NTB

BIMA.LombokJournal.com ~ Lagu Mars NTB Gemilang Berkumandang kawal Rally sepeda Bima – Mataram. 

Rally sepeda yang dikawal Dinas Kominfotik Provinsi NTB tersebut resmi dilepas di Kantor Walikota Bima, Sabtu (11/02/23). 

BACA JUGA: Event Budaya Nau Nyale Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Mars NTB Gemilang kawal rally sepeda Bima-Mataram

Sebanyak 80 Peserta akan menempuh jarak 450 kilometer selama tiga hari dari 11 – 13 Februari 2023 yang kawal Mars NTB Gemilang

Mewakili Walikota Bima, Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kota Bima, Erwin Rahadi, berharap semua peserta dapat mengikuti kegiatan rally sepeda NTB Gemilang dengan lancar, aman dan selalu menjaga kesehatannya sepanjang rute yang ditempuh.

“Semoga kegiatan ini menjadi ajang untuk promosikan pariwisata di seluruh NTB,” harapnya saat melepas peserta Rally Sepeda NTB Gemilang.

Sementara itu, Ketua Panitia acara, Abdul Aziz menjelaskan, event Rally sepeda NTB Gemilang diikuti oleh seluruh komunitas sepeda NTB dan dari Jakarta. 

Dari 80 Peserta yang ikut, sebanyak 78 peserta dari NTB dan dua peserta dari Jakarta. 

“Dipastikan 80 peserta sudah resmi dilepas.  Sebanyak 78 orang peserta laki-laki dan dua orang perempuan. Mereka siap menaklukan Rute dari ujung timur hingga barat Provinsi NTB” jelasnya.

Ia menjelaskan, rally sepeda NTB Gemilang juga dalam rangka meramaikan HUT NTB, namun sempat tidak diselenggarakan sejak gempa bumi dan Covid-19 melanda. 

Tahun ini merupakan  yang keempat kalinya yang dimulai sejak tahun 2014.

Kemudian Rally sepeda ini dibagi menjadi dua etape. Etape pertama akan dilaksanakan pada 11 Februari 2023 dengan start dari kantor Wali Kota Bima dan Finish di Kantor Bupati Sumbawa. 

Kemudian dilanjutkan dengan etape kedua pada 12 Februari 2023 dengan rute Kantor Bupati Sumbawa dan finish di Kantor Gubernur NTB.

BACA JUGA: Gubernur NTB Sampaikan, Pengiriman PMI Wajib Bersama Keluarga 

“Alhamdulillah semua peserta dipastikan dalam keadaan sehat dan bugar. Mereka siap untuk menaklukkan rute sepanjang 450 kilometer,” tambahnya.

Event rally sepeda NTB Gemilang akan dikawal terus oleh mobil Calling milik Dinas Kominfotik serta mobil panwal Patroli Polres dari setiap Kabupaten/Kota yang akan dilewati peserta Rally sepeda.***

 




Pemprov NTB Bisa Wujudkan The Gateway to Global Market

Lombok International Modest Fashion Festival (LIMOFF), perkenalkan Pemprov NTB punya geliat industrialisasi fashion dan kuliner

LOBAR.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menggelar Kick off The Launching of Lombok International Modest Fashion Festival (LIMOFF), yang akan diadakan pada tanggal 6 -9 Juli 2023,  bertajuk “Limoff Making Lombok As The Gateway to Global Market“.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan Provinsi NTB yang mempunyai  geliat industrialisasi dengan ciri khas,  yang tidak hanya dari segi pariwisata tapi juga dari segi fashion dan kuliner. 

BACA JUGA: Event Budaya Bau Nyale Bisa Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Pemprov NTB punya geliat industrialisasi di fashion dan kuliner

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan, Provinsi NTB dapat mewujudkan The Gateway to Global Market, dikarenakan hadirnya LIMOFF di NTB. 

Hal ini tentu mampu mendukung adanya berbagai Event Global yang juga akan berlangsung, seperti halnya MXGP. 

“Kegiatan ini penting karena akan ada juga beberapa event, seperti MXGP yang akan berlangsung pada bulan Juli, tentu sangat tepat bila disandingkan dengan event – event berkelas seperti LIMOFF,” tutur Bang Zul saat memberikan sambutan di Hotel Merumatta Senggigi, Sabtu (11/02/23). 

Bang Zul juga mengungkapkan, NTB  mampu menjadi pusat fashion busana muslim dengan berbagai corak ciri khas yang dimiliki setiap daerah di Kabupaten Kota se – NTB. 

“Saya melihat pakaian yang ada di NTB memiliki berbagai corak disetiap daerah dan tentu itu nilai yang sangat bagus untuk disampaikan,” ujar Bang Zul.

Sementara itu, Ketua TP – PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengatakan, Fashion Show Internasional hadir di NTB.Tentu saja ini diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada brand lokal untuk bisa diperkenalkan dipenjuru dunia. 

“Kita harapkan menjadi lokal brand yang ada di Lombok serta memberikan kesempatan kepada kita untuk menunjukkan kearifan lokal kekayaan budaya kita yang luar biasa,” ungkapnya. 

Bunda Niken juga menuturkan, NTB memiliki keindahan alam, kekuatan budaya, produk – produk kerajinan yang luarbiasa indah. 

BACA JUGA: Gelar Pilah Sampah Meriah, Sambut Hari Peduli Sampah

“Apa yang dimiliki oleh Provinsi NTB ini adalah sebuah potensi yang sangat besar yang bisa kita optimalkan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut juga menampilkan fashion show yang dipersembahkan oleh Nalani x Cindy Lavina dan QV Tenun Lombok x Viviana.***

 

 

 




Kisah Bocah Gembala tentang Seekor Srigala

Ada kisah anak gembala yang kerap iseng minta tolong, padahal tidak ada bahaya apa pun,  karena itu saat ia benar-benar menghadapi bahaya penduduk desa pun tak menolongnya

LombokJournal.com ~ Ada seorang anak gembala yang harus menjaga sekawanan domba. Suatu hari, ia merasa bosan dan memutuskan untuk mempermainkan penduduk desa. Tanpa sebab tiba-tiba ia berteriak, “Tolong! Ada serigala! Ada serigala!”
Penduduk desa yang mendengar teriakannya bergegas menuju ke arahnya bermaksud menolong. Sesampai di tempat itu, mereka bertanya, “Di mana serigala itu?”
Bocah gembala itu tertawa keras, “Ha, Ha, Ha! Aku sengaja memainkan kalian semua untuk mengisi kebosananku saja.” Para penduduk menggerutu oleh cara bocah gembala itu memainkan mereka.
Beberapa hari kemudian, bocah gembala itu memainkan trik ini lagi. Sekali lagi dia berseru, “Tolong! Tolong! Ada serigala! Ada serigala!”
Sekali lagi, penduduk desa bergegas ke atas bukit untuk membantunya, namun sekali lagi mereka menemukan bahwa anak laki-laki itu telah menipu mereka. Mereka sangat marah oleh kebohongan yang diulang.
Tak lama setelah itu, seekor serigala pergi ke ladang dan menyerang sekumpulan domba. Anak gembala itu berlari menuju desa sambil berteriak, “Tolong! Tolong! Ada serigala! Ada serigala!”
Penduduk desa mendengar teriakan yang kali ini disertai oleh tangisan sang bocah tetapi mereka tertawa karena mereka pikir itu adalah trik lain. Mereka tak ingin dihongi lagi. Anak laki-laki itu berlari ke penduduk desa terdekat dan berkata, “Seekor serigala sedang menyerang dombaku. Aku memang berbohong sebelumnya, tapi kali ini aku bekata benar!”
Akhirnya, penduduk desa pergi juga untuk melihat apakah itu benar. Mereka melihat serigala melarikan diri dan terlihat banyak domba mati tergeletak di rumput.

Inspirasi dari KISAH ini:
Sulit untuk percaya pada seseorang yang sering berbohong, bahkan ketika dia sedang mengatakan yang sebenarnya. ***

BACA JUGA:




Event Budaya Bau Nyale, Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Penyelenggaraan event budaya yang unik, bisa mendatangkan wisatawan yang lebih banyak lagi.

LOTENG.LombokJournal.com ~  Event budaya seperti Bau Nyale menjadi trend kunjungan wisatawan yang harus diperbanyak. 

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vincentius Jemadu mengatakan itu di tengah acara Pesona Bau Nyale 2023 di Tanjung An, Kuta, Mandalika, Jumat (10/03/23).   

BACA JUGA: Pemprov NTB Respon Warga tentang Data Tanah di Mandalika 

Sekda NTB di tengah acara event Bau Nyale

“Trend wisata adalah mencari keunikan. Event budaya seperti Bau Nyale bisa mendatangkan wisatawan lebih banyak lagi,” ujarnya.

Di tempat sama, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariadi mengatakan, pembangunan pariwisata Nusa Tenggara Barat terutama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, akan terus berkembang dan membawa kesejahteraan  bagi masyarakat. 

“Spirit pengorbanan yang dicontohkan Putri Mandalika menjadi motivasi bagi masyarakat Kuta, yang menyerahkan lahannya untuk dikelola agar mendatangkan kesejahteraan bagi semua”, ujar Sekda NTB di Pantai Tanjung An, Kuta, Mandalika, Jumat.

Sekda mewakili Gubernur Nusa Tenggara Barat memberikan sambutan  pembukaan Festival Pesona Bau Nyale di Pantai Tanjung An yang juga dihadiri Gubernur Zulkieflimansyah.

Menurut Sekda, Mandalika menjadi pembuka salah satu dari  kharisma event nusantara nasional. 

Dalam rangkaian event Pesona Bau Nyale 2023 yang dihadiri Menteri Tenaga Kerja RI, Ida Fauziah, Bupati Lombok Tengah, para Kepala OPD Pemprov NTB, wisatawan, dan masyarakat umum yang datang untuk menangkap Nyale sebagai tradisi berusia ratusan tahun. 

BACA JUGA: Masalah Lahan di Mandalika dan Gili Trawangan Segera Tuntas

Dala acara it: u digelar pula penobatan Putri Mandalika yang dimenangkan Ni Luh Putu Ayu Heriyani, mahasiswi Poltekkes Mataram yang menyisihkan 87 peserta lainnya. ***

 




Modus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Makin Beragam

Saat ini, penggunaan teknologi untuk menjerat korban menjadi salah satu modus baru yang banyak digunakan oleh pelaku TPPO

LombokJournal.com ~ Pemerintah Indonesia memiliki komitmen memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang modusnya makin beragam, melalui kebijakan dan program kegiatan yang dilaksanakan untuk melindungi warga negaranya.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) selaku Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT PP TPPO) mengoordinasikan penanganan TPPO bersama dengan Kementerian/Lembaga  lainnya yang tergabung dalam anggota GT PP TPPO.  

BACA JUGA: Internet Harus Aman bagi Perempuan dan Anak-anak

Penegasan itu disampaikan Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KemenPPPA, Ratna Susianawati dalam Focus Group Discussion (FGD) Kebijakan Pencegahan dan Penanganan TPPO bagi Kementerian/Lembaga Anggota GT PP TPPO yang diadakan di Depok, Jawa Barat oleh KemenPPPA, pada 7-9 Februari 2023.

“Tujuan utama dari pertemuan ini adalah menegaskan komitmen bersama anggota GT PP TPPO Pusat dalam pencegahan dan penanganan TPPO, “ kata Ratna Susianawati..

Penguatan itu melalui koordinasi dan kerjasama peran masing-masing anggota GT PP TPPO dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Serta menyelaraskan program dan kegiatan sebagai implementasi Rencana Aksi Nasional (RAN) PP TPPO 2020-2024.

“Juga berbagi informasi terkait perkembangan isu, modus, dan praktik baik, serta strategi-strategi dalam pencegahan dan penanganan TPPO,” ujar Ratna dalam sambutannya.

Ratna juga menyampaikan poin-poin penting yang menjadi output dari pertemuan. Yaitu, komitmen sebagai anggota GT PP TPPO dalam pencegahan dan penanganan TPPO.

Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA), pada 2019- 2022, terdapat 1.545 kasus TPPO dan 1.732 korban TPPO. Pada 2019 terdapat 191 kasus dan 226 korban TPPO, sedang pada 2020 dengan 382 kasus dan 422 korban TPPO.

Selanjutnya pada 2021 tercatat 624 kasus dan 683 korban TPPO, serta pada periode Januari hingga Oktober 2022 terlapor sebanyak 348 kasus dan 401 korban TPPO. Berdasarkan data tersebut, mayoritas yang menjadi korban adalah kelompok rentan, perempuan dan anak. 

BACA JUGA: Gebyar Peduli Sampah, Sambut Hari Peduli Sampah

Uuntuk menjamin langkah sinergi dan berkesinambungan dalam pencegahan dan penanganan TPPO yang melibatkan Kementerian/Lembaga, sudah disusun Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang Tahun 2020-2024 (RAN PPTPPO 2020-2024).

Meskipun masih dalam proses pengundangan, namun pengimplementasian upaya pencegahan dan penanganan TPPO tetap berjalan. ***

 

 

 




Gubernur NTB Sampaikan Pengiriman PMI Wajib Bersama Keluarga

Kewajiban pengiriman tenaga kerja bersama keluarga disampaikan Gubernur NTB di hadapan Wakres dan Menaker

LOTENG.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB akan menerapkan pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Malaysia, pemberangkatannya harus bersama keluarga.

”Saya tidak akan mengirimkan tenaga kerja dari NTB tanpa didampingi keluarga anak-istri. Kami akan melarangnya,” kata Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.

Gubernur NTB mendampingi Wapres resmikan BLK Komunitas

BACA JUGA: Wapres Ma’ruf Amin Resmikan BLK Komunitas Secara Nasional

Menurutnya, beberapa pengusaha besar di Malaysia mengatakan, tenaga kerja di sana didominasi oleh pekerja dari NTB. Karena hal ini Gubernur NTB akan membuat aturan baru sekaligus memohon ijin agar usulan ini dapat diterima.

Gubernur Zulkieflimansyah mengungkapkan itu di hadapan Wapres Ma’ruf Amin dan Menaker  Ida Fauziyah, saat memberikan sambutan Peresmian BLK Komunitas dan Buka Festival Kemandirian di Pondok Pesantren Manhalul Ma’arif Nahdlatul Ulama Darek di Desa Darek, Loteng, Jumat (10/02/23).

Menurut Bang Zul, biaya hidup keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tidak bersama keluarga relatif mahal. Karena harus mengeluarkan biaya ekstra semisal biaya komunikasi. Belum lagi biaya hidup masing-masing di dua tempat berbeda. 

”Tapi kalau kirim anak NTB ikut bapaknya, ibunya juga mendampingi, saya tidak terkejut 30 atau 40 tahun yang akan datang Wali Kota, Gubernur, Menteri hingga Perdana Menteri Malaysia atau negara manapun bisa jadi karena anak PMI,” jelasnya.

BACA JUGA: Internet Harus Aman Bagi Perempuan dan Anak-anak

Diakhir sambutannya, ia mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Wapres dan Menteri Ketenagakerjaan karena telah memberikan perhatian yang besar kepada NTB.*** 

 

 




Wapres Ma’ruf Amin Resmikan BLK Komunitas Secara Nasional 

Gubernur NTB bersama Menteri Ketenagakerjaan RI dampingi Wapres KH Ma’ruf Amin membuka BLK Komunitas dan Festival Kemandirian

LOTENG.LombokJournal.com ~ Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin didampingi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Menteri Ketenagakerjaan RI meresmikan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas secara nasional, di Pondok Pesantren Manhalul Ma’arif Nahdlatul Ulama Darek di Desa Darek, Kecamatan, Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (10/02/23).

Selain itu Wapres juga membuka Festival Kemandirian BLK Komunitas. 

Wapres Ma’ruf Amin menyampaikan pemerintah telah memiliki strategi dalam hal memastikan SDM Indonesia agar memiliki kualitas dan kapabilitas, untuk beradaptasi dengan segala perubahan. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Sampaikan, Pengiriman PMI Wajib Bersama Keluarga

Salah satunya adalah penguatan eksistensi BLK Komunitas.

Wapres Ma'ruf Amin disambut para tokoh agama di Loteng

“Melalui BLK Komunitas diharapkan masyarakat dapat memperoleh keterampilan serta menekan angka pengangguran,” ucapnya.

Ia juga mengarahkan kepada Pemerintah Daerah agar konsisten mendukung keberadaan dan keberlangsungan BLK komunitasi di daerahnya masing-masing.

Sampai dengan saat ini telah terbangun 3.757 BLK Komunitas di seluruh Indonesia.

“Hari ini saya resmikan 846 BLK Komunitas saya nyatakan diresmikan, semoga melalu ini mampu mengelola dan memanfaatkan SDM dengan sebaik mungkin,” KATAnya.

Sementara itu Menteri Ketenagakerjaan, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si, dalam laporannya mengatakan, Kementeriannya terus berinovasi mencari cara terbaik.

Yaitu mencari terobosan yang inovatif, baik dalam teknis pelaksanaan pembangunan BLK Komunitas, maupun dalam pengembangan kurikulum pelatihan vokasi yang dapat diimplementasikan di BLK Komunitas. 

“Tentu saja terobosan pengembangan kurikulum pelatihan vokasi ini menyesuaikan dengan kondisi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri saat ini,” terangnya.

BACA JUGA: Pemprov NTB Respon Warga Soal Data Tanah di Mandalika

Ia pun berharap dengan adanya pengembangan kejuruan, BLK Komunitas dapat melakukan pelatihan sesuai dengan potensi daerah.

Sehingga keluaran pelatihan dari BLK Komunitas dapat terserap di dunia industri. Dan mendorong minat masyarakat untuk berwirausaha sehingga dapat menekan angka pengangguran.***

 




Pemprov NTB Respon Warga tentang Data Tanah di Mandalika

Pemprov NTB akan pro aktif memainkan fungsi sebagai jembatan komunikasi antara warga dan pihak ITDC soal lahan di Mandalika

MATARAM.LombokJournal.com ~ Komitmen Pemprov NTB terus memfasilitasi proses penyelesaian permasalahan lahan antara warga dengan PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

“Komitmen Gubernur jelas, Pemprov NTB merespon aspirasi warga yang menginginkan adanya sanding data. Masyarakat ingin mendapat informasi yang clear mengenai tanah yang masih dipersoalkan oleh masyarakat,” ujar Asisten III Setda NTB, H. Wirawan Ahmad.

BACA JUGA: Masalah Lahan di Mandalika dan Gili TRawangan Segera Tuntas

Hal ini disampaikan oleh Asisten III Setda NTB, selaku Ketua Tim Fasilitasi Pemyandingan Data Klaim Kepemilikan Tanah di KEK Mandalikadi ruang kerjanya, Kamis (09/02/23).

Selama ini, ITDC belum bisa membuka data yang diinginkan masyarakat karena harus mendapat izin dari Kementerian BUMN.

Gubernur NTB telah bertemu dengan Wakil Menteri  BUMN, minta agar data bidang tanah yang dipersoalkan oleh masyarakat dibuka secara transparan.

Usaha Gubernur NTB direspon dengan baik oleh Kementerian BUMN. 

Acara sanding data ini akan dilaksanakan di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, tanggal 14 Februari 2023 

“Acara sanding data ini akan mempertemukan kedua pihak untuk saling mendengarkan versi masing-masing dengan penuh respect atau menghargai satu sama lain,” harap Wirawan.

Setelah saling mendengar dan memahami, selanjutnya kedua belah pihak yang akan memutuskan langkah selanjutnya dalam penyelesaian masalah. 

Ia juga menengaskan, Pemprov NTB akan pro aktif untuk memainkan fungsi sebagai jembatan komunikasi antar kedua pihak.

BACA JUGA: Lahan Warga di Dalam Sirkuit Mandalika Segera Diselesaikan

Wirawan juga menginformasikan kegiatan ini nantinya akan dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi NTB. ***

 




Gebyar Pilah Sampah Meriah, Sambut Hari Peduli Sampah

Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi yang kembali jadi agenda bulanan bertema Gebyar Pilah Sampah

MATARAM.LombokJournal.com ~   Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional 2023, Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi bertema Gebyar Pilah Sampah berlangsung meriah di Lapangan kantor Gubernur NTB, Jum’at (10/02/23).

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyapa para peserta yang terdiri dari siswa dan siswi se-Kota mataram, masyarakat umum, serta para pegawai pemerintah lingkup Pemprov NTB. 

BACA JUGA: Pilah Sampah dari Rumah, Ciptakan Lingkungan Sehat

Acara Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi bertema Gebyar Pilah Sampah

Acara yang digelar sekaligus dalam momentum Hari Pers Nasional itu secara serentak juga digelar di Kabupaten Sumbawa Barat dan SMA SMK se NTB.

Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi kembali hadir sebagai agenda bulanan Pemprov NTB. Dan akan terus berlanjut dengan berbagai tema dan menghandirkan berbagai narasumber.

“Ini adalah agenda Bulanan kita untuk prpgram-program unggulan kita dan sudah dimulai dengan Kadis LHK program  zero waste,” tutur Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy.. 

Sementara itu, Kadis Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, Julmansyah menjelaskan berbagai ikhtiar Provinsi NTB dalam menangani sampah. 

Selain memperkuat sinergi dengan seluruh Kabupaten/Kota, Pemprov juga menggandeng beberapa negara untuk mengatasi masalah sampah. 

Denmark menjadi salah satu mitra kerjasama NTB dalam hal pengelolaan sampah dan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan. 

“Mohon doanya hari minggu kami bersama ibu Wakil Gubernur bersama Kepala Bapenda akan terbang ke London ke Nottingham untuk menandatangi MOU terkait isu-isu persampahan,” tandasnya. 

BACA JUGA: Kolaborasi Danone Indonesia, Soal Sampah hingga Stunting

Selain melakukan dialog, Gebyar Pilah Sampah juga diisi dengan berbagai penampilan atraktif dari siswa dan siswi SMA/SMK. Seperti penampilan pantomim, perkusi, serta fashion show dari sampah. ***