Pelabuhan Penyeberangan Lembar Akan Dikembangkan

Penandatanganan MoU pengembangan pelabuhan Lembar dilakukan, karena semua pihak bertanggung jawab atas program strategis Nasional untuk NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah apresiasi atas Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), antara Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dengan PT. ASDP Indonesia (Persero) tentang Pengembangan Pelabuhan Penyeberangan Lembar.

Hal itu disampaikannya saat menerima Silaturrahmi Direktur PT. ASDP Indonesia (Persero) bertempat di Aula Pendopo Wagub, Jumat (24/02/23).

BACA JUGA: Revitalisasi Pelabuhan Lembar, Pedagang Jangan Dilupakan

Wagub Ummi Rohmi mengapresiasi MoU tentang pengembangan pelabuhan Lembar

“Tentunya kita akan tanggung jawab atas program strategis Nasional untuk NTB karena semuanya itu untuk masyarakat,” puji Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Menurutnya, berkat kebersamaan, gotong royong semua pihak dan perhatian dari Pemerintah Pusat upaya menciptakan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat berlangsung terus menerus.

Sementara itu Direktur Utama PT. ASDP Indonesia, Ira Puspadewi menyampaikan pihaknya telah melakukan MoU dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. 

Dan bagaimana revitalisasi pelabuhan yang memanfaatkan aset-aset yang insyaallah Allah akan dihibahkan ke pihak ASDP.

“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi juga baik kabupaten dan provinsi, semangatnya sama untuk menciptakan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” katanya.

Dengan akses yang lebih baik maka pelayanan lebih unggul dan ekonomi menjadi berkembang. Ke depan akan ada beberapa area dikembangkan untuk UMKM.

BACA JUGA: Pemprov NTB Berupaya Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Turut hadir mendampingi Wagub, Asisten ll Setda NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi dan Kepala Dinas Perhubungan NTB, H. Lalu Mohammad Faozal. ***

 

 




Ekspedisi Rupiah, Distribusikan Rupiah ke Wilayah Terpencil

Dengan ekspedisi ini uang rupiah akan didistribusikan ke daerah terdepan, terpencil dan tertinggal di wilayah NTB

LOBAR.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur,  Hj Sitti Rohmi Djalillah bersama dengan perwakilan Bank Indonesia, Pangkalan Angkatan Laut, Korem, Polda dan stakeholder lain melepas tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat menggunakan KRI Singa, di pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok Barat, Jumat (24/02/23).

Ekspedisi itu akan singgah ke pulau Moyo, Pulau Bajo Pulau, Desa Pusu, Pulau Medang dan Pulau Maringkik untuk mendistribusikan uang rupiah ke daerah terdepan, terpencil dan tertinggal di wilayah NTB.

BACA JUGA: Pemprov NTB Berupaya Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Wagub NTB melepas ekspedisi rupiah pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok Barat

Distribusi uang rupiah hingga ke pelosok memperkuat ekonomi Nusa Tenggara Barat. 

Terlebih dengan pertumbuhan ekonomi NTB yang baik sebesar 7 persen di akhir tahun 2022 lalu. 

“Mudah mudahan dapat dipertahankan dengan kekompakan semua pihak, apalagi dengan program yang memastikan uang yang beredar berkualitas agar pemerataan sampai ke pelosok NTB,” ujar Wakil Gubernur NTB.  

Ketua Tim Ekspedisi, Marlison Hakim, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI mengatakan, mengingat pertumbuhan ekonomi NTB yang makin meningkat karena peredaran uang dan transaksi yang tinggi, ekspedisi menyasar pulau pulau terluar NTB dari target 17 propinsi dan 85 pulau. 

“Ini ekspedisi ketiga setelah Maluku dan Kalimantan Barat tahun ini. Rencananya, setiap tahun akan rutin melakukan ekspedisi ke NTB,” jelas Marlison. 

Sementara itu, Dadi Hartanto, Kepala Operasi Laut TNI AL mengatakan,  sinergi ini merupakan bentuk menjaga kedaulatan NKRI dengan bekerjasama melalui operasi rutin dan uang rupiah sebagai simbol kedaulatan dan identitas bangsa dan negara. 

“Karena TNI memiliki sarana memadai untuk menjangkau seluruh wilayah NKRI dalam pemenuhan kebutuhan rupiah,” ucapnya. 

BACA JUGA: Rakor Perhubungan “Membangun Konektivitas Maritim”

Hadir pula dalam pelepasan ekspedisi Rupiah Berdaulat, Forkopimda NTB, Lanud, Polairud, Pelindo, para pimpinan bank, Asisten I, Karo Keuangan dan Kadis Kominfo NTB. *** 

 

 




Pemprov NTB Berupaya Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Karo Perekonomian Pemprov NTB berharap, masyarakat melapor kalau ada yang menjual rokok yang ilegal

MATARAM.LombokJournal.com ~ Upaya memberangus peredaran peredaran rokok ilegal makin digencarkan.. 

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Bea Cukai Mataram gencar mensosialisasikan peredaran rokok ilegal kepada masyarakat luas termasuk Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI).

Kepala Biro Perekonomian Setda NTB Drs.H. Wirajaya Kusuma, MH  menghimbau, masyarakat harus mengerti dan mampu membedakan antara rokok legal dan Ilegal, yang sudah banyak beredar dan diperjualbelikan di masyarat luas.

BACA JUGA: Wagub NTB, Ummi Rohmi Ajak Berantas Rokok Ilegal

Pemprov NTB dan Bea Cukai Mataram sosialisasikan rokok ilegal

“Harapan kami masyarakat bisa membedakan, kemudian melaporkan ketika ada oknum-oknum yang ingin menjual rokok yang ilegal,” ungkap Wirajaya.

Ia mengatakan itu  saat mensosialisasikan gempur rokok ilegal, yang di rangkai senam bersama di lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB,  Jum’at (24/02/23).

Menurut Wirajaya, peredaran rokok ilegal tersebut berdampak pada pendapatan daerah serta  merugikan negara. 

Setelah kegiatan sosialisasi diharapkan ada penambahan pendapatan daerah melalui dana bagi hasil (DBCHT).

“Tahun lalu kita dapatkan sekitar tiga ratus dua puluh sembilan miliar,” katanya

Dari pihak Bea Cukai, Adi Harianto memaparkan, pabrik rokok yang legal harus memiliki Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC). 

Setelah menjelaskan ciri hingga cara mengenali rokok ilegal, ia mengajak semua yang hadir untuk bisa membedakan secara langsung dengan memeriksa contoh dari rokok-rokok yang disediakan.

“Tips pengenalan secara singkat ini harapannya nanti ketika ada yang coba menawarkan maka bisa menjawab dengan alasan yang tepat melalui ciri-cirinya,” ungkap Adi

Selain itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat akan menindak tegas apabila ada oknum yang kedapatan memperjualbelikan rokok yang ilegal.

” Resikonya ada di kalian sendiri, apabila Polpp atau beacukai datang dan ditemukan di kios maka barang kalian akan ditarik, jadi hati-hati jangan tergiur harga murah,” jelas Adi

Selanjutnya untuk meminimalisir peredaran rokok ilegal, pihak Bea Cukai Mataram menyediakan nomor kontak yang bisa dihubungi masyarakat apabila menemukan atau mengetahui barang ilegal tersebut. 

BACA JUGA: Jelang WSBK 2023, Pemprov NTB Gelar Operasi Katarak Gratis

“Kita sudah siapkan nomor kontak untuk masyarakat yang ingin melapor, silahkan dihubungi di nomor 081807945000,”.kata Adi

Dalam Kegiatan turut hadir Asisten II setda NTB dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah. ***

 

 




Rehab 25 Rumah Dana Aspirasi Senilai 500 Juta Rampung.

Rachmat Hidayat gelontorkan dana 500 juta melalui program Dana Aspirasi dari Kementerian Sosial untuk rehab rumah janda tua tidak mampu

LOBAR.LombokJournal.com ~ Program Rumah Sejahtera Terpadu (RST) senilai Rp 500 juta yang bersumber dari Dana Aspirasi, digelontorkan Rachmat Hidayat untuk memugar 25 rumah warga di Lombok Barat atau Gumi Patut Patuh Patju.

Hari Rabu (22/02/23), Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan itu meninjau kondisi rumah-rumah yang dipugar itu. 

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Apresiasi Atlet Porprov dari Kota Mataram

Rachmat Hidayat gelontorkan dana aspirasi untuk rehab rumah janda tua tidak mampu

Rumah-rumah yang dipugar itu lokasinya di Desa Kebon Ayu, Lombok Barat. Di desa ini saja, 17 rumah milik janda tua tidak mampu, dipugar menjadi rumah layak huni. Dananya melalui program Dana Aspirasi Rachmat Hidayat sebagai Anggota DPR RI dari Kementerian Sosial. 

Masing-masing rumah tesebut mendapatkan dana Rp 20 juta.

“Rumah itu kebutuhan dasar dalam melaksanakan peran sosial bagi kita semua. Saudara-saudara kita yang tidak mampu pun berhak atas rumah yang layak dan nyaman,” ujar Rachmat.

Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini mengatakan, ia senang bisa membantu meringankan beban hidup para janda yang tidak mampu tersebut. Rachmat menegaskan, janda yang tidak mampu wajid disantuni dan diberdayakan untuk memuliakan kehidupannya sesuai sunnatullah.

Ia termotivasi memberikan bantuan ke para perempuan kepala keluarga tidak mampu tersebut, karena kecendrungan populasi janda miskin di Lombok Barat terus meningkat setiap tahun. Tahun 2020 saja, jumlahnya sudah lebih dari 30 ribu.

Rachmat berjanji, akan meningkatkan aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat di Pulau Lombok yang tidak mampu dan hidupnya memprihatinkan. Tak kecuali para perempuan yang kini menjadi kepala keluarga.

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Bantu Ruang Kelas Baru untuk Ponpes di Lotim

“Tidak mungkin PDIP NTB sendirian menyelesaikan semua problem yang dihadapi masyarakat. Tapi setidaknya melalui program aspirasi ini menjadi stimulus meringankan beban pemerintah daerah dalam mengurangi problem kemiskinan warganya,” katanya.

Saat meninjau rumah-rumah yang dipugar itu, Rachmat didampingi Ketua DPD PDIP Lombok Barat, Lalu Muhammad Ismail yang juga Anggota DPRD Lombok Barat. Turut pula sejumlah Anggota DPRD Lobar dari PDIP seperti H Sardian.

Saat tiba di Desa Kebon Ayu, Rachmat disambut para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Lombok Barat dan sejumlah Kepala Dusun yang rumah warganya telah dipugar. 

Bersama-sama pejabat dari Kementerian Sosial, tim kemudian melihat sejumlah rumah yang pemugarannya telah rampung.

Kedatangan Rachmat disambut hangat para pemilik rumah. Pemilik rumah menyampaikan ucapan terima kasih. Buat mereka, perhatian besar yang diberikan Rachmat sungguh tak ternilai.

“Hidup kami sekarang sudah tenang dan nyaman,” kata salah seorang penerima bantuan yang rumahnya sudah rampung.

Inaq Narasah dari Dusun Penarukan Lauk, salah seorang penerima bantuan yang rumahnya juga dipugar mengatakan, dirinya senang kini bisa langsung bertatap muka dengan H Rachmat Hidayat yang telah membantu memugar rumahnya.

Dia bersyukur mendapat bantuan aspirasi dari politisi senior NTB tersebut. 

“Terima kasih Pak Haji Rachmat atas bantuan untuk rehab gubuk saya agar layak dihuni. Tyang tidak akan melupakan kebaikkan pelungguh,” ucap Inaq Narasah.

Rachmat pun menyampaikan, apresiasi dan ucapan terima kasih, tak layak untuk dirinya semata. Ucapan terima kasih dari masyarakat juga haruslah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo. 

Termasuk Menteri Sosial Tri Rismaharini, yang memberi ruang dan kesempatan sehingga ia bisa memperjuangkan bantuan bagi masyarakat di Pulau Lombok hingga terealisasi.

Ketua DPC PDIP Lombok Barat Lalu Muhammad Ismail menjelaskan, bantuan rehab rumah tersebut dikoordinasikan sepenuhnya dengan Kepala Desa Kebon Ayu mulai dari proses awal hingga pembangunan rehab rumah menjadi tuntas. 

Proses rehab telah dimulai semenjak Desember 2022.

Dalam pelaksanaannya, bantuan RST ini tidak dalam bentuk uang tunai, melainkan dalam bentuk bahan bangunan yang dibutuhkan sampai rehab rumah tuntas. 

Warga yang mendapat bantuan membentuk kelompok, dan Ketua Kelompok tinggal meminta bahan material yang dibutuhkan dengan berkoordinasi ke Kades Kebon Ayu.

“Ini untuk memudahkan penerima RST menyelesaikan renovasi rumahnya dan pelaporan administrasi penggunaan keuangannya,” ujar Lalu Muhammad.

Dalam proses penyaluran bantuan ini pula, tim pendamping PKH dilibatkan untuk melakukan proses assesment para penerima. Lalu meninjau data administrasi. 

Saat bantuan sudah cair, Tim PKH Lombok Barat tetap melakukan pendampingan kepada Keluarga Penerima Manfaat.

BACA JUGA: Rakor Perhubungan “Membangun Konektivitas Maritim”

Termasuk pendampingan pembuatan laporan administrasi dan keuangan. Tim PKH juga melakukan pemantauan terhadap pembangunan. 

Mulai dari awal direnovasi, proses renovasi, serta sampai rumah tersebut ditempati kembali.

Secara khusus pula, Lalu Muhammad meminta para Ketua PAC PDIP di Lombok Barat untuk proaktif menyosialisasikan program aspirasi Rachmat Hidayat, agar lebih banyak masyarakat kurang mampu di Lombok Barat bisa dibantu.***

 

 




Rakor Perhubungan  “Membangun Konektivitas Maritim”

Pada rakor Perhubungan, Wagub menegaskan pentingnya konektivitas yang bagus, karena di NTB terdapat proyek strategis nasional

MATARAM.LombokJournal.com ~ Perhubungan pada konteks pembangunan di NTB menjadi hal yang vital dan penting, dalam menciptakan konektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Pada Rakor Perhubungan, Wagub NTB berharap Perhubungan pintar bekerja sama dengan banyak pihak

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, menyampaikan itu pada Rapat  Koordinasi (Rakor) Perhubungan bertajuk “Membangun Konektivitas Maritim” di Lombok Astoria Hotel (23/02/23).

Terlebih 10 Kabupaten/Kota di NTB terdapat program proyek strategis Nasional.

“Ada Sirkuit MotoGP, Super Destinasi Prioritas, termasuk pariwisata di masing-masing Kabupaten/Kota punya unggulan-unggulan pariwisata dengan ciri khasnya dan proyek strategis lainnya,” jelas Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Menurutnya, untuk menopang itu semua harus memiliki konektivitas yang bagus dan mantap ke depan. 

Sehingga perhubungan ini harus pintar bekerjasama dengan stakeholder dan berbagai pihak lainnya.

“Koordinasi dan kerjasama ini harus ditingkatkan terus menerus dan dibangun untuk menciptakan pelayanan konektivitas yang sebaik-baiknya kepada masyarakat di NTB,” tuturnya.

Turut  mendampingi Wagub, Asisten ll Setda NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Kepala Dinas Perhubungan NTB, H. Lalu Faozal, hadir pula dalam Rakor tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-NTB, Kepala ASDP Lembar dan Kayangan, serta tamu undangan lainnya.***

 

 




Rakerwil LLDIKTI Wilayah VIII Bali-NTB 

Menjadi nara sumber Rakerwil LLDIKTI, Wagub NTB apresiasi LLDIKTI Wilayah VIII, yang membuat perguruan tinggi swasta makin maju 

SENGGIGI.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah apresiasi Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII Bali-NTB, atas usahanya selama ini dalam melayani masyarakat untuk bisa menghasilkan SDM yang unggul.

Hal itu disampaikan pada saat menjadi narasumber pada Rakerwil Wilayah VIII (Bali-NTB), di Hotel Aruna Senggigi Lombok Barat, pada Kamis (23/02/23).

BACA JUGA: Penyerahan SK Perhutanan Sosial dan TK TORA Secara Virtual

Wagub NTB apresiasi LLDIKTI Wilayah VIII Bali-NTB. atas upayanya menghasilkan SDM unggul

“Atas nama pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat saya mengapresiasi Wilayah VIII atas apa yang sudah dilakukan selama ini hingga semua perguruan tinggi swasta yang ada di Bali NTB ini terus menerus saling support, berlomba-lomba jadi semakin maju melayani masyarakat untuk bisa menghasilkan SDM yang unggul,” ungkap Wagub NTB.

Perkembangan perguruan tinggi swasta di Bali NTB semakin hari semakin menggembirakan. 

Dari bencana gempa hingga covid tetap bisa survive dalam kondisi bencana yang yang sulit. Namun dengan persatuan dan kesatuan hingga saat ini pertumbuhan ekonomi di kuartal terakhir 2022 juga sudah di atas 7 perse.

“Itu tentunya juga tidak terlepas dari kontribusi seluruh perguruan tinggi swasta yang ada di NTB yang terus-menerus bekerja untuk menghasilkan SDM SDM terbaik,” lanjutnya.

BACA JUGA: Pertandingan Cabor Tinju Porprov NTB XI Meriah

Dalam kesempatan itu Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB memaparkan program-program unggulan, hingga berbagai inovasi yang ada di NTB dengan harapan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Provinsi berharap kerjasama yang lebih baik lagi ke depan dengan semua perguruan tinggi yang ada di NTB untuk bagaimana juga MBKM bisa semakin maju terimplementasi dengan sebaik-baiknya di Nusa Tenggara Barat,” katanya.

Wagub berharap momentum Rakerwil ini, menjadi semangat baru dalam mewujudkan SDM Unggul di masa mendatang.

BACA JUGA: Potensi Kerja sama Pemprov NTB dan Pemerintah Inggris

Rektor UNU NTB, Dr Baiq Mulianah, M.Pd juga berharap dengan kebijakan-kebijakan pemerintah hingga praktek baik dapat terus  membantu terkait dengan bagaimana mengoptimalisasikan dan memaksimalkan implementasi MBKM. ***




Jelang WSBK 2023, Pemprov NTB Gelar Operasi Katarak Gratis

Bakti sosial jelang WSBK itu sangat bermanfaat bagi warga di lingkar Mandalika

LOTENG.LombokJournal.com ~ Menyambut balap bergengsi World Superbike (WSBK) 2023, Pemerintah Provinsi NTB bekerja sama dengan Pemda Lombok Tengah akan menggelar Operasi Katarak gratis kepada masyarakat.  

WSBK 2023 diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Sirkuit di NTB, 1-3 Maret 2023 mendatang, tinggal menghitung hari. 

BACA JUGA: Penyerahan SK Perhutanan dan SK TORA Secara Virtual

Gubernur NTB Zulkieflimansyah melalui Direktur Rumah Sakit Mandalika Provinsi NTB, dr. Oxy Tjahjo Wahjuni, Sp.EM menyebut kegiatan ini merupakan bakti sosial yang sangat bermanfaat bagi  warga NTB, khususnya di lingkar Mandalika.

“Insyaallah kegiatan ini akan terselenggara berkat kolaborasi dan sinergi Pemprov NTB dengan Pemda Lombok Tengah dan the Fred Hollows Foundation. Termasuk di dalamnya kolaborasi RS Mata dan RS Mandalika Provinsi NTB tentunya,” jelas Direktur RS Mandalika tersebut, di Lombok Tengah, Kamis (23/02/23).

Oxy menjelaskan, pasien penderita katarak yang akan mengikuti kegiatan tersebut tidak akan dipungut biaya atau gratis.

“Pasien telah” discreening” dan sebelumnya juga telah dilakukan sosialisasi, layak apa tidak untuk dioperasi,” terang Direktur Rs Mandalika yang juga merupakan spesialis emergensi tersebut.

BACA JUGA: Launching WSBK 2023, Penonton Luar NTB akan Bertambah 

Kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 25-26 Februari 2023 bertempat di Rs Mandalika dengan kuota 100 pasien penderita katarak.***

 

 

 




Rachmat Hidayat Apresiasi Atlet Porprov dari Kota Mataram

 Putri Sopir Angkot Boyong Lima Medali Emas Cabor Menembak di Porprov, Rachmat Hidayat Beri Apresiasi dan Hadiah Uang Pembinaan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penghargaan dan apresiasi pada atlet berprestasi dari Kota Mataram dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XI, Rachmat Hidayat memberi hadiah uang pembinaan. 

Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan itu mengapresiasi anak-anak yang berjuang mengharumkan nama daerahnya, dalam Porprov yang berlangsung hingga 26 Februari mendatang. 

“Apresiasi ini adalah ekspresi rasa syukur. Anak-anak kita yang telah berjuang mengharumkan nama daerah, layak mendapat ucapan terima kasih yang pantas,” kata Rachmat.

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Bantu Kursi Roda Pensiunan Dinas Kehutanan

Rachmat Hidayat mengapresiasi atlet Kota Mataram yang berprestasi

Anggota Komisi VIII DPR RI ini, Rabu (22/02/23) pagi memang langsung bergegas menuju salah satu hotel berbintang di tengah kota yang menjadi home base atlet Porprov Kota Mataram.

Rachmat menemui langsung Rifka Afriliana, atlet Kota Mataram yang telah mempersembahkan lima medali emas dan satu perunggu dari Cabor Menembak. Kedatangan Rachmat didampingi Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Mataram, Nyayu Ernawati, Tenaga Ahli DPR RI, Hakam Ali Niazi dan  sejumlah pengurus PDIP kota Mataram lainnya. 

Rifka, mempersembahkan lima medali emas dari nomor 50 M Rifle 3 Position Beregu, 10 M Air Rifle Women Standard, 50 M Prone Women Team, 10 M Air Rifle Mixed Team Standard, dan 50 M Prone Women. 

Sementara satu medali perunggu dipersembahkan dari nomor 50M Rifle 3 Position Perorangan.

Tentu tak cuma Rifka. Prestasi atlet menembak Kota Mataram pada Porprov 2023 ini memang menjadi buah bibir. Dari 36 medali emas yang diperebutkan, sebanyak 35 medali emas, diborong oleh atlet-atlet menembak Kota Mataram. 

Hingga tadi malam, Kota Mataram pun masih berada pada posisi teratas klasemen perolehan medali dengan 80 emas, 59 perak, dan 39 perunggu. 

Sementara di posisi kedua, Lombok Barat terpaut jauh dengan 20 emas, 16 perak, dan 24 perunggu.

Rachmat mengatakan, Rifka adalah inspirasi bagi anak-anak muda tak cuma di Kota Mataram, namun juga anak-anak muda di Bumi Gora. 

Pada usia belia, sudah bergelimang prestasi dan telah memberi kebanggaan yang luar biasa bagi daerahnya.

BACA JUGA: Penyerahan SK Perhutanan Sosial dan SK TORA Secara Virtual  

Terlebih, untuk Rifka, atlet yang berasal dari keluarga sederhana. Ayah Rifka, Ahmad Rifai, seorang sopir angkot. Ibunya, seorang ibu rumah tangga biasa yang menambah penghasilan keluarga dengan berjualan krupuk.

Saat Rachmat tiba, sang ibunda ikut mendampingi sang buah hati menyongsong kedatangan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB tersebut. 

Rachmat menyalami Rifka dengan hangat dan menyampaikan ucapan selamat. Diperhatikannya satu per satu lima medali emas dan satu medali perunggu yang telah dipersembahkan Rifka. 

Rachmat kemudian menyerahkan buket bunga dan hadiah uang pembinaan untuk Rifka.

“Pada ananda Rifka dan seluruh atlet-atlet Bumi Gora, kita menyematkan harapan-harapan kita tentang masa depan,” imbuh Rachmat.

Menjadi atlet berprestasi bukanlah hal yang mudah. Sebab, mereka harus secara sadar untuk berkorban. Mulai dari berkorban waktu hingga berkorban biaya. 

Mereka harus menyisihkan waktu untuk menempa diri dalam latihan setiap hari. 

Bahkan mungkin harus rela ditepikan teman sebaya, lantaran tidak memiliki banyak waktu bermain dengan mereka karena mementingkan latihan.

BACA JUGA: Cabor Renang Porprov NTB Tak Ada Kesalahan atau Excellent

Bagi Rachmat, para atlet terbiasa berusaha dua kali lipat lebih keras dibanding orang lain. Karena itu, mereka layak mendapat apresiasi lebih atas seluruh dedikasinya bagi kebanggaan daerah.

Keluarga yang tidak bergelimang materi bukan menjadi penghalang untuknya berprestasi. Bahkan demi bisa ikut tanding dalam sebuah kejuaraan nasional, Rifka memilih menggadaikan sepeda motor miliknya semata untuk tidak memberatkan ekonomi keluarga. Dengan seluruh kerja keras dan doa dari orang-orang yang dicintainya, dari dara 20 tahun itu kemudian lahir prestasi-prestasi yang gemilang. 

Di tingkat nasional, Rifka tecatat sudah mengantongi dua medali perak kejuaraan nasional.

Atas semua pencapaiannya, Rifka tak hendak berpuas diri. Alumnus SMK 2 Mataram ini masih memiliki segudang impian untuk memberi kebanggaan daerah dengan prestasi-prestasi gemilang. 

Hal yang disasadarinya baru akan bisa mewujud hanya dengan kerja keras sebagai sebuah ikhtiar dan disertai doa pada Sang Pencipta.

Rachmat kemudian menanyakan cita-cita Rifka. Rupanya bungsu dari tiga bersaudara itu ingin menjadi Polwan. Rachmat menebalkan keyakinan pada diri Rifka, dengan prestasi olahraga menembak yang dimilikinya, jalan untuknya akan terbuka lebar. 

Rachmat juga memiliki keinginan untuk memperkenalkan Rifka kepada Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto secara langsung. 

Manakala kesempatan itu tiba, Rachmat ingin orang tua Rifka mengizinkan hal tersebut dan mereka bisa turut mendampinginya.

Perjumpaan Rachmat dengan Rifka kemudian ditutup dengan foto bersama. Dara asal Ampenan tersebut mencium tangan Rachmat dengan takzim dan pamit untuk kembali bersama para atlet Poprov Kota Mataram lainnya. 

BACA JUGA: Perempuan Punya Kompetensi Soft dan Hard Skill

Tapi rupanya, kejutan lain datang untuk Rachmat. Dia mendapati laporan, Rifka terlahir dari keluarga besar yang begitu mencintai PDI Perjuangan.***

 




Pembuatan Film Pendek tentang Stunting dari SMAN 1 Mataram

Pembuatan film pendek tentang stunting mendapat apresiasi, dan akan dijadikan edukasi dan sosialisasi di kalangan remaja

MATARAM.LombokJournal.com ~ Film  pendek tentang stunting oleh SMA Negeri 1 Mataram, menjadi bagian dari edukasi penanganan stunting di Indonesia khususnya di Provinsi NTB.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat menerima audiensi tim dari SMAN 1 Mataram, di ruang kerja Wagub, pada rabu (22/02/23).

BACA JUGA: Penyerahan SK Perhutanan Sosial dan SK TORA Secara Virtual

Pembuatan film pendek stunting, kata Wagub, akan dijadikan edukasi di kalangan remaja

“Edukasi tentang lingkungan dan stunting adalah edukasi dahsyat yang membutuhkan konsistensi tinggi,” jelas Ummi Rohmi memberi apresiasi. 

Lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam penangan kasus stunting, pengelolaan lingkungan yang baik akan melahirkan ekosistem yang sehat. 

“Mindset anak harus di rubah, harus dipahami antara kesehatan dan lingkungan adalah suatu lingkaran yang saling mempengaruhi. Alam kita luar biasa, maka kita harus bisa mengatur, memelihara, dan mengelola lingkungan dengan baik,” katanya.

Wagub berharap ketika mindset anak baik tentang lingkungan, maka secara otomatis kualitas masyarakat dan daerah akan ter-upgrade

Ia pun berharap dengan pembuatan film ini dapat dijadikan edukasi dan sosialisasi dikalangan masyarakat terutama remaja.

Guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Mataram, I Gusti Ayu Adi Dauti Antari menjelaskan, stunting disebabkan oleh tiga faktor, yaitu pernikahan dini, sanitasi, dan nutrisi.

BACA JUGA: Cegah Pernikahan Anak, Siswa Harus Fokus Belajar

Maka melalui kreativitas dalam pembuatan naskah film berbasis digital edukasi ini, diharapkan mampu memberikan edukasi kepada anak-anak, apalagi yang terlibat langsung dalam pembuatan film ini. ***

 

 




Penyerahan SK Perhutanan Sosial dan SK TORA Secara Virtual

Menghadiri penyerahan SK Perhutanan Sosial, Wagub NTB berharap tanah itu dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama

MATARAM.LombokJournal.com ~ Masyarakat dan Pemerintah itu saling mendukung, dan penyerahan SK perhutanan sosial ini ekonomi masyarakat tumbuh, dan lingkungan juga terjaga.

Wakil Gubernur Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu saat penyerahan Surat Keputusan Perhutanan Sosial dan Surat Keputusan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) secara virtual, Rabu (22/02/23).

BACA JUGA: Optimis Sektor Industri Bisa Semakin Baik

Wagub NTB hadiri penyerahan SK Perhutanan Sosial dan SK TORA secara virtual

“Jadi kita berharap semua SK ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. entah itu untuk menanam tanaman yang produktif, atau dimanfaatkan sebagai tempat wisata, yang penting tanah itu produktif aman dan lestari,” tutur Ummi Rohmi.

SK Perhutanan Sosial yang diserah terimakan berjumlah 514 SK untuk 59,000 KK dan seluas lahan 321,000 H. . 

Kemudian juga diserahkan 19 SK hutan adat seluas 77,000H dan 46 SK TORA.

Diharapkan agar semua dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama, harus produktif, karena tujuan diberikan agar semua lahan yang dimiliki bisa produktif dan jangan di telantarkan. 

Lahan pun bisa dimanfaatkan untuk menanam apasaja seperti kopi, karet, alpukat, durian dan lain sebagainya juga bisa sebagai destinasi wisata yang produktif. 

Sementara itu, Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo menyampaikan pesan senada, agar semua dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama. 

Tanah itu harus produktif karena tujuan diberikan agar semua lahan yang dimiliki bisa produktif dan jangan di telantarkan. 

Lahan pun bisa dimanfaatkan untuk menanam apa saja seperti kopi, karet, alpukat, durian dan lain sebagainya juga bisa sebagai destinasi wisata yang produktif.

BACA JUGA: Sanding Data Lahan Mandalika Alami Hambatan 

SK Perhutanan Sosial yang diserah terimakan berjumlah 514 SK untuk 59,000 KK dan seluas lahan 321,000 H . Kemudian juga diserahkan 19SK hutan adat seluas 77,000 H dan 46 SK TORA.***