Ganjar Pranowo Akan ke Lombok, Rachmat Sambangi PPP NTB

Menurut Rachmat Hidayat, puluhan ribu lautan merah massa PDIP se NTB siap sambut Ganjar Pranowo di lapangan Nasional Selong Lombok Timur

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kunjungan silaturahmi dilakukan Rachmat Hidayat ke Kantor DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB pada Senin (12/06/23) pagi. 

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membangun sinergi dan kolaborasi, persiapan menyambut kedatangan Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo ke Pulau Lombok, tanggal 18 Juni 2023 mendatang. 

BACA JUGA: MXGP Lombok Sumbawa 2023, Hadir Artis dan Band Papan Atas

Kolanorasi PDI Perjuangan-PPP Kolaborasi sambut Ganjar Pranowo

Sejumlah Fungsionaris DPD PDIP NTB, antara lain Sekretaris Lalu Budi Suryata, ikut mendampingi. 

Tampak hadir Wakil Ketua DPD yang juga Ketua Fraksi PDIP di DPRD NTB Ruslan Turmuzi dan Raden Nuna Abriadi. Termasuk Ketua DPC PDIP Kota Mataram Made Slamet, hingga Hakam Ali Niazi.

Sementara itu seluruh pengurus teras DPW PPP NTB mendampingi Ketua DPW PPP NTB Muzihir. Sekretaris Muhammad Akri juga hadir menyambut kedatangan pengurus partai banteng moncong putih itu.

Setibanya di Kantor DPW PPP NTB, Rachmat Hidayat dan Lalu Budi Suryata dikalungkan sorban hijau khas partai berlambang Ka’bah itu. Pertemuan kemudian berlangsung tertutup.

Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat mengaku DPP PDIP memerintahkan pihaknya untuk menjalin komunikasi intensif dengan PPP. 

BACA JUGA: Partai Politik Harus Mnegutamakan Kepentingan Masyarakat

Hal itu terutama dalam konteks menyambut kedatangan Bacapres Ganjar Pranowo ke Pulau Seribu Masjid. Termasuk juga membangun pondasi awal rencana pemenangan Ganjar Pranowo di NTB.

Dalam agenda kunjungan Ganjar tersebut, Rachmat menuturkan, salah satu kegiatan yang telah dijadwalkan adalah berkunjung ke Kantor DPW PPP NTB.

“Kedatangan kami untuk menyampaikan kepada PPP bahwa nanti tanggal 18, sehabis konsolidasi partai, beliau (Ganjar) akan berkunjung ke kantor DPW PPP NTB,” ujar Rachmat di hadapan pengurus DPW PPP NTB. 

“Salam Pak Ganjar akan berkunjung ke sini,” imbuh Rachmat. 

Dijelaskan Rachmat, dalam setiap kunjungan Ganjar Pranowo ke daerah, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah memerintahkannya untuk selalu berkunjung ke kantor PPP. 

Anggota DPR RI dapil Lombok  itu pun meminta pengurus DPW PPP NTB untuk benar-benar mempersiapkan agenda strategis tersebut. 

Rachmat berharap, PPP NTB dapat hadir dengan kekuatan penuh dan menunjukkan bahwa PPP NTB solid untuk memenangkan Ganjar Pranowo.

“Saya minta para tokoh dan Masyayikh atau alim ulama PPP, bisa kumpul di sini (Kantor DPW PPP NTB),” imbuhnya. 

Kemudian, ihwal agenda konsolidasi akbar di Lapangan Nasional Selong Lombok Timur, Rachmat berujar bahwa nantinya sejumlah pengurus dan politisi senior PPP akan turut satu panggung dengan Ganjar Pranowo. 

BACA JUGA: Provinsi NTB Kembali Predikat WTP ke 12

“Nanti pimpinan PPP akan ada satu panggung dengan Pak Ganjar, saya rasa itu penting,” ujarnya.

Konsolidasi akbar

Sementara itu Acara konsolidasi akbar di Lapangan Nasional Selong, kata Rachmat akan dihadiri puluhan ribu kader partai, simpatisan, dan relawan Ganjar Pranowo se-NTB.

“Lapangan Nasional Selong akan dipenuhi puluhan ribu lautan merah massa PDIP se NTB  untuk sambut Capres,  Ganjar Pranowo dengan berbagai atraksi seni tradisional khas wong cilik untuk memeriahkannya,” ulas Rachmat. 

Lebih jauh, Rachmat mengaku PDIP-PPP punya kesejarahan panjang dalam membangun negara. 

Pada Pemilu 1997, di tingkat akar rumput PDI Pro Megawati dan PPP pernah terjalin sinergi dalam wujud gerakan Mega Bintang, untuk melawan otoritarianisme Orde Baru.

Sinergi itu, terjalin kembali ketika Ibu Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum PPP Periode 1998-2007, Hamzah Haz bersama memimpin Kabinet pada 2001-2004. 

Kala itu, Megawati selaku Presiden Republik Indonesia dan Hamzah Haz selaku Wakil Presiden bersinergi membangun negara ini dengan memimpin Kabinet Gotong Royong. 

“Dan sinergi itu terus berlanjut hingga hari ini,” jelasnya.

Terpisah, Ketua DPW PPP NTB Muzihir menyambut baik rencana kunjungan Ganjar Pranowo ke Pulau Lombok, khususnya rencana singgah di Kantor DPW PPP NTB.

“Saya memang sudah mendapatkan informasi dari DPP PPP, untuk siap-siap menyambut Ganjar di NTB. Saya diperintahkan untuk berkoordinasi dengan PDIP. Alhamdulillah hari ini bisa terealisasi,” jelasnya.

“Kami internal PPP merasa bangga, senior kita Pak Rachmat tadi datang berkunjung ke DPW,” imbuhnya. 

Muzihir mengaku tunduk terhadap garis instruksi DPP PPP yang telah memutuskan mengusung Ganjar Pranowo. 

BACA JUGA: Dampak Positif Program Kesehatan Anak UNICEF di NTB

“Kami menunggu arahan lebih lanjut soal teknis, pada prinsipnya kami siap menyambut. Adapun apa yang bisa kami perbuat, kita akan laksanakan, kita jalin komunikasi yang intens,” ungkap Muzihir. ***

 

 




MXGP Lombok Sumbawa 2023, Hadirkan Artis dan Band Papan Atas

Gebyar Road to MXGP Lombok Sumbawa 2023 digelar di Mataram yang dihadiri Gubernur NTB dan diramaikan siswa SMU

MATARAM.LombokJournal.com ~ Selain menghadirkan event olahraga berkelas internasional, MXGP Lombok Sumbawa menjanjikan paket lengkap hiburan dengan hadirnya artis dan band papan atas Indonesia. 

Direktur PT Carsten, Abdul Gani Kusuma mengatakan MXGP Lombok Sumbawa 2023 dimeriahkan oleh band Dewa, The Lucky Laki, Kotak juga band band lokal. 

BACA JUGA: Provinsi NTB Kembali Raih Predikat WTP ke 12

Gubernur NTB hadir di acara Gebyar Road to MXGP Lombok Sumbawa 2023

“Pengunjung yang membeli tiket MXGP dengan satu harga akan mendapatkan hiburan musik dari band band terkenal Indonesia,” ungkapnya.

Ia mengatakan itu di acara Gebyar Road to MXGP 2023 di halaman Kantor Dinas Kominfotik NTB, Minggu (11/06/23).

Tiket seharga Rp 550 ribu untuk VVIP, Rp 250 ribu sampai Rp 50 ribu rupiah untuk menyaksikan adu keahlian pembalap motocross dunia di Lombok dan Sumbawa, juga dapat menikmati hiburan musik tersebut. 

Ia menambahkan, penjualan tiket saat ini telah mencapai angka 4200 lembar. 

BACA JUGA: Dampak Positif Program Kesehatan UNICEF di NTB

Taufan Rahmadi, staf khusus Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI mengatakan, ikhtiar menghadirkan event dan hiburan berkelas ini semata untuk kebangkitan ekonomi dan pariwisata NTB. 

“Kita harus apresiasi dan mendukung Pemerintah Provinsi NTB yang menghadirkan gelaran kejuaraan olahraga internasional dengan hiburan berkelas yang sekaligus menggairahkan pariwisata kita”, ujarnya. 

Ia menambahkan, dampak ekonomi masyarakat akan bergerak dengan hadirnya event internasional

Gebyar Road to MXGP Lombok Sumbawa 2023 pekan ini juga dihadiri Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, SE, MSc. 

BACA JUGA: Data dan Mindset, Penting Dalam Penanggulangan Kemiskinan

Selain hiburan kesenian dari siswa siswa SMU, NTB Care juga menghadirkan donor darah dan ekspo UKM lokal.*** 

 

 




Program Unicef-NTB, Tunjukkan Trend Positif di Lotim

Adanya program kerja sama program Program Unicef-NTB, meningkatkan  prasarana dan kapasitas tenaga kesehatan di Lotim

LOTIM.LombokJournal.com ~ Dukungan program kesehatan kerja sama Pemerintah Provinsi NTB dengan United Nations Children’s Fund (UNICEF) atau Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa, menunjukkan trend positif atau berdampak positif.

BACA JUGA: Dampak Positif Program Kesehatan Anak UNICEF di NTB

Monitoring program kerjasama UNICEF-NTB

Khususnya bagi peningkatan prasarana dan kapasitas tenaga kesehatan untuk fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Lombok Timur. 

Trend positif itu tampak di Puskesmas Montong Betok Kecamatan Montong Gading-Lombok Timur, salah satu layanan kesehatan masyarakat di Lombok Timur.

“Kami merasakan betul bahwa program bantuan kerja sama ini sangat membantu peningkatan layanan di puskesmas kami, baik sarana, tenaga kesehatan maupun manajemen layanan kesehatan kami,” ungkap Kepala Puskesmas Montong Betok, Lalu. M. Yunus.

Ia mengatakannya saat menerima kunjungan Monitoring Terpadu yang dilakukan oleh Kementerian/Lembaga di Puskesmas Montong Betok, Kamis (08/06/23).

BACA JUGA: Sekda NTB Apresiasi Monitoring Terpadu dari UNICEF

Kegiatan monitoring ini merupakan kegiatan yang memantau secara langsung ke lapangan. Tujuannya memastikan, program dukungan kesehatan dapat memberikan dampak yang positif bagi peningkatan kesehatan masyarakat di seluruh provinsi di Indonesia yang mendapat dukungan program kesehatan tersebut.

Hal itu Kepala Bidang Program Monitoring Unicef Indonesia, Mr. Silas Rapold. 

“Kami ingin melihat apakah program dukungan kerja sama ini memberi dampak  positif bagi layanan kesehatan di tengah masyarakat. Setelah kami pantau ternyata menunjukan hasil yang sangat bagus,” jelasnya.

Program dukungan kerjasama Indonesia-UNICEF di Provinsi NTB berfokus pada keberlangsungan hidup dan kesehatan anak, pendidikan, perlindungan anak, gizi, air dan sanitasi: 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyrakat (STBM) dan kebijakan sosial lainnya. 

Kegiatan Monitoring Terpadu yang dilakukan oleh puluhan Tim dari Kementerian /Lembaga  meliputi Bappenas, Kemenkes, Kemendagri, Kemendes, UNICEF Indonesia.

BACA JUGA: Provinsi NTB Kembali Raih Predikat WTP ke 12 

Monitoring itu didampingi Tim dari Bappeda, DP3AP2KB, Dinas Kesehatan, DPMPD, Dinas Kominfotik lingkup pemerintah Provinsi NTB. Kegiatan monitoring di awali di Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Timur yang meliputi Puskesmas, Sekolah dan beberapa desa.***

 

 




Penjelajahan Mantra Ardhana dalam “KISSING THE POETRY”  

Pameran “KISSING THE POETRY” di Sanur, Bali, merupakan ekspresi penjelajahan maestro perupa Mantra Ardhana

LombokJournal.com ~ Mantra Ardhana, seniman visual, kelahiran Cakranegara, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar pameran tunggal bertajuk “KISSING THE POETRY”, di SANTRIAN Art Gallery, Sanur, Bali, dibuka Jum;at (09/06/23). 

BACA JUGA: Provinsi NTB Kembali Raih Predikat WTP ke 12

Penjelajahan visual digital
KISSING THE DEVIL “ – Oil Color on Canvas – 200 cm x 145 cm – Mantra Ardhana – 2023

Pameran yang akan berlangsung hingga 31 Juli itu, menyajikan sebanyak 27 karya. Menyajikan oil color on canvas, watercolor on paper, dan new media. Semua karya tersebut merupakan karya terbaru, yang diproduksi oleh Mantra Ardhana di tahun 2023.

Selama ini, Mantra Ardhana tetap suntuk menghasilkan karya analog, cetak di atas kanvas (print on canvas) dengan sentuhan analog (retouch). 

Selain itu ia bisa dibilang produktif berekplorasi melalui komputernya. Menghasilkan imaji visual digital termasuk video art yang bersenyawa dengan musik elektronik.

Meski yang karya-karya visual digital yang dipamerkan merupakan karya terbarunya, sebenarnya Mantra sudah melakukan eksperimen dan eksplorasi karya visual digital sejak tahun 2000-an. 

Barangkali, hingga kini Mantra merupakan salah satu di antara sedikit (kalau tidak disebut satu-satunya) perupa Lombok yang tetap konsisten menghasilkan karya lukis analog. Bersamaan dengan itu ia termasuk produkstif mengeksplorasi visual digital. Karena konsistensi penjelajahannya itu ia layak disebut maestro visual.

Ketidakpahaman Manusia

Mantra Ardhana  lahir 22 Agustus 1971 di Lombok. Nusa Tenggara Barat. Meski berdarah Bali – perupa yang menyelesaikan studi kesarjanaannya tahun 1999 di Fakultas Seni Rupa – Seni Murni-Institut Seni Indonesia (ISI) Jogyakarta itu – menyebut dirinya orang Lombok.

BACA JUGA: Data dan Mindset, Penting dalam Penanggulangan Kemiskinan

Perupa yang bahkan tak gentar mengejek diri dan karyanya sendiri itu, kadang mengidentifikasi karya-karyanya sebagai wujud ‘organic mind’.

Seorang penelaah karya rupa, Miekke Susanto, mengulas “KISSING THE POETRY” sebagai pengenalan, pemahaman, dan penanda terhadap “ketidaktahuan” manusia tentang banyak hal yang kerap beroposisi.

Pameran tunggal dari penjelajahan Mantra Ardhana
“ SOUND of SILENCE BEAUTY “ – Oil Color on Canvas – 250 cm x 160 cm – Mantra Ardhana – 2023

Maksudnya, yang beroposisi itu adalah sesuatu yang tampak bertolak belakang tapi hadir bersamaan. Sesuatu yang membingungkan dan mengundang ketidak pahaman, namun ada di tengah-tengah kita. 

Ada sains-mitologi, spiritualitas-profanitas, seen-unseen, fisikal-virtual, nyata-maya, hitam-putih, dan berbagai kenyataan yang saling bertentangan lainnya. 

“Ibarat teks yang berkelindan di setiap individu,” kata Miekke Susanto. 

BACA JUGA: Ekspor Vanili Organik ke AS tahun 2023 Meningkat

Mantra berada di tengah pusaran itu, dan memanfaatkannya. Internet bukan sekedar media distribusi karya-karya digitalnya. Capaian termutakhir dari teknologi informasi pun, yaitu; Artificial Intelligence (AI), dimanfaatkan sebagai perangkat ekspresinya

Bahkan tidak berhenti memanfaatkan, sekaligus melakukan pengayaan. AI dipersinggungkan dengan prinsip grafika dan rangkaian elektronik. Karya yang semula berupa gambar diam (still image), dan saling silang medium dan disiplin ilmu tersebut terciptalah ilusi yang menggerakkan (kinetic), serta memperdalam dimensi hingga nampak bervolume (3D).

Menurut Mikke, pesan-pesan Mantra pada setiap karya padat akan problematika keseimbangan hidup manusia. 

“Lukisan, instalasi, maupun karya-karya digitalnya menyimpan rasa penasaran yang berbasis pada konsep sekala-niskala,” ujarnya.  

Dan Mantra berharap karyanya bisa mendialog tentang warisan nilai filosofis masa lampau.

“Khususnya untuk generasi muda masa kini yang hidup dalam peradaban dengan percepatan dan kecanggihan teknologi informasi,” tutur Mantra.

Itulah Mantra yang selalu tampak unik sekaligus otentik. Seperti Ronieste, aktivis dan penggiat seni di Lombok, mengulik ‘corat-coret’ Mantra di atas kertas. 

Mantra seperti meninggalkan begitu saja sejumlah fragmen yang masih berupa kubangan, kata Roni. Namun Mantra dinilai menyakini ada sesuatu, semacam energi yang akan menguak pengertian. 

Penjelajahan Mantra Ardhana dalam pameran “Kissing The Poetry”

Misalnya, kita menduga seolah-olah ada huruf dalam karyanya. Tak pusing apakah orang lain memahaminya.

BACA JUGA: Biografi Penyair yang Terangkum Dalam Puisi

“Ini tipografi saya sendiri, bukan untuk dibaca. Ia semacam simbol dan hanya aku yang mengerti maknanya,“ kata Mantra. ***

 

 




Dies Natalis AKOM, Gubernur NTB Umumkan Prodi Terbaru

Membuka acara Dies Natalis 44 ke-7 Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM), diumumkan Prodi Teknik Energi Terbarukan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Program Studi (Prodi) terbaru Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM) Sumbawa yaitu Teknik Energi Terbarukan (TET) diumumkan Gubernur NTB Zulkieflimansyah. .

Pengumuman itu dilakukan saat memberikan sambutan pada acara Dies Natalis 44 ke-7 Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM) di Aula Tengah Pendopo Gubernur,  Jum’at (09/06/23).

BACA JUGA: Partai Politik Harus Mengutamakan Kepentingan Masyarakat

Gubernur NTB mengumumkan Prodi baru saat acara Dies Natalis 44 ke-7 Akademi Komunitas Olat Maras

“PT.AMNT punya banyak kebutuhan untuk mengoperasikan alat berat, juga pembangunan lainnya. Untuk mengoperasikan itu apa harus orang dari luar daerah? Karena itu pemerintah sepakat untuk punya kanal akademi komoditas diperuntukkan bagi anak-anak yang ingin langsung bekerja,” ucap Bang Zul sapaan akrab Gubernur..

Pembangunan juga harus dimaknai sebagai progres besar untuk mengupgrade kemampuan. Tidak ada gunanya pertumbuhan ekonomi NTB mencapai 10 persem, GDP meningkat pesat kalau untuk mengoperasikan alat besar saja butuh orang luar.

“Selamat kepada AKOM, walaupun kampus swasta namun dapat lulusan dan juga mengelola keuangan dengan kondisi keuangan yang sehat dan sangat baik ditengah kondisi ekonomi saat ini. Semoga ini menjadi langkah awal yg luar biasa untuk AKOM,” pesan Gubernur.

BACA JUGA: Data dan Mindset, Penting Dalam Penanggulangan Kemiskinan

Direktur AKOM, Ahmad Jaya, S.Pd., M.T juga menyampaikan, dengan adanya industri di Sumbawa terutama di bidang alat penyerapan terhadap mahasiswa kami sangat luar biasa.

“Jadi sekarang pun sangat banyak sekali peminat dari mahasiswa kami karena memang diserap oleh perusahaan. Alhamdulillah terima kasih kepada perusahaan mitra-mitra yang telah mendukung,” ucapnya.

Acara ini juga di rangkai dengan Penandatanganan nota kesepahaman antara AKOM Sumbawa dengan PT United Equipment Indonesia tentang pembangunan bidang pendidikan penelitian pengabdian kepada masyarakat, peningkatan sumber daya manusia dan pengembangan produk. 

Kemudian Penandatanganan Nota kesepahaman antara AKOM dengan PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk Kantor Cabang Sumbawa Besar, tentang Ekosistem keuangan Perguruan Tinggi. 

BACA JUGA: MXGP Lombok Sumbawa 2023, Hadirkan Artis dan Band Papan Atas

Dilanjutkan dengan penyerahan surat keputusan menteri tentang izin pembukaan Program Studi Energi Terbarukan program Diploma Dua pada AKOM yang diselenggarakan oleh Yayasan Dea Mas yang diserahkan oleh Kepala LLDIKTI wilayah 8 kepada Direktur AKOM.*** 

 

 




Provinsi NTB Kembali Raih Predikat WTP ke 12

Bang Zul bersyukur atas keberhasilan Provinsi NTB kembali meraih prestasi membanggakan terhadap hasil pemeriksaan laporan keuangan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB kembali meraih predikat WTP ke -12 kali secara berturut-turut sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2022.

Penyerahan Opini WTP untuk Pemerintah Provinsi NTB diterima langsung oleh Gubernur NTB, Zulkieflimansyah di Ruang Sidang DPRD NTB, Kamis (08/06/23).

BACA JUGA: Data dan Mindset, Penting Dalam Penanggulangan Kesehatan

Gubernur NTB bersyukur Privinsi NTB menerima Opini WTP dari BPK RI

Saat penyerahan itu, Gubernur NTB didampingi Pimpinan DPRD Provinsi NTB di tengah Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi NTB Tahun 2022.

Dr. Pius Lustrilanang, S.IP., M.Si., CSFA., CFrA, Anggota IV BPK RI mengapresiasi Pemerintah Provinsi NTB atas pencapaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi NTB tahun anggaran 2022.

“Kami beharap tahun 2023 Pemerintah Provinsi NTB dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, lebih menekan tingkat pengangguran, WTP akan sia – sia apabila kesejahteraan rakyat di NTB belum tercapai,” kata Pius.

BACA JUGA: Data Kemiskinan NTB Belum Sesuai Kondisi Aktual

Bang Zul panggilan Gubernur NTB menyampaikan terima kasih atas atensi positif yang telah disematkan oleh BPK RI kepada Provinsi NTB. Ini menjadi penyemangat bagi Provinsi NTB untuk melanjutkan ikhtiar pengelolaan keuangan daerah yang semakin baik kedepannya.

“Alhamdulillah apa yang menjadi harapan kami untuk kembali meraih prestasi yang membanggakan terhadap hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah provinsi nusa tenggara barat tahun 2022, dapat tercapai sebagaimana tahun-tahun sebelumnya,” tutur Bang Zul saat  

Dinamika pembangunan terus berkembang pesat di Provinsi NTB, harus mampu menyesuaikan dengan berpedoman pada peningkatan kualitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. 

Bang Zul berharap kepada BPK RI  terus memberikan pembinaan atas pengelolaan keuangan daerah di Provinsi NTB, yang akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas pemerintahan di provinsi nusa tenggara barat.

BACA JUGA: Mobilitas Angkutan Laut dan Udara di NTB Meningkat

“Kami yakin dan percaya, BPK selaku auditor eksternal memiliki andil yang besar terhadap semakin membaiknya kinerja pengelolaan keuangan daerah di provinsi nusa tenggara barat di tahun mendatang,” tutur Bang Zul.***

 

 




Partai Politik, Harus Mengutamakan Kepentingan Masyarakat

Bang Zul membuka Rapat Pimpinan Daerah (Papimda) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)

MATARAM.LombokJournal.com ~ Partai Politik harus menjadikan kepentingan masyarakat yang utama untuk diperjuangkan, karena menjadi salah satu wadah penampung aspirasi masyarakan dan instrumen penting dalam membangun daerah. 

BACA JUGA: Dies Natalis AKOM, Gubernur NTB Umumkan Prodi Terbaru

Bang Zul membuka Rapimda Partai Kebangkitan Nusantara

Bang Zul sapaan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan itu saat membuka Rapat Pimpinan Daerah (Papimda) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) di Mataram, Jumat (09/06/23).

Acara dirangkaikan dengan silaturahmi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat khususnya di Pulau Lombok, beserta Eksekutf, Legislatif, Yudikatif, dan beberapa pimpinan Parai Politik, dengan tema “Merajut Kebersamaan Agar Tercipta Pemilu Damai 2024”.

BACA JUGA: Provinsi NTB Kembali Raih Predikat WTP ke 12

“Apapun partainya, kepentingan masyarakat harus menjadi yang utama,” ungkap 

Bang Zul juga mengaku optimis, PKN bisa menjadi partai besar dan bisa menjadi wakil rakyat yang baik. Hal tersebut, dapat dilihat dari pengalaman-pengalaman partai besar sebelumnya. 

“Berpartai ini membangun investasi panjang kepada masyarakat, kader partai harus menjadi penyambung lidah yang baik,” sambung Gubernur yangbiasa disapa Bang Zul itu.

Gubernur juga meminta agar PKN dapat menempatkan kader terbaik pada setiap daerah pemilihan (Dapil). 

BACA JUGA: Dampak Positif Program Kesehatan Anak UNICEF di NTB

“Pengabdiannya harus benar-benar diakui masyarakat,” kata Bang Zul. ***

 

 




Dampak Positif Program Kesehatan Anak UNICEF di NTB 

Program kerja sama dukungan UNICEF juga memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Labuapi

LOBAR.LombokJournal.com ~  Dukungan program United Nations Children’s Fund (UNICEF) atau Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Provinsi NTB, berdampak positif.  

Rohayati, Kepala Puskesmas Labuapi mengungkapkan, dampak positif yang dirasakan, yaitu tidak adanya kematian ibu dan bayi baru lahir selama dua tahun terakhir (2021-sekarang). 

BACA JUGA: Provinsi NTB Kembali Raih Predikat WTP ke 12

Hasil monitoring program kesehatan anak UNICEF memberi dampak positif

“Sehingga dampak positif yang kami rasakan adalah tidak adanya kematian ibu dan bayi baru lahir selama dua tahun terakhir (2021-sekarang) di wilayah kerja kami,” tutur Rohayati.

Ia menyampaikan itu saat saat menerima kunjungan monitoring dari Tim Pusat dan Provinsi di Puskesmas Labuapi, Rabu (07/06/23). 

Menurutnya, program kerja sama dukungan UNICEF juga memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Labuapi.

Pengembangan kualitas tenaga kesehatan dalam memantau kesehatan ibu dan bayi mengalami peningkatan yang sangat bagus. 

BACA JUGA: Data dan Mindset, Penting Dalam Penanggulangan Kemiskinan

Baik pembinaan, pengelolaan STBM, pemberian gizi pada anak termasuk bebas dari buang air besar sembarangan atau ODF.

Program kesehatan anak dari UNICEF untuk Provinsi NTB merupakan Program Kerja Sama Pemerintah Republik Indonesia dan UNICEF periode 2021-2025 tahun anggaran 2023.

Provinsi NTB merupakan salah satu dari delapan provinsi di Indonesia yang terpilih mendapatkan dukungan 

Dampak positif yang terjadi di Puskesmas Labuapi, Lombok Barat juga sesuai dengan hasil Monitoring Terpadu yang dilakukan Tim dari Kementerian /Lembaga dan UNICEF

Program tersebut memberikan dampak yang positif  bagi pengembangan dan pembangunan kesehatan anak di Provinsi NTB. 

Sehingga kasus kematian ibu dan anak terus mengalami penurunan yang signifikan.

Penanggung Jawab Operasional Kegiatan (PJOK) Program Kerja Sama RI-UNICEF dari  Bappenas, Inti Wikanestri mengungkapkan, kesehatan ibu dan anak menjadi program prioritas yang terus didorong oleh Presiden Jokowi. 

BACA JUGA: Sekda NTB Apresiasi Monitoring Terpadu dari UNICEF  

Tentu hal ini sangat selaras dengan dukungan program dari UNICEF yang memberikan dampak positif bagi kesehatan ibu dan anak di provinsi NTB. 

Menurutnya, secara umum bahwa sinkronisasi pelaksanaan program kerja sama pusat dan daerah berjalan dengan baik.

“Sehingga kesehatan ibu dan anak meningkat. Terutama kolaborasi inovasi aplikasi pemantauan bayi baru lahir berbasis keluarga atau “Si Peka Bu Siska” Kabupaten Lombok Barat,” jelasnya.

Ia menyampaikan penjelasan itu di hadapan Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid beserta jajarannya saat melaporkan hasil monitoring di kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (07/06).

Penguatan program kesehatan anak dukungan UNICEF di kabupaten Lombok Barat tidak terlepas dari kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTB.

Melalui program Revitalisasi Posyandu menjadi posyandu keluarga, Pemprov NTB terus mewujudkan kesehatan ibu dan anak. Selain kesehatan ibu dan anak, juga melebarkan sayapnya dalam menangani kesehatan remaja dan lansia. 

Revitalisasi posyandu di NTB juga mendorong peran aktif kader Posyandu dan Kader PKK di seluruh kabupaten kota Se-NTB untuk melakukan pendampingan kepada ibu hamil dan melahirkan yang bermuara pada kesejahteraan keluarga yang bahagia. 

Kegiatan monitoring dilakukan sejak 06-09 Juni 2023. Usai melakukan Monitoring di beberapa fasilitas kesehatan, sekolah dan kantor desa di kabupaten Lombok Barat. Tim pusat, Unicef serta provinsi NTB akan melakukan monitoring di fasilitas, sekolah dan kantor desa di kabupaten Lombok Timur pada tanggal 08 Juni 2023. 

BACA JUGA: Data Kemiskinan di NTB Belum Sesuai dengan Kondisi Aktual

Kedua kabupaten tersebut merupakan perwakilan yang menjadi tujuan dari kegiatan monitoring program kerja sama pemerintah Provinsi NTB-UNICEF. ***

 

 




Sekda NTB Apresiasi Kegiatan Monitoring Terpadu dari UNICEF

Sekda NTB berharap  tiap kunjungan UNICEF di NTB terinspirasi untuk terus melakukan program untuk membantu NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~  Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi menyampaikan harapan agar tiap kunjungan ke Nusa Tenggara Barat, UNICEF untuk melakukan program membantu daerah NTB.

BACA JUGA: Data dan Mindset, Penting dalam Pengambilan Keputusan

Sekda NTB menyambut hangat kedatangan UNICEF dan Tim Pusat
Lalu Gita Ariadi

Hal itu disampaikan saat menyambut kedatangan Tim Pusat Nasional dan UNICEF. Kunjungan itu untuk agenda kegiatan Monitoring Terpadu Kementerian/Lembaga di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur, Selasa (06/06/23).

Monitoring yang dilakukan terkait program kerja sama Pemerintah RI-UNICEF Periode 2021-2025 Tahun Anggaran 2023. 

“Tentu kami mengapresiasi, menyambut baik kedatangan program-program yang telah diluncurkan oleh UNICEF di daerah kami, karena memang menjadi kebutuhan daerah kami,” jelas Miq Gite.

Pemprov NTB sangat berterimakasih atas dukungan dan kerjasama UNICEF yang selama ini sudah berlangsung.

BACA JUGA: RS Mandalika Tingkatkan Layanan Kesehatan di Masyarakat

“Kami sangat bersyukur di tengah keterbatasan, hadirnya UNICEF dan berbagai program nya meripakan dukungan yang sangat berarti. Program-program yang kita sinergikan diharapkan mengakselerasi penuntasan permasalahan yang berkaitan dengan program-program yang juga dijalankan di NTB,” lanjutnya.

Dalam visitasi ke dua kabupaten yakni Lombok Barat dan Lombok Timur, diharapkan pemkab memberikan data konkrit, bagaimana progres-progres selama ini, dan apa saja kendala-kendala yang dihadapi di lapangan.

“Kami pun berkepentingan dengan hasil-hasil visitasi besok untuk di diskusikan agar bagaimana efektivitas dari masalah-masalah yang kita hadapi untuk ke depan,” kata Sekda NTB.

BACA JUGA: Data Kemiskinan NTB Belum Sesuai Kondisi Aktual

Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV (SUPD IV) Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Ir. Zanariah, menyampaikan terimakasih atas sambutan yang hangat dari Pemprov NTB.. ***

 




Data dan Mindset, Penting Dalam Penanggulangan Kemiskinan

Wagub NTB sudah mengingatkan sejak 2019, data yang valid serta mindset penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Data dan mindset saling mempengaruhi dalam ipaya penanggulangan kemiskinan.

“Saya sudah ingatkan ini sejak 2019 tapi kok susah sekali memperbaikinya,” kata Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah di Hotel Lombok Raya, Selasa (06/06/23). 

BACA JUGA: Data Kemiskinan NTB Belum Sesuai Kondisi Aktual

Wagub NTB mengatakan, data dan mindset saling mempengaruhi dalam penanggulangan kemiskinan
Wagub Hj Sitti Rohmi

Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah menyampaikan itu saat membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi NTB dengan Tema “Perubahan Mindset Masyarakat dan Pendekatan  Sosial Dalam Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Nusa Tenggara Barat”

Ia menyebut Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang berkaitan mulai PKH (Program Keluarga Harapan) sampai Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.  

Menurutnya, sebanyak dan sebesar apapun anggaran serta program yang digelontorkan tidak akan mengubah angka kemiskinan NTB.

Data yang tidak sesuai by name by address akan membuat bantuan dan program salah sasaran, tegasnya. 

BACA JUGA: Bhakti Stunting di Pohgading, Bantuan Protein Hewani

Berkecukupan tetap dapat bantuan

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, Wahyudin mengatakan, angka 176, 029 jiwa penduduk NTB kategori miskin ekstrim tersebut adalah hasil sensus registrasi sosial ekonomi (Regsosek) yang dilakukan BPS NTB tahun 2022 lalu. 

Namun merujuk kriteria dan konsep kemiskinan, ternyata hasil verifikasi lapangan menemukan kondisi tak sesuai. 

Di antaranya pendataan di tingkat desa dan kelurahan, yang menyebabkan bantuan tidak tepat sasaran. Dan mindset masyarakat keliru tentang bantuan dan pelayanan sosial bagi masyarakat miskin. 

“Dari hasil Regsosek yang akan diumumkan akhir bulan ini sebenarnya ada penambahan lima persen angka kemiskinan dari 13,8 mendekati angka 19 persen. Kalau angka kemiskinan ekstrim bertambah dua persen,” jelas Wahyudin. 

Ia menguraikan, pemetaan desil satu sampai sepuluh yang menunjukkan tingkat kesejahteraan rumahtangga, desil enam  sampai sepuluh yang tergolong berkecukupan masih terdata. 

Dan mendapatkan bantuan, sedangkan desil satu terdapat pula rumahtangga miskin yang tidak memperoleh bantuan apa pun. 

BACA JUGA: Ekspor Vanili Organik ke AS tahun 2023 Meningkat

Diharapkan, perbaikan data dilakukan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) kabupaten/ kota sampai tingkat RT, agar kemiskinan dan penanggulangannya dapat dilakukan secara tepat. ***