Memerangi Hoaks Tugas Stakeholder dan Masyarakat

Dalam memerangi hoaks jadi tanggung jawab semua elemen bangsa, yakni pemerintah, semua stakeholder dan nasyarakat

MATARAM.LombokJournmal.com ~  Tugas pemerintahan, pelayanan dan kemasyarakatan di era ini harus dilakukan secara sinergi dan kolaboratif. 

Termasuk memerangi Hoax, fakenews, hate speech di media sosial menjadi tanggung jawab dan peran kolaborasi bersama semua elemen bangsa.

Kadis Kominfotik NTB, Najamuddin Amy, yang akrab disapa Bang Najam, menyatakan itu pada Advokasi dan Koordinasi dengan Pemangku Kepentingan dan Masyarakat untuk Penguatan Deteksi dan Memerangi Hoaks terkait Isu Kesehatan di tujuh Kota di Indonesia di Lombok Plaza Convention & Hotel Mataram, Selasa (13/06/23).

“Dalam teorinya itu ada tiga domain yang berperan agar negara dan pemerintahan dan  masyarakat kita ini maju yakni Government (Pemerintah), Private Sector (Dunia Usaha) dan Civil Society (Masyarakat). Masyarakat ini direfresentasikan oleh Komunitas, NGO dan kelompok2 pemerhati berbagai persoalan bangsa,” kata Bang Najam.

Ia mengingatkan, tiga unsur ini harus berperan.

Menurutnya, kegiatan Mafindo ini setidaknya telah meringankan tugas pemerintah. Semua unsur harus memiliki komitmen dan berkewajiban untuk mengentaskan kemiskinan, pendidikan yang masih rendah sampai dengan urusan berita bohong atau hoaks. 

“Saya sudah lama bertemu dengan banyak teman-temen CSO NGO baik dalam dan luar negeri terkait untuk mempasilitasi programnya ke Provinsi maupun di kabupaten/kota di NTB,” kata Bang Najam di hadapan seluruh Kepala Bidang lingkup Diskominfotik NTB dan puluhan peserta lainnya.

Menurut Bang Najam, sosialisasi, edukasi dan penyebaran informasi masif oleh Diskominfotik terkait pencegahan dan penanggulangan informasi hoaks ini, sudah dilakukan dan terus berkelanjutan. 

Karena itu dari tujuh kota di Indonesia yang menjadi sasaran kegiatan Mafindo ini, tidak salah memilih Provinsi NTB. Seluruh stakeholder dilibatkan. 

Ia mencontohkan, salah satu bukti nyatanya itu sangat erat kaitannya dengan kesehatan yakni keterlibatan Dinas Kominfotik NTB dengan membuat Aplikasi Corona pada saat Covid-19 dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada.

Ia juga menyebut contoh lain seperti menyebarnya berita hoaks di tahun 2019, dimana akan terjadi gempa besar di selatan Lombok. 

Tentu saja dengan berita hoaks tersebut berdampak negatif bagi pada seluruh aktivitas keseharian masyarakat bahkan melumpuhkan roda perekonomian masyarakat.

“Karena itu saya mengajak kita semua untuk tetap berjuang dan menjadi yang terdepan dalam melawan dan memerangi hoax ini. Karena jangan sampai NTB ini rugi karena persoalan berita hoaks yang menyesatkan dan merugikan semua pihak,” katanya.

Manager Patnership Mafindo Pusat Dewi Sari melaporkan, tujuan acara ini diskusi bagi penguatan penanganan dan pencegahan informasi hoaks, khususnya di Kota Mataram. Selain itu membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemahaman isu kesehatan dan cara menyikapinya. 

Selanjutnya, membangun kepedulian pemangku kepentingan setempat melalui aksi nyata dalam menangani hoaks pada isu kesehatan (kejadian ikutan pada pasca Imunisasi, kesehatan Ibu dan Anak, Vaksin dan penyakit tidak menular lainnya. 

Menghasilkan kesepakatan bersama untuk tindak lanjut di lapangan dan pada diskusi berikutnya akan dilakukan pembahasan  lebih jauh mengenai hasil dari tindaklanjut ini. ***

 

 




Peringatan HKG PKK ke 51 dan Rakor Bunda PAUD se-NTB

Menghadiri peringatan HKG PKK ke 51, Gubernur NTB mengapresiasi TP PKK NTB yang dalam keterbatasan tetap bekerja

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengapresiasi organisasi TP PKK NTB yang bisa terus berkegiatan dalam berbagai keterbatasan. 

Hal itu disampaikannya saat membuka acara Rapat Koordinasi PKK dan Rapat Koordinasi Bunda PAUD Tingkat Provinsi NTB Tahun 2023. 

BACA JUGA: Bang Zul Apresiasi BNNP NTB Dalam Pemberantasan Narkoba

Bunda Niken merayakan peringatan HKG PKK NTB ke 51

Acara tersebut digelar memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51 Tahun 2023 Tingkat Provinsi NTB, di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Selasa (13/06/23).

“Ibu-ibu pimpinan TP PKK di NTB dengan segala macam keterbatasan dana, dengan segala keterbatasan ini dan itu, tapi mampu menyanyi dengan riang gembira,” ujar Bang Zul. 

Ia berharap masyarakat NTB  dapat menerima perbedaan dan dapat menghargai sesama. 

Sebagaimana yang ia harapkan, kepada anak-anaknya dapat tumbuh di tempat yang dapat memanusiakan manusia

Seseorang tidak dievaluasi dinilai dari warna kulitnya karena bentuk matanya, karena benuk rambutnya, tapi dia hidup dalam satu negeri yang menghargai prestasi dan karakter yang dimilikinya.

BACA JUGA: Studi Banding Penerapan Program PAAREDI di Sesaot

“We have learnt to fly the air like the birds, we could smim like fish, but haven’t learn so much to be like human being. (Kita telah belajar terbang di udara seperti burung, berenang di lautan seperti ikan, tapi kita belum banyak belajar untuk menjadi manusia),” kata Bang Zul.

Sementara itu, Hj. Niken Saptarini Widyawati, SE. M.Sc. selaku Ketua TP PKK NTB berharap kemeriahan pembukaan acara Rakor PKK dan  HKG PKK ke-51 dapat menular ke berbagai aktivitas lainnya. 

Ia berharap kebersamaan tim PKK dan gotong royong dalam mendukung visi dan misi Pemrov NTB dapat tercapai. 

BACA JUGA: Ganjar Pranowo akan ke Lombok, Rachmat Sambangi PPP NTB

“Kemeriahan dan rasa syukur haruslah selalu menimbulkan gelora semangat baru, energi baru, dalam setiap langkah gerakan PKK. Semoga segenap jajaran Tim PKK NTB  dapat menjaga kebersamaan serta gotongroyong agar agenda pemerintah dalam pembangunan dapat tercapai,” harapnya.***

 

 




Studi Banding Penerapan Program PAAREDI di Sesaot 

Ada 8 desa salah satu Desa Sesaot ini, pihak kabupaten/kota diminta memilih desanya untuk dijadikan studi banding PAAREDI

LOBAR.LombokJournal.com ~ Studi banding pelaksanaan Program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI), dilakukan Ketua TP. PKK Provinsi Jabar di Desa Wisata Sesaot Narmada Lombok Barat, Senin (12/06/07).

BACA JUGA|: Bang Zul Apresiasi BNNP NTB Dalam Pemberantasan Narkoba

Saat itu  Ketua TP. PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati menemani kunjungan Ketua TP. PKK Provinsi Jabar.

Menurut Bunda Niken, untuk program PAAREDI ada beberapa desa yang menjadi pilot projek.

“Di Provinsi NTB ada 8 desa, seperti salah satu desa sesaot ini sehingga kita minta juga kabupaten/kota untuk memilih desanya untuk dijadikan PAAREDI,” jelasnya.

Bunda Niken berharap agar PAAREDI ini benar-benar terintegrasikan dengan rencana yang sudah dipahami dan buat.

“Terkait dengan metodologi dengan terintegrasikan pariwisata dan ekonomi, alhamdulillah di Desa Sesaot ini dengan banyak diberkahi pontensi alam dan wisatanya, dengan dukungan pemerintah desa dan tokoh agama sehingga koordinasi tidak terlalu sulit dan cukup mudah dan langsung dilaksanakan,” tuturnya.

BACA JUGA: Ekspor Vanili Organik Ke AS tahun 2023 Meningkat

Sementara itu, Ketua TP. PKK Jawa Barat Ny. Hj. Atalia Praratya Ridwan Kamil menyampaikan apresiasi atas program yang bisa terintegrasikan dengan pariwisata dan ekonomi.

“Ini menjadi hal yang luar biasa program PAAREDI yang bisa diintegrasikan dengan pariwisata dan ekonomi sehingga patut kita tiru dan diadopsi karena belum bisa dilakukan seperti ini di Jawa Barat,” katanya.

BACA JUGA: MXGP Lombok Sumbawa 2023, Hadirkan Artis dan Band Papan Atas

Selain itu, ia juga mengapresiasi kepada Kepala Desa Sesaot, satu-satunya perempuan yang menjadi Kepala Desa. Dengan kehadirannya mampu memberikan kontribusi yang luar biasa bagi pemberdayaan perempuan.

“Saya melihat bagaimana kolaborasi secara masif dengan stakeholder terkait baik TNI-Polri dan memiliki kekuatan masyarakat yang bersatu padu sehingga menjadi desa yang keren seperti ini,” pungkasnya.***

 

 




Bang Zul Apresiasi BNNP NTB Dalam Pemberantasan Narkoba 

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul memberi apresiasi luar biasa kepada jajaran BNN

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kinerja dan kerja keras jajaran BNN Provinsi NTB mendapat apresiasi dalam penanganan dan pemberantasan pengedaran kasus narkoba di NTB.

Apresiasi itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul saat menghadiri acara Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Narkotika Golongan I di halaman Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB, Senin (12/06/23).

BACA JUGA: MXGP Lombok Sumbawa 2023, Hadirkan Artis dan Band Papan Atas 

Bang Zul mengeparesiasi kinerja BNN NTB

“Atas nama pemerintah Provinsi NTB, kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada jajaran BNN, yang telah banyak menyelamatkan masyarakat atas ketergantungan obat-obatan terlarang tersebut,” ungkap Bang Zul. 

Bang Zul mengakui, dulu ketika mengunjungi pelosok-pelosok desa di NTB, masyarakat hanya meminta bantuan dana untuk pembangunan masjid, irigasi dan infrastruktur jalan. Tapi sekarang masyarakat sudah mulai meminta untuk lebih konsen untuk menangani masalah narkoba yang sudah masuk ke desa-desa.

“Untuk itu, Kami akan melakukan pertemuan rutin dengan bupati, camat hingga kepala desa agar penanganan masalah narkoba menjadi tanggung jawab semua,” tegas Bang Zul.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo akan ke Lombok, Rachmat Sambangi PPP NTB

Memutus jaringan

Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol. Gagas Nugraha menyampaikan, pihak BNN sudah melakukan upaya pemberantasan peredaran narkoba dengan  memangkas memutus jaringan, baik itu jaringan internasional dan nasional ke wilayah NTB.

“Kami berhasil menyita sebanyak 3  kilogram lebih sabu, ekstasi 2000 butir kemudian ganja 3 kilogram,” jelasnya.

Jenderal Gagas juga menjelaskan, barang bukti seperti kendaraan mobil dan sepeda motor juga sudah diamankan yang digunakan oleh para pelaku untuk mengedarkan untuk transaksi untuk melakukan aktivitas dalam rangka beredarnya narkoba di NTB.  

“Oleh karenanya, kami akan terus menjaga NTB dari barang-barang terlarang. Kami berharap kepada masyarakat untuk terus menjaga keluarga dari bahayanya narkoba,” harapnya.

BACA JUGA: Provinsi NTB Kembali Raih Predikat WTP ke 12

Barang yang diedarkan berasal dari Medan, Aceh, Pekanbaru, Batam, Jakarta dan Surabaya. ***

 

 




Ganjar Pranowo Akan ke Lombok, Rachmat Sambangi PPP NTB

Menurut Rachmat Hidayat, puluhan ribu lautan merah massa PDIP se NTB siap sambut Ganjar Pranowo di lapangan Nasional Selong Lombok Timur

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kunjungan silaturahmi dilakukan Rachmat Hidayat ke Kantor DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB pada Senin (12/06/23) pagi. 

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membangun sinergi dan kolaborasi, persiapan menyambut kedatangan Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo ke Pulau Lombok, tanggal 18 Juni 2023 mendatang. 

BACA JUGA: MXGP Lombok Sumbawa 2023, Hadir Artis dan Band Papan Atas

Kolanorasi PDI Perjuangan-PPP Kolaborasi sambut Ganjar Pranowo

Sejumlah Fungsionaris DPD PDIP NTB, antara lain Sekretaris Lalu Budi Suryata, ikut mendampingi. 

Tampak hadir Wakil Ketua DPD yang juga Ketua Fraksi PDIP di DPRD NTB Ruslan Turmuzi dan Raden Nuna Abriadi. Termasuk Ketua DPC PDIP Kota Mataram Made Slamet, hingga Hakam Ali Niazi.

Sementara itu seluruh pengurus teras DPW PPP NTB mendampingi Ketua DPW PPP NTB Muzihir. Sekretaris Muhammad Akri juga hadir menyambut kedatangan pengurus partai banteng moncong putih itu.

Setibanya di Kantor DPW PPP NTB, Rachmat Hidayat dan Lalu Budi Suryata dikalungkan sorban hijau khas partai berlambang Ka’bah itu. Pertemuan kemudian berlangsung tertutup.

Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat mengaku DPP PDIP memerintahkan pihaknya untuk menjalin komunikasi intensif dengan PPP. 

BACA JUGA: Partai Politik Harus Mnegutamakan Kepentingan Masyarakat

Hal itu terutama dalam konteks menyambut kedatangan Bacapres Ganjar Pranowo ke Pulau Seribu Masjid. Termasuk juga membangun pondasi awal rencana pemenangan Ganjar Pranowo di NTB.

Dalam agenda kunjungan Ganjar tersebut, Rachmat menuturkan, salah satu kegiatan yang telah dijadwalkan adalah berkunjung ke Kantor DPW PPP NTB.

“Kedatangan kami untuk menyampaikan kepada PPP bahwa nanti tanggal 18, sehabis konsolidasi partai, beliau (Ganjar) akan berkunjung ke kantor DPW PPP NTB,” ujar Rachmat di hadapan pengurus DPW PPP NTB. 

“Salam Pak Ganjar akan berkunjung ke sini,” imbuh Rachmat. 

Dijelaskan Rachmat, dalam setiap kunjungan Ganjar Pranowo ke daerah, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah memerintahkannya untuk selalu berkunjung ke kantor PPP. 

Anggota DPR RI dapil Lombok  itu pun meminta pengurus DPW PPP NTB untuk benar-benar mempersiapkan agenda strategis tersebut. 

Rachmat berharap, PPP NTB dapat hadir dengan kekuatan penuh dan menunjukkan bahwa PPP NTB solid untuk memenangkan Ganjar Pranowo.

“Saya minta para tokoh dan Masyayikh atau alim ulama PPP, bisa kumpul di sini (Kantor DPW PPP NTB),” imbuhnya. 

Kemudian, ihwal agenda konsolidasi akbar di Lapangan Nasional Selong Lombok Timur, Rachmat berujar bahwa nantinya sejumlah pengurus dan politisi senior PPP akan turut satu panggung dengan Ganjar Pranowo. 

BACA JUGA: Provinsi NTB Kembali Predikat WTP ke 12

“Nanti pimpinan PPP akan ada satu panggung dengan Pak Ganjar, saya rasa itu penting,” ujarnya.

Konsolidasi akbar

Sementara itu Acara konsolidasi akbar di Lapangan Nasional Selong, kata Rachmat akan dihadiri puluhan ribu kader partai, simpatisan, dan relawan Ganjar Pranowo se-NTB.

“Lapangan Nasional Selong akan dipenuhi puluhan ribu lautan merah massa PDIP se NTB  untuk sambut Capres,  Ganjar Pranowo dengan berbagai atraksi seni tradisional khas wong cilik untuk memeriahkannya,” ulas Rachmat. 

Lebih jauh, Rachmat mengaku PDIP-PPP punya kesejarahan panjang dalam membangun negara. 

Pada Pemilu 1997, di tingkat akar rumput PDI Pro Megawati dan PPP pernah terjalin sinergi dalam wujud gerakan Mega Bintang, untuk melawan otoritarianisme Orde Baru.

Sinergi itu, terjalin kembali ketika Ibu Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum PPP Periode 1998-2007, Hamzah Haz bersama memimpin Kabinet pada 2001-2004. 

Kala itu, Megawati selaku Presiden Republik Indonesia dan Hamzah Haz selaku Wakil Presiden bersinergi membangun negara ini dengan memimpin Kabinet Gotong Royong. 

“Dan sinergi itu terus berlanjut hingga hari ini,” jelasnya.

Terpisah, Ketua DPW PPP NTB Muzihir menyambut baik rencana kunjungan Ganjar Pranowo ke Pulau Lombok, khususnya rencana singgah di Kantor DPW PPP NTB.

“Saya memang sudah mendapatkan informasi dari DPP PPP, untuk siap-siap menyambut Ganjar di NTB. Saya diperintahkan untuk berkoordinasi dengan PDIP. Alhamdulillah hari ini bisa terealisasi,” jelasnya.

“Kami internal PPP merasa bangga, senior kita Pak Rachmat tadi datang berkunjung ke DPW,” imbuhnya. 

Muzihir mengaku tunduk terhadap garis instruksi DPP PPP yang telah memutuskan mengusung Ganjar Pranowo. 

BACA JUGA: Dampak Positif Program Kesehatan Anak UNICEF di NTB

“Kami menunggu arahan lebih lanjut soal teknis, pada prinsipnya kami siap menyambut. Adapun apa yang bisa kami perbuat, kita akan laksanakan, kita jalin komunikasi yang intens,” ungkap Muzihir. ***

 

 




MXGP Lombok Sumbawa 2023, Hadirkan Artis dan Band Papan Atas

Gebyar Road to MXGP Lombok Sumbawa 2023 digelar di Mataram yang dihadiri Gubernur NTB dan diramaikan siswa SMU

MATARAM.LombokJournal.com ~ Selain menghadirkan event olahraga berkelas internasional, MXGP Lombok Sumbawa menjanjikan paket lengkap hiburan dengan hadirnya artis dan band papan atas Indonesia. 

Direktur PT Carsten, Abdul Gani Kusuma mengatakan MXGP Lombok Sumbawa 2023 dimeriahkan oleh band Dewa, The Lucky Laki, Kotak juga band band lokal. 

BACA JUGA: Provinsi NTB Kembali Raih Predikat WTP ke 12

Gubernur NTB hadir di acara Gebyar Road to MXGP Lombok Sumbawa 2023

“Pengunjung yang membeli tiket MXGP dengan satu harga akan mendapatkan hiburan musik dari band band terkenal Indonesia,” ungkapnya.

Ia mengatakan itu di acara Gebyar Road to MXGP 2023 di halaman Kantor Dinas Kominfotik NTB, Minggu (11/06/23).

Tiket seharga Rp 550 ribu untuk VVIP, Rp 250 ribu sampai Rp 50 ribu rupiah untuk menyaksikan adu keahlian pembalap motocross dunia di Lombok dan Sumbawa, juga dapat menikmati hiburan musik tersebut. 

Ia menambahkan, penjualan tiket saat ini telah mencapai angka 4200 lembar. 

BACA JUGA: Dampak Positif Program Kesehatan UNICEF di NTB

Taufan Rahmadi, staf khusus Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI mengatakan, ikhtiar menghadirkan event dan hiburan berkelas ini semata untuk kebangkitan ekonomi dan pariwisata NTB. 

“Kita harus apresiasi dan mendukung Pemerintah Provinsi NTB yang menghadirkan gelaran kejuaraan olahraga internasional dengan hiburan berkelas yang sekaligus menggairahkan pariwisata kita”, ujarnya. 

Ia menambahkan, dampak ekonomi masyarakat akan bergerak dengan hadirnya event internasional

Gebyar Road to MXGP Lombok Sumbawa 2023 pekan ini juga dihadiri Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, SE, MSc. 

BACA JUGA: Data dan Mindset, Penting Dalam Penanggulangan Kemiskinan

Selain hiburan kesenian dari siswa siswa SMU, NTB Care juga menghadirkan donor darah dan ekspo UKM lokal.*** 

 

 




Program Unicef-NTB, Tunjukkan Trend Positif di Lotim

Adanya program kerja sama program Program Unicef-NTB, meningkatkan  prasarana dan kapasitas tenaga kesehatan di Lotim

LOTIM.LombokJournal.com ~ Dukungan program kesehatan kerja sama Pemerintah Provinsi NTB dengan United Nations Children’s Fund (UNICEF) atau Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa, menunjukkan trend positif atau berdampak positif.

BACA JUGA: Dampak Positif Program Kesehatan Anak UNICEF di NTB

Monitoring program kerjasama UNICEF-NTB

Khususnya bagi peningkatan prasarana dan kapasitas tenaga kesehatan untuk fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Lombok Timur. 

Trend positif itu tampak di Puskesmas Montong Betok Kecamatan Montong Gading-Lombok Timur, salah satu layanan kesehatan masyarakat di Lombok Timur.

“Kami merasakan betul bahwa program bantuan kerja sama ini sangat membantu peningkatan layanan di puskesmas kami, baik sarana, tenaga kesehatan maupun manajemen layanan kesehatan kami,” ungkap Kepala Puskesmas Montong Betok, Lalu. M. Yunus.

Ia mengatakannya saat menerima kunjungan Monitoring Terpadu yang dilakukan oleh Kementerian/Lembaga di Puskesmas Montong Betok, Kamis (08/06/23).

BACA JUGA: Sekda NTB Apresiasi Monitoring Terpadu dari UNICEF

Kegiatan monitoring ini merupakan kegiatan yang memantau secara langsung ke lapangan. Tujuannya memastikan, program dukungan kesehatan dapat memberikan dampak yang positif bagi peningkatan kesehatan masyarakat di seluruh provinsi di Indonesia yang mendapat dukungan program kesehatan tersebut.

Hal itu Kepala Bidang Program Monitoring Unicef Indonesia, Mr. Silas Rapold. 

“Kami ingin melihat apakah program dukungan kerja sama ini memberi dampak  positif bagi layanan kesehatan di tengah masyarakat. Setelah kami pantau ternyata menunjukan hasil yang sangat bagus,” jelasnya.

Program dukungan kerjasama Indonesia-UNICEF di Provinsi NTB berfokus pada keberlangsungan hidup dan kesehatan anak, pendidikan, perlindungan anak, gizi, air dan sanitasi: 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyrakat (STBM) dan kebijakan sosial lainnya. 

Kegiatan Monitoring Terpadu yang dilakukan oleh puluhan Tim dari Kementerian /Lembaga  meliputi Bappenas, Kemenkes, Kemendagri, Kemendes, UNICEF Indonesia.

BACA JUGA: Provinsi NTB Kembali Raih Predikat WTP ke 12 

Monitoring itu didampingi Tim dari Bappeda, DP3AP2KB, Dinas Kesehatan, DPMPD, Dinas Kominfotik lingkup pemerintah Provinsi NTB. Kegiatan monitoring di awali di Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Timur yang meliputi Puskesmas, Sekolah dan beberapa desa.***

 

 




Penjelajahan Mantra Ardhana dalam “KISSING THE POETRY”  

Pameran “KISSING THE POETRY” di Sanur, Bali, merupakan ekspresi penjelajahan maestro perupa Mantra Ardhana

LombokJournal.com ~ Mantra Ardhana, seniman visual, kelahiran Cakranegara, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar pameran tunggal bertajuk “KISSING THE POETRY”, di SANTRIAN Art Gallery, Sanur, Bali, dibuka Jum;at (09/06/23). 

BACA JUGA: Provinsi NTB Kembali Raih Predikat WTP ke 12

Penjelajahan visual digital
KISSING THE DEVIL “ – Oil Color on Canvas – 200 cm x 145 cm – Mantra Ardhana – 2023

Pameran yang akan berlangsung hingga 31 Juli itu, menyajikan sebanyak 27 karya. Menyajikan oil color on canvas, watercolor on paper, dan new media. Semua karya tersebut merupakan karya terbaru, yang diproduksi oleh Mantra Ardhana di tahun 2023.

Selama ini, Mantra Ardhana tetap suntuk menghasilkan karya analog, cetak di atas kanvas (print on canvas) dengan sentuhan analog (retouch). 

Selain itu ia bisa dibilang produktif berekplorasi melalui komputernya. Menghasilkan imaji visual digital termasuk video art yang bersenyawa dengan musik elektronik.

Meski yang karya-karya visual digital yang dipamerkan merupakan karya terbarunya, sebenarnya Mantra sudah melakukan eksperimen dan eksplorasi karya visual digital sejak tahun 2000-an. 

Barangkali, hingga kini Mantra merupakan salah satu di antara sedikit (kalau tidak disebut satu-satunya) perupa Lombok yang tetap konsisten menghasilkan karya lukis analog. Bersamaan dengan itu ia termasuk produkstif mengeksplorasi visual digital. Karena konsistensi penjelajahannya itu ia layak disebut maestro visual.

Ketidakpahaman Manusia

Mantra Ardhana  lahir 22 Agustus 1971 di Lombok. Nusa Tenggara Barat. Meski berdarah Bali – perupa yang menyelesaikan studi kesarjanaannya tahun 1999 di Fakultas Seni Rupa – Seni Murni-Institut Seni Indonesia (ISI) Jogyakarta itu – menyebut dirinya orang Lombok.

BACA JUGA: Data dan Mindset, Penting dalam Penanggulangan Kemiskinan

Perupa yang bahkan tak gentar mengejek diri dan karyanya sendiri itu, kadang mengidentifikasi karya-karyanya sebagai wujud ‘organic mind’.

Seorang penelaah karya rupa, Miekke Susanto, mengulas “KISSING THE POETRY” sebagai pengenalan, pemahaman, dan penanda terhadap “ketidaktahuan” manusia tentang banyak hal yang kerap beroposisi.

Pameran tunggal dari penjelajahan Mantra Ardhana
“ SOUND of SILENCE BEAUTY “ – Oil Color on Canvas – 250 cm x 160 cm – Mantra Ardhana – 2023

Maksudnya, yang beroposisi itu adalah sesuatu yang tampak bertolak belakang tapi hadir bersamaan. Sesuatu yang membingungkan dan mengundang ketidak pahaman, namun ada di tengah-tengah kita. 

Ada sains-mitologi, spiritualitas-profanitas, seen-unseen, fisikal-virtual, nyata-maya, hitam-putih, dan berbagai kenyataan yang saling bertentangan lainnya. 

“Ibarat teks yang berkelindan di setiap individu,” kata Miekke Susanto. 

BACA JUGA: Ekspor Vanili Organik ke AS tahun 2023 Meningkat

Mantra berada di tengah pusaran itu, dan memanfaatkannya. Internet bukan sekedar media distribusi karya-karya digitalnya. Capaian termutakhir dari teknologi informasi pun, yaitu; Artificial Intelligence (AI), dimanfaatkan sebagai perangkat ekspresinya

Bahkan tidak berhenti memanfaatkan, sekaligus melakukan pengayaan. AI dipersinggungkan dengan prinsip grafika dan rangkaian elektronik. Karya yang semula berupa gambar diam (still image), dan saling silang medium dan disiplin ilmu tersebut terciptalah ilusi yang menggerakkan (kinetic), serta memperdalam dimensi hingga nampak bervolume (3D).

Menurut Mikke, pesan-pesan Mantra pada setiap karya padat akan problematika keseimbangan hidup manusia. 

“Lukisan, instalasi, maupun karya-karya digitalnya menyimpan rasa penasaran yang berbasis pada konsep sekala-niskala,” ujarnya.  

Dan Mantra berharap karyanya bisa mendialog tentang warisan nilai filosofis masa lampau.

“Khususnya untuk generasi muda masa kini yang hidup dalam peradaban dengan percepatan dan kecanggihan teknologi informasi,” tutur Mantra.

Itulah Mantra yang selalu tampak unik sekaligus otentik. Seperti Ronieste, aktivis dan penggiat seni di Lombok, mengulik ‘corat-coret’ Mantra di atas kertas. 

Mantra seperti meninggalkan begitu saja sejumlah fragmen yang masih berupa kubangan, kata Roni. Namun Mantra dinilai menyakini ada sesuatu, semacam energi yang akan menguak pengertian. 

Penjelajahan Mantra Ardhana dalam pameran “Kissing The Poetry”

Misalnya, kita menduga seolah-olah ada huruf dalam karyanya. Tak pusing apakah orang lain memahaminya.

BACA JUGA: Biografi Penyair yang Terangkum Dalam Puisi

“Ini tipografi saya sendiri, bukan untuk dibaca. Ia semacam simbol dan hanya aku yang mengerti maknanya,“ kata Mantra. ***

 

 




Dies Natalis AKOM, Gubernur NTB Umumkan Prodi Terbaru

Membuka acara Dies Natalis 44 ke-7 Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM), diumumkan Prodi Teknik Energi Terbarukan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Program Studi (Prodi) terbaru Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM) Sumbawa yaitu Teknik Energi Terbarukan (TET) diumumkan Gubernur NTB Zulkieflimansyah. .

Pengumuman itu dilakukan saat memberikan sambutan pada acara Dies Natalis 44 ke-7 Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM) di Aula Tengah Pendopo Gubernur,  Jum’at (09/06/23).

BACA JUGA: Partai Politik Harus Mengutamakan Kepentingan Masyarakat

Gubernur NTB mengumumkan Prodi baru saat acara Dies Natalis 44 ke-7 Akademi Komunitas Olat Maras

“PT.AMNT punya banyak kebutuhan untuk mengoperasikan alat berat, juga pembangunan lainnya. Untuk mengoperasikan itu apa harus orang dari luar daerah? Karena itu pemerintah sepakat untuk punya kanal akademi komoditas diperuntukkan bagi anak-anak yang ingin langsung bekerja,” ucap Bang Zul sapaan akrab Gubernur..

Pembangunan juga harus dimaknai sebagai progres besar untuk mengupgrade kemampuan. Tidak ada gunanya pertumbuhan ekonomi NTB mencapai 10 persem, GDP meningkat pesat kalau untuk mengoperasikan alat besar saja butuh orang luar.

“Selamat kepada AKOM, walaupun kampus swasta namun dapat lulusan dan juga mengelola keuangan dengan kondisi keuangan yang sehat dan sangat baik ditengah kondisi ekonomi saat ini. Semoga ini menjadi langkah awal yg luar biasa untuk AKOM,” pesan Gubernur.

BACA JUGA: Data dan Mindset, Penting Dalam Penanggulangan Kemiskinan

Direktur AKOM, Ahmad Jaya, S.Pd., M.T juga menyampaikan, dengan adanya industri di Sumbawa terutama di bidang alat penyerapan terhadap mahasiswa kami sangat luar biasa.

“Jadi sekarang pun sangat banyak sekali peminat dari mahasiswa kami karena memang diserap oleh perusahaan. Alhamdulillah terima kasih kepada perusahaan mitra-mitra yang telah mendukung,” ucapnya.

Acara ini juga di rangkai dengan Penandatanganan nota kesepahaman antara AKOM Sumbawa dengan PT United Equipment Indonesia tentang pembangunan bidang pendidikan penelitian pengabdian kepada masyarakat, peningkatan sumber daya manusia dan pengembangan produk. 

Kemudian Penandatanganan Nota kesepahaman antara AKOM dengan PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk Kantor Cabang Sumbawa Besar, tentang Ekosistem keuangan Perguruan Tinggi. 

BACA JUGA: MXGP Lombok Sumbawa 2023, Hadirkan Artis dan Band Papan Atas

Dilanjutkan dengan penyerahan surat keputusan menteri tentang izin pembukaan Program Studi Energi Terbarukan program Diploma Dua pada AKOM yang diselenggarakan oleh Yayasan Dea Mas yang diserahkan oleh Kepala LLDIKTI wilayah 8 kepada Direktur AKOM.*** 

 

 




Provinsi NTB Kembali Raih Predikat WTP ke 12

Bang Zul bersyukur atas keberhasilan Provinsi NTB kembali meraih prestasi membanggakan terhadap hasil pemeriksaan laporan keuangan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB kembali meraih predikat WTP ke -12 kali secara berturut-turut sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2022.

Penyerahan Opini WTP untuk Pemerintah Provinsi NTB diterima langsung oleh Gubernur NTB, Zulkieflimansyah di Ruang Sidang DPRD NTB, Kamis (08/06/23).

BACA JUGA: Data dan Mindset, Penting Dalam Penanggulangan Kesehatan

Gubernur NTB bersyukur Privinsi NTB menerima Opini WTP dari BPK RI

Saat penyerahan itu, Gubernur NTB didampingi Pimpinan DPRD Provinsi NTB di tengah Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi NTB Tahun 2022.

Dr. Pius Lustrilanang, S.IP., M.Si., CSFA., CFrA, Anggota IV BPK RI mengapresiasi Pemerintah Provinsi NTB atas pencapaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi NTB tahun anggaran 2022.

“Kami beharap tahun 2023 Pemerintah Provinsi NTB dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, lebih menekan tingkat pengangguran, WTP akan sia – sia apabila kesejahteraan rakyat di NTB belum tercapai,” kata Pius.

BACA JUGA: Data Kemiskinan NTB Belum Sesuai Kondisi Aktual

Bang Zul panggilan Gubernur NTB menyampaikan terima kasih atas atensi positif yang telah disematkan oleh BPK RI kepada Provinsi NTB. Ini menjadi penyemangat bagi Provinsi NTB untuk melanjutkan ikhtiar pengelolaan keuangan daerah yang semakin baik kedepannya.

“Alhamdulillah apa yang menjadi harapan kami untuk kembali meraih prestasi yang membanggakan terhadap hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah provinsi nusa tenggara barat tahun 2022, dapat tercapai sebagaimana tahun-tahun sebelumnya,” tutur Bang Zul saat  

Dinamika pembangunan terus berkembang pesat di Provinsi NTB, harus mampu menyesuaikan dengan berpedoman pada peningkatan kualitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. 

Bang Zul berharap kepada BPK RI  terus memberikan pembinaan atas pengelolaan keuangan daerah di Provinsi NTB, yang akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas pemerintahan di provinsi nusa tenggara barat.

BACA JUGA: Mobilitas Angkutan Laut dan Udara di NTB Meningkat

“Kami yakin dan percaya, BPK selaku auditor eksternal memiliki andil yang besar terhadap semakin membaiknya kinerja pengelolaan keuangan daerah di provinsi nusa tenggara barat di tahun mendatang,” tutur Bang Zul.***