Penonton MXGP Samota Dihibur Band Kotak dan Band D’Massive

Saat ini grup band ternama, KOTAK dan D’Massive sudah datang untuk ramaikan event MXGP Samota

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Hiburan musik band ternama, KOTAK dan D’Massiv bersama penyanyi lokal akan meramaikan di malam terakhir penyelenggaraan event MXGP Samota Sumbawa, Minggu (25/06/23).

BACA JUGA: WOW! Sirkuit Samota Punya Lintasan Terbaik di Dunia

Berlangsungnya event MXGP Samota 2023, masyarakat tak hanya menyaksikan balapan semata, panitia penyelenggara juga menyiapkan hiburan keren

MXGP Samota kali ini dipastikan akan meriah, seperti terlihat dari pantauan medsos Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB yang akan masyarakat pulau Sumbawa dan luar daerah lainnya.

BACA JUGA: NTB Ingin Menjadi Pusat Busana MUslim Dunia

Para personel KOTAK dan D’Massive tiba di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin lll  siap tampil menghibur.

Bang Zul memang berhasrat menjadikan event MXGP Samota 2023 menjadi hiburan bagi masyarakat 

“Walaupun lagu-lagu mereka ini tidak pernah saya dengar, karena lebih pada generasi Rhoma Irama, kita usahakan tahun depan datangkan Rhoma Irama,” ungkap Bang Zul.

BACA JUGA: Sesi Free Practice MX2 di Sirkuit Samota, Adamo Unggul 

Terlihat personel Polwan menyambut kedatangan band KOTAK dan D’Massive, mendokumentasikan saat foto bersama di Bandara.***

 

 




MXGP Samota Diatensi Luar Biasa Masyarakat Sumbawa

Adanya event MXGP Samota, masyarakat Sumbawa secara sosial berinteraksi dengan masyarakat luar Sumbawa, Indonesia bahkan pengunjung dari luar negeri

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Perhelatan akbar motor cross dunia, MXGP Samota 2023, Sumbawa, NTB, tanggal 23-25 Juni 2023 mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat Sumbawa.

BACA JUGA: Penonton MXGP Samota Dihibur Band Kotak dan D’Massive

Event MXGP Samota memberi dampak positif sosial ekonomi bagi masyarakat Sumbawa

Atensi luar biasa dan luas terhadap penyelenggaraan event  MXGP Samota di Sirkuit Samota seluas 150 hektar ini tampak sejak opening ceremony.

Di hadapan puluhan wartawan media cetak,  elektronik dan media online dalam dan luar negeri, Minggu (25/06/23), Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, S.Pd, M.Pd, mengungkapkan rasa syukurnya atas gelaran MXGP Samota, Sumbawa.

Karena Gelaran event MXGP Samota memberikan dampak positif sosial ekonomi masyakat setempat. 

Dampak sosialnya, masyarakat Sumbawa secara sosial berinteraksi dengan masyarakat luar Sumbawa, Indonesia bahkan luar negeri. 

“Dan secara ekonomi masyarakat Sumbawa jelas akan mendapatkan nilai tambahnya seperti keberadaan lapak-lapak UMKN yang memperkenalkan produk kerajinan dan UMKN lainnya dari masyarakat Sumbawa, termasuk kuliner khas Sumbawa,” kata Dewi Noviany,.

BACA JUGA: Wow! Sorkuit Samota Punya Lintasan Terbaik di Dunia

Wabup dari latar belakang praktisi pendidikan ini mengatakan, Pemkab Sumbawa akan mengevaluasi kemajuan bertahap penyelenggaraan even MXGP Samota, bagi kesuksesannya dan perbaikannya di masa mendatang. 

Ia akan terus melakukan pembenahan dan perbaikan infrastruktur pendukung di Sirkuit Samota. 

Sirkuit ini sudah mendapatkan pengakuan langsung dari Federasi International Motor (FIM), sebagai sirkuit terbaik dan terindah dunia.

“Yang jelas dengan pintu masuk event olahraga otomotif dunia di Samota ini, para wisatawan ataupun pengunjung dari luar Sumbawa tidak akan menyesal datang ke Sumbawa,” kata Noviany.

BACA JUGA: NTB Ingin Menjadi Pusat Busana Muslim Dunia

Potensi keindahan alam Sumbawa yang indah, terlebih adanya Pulau Moyo, Teluk Saleh dengan potensi perikanan tangkapnya, diharapkan menambah kesejahteraan masyarakat..***

 

 

 




Sesi free Practice MX2 di Sirkuit Samota, Adamo Unggul

Pembalap dari team Red Bull KTM Factory Rac, Andrea Adamo dari Itali,  dalam Sesi Free Practice MX2 di Sirkuit Samota mencatat waktu teratas

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Sesi Free Practice MX2 yang berlangsung di Sirkuit Samota sekitar pukul 13.48 WITA,  Sabtu (24/06/23), Pembalap Andrea Adamo team Red Bull KTM Factory Rac unggul. 

BACA JUGA: NTB Ingin Jadi Pusat Busana Muslim Dunia

Event MX2 di Sirkuit Samota diikuti 19 negara

Dalam ajang MXGP Sumbawa 2023  di Sirkuit Samota akan mempertandingkan dua kelas balap, yakni MXGP sebagai kelas utama dan MX2 yang berada di bawahnya.

Dalam Sesi Free Practice MX2 di Sirkuit Samota itu, Adamo dengan nomor motor 80 berasal dari Italia meraih waktu 2:00.276 detik pada lap time.

BACA JUGA: Wow! Sirkuit Samota Punya Lintasan Terbaik di Dunia

Pada sesi 1 memperoleh 0:29.607, Section 2 memperoleh 0:32.088, Section 3 memperoleh 0:24.355 dan Section 4 memperoleh 0:33.234 detik.

Sementara itu, pembalap Indonesia Delvintor Alfairizi mendapatkan posisi ke 16, Ismayana Diva mendapatkan posisi ke 19, Nakami Vidi Makarim mendapatkan 20.

BACA JUGA: MXGP Lombok Sumbawa 2023, Hadirkan Artis dan Band Papan Atas

Dalam event MX2 di Sirkuit diikuti sebanyak 23 pembalap dari 19 negara, di antaranya dari Italia, Nederland, Belgia, German, Perancis, Norwegia, Rusia, Slovenia, Finlandia, Amerika Serikat, Denmark, Indonesia, Thailand, Malaysia. ***

 

 




NTB Ingin Menjadi Pusat Busana Muslim dunia

Kata Bunda Niken, Keinginan Indonesia menjadi pusat busana muslim dunia bukanlah mustahil, karena NTB memiliki potensi itu

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Provinsi NTB memiliki potensi menjadi pusat busana muslim dunia. Namun upaya NTB untuk meraih kesuksesan itu tak cukup dengan pelatihan beberapa hari, tapi butuh waktu bertahun-tahun untuk merasakan hasil dari keringat.

BACA JUGA: Seksi Free Practice MX2 di Sirkuit Samota, Adamo Unggul

Kata Bunda Niken, NTB punya potensi jadi pusat busana muslim
Bunda Niken (kanan)

Ketua Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengungkapkan itu saat menutup Bimtek (bimbingan teknis) Fashion Designer Berbasis Tenun, di SMKN 1 Sumbawa Besar, Sabtu (24/06/23).

“Saya sebagai Ketua Dekranasda NTB optimis, Provinsi NTB kecil tapi memiliki cita-cita besar mengutip pak Gubernur,” tuturnya.

BACA JUGA: Sebelum Balapan Pembalap MXGP Samota Diarak Naik Dokar

Provinsi NTB memang kecil terdiri dari pulau-pulau kecil yang jumlahnya tidak terlalu besar, namun NTB bagian dari republik ini ingin negara Indonesia maju.

Keinginan Indonesia menjadi pusat busana muslim dunia bukanlah mustahil, karena NTB memiliki potensi itu. 

“Kita di NTB ingin menunjukkan, Indonesia bisa maju jika masyarakat seluruhnya tegak,” ujarnya.

Menurut Bunda Niken, upaya yang dilakukan NTB saat ini adalah untuk membentuk suatu sistem. 

“Ke depan akan melibatkan berbagai pihak untuk berkontribusi. Karena. Dunia fashion ini memiliki pemasukan bagi pertumbuhan ekonomi,” tukasnya.

Dengan bertambahnya 20 desainer busana di Kabupaten Sumbawa menjadi pijakan melihat busana dan tenun yang bagus ke depan.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Didampingi Guibernur NTB Tinjau Smelter

Kegiatan bimtek Fashion Designer Berbasis Tenun ini diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian Prov. NTB bekerjasama dengan Diskoperindag Kabupaten Sumbawa dan SMKN 1 Sumbawa.***

 

 




Wow! Sirkuit Samota Punya Lintasan Terbaik Di Dunia!

MXGP Samota 2023 merupakan kali kedua di Sirkuit Samota Sumbawa, menjadi seri ke sepuluh gelaran MXGP musim ini

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ CEO FIM Motocross World Championship, David Luongo menyebut MXGP Samota yang digelar di Sirkuit Samota yang  merupakan tempat indah dan spektkuler.

BACA JUGA: Sebelum Balapan Pembalap MXGP Diarak Naik Dokar

Gubernur NTB mengatakan, penonton MXGP juga menikmati keindahan alam Sumbawa di Sirkuit Samota
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah

Gelaran Motor Cross Grand Prix atau MXGP 2023 Samota di Sirkuit Samota Sumbawa dipuji David Luongo sebagai salah satu sirkuit dengan lintasan terbaik di dunia.

“Ini kali kedua bagi kami mengunjungi pulau Sumbawa, lintasan di Sirkuit Samota ini sangat kami sukai, Sumbawa merupakan tempat yang sangat spektakuler dan tempat yang indah untuk dilihat. Mari kita nikmati balapan ini,” ujar David di tengah acara Welcome Opening Ceremony MXGP 2023, di halaman kantor Bupati Sumbawa (23/06/23). 

MXGP Samota 2023 merupakan kali kedua di Sirkuit Samota Sumbawa, menjadi seri ke sepuluh gelaran MXGP musim ini, dengan peserta dari 18 Negara dengan jumlah rider 23 MXGP dan 25 MX2. 

BACA JUGA: Pekerja Migran Indonesia Korban Kekerasan di Libya Pulang

Selain lintasan terbaik Sirkuit Samota memiliki daya tarik pesona alam yang tidak dimiliki oleh siruuit di negara lainnya, sebut saja pulau Moyo dengan air terjunnya, serta teluk saleh  dengan spot hiu paus.

“Dua hari yang lalu saya berenang bersama hiu, salah satu hiu terbesar di dunia, Sumbawa memiliki wisata yang paling indah ada air terjun, indahnya terumbu karang saat menyelam di pulau Moyo,” ungkap Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.

Ia mengatakannya saat menyampaikan sambutan di acara Welcome opening Ceremony MXGP 2023.

Bang Zul optimis gelaran MXGP Samota tahun ini tidak kalah dengan tahun lalu. Selain menyuguhkan tontonan motocross, para pengunjung dapat menikmati keindahan alam Sumbawa dengan destinasi wisata terbaiknya

BACA JUGA: Anak Korban Kekerasan di Jateng, Ibunya Meregang Nyawa

“Kemarin MXGP Samota menjadi event penonton terbanyak di dunia, mudah-mudahan besok akan lebih banyak lagi jauh dari tahun kemarin,” kata Bang Zul.***

 

 




Sebelum Balapan Pembalap MXGP Samota Diarak Naik Dokar

Para pembalap yang akan berlaga di MXGP Samota Sumbawa menarik perhatian masyarakat saat diarak naik Dokar

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Agar punya kesan mendalam, para pembalap MXGP Samota Sumbawa diarak naik Dokar, alat transportasi tradisional Sumbawa. 

BACA JUGA: Wow! Sirkuit Samota Punya Lintasan Terbaik di Dunia! 

Dokar yang mengangkut pembalap MXGP Samota

Para pembalap MXGP Samota itu diarak dari Kantor Bupati Sumbawa, mulai jalan Yos Sudarso, Jalan Setia Budi, Jalan Dr. Cipto, Jalan Sudirman dan berakhir di Istana Dalam Loka.menuju  Istana Dalam Loka, Jum’at (23/06/23). 

Pawai arak-arakan para pembalap MXGP Samota bersama krunya itu usai seremoni di halaman depan Kantor Bupati Sumbawa. 

Pembalap MXGP Samota bersama para krunya menggunakan 26 unit Dokar yang disediakan panitia. Selain itu juga diikuti barisan sepeda ontel.

BACA JUGA: MXGP Lombok Sumbawa 2023, akan Hadirkan Artis dan Band Papan Atas

Arak-arakan menjelang event Motocross Grand Prix (MXGP) Of Indonesia seri ke10 kembali digelar kedua kalinya di Sirkuit Samota. 

Salah seorang penarik Dokar asal Lombok Timur, Hurnain, yang lama tinggal di Sumbawa mengatu bahagia dan senang dokarnya digunakan oleh para Rider dari luar negeri. 

“Saya senang bersama teman-teman yang lain bisa dilibatkan oleh panitia untuk ikut partisipasi, seperti tahun lalu semoga acaranya berjalan lancar,” ungkapnya.

Pembalap dari 18 Negara antusias menaiki kendaraan yang digerakan menggunakan kuda tersebut.

Tim dokumentasi para pembalap itu antusias mengabadikan momentum yang tidak mereka dapat di tempat lain.

Masyarakat Sumbawa yang menyaksikan moment langka ini memberikan apresiasi para Rider dari belasan negara yang menaiki Dokar 

BACA JUGA: Bertengkar Hebat Seorang Suami Bunuh Istrinya

Dan masyarakat tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dengan mengambil foto atas keunikan dan kelucuan para rider menaiki Dokar tersebut. ***

 

 




Pekerja Migran Indonesia Korban Kekerasan di Libya Pulang

HBK mendorong dua pekerja migran Indonesia korban kekerasan di Libya lapor Polda NTB, agar ada efek jera untuk perekrut PMI

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Pekerja Migran Indonesia (PMI), Sri Muliemi dan Nismawat, asal Lombok yang mengalami tindak kekerasan dari majikannya di Libya, harus ditindak lanjuti dengan penegakan hukum.

 Memang, kedua pekerja migran Indonesia itu sudah kembali, namun soal penegakan hukum harus berlanjut.

BACA JUGA: Pekerja Migran Asal Lombok, Korban Kekerasan di Libya

HBK mendorong penegakan hukum atas tindak kekerasan dua pekerja migran Indonesia di Libya
H Bambang Kristiono (HBK)

Penegasan terkait Kasus kekerasan fisik yang dialami oleh dua pekerja migran Indonesia di Benghazi, .Libya, diungkapkan Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Bambang Kristiono, SE (HBK).

“KBRI Tripoli sudah mendalami kasus dua pekerja migran Indonesia ini. Dan memang benar keduanya telah mengalami kekerasan fisik dari majikannya selama bekerja di Benghazi, Libya,” kata HBK melalui siaran persnya Jum’at (23/06/23).

KBRI di Tripoli sebelumnya telah menjelaskan kepada Sri Muliemi (SM) dan Nismawati (N), ada dua opsi penyelesaian yang dapat dilakukan untuk menindak-lanjuti peristiwa kekerasan yang mereka terima. 

Pertama, melakukan tuntutan hukum. Kedua, langsung pulang ke tanah air Indonesia.

KBRI Tripoli siap mendukung apa pun yang menjadi keputusan dari kedua PMI ini, tutur HBK tentang penjelasan KBRI. . 

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, kedua PMI ini lebih memilih langsung  pulang ke Indonesia, tanpa melakukan tuntutan hukum kepada bekas majikannya.

KBRI Tripoli pun langsung mengurus exit permit imigrasi, dan tiket kepulangan mereka ke Indonesia.

BACA JUGA: Anak Korban KDRT di Jateng, Ibunya Meregang Nyawa

Pulang ke Indonesia

Exit permit sudah dikeluarkan Imigrasi Libya, dan tiket kepulangan sudah diberikan kepada mereka berdua.

“Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Menlu, Bapak Direktur Perlindungan TKI di Luar Negri, dan tentu saja, Bapak Dubes RI di Tripoli atas segala perhatian, bantuan, serta hati baiknya sehingga proses pemulangan dua PMI di Libya ini  bisa tertangani secara cepat dan baik sekali,” ucap HBK. 

Kedua PMI ini akan berangkat dari Benghazi menuju Jakarta pada hari Minggu tanggal 25 Juni 2023, melalui Kairo dan Jeddah.

Dan diperkirakan pada hari Senin, 26 Juni 2023, mereka sudah tiba di Jakarta.

Sesuai SOP, Kemenlu juga akan mengkoordinasikan pemulangan kedua PMI ini, dari Jakarta ke kampung halamannya di Lombok dengan para petugas BP2MI.

“Saya pun akan semaksimal mungkin membantu pengurusan mereka setelah tiba di Indonesia, termasuk untuk kepulangannya ke Lombok, dengan tetap berkoordinasi dengan BP2MI,” sambung HBK.

BACA JUGA: Korban KDRT,  Bertengkar Hebat Suami Bunuh Istri

Penegakan hukum

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, kata HBK, juga memohon bantuan untuk penegakan hukum. Khusus terhadap para oknum perekrut kedua PMI ini di Polda NTB.

“Komunikasi terakhir saya dengan pihak Kemenlu RI, disepakati supaya keduanya mengadukan terlebih dulu permasalahan mereka ini kepada Polda NTB, sebelum mereka secara resmi diserahkan kepada keluarganya,” terang HBK yang dekat Prabowo Subianto ini.

Ditegaskannya, dengan penegakan hukum yg dilakukan, maka kejadian serupa yang menimpa Sri Muliemi dan Nismawati, tidak terus berulang.

“Harus ada upaya keras dalam penegakan hukum sehingga efek jera yang diterima para pelaku kriminal, perekrut tenaga kerja ke luar negeri ini, bisa menjadi solusi,” tandasnya. 

Seperti diketahui, KBRI Tripoli menerima informasi terkait kekerasan fisik yang dialami Sri dari pihak majikannya, melalui video YouTube yang viral beberapa waktu yang lalu.  

Selain adanya laporan masyarakat yang bersimpati terhadap nasib kurang baik yang dialami kedua PMI ini.  

BACA JUGA: Warga Labuhan Jambu Sumbawa, Bicara Potensi Hiu Paus

Pada awalnya, Sri dijanjikan untuk bekerja di Turki, namun pada kenyataannya malah dia dipekerjakan di Benghazi, Libya ***

 

 




Korban KDRT, Bertengkar Hebat Seorang Suami Bunuh Istrinya 

Salah seorang anak yang jadi korban KDRT merupakan anak penyandang disabilitas yang punya keterbatasan berbicara

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kasus tindak kekerasan yang dilakukan seorang suami, M (35) selain menyebabkan istrinya B (31) meninggal dunia, ketiga orang anaknya yang masih balita menjadi korban KDRT (kekerasan dalam rumah tangga). 

BACA JUGA: Anak Korban KDRT di Jateng, Ibunya Meregang Nyawa

Anak korban KDRT butuh pendampingan psikologis

Tindak kekerasan yang menjadikan seorang ibu dan anaknya jadi korban KDRT itu berlangsung di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

BACA JUGA: Anak Korban KDRT di Jateng, Ibunya Meregang Nyawa

Istri yang menjadi korban KDRT itu meninggal dunia dengan wajah lebam-lebam. Perempuan malang itu ditemukan sedang memeluk korban anak yang berusia 1 (satu) bulan, dan 2 (dua) korban anak lainnya yakni  korban anak AA (2) dan korban anak APW (4) berbaring di kaki korban B.

BACA JUGA: Pekerja Migran di Lombok, Korban Penyiksaan di Libya

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Tim Layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 KemenPPPA, dijelaskan oleh Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar, tersangka M dan korban B sering bertengkar dan berujung pada KDRT. 

Kejadian itu berlangsung pada tangga; 13 Januari, bermula dari pertengkaran hebat pasangan pasutri M dan B. M baru saja pulang setelah beberapa hari kerja di luar kota. Setelah pertengkaran hebat itu, tersangka M kemudian memukuli kepala korban B hingga meninggal dunia.

Padahal, sebelumnya, setelah mengetahui istrinya meregang nyawa, M menyusun alibi. Setelah istrinya terbujur kaku, ia mengaku kepada para tetangga sudah 2 (dua) hari ini tersangka M tidak dapat menghubungi korban. 

Namun alibi itu ditepis oleh para tetangga yang di hari sebelumnya masih melihat korban B menjemur pakaian di halaman rumah mereka.

Setelah mengetahui B tak bernyawa, warga segera menghubungi pihak Polres Pati dan membantu mengevakuasi anak-anak korban. 

Polres Pati membawa jenazah korban B ke rumah sakit untuk diotopsi dan korban anak berusia 1 (satu) bulan untuk dirawat di ICU. Pada 15 Juni 2023, Kepolisian memanggil tersangka M untuk diperiksa sebagai saksi pertama yang menemukan jenazah korban. 

BACA JUGA: Desa Peduli Penyiaran, Ini Pesan Bang Zul

Dalam pemeriksaan tersebut, tersangka M kemudian mengakui telah melakukan tindakan KDRT yang mengakibatkan korban B meninggal dunia. 

Polres Pati kemudian menahan dan menetapkan M sebagai tersangka. Sementara itu, korban anak AA dan korban anak APW dibawa oleh pihak keluarga B untuk diasuh.

Anak-anak mengalami trauma

Nahra menuturkan, saat ini anak-anak korban sudah berada dan dirawat oleh keluarga terdekatnya. Meski demikian pihak KemenPPPA akan terus memantau perkembangan kondisi psikologis maupun fisik korban. 

“Satuan Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (SPT PPA) Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat merespon kasus ini dan berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Pati untuk melakukan asesmen awal terhadap kondisi dan kebutuhan ketiga anak korban,” jelas Nahar.

Nahar mengungkapkan, PPT Pati telah melakukan asesmen awal kepada pihak keluarga korban. 

Berdasarkan asesmen awal tersebut, kondisi kesehatan fisik korban anak AA dan korban anak APW telah membaik serta kondisi korban anak berusia 1 (satu) bulan yang tengah dirawat di ICU pun berangsur membaik. 

Sehingga pada 19 Juni 2023 sudah dapat pulang dan diantar kepada pihak keluarga dalam keadaan sehat dan aman. 

Namun dari hasil asesmen awal tersebut diduga korban anak AA dan korban anak APW mengalami trauma karena melihat tindak KDRT yang dialami ibu korban. 

Terlebih, korban anak APW merupakan anak disabilitas yang memiliki keterbatasan berbicara sehingga kesulitan untuk mengekspresikan emosinya secara verbal.

Mengacu pada hasil asesmen yang dilakukan oleh PPT Pati, SPT PPA Jawa Tengah menindaklanjuti pendampingan korban. Dengan memberikan layanan pendampingan psikologis kepada korban anak AA dan korban anak APW, dengan melibatkan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Jawa Tengah.

Nahar mengingatkan, dalam memberikan fungsi layanan penyediaan layanan rujukan akhir bagi perempuan dan anak korban kekerasan, KemenPPPA menyediakan layanan pengaduan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129. 

BACA JUGA: Pelaksanaan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Dapat dihubungi masyarakat apabila melihat, mendengar atau mengalami segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, melalui kanal hotline 129 atau WhatsApp 08111-129-129. ***

 

 

 




Anak Korban KDRT di Jateng, Ibunya Meregang Nyawa

Anak dan ibu jadi korban KDRT yang dilakukan sang suami, anak yang baru berusia sebulan dirawat di ICU dan ibunya meregang nyawa 

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Ini kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan seorang suami di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

KDRT itu dilakukan seorang suami yang jadi tersangka, M (35), yang menyebabkan 3 (tiga) orang anak tersangka menjadi korban. 

BACA JUGA: Korban KDRT, Bertengkar Hebat Seorang Suami Bunuh Istrinya 

Salah satu anak laki-laki yang menjadi korban KDRT itu,  baru berumur 1 (satu) bulan menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU), kondisinya lemah dan mengalami dehidrasi. Sedang istri tersangka yang jadi korban, B (31) seorang Ibu Rumah Tangga, meregang nyawa.

Kasus KDRT ini menjadi perhatian serius Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar menyampaikan ikut berbela sungkawa. 

BACA JUGA: Cegah Perkawinan Anak Melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi

“Kami turut berbelasungkawa atas kejadian KDRT hingga meninggalnya korban B dan mengakibatkan 3 (tiga) anak balita telantar selama kurang lebih 2 (dua) hari,” kata Nahar,Selasa (20/06/23).

Menurutnya, pihak KemenPPPA mendorong pihak Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut dan menjatuhkan hukuman seberat mungkin kepada tersangka yang merupakan kepala rumah tangga.

“Tersangka harus diberi hukuman seberat-beratnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang sesuai,” ujar Nahar dalam keterangannya, seperti diikutip di laman KemenPPPA.go.id, hari Selasa (20/06).

BACA JUGA: Presiden Jokowi Didampingi Gubernur NTB Tinjau Smelter

“Korban B ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia dengan wajah lebam-lebam dalam posisi sedang memeluk korban anak yang berusia 1 (satu) bulan dan 2 (dua) korban anak lainnya, korban anak AA (2) dan korban anak APW (4) berbaring di kaki korban B. Ketiga korban anak tersebut ditemukan dalam kondisi yang lemas,” jelas Nahar.***

 




Warga Labuan Jambu Sumbawa Bicara Potensi Hiu Paus 

Kehadiran Bang Zul mengobati kerinduan warga Labuhan Jambu, dan gubernur pun minta Kadis Pariwisata NTB mensosialisasikan potensi pariwisata Hiu Paus 

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Masyarakat Desa Labuan Jambu Kecamatan Tarano, Sumbawa menyampaikan banyak persoalan yang dihadapi desanya. Termasuk cara mengelola potensi wisata yang dimiliki Desa Labuan Jambu ini,  yakni Hiu Paus.

BACA JUGA: TNI Rakor Komunikasi Sosial Bersama Aparat Pemerintah 

Warga Labuhan Jambu, Sumbawa mengaku merindukan kehadiran GUBERNUR ntb

Hal itu disampaikan saat Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang akrab dipanggil Bang Zul menyapa dan mendengar aspirasi masyarakat  Labuan Jambu Kecamatan Tarano, Sumbawa, Rabu (21/06/23) malam 

Kepada Bang Zul, masyarakat setempat juga berharap perhatian pemerintah dalam pembangunan infrastruktur desa

Kehadiran Bang Zul menjadi obat kerinduan masyarakat akan kehadiran pemimpin NTB ini.

Terkait potensi wisata ikan Hiu Paus, Bang Zul minta Kepala Dinas Pariwisata segera menguatkan koordinasi dengan Pemda setempat. Untuk mensosialisasikan potensi   pariwisata Hiu Paus.

Terkait infrastruktur juga diperlukan peran investor untuk menyiapkan penginapan dan pelengkap untuk mendukung pariwisata di Labuan Jambu.  

BACA JUGA: Gizi Anak Harus Dijaga, Mereka Pemimpin Masa Depan

“Kadis Pariwisata agar segera mencari cara untuk mempercepat kemajuan pariwisata Hiu Paus ini termasuk hidupkan kesenian khas Labuhan Jambu. Pernak pernik bentuk ikan Hiu Paus, dan Bank NTB juga bisa membantu untuk memasang perlengkapan tontonan masyarakat seperti layar lebar/besar. Menampilkan video Hiu Paus yang menarik perhatian wisatawan global ” kata Bang Zul.

Bang Zul juga mengaku senang dapat berkunjung menyapa dan mendengar langsung berbagai curahan hati masyarakat termasuk bisa menginap malam ini dirumah warga. 

Ia berharap, silaturahmi dapat terus terjaga dalam ikhtiar membangun daerah bersama-sama.

BACA JUGA: Gubernur NTB Bangga dengan Generasi Pencinta AlQur’an

Desa Labuan Jambu terletak di Kecamatan Tarano, Sumbawa. Terletak di sekitar Perairan Teluk Saleh. Biasanya pukul 06.00 pagi Hiu Paus muncul di saat nelayan mengangkat jaringnya karena ada banyak plankton yang merupakan makanan Hiu Paus, nah inilah waktu snorkeling dan  berinteraksi dengan Hiu Paus. ***