Pelatihan pengajar PAUD menjaDi bagian dari gerakan transisi PAUD-SD yang menyenangkan bagi anak-anak
SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Road Show Gebyar PAUD dan pelatihan bagi tenaga pengajar PAUD,SD dan Kader PKK se Kabupaten Sumbawa sukses digelar di Komplek Perkantoran Bupati Sumbawa dengan menghadirkan 500 guru PAUD se Kabupaten Sumbawa, Kamis (13/07/23).
Bunda PAUD NTB Hj. Niken Saptarini Zulkieflimasyah SE, M.Sc mengungkapkan, kegiatan seperti ini sebagai salah satu upaya menjadikan masa transisi PAUD-SD yang menyenangkan bagi anak-anak.
“Dalam pelatihan ini tentunya menjadi bagian dari gerakan transisi PAUD-SD bagi anak-anak dan sangat menyenangkan, tentunya ini tidak lepas dari perhatian dan sinergi antar pemerintah dalam memberdayakan perempuan, melihat kesejahteraan keluarga, dan melindungi anak,” kata Bunda Niken sapaan akrab istri Gubernur NTB ini.
Sinergitas dan perhatian bersama sangat dibutuhkan dalam pemberdayaan perempuan, kesejahteraan keluarga dan perlindungan anak.
Dalam evaluasinya sejauh ini, Bunda Niken menilai Kabupaten Sumbawa dalam pelaksanaan program kerja unggulan PKK terlaksana dengan baik dan lancar.
Harapannya kedepan tetap menjaga semangat dan terus beradaptasi dengan perubahan zaman dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Bupati Sumbawa Drs. H Mahmud Abdullah mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan memberdayakan PKK dengan maksimal terlebih Posyandu dalam mengatasi stunting dan permasalahan lainnya.
“Kami dari pemerintah Sumbawa dengan maksimal akan memberdayakan PKK terlebih Posyandu dalam mengatasi Stunting dan persoalan lainya,” komitmen H Mo sapaan akrabnya dihadapan Bunda Niken dan Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany, S.Pd.,M.Pd .***
Lombok FC Siapkan Pelatih Baru Jelang Liga 3 NTB
Manajemen Lombok FC selain menyiapkan tim untuk berlaga di Liga 3 NTB 2023, juga memberi atensi pada perbaikan GOR Turide Mataram
Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P yang terus berrusaha menguatkan eksistensi Lombok FC juga memberikan sumbangsih terhadap kemajuan dunia sepak bola di Bumi Gora.
Sejak hadirnya Lombok FC, gairah dan semangat dunia sepakbola NTB makin membaik. Pengelolaan Lombok FC menginspirasi klub lain di NTB dalam pengelolaan klub sepak bola modern.
Kondisi GOR Turide di Kota Mataram yang kini agak memprihatinkan, akibat minimnya pemeliharaan dan perawatan (Harwat). Padahal, manajemen Lombok FC menganggap GOR Turide merupakan etalase penting dalam pengembangan sarana dan prasarana olahraga di NTB, khususnya P. Lombok.
Melihat fenomena tersebut, manajemen Lombok FC langsung aksi, turut membantu renovasiGOR tersebut.
Chairman Lombok FC, HBK, mengungkapkan, apa yang dilakukan manajemen Lombok FC merupakan ikhtiar atau upaya dalam rangka memajukan dunia olahraga NTB, khususnya P. Lombok melalui sepakbola.
“Saya kebetulan sedang pulang ke Lombok, maka saya sempatkan untuk memantau langsung proses renovasi yang sedang dilakukan tim kami. Kita mulai lakukan penyiraman rutin setiap hari, terutama di areal lapangan. Beberapa hal seperti alat potong rumput, pompa air, pembersihan rumput liar, nanti akan kita perbaiki, laporan dari para pekerja yang sedang melakukan kegiatan renovasi, dibutuhkan waktu 1 bulan untuk perbaikan awal,” ungkap HBK.
Ia sela meninjau langsung proses renovasi di GOR Turida Mataram sembari berbincang dengan manajemen Lombok FC dan para pekerja.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu menuturkan, mustahil prestasi sepakbola di suatu daerah bisa maju tanpa didukung dengan sarana dan prasarana yang juga maksimal, fasilitas yang memadai.
Oleh karenanya, sebagai salah satu misi pembenahan sepak bola di NTB, khususnya P. Lombok, dirinya memberikan perhatian yang luas terhadap GOR Turida Mataram.
Menurut Politisi Partai Gerindra itu, saat ini pihaknya tengah mengupayakan adanya anggaran untuk renovasi total GOR Turide, Mataram, sehingga dapat menjadi pusat pengembangan olahraga yang akan menunjang prestasi atlet-atlet olahraga kebanggaan NTB.
“Kita akan perbaiki pelan-pelan, sebelum nanti kita renovasi total. Do’akan, agar ikhtiar saya di gedung parlemen Senayan untuk memperjuangkan anggaran buat perbaikan menyeluruh GOR Turide dapat berhasil dengan baik. Baik untuk areal dalam, maupun luar lapangan. Saya juga tambah semangat, karena diback-up penuh pak Gubernur untuk menyelesaikan pekerjaan ini”, papar HBK.
Menurutnya, sepakbola adalah olahraga yang sangat merakyat. Ia berharap, ada hiburan yang bagus dan yang menarik.
“Dan yang terjangkau dengan isi dompet masyarakat,” ungkap HBK.
Diakui HBK, NTB mesti menggesa peningkatan kualitas para atletnya dengan dukungan sarana dan prasarana olahraganya yang memadai. Terutama dalam menyongsonh event akbar NTB sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028.
“Liga 3 Asprov PSSI NTB 2023/2024 harus tetap berjalan, walaupun kondisi keuangan kita masih dalam kondisi yang sulit. Saya secara pribadi siap berkontribusi, apabila memang diminta dan dibutuhkan. Karena bagi saya, gelaran Liga 3 Asprov PSSI NTB ini, bukan sekedar gelaran pertandingan, tapi adalah kehormatandaerah kita NTB ini,” tuturnya penuh optimisme.
Tim Pelatih Baru
Lombok FC terus mematangkan skuadnya untuk menyambut gelaran Liga 3 NTBtahun 2023/2024.
Teranyar, Lombok FC yang dijuluki Kijang Rinjani itu memperkenalkan jajaran pelatih barunya yang akan menakhodai klub kebanggaran masyarakat P. Lombok itu di Liga 3 Asprov PSSI NTB nanti.
Presiden/CEO Klub Lombok FC, Rannya Agustyra Kristiono, mengungkapkan, jajaran pelatih Lombok FC kali ini diisi oleh wajah-wajah baru yang telah malang melintang di dunia persepakbolaan tanah air.
Di posisi Head Coach, ada nama Irwansyah. Irwansyah sebelumnya pernah menjadi pelatih di Laskar Rencong Persiraja Banda Aceh dan PSCS Cilacap. Saat ini, Irwansyah telah meraih lisensi A dari Konfederasi Sepak Bola Asia atau Asian Football Confederation (AFC).
Selain Irwansyah, ada tiga nama lain yang mengisi slot kepelatihan Lombok FC, yakni Coach Ronny Remon yang menjabat posisi Asisten Pelatih.
Ronny merupakan putra asli Jawa Barat. Pada PON XXI di Papua silam, Ronny memimpin Tim Sepakbola Putri Jawa Barat dan berhasil masuk ke babak final dan meraih medali perak (runner up). Ronny juga telah mendapatkan lisensi pelatih C dari AFC.
Satu nama lain yang tak kalah populer di jajaran tim pelatih Lombok FC adalah Dian Agus Prasetyo. Ia pernah menjadi penjaga gawang Timnas Indonesia, didapuk mejadi pelatih penjaga gawang skuad Lombok FC.
Penjaga gawang dengan tinggi 184 sentimeter ini, telah banyak memperkuat klub di Liga 1 maupun Liga 2 Indonesia. Di antaranya, Petrokimia Gresik, Pelita Jaya, Arema Malang, Barito Putera, Mitra Kukar, dan terakhir Borneo FC.
Terakhir, Lombok FC menugaskan Nando Iskandar (pelatih kelahiran Mataram), sebagai pelatih fisik yang juga telah mengantongi lisensi C dari AFC.
“Klub sepakbola Lombok FC telah memiliki tim pelatih yang lengkap. Tim pelatih yang sudah mulai aktif bekerja sejak 1 Juni yang lalu,” kata Rannya.
Seleksi pemain
Rannya Agustyra Kristiono jebolan Brunnel University London ini menjelaskan, Tim Pelatih Lombok FC telah mulai melakukan seleksi pemain untuk berlaga di Liga 3 Asprov PSSI NTB 2023/2024 sejak dua bulan yang lalu.
Saat ini, sejumlah pemain yang dinyatakan lolos dalam seleksi telah bergabung bersama tim lama di mess Lombok FC, Mataram.
“Kami sudah menyeleksi pemain dari seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Yang sudah datang ke Lombok antara lain 3 pemain dari Papua, 2 pemain dari Maluku Utara, 2 pemain dari Makasar. Beberapa pemain dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Dan yang terakhir nanti, menyusul 5 pemain dari Persiraja Banda Aceh,” ungkapnya.
Tim Pelatih Lombok FC akan melakukan seleksi terakhir, sebelum terbentuk skuad utuh Lombok FC sebanyak 23 pemain.
Pihaknya menargetkan, pada pekan ketiga bulan Juli 2023, skuad utama Lombok FC telah terbentuk yang siap diumumkan menjadi skuad utama di Liga 3 Asprov PSSI NTB 2023/2024.
Rannya mengemukakan, pihaknya bersama manajemen tim telah mematok target tinggi yakni di tahun 2024 nanti, Lombok FC diharapkan sudah naik kelas dan ikut berlaga di Liga 2 Indonesia.
“Kami optomis dengan target itu, karena ditopang dengan materi pemain, pelatih, fasilitas, sarana dan prasarana, serta visi besar pimpinan kami.
Kami hanya minta do’a dan dukungan seluruh masyarakat NTB khususnya P. Lombok, mudah-mudahan tahun 2024 nanti, masyarakat P. Lombok bisa menonton tim kesayangannya siar di televisi-televisi nasional,” beber Rannya.
GOR Turide Mataram
Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Prov. NTB, Tri Budiprayitno, yang didampingi Kabid Sarana dan Prasarana Dispora, Lalu Fatanah turut melakukan pemantauan terhadap progres pembenahan lapangan GOR Turide Mataram.
Terhadap rencana Lombok FC mau menjadikan GOR Turide Mataram sebagai home base Lombok FC ke depan apabila tembus ke Liga 2 Nasional, pihaknya pada prinsipnya mendukung, tidak keberatan karena pada ujungnya akan membantu Pemerintah Daerah juga.
“Meskipun demikian, sesuai aturan, tentu saja harus melalui proses dan prosedur yang benar, yakni melalui beauty contest terlebih dahulu. Nanti biar Pemerintah daerah berkonsentrasi menata dan memperbaiki GOR Turide ini agar layak dipergunakan,” ujar Tri Budiprayitno
Kepada HBK, Kadispora NTB itu juga menyampaikan dukungan penuhnya kepada keinginan klub Lombok FC untuk memajukan persepakbolaan NTB melalui berbagai event yang bisa mengangkat sepak bola NTB ke kancah yang lebih luas.
“Di tengah keterbatasan anggaran pengelolaan sarana dan prasarana, serta fasilitas olah raga di NTB seperti GOR Turide, Lapangan Bola Lawata, dan Gelanggang Pemuda, munculnya manajemen Lombok FC membantu membenahi lapangan bola GOR Turide, Mataram, kami berterima kasih atas kepeduliannya ini,” tukas Tri Budiprayitno.
Diharapkan, pada pertandingan sepakbola ke depan, GOR Turide akan membuat para pemain aman dan nyaman dalam menampilkan performa terbaiknya. (*)
Gubernur NTB Memaparkan Inovasi PEPADU
Gubernur NTB, Bang Zul memaparkan inovasi besutan Disnakertrans NTB dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2023
JAKARTA.LombokJornal.com ~Gubernur NTB, Zulkieflimansyah memaparkan inovasi Pelatihan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Terpadu atau PEPADU atau di hadapan Tim Panel Independen sebagai Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2023, Jakarta (13/07/23).
Setelah mempresentasikan inovasi besutan Disnakertrans Provinsi NTB, akan dilanjutkan penilaian dalam tahap Presentasi dan Wawancara, guna mendapatkan Top Inovasi Terpuji dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2023.
Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023 itu diselenggarakan oleh Kementerian PAN dan RB RI.
“Di Jakarta mempresentasikan Inovasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang menghadirkan PEPADU, Pelatihan Terpadu dan Terintegrasi di BLK kami sehingga yang dilatih betul-betul bisa di serap oleh Industri,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB.
Program PEPADU sendiri merupakan inovasi atau implementasi dan pengembangan Program Unggulan Revitalisasi BLK dengan cara melengkapi instrumen-instrumen yang dibutuhkan mulai dari hulu ke hilir.
Yakni proses penyiapan kompetensi calon tenaga kerja di lembaga-lembaga pelatihan kerja, baik di BLK maupun LPKS secara terpadu bersama dunia industri hingga fasilitasi dan pendampingan pasca Pelatihan bersama stakeholder terkait.
Bentuk pendampingan dan fasilitasiitu, diantaranya berupa pemberian bimbingan menejemen usaha. Selain itu ada bantuan peralatan atau mesin-mesin produksi, akses modal hingga fasilitasi pemasaran.
Pendampingan dan fasilitasi itu untuk terciptanya wira usaha baru untuk menciptakan kesempatan kerja baru, penyerapan tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran. ***
Siswa Diajak Bijak Gunakan Media Sosial
Para siswa diharap jangan memposting sesuatu yang merugikan orang lain dan diri sendiri
MATARAM.LombokJournal.com ~ Para siswa diajak untuk selalu bijak dalam menggunakan media sosial, sebab peserta didik saat ini merupakan generasi yang akan melanjutkan pembangunan dan cita-cita bangsa ke depan.
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Najamuddin Amy menyampaikan ajakan itu saat menjadi narasumber pada penerimaan siswa baru SMK 3 Mataram, Kamis (13/07/23).
“Para siswa jangan pernah memposting sesuatu yang merugikan orang lain dan diri sendiri. Jadikan media sosial sebagai wadah untuk menginspirasi orang lain,” katanya
Pria yang akrab disapa Doktor Najam ini berharap, calon siswa baru harus tetap semangat untuk mewujudkan impian di masa depan.
Dunia di masa depan membutuhkan akan generasi yang kaya wawasan dan memiliki segudang keterampilan.
Kedua, jangan sampai menjadi siber bullyingdi media sosial, dan terakhir jangan pernah mengingkari cita-cita luhur orang tua. ***
MotoGP Digelar di Sirkuit Mandalika, Oktober 2023
Gelaran MotoGP penting untuk menguatkan ekosistem pariwisata untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional dan menguatkan ekosistem pariwisata
JAKARTA.LombokJournal.com ~Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama Menteri BUMN RI Erick Thohir menggelar jumpa pers tentang balap motor bergengsi dunia, MotoGP, di Gedung Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (13/07/23).
Balap motor bergengsi dunia MotoGP kembali digelar di Sirkuit Mandalika, Mandalika, Lombok Tengah, 13-15 Oktober 2023.
“Bersama Menteri BUMN Mas Erick Thohir di Kantor Kementerian BUMN menandai di mulainya Asia Road Racing 11 sd 13 Agustus 2023 dan MotoGP 13 sd 15 Oktober 2023 ini di Sirkuit Internasional Mandalika. Luar biasa ini!” kata Gubernur NTB.
Dalam penjelasannya, Menteri BUMN RI Erick Thohir mengatakan, event MotoGP 2023 diharapkan dapat menguatkan ekosistem pariwisatademi percepatan pemulihan ekonomi nasional.
Tujuan digelar MotoGP untuk menguatkan ekosistem pariwisata, khususnya untuk kawasan Mandalika sebagai salah satu 5 destinasi Pariwisata Super Prioritas
“Tujuan utama dari event MotoGP ini untuk penguatan ekosistem pariwisata demi percepatan pemulihan ekonomi nasional, khususnya untuk kawasan Mandalika sebagai salah satu 5 destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP),” kata Erick Tohir.
Sementara itu CEO Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menuturkan, MGPA menargetkan 80 ribu tiket untuk penonton MotoGP Mandalika 2023 pada 15 Oktober mendatang.
Tiket MotoGP Mandalika akan mulai dijual pada 17 Juli 2023 mendatang.
“Kalau sekarang kami target total tiketnya hampir 80 ribu,” jelas Priandhi Satria.
Terdapat beberapa kategori tiket perhelatan MotoGP 2023 yaitu general admission atau festival, regular grandstand, premium grandstand, premiere class, dan deluxe class.
Harga tiket MotoGP 2023 dibanderol dari Rp 250 ribu hingga Rp 20 juta.
Untuk melakukan pembelian tiket MotoGP 2023, masyarakat dapat mengakses situs resmi https://www.themandalikagp.com atau platform pembelian tiket seperti MyPertamina, LivinbyMandiri, Tiketapasaja.com, Tiket.com, Mytours, Bookmyshow, Platinum Group. ***
Harga Tiket MotoGP Mandalika 2023:
Festival/General Admission
Hari Kedua Rp 250 ribu
Hari Ketiga Rp 500 ribu
Tiket Terusan Rp 700 ribu
Regular Grandstand
Hari Kedua Rp 650 ribu
Hari Kedua Rp 1 juta
Tiket Terusan Rp 1,5 juta
Premium Grandstand
Hari Kedua Rp 1 juta
Hari Ketiga Rp 1,5 juta
Tiket Terusan Rp 2,3 juta
VIP
Premiere Class Rp 15 juta
Deluxe Class Rp 20 juta
Magang ke Jepang, 75 Peserta Asal NTB Siap Berangkat
Gubernur NTB menutup Tahap I Angkatan 35-06/357 sekaligus pembukaan Pelatihan Tahap I Angkatan 35-07/358 Program magang ke Jepang
MATARAM.LombokJournal.com ~ Program magang ke Jepang merupakan kerjasama Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dengan DPD Pengurus Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (IKAPEKSI). Kerja sama program magang ke Jepangini menyesuaikan Kerjasama KEMNAKER RI dengan IM Japan (Internasional Menpower Development Organization Japan).
Sebanyak 75 peserta pelatihan magang asal Provinsi NTB siap melakukan magang ke Jepang.
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengungkapkan, magang ke Jepang memberi pengalaman yang luar biasa bagi peningkatan kualitas SDM anak-anak muda NTB.
Magang ke Jepang bukan semata-mata mencari uang dan pekerjaan tapi perjalanan untuk membuka khazanah, keterampilan dan jaringan yang luas.
“Jadilah orang yang baik, jaga nama baik daerah dan bangsa. Karena kalian akan menjadi duta bangsaIndonesia di mata dunia,” ungkap Bang Zul saat memberikan sambutan pada acara Penutupan Tahap I Angkatan 35-06/357 sekaligus Pembukaan Pelatihan Tahap I Angkatan 35-07/358 Program magang ke Jepang, di Aula Balai Latihan Kerja Provinsi NTB, Selasa (11/07/23).
Menurut Bang Zul, program magang ke Jepang sangat diuntungkan dengan mengirimkan peserta magang dari negara lain seperti Indonesia, yang berkontribusi memajukan ekonomi mereka. Orang Jepang kalau semakin kaya mereka malas untuk bekerja.
“Oleh karena, tampilkan sebagai sosok yang berasal dari NTB yang akan membanggakan kita semua. Atas nama pemerintah Provinsi NTB selamat kepada peserta magang ke Jepang semoga membawa nama baik bagi bangsa kita,” harap Bang Bang Zul.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB I Gede Putu Aryadi menjelaskan program magang ke Jepang merupakan hasil inovasi Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB yang disebut PEPADUPLUS yang telah masuk mengikuti nominasi di tingkat pusat.
PEPADUPLUS sebagai sebuah inovasi Pemerintah Provinsi NTB dalam mempersiapkan pendidikan dan pelatihan bagi anak-anak NTB yang sesuai kebutuhan Kerja dan siap diserap oleh industri kerja yang ada.
“Inovasi ini sebagai salah satu wujud kontribusi Disnakertrans Provinsi NTB terhadap program industrialisasi yang dicanangkan oleh Pemprov NTB,” jelasnya.
Dijelaskannya, dari keahlian yang didapatkan, diharapkan setelah pulang dari magang ke Jepang dapat menjadi wirausahayang mandiri.
Sehingga setelah pulang dan habis kontrak di Jepang, akan diberikan hak dan kewajiban, berupa sertifikat dan tunjangan usaha mandiri.
Peserta yang telah lulus pelatihan tahap 1 (satu) selanjutnya akan mengikuti pelatihan tahap 2 (dua) di Bekasi, sebelum pemberangkatan ke Jepang untuk melakukan magang selama tiga tahun.
Tampak hadir dalam penutupan tersebut, Kepala Disnakertrans Provinsi NTB, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTB, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTB, Pihak dari Kementerian Tenaga Kerja dan dari International Manpower Jepang (IM-Japan).***
Gubernur NTB Ajak Gaungkan Fungsi Koperasi
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengungkapkan apresiasinya atas kerja keras Dinas Koperasi dan UKM NTB
Hal itu dikatakan Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB saat memperingati Hari Koperasi Indonesia yang diperingati setiap tanggal 12 Juli di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, Rabu (12/07/23).
Dalam Hari Koperasi Indonesia atau HKI ke-76, Bang Zul menyebutkan tugas koperasi tidaklah mudah.
Ada banyak tantangan untuk membangunkan kembali koperasi kembali kepada fungsinya; mensejahterakan masyarakat.
Karena, koperasi merupakan cara yang paling mulia dalam memberikan akses ekonomi, khususnya kepada masyarakat yang kurang mampu.
“Koperasi ini adalah cara yang paling mulia agar orang miskin bisa mencicipi kekayaan, kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi,” jelas Bang Zul.
Untuk itu, Bang Zul berharap, agar HKI ke-76 yang mengangkat tema “Pemajuan Koperasi Kunci Kesejahteraan Masyarakat” Ini, dapat menjadi momentum membangkitkan koperasi seperti mimpi “founding father”nya, Mohammad Hatta.
“Semoga hari ini menjadi langkah awal untuk membangunkan kembali koperasi kita untuk kembali pada hakikatnya semula yang diimpikan oleh Bung Hatta, bapak koperasi Indonesia,” harap Bang Zul. ***
Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB Pindah Tugas
Gubernur NTB, Bang Zul menerima Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, Heru Saptaji yang akan pindah tugas
MATARAM.LombokJournal.com ~Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengapresiasi kepemimpinan Bank Indonesia NTB, Heru Saptaji yang selama tiga tahun di bawah kepemimpinan Heri Saptaji, yang berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi.
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul mengatakan itu saat menerima Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, Heru Saptaji di Pendopo, Rabu (12/07) untuk pamitan pindah tugas.
Menurut Bang Zul, kolaborasi antara Pemprov NTB DAN Bank Indonesia NTB berbuah positif.
“Berkat kolaborasi (Pemprov NTB dan Bang Indonesia) yang baik kita mampu menekan tingkat inflasi dan berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Alhamdulillah ekonomi kita bergerak baik dan on the right track,” ujar Gubernur.
Dikatakan Heru, Bank Indonesia NTB mencatat transaksi tunai per hari di NTB berkisar antara 2.2 sd 2.3 Trilyun, belum lagi transaksi non tunai yang juga meningkat sangat pesat dan signifikan.
“Geliat ekonomiyang meningkat menyebabkan kebutuhan akan uang untuk transaksi besar”, sebutnya.
Heru Saptaji Lahir di Jakarta pada tanggal 21 September 1968. Menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Hukum Perdata Universitas Brawijaya pada tahun 1991.
Mendapatkan gelar Magister di bidang Manajemen Keuangan dan Perbankan dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1998. ***
Maraknya Modus TPPO, Pemprov NTB Tanggapi Serius
Pemprov NTB menanggapi serius maraknya ragam modus TPPO, yang diperlukan melibatkan sinergi semua pihak
MMATARAM.LombokJournal.com ~Makin marak dan beragamnya modus Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menanggapi serius.
Untuk penguatan tim pencegahan, Pemerintah Provinsi NTB menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) TPPO di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Selasa (11/07/23).
Isu TPPO di Provinsi NTB butuh penanganan serius yang melibatkan sinergisemua pihak. Terutama semua lini yang memiliki yang punya daya ungkit tinggi untuk menghapuskan TPPO di NTB.
Hal itu dingkapkan Sekretaris Daerah Provinsi NTB yang diwakili oleh Asisten I Setda NTB. H. Fathurrahman.
“Penanganan TPPO di NTB membutuhkan penanganan serius dan sinergi semua pihak,” ucap Fathurrahman.
Beragam modus
Asisten Deputi Pemenuhan Hak Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan Kemenko, PMK Veronica En’da Wulandari yang hadir dalam rakor itu memaparkan ragam, modus TPPO.
Di antaranya, perekrutan TPPO secara online, berkedok beasiswa pendidikan, pernikahan, adopsi anak, dan masih banyak lagi.
Menurut Veronika, di NTB modus TPPO yang masih marak adalah modus PMI menghindari prosedur legal atau unprosedural.
Para pemangku kepentingan diharapkan lebih menguatkan sinergitas dan kolaborasi untuk melindungi masyarakat dari TPPO.
“Semoga dengan Rakor ini sinergitas dan kolaborasi para pemangku kepentingan bisa semakin kuat untuk mencegak praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang,” harap Veronika. ***
Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi
Gerakan pangan murah dilakukan Pemprov NTB yang pertama kali digelar di Desa Peresak Narmada, yang akan dilanjutkan sampai akhir tahun
LOBAR.LombokJournal.com ~ Upaya pengendalian inflasi di NTB dan meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk pangan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat melakukan Gerakan Pangan Murah, di Lapangan Tanak Tepong desa Presak Kecamatan Narmada Lombok Barat, Selasa (11/07/23).
.Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB, H. Abdul Aziz menjelaskan, gerakan pangan murah ini kerja sama Badan Ketahanan Pangan Nasional dengan Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Ketahanan Pangan NTB.
Selain itukegiatan gerakan pangan murah ini juga melibatkan Dinas terkait dan stakeholder lainnya berkoordinasi dengan Bulog, Pelaku Usaha Pangan, Dinas Perindustrian, Pertanian, Perdagangan termasuk pelaku UMKMdi Desa setempat.
“Gerakan pangan murah ini pertama kali digelar di Desa Peresak Narmada, kedepannya kita akan berlanjut sampai akhir tahun masih 14 kali lagi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kades Peresak Bahri menyambut baik program gerakan pangan murah yang digelar diwilayah Peresak Lapangan Tanak Tepong.
“Terimakasih kepada Pemprov NTB melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar GPM. Ini adalah kegiatan yang luar biasa memudahkan masyarakat kita untuk mendapatkan bahan pangan yang lebih murah sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Kades berharap kegiatan gerakan pangan murah harus sering dilakukan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
Sehingga memudahkan warganya mendapatkan bahan pangan yang lebih murah dan terjangkau.
Termasuk melibatkan pelaku UMKM setempat sebagai wadah mereka untuk lebih bersemangat.
Pengamatan wartawan, warga setempat berterimakasih digelarnya gerakan pangan murah murah ini. Tampak masyarakat berbondong-bondong datang ke lokasi untuk membeli bahan pangan sebagai kebutuhan sehari-hari.
“Seperti Bawang, harga normalnya 32 ribu perkilo, disini kita dapatkan harga 25 ribu perkilo termasuk bahan pangan lainnya relatif lebih murah,” ungkap seorang warga. ***