Perlu Sarapan Tidak, Ini Bisa Terjadi Jika Anda Tidak Makan Pagi

Sarapan atau tidak memang tergantung kebiasaan, ada yang tidak ingin sarapan atau makan pagi karena belum timbul nafsu makan. Karena itu, Anda perlu mengetahui, kebiasaan melewatkan makan pagi ternyata bisa berdampak untuk kesehatan tubuh.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Makan pagi atau sarapan dalam bahasa Inggris adalah “breakfast“, secara harfiah berarti buka puasa.  Ini cukup masuk akal, kita perlu buka (seperti buka puasa) setelah menghabiskan semalaman untuk tidur tanpa makan dan minum sama sekali.

Nah, kebiasaan melewatkan waktu makan di pagi hari bisa memberikan manfaat ataupun pengaruh buruk untuk kondisi tubuh.

Menu Sarapan pilihan Menu sarapan dengan nasi

  1. Perubahan berat badan

Beberapa studi menunjukkan melewatkan sarapan dapat mengurangi asupan kalori secara keseluruhan hingga 400 kcal per hari.

Namun, jumlah berat badan yang hilang ini bukan berasal dari pembakaran timbunan lemak, melainkan dari otot.

BACA JUGA: Hidup yang Lebih Baik, Mulailah Melakukan 5 Kebiasaan Pagi

Ketika perut Anda tidak mengolah makanan dalam waktu lama, sistem tubuh akan beralih untuk menyimpan kalori sebanyak mungkin. Hal ini membuat metabolisme tubuh melambat.

Sistem tubuh selanjutnya mengutamakan pembakaran glukosa yang disimpan dalam otot sebagai energi cadangan. Hal ini membuat otot-otot jadi melemah.

Pembakaran energi dari jaringan otot inilah yang menyebabkan Anda lebih mudah merasa lelah dan lesu sepanjang menjalani aktivitas di pagi hari.

Jadi, melewatkan sarapan tentu bukanlah cara menurunkan badan yang ideal.

  1. Perut jadi lebih mudah merasa lapar

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, saat Anda tidak sarapan, tubuh akan beralih untuk membakar energi yang tersimpan di otot.

Selain menimbulkan rasa letih dan lesu, di saat yang sama perut akan mengirimkan sinyal ke otak bahwa perut butuh diisi.

Semakin lama Anda menunda untuk mengisi perut, maka lapar tentunya akan semakin terasa.

Setelah itu, Anda akan cenderung mengonsumsi makanan yang tinggi gula dan lemak untuk mengejar ketertinggalan energi yang terbuang dari otot.

Bila kebiasaan ini terus dibiarkan, seiring waktu Anda akan mengalami peningkatan berat badan.

  1. Hormon stres meningkat

Siapa yang menyangka bahwa Anda bisa mengalami peningkatan stres akibat tidak sarapan?

Hormon stres utama yaitu kortisol berada dalam tingkat tertingginya pada jam 7 pagi. Kortisol sendiri bertugas untuk membantu tubuh mengolah gula dan lemak untuk dijadikan energi.

Nah, bila Anda tidak sarapan, kadar kortisol akan terus meningkat dan membuat Anda lebih mudah cemas dan gelisah.

Oleh karena itu, Anda harus makan pagi untuk kembali menyeimbangkan hormon ini kembali ke kadar normalnya.

  1. Anda akan membakar kalori lebih banyak saat berolahraga

Sebuah studi dari British Journal of Nutrition 2013 menemukan bahwa olahraga pagi bisa membakar 20% lemak lebih banyak ketika dilakukan pada waktu perut dalam keadaan kosong.

BACA JUGA: Pembangunan KEK Mandalika, Bikin NTB Diirik Dunia

Namun, efek dari tidak sarapan pagi ini tergantung dengan pola makan sehari-hari.

Proses pembakaran lemak karena berolahraga tanpa sarapan bisa berlangsung asalkan tubuh sudah mendapatkan asupan nutrisi yang mencukupi di malam sebelumnya.

Di samping itu, berolahraga tanpa makan pagi dapat menimbulkan efek samping.

Saat melewati sarapan, kadar gula darah di dalam tubuh cenderung rendah. Hal ini akan ikut menurunkan kadar insulin dan glikogen sehingga mengganggu fokus dan performa saat berolahraga.

  1. Anda jadi cepat pikun

Penelitian yang dilakukan oleh University of Leeds United Kingdom menunjukkan beberapa akibat yang terjadi saat anak melewati sarapan, yaitu:

  • lebih cepat lelah saat di sekolah,
  • tidak mampu berkonsentrasi, dan
  • kehilangan banyak kesempatan untuk mendapatkan stimulasi kognitif.
  • Kekurangan zat besi, yodium, dan protein akibat tidak sarapan juga berkaitan dengan nilai IQ yang lebih rendah.

Selain itu, kondisi ini bisa mengarah pada penurunan rentang perhatian, gangguan memori, kecenderungan untuk terdistraksi, dan memperlambat kecepatan belajar.

Jadi, perlu sarapan atau tidak?

Pada akhirnya, pilihan untuk sarapan atau tidak sarapan kembali lagi pada preferensi pribadi. Jika Anda merasa lapar di pagi hari, sebaiknya jangan melewatkan sarapan.

Pilihlah menu sarapan yang kaya akan protein untuk membantu mengisi energi.

Namun, jika Anda tidak merasa lapar atau tidak ingin makan berat di pagi hari, Anda bisa memulai dengan mengonsumsi pengisi perut yang lebih ringan seperti protein shake, buah, atau smoothie.

Kurangi porsi makan malam Anda. Kurangi juga konsumsi alkohol dan snack “kalori kosong” di malam sebelumnya.

Roman

(sumber: Kompas.com)

 




Hidup yang Lebih Baik, Mulailah Melakukan 5 Kebiasaan Pagi

Hidup sukses di masa depan, juga ditentukan apa yang kita lakukan hari ini, berkaitan dengan bagaimana kita mengatur keseharian kita, kebiasaan-kebiasaan pagi yang kita jalani. Nah, umumnya orang sehat dan sukses mempunyai kebiasaan mengawali hari mereka.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Mulai dari beranjak dari tempat tidur pagi hingga tidak melewatkan sarapan. Lantas, apa saja manfaat melakukan kebiasaan tersebut?

  • Dapat mengatur tenaga dan merencanakan bagaimana hari-harinya akan berjalan. Lebih mudah diajak bekerja sama, produktif, dan mampu mengatur waktu.
  • Menyelesaikan urusan pekerjaan sesuai jadwal dan dapat menikmati malam-malam Anda.
  • Orang yang terbiasa memiliki rutinitas pada pagi hari cenderung dapat mengatur waktu dan mempunyai jadwal yang teratur.

1. Bangun Pagi

Bangun lebih awal atau lebih pagi merupakan kebiasaan baik, yang sangat sulit dilakukan bagi kebanyakan orang. Tapi, bangun lebih pagi merupakan awal yang baik.

BACA JUGA: Perlu Sarapaan Tidak, Ini yang Terjadi Bila Tidak Makan Pagi

Pakar kesehatan ada yang mengatakan, bangun pagi Anda bisa mendapatkan manfaat kesehatan sekaligus meningkatkan konsentrasi saat bekerja. Pada umumnya, orang yang bangun lebih pagi dapat meluangkan waktu untuk sarapan, bahkan berolahraga, sehingga bisa menjaga pola makan yang baik untuk ke depannya.

  • Manfaat bangun lebih awal, antara lain kulit terlihat lebih sehat karena mendapatkan tidur yang berkualitas serta sinar matahari pagi.
  • Memberikan waktu luang untuk berolahraga karena tidak ada gangguan apa pun
  • Meningkatkan daya ingat dan konsentrasi
  • Mendapatkan energi tambahan dan bisa menambah produktivitas karena mendapatkan waktu lebih banyak.

Kebanyakan orang mengatakan bangun pagi banyak manfaatnya, tapi sedikit orang mau melakukannya. Tapi kita bisa memulainya, mungkin pertama melakukannya terasa berat, tapi mulailah dengan perlahan.

2. Jangan sampai tidak sarapan

Dengan tidak melewatkan sarapan, kita memberikan asupan kalori untuk kekuatan tubuh melakukan aktivitas pada hari itu. Orang yang tidak sarapan dan makan makanan rendah kalori di siang hari, justru memiliki berat badan yang lebih tinggi.

Agar Anda mau memulai kebiasaan baik di pagi hari yang satu ini, ketahui dulu beberapa manfaat rutin sarapan setiap hari.

  • Memiliki asupan kalsium yang lebih tinggi daripada biasanya
  • Meningkatkan performa, daya ingat, dan membuat otak lebih sehat
  • Mendapatkan asupan serat harian yang lebih banyak
  • Mempunyai jadwal makan yang teratur.

Namun peru diingat, memang sarapan sangat bermanfaat untuk kesehtan tapi harus tetap harus memperhatikan menu dan porsinya. Anda bisa mengawali hari dengan semangkuk oatmeal yang dicampur dengan susu rendah lemak, selai kacang, dan biji chia.

Tentu, tetag jenis asupan itu kita bisa menyesuaikan dengan situasi.

 3. Olahraga pagi

Olahraga menjadi kebiasaan pagi

Olahraga pagi sebenarnya dapat dilakukan sebelum berangkat kerja. Ketika bangun lebih awal, Anda memiliki waktu lebih banyak untuk melakukan kebiasaan baik di pagi hari yang satu ini.

Melakukan aktivitas fisik sudah pasti mendatangkan hal-hal yang baik untuk kesehatan Anda. Ini dia beberapa manfaat yang bisa Anda peroleh jika berolahraga rutin saat pagi.

  • Meningkatkan konsentrasi dan kesehatan mental
  • Lebih berhati-hati dengan pilihan menu makanan untuk hari itu.
  • Meningkatkan metabolisme tubuh
  • Mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik pada malam hari

Anda tidak perlu langsung memaksakan diri untuk rutin berolahraga setiap harinya. Awalnya pasti akan terasa sulit, tetapi jika Anda memberi waktu untuk membiasakan diri, lama-kelamaan Anda akan terbiasa.

BACA JUGA: Laut Flores Diguncang Gempa, Masyarakat Diminta Waspada

4.  Menulis agenda daftar tujuan pada malam hari

Sebenarnya, ini bukanlah kegiatan yang Anda lakukan di pagi hari. Namun, kegiatan ini bisa membantu Anda untuk memiliki kebiasaan yang baik di pagi hari esoknya.

Sebelum tidur, para ahli sebagaimana dilansir dalam WebMD terbiasa menuliskan daftar kegiatan yang harus mereka kerjakan untuk keesokan harinya.

Hal tersebut membuat mereka menjadi lebih tahu apa yang harus dilakukan pertama kali. Salah satu kegiatan yang mereka tuliskan adalah bersyukur.

Itu sebabnya, tiap pagi mereka akan selalu memikirkan 3 hal yang membuat mereka bersyukur. Kebiasaan ini baik dilakukan di pagi hari karena membantu mereka untuk melihat peluang.

Anda pun bisa memulai hal yang sama. Mengatur tujuan dalam sehari sangat membantu agar Anda mengatur waktu lebih baik.

5. Jangan lupa bersyukur

Meditasi jadi kebiasaan pagi

Salah satu kunci utama dari keberhasilan kebiasaan baik di pagi hari adalah bersyukur, sama seperti yang telah disampaikan di poin sebelumnya. Ingat, dalam agama diajarkan, kalau kita pandai bersyukur maka Tuhan akan menambah nikmat hidup kita.

Anda bisa selalu memiliki pikiran positif dengan mengkonsentrasikan selalu meraih hal-hal positif.

Cobalah untuk melihat berbagai sisi positif, mensyukuri apa yang kita peroleh selama ini. Berterima kasih kepada diri sendiri karena bisa melewati hari dengan baik. Ini mnjga kesehatan mental menjadi lebih baik.

Bahkn siap pun tidak membantah, salah satu kunci kesuksesan adalah memiliki kebiasaan baik di pagi hari. Kita tak bisa membantahny, karena dengan mempunyai aktivitas yang teratur, tubuh terasa lebih segar dan suasana hati Anda bisa lebih stabil.

Roman

(sumber Kompas.com)

 




BPBD Terus Update Laporan Bencana Banjir Bima dan Dompu

Pemerinta Provinsi (Pemprov) NTB serius segera melakukan pemulihan pasca bencana banjir di Bima dan Dompu, dengan langkah cepat semua instansi terkait di lingkup Pemprov

MATARAM.lombokjournal.com ~ Update laporan pendataan bencana alam di sejumlah wilayah NTB, termasuk banjir di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, terus dilakukan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB dibantu TNI/Polri bersama instansi lainnya berupaya melakukan pemulihan pasca bencana banjir bandang tersebut.

BACA JUGA: Pembangunan KEK Mandalika, Bikin NTB Dilirik Dunia

Jembatan putus akibat bencana baanjir

Langkah cepat yang dilakukan semua instansi terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB merupakan keseriusan pemerintah untuk segera melakukan pemulihan pasca bencana banjir.

Pemerintah Provinsi NTB menyalurkan berbagai bantuan serta memberikan berbagai solusi menyelesaikan masalah dengan cepat, demikian rilis yang dikeluarkan BPBD NTB, Selasa (14/12/21).

 

Berikut update laporan yang dikeluarkan BPBD Provinsi NTB terkait kejadian bencana banjir di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu hingga Selasa 14 Desember 2021.

  1. Kota Bima (Banjir). Kecamatan terdampak sebanyak 4 (Raba, Mpunda, Rasane Barat, Rasane Timur). KK terdampak 1930 KK dan mengakibatkan berbagai kerusakan fasilitas, seperti Jembatan Putus, Aspal Jalan Terkelupas, Tanggul dan talud Jebol, serta 2 unit tiang listrik roboh.
  2. Kabupaten Bima (Banjir). Kecamatan terdampak sebanyak 1 (Sanggar) yang mengakibatkan akses jalan tergenang.
  3. Kabupaten Dompu (Banjir). Kecamatan terdampak 1 (Woja) yang menyebabkan akses jalan tergenang. KK terdampak sebanyak 161 KK
  4. Kabupaten Sumbawa Barat (Banjir dan Tanah Longsor). Kecamatan terdampak yaitu Maluk dan Sekongkang. Total KK terdampak yaitu 155 KK. 1 jembatan peghubung putus dan Longsor yang terjadi di 4 titik juga menyebabkan terputusnya akses jalan.

Upaya yang sudah dilakukan antara lain, melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota, melakukan Koordinasi dengan BMKG terkait perkembangan cuaca, melakukan penyebaran informasi melalui Media Sosial, dan BPBD juga telah melakukan kaji cepat terkait bencana yang terjadi.

BACA JUGA: Desa Tangguh Bencana, Dorong Masyarakat Gotong Royong Antisipasi Bencana

Bencana banjir belum surut di beberapa kampng di Bima dan Dompu

Kondisi mutakhir saat ini di Kota Bima, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Sumbawa dapat dikatakan kondusif berdasarkan press release yang dikeluarkan oleh BPBD.

Kepala Pelaksana BPBD NTB, H. Sahdan, S.T, M.T, mengimbau masyarakat agar waspada terhadap cuaca ekstrem.

“Masyarakat dihimbau agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem (Fenomena La Nina) berupa angin kencang dan hujan lebat yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana Banjir, Tanah Longsor dan Angin Puting Beliung serta Gelombang Pasang,” nyatanya tertulis dalam rilis.

Nn

 




Laut Flores Diguncang Gempabumi, Masyarakat Diminta Waspada

Gempabumi yang mengguncang laut Flores dengan magnitudo M=7,4, berpotensi tsunami dengan tingkat ancaman waspada  di Flores Timur Bagian Utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara dan Pulau Lembata

lombokjournal.com ~ Wilayah laut Flores diguncang gempa tektonik pada hari Selasa (14/12/21) pukul 10.20.23 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=7,4. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,59 LS dan 122,24 BT.

Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 112 km arah Barat Laut Kota Larantuka, NTT pada kedalaman 10 km.

Peta gempabumi di laut Flores

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno Masyarakat mengimbau tetap tenang.

“Tetap waspada dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” imbau Bambang seperti dilangsir dari rilis resmi BMKG di Jakarta, Selasa (14/12/21).

Bambang juga mengimbau, masyarakat agar menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, atau  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

“Bagi masyarakat di wilayah utara pantai di Flores Timur Bagian Utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara dan Pulau Lembata direkomendasikan tidak melakukan aktivitas di pesisir pantai dan tepian sungai,” pintanya.

BACA JUGA: Pembangunan KEK Mandalika, Bikin NTB Dilirik Dunia

Dijelaskannya, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal, akibat adanya aktifitas sesar aktif di Laut Flores.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser.

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Ruteng, Labuan Bajo, Larantuka, Maumere, Adonara dan Lembata III – IV MMI.

Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Tambolaka, Waikabubak, Waingapu III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seperti truk melintas.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

“Hasil pemodelan menunjukkan, gempabumi ini  BERPOTENSI TSUNAMI, dengan tingkat ancaman WASPADA  di Flores Timur Bagian Utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara dan Pulau Lembata.  Hasil monitoring Tide Gauge menunjukkan adanya kenaikan muka air laut setinggi 7 cm di Stasiun Tide Gauge Reo dan Marapokot, Nusa Tenggara Timur,” jelasnya.

Sementara hasil monitoring BMKG  menunjukkan adanya 15 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan maksimum M=5,6.

BACA JUGA: Desa Tangguh Bencana, Dorong Masyarakat Gotong Royong Anisipasi Bencana

Masyarakat diminta memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi , yakni:

Instagram/Twitter (@infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android)

Nn

(sumber BMKG)

 




Pembangunan KEK Mandalika, Bikin NTB Dilirik Dunia

Dibagunnya KEK Mandalika, jajaran Pemerintah Daerah, para alim ulama, dan seluruh masyarakat Lombok Tengah berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo. Wabil khusus kepada Presiden Indonesia ke-5 Ibu Hj Megawati Soekarnoputri

MATARAM.lombokjournal.com ~ PERISTIWA 9 April 2015 itu tak akan pernah bisa dilupakan Bupati Lombok Tengah dua periode (2010-2020), H Suhaili FT, tiap kali mengingatnya, batinnya trenyuh kemudian matanya sembab.

Ia sedang bertutur saat pertemuan  para tokoh Lombok Tengah untuk pelurusan sejarah tentang KeK Mandalika, Senin (13/12/21),  suara  mantan Ketua DPRD NTB tersebut tersendat, tangannya menyapu matanya yang berkaca-kaca.

Meeeuruskan sejarah dibangunnya KEK Mandalika Para tokoh menelusuri sejarah KEK Mandalika

Ini tentang Mandalika. Suhaili tengah bertutur tentang hal yang tak banyak diketahui khalayak.

Pada Kamis, 9 April 2015, Presiden Joko Widodo sedang melakukan kunjungan kerja ke NTB. Ini adalah kunjungan kerja Presiden untuk kali pertama ke Bumi Gora, setelah mengucap sumpah jabatan 20 Oktober 2014.

BACA JUGA: Desa Tangguh Bencana Dorong Masyarakat Gotong Royong Antisipasi Bencana

Kedatangan Kepala Negara disambut suka cita. Sebagai Kepala Daerah, Suhaili turut menyambut kedatangan Presiden Jokowi sejak di bandara.

Sebagai penanggung jawab wilayah, Bupati Suhaili punya kebanggaan tersendiri atas kunjungan Presiden. Hatinya membuncah.

Tentu pula, ia memiliki harapan besar. Terutama untuk perhatian besar Pemerintah Pusat terhadap pengembangan Kawasan Mandalika yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 52 tahun 2014.

Di ruang VIP Bandara Internasional Lombok, Presiden diagendakan mendapat penjelasan dan pemaparan dari Gubernur NTB kala itu,  TGB HM Zainul Majdi,  KEK Mandalika salah satu yang telah dihimpun sebelumnya untuk dipaparkan di hadapan Presiden Jokowi.

Namun, rupanya dalam pemaparan itu, Pemprov NTB “menepikan” Mandalika. Pemprov NTB rupanya punya mimpi yang lain. Yakni pengembangan Global Hub di Kayangan, Lombok Utara.

Sebuah bandar baru yang akan terdiri dari pelabuhan besar, kawasan industri, dan fasilitas-fasilitas terintegrasi di dalamnya. Butuh Rp 150 triliun paling sedikit, untuk mewujudkan hal tersebut.

Di hadapan Presiden, pemaparan tentang Global Hub itu sedemikian lengkap dan detil. Pendek kata, Global Hub dipaparkan sebagai masa depan Pulau Lombok dan Bumi Gora.

“Foto Mandalika ditampilkan satu. Kecil saja,” ungkap Suhaili mengenang.

Kecewa sudah pasti. Tapi ia memendam dalam-dalam hal tersebut. Tak hendak pula ia menunjukkannya pada siapa pun. Suhaili sempat keluar sejenak dari ruang VIP Bandara, menenangkan hati, sebelum kemudian masuk kembali.

Usai presentasi Global Hub, Presiden Jokowi dan rombongan kemudian menuju Mataram. Presiden bermalam di Pulau Seribu Masjid. Agenda esoknya Presiden meresmikan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Praya, Lombok Tengah.

Kemudian diagendakan ke Lombok Utara lokasi dibangunnya Global Hub, dan selanjutnya ke Doroncanga di Dompu untuk meresmikan Festival Pesona Tambora.

Malam harinya, telepon seluler Suhaili berdering. Di ujung telepon, Paspampres dan Protokol Presiden menyampaikan bahwa Presiden Jokowi membulatkan hati untuk berkunjung ke Mandalika usai meresmikan Kampus IPDN.

Presiden bahkan ingin menunaikan Salat Jumat bersama-sama dengan masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna di sana.

Suhaili mengucap rasa syukur mendapat kabar tersebut. Ia haqqulyakin, doa seluruh masyarakat Lombok Tengah telah diijabah.

Sungguh tak dinyana, Presiden Jokowi memutuskan sendiri, akan berkunjung ke Mandalika.

Dalam kunjungan ke Mandalika saat itu, Presiden memastikan menyiapkan anggaran Rp 1,8 triliun dari anggaran Pemerintah Pusat untuk pembangunan Mandalika.

Dan sejak itu, sejarah mencatat, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus ini terus berderap kencang. Beberapa kali semenjak kunjungan tahun 2015 tersebut, Presiden Jokowi kembali beranjangsana ke Mandalika.

Yang terbaru, tentu saja saat meresmikan Sirkuit Mandalika, tanggal 12 November lalu. Sepekan setelahnya, digelar ajang balap internasional kelas dunia World Superbike (WSBK) yang telah absen dari Indonesia selama 27 tahun.

Miliaran pandangan mata dari seluruh dunia pun tertuju ke Mandalika. Tertuju ke Indonesia. Menjadikan country branding Indonesia pun kini sejajar dengan negara-negara yang telah lebih dulu mengecap kemajuan.

“Perhatian Bapak Presiden sungguh luar biasa. Ini membuktikan ketulusan beliau memimpin bangsa,” kata Suhaili.

Dia menegaskan, komitmen, keberpihakan Presiden yang ditindaklanjuti dengan sokongan anggaran yang besar dari Pemerintah Pusat, telah menjadikan Mandalika seperti saat ini. Sebab, keuangan daerah, baik Lombok Tengah maupun Pemprov NTB, tak akan mampu.

Mantan Kedua DPD Partai Golkar NTB tersebut menuturkan segala cerita ini di hadapan para alim ulama dari Lombok Tengah yang diundang secara khusus oleh Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri dalam pertemuan di Kantor Bupati Loteng, Senin (13/12/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengucapkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT dan juga dari lubuk hati yang paling dalam, menghaturkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan juga Presiden ke-5 RI Ibu Hj Megawati Soekarnoputri. Pemkab Lombok Tengah ingin membuka mata khalayak di Bumi Gora, bahkan Indonesia, betapa sumbangsih yang besar dari Presiden Jokowi dan juga kontribusi nyata dari Ibu Mega, Mandalika bisa seperti sekarang.

Secara khusus, Bupati Loteng mengundang Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, H Rachmat Hidayat untuk hadir. Rachmat diharapkan bisa menyampaikan pula ucapan terima kasih Pemerintah Daerah, para alim ulama, dan seluruh masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna kepada Presiden Jokowi dan juga ke Ibu Mega.

BACA JUGA : Memanfaatkan Limbah Batubara PLTU Jadi Batako

Turut hadir pula dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah, dan juga Ketua DPRD Lombok Tengah M Tauhid yang juga menyampaikan harapan serupa.

Berproses Lama

Tentu saja, perhatian Presiden Jokowi pada Mandalika bukanlah datang tiba-tiba. Melainkan melalui sebuah proses yang perlu juga diketahui khalayak.

Presiden Jokowi tahu persis, bahwa lahan-lahan di KEK Mandalika telah dibebaskan semenjak 1987 silam. Namun semenjak itu, tak banyak kemajuan yang didapat Mandalika. Meski pemerintahan pun berganti-ganti kemudian.

Beginilah semuanya bermula. Dimulai dari langkah DPRD NTB Periode tahun 1999-2004. Dalam pertemuan kemarin, hal tersebut pun mengemuka.

Kala itu, DPRD NTB yang dipimpin HL Serinata mengambil inisiatif membentuk Panitia Khusus tentang tanah Mandalika. Pansus diketuai Wakil Ketua DPRD NTB kala itu H Abdurrahim dengan pimpinan DPRD NTB lainnya sebagai Wakil Ketua Pansus.

Program utama DPRD dengan membentuk Pansus kala itu adalah bagaimana mengembalikan tanah Mandalika yang saat itu dikuasai oleh LTDC, anak usaha Group Rajawali, perusahaan milik Peter Sondakh.

Totalnya 1.250 hektare. Tanah itu dibeli melalui pinjaman berupa sindikasi perbankkan. Namun, menjadi kredit macet, yang kemudian asetnya lantas diserahkan ke Badan Penyehatan Perbankkan Nasional, dan HPL nya menjadi milik negara. Pinjaman tidak bisa dibayar. Sisa utangnya Rp 771 miliar.

Kepada Ibu Mega yang kemudian menjadi Presiden menggantikan H Abdurrahman Wahid, diusulkan agar sertifikat HPL kawasan eks LTDC tersebut diberikan kepada Pemprov NTB.

Dalam pertemuan dengan Ibu Mega, selain pimpinan DPRD NTB, juga hadir Gubernur NTB kala itu H Harun Al Rasyid. Usulan tersebut kemudian disetujui oleh Presiden Megawati.

Dalam prosesnya kemudian, pada 2003, terjadi suksesi kepemimpinan di NTB. Ketua DPRD NTB kala itu, HL Serinata kemudian terpilih menjadi Gubernur NTB menggantikan Gubernur Harun. Saat itu, sertifikat HPL lahan Mandalika secara resmi telah diserahkan negara kepada NTB.

Namun begitu, dalam lima tahun periode kepemimpinan Gubernur NTB HL Serinata, pembangunan Mandalika belum sempat terealisasi. Meski kala itu, sudah ada rencana kerja sama dengan Badan Usaha Milik Uni Emirat Arab untuk pengembangannya.

Sampai kemudian kembali terjadi suksesi kepemimpinan di NTB. Di mana Gubernur NTB kemudian dijabat TGB HM Zainul Majdi. Kemudian Presiden kala itu dijabat Susilo Bambang Yudhoyono.

Dan kemudian, sertifikat HPL tersebut malah kembali kepada Pemerintah Pusat dari Pemerintah NTB seiring dengan kerja sama pembangunan Mandalika dengan Badan Usaha dari Uni Emirat Arab.

Lalu pada tahun 2008, Menteri Pariwisata saat itudijabat Jero Wacik, digelar pertemuan di Gedung Sapta Pesona Kementerian Parwisata. HPL Mandalika diminta dikembalikan ke Pemprov NTB, karena belum juga terbangun.

Tapi, sampai tahun 2014, hal tersebut tidak terwujud. Sampai kemudian Joko Widodo terpilih menjadi Presiden.

Pada awal tahun 2015, seluruh Ketua DPD PDI Perjuangan dikumpulkan oleh Ketua Umum Hj Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka dan menggelar pertemuan dengan Presiden Joko Widodo.

Saat itu, hadir pula Menko PMK Puan Maharani dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Kala itu, PDI Perjuangan memang sedang menggelar Rapat Kerja Nasional.

Seluruh Ketua DPD PDI Perjuangan diminta menyampaikan usulan pembangunan dan seluruh uneg-uneg di daerahnya masing-masing ke pada Presiden Joko Widodo. Bu Mega kemudian mempersilakan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB untuk menyampaikan usulan pertama kali.

Usulan tentang pentingnya pembangunan Mandalika pun mengemuka. Di mana, kawasan ini telah dicita-citakan sejak lama pengembanganya oleh Bu Mega kala menjabat Presiden. Sebuah kawasan wisata yang indah tiada tara. Memiliki pasir putih yang khas, berbulir seperti merica.

Kepada Kepala Negara disampaikan, pembangunan kawasan Mandalika akan menjadi mercusuar bagi Indonesia. Dan disampaikan pula, di dalam kawasan seluas 1.250 hektare tersebut di dalamnya masih ada lahan milik masyarakat yang belum dibebaskan.

Presiden pun menyampaikan, Mandalika akan menjadi prioritas untuk ditangani Pemerintah Pusat. Semenjak itu, gerak cepat dimulai. Presiden Jokowi mengunjungi Mandalika.

Presiden Jokowi pun ingat betul bagaimana di tengah lahan tersebut masih ada tanah milik masyarakat yang belum dibayar.

Masyarakat pemilik lahan hanya sempat diberikan dana tali asih yang sepenuhnya diprakarsai Ketua DPRD NTB kala itu HL Serinata, yang kemudian menjadi Gubernur NTB.

Dinamika yang Lumrah

Dalam perkembangannya, tentu banyak dinamika yang terjadi dalam perkembangan Mandalika. Sebuah dinamika yang disebut sangat wajar dalam hal mencapai tujuan pembangunan daerah yang diharapkan.

Bupati Pathul Bahri menjelaskan, dirinya tahu persis, bagaimana komitmen pendahulunya Bupati Suhaili FT dalam memprioritaskan pembangunan Mandalika.

Pathul yang di periode kedua Suhaili FT memimpin Lombok Tengah menjabat Wakil Bupati menjelaskan, bagaimana Bupati Suhaili kala itu selalu mengerahkan aparat sipil negara di Pemkab Loteng untuk melakukan aksi-aksi bersih setiap Jumat di kawasan Mandalika.

Pada saat yang sama, Pemkab Loteng juga membangun jalan. Membagun pula pasar seni di dalam kawasan Mandalika. Meski hal tersebut diketahui bukanlah kewenangan Pemkab Loteng.

Semuanya karena komitmen yang kuat dari Bupati Suhaili waktu itu untuk membangun Mandalika.

Karena itu, sejarah yang dituturkan Bupati Suhaili adalah hal yang tak boleh dilupakan sedikitpun oleh setiap warga Gumi Tatas Tuhu Trasna. Betapa sumbangsih Presiden Jokowi dan juga Ibu Mega sedemikian luar biasa untuk Lombok Tengah.

Doa dari seluruh alim ulama dan masyarakat Lombok Tengah pun dimunajatkan kehadirat Allah SWT. Semoga Presiden Jokowi dan Ibu Mega, selalu diberkahi. Selalu mendapat kesehatan dan keafiatan dalam memimpin derap kemajuan negara. Dan semoga seluruh apa yang telah dilakukan untuk Mandalika, untuk Lombok, untuk NTB, dan untuk Indonesia, sepenuhnya tercatat sebagai ibadah di sisi Yang Maha Kuasa.

Sementara itu, Ketua DPRD Lombok Tengah M Tauhid menegaskan ucapan terima kasih yang sama untuk Presiden Jokowi dan Ibu Mega. Apa yang dilakukan kedua pemimpin Indonesia ini telah menjadikan mimpi masyarakat Lombok Tengah menjadi nyata.

Dream comes true,” katanya.

Keberadaan Mandalika sungguh kata Tauhid telah memberi sumbangsih besar untuk pembangunan Lombok Tengah. Dia memberi contoh.

Dengan keberadaan Mandalika, Pendapatan Asli Daerah Lombok Tengah kini melonjak. Jika sebelumnya hanya berkutat pada Rp 219 miliar. Maka mulai tahun depan, Pemkab Loteng bisa menargetkan PAD menjadi Rp 315 miliar dengan penambahan yang didapat dari keberadaan Mandalika.

Sementara itu, TGH Maarif Makmun Dirase yang mewakili para alim ulama yang hadir menegaskan, sungguh masyarakat Lombok Tengah, dan juga masyarakat Bumi Gora akan kufur nikmat manakala tidak mensyukuri perhatian yang telah diberikan Presiden Jokowi dan juga Ibu Mega.

TGH Maarif mengemukakan, para alim ulama di Pulau Seribu Masjid tahu persis, Presiden Jokowi tidak menerima dukungan signifikan dari masyrakat NTB dalam dua kali penyelenggaraan Pilpres. Namun, hal tersebut rupanya tidak pernah mengecilkan perhatian Presiden kepada NTB.

Karena itu, kata TGH Maarif, apa yang ditunjukkan Presiden dalam perhatiannya untuk NTB, menunjukkan Kepala Negara menjalankan betul apa yang disabdakan Nabi Muhammad SAW, bahwa sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk orang lain.

Nilai lebih untuk Presiden Jokowi, karena memperlakukan begitu baik masyarakat NTB, padahal di satu sisi, dukungan dalam kontestasi politik tidak berasal dari masyarakat NTB.

“Jazakumullah khairan kami sampaikan kepada Bapak Presiden Joko Widodo dan Ibu Hj Megawati,” kata TGH Maarif.

Me




Desa Tangguh Bencana, Dorong Masyarakat Gotong Royong Antisipasi Bencana

Sebanyak 434 desa yang rawan bencana, masyarakat desa itu didorong saling bahu-membahu dan gotong royong dalam mengantisipasi terjadinya bencana yang tak diduga-duga

MATARAM.lombokjournal.com ~ Seluruh jumlah desa di Nusa Teggara Barat (NTB) mencapai 1150 desa dan kelurahan, dan sebanyak 434 desa ditetapkan sebagai desa rawan bencana.

Desa-desa yang dikategorikan rawan bencana itu oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB ditetapkan sebagai desa tangguh bencana (Destana). Itu dituangkan dalam program unggulan pemprov sejak 2018 hingga 2023 mendatang..

Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sahdan mengatakan, tahun ini dari 434 desa rawan bencana, sudah terbentuk 209 desa tangguh bencana.

“Sehingga yang tersisa masih sekitar 225 desa dan targetnya tuntas pada tahun 2022,” ungkap Sahdan.

Ia mengatakannya saat menjadi narasumber Bincang Gemilang Road to HUT NTB KE-63 dengan tema “Desa Tangguh Bencana” di halaman kantor Dinas Kominfotik NTB, Minggu (12/12/21).

Program Destana mendorong komunitas masyarakat desa untuk saling bahu-membahu dan gotong royong dalam mengantisipasi jika terjadi bencana yang tak diduga-duga. Baik bencana alam maupun non alam.

Sebab, elemen yang paling dekat dengan bencana adalah masyarakat di desa-desa.

“Kenapa Destana sangat penting, karena menghadapi bencana tidak mungkin dilakukan secara individual. Harus dilakukan secara kelompok dari warga desa itu sendiri sebelum adanya bantuan pemerintah,” jelasnya.

Program Destana meningkatkan fungsi dan keterlibatan masyarakat. Mengingat hampir di seluruh wilayah di NTB menjadi daerah yang rawan bencana.

Terutama bencana banjir, tanah longsor, gempa serta bencana alam lainnya. Bencana banjir banyak menyapu masyarakat yang tinggal sekitar bantaran sungai.

Sahdan menjelaskan, tiga kriteria dalam membentuk Destana yaitu Destana Pratama, Madya dan Utama.

“Semua tingkatan itu akan diukur melalui 60 indikator, salah satu diantaranya adalah SDM, pendanaan, jumlah penduduk dan lain sebagainya,” jelasnya.

Dalam kegiatan Bincang Gemilang itu dihadiri Kepala Dinas ESDM NTB, Zainal Abidin dan Pewakilan Dinas Sosial NTB, Amran serta seluruh puluhan masyarakat carfreeday.

Rom

 




Memanfaatkan Limbah Batu Bara di PLTU Jadi Bahan Bangunan

Ditandatangani kerjasama Pemprov NTB dan PLN, untuk memanfaatkan limbah pembakaran batu bara pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), untuk pembuatan bahan bangunan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB bersama dengan PT. PLN Unit Induk Wilayah NTB, menjalin kerjasama pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) yang merupakan limbah pembakaran batu bara pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Wakil Gubenur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyambut baik langkah dan upaya progresif yang  dilakukan dalam rangka memanfaatkan produk  yang ada.

Wagub tanda tangani kerjasama dengan PLN pemanfaatan limbah batubara

“Awalnya FABA ini menjadi sampah, namun kedepan harus memiliki nilai,” kata Ummi Rohmi sapaannya, usai menandatangi MoU bersama General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Lasiran, Senin (13/12/2021) di RRU kantor Gubernur NTB.

Karena menurut Wagub Ummi Rohmi, hal tersebut sejalan dengan program Zero Waste di NTB. Termasuk Solusi untuk persoalan lingkungan.

Untuk itu, FABA yang dihasilkan dari limbah batu bara yang digunakan sebagai bahan bakar PLTU tersebut, mampu menghasilkan 87 ton Fly Ash Bottom Ash per hari.

Maka harus mulai dipetakan dari hulu ke hilir, agar dapat terserap setiap hari. Agar dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

“Ke depan yang paling mungkin, digunakan untuk pembuatan paving block atau batu bata, karena semua orang butuh untuk membangun rumah, kantor dan lainnya,”ujar wanita kelahiran Lombok Timur ini.

Artinya, produksinya harus besar. Nah ini dapat memberdayakan dan bekerjasama GNE sebagai pengelolah.

Selain itu Wagub, mengingatkan bahwa semakin  ke depan, potensi sampah terbukti sebagai sumber daya.

“Masyarakat harus mulai mengubah pola pikirnya dari sekarang,” ajak wanita inspiratif NTB tersebut.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Lasiran menjelaskan, dari dua unit pembangkit PLTU PLN, yaitu PLTU Jeranjang dan PLTU Sumbawa Barat memiliki jumlah potensi pemanfaatan FABA sampai dengan 87 ton per hari atau sebanyak 2.600 ton/bulan.

Sehingga ditambahkannya, potensi FABA dapat dimanfaatkan juga untuk kebutuhan masyarakat NTB. Baik untuk membuat batako atau paving block, yang dapat digunakan membangun rumah, pengerasan gang atau jalan.

“Sudah kami rencanakan untuk sektor pariwisata, pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) dan juga pembangunan beberapa infrastruktur untuk provinsi NTB,” katanya.

Ia berharap kerjasama ini dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur berkelanjutan di NTB.

Pada kesempatan tersebut ditandatangani pula perjanjian kerja sama antara PLN NTB dengan delapan Organisasi Perangkat Daerah Pemprov NTB, diantaranya Dinas Perkim, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Dinas LKH, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Perindustrian, Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, dan Dinas PUPR.

Mas

 

 

 




Ini Cara agar Tak Gampang Sakit, Tetap Sehat di Musim Hujan

Di tengah musim hujan seperti sekaranng, penting untuk tetap sehat dengan menjaga kesehatan agar tak gampang sakit. Sebab di musim hujan seperti sekarang merupakan kesempatan bagi mikroorganisme penyebab penyakit  menyerang manusia

MATARAM.lombokjournal.com ~ Cara menolak serangan mikroorganisme penyebab penyakit masuk ke dalam tubuh, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah sistem imun atau kekebalan tubuh.

Menjaga tubuh tetap sehat

Berikut sejumlah hal penting yang perlu dilakukan di musim hujan agar tubuh tidak gampang sakit:

  1. Menjaga pola makan sehat

Asupan gizi sangat penting untuk . Seseorang yang kekurangan nutrisi berisiko terkena penyakit infeksi karena pada keadaankurang gizi, daya tahan tubuh akan menurun, menyebabkan kuman penyakit lebih mudah masuk dan berkembang.

Agar zat gizi tercukupi, kita harus memperhatikan pola makan sehat dengan mengonsumsi lima kelompok pangan setiap hari atau setiap kali makan.

Lima kelompok pangan tersebut adalah makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, buah-buahan, dan minuman.Lebih baik jika dalam satu kali makan kita bisa mengonsumsi lebih dari satu jenis untuk setiap kelompok makanan.

BACA JUGA: Gubernur Fokus Tangani Korban Banjir, Urungkan ke Abu Dhabi

Pastikan kita makan secara teratur, yakni sarapan, makan siang, dan makan malam, terutama sarapan.

Menurut pedoman gizi Kementerian Kesehatan RI, sarapan adalah kegiatan makan dan minum yang dilakukan antara bangun pagi sampai jam 9 untuk memenuhi sebagian kebutuhan gizi harian, yakni 15-30 persen kebutuhan gizi.

Ini dilakukan dalam rangka mewujudkan hidup sehat, aktif, dan produktif.

Selain itu, mengonsumsi probiotik juga perlu diperhatikan agar terhindar dari infeksi seperti flu dan diare.

Mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung probiotik, seperti yogurt, tahu, tempe, atau sayurn fermentasi, dapat membantu menjaga usus agar sistem pencernaan tetap lancar.

Bakteri probiotik jenis Lactobacillus, Bifidobacterium, dan Enterococcus dalam makanan atau minuman dapat membantu menjaga keseimbangan mikroesosistem dalam sistem pencernaan dan memperlancar proses pencernaan.

Nah, di musim hujan, kualitas makanan yang kita asup perlu sangat diperhatikan.

BACA JUGA: Gubernur NTB Serius Siapkan Balapan Formula-1

  1. Olahraga

Hujan dan seharusnya tak membuat kita enggan bergerak dan hanya berdiam diri di rumah.  Sistem kekebalan tubuh  harus dijaga salah satunya dengan olahraga.

Olahraga tak harus dilakukan di luar ruangan. Jika kondisi tak memungkinkan, seperti saat hujan turun, kita juga bisa berolahraga di rumah.

Bahkan, olahraga yang sederhana sekalipun dapat memberikan manfaat bagi tubuh. Latihan fisik selama 30 saja menit mampu mengaktifkan sel darah putih (leukosit).

Menurut buku Guyton dan Hall, Fisiologi Kedokteran, leukosit berfungsi menyediakan pertahanan yang cepat dan kuat terhadap daerah-daerah tubuh yang mengalami peradangan.

  1. Menjaga kualitas tidur

Tidur adalah momen ketika tubuh dalam melakukan pemulihan terhadap seluruh sistem anggota badan. Namun, tak sedikit dari kira yang merasa tidak bugar ketika bangun tidur di pagi hari. Itu bisa jadi tanda kualitas tidur kita kurang baik.

Di tengah cuaca dingin musim hujan, kualitas tidur semakin penting untuk diperhatikan.

Dilansir dari Jurnal tentang rekomendasi waktu tidur yang dari National sleepFoundation, berikut rekomendasi waktu tidur per hari untuk sejumlah kelompok usia:

  • Anak prasekolah (3-5 tahun) selama 10-13 jam.
  • Anak sekolah (6-13 tahun) selama 9-11 jam.
  • Remaja (14-17 tahun) selama 8-10 jam.
  • Dewasa muda (18-25 tahun) direkomendasikan tidur selama 7-9 jam.
  • Dewasa (26-64 tahun) selama 7-9 jam.
  • Lansia (lebih dari 65 tahun) direkomendasikan tidur selama 7-8 jam.
  1. Mengelola stres

Setiap orang pasti mengalami stres. Namun, kemampuan mengelola stress sangat penting untuk menjaga tubuh agar tak terserang berbagai penyakit. Tak terkecuali di musim hujan.

Stres akan memberi dampak fisiologis, seperti gelisah, detak jantung meningkat, dan mudah letih.

Dalam buku Psikologi karya Carole Wade dan Carole Tavris, manajemen stress salah satunya dapat dilakukan dengan strategi fisik, yakni menenangkan diri melalui relaksasi.

Relaksasi dapat dilakukan di mana pun dan kapan pun, dengan membiarkan tubuh menerima rangsangan baik berupa suara, bau, atau sentuhan yang dapat menenangkan diri.

Rom

(sumber Kompas.com)

 




LFC Akan Fokus Benahi Infrastruktur dan Fasilitas Klub

Setelah gelaran Liga 3 usai, yang akan dilakukan LFC yakni benahi Infrastruktur dan fasilitas Klub dan menempa diri menjadi klub kecintaan dan sekaligus kebanggaan masyarakat Pulau Lombok

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lombok Football Club atau LFC akan fokus memperbaiki dan meningkatkan infrastruktur dan fasilitas klub begitu Liga 3 usai.

Langkah tersebut sebagai ikhtiar untuk memastikan klub dengan julukan Kijang Rinjani ini siap untuk liga di musim berikutnya.

HBK dan juru Bicara LFC akan benahi infrastruktur klub

“Terima kasih atas segala bahasan, ulasan, kritik, saran, ataupun masukan-masukan buat LFC,” kata Presiden LFC H. Bambang Kristiono, SE (HBK), Minggu (12/12/21).

LFC masih menyisakan tiga pertandingan di Grup A Liga 3 PSSI NTB.

HBK pun atas nama pemilik dan juga pengurus klub menyampaikan permohonan ma’af yang sebesar-besarnya, bila kiprahnya di musim pertama di Liga 3 NTB tahun 2021 ini, LFC belum bisa tampil sebagaimana ekspektasi para pencinta sepakbola Bumi Gora.

BACA JUGA: Gubernur NTB Serius Siapkan Blapan Formula-1

HBK menekankan, secara pribadi, dirinya sangat bangga dengan tim pelatih dan para pemain LFC.

Bayangkan, hanya dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, LFC sudah menjelma menjadi klub sepakbola yang diperhitungkan di NTB.

Bahkan, dari skuad LFC yang disiapkan untuk mengarungi Liga 3 NTB, ada di antaranya yang baru bergabung dengan klub hanya beberapa hari sebelum kick off Liga 3 NTB dimulai.

HBK menekankan, apapun posisi akhir LFC di klasemen akhir grup A Liga 3 NTB, dirinya dan seluruh manajemen klub akan legowo, dan mempersilahkan klub manapun yang berhasil menjuarai Liga 3 NTB tahun ini untuk bertarung ke level Liga 3 di tingkat Nasional.

“Saya bersama manajemen sudah menyiapkan skenario-skenario yang terbaik untuk kiprah LFC ke depan,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.

Politisi Partai Gerindra ini menegaskan, yang pasti, setelah gelaran Liga 3 usai, LFC tidak akan berhenti berkegiatan dan akan terus menempa diri untuk menjadi klub kecintaan dan sekaligus kebanggaan masyarakat Pulau Lombok. Sejumlah program pun telah disiapkan.

HBK menjelaskan, di antara program-program tersebut adalah fokus LFC untuk memperbaiki dan meningkatkan infrastruktur dan fasilitas-fasilitas pendukung klub.

Saat ini, LFC sedang membangun markas yang akan menjadi home base bagi para pemain LFC melakukan training center (TC). Akan disiapkan pula, lapangan sendiri di markas tersebut untuk training taktik dan tehnik skuad LFC nantinya.

LFC ke depan akan melakukan restrukturisasi manajemen. Antara lain dengan menghire para profesional yang lebih paham tentang pengelolaan klub sepakbola.

Selain itu, tentu juga akan dilakukan evaluasi terhadap para tim pelatih dan juga para tim pemain yang mengisi skuad LFC saat ini.

“Khusus buat pemain, LFC akan berusaha memanggil pulang para pemain NTB yang saat ini bermain di klub-klub Liga 2 Nasional, dan yang sudah confirm diantaranya Rossi dan Ari Marin yang sekarang ini main di klub Liga 2 Sulud United,” kata HBK.

Sementara itu, untuk melanjutkan pembinaan, LFC juga akan tetap melakukan latihan terpusat (TC), maupun melakukan pertandingan-pertandingan persahabatan dengan klub-klub dari dalam maupun dari luar Pulau Lombok.

BACA JUGA: Pelajaran Setelah Banjir, Masyarakat Harus Sadar Potensi Becana

Laga-laga persehabatan tersebut akan menempa skuad LFC menjadi lebih matang dalam menghadapi kompetisi yang sangat ketat dan melelahkan.

“Pada intinya, saya ingin menyampaikan, bahwa perjuangan LFC untuk menjadi klub kecintaan dan sekaligus kebanggaan masyarakat Pulau Lombok tidak akan berhenti andai LFC belum berhasil menjadi juara Liga 3 di tahun ini,” tandas HBK.

Sementara itu, Juru Bicara LFC Ranny Agustyra Kristiono menegaskan, evaluasi terhadap perjalanan LFC di Liga 3 terus dilakukan untuk memastikan LFC bisa tampil maksimal di sisa pertandingan yang ada.

Sejauh ini, sejumlah pemain-pemain LFC, kata Rannya, telah tampil menonjol secara individu tapi belum padu dalam permainan tim. Karenanya, LFC sadar sepenuhnya, sepakbola adalah soal kerja sama tim, bukan sekedar aksi-aksi one man show.

Suply dan aliran bola dari lini belakang ke depan tentu juga menjadi salah satu fokus perhatian untuk dibenahi. LFC ingin tampil atraktif dengan meminimalisir blunder dan kesalahan-kesalahan elementer dalam distribusi bola, termasuk dalam transisi dari bertahan ke menyerang maupun sebaliknya.

“Dengan begitu, skuad LFC bisa tampil menekan dengan variasi serangan yang beragam dalam setiap pertandingan,” imbuh Rannya.

Me

 




Gubernur NTB Fokus Bantu Korban Banjir, Urungkan ke Abu Dhabi

Kehadiran langsung Gubernur Zul menemui  korban banjir, bisa memastikan solusi serta kebijakan riil agar bencana banjir tertangani dengan baik.

KLU.lombokjournal.com ~ Agenda pertemuan penting dengan Stefano Domenicali, President and CEO of Formula 1  di Sirkuit Yas Marina Abu Dhabi, Jumat (10/12/21) harus dibatalkan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah.

Psalnya, Gubernur Zul punya agenda yang lebih penting, yaitu mengunjungi masyarakat NTB, khususnya mereka yang terdampak musibah banjir.

Karena itu, untuk meyakinkan bahwa ia bersungguh-sungguh akan menggelar Formula-1 di Sirkuit Mandalika, ia tetap memenuhi janjainya tapi diwakilkan pada Kadis PUPR Provinsi NTB, Ir. Ridwansyah dan Kadis Perhubungan, Faozal.

BACA JUGA: Gubernur NTB Serius Siapkan Balapan Formula-1

Paket bantuan yang disiapkan untuk korban banjir

Kehadiran langsung Gubernur Zul bertemu korban banjir, tidak saja memastikan bantuan dan penanganan, namun solusi serta kebijakan rill agar bencana banjir bisa tertangani dengan baik.

Hari Minggu (12/12/21) Gubernur Zul kembali turun ke lapangan melihat langsung korban terdampak banjir di Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Banjir tersebut akibat guyuran lebat hujan dan pasangnya air laut.

Gubernur bersama anggota DPD RI dapil NTB Evi Apita Maya, S.H., dan Kepala Perangkat Daerah terkait hadir dan memberikan sejumlah paket bantuan.

Pada saat itu sekaligus memotivasi warga di tengah musibah banjir di Teluk Kombal dan Muara Putat Lombok Utara.

“Banjir di sini akibat air laut yang meluap tinggi masuk ke perkampungan masyarakat. Kejadian seperti sering kali terjadi setiap tahun,” kata Gubernur Zul.

Dalam kunjungan itu didampingi oleh Ketua TP. PKK NTB Hj. Niken Saptarini.

Selain keadaan cuaca yang buruk, meluapnya air banjir di sejumlah pemukiman masyarakat akibat sungai yang mulai dangkal.

Menurut Gubernur, solusi yang diberikan adalah segera melakukan perbaikan tanggul dan melakukan penanaman Manggrove di sekitar areal pantai.

BACA JUGA: Promosikan Heritage Tourism, BPPD NTB Beri Pilihan Destinasi

Bahkan, relokasi bisa jadi pilihan bagi masyarakat di sekitar kawasan pantai dan sungai.

“Normalisasi dan pelebaran sungai jadi solusi yang akan ditindaklanjuti dan dikoordinasikan oleh Kepala BPBD KLU dan Provinsi NTB,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Zul juga sempat mengunjungi dan menyambangi langsung wilayah dan korban banjir di Lombok Barat, Kabupaten dan Kota Bima dan Kabupaten Dompu.

Aff