Arahan Sekda NTB saat Audiensi LPP RRI Mataram 

LPP RRI Mataram disarankan melakukan koordinasi dengan berbagai OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTB untuk mendapatkan informasi terkait persoalan NTB.

MATARAM.LombokJournal.com ~ Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Mataram diminta meningkatkan mutu siaran, melalui strategi atau cara-cara yang dapat menarik pendengar atau audiensi untuk mengubah pola pikir masyarakat melalui zero-hero.

BACA JUGA: Wagub NTB Hadiri HUT ke 72 SDN 6 Mataram

Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi yang akrab disapa Miq Gite saat menerima audiensi Kepala Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Mataram di Ruang Rapat Sekda NTB, Jum’at (18/08/23).

Zero hero itu artinya  menjadikan orang-orang yang terpuruk seperti narapidana atau pelaku tindakan negatif sebagai narasumber, yang akan bercerita tentang buruknya dan merugikan nya hal hal yang telah dilakukan nya baik untuk diri sendiri maupun orang lain,” tutur Miq Gite di hadapan Kepala LPP RRI Mataram.

BACA JUGA; Turnamen Mandalika Tennis Open Dibuka Gubernur NTB

Ia juga memberikan arahan agar RRI Mataram dapat terus melakukan koordinasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Provinsi NTB untuk mendapatkan informasi terkait persoalan NTB.

“Langkah zero-hero ini menjadi jawaban untuk memberikan edukasi kepada masyarakat NTB, Seperti korban narkoba, korban tppo,  korban anak putus sekolah, korban pernikahan anak, dan lain2, mereka yang pernah terpuruk bisa bangkit kembali ini akan memberikan testimoni atau kesaksian kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak akan meniru perbuatan merugikan diri sendiri dan orang lain karena yg menyampaikan langsung dari korban yang sudah mengalami,” ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Lembaga penyiaran publik (LPP) RRI Mataram, H. Yanto Prawironegoro, SH., MH berharap agar sinergitas RRI dengan Pemerintah Daerah terkait peran media semakin erat. 

“Alhamdulillah, kami dapat berjumpa dengan pak Sekda dan kita berharap agar sinergitas antara RRI Mataram dan Pemda semakin erat,” pungkasnya. 

Selain itu, LPP RRI Mataram dalam menyambut HUT RRI Mataram ke 78 THN 2023 akan menyelenggarakan beberapa program. 

Antara lain, capaian pembangunan Provinsi NTB masa gubernur Zul-Rohmi. Memberikan ruang bagi pimpinan daerah untuk membaca berita di RRI Mataram.

BACA JUGA: Lalu Hardian Irfani Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan

Dan RRI Mataram akan melaksanakan car free day di jalan Udayana untuk  mensosialisasikan pemilu berkualitas,  memberikan edukasi cerdas memilih dan hindari praktek uang. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Kominfotik NTB dan Ketua PWI NTB. 

 

 




Bang Zul Buka Rakerpim Muhammadiyah Wilayah NTB 

Rapat kerja pimpinan (Rakerpim) Muhammadiyah NTB yang dibuka Gubernur NTB, diharapkan menentukan arah dan langkah kemajuan umat   

MATARAM.LombokJournal.com ~ Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Wilayah Muhammadiyah NTB diharapkan mampu merancang program-program kerja dan terobosan baru, dalam menentukan arah dan langkah kemajuan umat dengan para tokoh muda . 

BACA JUGA: Wagub NTB Hadiri HUT ke 72 SDN 6 Mataram

Bang Zul berharap rakerpim Muhammadiyah NTB MENGHASILKAN PEMIKIRAN MEMAJUKAN mUHAMMADIYAH
Gubernur NTB bersama jajaran pimpinan Muhammadiyah NTB

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah atau Bang Zul menyampaikan harapan itu saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Wilayah Muhmmadiyah Nusa Tenggara Barat di Hotel Puri Saron Senggigi Lombok Barat, Jumat (18/08/23).

“Mudah-mudahan 2024 nanti, Muhammadiyah dengan tokoh-tokoh muda yang masih energik bisa memposisikan diri dengan baik. Dan tidak bersebrangan dengan pemerintah di bidang pembangunan mutu pendidikan demi pengembangan sumber daya manusia,” harap Bang Zul.

BACA JUGA: Jajanan Tradisional Berpotensi Gairahkan Sektor Pariwisata

Menurutnya, menciptakan ide dan gagasan cemerlang untuk kemajuan Muhammadiyah, tidak mesti harus dihabiskan di dalam ruangan saja.  

Melainkan bisa dengan mengobrol santai sembari menikmati keindahan alam untuk melahirkan pemikiran cermat memajukan Muhammadiyah NTB, sesuai dengan tema Muhammadiyah Unggul dan Berkemajuan. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Buka Rakerpim Muhammadiyah Wilayah NTB

Hadir pula mendampingi Gubernur Kepala Dinas Sosial dan Karo Kesra Setprov NTB dan para pimpinan cabang Muhammadiyah se NTB serta para kader Muhammadiyah. ***

 

 




Turnamen Mandalika Tennis Open Dibuka Gubernur NTB

Gubernur NTB, Bang Zul buka Turnamen Mandalika Tennis Open menyongsong PON 2028

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah mengatakan, dalam menyongsong PON 2028 harus melatih mental anak-anak muda NTB.

BACA JUGA: Jajanan Tradisional, Berpotensi Gairahkan Pariwisata

Bang Zul saat membuka Turnamen Mandalika Tennis Open berharap anak muda jadi atlet PON 2028
Gubernur NTB, Bang Zul

Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB mengatakan itu saat membuka Turnamen Mandalika Tennis Open.di lapangan Tenis Wira Bhakti Gebang,(18/08/23).

Ia menekankan, dengan penyelengaraan Turnamen Mandalika ini, anak muda NTB harus jadi Altet PON 2028, 

Bang Zul berterima kasih kepada panitia penyelenggara yang menghadirkan turnamen Mandalika tersebut, guna menciptakan talenta-talenta anak muda  NTB dalam bidang olahraga Tenis. 

“Untuk menghadapi PON 2028 dan mendapatkan hasil yang maksimal kita harus terus melatih mental anak-anak muda NTB,” jelas Bang Zul.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Lahirkan Pembalap Basional Asal NTB

Selain itu, dikatakan Gubernur NTB, penyelenggaraan turnamen Mandalika Tennis Open  ini akan mampu melatih mental anak-anak muda kedepan sehingga ketika di hadapkan dengan sebuah pekan olahraga tingkat Provinsi atau Nasional akan mampu menguasainya. 

“Agar anak-anak NTB pada PON memberikan yang terbaik kita harus melatih mental anak-anak muda mulai sekarang” ungkapnya.

Menutup sambutanya Bang Zul sampaikan selamat kepada panitia atas terselenggaranya turnamen Mandalika Tennis Open tersebut.

“Semoga acara tenis cup ini  berjalan lancar dan dengan penuh kegembiraan,” tutup Bang Zul. 

BACA JUGA: Nilai Utama Olahraga adalah Persahabatan

Terlihat mendampingi Gubernur NTB pada kegiatan tersebut Kadis Dispora NTB, Kadis Pariwisata NTB, PELTI NTB, dan KONI NTB. ***

 

 




Lalu Hadrian Irfani Ajak Generasi Muda Isi Kemerdekaan 

Ekraf dan Esport, menurut Lalu Hadrian Irfani bisa Jadi Peluang Wirausaha Generasi Muda Menuju Indonesia Maju

MATARAM.LombokJournal.com ~ Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 78, 17 Agustus 2023 kali ini hendaknya menjadi momentum bagi generasi muda [baca : Milenial dan Gen Z]  untuk memaknainya sebagai awal yang baik untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif dan produktif.

BACA JUGA: Bang Zul Dukung Alih Fungsi Kawasan Hutan di Dompu

Lalu Hardian Irfani,"Memaknai Hari Kemerdekaan dengan kegiatan positif dab produktif
Lalu Hardian Irfani (kiri)

Politisi PKB, H Lalu Hadrian Irfani menekankan, generasi muda khususnya generasi milenial dan Gen Z  saat ini punya peran sangat strategis mengisi kemerdekaan Indonesia. Sebab, tantangan global ke depan tentu lebih pelik dan rumit.

“Meski tantangan ke depan makin kompleks di era global, tapi generasi muda kita harus optimistis. Seperti juga tema 17an tahun ini : Terus Melaju Untuk Indonesia Maju,” tegas lelaki yang akrab disapa Haji Ari, Kamis (17/08/23).

Menurut Haji Ari, generasi muda saat ini dan generasi gen Z berikutnya memiliki peluang dan tantangan di zamannya. Kemajuan IT dan digitalisasi dalam hampir semua aspek kehidupan tak mungkin dihindari.

Berikhtiar maju sebagai Caleg DPR RI, H Lalu Hadrian Irfani mengaku akan memperjuangkan pemerataan kesempatan dan akses lapangan kerja untuk generasi muda, khususnya di Dapil Lombok, NTB.

Ia menilai, sektor ekonomi kreatif (Ekraf) dan Elektronik Sport (Esport) bisa menjadi peluang bagi generasi muda ke depan. Bukan saja untuk lapangan kerja tetapi juga untuk berwirausaha.

BACA JUGA: Tagih Utang Pemprov NTB, Kontraktor Kirim Karangan Bunga 

“Ekraf dan Esport ini saya pikir akan sangat potensial ke depan. Apalagi Lombok, NTB ini kan sudah jadi destinasi superprioritas yang skalanya sudah internasional. Generasi muda kita harus bisa menangkap peluang ini,” ujarnya.

Hadrian memaparkan, segmen ekraf cukup banyak yang bisa dikembangkan di Lombok ini. Bukan hanya kerajinan tangan, anyaman ketak, gerabah atau beragam wastra tenun, tetapi juga bisa diinisiasi seni kreatif digital melalui channel Youtube dan sejenisnya.

Saat ini cukup banyak anak muda Lombok yang menjadi Youtuber dengan konten yang beragam. Namun menurut Hadrian, hampir semuanya mempromosikan dan mengenalkan potensi Lombok ke luar daerah bahkan ke luar negeri.

“Nah semangat generasi muda yang inovatif seperti ini tentu harus kita support ke depan,” tegasnya.

 Elektronik Sport

Sementara di sisi Esport (elektronik sport), saat ini sudah banyak komunitas gamer yang menginisiasi tournament tournament Esport seperti Mobile Legend, Free Fire dan sebagainya.

Hadrian mengatakan, hal ini bisa menjadi kegiatan yang sangat positif. Dan juga punya peluang untuk lapangan kerja dan wirausaha.

Ia yakin dan optimistis pembangunan sektor pariwisata di Lombok, NTB akan mencapai masa kejayaannya kelak. Sehingga di daerah, generasi muda juga harus siap mengambil peran untuk mengisi peluang yang ada.

“Peluang akan terbuka seiring berkembangnya sektor pariwisata kita. Hanya sekarang tugas kita, pemerintah dan masyarakat adalah menyiapkan sumber daya manusianya. Generasi muda kita adalah sasarannya,” ujarnya.

Dalam mengisi moment HUT RI ke 78, pria humble yang kini masih aktif sebagai Anggota DPRD NTB ini mengajak generasi muda untuk berkiprah luas sesuai bakat dan passion mereka.

BACA JUGA: Generasi Muda Indonesia Sapu Bersih Juara

“Yang terpenting semua harus dilakukan berdasarkan semangat kebangsaan kita. Dulu para pahlawan kita berkorban jiwa raga untuk kemerdekaan, maka sekarang dan ke depan generasi muda harus melanjutkan mengisi kemerdekaan, dengan tetap mengacu pada empat pilar utama kita, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI harga mati,” tegasnya.***

 

 




Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-78 

Penyelenggaraan upacara bendera HUT Ke-78 Kemerdekaan RI mencerminkan semangat bersama terus melanjutkan perjuangan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menggelar Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia bertajuk “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju” yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Kamis (17/08/23).

BACA JUGA: Tagih Utang Pemprov NTB, Kontraktor Kirim Karangan Bunga

Upacara bendera mencerminkan semangat bersama untuk terus melanjutkan perjuangan
Brigjen Agus Bhakti

Dihadiri Gubernur NTB, Wakil Gubernur NTB, Sekretaris Daerah Provinsi NTB dan seluruh Kepala OPD Lingkup Provinsi NTB. 

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Danrem 162/ Wira Bhakti, Brigadir Jenderal, Agus Bhakti dan menyampaikan amanat yang disampaikan seluruh peserta. 

BACA JUGA: Jabatan Gubernur NTB dan Wagub NTB Berakhir 19 September 2023

“Tema ini mencerminkan semangat kita bersama untuk terus melanjutkan perjuangan berbuat berkarya berprestasi menghadapi tantangan dan rintangan untuk mencapai kemajuan bagi negeri yang kita cintai,” tuturnya. 

Selain Itu, Danrem menyatakan, teknologi informasi dan komputer, telah mengajak masyarakat ke era yang sangat dinamis. 

Mengukur era informasi seperti sekarang ini, keterbukaan akses sangat mudah dan luas, sehingga sangat berdampak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA: Bunda Niken Bangga, NTB Miliki 10 Pilot Wanita

“Kita dapat memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan pendidikan, pelayanan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ungkapnya. ***

 

 




Bang Zul Dukung Alih Fungsi Kawasan Hutan di Dompu

Gubernur NTB, Bang Zul mendukung Perubahan Fungsi Kawasan Hutan seluas 5300 Ha di kawasan hutan di Dompu, dan Tandatangani MoU dengan PT STM

MATARAM.LombokJournal ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang biasa disapa Bang Zul mendukung Perubahan Fungsi Kawasan Hutan seluas 5300 Ha di Dimpu.

BACA JUGA: Upacara Bendera Peringati HUT Kemerdekaan RI ke 78

Gubernur Bang Zul (kanan) dan pimpinan PT STM

Usulan permohonan perubahan atau alih fungsi Kawasan Hutan yang disetujui itu Dilanjutkan dengan penandatanganan MoU dengan PT Sumbawa Timur Mining (PT STM) di Hu’u, Kabupaten Dompu. 

“Pemerintah Provinsi NTB mendukung upaya mengupgrade kemampuan masyarakat lokal. Pemberdayaan masyarakat lokal bukan sekedar kewajiban tapi merupakan kebutuhan bagi perusahaan,” ujar Bang Zul di Pendopo Gubernur, Rabu (16/08/23).

Sementara Kepala Dinas  Energi Sumberdaya Mineral, H Syahdan mengatakan dukungan ini merupakan langkah Pemerintah Daerah memastikan aktifitas bisnis tambang sejalan dengan kepentingan masyarakat

BACA JUGA: Mengenang Masa Gemilang Pemerintahan Zul-Rohmi

Dikatakan,  proses usulan ini memastikan kawasan hutan dikaji diantaranya biofisik dan sosial budaya untuk alih fungsi hutan produksi dari 13.000 Ha yang dikelola PT STM sebelum disetujui Kementerian LHK, yang melibatkan multipihak dalam penelitian. 

PT STM merupakan pemegang Kontrak Karya (KK) pertambangan tembaga dan emas di Tambang Onto, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, NTB. Saat ini PT. STM sedang melakukan eksplorasi di wilayah itu. 

Awal 2022, PT STM mengumumkan hasil perkiraan terbaru potensi sumber daya tembaga dan emas Onto yang hingga Desember 2021 mencatat, wilayah ini memiliki total potensi sumber daya mineral Tertunjuk sebesar 1,1 miliar ton (Mt) dengan kadar 0,96 persen Cu (Tembaga) dan 0,58 g/t Au (Emas).

Dan total potensi sumber daya mineral tereka sebesar 1,0 Mt dengan kadar 0,7 persen tembaga dan 0,4 g/t emas.

BACA JUGA: Bang Zul Berharap Taman dan Hutan Ramai dengan Kicauan Burung

Perkiraan potensi sumber daya mineral Onto per Desember 2021 meningkat sebesar 0,4 Mt. Atau setara dengan peningkatan sebesar lebih 20 persen dibandingkan dengan per Desember 2019.***

 

 




Jajanan Tradisional, Berpotensi Gairahkan Sektor Pariwisata 

Rannya Agustyra Kristiono ajak Milenial dan Gen Z promosikan Jajanan Tradisional 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Indonesia sangat kaya dengan adat dan budaya juga kearifan lokal tiap daerahnya, termasuk jajanan tradisional yang menjadi daya tarik pariwisata.

Sebagai daerah strategis pariwisata, Pulau Lombok tak hanya kaya dengan panorama keindahan alam pegunungan hingga pantai dan baharinya, tapi juga memiliki daya tarik kuliner lokal, seperti Ayam Taliwang, juga beragam jajanan tradisional.

BACA JUGA: Bunda Niken Bangga, NTB Miliki 10 Pilot Wanita

Rannya mengatakan, jajanan tradisional berpotensi gairahkan pariwisata

Like father like daughter, Rannya Agustyra Kristiono, putri almarhum H Bambang Kristiono (HBK) memberi perhatian besar pada segala kekayaan adat budaya masyarakat Pulau Lombok, termasuk jajanan tradisional yang berpotensi gairahkan pariwisata.

Menariknya, Rannya justru kepincut dengan jajanan tradisional Lombok. 

Ihwal ini memperkuat tekad Rannya untuk mengajak generasi milenial dan Gen Z agar bisa turut menonjolkan ikon  jajanan tradisional masyarakat Pulau Seribu Masjid.

“Lombok itu banyak jajanan tradisionaln yang patut ditonjolkan. Selain banyak makna filosofi dan kearifan lokal, jajanan tradisional kita di Lombok itu juga berbahan alami. Back to nature,” ujar Rannya di sela-sela belanja jajanan tradisional sambut HUT Kemerdekaan RI ke 78 tahun, Kamis (17/08/23). 

Menurut Rannya, jajanan tradisional itu Lombok patut ditonjolkan. Karena bisa menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung, karena Lombok merupakan destinasi wisata yang sudah mendunia.

BACA JUGA: Bang Zul Dukung Alih Fungsi Kawasan Hutan Di Dompu 

Selain itu, ada makna filosofis dan kearifan lokal daerah dalam tiap jenis jajanan tradisional tersebut. Dan yang terpenting, manfaat ekonomi berkelanjutan, dimana bahan-bahan jajanan tradisional itu terbuat dari hasil pertanian para petani lokal.

“Jajanan tradisional terkategori kuliner di sektor ekonomi kreatif yang jika dikembangkan dan ditonjolkan bisa masuk ke sektor pariwisata dan sektor pertanian secara luas. Sangat tepat dengan sektor unggulan di NTB ini,” katanya.

Rannya yang lama mengenyam pendidikan di luar negeri mengajak kaum muda milenial dan Gen Z Lombok untuk mempromisikan  jajanan tradisional sebagai ikon Kuliner Khas Bumi Gora . Tak perlu malu dan gengsi dengan produk lokal sendiri.

“Stigma dan mindset tentang jajanan tradisional harus mulai berubah. Generasi muda seperti kita yang punya tugas untuk itu. Kalau Dunkin Donut-nya Amrik bisa terkenal di dunia, kenapa makanan Khas Lombok tidak bisa mendunia,” tegas Rannya

Ia mengatakan, melalui jajanan tradisional ini generasi muda juga bisa mengenalkan  lainnya. 

Caranya bisa dilakukan dengan hal sederhana, mencintai dan melakukan inovasi untuk memperkuas market  jajanan tradisional dengan memanfaatkan kemasan di berbagai platform tehnologi yang populer. 

Rannya juga mengajak seluruh masyarakat indonesia beserta wisatawan manca negara untuk berkunjung ke pulau Lombok yang memilik  makanan tradisional dengan taste yang khas [kuliner Lombok] 

“Jejaring media sosial sangat luar biasa. Harus dimanfaatkan untuk hal positif, termasuk meluaskan promosi citra baik dan kualitas jajanan tradisional Lombok. Taglinenya bisa I Love Lombok,  atau semacamnya,” imbuhnya.

Menurut Rannya, selain bisa membantu mendorong semangat Bela Beli Produk Lokal, memperluas pasar jajanan tradisional juga akan memberikan dampak bagi pengembangan sektor UMKM di Lombok.

“Tidak bisa dipungkiri, jajanan tradisional umumnya memang masih diproduksi oleh pelaku UMKM. Generasi milenial dan Gen Z  bisa berkontribusi membantu pengembangan sektor ini dengan kemampuan dan jejaring yang dimiliki,” katanya.

BACA JUGA: Tagih Utang Pemprov NTB, Kontraktor Kirim Karangan Bunga

Rannya menambahkan, filosofi dan kearifan lokal jajanan tradisional sangat kaya dan selalu bisa relevan dengan perkembangan zaman. Apalagi dilihat dari bahan dan cara pembuatannya yang alami namun membutuhkan ketekunan.

“Jajanan dan Makanan khas Sasak lainnya seperti Ayam Rarang, Ares, Pelecing Kangkung, Nasi Puyung, sate rembiga, nasi kotaraja, ayam taliwang, sate bulayak, kue keciput, jaje tujak, celorot, sate pusuk, bulayak, sate pencok, kelaq sebie, Kelaq lebui, kelaq kelor, bebalung, kelepon, serabi, jaje reket, Kue bantal, tumbek, Jaje bawang, kue kerake, dll senantiasa mengedepankan filosofi dan menanamkan semangat  kebersamaan. Nah nilai-nilai luhur ini bisa dipromosikan untuk generasi muda,” jelas Rannya. 

Kepedulian sosial  Rannya mirip dengan mendiang HBK, ayahnya. Semangat dan kepeduliannya untuk kesejahteraan petani dan pelaku UMKM terus dibuktikannya lewat langkah nyata.***

 

 




Tagih Utang Pemprov NTB, Kontraktor Kirim Karangan Bunga

Para kontraktor kirim karangan bunga dan kue untuk Gubernur NTB, karena hutang Pemprov NTB tahun 2022 kepada krontraktor belum dibayar

MATARAM.LombokJournal.com ~ Sejumlah kontraktor di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tergabung dalam Kontraktor Bersatu mempersembahkan karangan bunga kepada Gubernur Zulkieflimansyah, Selasa (15/08/23). 

BACA JUGA: Mengenang Masa Gemilang Pemerintahan Zul-Rohmi

Hal tersebut sebagai salah satu bentuk kekesalan para kontraktor kepada Gubernur NTB karena proyek mereka tak kunjung dibayar. 

Karangan bunga yang dikirim kontraktor ke Gubernur NTB

Dalam aksi teatrikal tersebut, para kontraktor nampak membawa karang bunga bertuliskan ‘Purna Bakti Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah Hutang Pemprov NTB Tahun 2022??? Selamat untuk NTB Gemilang’. 

Selain itu, para kontraktor juga membawa kue ulang tahun yang bertuliskan ‘2 TH Hutang Pemprov’. 

Menurut salah satu kontraktor Ahmad Amrullah menyebutkan, aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan para kontraktor yang sampai hari ini pekerjaan mereka belum dibayar. 

Amrul sapaannya mengaku, sejak tahun 2022 utang proyek Pemprov NTB ini sama sekali tidak pernah ada kejelasan kapan akan terbayar. 

“Ini merupakan sejarah pertama bagi para kontraktor terkait peninggalan utang. Kalau orang dulu meninggalkan sejarah, kalau ini (Zulkieflimansyah) meninggalkan utang,” kata Amrul, di Mataram Selasa malam. 

BACA JUGA: 101 Pembalap dari 13 Negara Berlaga di Sirkuit Mandalika

Amrul mengatakan, karangan bunga dan kue ulang tahun tersebut sebagai kenang-kenangan bagi Zulkieflimansyah dan Wakilnya Sitti Rohmi Djalilah di akhir kepemimpinannya. 

Diakui Amrul, para kontraktor saat ini sangat merasa dirugikan dengan sikap buruk pengelolaan anggaran dari kepemimpinan Zul-Rohmi ini. 

“Kami sangat dirugikan dan merasa terzolimi. Mungkin itu maksud dari karangan bunga ini,” paparnya. 

Selain itu, para kontraktor juga meminta kepada Penjabat (PJ) Gubernur NTB mendatang agar segera menyelesaikan soal utang tersebut. 

Mereka juga berharap agar PJ Gubernur NTB ini dapat mengatasi masalah pembayaran proyek tersebut pada APBD perubahan 2023. 

“Mohon untuk PJ Gubernur ini bisa mengatasi masalah kondisi ekonomi Pemprov yang sekarang agar pelaksanaan anggaran 2023 ini bisa diselesaikan dengan PJ Gubernur,” imbuhnya. 

Amrul menjelaskan, para kontraktor ini sudah sangat jenuh dengan sikap Pemprov NTB yang selama dua tahun belakangan ini selalu dihitung. 

“Karena kontraktor ini sudah jenuh dihutangi terus selama dua tahun berturut-turut,” ucapnya. 

Amrul tidak bisa menyebutkan secara rinci jumlah seluruh utang Pemprov NTB kepada para kontraktor ini. 

Hanya saja kata dia, Gubernur NTB Zulkieflimansyah ini bakal meninggalkan kesan buruk di akhir masa kepemimpinannya bagi para kontraktor. 

“Jumlahnya kami tidak bisa sebutkan satu persatu. Tetapi total keseluruhan sangat banyak,” katanya. 

Di sisi lain, Amrul juga menawarkan solusi kepada Zulkieflimansyah dengan cara membuat surat Akta Pengakuan Utang (APU) kepada kontraktor agar menjadi jaminan bagi PJ Gubernur mendatang. 

“Kami juga mendesak Gubernur untuk membuat pengakuan utang untuk APBD perubahan Pemprov 2022 ini,” ujarnya. 

Di tempat sama, kontraktor lainnya Rahmatullah menyebutkan persentase jumlah kontraktor yang belum dibayar jauh lebih banyak faripada yang sudah terbayar.

“Walaupun dibayar, itu teman-teman juga dikasih dengan dicicil. Kalau dihitung persentase yang sudah terbayar itu kami tidak hafal. Tetapi yang jelas belum banyak,” katanya. 

Dalam waktu dekat lanjut Rahmat, para kontraktor ini bakal ramai-ramai untuk mengirim karangan bunga ke kantor Gubernur NTB. 

BACA JUGA: Jabatan Gubernur NTB dan Wagub Berakhir 19 September 2023

“Dalam waktu dekat kami juga akan sama-sama mengirim karangan bunga kepada Gubernur,” pungkasnya.***

 

 




Mengenang Masa Gemilang Pemerintahan Zul-Rohmi

Ini saran Lembaga pengkajian sosial politik Mi6, perlu dibangun monumen untuk mengenang masa gemilang pemerintahan Zul-Rohmi 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 mendorong dibangunnya monumen sebagai wujud penghormatan dan apresiasi jejak kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Hj Sitti Rohmi Djalilah atau pasangan Zul-Rohmi, yang akan berakhir 19 September 2023.

BACA JUGA: Bunda Niken Bangga, NTB Punya 10 Pilot Wanita

Direktur Mi6, Bambang Mei sarankan membangun monumen kenangan Zul-Rohmi
Bambang Mei dan Lalu Athari

“Pembangunan monumen ini akan menjadi sebuah langkah yang sangat penting dalam menjaga warisan dan pencapaian kepemimpinan pasangan Zul-Rohmi selama lima tahun berkhidmat memimpin NTB,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, SH didampingi Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah, SE, Rabu (16/08/23).

Pasangan Zul-Rohmi akan resmi mengakhiri pemerintahan periode pertamanya pada 19 September 2023. 

Sebulan sebelum masa jabatan tersebut berakhir, DPRD NTB telah menggelar sidang paripurna untuk mengumumkan berakhirnya masa jabatan duet kepemimpinan duo doktor tersebut.

Bambang Mei menjelaskan, Mi6 mendorong monumen tersebut tidak dibangun oleh pemerintah provinsi. Melainkan dibangun oleh para loyalis Zul-Rohmi yang disebutnya sebagai “Zul-Rohmi Mania”. 

BACA JUGA: Peristiwa Persekusi Kader PDI Perjuangan di Sekotong

Pembangunannya pun harus dengan skema gotong royong, sebagai wujud pelibatan dan partisipasi aktif Zul-Rohmi Mania.

Mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode yang karib disapa Didu ini menjelaskan, jika telah terbangun, monumen tersebut akan menjadi cerminan dari dedikasi dan pengabdian Zul-Rohmi dalam mengatasi berbagai tantangan dan dinamika selama memimpin Bumi Gora.

“Monumen itu sejatinya lebih dari sekadar simbol fisik. Monumen itu nanti akan memainkan peran penting dalam memperingati dan menginspirasi generasi mendatang,” ucap Didu.

Lebih jauh Didu menjelaskan, monumen untuk Zul-Rohmi tersebut akan berperan sebagai dokumentasi visual dari apa yang sudah dicapai selama masa jabatannya. 

Sehingga memungkinkan masyarakat dan generasi mendatang untuk mengingat dan mengapresiasi dedikasi serta hasil kerja tersebut.

BACA JUGA: Jabatan Gubernur NTB dan Wagub Akan Berakhir 19 September 2023

Kesadaran publik

Terpisah Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah melihat sebuah monumen juga bisa berperan meningkatkan kesadaran publik. Karena membantu masyarakat lebih memahami dampak positif yang dihasilkan oleh kebijakan dan program-program pemerintahan Zul-Rohmi.

“Monumen itu juga kan bisa juga berfungsi sebagai pusat pembelajaran bagi pemimpin yang akan datang. Pengalaman dan pelajaran yang diambil dari kepemimpinan sebelumnya dapat membantu dalam mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam mengatasi tantangan yang dihadapi,” tandas Athari

Ditanya soal bagaimana wujud monumen tersebut, Athar menyerahkan sepenuhnya kepada para Zul-Rohmi Mania. 

Menurutnya,, desain monumen itu haruslah mencerminkan dan merepresentasikan secara akurat pencapaian dan nilai-nilai yang dipegang oleh pasangan Zul-Rohmi. Dan di antara pihak yang paling memahami hal tersebut, tentulah pada Zul-Rohmi Mania.

“Monumen itu kan pasti akan membutuhkan sentuhan artistik dan simbolisasi yang cerdas sehingga dapat membantu dalam menyampaikan pesan yang kuat. Tentu tidak ada yang paling baik memahami hal itu selain para Zul-Rohmi Mania,” kata Athari menekankan.

Hanya saja, jika boleh mengajukan usul, disarankan agar monumen tersebut tidak dalam wujud patung atau relief. 

Namun, bisa mewujud dalam bentuk yang lain. Misalnya monumen yang memadukan teks dan kutipan. 

Atau monumen yang memadukan elemen seni modern, sehingga dapat menciptakan pengalaman yang lebih dinamis bagi pengunjung monumen. Atau monumen bisa juga berasal dari inspirasi lanskap lokal atau ciri khas wilayah.

Selanjutnya menurut Didu, integrasi unsur alam atau lingkungan sekitar dapat memberikan koneksi yang lebih dalam dan menciptakan harmoni antara monumen dan lingkungannya.

Soal dimana monumen harus dibangun, Didu menekankan, pemilihan lokasi sebuah monumen memang harus mempertimbangkan keterjangkauan dan aksesibilitas. 

BACA JUGA: Mentan Kagumi Pengembangan Sorgum di NTB 

Karena itu lokasinya harus mempertimbangkan keterjangkauan dan aksesibilitas bagi semua lapisan masyarakat. Sehingga memungkinkan semua orang untuk mengakses dan menghargai makna dan pesan yang ingin disampaikan.

“Saya usul, monumen ini layak juga dibangun di antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa,” saran Didu. ***

 

 




Bunda Niken Bangga, NTB Miliki 10 Pilot Wanita  

Bunda Niken bangga, NTB punya perempuan yang berkarir sebagai pilot wanita tentara atau TNI Wara Angkatan Udara

MATARAM.LombokJournal.com ~ Bunda Niken mengaku bahagia, ternyata wanita NTB juga mampu berkarir di lingkungan TNI.

BACA JUGA: Jabatan Gubernur NTB dan Wakil Gubernur NTB Berakhir 19 September 2023

Bunda Niken membanggakan wanita tangguh yang berkarir di TNI

Bunda Niken sapaan akrab Ketua TP PKK NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati mengapresiasi kemajuan karir wanita tentara atau TNI WARA Angkatan Udara di NTB. 

Kemajuan tersebut dungkapkan Bunda Niken, Provinsi NTB kini memiliki 10 pilot wanita tentara atau TNI WARA  Angkatan Udara.

Hal tersebut disampaikan Bunda Niken saat menghadiri  Upacara dan Syukuran Peringatan Ke-60 Hari Ulang Tahun Wanita Angkatan Udara Tahun 2023 di Lapangan Mako Lanud TGKH M. ZAM, Senin (14/08/23).

“Saya senang dan bahagia mendengar di Angkatan Udara NTB perempuannya sudah cukup banyak dan ada 10 pilot wanita. Ini luar biasa!” ungkap Bunda Niken. 

BACA JUGA: Peristiwa Persekusi Kader PDI Perjuangan di Sekotong

Bunda Niken yang juga Bunda PAUD Nasional itu mengatakan, tidak mudah bagi wanita atau perempuan berkarir di bidang yang mayoritasnya diisi laki-laki.

Namun jika diberi kesempatan, perempua pasti bisa membuktikan kemampuannya. 

“Saya selalu support untuk perempuan-perempuan tangguh yang rela mengabdikan diri untuk negara,” kata Bunda Niken. 

Sementara itu, Komandan Lanud Zam Kolonel Penerbang Erwin Sugiandi M. Han menjelaskan, karir TNI WARA di Angkatan Udara NTB sudah sangat bagus. 

Ada 10 pilot wanita tangguh yang tengah dalam masa pembinaan. Pembinaan yang dimaksud tidaklah mudah dan murah. 

Prosesnya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Namun, para TNI WARA mampu membuktikan komitmennya. 

“Menyekolahlan seorang pilot tidak murah mudah dan sebentar. prosesnya panjang,” ungkap Erwin Sugiandi. 

Ia berpesan kepada para TNI WARA NTB, untuk tidak meningalkan kodratnya sebagai wanita, meski mengejar karier. 

BACA JUGA: Mentan Kagumi Pngembangan Sorgum di NTB

“Mengejar pilot tidak seperti mengajar siswa satu kelas. Jika ada 40 pilot maka harus ada 40 guru. Diajarkan harus one by one. Bisa dibayangkan betapa effortnya mencetak pilot. Kejar dulu tuntutannya dengan tidak meninggalkan kodratnya sebagai perempuan,” pesannya.***