Peran BKAD di Balik Opini WTP untuk Lombok Utara

Berturut-turut Kabupaten Lombok Utara mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), bagaimana peran BKAD atau Badan Keuangan dan Aset Daerah KLU di balik prestasi itu

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Sahabudin, ikut hadir saat penerimaan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2021, di Ruang Auditorium Lantai 3 BPK RI Perwakilan Provinsi NTB, Selasa (10/05/22).

Saat mengetahui Kabupaten Lombok Utara kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke delapan kali, Sahabudin menyampaikan selamat kepada stafnya: “Alhamdulillah atas opini WTP yg sudah diberikan BPK terhadap LKPD tahun anggaran 2021. Terimakasih kepada semua teman-teman BKAD atas komitmen untuk selalu menjadi lebih baik, soliditas, dan kerjasama kita yang saling menguatkan dalam menjalankan tupoksi pengelolaan keuangan dan aset daerah,” tulisnya dalam grup WA internal BKAD.

Peran BKAD cukup dominan
Mawardi

Wajar Sahabudin menyampaikan itu, seperti diketahui menurut perundang-undangan, tiga bulan setelah berakhirnya tahun anggaran, Laporan Keuangan Pemda KLU harus selesai tepat waktu. 

Ini artinya pihak BKAD harus memastikan laporan keuangan harus selesai sesuai waktu yang ditetapkan. 

“Laporan Keuangan Pemda yang tepat waktu ini juga bagian yang menentukan untuk mendapat predikat WTP,” jelas Mawardi, Kepala Bidang Akuntansi BKAD KLU.

BACA JUGA: Predikat WTP ke Delapan Pemda Lombok Utara

Menurutnya, WTP merupakan laporan keuangan yang disajikan secara wajar tanpa pengecualian.

“Ada beberapa yang ditindak lanjuti, karena belum sesuai perundang-undangan, namun tidak material,” katanya sambil menambahkan, yang jelas harus koperatif selama pemeriksaan.

Peran dominan 

Pihak BKAD melakukan penyusunan drap laporan keuangan hasil konsolidasi dari seluruh laporan SKPD. 

BKAD sebagai PPKD (Pejabat Pengelola Keuangan Daerah) dalam menyusun Laporan Keuangan Daerah harus memenuhi:

  • Standar Akuntansi Pemerintah sesuai PP 71/2010
  • Memastikan bahan yang disajikan dalam Laporan Keuangan Daerah telah diungkap secara wajar dan memadai seluruh pertanggungjawaban APBD 2021
  • Memfasilitasi SKPD selama audit Laporan Keuangan Pemda oleh BPK RI
  • Menindaklanjuti dan mengkoordinasikan jika ada hal-hal yang kurang disajikan dan kurang pengungkapan dalam Laporan Keuangan Pemda

Dalam penusunan Laporan Keuangan Pemda, memang peran BKAD cukup dominan,” kata Mawardi.

Misalnya, pihak BKAD harus menutup kekurangan bila penyajian laporan keuangan SKPD belum sesuai dengan standar akuntansi pemerintah. Sebagai PPKD pihak BKAD harus melakukan asistensi penyusunan.

Asistensi ini diperlukan, karena dalam Laporan Keuangan Pemda harus disertakan juga laporan keuangan SKPD.

“Karena nanti laporan keuangan itu digabungkan,” kata Mawardi.

BACA JUGA: Rakor Evaluasi SAKIP – RB untuk Kemaslahatan Publik

Jadi dengan asistensi itu peran BKAD memastikan, setidaknya 80 persen sesuai standar sebelum dilakukan audit.

Sehingga Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Unaudited. ***

 

 




Predikat WTP ke Delapan untuk Pemda Lombok Utara 

Pemda Lombok Utara mendapat predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) ke delapan atas laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2021 

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu dan Ketua DPRD KLU Nasrudin SHI menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2021 di Ruang Auditorium Lantai 3 BPK RI Perwakilan Provinsi NTB, Selasa (10/05/22).

Kepala BKAD Sahabudin S.Sos, MSi dan Inspektur Inspektorat KLU H. Zulfadli SE hadir dalam acara tersebut.

Kabupaten Lombok Utara menerima Predikat WTP dari BPK RI Perwakilan Provinsi NTB

Penyerahan laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2021, juga diberikan kepada 5 Kabupaten/Kota lainnya yang juga mampu meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yaitu Kota Mataram, Kota Bima, Kabupaten Dompu, Kabupaten Lombok Barat,dan Kabupaten Sumbawa Barat. 

BACA JUGA: Peran BKAD di Balik Opini WTP untuk Lombok Utara

LHP tersebut diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK RI Perwakilan Provinsi NTB, Ade Iwan Ruswana, S.E ., M.M ., Ak ., CA, CSFA kepada pimpinan DPRD dan Kepala Daerah masing-masing kabupaten/kota.

Kepala BPK Ade Iwan Rusmana menyampaikan, LHP atas LKPD Tahun 2021 yang terdiri dari 2 buku, yaitu LHP atas Laporan Keuangan (Buku I) dan LHP atas Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan (Buku II). Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK atas LKPD Tahun 2021, maka BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada enam kabupaten/kota tersebut.

“Hal ini menunjukkan komitmen dan upaya nyata DPRD dan manajemen Pemerintah Daerah untuk terus mendorong perbaikan pengelolaan keuangan dengan menjalankan dan menerapkan praktik-praktik pengelolaan yang baik,” ujarnya.***

BACA JUGA: Rakor Evaluasi SAKIP-RB untuk Kemaslahatan Publik

 

 




Rakor Evaluasi SAKIP-RB untuk Kemaslahatan Publik

Kegiatan rakor evaluasi merupakan upaya perbaikan dalam penerapan dan penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi (RB)

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi Capaian Kinerja Daerah, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi (RB) Pemda KLU dibuka Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH, di Aula kantor bupati setempat, Selasa (10/05/22).

Kegiatan Rakor merupakan upaya perbaikan dalam penerapan dan penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi (RB), baik pada tingkat Daerah maupun Perangkat Daerah (PD).

Peserta Rakor Evaluasi SAKIP Pemda KLU

“Belum sepenuhnya merata pada setiap PD sehingga belum mampu menggambarkan efektivitas penggunaan anggaran dikaitkan dengan kinerja yang dihasilkan, terutama terkait dengan definisi kinerja pada perumusan sasaran strategis, kualitas indikator kinerja, dan kualitas pelaksanaan pemantauan dan evaluasi kinerja,” tutur bupati.

Bupati Djohan menyampaikan, SAKIP dan RB merupakan pondasi dasar sekaligus instrumen mewujudkan tujuan bernegara. Sehingga pemangku daerah harus amanah dengan tujuan menyejahterakan dan memakmurkan masyarakat.

“SAKIP maupun RB haruslah fokus sebagaimana keberadaan pemerintah dan birokrasi agar bermanfaat bagi kepentingan publik,” tegasnya.

BACA JUGA: Pembangunan Ponpes Tak Boleh Berhenti Demi Kemajuan Pendidikan 

Menurut bupati, ada beberapa perbaikan yang perlu menjadi fokus perhatian birokrat untuk meningkatkan mutu birokrasi untuk aspek SAKIP pada Pemda KLU.

Seperti capaian kinerja .hanya tercapai 46 persen, evaluasi internal hanya tercapai 54 persen dan pengukuran kinerja hanya tercapai 59 pesen. Sejumlah titik perbaikan tersebut harus menjadi fokus aparatur birokrasi guna perbaikan mutu SAKIP.

Di antaranya memastikan visi, misi, tujuan maupun sasaran strategis yang ditetapkan dalam dokumen perencanaan daerah telah berorientasi hasil, dan memiliki dampak nyata bagi siklus kehidupan masyarakat. “Visi dan misi kepala daerah harus menjadi acuan utama setiap perangkat daerah dalam menetapkan rancangan maupun target kinerja OPD,” tandas Bupati Djohan.

Belum diimplementasikan

Pj. Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi melaporkan, hasil evaluasi Indeks Reformasi Birokrasi Pemerintah Kabupaten Lombok Utara tahun 2021 sebesar 50,05 dengan kategori “CC”.

Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa Pemerintah KLU telah berupaya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Namun, diakuinya, upaya itu belum diimplementasikan secara berkelanjutan ditandai dengan penurunan nilai pada area pemenuhan dan reforma.

“Pada komponen hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai,” kata Anding.

Sementara untuk hasil evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah tahun 2021 menunjukkan adanya peningkatan. Tahun ini Pemda KLU memperoleh nilai sebesar 61,97 atau predikat B. Penilaian ini juga menunjukkan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerja.

Kata Anding, capaian tersebut cukup bagus karena ditopang oleh kualitas budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan Pemda KLU yang benar-behar berorientasi hasil menunjukkan hasil yang baik. Namun begitu, tetap saja memerlukan perbaikan lebih lanjut.

BACA JUGA: Sirkuit Lantan 459 di Lombok Tengah Diresmikan Bang Zul

“Daerah kita sudah memasuki usia ke-14 tahun, artinya proses belajar panjang kita harus mampu setara ataupun lebih dengan kabupaten lain,” kata Pj Sekda.

Rakor direncanakan berlangsung selama dua hari dengan pemaparan capaian kinerja daerah, SAKIP dan Reformasi Birokrasi di KLU dari kepala PD terkait. Hadir pula Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R, ST, M.Eng, Pj. Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi S.STP, MM, para Kepala OPD, Camat dan para NGO serta undangan lainnya. ***

 




Pembangunan Ponpes Tak Boleh Berhenti Demi Kemajuan Pendidikan

Pembangunan Ponpes Al Muslimun NWDI Kebun Kongok Lombok Barat mendapat apresiasi Wagub Sitti Rohmi

LOBAR.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, mengapresiasi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muslimun NWDI Kebun Kongok Lombok Barat yang tak henti berikhtiar memajukan pendidikan.

Menurutnya, capaian luar biasa telah dilakukan Ponpes Al Muslimun NWDI Kebun Kongok Lombok Barat. 

Mengapresiasi pembangunan ponpes
Wagub Sitti Rohmi

Pertama kali datang tahun 2018, wagub belum menemui bangunan ponpes seperti ini.

BACA JUGA: Sirkuit Lantan 459 di Lombok Tengah Diresmikan Bang Zul

“Karena yang namanya Pondok Pesantren dalam membangun tidak menunggu ada uang dulu baru mulai membangun,” terang Wagub memberi apresiasi, Selasa (10/05/22).

Menurut Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub, dari zaman Almagfurullah Maulana Syekh untuk membangun Pondok Pesantren itu modal utamanya adalah memiliki niat yang kuat, dan kekompakan para jamaah. Dan pasti ada jalan di tengah kesulitan.

“Membangun fasilitas pendidikan tidak ada ruginya karena akan terus mengalir kebaikan-kebaikan yang telah disumbangkan walaupun kita sudah tiada,” tandasnya di hadapan jamaah dan wali santri Ponpes Al-Muslimun.

Umi Rohmi mengajak para santri dan guru untuk melek teknologi di tengah kemajuan zaman. Tidak hanya membangun secara fisik saja, melainkan yang non fisik juga harus dibangun.

BACA JUGA: Rakor Evaluasi SAKIP-RB untuk Kemaslahatan Publik

Mengapresiasi pembangunan ponpes

“Kemajuan teknologi, kita harus bisa mengambil mana yang baik dan yang jelek-jelek kita buang,” tandasnya.

Sementara itu, Pimpinan YPP Al Muslimun NWDI kebun Kongok Lombok Barat TGH. Zubaidi Abdunnafis menyampaikan terimakasih atas kedatangan Wakil Gubernur NTB.

“Semoga kedatangan Umi Rohmi membawa keberkahan bagi pondok pesantren ke depannya agar menjadi lebih baik,” ungkapnya. ***

 




Sirkuit Lantan 459 di Lombok Tengah Diresmikan Bang Zul 

Gubernur NTB resmikan Sirkuit Lantan 459 karya masyarakat Lombok Tengah, terinspirasi dibangunnya Sirkuit MotoGP yang menggerakkan ekonomi masyarakat

LOTENG.lombokjournal.com ~ Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu provinsi yang kecil di Indonesia, namun diisi oleh jiwa-jiwa yang bercita-cita besar.

Gubernur NTB, H. Zukiflimansyah yang akrab disapa Bang Zul mengatakan itu saat meresmikan Lantan 459 Internasional Motocross Sircuit, di desa Lantan, Batukliang Utara Lombok Tengah, Senin (09/05/22).

Bang Zul mengatakan, Bupati Lombok Tengah terinspirasi dari event MotoGP yang telah sukses diselenggarakan di Sirkuit Mandalika.   

Bayangkan, katanya, perputaran uang selama 3 hari sebelum penyelenggaraan, 3 hari dalam penyelenggaraan serta 3 hari setelah event tersebut perputaran uang di NTB mencapai 606,7 Miliar.

BACA JUGA: Kabar Hoax, Beredar Berita Subsidi PLN 5 Juta

Sirkuit Lantan 459 yang diresmikan Bang Zul
Sirkuit Lantan 459

 

“Lombok Tengah Wilayah Selatan ada MotoGP, wilayah Utara ada internasional event Motocross yang mudah-mudahan mampu menghadirkan keramaian lebih dari biasanya dalam menggerakkan ekonomi,” ujarnya.

Disebutkan juga, langkah pertama tidak ada yang sempurna, mungkin sekarang banyak ASN yang datang tapi besok, lusa, bulan depan dan tahun depan. 

Bang Zul yakin ditempat ini akan mampu menghadirkan keramaian yang menggerakkan ekonomi masyarakat bagian utara khususnya.

“Ini menjadi spirit pak Bupati kita, dengan menghadirkan internasional event mengharuskan dan memaksakan untuk berbenah, dari segi fasilitas prasarana. Jangan hanya ruang tamu yang dibersihkan tapi toilet juga harus bersih untuk kenyamanan para tamu,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah Fathul Bahri mengatakan, Lantan 459 Internasional Motocross Sircuit mampu memberikan daya dorong dalam menggerakkan ekonomi masyarakat

Karena kemarin ada 13 crosser dari luar negeri yang berasal dari Amerika, Australia, Pranci,  Canada beberapa crosser lainnya untuk latihan bersama.

BACA JUGA: Kondusifitas Daerah Harus Dijaga, Ini Pesan Gubernur NTB

“Mudah-mudahan ini menjadi daya dorong dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat Lombok Tengah bagian Utara,” ungkapnya.

Selain itu, kata Bupati pada event MotoGP kemarin dari Pajak, Hiburan. Pemda Lombok Tengah mendapatkan 12 Miliar. 

Sirkuit Motocross ini dibangun sebagai bentuk jawaban atas permintaan masyarakat bagian utara dengan keberadaan Sirkuit Mandalika lalu wilayah Utara dapat apa. 

Menjelang peresmian Sirkuit Lantan

Sehingga sirkuit ini dibangun tanpa APBD, dengan urusan para kepala desa di wilayah Utara. 

“Ini bukan hasil Fathul-Nursiah melainkan ini adalah hasil karya masyarakat Lombok Tengah,” tegasnya.***

BACA JUGA: Festival Supra Natural dan Pameran Benda Bertuah Khas NTB, Perlu Diadakan

 

 




Halal Bihalal Gubernur NTB Dengan Seluruh ASN

Acara halal Bihalal Pemprov NTB dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menggelar acara halal bihalal Gubernur bersama seluruh aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemprov NTB, di hari kerja pertama pasca cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi., M.Si., termasuk Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati, dan seluruh pejabat hadir langsung, di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur Provinsi NTB, Senin (09/05/22).

halal bihalal Pemprov NTB

Sekda NTB, H Lalu Gita Ariadi mewakili Pemprov NTB menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah kepada seluruh ASN yang hadir pada acara tersebut.

“Mudah-mudahan dengan spirit bulan Syawal, kita saling memaafkan satu dengan yang lain. Kita memulai babakan baru untuk melanjutkan tugas-tugas berat yang sudah ada di depan kita,” pesan Miq Gite.

BACA JUGA: Kabar Hoax, Beredar Berita Subsidi PLN 5 Juta

Ia mengajak seluruh OPD kompak untuk menyukseskan berbagai kegiatan yang akan hadir dan diselenggarakan di Provinsi NTB dalam waktu dekat, seperti MXGP dan Latsitardanus XLII.

“Setelah ini, segera kita mendukung suksesnya Latsitarda, demikian juga pelaksanaan MXGP. Mudah-mudahan semua agenda tersebut dapat kita kerjakan sebaik-baiknya dengan semangat, saling gotong royong mendukung satu dengan yang lainnya,” kata Sekda. ***

BACA JUGA: Pengajian NWDI, Gubernur NTB Harap Silaturahim Tetap Dijaga




Kabar Hoax, Beredar Berita Subsidi PLN 5 Juta  

Informasi beserta tautan PT. PLN (Persero) bagikan subsidi listrik sebesar lima juta rupiah, adalah kabar hoax

MATARAM.lombokjournal.com ~ Di kalangan masyarakat tengah beredar sebuah informasi disertai link dengan narasi, PT. PLN (Persero) bagikan subsidi listrik sebesar lima juta rupiah.

Informasi tersebut disertai sebuah tautan yang diklaim sebagai cara untuk mendapatkan subsidi tersebut.

Tentang subsidi PLN, Kabar Hoax
Diah Ayu Permatasari

Diah Ayu Permatasari selaku Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN  bawa informasi tersebut adalah kabar bohong atau hoax. 

“Informasi beserta tautan tersebut adalah tidak benar, dan bukan merupakan broadcast resmi dari PLN,” jelasnya, Minggu 8 Mei 2022.

BACA JUGA: Pengajian NWDI, Gubernur NTB Harap Silaturrahim Tetap Terjaga

Pihak PLN mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi terkait cara memperoleh subsidi listrik, sebab mengarah pada modus penipuan. Seluruh informasi terkait subsidi listrik dan promo PLN dapat dilihat melalui aplikasi PLN Mobile.

Menanggapi beredarnya informasi palsu tersebut, Pemerintah Provinsi NTB melalui Kepala Dinas Kominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy.S.Sos mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas kebenarannya. Bang Najam sapaan akrabnya meminta masyarakat untuk dapat mengecek terlebih dahulu pada situ-situs resmi yang kredibel dan aman. 

“Untuk menghindari penipuan, masyarakat bisa pastikan melalui website resmi lembaga atau instansi terkait,” jelas Dr. Najam. ***

BACA JUGA: Festival Supranatural dan Pameran Benda Bertuah Khas NTB, Perlu Diadakan




Pengajian NWDI, Gubernur NTB Harap Silaturahim Tetap Terjaga

Saat menghadiri pengajian NWDI, Gubernur NTB berharap, NWDI harus mempunyai gambaran untuk masa depan

SELONG.lombokjournal.com ~ Ketua Pakar Dewan NWDI yang juga Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, berharap keluarga besar NWDI dapat tetap menjaga tali silaturahmi antar sesama.

Hal itu dikatakan saat Bang Zul hadir dalam acara Pengajian Silaturahim Pendidikan YPH Pondok Pesantren Darunnahdlatain (PPD) NWDI di Pancor, Kabupaten Lombok Timur pada hari Sabtu (07/05/22).

“Semoga tetap dapat bermajelis seperti ini di masa-masa mendatang. Alhamdulillah,” kata Bang Zul sapaan gubernur

Dikatakan, NWDI harus mempunyai gambaran untuk masa depan sehingga masa ini dan esok dapat dilewati dengan optimisme.

BACA JUGA: Pengajian NWDI, Umat IUslam Diajak Menjaga Kebersamaan

“Setidaknya ketika kita punya gambaran tentang NWDI dalam 100 tahun, 50 tahun dan 10 tahun yang akan datang, itu akan menunjukkan bahwa kita telah mengambil keputusan yang tepat saat ini,” imbuh Gubernur.

Terakhir, atas nama Pemerintah Provinsi NTB, ia dan Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah pun meminta doa yang baik agar seluruh tugas yang diemban dapat diberikan keberkahan untuk Provinsi NTB.

“Atas nama Pemda Provinsi, saya dan Bu Wagub mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Kami mohon doa senoga kami mampu menunaikan tugas dengan baik dan Allah hadirkan kebaikan dan keberkahan untuk Provinsi NTB,” kata Bang Zul.

BACA JUGA : Kondusifitas Daerah Harus Dijaga, Ini Pesan Gubernur NTB

Hadir pada acara pengajian tersebut, yaitu Wakil Gubernur NTB, Ketua Umum PB NWDI Tuan Guru Bajang, Anggota DPR RI Dapil NTB II Lombok Pulau Lombok serta Wakil Bupati Lombok Timur. ***

 

 




Festival Supranatural dan Pameran Benda Bertuah Khas NTB, Perlu Diadakan 

Kekuatan orang sakti dan bertuah di NTB perlu dikenalkan melalui Festival Supranatural sebagai apresiasi pemerintah para ilmu-ilmu non sains

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6 menilai sebagai upaya mengenalkan keaneka-ragaman kekuatan dan keunikan ilmu non sains yang merupakan ciri khas kearifan lokal NTB , perlu dipikirkan adanya festival rutin yang berkaitan dengan Exisibisi ilmu Supranatural dan pameran benda bertuah made in NTB.

NTB berdiri dari beragam suku yakni suku Sasak, Samawa, Mbojo, Bali, dan lain lain sudah menjadi rahasia umum dipandang memiliki kekuatan ilmu supranatural yang mumpuni yang merupakan salah ciri khas kearifan lokal dari berbagai suku tradisional tersebut.

Perlunya Festival Supranatural
Bambang Mei FinarwaNto, SH

Di kalangan masyarakat umum keberadaan orang sakti dan bertuah di NTB kerap dijadikan rujukan untuk beragam keperluan mulai dari penyembuhan penyakit, penglaris/rejeki hingga urusan percintaan/jodoh.

“Sehingga tak heran NTB kini menjadi salah satu Destinasi Idola untuk mencari figur-figur yang memiliki kekuatan Supranatural Mumpuni dan Benda-Benda Kuno dan Bertuah seperti Mirah delima, Kayu Sulaiman Rinjani, Mustika Rinjani, Senggeger, dan lain lain,” kata Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH melalui Siaran Pers , Sabtu ( 07/05/22 ) .

Menurut lelaki yang akrab disapa Didu ini, melalui expo atau job fair yang mengenalkan ( baca : mempopulerkan ) aneka-ragam cabang ilmu supranatural dan keunikan benda bertuah tersebut diharapkan adanya pengakuan dan legitimasi yang lebih meluas terhadap praktek supranatural untuk kepentingan kemanusiaan yang adil dan beradab.

BACA JUGA: Kondusifitas Daerah Perlu Dijaga, Ini Pesan Gubernur Zul

“Dari sisi entertainment, masyarakat awam dapat pengetahuan yang holistik menyangkut mekanisme/cara kerja secara sistematis ilmu-ilmu non sains tersebut, termasuk kegunaan dan khasiat benda kuno bertuah khas NTB,” ujar Didu.

Lebih jauh didu menambahkan, dengan adanya Festival Supranatural dan Benda Bertuah secara berkala dan tertata apik dari sisi promosi dan entertainnya akan semakin menarik minat warga untuk datang mengunjungi ajang festival itu.

Selain dari referensi pengetahuan , masyarakat juga bisa melakukan dialog interaktif secara langsung dengan para balian , sandro maupun kalangan supranatural terkait ilmu yang dimiliki sekaligus cara mempelajarinya.

“Apalagi konten yang bernuansa klenik masih sangat digemari oleh masyarakat indonesia karena ada sesuatu yang dipandang tidak masuk logika. Disitulah daya tarik sesungguhnya , dimana sesuatu yang tidak masuk akal menjadi hal yang wajar dan lumrah jika dijelaskan metodologi cara kerja ilmu supranatural secara benar,” ungkapnya.

Kolaborasi LIPI dan Kaum Supranatural

Didu menggarisbawahi, eksistensi atau keberadaan figur-Figur yang memiliki kelebihan ekstraterestrial perlu dirangkul, dan diberikan panggung oleh pemerintah.

Ini sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan atas kemampuan non sains yang dimiliki karena anugerah dari Allah.

“Orang-orang dengan kemampuan supranatural biasanya indera keenam yang lebih peka dan mampu melihat masa depan lewat ilmu tilik,” imbuh Didu.

Direktur Mi6 melanjutkan, para The Avenger yang memiliki kekuatan ekstrateretrial ini perlu diajak sinergi dan kolaborasi oleh stakeholder di NTB untuk saling membesarkan untuk kemajuan dan kemanusiaan.

‘Lembaga Antariksa Amerika, NASA saat ini sedang serius meneliti dan mengkaji hal-hal misterius yakni lewat program SETI ( Search for Extra – Terrestrial ) yakni nama dari kelompok usaha yang meneliti kehidupan ektraterestrial,” kata Didu.

Ditambahan, kemampuan dan kepiawaian figur-figur yang memiliki supranatural ini perlu dikolaborasikan secara positif untuk percepatan kemajuan science, tehnologi dan pembaharuan ilmu pengetahuan masa depan.

BACA JUGA: Pengajian NWDI, Umat Islam Diajak Menjaga Kebersamaan

Mantan Direktur Walhi NTB ini berharap, seperti halnya yang sudah dilakukan oleh NASA, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI ) bisa bersinergi dan bekerjasama dengan kalangan supranatural untuk melacak sejarah masa lalu ( non sains ) dan menyelidiki situs-situs sejarah yang belum ditemukan. Lewat kemampuan ilmu tilik yang dimiliki diyakini dapat dijadikan petunjuk untuk memecahkan hal – hal yang misterius di luar ilmu pengetahuan.

“Mi6 menyakini kolaborasi LIPI dengan para Avenger yang memiliki kemampuan ekstraterestrial itu akan menjadi perpaduan kekuatan yang unik dalam bidang pengembangan keanekaragaman ilmu science dan non sains untuk kemajuan Ilmu Pengetahuan,” tutur Didu.***

h




Kondusifitas Daerah Harus Dijaga, Ini Pesan Gubernur Zul

Banyak event internasional yang terselenggara di NTB, Gubernur Zul ingatkan masyarakat jaga kondusifitas daerah 

LOBAR.lombokjournal.com ~ Masyarakat NTB diingatkan tetap menjaga situasi dan kondisi agar tetap damai dan rukun, serta menjaga kondusifitas daerah.

Karena banyak event internasional yang akan diadakan di Lombok, NTB. 

Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah M.Sc menyampaikan itu di tengah-tengah jamaah Sholat Jum’at di Masjid Nurul Hidayah, Dusun Bangket Lauq, Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (06/05/22)

Menurut Gubernur Zul, Presiden Jokowi telah mempercayakan NTB sebagai lokasi sirkuit MotoGP di Mandalika, padahal banyak provinsi lain yang ingin hal ini bisa dilakukan di daerahnya. 

“Karena Lombok ini unik dan merupakan miniatur keberagaman dan bhineka tunggal ika Indonesia. Karenanya kepercayaan dari pemerintah pusat ini harus terus dijaga bersama. Mari kita tetap menjaga keamanan dan ketentraman sehingga Lombok bisa tetap damai dan rukun serta dipercaya untuk melaksanakan berbagai event internasional,” ujarnya .

BACA JUGA: Pengajian NWDI, Umat Islam Diajak Menjaga Kebersamaan

Di hadapan Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Pierwanto dan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Gubernur Zul juga mengapresiasi warga Desa Mareje  memiliki semangat gotong royong dan toleransi yang baik sehingga harus dipelihara. 

Selain itu masyarakat Desa Mareje ini merupakan satu rumpun keluarga besar sehingga diharapkan dapat menjaga keamanan dan ketertiban

Sementara itu Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto meminta masyarakat untuk tetap mengedepankan persatuan dan kebersamaan serta komunikasi agar masyarakat dapat kembali rukun dan damai. 

BACA JUGA: Malam Takbiran dan Makna yang Tersirat dalam Takbir

Kapolda mengatakan, masyarakat harus menjaga keamanan dan ketertiban di desa Mareje ini agar program pembangunan dan ekonomi masyarakat tetap berjalan baik dan lancar. “Mareje ini sangat indah dan memiliki alam yang luar biasa karenanya mari kita jaga bersama kerukunan dan kedamaian agar semua aktivitas berjalan lancar dan damai” ujarnya. ***