Dalam kunjungan kerja ke Lotim, Wagub NTB tinjau Posyandu Segire Sikur Selatan dan Posyandu Ngelok Montong Baan Selatan, dan menekankan pentingnya intehrasi posyandu dan bank sampah
LOTIM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, penting adanya integrasi antara posyandu dan bank sampah sesuai dengan program unggulan Pemerintah Provinsi NTB, yaitu Revitalisasi Posyandu.
“Perlu adanya integrasi Posyandu dengan bank sampah. Kedua hal tersebut termasuk dalam Posyandu Keluarga, sesuai dengan program Pemerintah Provinsi NTB yaitu Revitalisasi Posyandu,” tutur Wagub.
Ia menyampaikan itu dalam kunjungan kerja (kunker) ke Posyandu Segire Sikur Selatan dan Posyandu Ngelok Montong Baan Selatan, Kabupaten lombok timur, Senin (08/08/22).
Ia juga mengingatkan, agar proses input data posyandu pada Sistem Informasi Desa dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Ini akan memudahkan proses pengelolaan data oleh stakeholder terkait.
Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB mengingatkan, untuk segera Input data Posyandu pada aplikasi buatan Pemerintah Provinsi NTB yaitu Sistem Informasi Desa.
“Input data itu membantu memudahkan Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota mengakses data secara cepat dan tepat sehingga dapat mengeluarkan keputusan-keputusan yang cepat dan tepat pula,” ujarnya.
Posyandu Keluarga mencakup 5 program utama (KIA, KB, Imunisasi, Gizi dan Diare), dan ditambah integrasi program dari lintas sektor, seperti Kelas Remaja, Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja (PUP), program Keluarga Sakinah, Ketahanan Pangan, Pertanian serta peran aktif Tokoh Agama (Dai Kesehatan).
Pada kunjungan kali ini, Wagub NTB didampingi oleh Asisten I Setda NTB dijabat Ir. Madani Mukarom, BSc.,M.Si, Kepala Bappeda, Dr. Ir. H. Iswandi M.Si, Kadis Kesehatan Provinsi NTB, Dr. H. Lalu Hamzi Fikri,MM, MARS, Kadis PMPD Dukcapil, Dr. H. Ashari, SH., MH, BKKBN Provinsi NTB, Drs. Samaan M.Si dan lain sebagaintya. ***
Turnamen Voley Ball Gubernur Cup Pelajar se NTB Digelar
Penyelenggaraan turnamen Bola Voly antar pelajar SLTA untuk menemukan atlit berbakat dari lingkungan pendidikan
LOBAR.lombokjournal.com ~ Kejuaraan Bola Voly antar pelajar SLTA sederajat se NTB memperebutkan piala Gubernur Cup dimulai, Minggu (07/08/22) di GOR Mini, Gerung, Lombok Barat.
Sebanyak 10 Tim dari 10 kabupaten/kota se NTB pada event untuk mencari atlit-atlit berbakat dari lingkungan pendidikan turut ambil bagian dalam Tournamen ini.
Sekda NTB Drs. HL. Gita Ariadi, M.Si atas nama Pemprov NTB mengapresiasi gelaran turnamen bola voley ini.
Ia memastikan atlit-atlit bola voley asal NTB cukup diperhitungkan di tingkat nasional, bahkan turut memperkuat tim voley nasional ke kejuaraan bertaraf internasional.
Turnamen Voley Ball ini dinilai sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit olahraga berbakat, bertalenta dan berprestasi, menjadi atlit andalan NTB yang suatu saat i bisa mengharumkan nama daerah di ajang nasional bahkan internasional.
Kecuali itu, Miq Gita sapaan akrabnya juga mengharapkan agar para atlit-atlit muda voley NTB bisa menunjukkan kemampuannya dalam event ini untuk mempersiapkan diri pada event-event nasional terutama menjelang terselenggaranya PON 2028 mendatang, dimana NTB sebagai tuan rumah.
“Jadi kita inginkan, NTB tidak hanya sukses dalam sebagai tuan rumah PON 2028, namun juga jauh lebih penting bagaimana atlit-atlit NTB bisa menunjukkan kemampuannya untuk bisa meraih medali emas sebanyak-banyaknya pada PON di NTB nanti,” harap mantan Kepala DPMTSP NTB ini.
Untuk tujuan tersebut, Miq Gita memerintahkan secara khusus kepada Kadispora NTB untuk membenahi cabang olaharga yang belum secara serius melakukan pembinaan termasuk yang belum terbentuk kepengurusannya.
Menurutnya, dengan adanya pengurus yang terorganisir dengan baik, akan memudahkan untuk melakukan koordinasi, kolaborasi dan pembinaan secara lebih intens.
Untuk meraih hasil yang lebih baik dari hasil pembinaan yang sudah dilakukan selama ini.
“Demikian juga kompetisi akan bisa terlaksana dengan baik jika koordinasi dan semangat untuk meraih prestasi di bidang olahragatentu akan lebih mudah. Saya harapkan juga tim yang berlaga dalam event ini untuk tetap menjjnjung sportivitas bertanding dan memiliki mental bertanding yang tinggi untuk bisa meraih yang terbaik,” tutupnya.
Asisten III Setdakab Lobar, H. Ilham, M.Pd berterima kasih atas terslenggaranya event ini di Lombok Barat. Ilham menyebutkan, banyak atlit-atlit asal Lombok Barat yang memperkuat NTB pada event-event nasional maupun internasional.
Atlit kebanggaan NTB
Dirut Bank NTB Kukuh Raharjo berkomitmen untuk terus mendukung berbagai event olahraga yang melibatkan generasi muda, yang dimulai dari sekolah-sekolah.
Harapannya, agar dari event semacam ini akan lahir atlit kebanggaan NTB menuju event nasional dan internasional.
Ketua Panitia penyelenggara, Abdurrasyid Zainal mengungkapkan, kejuaraan bola voley ini ddikuti oleh 10 tim voley dari NTB.
Masing-masing kabupate/kota mengirimkan masing-masing satu tim. Event ini sebagai ajang untukmemperoleh bibit-bibit handal NTB yang nantinya bisa memperkuat NTB di event nasional.
Turnamen ini, terselenggara atas kerjjasama Pemprov NTB, Bank NTB, Pemkab Lombok Barat, PDAM Giri Menang dan sejumlah media online yang tergabung dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB. ***
Sekda NTB Hadiri Launching Kelurahan Bintaro Bersinar
Sekda NTB menyerukan perang terhadap Narkoba yang mengancam generasi bangsa
MATARAM.lombokjournal.com ~Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, menimbulkan dampak yang dapat mengancam kehidupan dan masa depan generasi bangsa.
Karena itu, perang terhadap Narkoba, harus terus dilakukan sebagai upaya untuk deteksi dini dan pencegahan.
“Ayo Perang dan Berantas Narkoba,” kata Sekda, H. Lalu Gita Ariadi saat menyaksikan launching Kelurahan Bintaro Bersinar (Bersih dari Narkoba), Minggu (07/08/22) di Kota Mataram.
Launching Kelurahan Bintaro Bersinar di Gerbang Kota Toea Ampenan dilakukan Ketua DPRD Kota Mataram mewakili Walikota Mataram.
Sekda NTB melepas 600 peserta kampanye War on Drugs, dengan mengusung tema “Karnaval dan Festival War On Drugs 2022” bersama Ketua Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP).
“Karnaval diikuti berbagai komunitas. Antara lain komunitas sepeda tua, komunitas penggemar mobil tua, komunitas mobil gede dan lainnya,” ungkap Miq Gite sapaan Sekda.
Sementara itu, Kepala BNNP NTB Brigjen Pol Gagas Nugraha SIK mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya BNNP mengajak masyarakat dan seluruh elemen, melakukan upaya pencegahan dan penyalahgunaan Narkoba bagi generasi muda di NTB.
“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat memotivasi bagi masyarakat kota Mataram untuk secara bersama-sama berkontribusi dalam melakukan pencegahan, penyalahgunaan dan penindakan kasus Narkoba,” kata Gagas
Melalui Penindakan saja juga tidak efektif dalam pemberantasan narkoba. Peran semua pihak, memberikan edukasi terkait bahaya penyalahgunaan Narkoba.
Selain itu, dikatakannya, kegiatan yang digelar di Kota Tua Ampenan merupakan bagian dari terus memperkenalkan daerah tersebut sebagai warisan sejarah dan destinasi wisata.
Kegiatan ini merupakan kerjasama BNN Propinsi NTB dengan Pemerintah Kota Mataram. Dihadiri Forkopimda NTB, Walikota Mataram di wakili ketua DPRD Kota Mataram, Danlanal Mataram, l Kadiv PAS Kumham NTB.
Para peserta Karnaval dan Festival yang terdiri dari Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) NTB, Komunitas Vesva Gais, Semeton Montor Honde Toaq Mentaram, komunitas Mataram Merzy Brothers, komunitas Mobil Wilis serta Bikers Brotherhoods MC. ***
ABKIN Memfasilitasi Guru BK Tingkatkan Profesionalisme
Wagub NTB motivasi seluruh pengurus ABKIN NTB, agar mampu mencetak guru-guru BK yang profesional
LOTIM.lombokjournal.com ~Kehadiran ABKIN memberikan wadah bagi para guru BK (Bimbingan dan Konseling) untuk bisa terus meningkat kompetensi dan profesionalisme.
“Semoga dengan adanya ABKIN bisa memfasilitasi atau mengembangkan guru BK untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam bertugas,” ungkap Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Sitti Rohmi Jalillah.
Ia menyampaikan itu saat menghadiri secara virtual acara pelantikan Pengurus Daerah Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (PD ABKIN) Nusa Tenggara Barat dan Pengurus Cabang (PC) ABKIN Kabupaten/Kota se – Provinsi NTB, di Universitas Hamzanwadi, Lotim, Sabtu (06/08/22).
Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB juga memberikan motivasi kepada seluruh pengurus ABKIN NTB yang baru, agar mampu mencetak guru-guru BK yang profesional dan mantap.
Guru BK bertugas untuk mengetahui dan juga memahami perilaku dan juga memberikan konseling kepada siswa sehingga bisa membantu siswanya dalam mengatasi setiap permasalahan siswa.
Ketua Umum ABKIN Pusat, Prof. Dr. Farozin, M.Pd, melantik PD ABKIN NTB, Dr. H. Musifudin, M.Pd dan seluruh pengurus baru PC Kabupaten/Kota se – NTB. ***
Ketua DPRD KLU Tinjau Kebakaran di Gili Trawangan
Rombongan Ketua DPRD KLU melihat langsung puing dari bungalo ke bungalo serta deretan rongsokan sepeda dan mesin elektronik yang terbakar
GILI INDAH,KLU. lombokjournal.com ~ Dua hari setelah resmi sebagai Ketua DPRD KLU Artadi, S.Sos meninjau spot kebakaran yang berada di Jambuluwuk Oceano Resort, Gili Trawangan, Sabtu (06.08/22).
Dengan menggunakan boat dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KLU, bersama tiga anggota Komisi III DPRD KLU, Ikhwanuddin, S.Ag (Golkar), Kardi, A.Ma (Demokrat) dan Rusdianto (PBB), unsur petugas Dinas Pemadam Kebakaran KLU, Asmadi serta dari Sekretariat DPRD KLU melaju menuju Gili Trawangan.
Sampai di Dermaga Trawangan, langsung mengayuh sepeda ke lokasi peristiwa kebakaran yang jaraknya berkisar 2 kilometer.
Puing-puing kebakaran
Sungguh panorama yang memilukan, puing-puing kebakaran yang masih terlihat hangus dan menghitam. Akibat kebakaran, beberapa bangunan telah tak berbentuk, serta pepohonan tinggi yang mengering menunjukkan kebakaran yang terjadi berskala besar.
Rombongan Ketua DPRD KLU melihat langsung puing dari bungalo ke bungalo serta deretan rongsokan sepeda dan mesin elektronik yang terbakar ditumpuk pada salah satu tempat, untuk memudahkan pengangkutan.
Banyaknya arang dari kebakaran bangunan menambah rasa pilu. Ornamen bangunan sdh tinggal puing-puing saja.
Ketua DPRD KLU, Artadi, S.Sos menyatakan, yang diperlukan segera dari pihak resort adalah bantuan untuk merelokasi puing bangunan, agar bangunan lain tetap bisa digunakan untuk usaha pariwisata.
Pihaknya, dalam waktu dekat akan melakukan rapat dengar pendapat.
“Dalam waktu dekat, kita akan adakan rapat dengar pendapat untuk mencari jalan keluar dengan mitra kerja dan pihak-pihak kepariwisataan. Agar solusi bisa disegerakan pihak eksekutif maupun pihak lainnya yang berkaitan dengan peristiwa. Mengingat pariwisata baru saja pulih,” tandasnya.
Ketika ditemui Cluster General Manager Jambuluwuk Oceano Resort Ni Made Sriasih, SH., CHA, menyatakan, saat kejadian dirinya sedang ada di Bali.
Tetapi gerak cepat dilakukan dengan menghubungi jaringan hotel yang dimilikinya untuk membereskan hunian dan layanan tamu-tamu pengunjung yang menginap, untuk dievakuasi dan diberikan layanan jaringan hotel lainnya.
“Selama ada kebakaran (di Gili Indah), sepertinya ini yang skalanya besar. Ada 59 bangunan resort dan 5 homestay hangus terbakar. Saat peristiwa kebakaran, tamu resort ada 48 orang dan karyawan hotel 36 orang, semuanya selamat dan tidak ada korban jiwa,” tuturnya.
Dari hasil kunker, yang kerap menjadi hambatan di Gili Trawangan terkait pengelolaan sampah, potensi abrasi dan infrastruktur jalan umum.
“Sampah adalah persoalan klasik dari dulu belum selesai dan bagaimana seharusnya. Harapannya sampah dari puing kebakaran bisa direlokasi,” ungkapnya.
Hingga kunker tersebut, belum bisa ditaksir nilai kerugian dan penyebab utamanya dari peristiwa kebakaran.
Pihak Jambuluwuk Oceano Resort kini sedang mengurus asuransi dan berencana membangun kembali bangunan yang terdampak secara bertahap. ***
Liga 3 NTB Belum Saatnya Jual Tiket Masuk, Ini Kritik HBK
HBK menyampaikan kritik ditujukan pada Asprov PSSI NTB, belum saatnya jual tiket masuk untuk Liga 3 NTB
MATARAM.lombokjournal.com ~ Langkah Asprov PSSI NTB yang memberlakukan tiket masuk bagi penonton, menuai kritik keras berbagai pihak.
Seperti diketahui, gelaran Liga 3 NTB yang dimulai pada hari, Sabtu (06/08/22), dengan kick off yang dilakukan di GOR 17 Desember, Kota Mataram, sudah mulai bergulir.
Namun langkah Asprov PSSI NTB untuk menjual tiket masuk tiap laga Liga 3 NTB mengundang kritik banyak pihak.
Salah satu kritik datang dari Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) yang juga Chairman Lombok Football Club (Lombok FC).
Ia menilai, belum saatnya Liga 3 NTB diberlakukan pembelian karcis, mengingat Liga 3 sifatnya juga masih amatir.
Komersialisasi Liga 3 NTB oleh Asprov PSSI NTB dinilai belum saatnya, dan dianggap kurang sensitif dalam memahami kondisi kehidupan masyarakat. Terlebih masih dalam suasana Covid19, ekonomi masyarakat masih terpuruk dan belum benar-benar pulih.
“Saya berpendapat bahwa karcis buat penonton baru boleh diberlakukan apabila sepakbola NTB sudah berada di level profesional atau Liga 2,” kata HBK, Sabtu (06/08/22).
Asprov PSSI NTB telah mengumumkan menjual dua kategori tiket selama penyelenggaraan Liga 3 yang diikuti 26 klub.
Tiket terbagi dalam empat group masing-masing dua group di P. Lombok dan dua group di P. Sumbawa.
Tiket VIP dijual dengan harga Rp 500.000,- dan tiket untuk kelas biasa dijual dengan harga Rp 15.000,- untuk setiap pertandingan.
HBK menegaskan, Asprov PSSI NTB seharusnya lebih kreatif dalam mencari pendanaan. Salah satunya adalah dengan lebih banyak menarik sponsor untuk turut membantu menopang pembiayaan kompetisi.
“Intinya, gelaran Liga 3 yang masih amatir ini jangan dululah dikomersialisasikan,” kata HBK. Menurutnya, prioritas para petinggi Asprov PSSI NTB saat ini mestinya adalah, mendorong agar GOR terisi penuh penonton.
“Mulai membangun antusiasme, fanatisme, dan militansi para supporter terhadap klub kebanggaannya masing-masing,” tandas Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.
Seharusnya Asprov PSSI NTB memberikan dulu insentif kepada masyarakat pecinta sepakbola NTB, menonton laga Liga 3 NTB secara gratis.
HBK ingin agar momentum kembali bergulirnya Liga 3 NTB tahun ini, bukan menjadi momentum komersialisasi kompetisi. Tetapi, momentum untuk memupuk dan membina loyalitas fans klub peserta Liga 3.
“Berikan kesempatan kepada para pecinta sepakbola NTB untuk bisa menikmati gelaran sepakbola klub-klub kecintaannya, karena sepakbola tanpa suporter itu seperti sayur tanpa garam, anyep dan nggak ada menarik-menariknya,” tandas HBK.
Sumbangkan Rp 20 Juta untuk Supporter Klub
Sebagai wujud keberpihakannya kepada para suporter, manajemen Lombok FC sendiri sudah mengambil keputusan untuk menyumbangkan seluruh dana pembinaan yang akan diberikan Asprov PSSI NTB bagi setiap klub peserta Liga 3.
Nilainya Rp 20 juta kepada manajemen Babalo, group supporter Lombok FC.
Dana sebesar Rp 20 juta tersebut, akan digunakan para Babalo, sebutan untuk para suporter Lombok FC di seluruh NTB, untuk membeli tiket menonton setiap pertandingan yang akan dijalani Lombok FC.
Rencananya, penyerahan dana kepada group suporter Babalo tersebut akan dilakukan langsung oleh Presiden/CEO Lombok FC, Rannya Agustyra Kristiono di ruang pertemuan Mess Lombok FC, sebelum Lombok FC bertanding menjalani laga perdananya.
“Kami memahami sepenuhnya, para suporter merupakan bagian yang sangat penting dalam setiap moment pertandingan. Akan terasa hampa sebuah pertandingan sepakbola tanpa kehadiran suporter,” kata Rannya.
Ia menjelaskan, langkah pihaknya yang menyumbangkan dana pembinaan untuk pembelian tiket bagi Babalo, group suporter Lombok FC.
Dan bagi Lombok FC, Babalo merupakan sumber semangat, sumber energi, dan sumber kekuatan bagi seluruh pemain Lombok FC yang sedang bertanding di lapangan.
Kehadiran Babalo dalam setiap pertandingan juga dapat memberikan semangat, kekuatan, dan motivasi bagi para pemain, tim pelatih, maupun official klub.
“Lebih dari pada itu, suporter adalah penopang dan prasyarat utama jika sebuah klub ingin menjadi klub sepakbola profesional.” imbuh Rannya.***
Musyawarah Daerah VIII ORARI NTB Digelar di Mataram
Melalui musyawarah daerah ORARI NTB diharapkan dapat melahirkan ide-ide dan gagasan-gagasan yang membangun dari para peserta musyawarah.
MATARAM.lombokjournal.com ~ Orari NTB diminta meningkatkan kemampuan dalam memahami permasalaham sosial.
Selain memahami berbagai permasalahan sosial, para anggota Orari juga diminta untuk meningkatkan keterampilan teknis amatir radio.
Selain itu, meningkatkan wawasannya terhadap berbagai ketentuan dan regulasi serta produk perundang-undangan yang mengatur berbagai hal tentang penyelenggaraan radio amatir.
Kepala Dinas Kominfotik NTB Baiq Nelly Yuniarti, mewakili Gubernur NTB mengatakan itu, dalam Musyawarah Daerah VIII Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Nusa Tenggara Barat di Mataram, Sabtu (06/08/22).
“Hal ini perlu saya ingatkan, karena kemajuan teknologi komunikasi amatir radio terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman, yang tentunya juga mengiringi perubahan teknologinya, dan aturan-aturan serta regulasi yang menyertainya,” kata Baiq Nelly
Kode etik jurnalistik juga diminta untuk menjadi panduan para operator radio amatir dalam berkomunikasi dan menyampaikan informasi.
“Para operator radio amatir, apapun kepentingannya, dimana pun dia berada, hendaknya tetap mengedepankan kepentingan yang lebih besar yaitu bangsa dan negara, sehingga informasi apapun yang disampaikan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” pesan Gubernur.
BACA JUGA: Dialog Interaktif Bersama Wartawan Parlemen DPR RI, Ini Pesan Sekda NTB
Diharapkan, melalui forum ini dapat melahirkan ide-ide dan gagasan-gagasan yang membangun dari para peserta musyawarah.
Ini menjadi solusi bagi pemecahan masalah, serta tersusunnya program kerja dan kebijakan umum organisasi yang konstruktif bagi kemajuan orari ke depan. ***
Gubernur NTB Ungkapkan Konsep Sederhana Industrialisasi
Kata Gubernur NTB, industrialiasi merupakan pendalaman struktur, dari produk lokal seperti bawang kemudian mengolahnya menjadi bawang goreng
SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Industrialisasi merupakan konsep sederhana yang mengubah bahan baku agar memiliki nilai.
Bukan hanya berbicara pabrik besar, tapi industrialiasi merupakan pendalaman struktur.
Gubernur NTB H Zulkieflimansyah menyampaikan pesan itu setelah Road Show Industrialisasi di lanjutkan ke Kabupaten Sumbawa Besar, Jum’at (05/08/22) dikantor Bupati Sumbawa.
Dikatakan, industrialiasi merupakan pendalaman struktur. Dari produk lokal sederhana seperti bawang, kemudiannya mengolahnya menjadi bawang goreng.
“Hasil pertanian kita seperti bawang goreng butuh industrialisi, pilihan industri ini sangat penting, kita harus berani memproduksi sendiri, kemudian mengolahnya menjadi barang dengan harga jual lebih tinggi,” ungkap Gubernur yang didampingi ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.
Gubernur berkisah, beberapa bulan lalu, Kabupaten Sumbawa mengirim sapi ke luar daerah.
Di luar daerah, daging sapi dari sumbawa tersebut diolah, kemudian menjualnya kembali ke Sumbawa dengan harga yang jauh lebih mahal.
“Kenapa kita takut potong disini, kemudian mengolahnya. Padahal, mengolah produk bisa memunculkan pekerjaan baru, hingga mengurangi pengangguran,” tambah Gubernur di dampingi Bupati Kabupaten Sumbawa Besar.
Industrialisasi, lanjut Gubernur, bukan untuk gagah-gagahan. Kehadiran sektor industri juga harus didukung dengan kualitas produk yang berkualitas.
“Industrialisasi ini kebutuhan pembangunan, Industrialisasi jalan panjang dan terjal. Tapi ingat! Kita harus melaluinya.” tegas Gubernur Zul.
Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa, Sekda Sumbawa, Kapolres, Dandim, Kejari, kepala OPD se Sumbawa, pimpinan PT. Aman Mineral, Tokoh Agama, masyarakat dan pelaku UMKM se Kabupaten Sumbawa.***
Road show Industrialisasi, Pemda Diminta Mulai Mengolah Bahan Mentah
Saat road show Industrialisasi di Sumbawa, Gubernur NTB menegaskan, mengolah bahan baku memiliki nilai tambah untuk kesejahteraan masyarakat.
SUMBAWA.lombokjournal.com ~Pemerintah Daerah diajak mulai mengolah bahan mentah atau bahan baku, dari sumber daya alam yang tersedia.
Ajakan itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat roadshow industrialiasasi di Kabupaten Sumbawa, Jum’at (5/8/2022), di kantor Bupati Sumbawa.
Dengan mengolah bahan baku akan memiliki nilai tambah untuk kesejahteraan masyarakat.
“Kita harus punya keberanian untuk mulai mengolah sumber daya alam kita. Seperti hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan potensi alam lainnya,” kata Bang Zul panggilan populer Gubernur NTB.
Ia mengatakan itu saat menjadi narasumber pada kegiatan Roadshow Tematik dengan tema “Inovasi Halal dan Baik dalam Mendukung Percepatan Pembentukan Ekosistem Industri Halal”.
Di depan Guru Besar Unibraw Malang dan Kementerian Perindustrian, Gubernur NTB mengatakan, kalau tidak dimulai hanya menjadi retorika tanpa ada hasil apa pun. Industrialisasi ini merupakan kebutuhan, katanya..
“Sampai sekarang, pabrik pengolahan ikan yang mangkrak di teluk Santong, tidak kita selesaikan. Padahal itu konsep Industrialiaasi paling nyata, pada sektor pengolahan ikan,” kata Bang Zul yang didampingi Ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.
Kalau dikelola dengan baik, akan memantik industrialisasi turunandi sekitarnya. Masyarakat juga akan merasakan manfaat demi mewujudkan kesejahteraannya.
Menurut Bnag Zul, adanya perusaan besar seperti PT. Aman Mineral menjadi core industrinya. Karena itu, harus segera digesa untuk membicarakan kerjasama dalam penguatan industri UMKM.
Pemda diminta mulai memikirkan untuk upgrading kapacity SDM di daerah. Menyiapkan tenaga kerja baik yang akan terlibat langsung maupun yang memperoleh penguatan seperti pelaku usaha
“Perusahasn besar juga bukan hanya sekedar cari uang, tapi membangun relasi yang konstruksi dengan lingkungan itu jauh lebih penting,” terangnya di depan pimpinan PT. AMAN.
Sementara itu, Bupati Sumbawa H Mahmud Abdullah, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi Pemprov. NTB untuk ikut membangun daerah.
“Terutama mensukseskan program industrialisasi. Mengolah bahan mentah agar memiliki nilai tambah,” ucapnya.
Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa, Sekda Sumbawa, Kapolres, Dandim, Kejari, kepala OPD se Sumbawa, pimpinan PT. Aman Mineral, Tokoh Agama, masyarakat dan pelaku UMKM se Kabupaten Sumbawa.***
Dialog Interaktif Bersama Wartawan Parlemen DPR RI, Ini Pesan Sekda NTB
Sekda NTB saat menghadiri dialog interaktif dan sosialisasi Kinerja DPR RI bersama Wartawan Parlemen DPR RI, mengkonfirmasi apa yang diperjuangkan anggota DPR RI Dapil NTB
LOTENG.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariadi berpesan kepada anggota DPR RI Dapil NTB untuk mengkonfirmasi anggota DPR RI Dapil NTB, agar mengetahui perkembangan dan opininya untuk Daerah NTB dan apa yang diperjuangkan di Pusat.
Sehingga dengan sigap melakukan sinergi dan kolaborasi dengan mereka.
Pesan itu disampaikan Sekda Lalu Gita Ariadi, mewakili Gubernur NTB, saat menghadiri Dialog Interaktif dan Sosialisasi Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen, di Hotel Raja Kuta Mandalika Lombok Tengah, Jum’at (05/08/22).
Dialog interaktif itu dengan tema “Perkuat Kolaborasi Media dan Parlemen Wujudkan Parlemen Modern”
“Maka dengan cara itu ke depan akan semakin indah sehingga masyarakat NTB tahu apa mereka perjuangkan di Jakarta,” tegas Lalu Gita Ariadi.
Selain itu, Miq Gita sapaan Sekda NTB, mengapresiasi dan berterimakasih atas kegiatan Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI bersama Wartawan Parlemen, yang memilih Lombok sebagai tempat kegiatan.
“Sambil rekreasi, nikmatilah pantai Mandalika dan sekitarnya selama berkegiatan dan sebagai bentuk ucapan terimakasih, kami menyiapkan 10 tiket gratis nonton WSBK di sirkuit Mandalika tahun depan,” tutupnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah NTB menerima dengan baik kedatangan bersama rombongan.
Wakil Ketua BURT DPR RI menyampaikan, tujuan kegiatan ini memperkuat kerjasama dan kalaborasi dengan media di era kemajuan teknologi dan informasi dengan cepat, sehingga mampu mewujudkan parlemen yang modern.
“Karena itu, kami minta kepada teman-teman wartawan agar menyampaikan pesan-pesan informasi yang baik, yang positif kepada masyarakat apa adanya,” ajaknya.
Untuk diketahui, di parlemen diisi oleh berbagai macam karakter yang berbeda-beda. Sehingga perlu dilakukan penguatan kalaborasi dengan insan mediasebagai lidah penyampai informasi kepada masyarakat. ***