Kades Diminta Prioritaskan Bangun Kesehatan di Desa

Wagub NTB minta Kades fokus dalam penggunaan anggaran dana desa untuk penanganan kesehatan di desa

LOTENG,lombokjournal.com ~ Pembangunan desa diminta fokus bangun kesehatan, dan seharusnya anggaran desa harus diprioritaskan untuk peralatan dan penghargaan untuk kader posyandu.. 

Penegasan itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah menegaskan, di Posyandu Melati di Dusun Bongor, Desa Batu Nyala, Kecamatan Praya Tengah, Rabu(10/08/22).

BACA JUGA: Wagub NTB Konsisten Mengawal Posyandu Keluarga

Wagub NTB minta prioritaskan anggaran desa untuk Posyandu

“Stunting itu program nasional dan berbasis pembangunan berkelanjutan. Anggaran desa harus lebih banyak untuk peralatan dan penghargaan pada kader Posyandu,” ujar Wagub. 

Menurutnya, prioritas ini karena sektor kesehatan dasar yang diampu oleh Posyandu Keluarga bisa menyelesaikan masalah lebih besar. 

Penanganan gizi, stunting, bayi, balita, ibu hamil dan lansia memastikan sumberdaya manusia siap mendukung program pembangunan lainnya. 

Wagub minta Kepala Desa fokus dalam penggunaan anggaran dana desa, karena anggaran yang dibutuhkan setiap tahunnya juga tak terlalu besar namun signifikan karena tepat sasaran. 

Wagub juga meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di desa bekerja profesional dan berkelanjutan. 

Sementara itu, Kepala Desa Batu Nyala, HM Zaenudin mengakui meski kasus stunting menurun setiap bulannya, akumulasinya masih terbilang besar. 

“Per bulan ini masih ada belasan kasus dari 45 kasus di bulan April lalu”, sebutnya. 

Ia menjelaskan, beberapa fasilitas Posyandu juga masih terdapat kekurangan seperti alat timbang digital dan penunjang lainnya. 

BACA JUGA: Posyandu Aktif, Angka Stunting Optimis Bisa Turun

Namun ia memastikan para kader Posyandu mendapatkan honor standar setiap bulannya. Iapun memastikan perbaikan anggaran kesehatan melalui Posyandu.

Di desa yang sama, Wagub juga mengunjungi Posyandu Keluarga di Dusun Tembeng dan meminta kader Posyandu memastikan kecukupan protein telur bagi balita dan meminta kegiatan pelayanan tetap aktif dilakukan. ***

 

 

 




Mengenang Pejuang Veteran, Menjadi Inspirasi Perjuangan

Peringatan Hari Veteran di NTB, mengenang jasa veteran yang berjuang mempertahankan kedaulatan NKRI

MATARAM.lombokjournal.com ~  Selain peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, di bulan Agustus juga ada hari bersejarah, yakni Hari Veteran Nasional yang diperingati tiap tanggal 10 Agustus.

Hari Veteran Nasional diperingati sebagai momen penting untuk mengenang perjuangan para veteran saat melawan penjajah di Indonesia. Dengan mengenang gencatan senjata pada 10 Agustus 1949. 

Pada hari tersebut, para pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia selesai melawan tentara Belanda di Surakarta, Jawa Tengah.

“Selamat Hari Ulang Tahun Veteran Nasional yang ke- 73, ini menjadi momentum untuk mengingat jasa veteran yang telah berjuang mempertahankan kedaulatan NKRI,” kata Asisten 1 Setda NTB, Ir. Madani Mukarom, M.Si saat membacakan sambutan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto di Pendopo Gubernur, Mataram (10/08/22).

BACA JUGA: Hari Kemerdekkaan RI, Kanwil Kemenkumham Beri Remisi

“Tanpa perjuangan para veteran dan seluruh bangsa Indonesia maka NKRI tidak ada. Kami sebagai generasi penerus juga tidak ada seperti saat ini,” tuturnya.

Diharapkan para veteran tetap memiliki semangat juang yang tinggi dan menjadi sumber inspirasi perjuangan. Dan mampu menjadi manusia yang unggul terdepan dalam mewujudkan Indonesia maju dan sejahtera.

Sementara itu, Ketua Legiun Veteran NTB, Abdul Kadir menyampaikan terimakasih kepada Gubernur NTB yang telah mendukung dan mensupport kegiatan peringatan HUT Veteran Nasional ke 73.

“Terimakasih Pak Gub, telah memberikan fasilitas kegiatan di pendopo. Sehingga acara ini berjalan lancar,” ungkapnya.

Abdul Kadir membacakan sambutan Ketua Umum DPP Legiun Veteran RI, Saiful Sulun. Disampaikan, peringatan Hari Veteran Nasional (Harvetnas) merupakan hari yang bersejarah. Hari yang sangat penting, yang diawali dihentikannya permusuhan Indonesia dengan Belanda.

Ketua Umum DPP Legiun Veteran berpesan kepada seluruh veteran untuk menjaga dan memelihara nama baik veteran, dan memegang teguh nilai Pancasila sebagai landasan bernegara. 

“Kobarkan jiwa semangat nilai-nilai juang 45 untuk seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA: HUT RI, 10 Juta Bendera Merah Putih Akan Warnai Nusantara

Pada kesempatan tersebut, Asisten I Setdaprov NTB menyerahkan bendera merah putih kepada Kadis Perikanan Kelautan, Kepala Bakesbangpoldagri dan Kepala Dinas Kominfotik diwakili Kabis Sandi L. Hamzat. 

Selanjutnya bendera tersebut akan dikibarkan ke sejumlah titik-titik strategis. Penyerahan bendera ini sebagai bagiann dari pengibaran 10 juta bendera se Indonesia.***

 




Aduan di NTB Care, Banzas Lobar Bantu Anak Gizi Buruk

Ardiansyah yang menyampaikan aduan melalui kanal NTB Care, akhirnya dibantu Baznas Lombok Barat

LOBAR.lombokjournal.com ~ Muhammad Ardiansyah, warga Dusun Medas Kec. Gunungsari Kabupaten Lombok Barat yang merasa sangat terbantu dengan kehadiran kanal aduan NTB Care. 

Menurutnya didalam kondisi darurat dan mendesak NTB Care adalah solusi masyarakat NTB. 

“Terima kasih Bapak Gubernur, terima kasih Wakil Gubernur. karena berkat program NTB Care, Saya bisa mengobati anak kami dan dibantu Baznas Lombok Barat,” ucap Ardiansyah di RSUD Provinsi NTB usai menerima bantuan dari Baznas Lombok Barat, Rabu (10/8).

BACA JUGA: NTB Care Tangani Aduan PNS yang Terkena Gejala Kaki Gajah

Ardiansyah yang juga seorang Mualaf tersebut mengucapkan terima kasih atas perhatian Gubernur NTB dan jajaran Baznas Lombok Barat atas perhatian dan bantuannya. 

Sebelumnya aduan masuk melalui website NTB Care,  terkait adik Fadila yang mengalami Gizi Buruk. Adik Fadila sebelumnya juga pernah dirawat di Rumah sakit dan sempat pulang, namun karena asupan gizi kurang dan berasal dari keluarga tidak mampu sehingga masih membutuhkan pengobatan lebih lanjut.

Dan saat ini kembali dilarikan ke RSUD Provinsi NTB. 

Pada Kesempatan tersebut, Ketua Baznas Lombok Barat, TGH. Muhammad Taisir Al-Azhar menyerahkan bantuan berupa tunai kepada Ardiansyah, ayah Fadila untuk membantu pengobatan lebih lanjut. 

“Alhamdulillah pihak NTB Care memberitahu kami (terkait gizi buruk) ini, mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan tidak ada lagi gizi buruk di Lombok Barat,” jelas TGH. Muhammad Taisir. 

NTB Care sendiri merupakan media aspirasi dan layanan komunikasi dua arah antara pemerintah dengan masyarakat. 

BACA JUGA: Kades Diminta Prioritaskan Bangun Kesehatan di Desa

Berbagai pengaduan dan informasi terkait layanan pemerintahan, pembangunan sosial kemasyarakatan dan sebagainya di terima untuk diselesaikan secara kolaboratif bersama pemerintah, dunia usaha, hingga stakeholder lainnya. (*)




Reses di Lotim, HBK Salurkan Bantuan Alsintan dan Mesin Air

Saat reses di Pulau Lombok, HBK Pastikan Armada Tangki HBK PEDULI tiap hari suplai kebutuhan air Bersih warga yang terdampak kekeringan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Bantuan alat industri pertanian (Alsintan) dan mesin pompa air untuk para petani di Gumi Patuh Karya, Lombok Timur, diberikan H. Bambang Kristiono, SE (HBK), Selasa (-9/08/22).

HBK, anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok itu menyerahkan bantuannya saat menggelar kunjungan kerja di Lombok Timur dengan menyapa dari dekat para petani.

BACA JUGA: Tiga Mobil Tanki Dioperasikan, HBK Suplai Air Gratis

Saat reses HBK tekankan tiap hari melakukan suplay air

“Saya berharap, bantuan Alsintan ini dapat membantu meringankan para petani dalam mengolah sawahnya, dan membantu meningkatkan produktivitas para petani dalam memperoleh hasil panennya,” kata HBK. 

Penyerahan bantuan Alsintan dan mesin Pompa Air ini merupakan bagian dari kegiatan reses HBK di Pulau Lombok. 

Dalam penyerahan bantuan itu, HBK didampingi oleh seluruh anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kab. Lombok Timur dan Sekretaris Yayasan HBK PEDULI, Rannya Agustyra Kristiono. 

Para petani yang menerima bantuan Alsintan itu tergabung dalam empat kelompok tani, yakni Kelompok Tani Karya Hidup Satu, Balong Ate, Ingin Bahagia, dan Burne Satu.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menegaskan, saat ini pertanian dan peternakan di NTB masih menjadi pilihan paling atas yang diharapkan masyarakat NTB untuk ditingkatkan kualitas maupun kuantitasnya.

“Intinya, saya berharap bantuan Alsintan ini dapat memberikan faedah dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan taraf hidup para petani di Lombok Timur,” kata politisi Partai Gerindra ini.

Dalam penyerahan bantuan Alsintan tersebut, HBK juga menceritakan dirinya mendapat bocoran informasi dari para koleganya di Kementerian Pertahanan RI, Kemenhan RI memiliki program penyelenggaraan sekolah politeknik yang disupervisi oleh Universitas Pertahanan.

HBK menjelaskan, dalam Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Partai Gerindra tanggal 12 dan 13 Agustus mendatang, ia akan menghadap khusus kepada Menteri Pertahanan Ri H. Prabowo Subianto, yang juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

“Saya akan meminta dan memperjuangkan program ini untuk saya bawa ke Dapil tempat saya berasal, yaitu Dapil NTB-2/P. Lombok. Mudah-mudahan bisa berhasil, dan saya minta do’anya,” kata HBK.

Sementara itu, Lalu M. Tahir, Ketua Kelompok Tani Karya Hidup Satu tak henti mengucap rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan HBK kepada para petani di Lombok Timur.

“Terima kasih pak HBK atas bantuan Alsintan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat dan akan sangat meringankan pekerjaan-pekerjaan kami sebagai petani. Yang juga kami syukuri, sebagai pemilih pak HBK di Pileg 2019 yang lalu, pak HBK telah mampu memenuhi janji-janji kampanyenya,” kata Tahir.

BACA JUGA: Harga Pakan Ikan Selangit, HBK Bantu Mesin Pakan Ikan

Bantuan Sembako dan Dana Tunai

Selain penyerahan bantuan Alsintan dan mesin Pompa Air, dalam resesnya di Lombok Timur, HBK juga menyerahkan bantuan sembako dan bantuan dana tunai . Khususnya kepada para dhuafa, fakir miskin, dan para orangtua yang hidup sendiri karena tidak memiliki keluarga lagi.

Secara simbolis, bantuan sembako serta dana tunai itu diberikan kepada Inaq Mel dan Inaq Maemunah, warga Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulya, Lombok Timur. 

Kepada HBK, Inaq Mel menyampaikan ucapan terima kasihnya dengan penuh rasa haru.

Usai penyerahan bantuan sembako dan dana tunai kepada warga kurang mampu, HBK dan rombongan menyempatkan diri untuk mengecek langsung armada tangki air yang dioperasikan HBK PEDULI di Gumi Patuh Karya. 

Armada tersebut memang stand by di Lombok Timur untuk memasok kebutuhan air bersih bagi ribuan masyarakat di tengah kekeringan yang melanda, menyusul datangnya musim kemarau.

“Rawat terus ya, dengan baik, supaya terus mampu menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan kekeringan,” pesan HBK.

Lalu Lukmanul Hakim, Koordinator HBK PEDULI Lombok Timur yang juga Tenaga Ahli HBK selaku anggota DPR RI mengungkapkan, armada mobil tangki tersebut saat ini tidak pernah libur dan terus beroperasi menyalurkan bantuan air bersih kepada warga disetiap harinya.

“Tiap hari mobil tangki air ini keliling ke desa-desa di wilayah Lombok Timur bagian selatan dan juga timur. Tidak ada istirahat-istirahatnya. Tapi kalau hari Minggu terpaksa kita hentikan untuk melakukan perawatan,” kata Hakim. (*)

 




Hari Kemerdekaan RI, Kanwil Kemenkumham Beri Remisi 

Gubernur NTB sambut baik rencana Kanwil Kemenkumham beri remisi warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan saat Hari Kemerdekaan RI ke-77

MATARAM.lombokjournal.com ~ Rencana Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) NTB memberikan remisi atau pengurangan masa hukuman bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, 

Gubernur Zul menyampaikan itu saat menerima audiensi dari Kanwil Kemenkumham NTB di ruang kerjanya, Selasa (09/08/22).

BACA JUGA: Kunjungan Konjen RRT, Gubernur NTB Ingin Perkuat Kerjasama

“Bersama Kanwil Kumham NTB yang melaporkan pemberian remisi di hari kemerdekaan kita nanti kepada saudara-saudara kita di Lembaga Pemasyarakatan. Ada 2 yang langsung bebas dengan  adanya remisi ini,” katanya. 

Pemberian remisi tersebut akan dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Mataram (LPP Mataram) pada tanggal 17 Agustus 2022 mendatang. 

“Rencananya kita akan memberikan remisi pada tanggal 17 agustus nanti di LPP Mataram dan kita berharap Bapak Gubernur dapat hadir,” ujar Romi Yudianto selaku Kepala Kanwil Kemenkumham NTB.

Gubernur Zul pun menyanggupi dan berencana akan hadir secara langsung di LPP Mataram dalam rangka pemberian remisi tersebut.

Remisi sendiri merupakan pengurangan masa hukuman bagi para narapidana dan anak yang memenuhi syarat berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

BACA JUGA: Posyandu Aktif Angka Stunting Optimis Bisa Turun

Turut hadir mendampingi Gubernur pada audiensi tersebut, yaitu Sekretaris Daerah Provinsi NTB dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTB. ***

 

 




Kunjungan Konjen RRT, Gubernur NTB Ingin Perkuat Kerjasama

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyambut baik kunjungan Konjen RRT, dan diakuinya China memberikan inspirasi untuk NTB terutama di bidang pariwisata dan industrialisasi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB,  H. Zulkieflimansyah menyampaikan keinginannya untuk memperkuat kembali program kerjasama yang telah terjalin sebelumnya antara Provinsi NTB dan RRT. 

Hal itu disampaikan Gubernur NTB saat menerima kunjungan dari perwakilan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (Konjen RRT) Denpasar di Ruang Tamu Utama, Kantor Gubernur NTB, Selasa (09/08/22). 

Menurut Gubernur, China telah banyak memberikan inspirasi untuk NTB terutama di bidang pariwisata dan industrialisasi. 

BACA JUGA: Pakar Menjawab, Mengapa Orang Tua Zaman Sekarang Memberi Nama ‘ribet’ untuk Anak?

Gubernur NTB menyambut baik kunjungan konjen RRT
Gubernur Zulkieflimansyah dan Konjen RRT, Zhu Xinglong

“China ini memberi banyak sekali inspirasi terutama mengenai pariwisata dan industrialisasi. Kami belajar dari China bagaimana suatu provinsi di China itu industrialisasi dan teknologinya canggih-canggih,” tutur Bang Zul sapaan akrabnya.

Terdapat beberapa program-program menarik yang disampaikan Gubernur, di antaranya keinginan mengirim rutin beberapa ASN ke China untuk belajar dan berharap adanya direct flight China-Lombok. 

“Kami ingin mengirim 5-6 orang kita disini untuk belajar disana, terutama pariwisata dan pengelolaan sampah, supaya nanti mereka pulang bisa bawa inovasi. Kami juga harap agar ada direct flight dari China ke Lombok, karena airport kita ini sudah kelas dunia, international events juga banyak disini, tempatnya cantik, kuliner luar biasa,” jelas Bang Zul.

Selain itu Halal Food Industry, Pertukaran Pelajar dan Project Kereta Gantung pun turut dibahas Gubernur di hadapan Konsul Jenderal RRT. 

Menurut Gubernur, NTB ingin belajar dari Tiongkok tentang Halal Food Industry. Perusahaan-perusahaan China bisa berkunjung ke NTB untuk mengembangkan hal tersebut. 

“Melanjutkan juga kerjasama mengirimkan mahasiswa kami ke China seperti sebelum Covid. Serta rencana kesinambungan dan kontinuitas project kereta gantung, Mudah-mudahan bisa ditindaklanjuti,” tambah Bang Zul.

Menanggapi hal tersebut, Konsul Jenderal Zhu Xinglong menyambut baik program-program kerjasama yang disampaikan Gubernur NTB

Zhu Xinglong mengaku sangat setuju, kedua belah pihak memang harus melakukan kerjasama dalam berbagai bidang. 

“Kami juga sudah sepakat menjalin kerjasama dalam 5 bidang dengan Indonesia, yaitu Politik, Teknologi, Budaya, Maritim dan Ekonomi,” kata Mr. Zhu.

Ia juga berharap agar seluruh kerjasama yang telah terjalin sebelumnya antara Provinsi NTB dan RRT dapat terus dipertahankan. 

BACA JUGA: Posyandu Aktif Angka Stunting Otomatis Bisa Turun

“Bersama dengan Bapak Menko Luhud sejak 2014, kami di Denpasar sudah menjalin hubungan baik dengan pemerintah NTB. Melalui kerjasama yang ada semoga bisa terus terjalin,” lanjutnya.

Sebagai informasi, kedatangan Konsul Jenderal Konjen RRT di Denpasar ke Provinsi NTB juga dalam rangka untuk menyerahkan bantuan sembako kepada warga NTB.

Turut hadir mendampingi Gubernur dalam kunjungan tersebut, yaitu Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Kadis Sosial Provinsi NTB, Kepala BRIDA NTB dan Kepala Biro Adpim Setda Provinsi NTB. ***

 

 




Gelis untuk UMKM, Gubernur NTB Sambut Baik Mahasiswa SKSG UI

Pengabdian Masyarakat mahasiswa SKSG Universitas Indonesia di NTB, antara lain mengembangkan Gerobak Listrik atau Gelis untuk UMKM lokal

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gerobak Listrik (Gelis) akan dikembangkan untuk UMKM lokal yang akan digunakan petani kopi di Desa Sapit, Lombok Timur. 

Gelis merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa magister dan doktoral Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia di Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA: Wagub NTB: Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi Anak-anak

Gubernur NTB memuji rencana mahasiswa UI mengembangkan Gelis untuk petani di LOTIM

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa SKSG Universitas Indonesia di Nusa Tenggara Barat.

“Mantap!” ujar Bang Zul menanggapi hal tersebut saat menerima silaturrahim Tim dosen Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG), di Ruang kerjanya, Selasa (09/08/22). 

SKSG merupakan unit kerja setingkat Fakultas yang menyelenggarakan Pendidikan jenjang Magister (S2) dan Doktoral (S3) yang bersifat multilintas disiplin ilmu 

Bang Zul berharap agar pengabdian masyarakat yang diberikan seterusnya dilakukan secara berkesinambungan. 

Sementara itu Ketua Prodi Kajian Wilayah Amerika Sekolah Kajian Stratejik dan Global Bayu Kristianto menjelaskan, Gelis dipraksai oleh LSM Tehnologi Inovasi Desa yang kemudian diberikan ke SMK Pringgabaya untuk dikembangkan. 

Baru kemudian diberikan kepada petani kopi di Desa Sapit.

SKSG akan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat pada tahun 2022 di Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA: HUT RI, 10 Juta Bendera Merah Putih akan Warnai Nusantara

Selain Gelis, pengabdian masyarakat yang akan dilakukan dalam bentuk berbagai pelatihan digital, seperti desain grafis untuk UMKM serta Tehnologi Terbarukan. 

“Semoga nanti kami bisa meneruskan kemitraan,” tandas Bayu Kristianto .***

 

 




HUT RI, 10 Juta Bendera Merah Putih akan Warnai Nusantara

Sekda NTB mengatakan, akan ada gerakan pengibaran 10 juta bendera merah putih HUT RI ke 77

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gerakan pemasangan 10 juta bendera merah putih diharapkan pada puncak tanggal 17 Agustus nanti dapat mewarnai Nusantara.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi menyampaikan itu 

saat Rapat Koordinasi Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 dan HUT Kota Mataram ke XXIX di Ruang Kenari, Kantor Walikota Mataram, Selasa (09/08/22)

BACA JUGA: HUT Polwan, Diharapkan Banyak Perempuan Jadi Polwan 

Sekda mengatakan, pada HUT RI ke 77 ada pengibaran 10 juta merah putih

“Pengibaran 10 juta bendera merah putih, akan kita mulai besok,” jelasnya. 

Peringatan Hari Legiun Veteran sekaligus akan di gabungkan dengan penyerahan secara simbolis rangkaian kegiatan pengibaran 10 juta bendera merah putih se-Indonesia. 

Dengan menyerahkan bendera kepada beberapa, antara lain Dinas Perikanan NTB untuk mengibarkan merah-putih di dasar laut di Gili Terawangan, Kepala ESDM ke geopark Rinjani dan Tambora. 

Dinas Kehutanan mengibarkan di tengah-tengah hutan yang lebat, Dinas pertanian di tengah sawah dan padi, dan Kementerian Agama mengibarkan di pondok-pondok pesantren.

Tidak hanya itu, Pemprov NTB berkolaborasi dengan Pemkot Mataram menyampaikan, akan ada kegiatan olahraga merdeka yakni senam yang akan dilaksanakan hari Jumat tanggal 12 Agustsu 20022.

Tempatnya di perempatan jalan antara Kantor Gubernur dan Kantor Walikota dan akan di ikuti oleh seluruh ASN Pemprov NTB dan Pemkota Mataram serta pelajar SMA.

“Dalam Rangka menyambut HUT RI ke 77 dapat dikerjakan dengan kolaboratif antara Pemprov Provinsi dan Pemerintah Kota Mataram,” kata Sekda Kota Mataram,

H Effendi Eko Saswito.

BACA JUGA: Pakar Menjawab: Mengapa Orang Tua Zaman Sekarang Cenderung Memberi Nama ‘ribert’ pada Anak?

Pemprov melalui Dinas Kesehatan juga  akan membuka gray booster untuk memberikan layanan kepada masyarakat seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan kampanye zerowaste. 

Kampanye itu mengantisipasi banyaknya sampah yang terbuang begitu saja saat acara berlangsung. Juga untuk mengajarkan budaya bersih kepada masyakarat.

“Kita harapkan kolaborasi antara Pemprov dan Pemkota tetap terjalin baik. Dan laporan proggres positif rencana pembuatan mall pelayanan publik . Semoga ini menjadi kado manis untuk jari ultah kota Mataram 31 Agustus mendatang”, tutup Miq Gita. ***

 




Posyandu Aktif Angka Stunting Optimis Bisa Turun

Tinjau Posyandu Cempaka 1 Karang Sidemen, Wagub NTB mengapresiasi Posyandu di Desa Karang Sidemen yang bagus pelayanannya 

LOTENG.lombokjournal.com ~ Posyandu di Desa Karang Sidemen dinilai sudah bagus pelayanannya dan sudah berjalan aktif sebagai upaya mencegah angka stunting.

Penilaian itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat mengunjungi Posyandu Cempaka 1 Desa Karang Sidemen Batukliang Utara Lombok Tengah, Selasa (09/08/22).

Sebelumnya, Wagub juga melakukan kunjungan kerja di wilayah Selagalas dan Narmada. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi Anak-anak

Wagub menegaskan, Posyandu aktif optimis angka stunting turun

Umi Rohmi sapaan akrab Wagub mengatakan, sebagaimana yang dilaporkan  Kades Karang Sidemen, angka presentasi stuntingnnya 40 persen lebih.

“Jangan khawatir, stunting bisa diatasi apalagi dengan anggaran yang disediakan oleh pemerintah desa,” tandas Ummi Rohmi.

Karena fasilitas dan peralatan posyandu tidak mahal-mahal juga. Kalau memang mau, pasti bisa dengan dana desa, tambahnya. 

Selain itu diingatkan, tugas Tim Percepatan Penurunan Stunting (TTPS) berbasis desa yang anggotanya adalah para Kepala Dusun, tugasnya menyakinkan seluruh anak stunting untuk mengkonsumsi protein hewani.

Tiap hari harus terus makan makanan yang sehat, tetap mendapatkan vitamin dan lain sebagainya.

“Kuncinya yang penting terjaring semua balitanya diukur dan penanganannya secara benar sehingga otomatis stunting bisa turun dan semua anak-anak menjadi sehat,” ujarnya.

 Umi Rohmi mengingatkan, tolak ukur keberhasilan menjadi Kepala Desa, bukan pada bagusnnya infrastruktur jalan yang mulus, melainkan SDGs. 

Ukuran keberhasilannya adalah kesehatan, angka stunting, kematian bayi, kematian ibu hamil, dan perkawinan anak.  

Termasuk kondisi pendidikan dan ekonomi serta pengelolaan sampahnya baik tidak dan lain sebagainya.

“Itulah ukuran (keberhasilan Kades, red) sekarang, kalau Posyandunya aktif seperti ini saya optimis sekarang boleh 28, tapi kita lihat 3 bulan, 6 bulan k edepan angka stuntingnnya bisa turun. Harus terus diawasi bersama untuk memastikan pemberian telur setiap hari bagi anak-anak stunting,” katanya.

Anggaran Pemdes

Kepala Desa Karang Sidemen Yuda Praya Cindra Budi menyebutkan, angka stunting di Desa Karang Sidemen 133, dan di wilayah Dusun Karang Sidemen Atas berjumlah 28 dari 43 sasaran balita.

“Saat ini sasaran jumlah balita dari 28 angka stunting tinggal 10 saja yang belum selesai,” jelasnya.

Pemerintah Desa sementara ini hanya bisa menganggarkan untuk 6 bulan dari dana ADD. Sehingga diharapkan tahun depan akan menganggarkan untuk masalah kesehatan.

Selain itu, masalah fasilitas dan peralatan Posyandu cukup memadai di semua tempat posyandu Desa Karang Sidemen. 

Untuk timbangan, tidak semua Posyandu menggunakan timbangan digital masih ada beberapa menggunakan timbangan dacin.

BACA JUGA: Pemprov NTB Siap Bekerjasama dengan ITS

“Kami optimis angka stunting tahun depan bisa menurun hingga 70 persen dan akan perioritaskan kelengkapan fasilitas posyandu sesuai arahan buk Wagub,” tandas Yuda Kepala Desa termuda di Lombok Tengah.

Pada kunjungan kali ini, Wagub NTB didampingi oleh Asisten I Setda NTB Ir. Madani Mukarom, BSc.,M.Si,  Kepala Dinas Kominfotik NTB, Baiq Nelly Yuniarti, Kadis Kesehatan Provinsi NTB, Dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS, Kadis PMPD Dukcapil, Dr. H. Ashari, SH., MH.***

 

 




Wagub NTB: Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi Anak-anak

Wagub NTB ingatkan keluarga memberikan makanan bergizi, dan terus mengunjungi Posyandu Keluarga

LOBAR.lombokjournal.com ~ Seluruh keluarga diingatkan agar memperhatikan makanan yang dikonsumsi anak-anak, seperti mengurangi makan ‘chiki’ (jajanan kemasan, red) tapi harus makan makanan bergizi.

Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan itu saat melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Merpati Kerama Jaya, Narmada, Lombok Barat, Selasa (09/08/22).

BACA JUGA: Pakar Menjawab: Kenapa Orang Tua Zaman Sekarang Cenderung Memberi Nama ‘Ribet’ untuk Anak?

Wagub NTB MENGINGATKAN MEMBERI MAKANAN BERGIZI UNTUK ANAK-ANAK

“Mengurangi makan ciki, mie instant, kecuali mie yang dibuat sendiri, sekarang konsumsi makanan bergizi seperti perbanyak makan telur, lauk pauk, sayur mayur dan lain sebagainya,” tuturnya.

Menurutnya, makanan yang memenuhi syarat gizi akan membentuk imun yang baik bagi anak, salah satu yang paling penting adalah makanan pokok, terdiri dari karbohidrat misalnya beras, jagung, gandum, ubi kayu, kentang, sagu, dan sebagainya. 

Makanan lauk pauk sebagai sumber protein misalnya kacang-kacangan, tempe, tahu, telur, ikan, daging, dan sebagainya.

Masyarakat diingatkan terus mengunjungi Posyandu Keluarga, terutama yang memiliki anak bayi dan balita, agar tetap mengukur Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB) sehingga setiap bulan dapat diukur perkembangan pertumbuhannya. 

Wagub menganjurkan masyarakat selalu ke Posyandu untuk mengukur perkembangan pertumbuhan anak.

“Sehingga ketika akhir tahun jadi dapat melihat perkembangan pertumbuhan anak kita, Tumbuh kembang anak hingga pemenuhan asupan gizi harus diperhatikan dengan baik,” ungkapnya.

BACA JUGA: Wagub NTB Tinjau Dua Posyandu di Lotim 

Pada kunjungan kali ini, Wagub NTB didampingi oleh Asisten I Setda NTB dijabat Ir. Madani Mukarom, BSc.,M.Si,  Kepala Bappeda, Dr. Ir. H. Iswandi M.Si, Kadis Kesehatan Provinsi NTB, Dr. H. Lalu Hamzi Fikri,MM, MARS, Kadis PMPD Dukcapil, Dr. H. Ashari, SH., MH, BKKBN Provinsi NTB, Drs. Samaan M.Si, Kadis Kominfotik NTB, Baiq Nelly Yuniarti., AP., M.Si dan lain sebagaintya. ***