Melaunching Dapur Sehat, Bunda Niken tekankan pentingnya membantu pemerintah untuk menurunkan angka stunting dengan mengubah pola pikir atau mindset masyarakat
MATARAM.LombokJournal.com ~ Bunda Niken sapaan Ketua TP PKK Nusa Tenggara Barat, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menyampaikan, membantu pemerintah menurunkan angka stunting sangatlah penting.
Hal itu dikatakan Bunda Niken yang sekaligus Ketua Pita Putih Indonesia (PPI) NTB saat melauncing Dapur Sehat Pita Putih Indonesia, di Balai Nusantara lingkungan taman baru Kota Mataram pada, Sabtu (12/08/23).
Saat itu Bunda Niken didampingi Ketua PPI dan TP PKK Kota Mataram Umi Hj Waridah Mujiburahman,
Menurut Bunda Niken, berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah seperti penyuluhan, pemberian telur, bahkan sampai dengan sekolah-sekolah melaksanakan gerakan bakti stuntingdengan melakukan gerakan pengumpulan telur untuk anak-anak stunting di NTB.
“Pentingnya kita membantu pemerintah, untuk sama-sama menurunkan angka stunting di NTB,” kata Bunda Niken.
Di tambahkan bunda Niken satu hal yang perlu diperhatikan dalam mengurangi angka stunting di Nusa Tenggara Barat, mengubah persepsi atau mindset masyarakat.
Menurut Bunda Niken, jika pemerintah hanya memberikan bantuan tanpa merubah pola pikir masyarakat maka yang terjadi bantuan tersebut d konsumsi dengan cara yang tidak tepat. Dan yang dilakukan hari ini adalah upaya pencerdasan masyarakat dan membutuhkan upaya yang sungguh-sungguh konsisten, berkesinambungan dan berkelanjutan.
“Yang kita lakukan hari ini adalah upaya pencerdasan masyarakat dalam mengubah pola pikir atau mindset masyarakat,” tegas Ketua PPI Bunda Niken.
Orang tua cerdas
Dalam waktu yang sama NTB Bunda Niken menjelaskan, yang dilakukan hari ini bentuk penguatan dan suport pada orang tua. Sekaligus pada kader yang hadir, agar ke depan menjadi orang tua yang cerdasdalam mengasuh anaknya.
“Pemerintah Provinsi telah melakukan pertemuan dengan berbagai pihak untuk bergotong royong membantu masyarakat dengan demikian perhatian pemerintah akan tertuju kepada masyarakat,” kata Bunda Niken.
“Yang kita lakukan hari ini adalah bentuk pemerintah NTB menguatkan dan mensuport masyarakat,” katanya
Di akhir sambutannya Bunda Niken mengucapkan terima kasih kepada para donatur dari berbagai pihak yang telah mensukseskan agenda tersebut.
Di akhir Bunda Niken berharap dengan keberadaan pita putih Indonesia bisa membawa manfaat dan perubahan untuk Indonesia emas di tahun 2045.
“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan semoga dengan keberadaan Pita Putih Indonesia bisa membawa manfaat untuk Indonesia emas 2045,” ujar Bunda Niken.***
Bang Zul Berharap Taman dan Hutan Ramai dengan Kicauan Burung
Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul mengapresiasi penyelenggaraan lomba burung berkicau, agar masyarakat makin mencintai kelestarian alam
LOTIM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Bang Zul mengapresiasi penyelenggara Lomba Burung Berkicau dan besarnya minat peserta.
Hal itu disampaikan saat Bang Zul saat membuka acara Lomba Burung BerkicauNasional Piala Gubernur CUP 1 NTB di Lapangan Tugu Selong, Minggu (13/08/23).
Dalam kompetisi yang diikuti oleh ratusan pecinta burung berkicau tersebut, Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul itu mengatakan, memberikan apresiasinya atas bersarnya minat peserta lomba.
Menurut Bang Zul, dengan diselenggarakannya lomba burung berkicau ini, masyarakat bisa semakin mencintai binatang, khususnya burung-burung, sekaligus kelestarian alam.
“Kegiatan ini perlu kita apresiasi bersama, kita patut bersyukur, atas semua inisiatif penyelenggaraan kegiatan serta besarnya minat para peserta lomba,” jelas Bang Zul.
Bang Zul berharap, masyarakat diminta untuk tidak menembaki burung agar taman dan hutan di NTB penuh dengan kicauan burung yang Indah.
“Mudah-mudahan tak ada lagi yang menembak burung sehingga taman dan hutan kita penuh dengan kicauan burung yang begitu Indah,” harap Bang Zul.
Ada puluhan kategorijenis burung yang dilombakan dalam kompetisi ini, seperti Murai Batu, Anis Merah, Cucak Hijau, Kenari dan lainnya.
Selain uang pembinaan, para peserta akan memperebutkan banyak hadiah yang telah disiapkan oleh panitia. ***
Zul-Rohmi Tebar 500 Ribu Bibit Ikan di Danau Gunung Jae
Kegiatan tebar ikan di danau Gunung Jae dan tanam pohon yang dilakukan pasangan Zul-Rohmi bagian dari promosi destinasi wisata Gunung Jae
MATARAM.LombokJournal.com ~Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah (Zul -Rohmi) kompak tebar benih ikan di destinasi wisata Gunung Jae Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Sabtu (12/08/23).
Tebar ikan di danau Gunung Jae
Kegiatan pasangan Zul-Rohmi ini diinisiasi Forum Wartawan Ekonomi dan Bisnis (FWE) NTB dan didukung penuh Pemprov NTB dan stakeholder terkait.
Kegiatan Zul-Rohmi yang diramaikan kehadiran Kwarda Gerakan Pramuka NTB, didahului dengan diskusi atau berbincang dengan masyarakat Desa Sedau, hari Jumat malam tanggal 11 Agustus 2023.
Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan Pokdarwis dalam kesempatan tersebut banyak yang bertanya dan memberikan masukan kepada pasangan Zul-Rohmi dan jajaran.
Usai kegiatan diskusi dengan masyarakat yang berlangsung semarak, Gubernur kemah bersama di destinasi wisata Gunung Jae.
Ini bagian promosi pariwisata yang dilakukan Pemprov NTB, sebab Gunung Jae memiliki potensi wisata yang sangat besar untuk terus berkembang.
Pada Sabtu pagi, Gubernur, Wakil Gubernur, pimpinan Perangkat Daerah dan mitra terkait melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon di kawasan destinasi setempat.
Ini bagian dari upaya pelestarian lingkungan dalam rangka pembangunan wisata berkelanjutan.
Gubernur Zul mengapresiasi kegiatan ini, apalagi jumlah bibit ikan yang ditebar sekitar 500 ribu ekor. Tebar bibit ikan di danau Gunung Jae, juga dilakukan di sejumlah bandungan besar di Lombok seperti bendungan Batujai, Pandanduri dan lainnya.
“Hari ini kita tebar setengah juta bibit ikan, mudahan satu saat akan bermanfaat bagi masyarakat. Acara ini luar biasa, apalagi banyak stakeholder yang hadir. Kita melihat spot yang bagus dan mudah-mudahan dengan penataan yang lebih baik ini akan menjadi destinasi unggulan kita kedepan,” kata Gubernur Zul saat melepas ikan.
Potensi perikanan
Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, kegiatan yang dilakukan sekarang ini akan memberikan multiplier effect bagi masyarakat.
“Pertama menebar ikan. Potensi perairan kita luar biasa. Ini menunjukkan bahwa banyak tempat-tempat untuk menebar ikan,” kata Umi Rohmi, sapaan Wagub.
Selanjutnya, kegiatan tebar bibit ikan ini adalah wujud bagaimana memperhatikan masalah lingkungan. Sehingga bibit ikan yang sudah ditebar harus dijaga dan dipelihara sampai nantinya bisa dinikmati.
“Kemudian kegiatan tanam pohon ini juga merupakan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat dan tak hanya dinikmati short term saja namun manfaatnya dalam jangka waktu lima atau 10 tahun ke depan, sangat bermanfaat,” kata Wagub.
Menurutnya, ikan adalah sumber protein hewani. Jika dikaitkan dengan upaya menurunkan angka stunting, maka ikan adalah salah satu asupan protein yang sangat bermanfaat untuk menurunkan angka stunting di NTB.
“Oleh karena itu yok kita dorong semua potensi ini. Kita sudah diberikan banyak sekali nitmat oleh Allah SWT, harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jadi kegiatan ini bagus sekali dalam rangka meningkatkan konsumsi protein hewani,” ujar Umi Rohmi.
Ketua FWE NTB Ahmad Bulkaini mengapresiasi kehadiran Gubernur, Wakil Gubernur, pimpinan Perangkat Daerah dan stakeholder terkait dalam mensukseskan kegiatan tebar ikan dalam rangka HUT RI ke 78 tahun 2023 ini.
Ucapan terimakasih juga diberikan kepada para pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini seperti Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB, OJK NTB, PT. Bank NTB Syariah, Hiswana Migas, Telkomsel, Bulog NTB, BPR NTB, BCA Group, BRI, Bursa Efek Indonesia, Astra Motor, Alfamart, BTPN Syariah.
“Terimakasih juga kami sampaikan kepada Bank Mandiri, Jamkrida NTB Bersaing, Kanwil Kenenag NTB, PLN Wilayah NTB, PT GNE, PTAM Giri Menang, IWAPI NTB, REI NTB, Pelindo, Ikatan Alumni Perikanan Universitas 45 Mataram, Pak Suryadi Jaya Purnama, Ibu Hj. Wartiah, Pak Nauvar Farinduan, Pak Lalu Hadrian Irfani, TGH Ibnu Kholil, H Kasdiyono dan Sekda Kota Mataram H Lalu Alwan Basri,” tutupnya.***
101 Pembalap dari 13 Negara Berlaga di Sirkuit Mandalika
Pertamina Mandalika International Circuit Lombok (Sirkuit Mandalika) pertama kalinya jadi tuan rumah Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC)
MANDALIKA.LombokJournal.com ~ Pertamina Mandalika International Circuit Lombok (Sirkuit Mandalika), menjadi tuan rumah balapan motor bergengsi, Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2023, digelar mulai 11 hingga 13 Agustus 2023.
101 pebalap dengan 35 team turun mengaspal di sirkuit Mandalika yang sebelumnya sukses menggelar balap internasional, seperti MotoGP dan World Superbike (WSBK).
Setelah sempat vakum beberapa tahun, ARRC kembali hadir di Indonesia, dan untuk pertama kalinya digelar di Sirkuit Mandalikadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Kejuaraan ARRC round ke-4 di Sirkuit Mandalika itu diikuti para pembalap dari Malaysia, Philipina, Thailand, Jepang, Singapura, Indonesia, Hongkong, India, Vietnam, China, Taipe, Australia, German dan Yaman, resmi digelar mulai hari Jumat (11/08/23).
Semua tim yang mengaspal di Sirkuit Mandalikan ajang ARRC ini berasal dari Asia. Australia pernah menjadi salah satu seri/putaran ARRC dan sampai sekarang masih menjadi bagian dari ARRC. Sedangkan pebalap Jerman berlaga untuk tim dari Malaysia.
Empat kelas yang dipertandingkan adalah Asia Superbikes 1.000cc (ASB 1000), Supersports 600cc (SS600), Asia Production 250cc (AP250) dan Underbone 150cc (UB150). Indonesia sendiri menghadirkan 19 pebalap muda dan 11 pebalap wild card yang tergabung ke 15 racing team.
PT Mandalika Grand Prix Association Nusantara Jaya (MGPA), sebagai penyelenggara telah mempersiapkan event balap FIM Idemitsu Asia Road Racing Championship 2023 secara matang dan optimal.
Ini dilakukan untuk dapat memberikan yang terbaik bagi para spectactor, pembalap dan racing team.
“Seluruh pebalap yang telah tiba di Sirkuit Mandalika, siap untuk mengaspal, mulai dari mengikuti free practice pada hari Jumat (11/8), lalu dilanjutkan sesi balapan pada Sabtu dan Minggu (12-13/8),” kata Priandhi Satria, Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association Nusantara Jaya (MGPA).
Free Practice
Hari Jumat (11/08) berlangsung sesi latihan bebas (free practice) sejak pagi hingga sore. Sesi latihan ini memberikan kesempatan bagi para pebalap untuk mengenali lintasan, menguji kinerja motor, dan memantapkan strategi dalam persiapan untuk sesi balapan utama pada Minggu (13/08).
101 pembalap menunjukkan antusiasme mereka dalam menjajal lintasan Sirkuit Mandalika yang menjadi lintasan terbaru dari seri balap ARRC. 13 sesi Free Practice berjalan dengan lancar dan aman.
Pembalap kelas UB150 dan TVS ASIA One Make Championship mendapatkan dua sesi latihan, sementara mereka yang berlaga di kelas AP250, SS600, dan ASB1000 mendapatkan tiga sesi latihan.
Pada sesi Practice I yang berlangsung pagi, untuk kelas UB150, AP250, SS600, TVS ASIA One Make Championship, dan ASB1000) serta Practice II untuk kelas AP250. Sementara sesi siang hingga sore terdiri dari Practice II untuk kelas SS600, ASB1000, UB150, TVS ASIA One Make Championship dan Practice III untuk kelas SS600 dan ASB1000. Selanjutnya sesi balapan Sabtu dan Minggu (12-13/08) akan berlangsung babak kualifikasi, kemudian race 1 dan race 2.
“Free practice yang berlangsung pagi hingga sore hari ini, kami harap dapat menjadi bekal yang akan membantu para pebalap tampil dengan performa terbaik saat babak kualifikasi dan balapan pada Sabtu-Minggu besok,” ungkap Priandhi Satria.
Pada hari Sabtu (12/8), ajang ARRC akan dimulai dengan sesi qualifying untuk kelas TVS ASIA One Make Championship, UB150, AP250, SS600, sebelum masuk ke sesi Superpole untuk top 15 riders UB150 dan sesi qualifying untuk kelas ASB1000.
Kemudian, selanjutnya pada sesi siang akan diisi dengan race 1 untuk semua kelas.
Menariknya, dalam even ini penyelenggara melibatkan cukup banyak tenaga kerja lokal untuk berkontribusi dan menjadi bagian dalam penyelenggaraan event ARRC 2023. Melibatkan 200 marshall yang semuanya merupakan warga Nusa Tenggara Barat. Dan 313 warga NTB lainnya, berpartisipasi sebagai volunteer di berbagai bidang seperti hospitality, ticketing, media center, general worker, security, cleaning service dan waste management.
“Ini upaya kami dalam menciptakan multiplier effect event ARRC 2023 bagi Masyarakat sekitar kawasan The Mandalika, dan kami harapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menambah rasa ikut memiliki masyarakat atas event ini,” kata Priandhi Satria.
Side Event
Tidak hanya menyiapkan event balap motor kelas dunia, pada penyelenggaraan event ARRC 2023 ini MGPA menggandeng Dyandra & Co. sebagai co-promotor, untuk menyiapkan side eventatau acara pendukung yang menarik dan berkelas untuk dinikmati pengunjung dan penonton ARRC.
“Side event berupa pameran otomotif, pertunjukan musik, test ride dan festival kuliner diselenggarakan pada hari Sabtu-Minggu berlokasi di belakang Grandstand A,” ungkap Michael Bayu A. Sumarijanto, Presiden Direktur PT Fasen Creative Quality.
Kejuaraan ARRC 2023 di Indonesia ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga otomotif dan industri pariwisata di Indonesia.
Untuk menyaksikan kejuaraan ARRC 2023 secara langsung di Pertamina Mandalika International Circuit, pembelian tiket dapat dilakukan melalui situs resmi ww.themandalikagp.com.
Tiket ARRC 2023 dibagi menjadi kategori Premium Grandstand A dan B dengan harga Rp100.000, dan Premiere Class Rp 2.500.000 yang berlaku untuk 3 hari (three day pass).
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk tidak melewatkan momen spektakuler ini. Mari saksikan pertarungan yang sangat kompetitif antar pembalap bertalenta dan dukung local heroes kita di kejuaraan ARRC 2023,” ungkap Priandhi. ***
Ummi Rohmi dan Bunda Niken Mengisi Workshop Bunda Literasi
Harapan Ummi Rohmi agar anak-anak yang sedang mengantri Posyandu di tiap dusun bisa sambil membaca
MATARAM,LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur, Ummi Rohmi mengatakan, perpustakaan yang layak ke depan diupayakan ada di setiap desa, bahkan di pojok baca diharapkan Ummi Rohmi di setiap Poyandu Keluargadi tiap dusun di se-Provinsi NTB.
Hal itu dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang biasa disapa Ummi Rohmi, saat bersama Bunda Literasi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati mengisi Workshop Bunda Literasi di Gedung Layanan Perpustakaan Provinsi NTB yang baru, di JIn. Pemuda No. 63, Kota Mataram, Jum’at (11/08/23).
“Supaya anak-anak yang sedang mengantri Posyandu bisa sambil membaca,” tutur Ummi Rohmi.
Senada dengan Ummi Rohmi, Bunda Literasi NTB, dalam kesempatan itu mengajak semua pihak mendukung gerakan literasi berbasis keluarga.
Bunda Niken juga menjabarkan definisi literasi sebagai kedalaman pengetahuan, yang membantu seseorang menganalisa dan membuat sebuah inovasiatau produk tertentu dari pemahaman tertentu.
Tak hanya itu, Bunda Niken juga mengingatkan pentingnya membaca sebagaimana wahyu pertama yang diturunkan Allah SWT dalam Al-Quran. Perintah membaca diperuntukkan bagi seluruh manusia agar terus belajar tak pandang usia.
“Kita disuruh membaca belajar terus menerus dengan membaca tanpa memandang usia, seperti Rasulullah SAW yang mendapatkan wahyu pertama di usia 40 tahun,” jelasnya.***
Bang Zul Resmikan Kawasan Wisata Literasi di Mataram
Bang Zul apresiasi inovasi yang akan dikembangkan pengelola gedung layanan perpustakaan empat lantai ini, khususnya dalam meningkatkan literasi masyarakat.
MATARAM.LombokJournal.com ~ Gedung Layanan Perpustakaan masyarakat di komplek Bumi Perkemahan Jaka Mandala, jalan Pemuda, Gomong, Mataram diresmikan Bang Zul panggilan akrab Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah.
Kawasan itu disebut sebagai kawasan wisata literasi, Bang Zul berharap agar gedung layanan ini melengkapi koleksi literasinya dari seluruh dunia.
“Juga menyediakan bentuk literasi non tradisional buku tapi juga audio visual dan sering sering menggelar seminar seminar literasi,” ujar Bang Zul di Mataram, Jumat (11/08/23).
Bang Zul mengapresiasi inovasi yang akan dikembangkan pengelola gedung layanan perpustakaan empat lantai ini dalam meningkatkan literasi masyarakat.
Drs Muhammas Syarif Bando, Kepala Perpustakaan Nasional RI mengatakan, pendidikan atau edukasi dan sekolah akademis adalah dua hal berbeda.
Melalui literasi, pengetahuan dan teori yang diperoleh dari membaca buku di sekolah dan kampus belum cukup melahirkan sumberdaya manusia yang kompetitif, dengan kebutuhan dunia yang dimulai dengan literasi tentang lingkungan sendiri dan tuntutan zaman.
“Karena itu tantangannya bagaimana meningkatkan kegemaran literasi untuk mengimbangi minat baca yng sudah tinggi melalui inovasi literasi sehingga menghasilkan produk produk yang mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, H Mahdi mengatakan, gedung empat lantai tersebut telah mulai pelayanan sejak Juli lalu meski lantai tiga dan empat masih belum difungsikan.
Sedangkan lantai satu diperuntukkan khusus bagi anak dan lantai dua untuk umum dengan 900 item koleksi literasi.
“Gedung layanan perpustakaan ini luasnya 3000 m2 berdiri diatas lahan 5000 m2 yang kami sebut kawasan wisata literasi”, sebutnya.
Kegiatan tersebut juga menggelar workshop literasi dengan narasumber Wakil Gubernur, Bunda Literasi NTB dan dihadiri para kepala OPD serta para pegiat literasi se NTB.***
Rannya Agustyra Kristiono, Inspirasi Milenial Bumi Gora
Putri semata wayang, H. Bambang Kristiono (Almarhum), Rannya Agustyra Kristiono, menjadi harapan dan inspirasi 2,1 juta milenial NTB
MATARAM,LombokJournal.com ~ Rannya Agustyra Kristiono siap meneruskan kiprah ayahnya, H Bambang Kristiono (Almarhum), berkhidmat melayani masyarakat NTB khususnya Pulau Lombok.
Mewarisi visi politik sang ayah, Rannya menghadirkan harapan dan inspirasi baru bagi warga Pulau Lombok.
Rannya adalah generasi milenial tapi visi, komitmen, dan kualitasnya, bisa mewujudkan harapan di usianya yang masih muda. Pada Rannya, 2,1 juta generasi milenial Bumi Gora, layak menambatkan harapan di masa yang akan datang.
Tekad Rannya, dara cantik jebolan Brunnel University London, Inggri ini, mengaku akan mewakafkan dirinya untuk melayani masyarakat NTB.
”Bismillah. Saya mewakafkan diri untuk ikut menjadi bagian di Pileg DPR RI Dapil NTB II Pulau Lombok. Ini bentuk dedikasi saya kepada perjuangan yang telah dilakukan Ayah saya, kepada masyarakat Pulau Lombok,” ucap Rannya, Jumat (11/08/23).
Dibimbing dan dididik disiplin ayahnya, membuat Rannya menjadi pribadi yang matang dan kuat. Ia mewarisi visi politik ayahnya yang merupakan salah satu tokoh sentraldi DPP Partai Gerindra.
Tak mengherankan Rannya tumbuh menjadi politisi milenial dengan visi segar dan komitmen besar untuk melayani masyarakat.
”Apa yang telah dimulai dan dilakukan oleh Ayah saya, tidak boleh berhenti karena alasan apa pun,” katanya.
Rannya hadir mewakili perspektif berbeda dan lebih inklusif dalam dunia perpolitikan Bumi Gora. Sebagai generasi milenial yang tumbuh dalam era teknologi dan informasi, Rannya adalah potret figur muda yang lebih terbuka terhadap perbedaan.
Ia progresif dalam pandangan sosial, hal yang amat dibutuhkan untuk membawa kemajuan bagi masyarakat yang lebih inklusif dan adil di Bumi Gora.
Rannya memang ingin berbuat lebih bagi kepentingan generasi milenial di Pulau Seribu Masjid. Seiring bonus demografi yang kini melanda Indonesia, jumlah generasi milenial di NTB yang dominan.
Berdasarkan data KPU NTB, dalam Pemilu tahun 2024 nanti, jumlah pemilih yang masuk kategori generasi milenial akan mencapai 2,1 juta. Dan itu setara dengan 54 persen total pemilih di NTB.
Banyak pihak meyakini, keberadaan para generasi milenial yang dominan ini, mampu memengaruhi hasil pemilihan dan keputusan politik dengan cara yang signifikan.
Sebagai generasi milenial, Rannya akan melakukan yang terbaik. Dan tahu apa yang dibutuhkan oleh mereka.
Rannya juga tahu bagaimana memperjuangkan dan mewujudkannya manakala menerima amanah dari mereka untuk duduk sebagai wakil rakyat di Gedung DPR kelak.
Aktif mendampingi dan mengorkestrasi banyak kegiatan bersama ayahanya, Rannya tumbuh menjadi figur yang terbiasa menemukan solusi kreatif banyak masalah yang dihadapi masyarakat.
Rannya menegaskan, dirinya memahami sepenuhnya, generasi milenial memberi perhatian besar terhadap pekerjaan dan kesempatan Kerja. Karena itu, ia menjadi bagian dalam Pileg 2024 untuk mendapatkan kursi di DPR RI dari Pulau Lombok lewat Partai Gerindra. Dan bisa membuka peluang kerja dan mengurangi tingkat pengangguran di kalangan pemuda dan milenial.
”Dalam konteks ini, mendorong investasi dalam sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi menjadi salah satu prioritas,” ucap Rannya.
Di sisi lain, Rannya juga mengetahui jika generasi milenial juga butuh dengan perumahan yang terjangkau. Untuk mengatasi masalah perumahan yang mahal dan tidak terjangkau bagi pemuda dan milenial, Rannya ingin hadir untuk mendorong program perumahan yang terjangkau tersebut dan kebijakan peningkatan akses kepemilikan rumah.
Dalam akses internet dan teknologi, ia akan berupaya meningkatkan akses ke internet dan teknologi di daerah pedesaan dan kota.
Mengurangi kesenjangan digital dan memfasilitasi partisipasi aktif dalam masyarakat generasi muda berbasis digital, adalah concern Rannya.
Melalui lembaga filantropi HBK PEDULIyang dipimpinnya, Rannya membantu perangkat layanan internet gratis bagi masyarakat di pedesaan.
Perangkat jaringan internet tersebut pun telah menjadi ujung tombak bagi keberlangsungan pembelajaran jarak jauh bagi para siswa sekolah semasa Pandemi Covid-19 mewabah.
Pemberdayaan perempuan
Sebagai politisi perempuan, Rannya punya concern pada pemberdayaan perempuan. Ia mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan melalui kebijakan dan program yang mendukung perempuan di berbagai bidang.
”Termasuk dalam bidang politik, pendidikan, dan ekonomi dan budaya” tandasnya.
Jangan heran jika Rannya selalu hadir dalam berbagai upaya menyelesaikan sejumlah persoalan yang tengah dihadapi masyarakat di Pulau Lombok.
Ia ingin menunjukkan kepada generasi milenial, ia bisa berkontribusi memperkaya kepemimpinan dan representasi dalam dunia politik.
”Keterlibatan generasi yang beragam secara demografis dan pengalaman dalam politik, akan dapat menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan mewakili kepentingan seluruh masyarakat,” tandas Rannya.
Begitulah Rannya. Di usianya yang muda, berusaha melakukan yang terbaik menghadapi tantangan politik yang kompleks dan beradaptasi cepat dengan perubahan zaman. Rannya berada di garis depan untuk berkhidmat melayani masyarakat.
Penghargaan Gotong Royong Bhakti Stunting itu diberikan pada acara Forum Koordinasi Stuntingdan Fasilitasi Koordinasi Satgas Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi NTB, di Hotel Prime Park, Kamis (10/08/23).
Piagam penghargaan Gotong Royong Bhakti Stunting diserahkan langsung Kepala BKKBN RI, Dr. (UC).dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) dan diterima oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub mempersembahkan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah turut andil dalam gotong royongbhakti stunting.
“Penghargaan (gotong royong bhakti stunting) ini untuk Kabupaten Kota, dan seluruh Kader Posyandu di NTB yang terus berjuang menurunkan angka stunting di NTB,” ucap Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub NTB.
Dengan penghargaan yang diraih, Ummi Rohmi berharap semangat NTB dalam mengentaskan angka stunting semakin membara.
Melalui peningkatan kualitas Posyandu Keluarga yang ada di setiap dusun, data by name by adress yang valid, serta gerakan gotong royong bhakti stunting ini, angka stunting di NTB bisa terus menurun.
Gerakan Gotong Royong Bakti Stunting sendiri adalah sebuah gerakan, mendorong seluruh OPD lingkup Pemprov NTB turun ke desa-desa dan memberikan edukasi serta bantuan telur kepada masyarakat.
Tak hanya OPD lingkup Pemprov saja, OPD lingkup Kabupaten pun kini ikut membantu, bahkan hingga ke sekolah-sekolah ikut bergotong-royong memberikan edukasi serta bantuan berupa telur ayam kepada masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BKKBN RI, Dr. (UC).dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), mengaku terharu dan terenyuh akan komitmen NTB dalam menuntaskan stunting.
“Saya terenyuh dan terharu karena gerakan gotong royong stunting NTB ini luar biasa. Bahkan saya merinding waktu diberitahu anak SMP turut mengumpulkan telur,” jelasnya.
Selain Pemerintah Provinsi NTB, sejumlah Kabupaten/Kota juga mendapatkan penghargaan atas inovasi dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di masing-masing daerah di NTB. ***
Gotong Royong Bhakti Stunting di NTB Mengharukan
Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo mengaku merinding, gerakan bhakti stunting yang mengajak siswa SMP ikut mengumpulkan telur
MATARAM.LombokJournal.com ~ Pada saat menyerahkan penghargaan atas inovasi Gerakan Gotong Royong Bhakti Stunting di Provinsi NTB, Kepala BKKBN RI, Dr. (UC).dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), mengaku terharu dan terenyuh.
Hasto Wardoyo mengungkapkannya saat memberikan penghargaan gerakan Gotong Royong Bakti Stunting di NTB pada acara Forum Koordinasi Stunting dan Fasilitasi Koordinasi Satgas Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi NTB, di Hotel Prime Park, Kamis (10/08/23).
“Saya terenyuh dan terharu karena gerakan gotong royong bhakti stunting NTB ini luar biasa. Bahkan saya merinding waktu diberitahu anak SMP turut mengumpulkan telur,” jelasnya.
Piagam penghargaan dari BKKBN RI tersebut diterima Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalillah.
Wagub NTB mempersembahkan penghargaan kepada seluruh pihak yang turut andil dalam gotong royong bhakti stunting.
“Penghargaan (gotong royong bhakti stunting) ini untuk Kabupaten Kota, dan seluruh Kader Posyandu di NTB yang terus berjuang menurunkan angka stunting di NTB,” ucap Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub NTB.
Dengan penghargaan yang diraih, Ummi Rohmi berharap semangat NTB dalam mengentaskan angka stunting semakin membara.
Melalui peningkatan kualitas Posyandu Keluarga yang ada di setiap dusun, data by name by adress yang valid, serta gerakan gotong royong bhakti stunting ini, angka stunting di NTB bisa terus menurun.
Gerakan Gotong Royong Bhakti Stunting sendiri adalah sebuah gerakan yang mendorong seluruh OPD lingkup Pemprov NTB turun ke desa-desa dan memberikan edukasi serta bantuan telur kepada masyarakat.
Tak hanya OPD lingkup Pemprov saja, OPD lingkup Kabupaten pun kini ikut membantu, bahkan hingga ke sekolah-sekolah ikut bergotong-royong memberikan edukasi serta bantuan berupa telur ayam kepada masyarakat.
Selain Pemerintah Provinsi NTB, sejumlah Kabupaten Kota juga mendapatkan penghargaan atas inovasi dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di masing-masing daerah di NTB. ***
Bawaslu Duga Ada Oknum Pejabat Pemprov NTB tak Netral
MATARAM.LombokJournal.com ~, Dugaan adanya pelanggaran ketidaknetralan oknum pejabat tinggi Pemprov NTB, yang mengarahkan dukungan untuk pasangan Gubernur Zulkieflimansyah dan Wagub Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi), mendapat perhatian serius Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB.
Bawaslu akan menindaklanjuti laporan ketidaknetralan oknum pejabat Pemprov NTB itu.
Koordinator Devisi Penanganan Pelanggaran, Data Informasi Bawaslu NTB, Umar Ahmad Seth menegaskan, pihaknya sudah mengantongi bukti.
Bawaslu menduga, memang ada ketidak netralan pejabat Pemprov NTB yang mengarahkan dan mengkampanyekan Zul-Rohmi untuk lanjut pada periode kedua di Pilgub 2024.
Saat ini Bawaslu melakukan pendalaman atas pelaporan dari masyarakat itu.
“Yang pasti, dari bukti yang kita peroleh, memang ada tindakan ketidak netralan dari salah satu pejabat teras Pemprov NTB itu,” tegas Umar kepada awak media, Rabu (09/08/23).
Menurut Umar, dari bukti yang dikantongi pihaknya itu, Bawaslu sudah langsung bergerak dengan membentuk tim untuk melakukan kajian terkait pelanggaran oknumpejabat tersebut.
Langkah yang dilakukan Bawaslu adalah bentuk pencegahan terjadinya pelanggaran netralitas ASN.
“Yang perlu diingat untuk urusan Pemilu dan Pilkada sudah ada lembaga negara yg mengurusnya. Yakni, KPU dan Bawaslu. Di situ, ASN itu tugasnya harus fokus saja pada tugas dan fungsi yang sudah diamanatkan oleh negara. Dan bukan terlibat dalam bentuk politik praktis apalagi menjadi tim sukses paslon,” ujar Umar.
Ia memastikan, Bawaslu NTB akan melakukan pemanggilan pada oknum pejabat teras Pemprov tersebut untuk melakukan klarifikasi atas laporan masyarakat terkait sikap tidak netralnya tersebut.
Terlebih, dalam aduan dan bukti yang diperoleh Bawaslu itu, sudah ada perilaku ASN yang tidak baik yang dilakukan oknum pejabat teras. Hingga membawa nama organisasi kemasyarakatan (ormas) tertentu untuk memberikan dukungan pada Zul-Rohmi untuk lanjut pada periode kedua di Pilgub 2024.
“Insya Allah, besok kita akan panggil oknum pejabat teras Pemprov NTB itu. Nah, jika dari hasil klarifikasi kami, misalnya dia mengakui. Serta, ada pelanggaran, tentu kami akan langsung teruskan ke Komisi ASN,” kata Umar.
Diketahui, masa jabatan Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Wagub NTB Sitti Rohmi Djalilah akan berakhir 19 September 2023. Nantinya, untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut hingga saat Pilgub NTB, pemerintah akan menunjuk Penjabat Gubernur.***