Pemda KLU Serahkan 150 Paket Sembako untuk Nelayan 

Tiga desa nelayan mendapat paket sembako dari Pemda KLU yang diserahkan langsung oleh Bupati Djohan

TANJUNG,lombokjournal.com ~ Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (Pemda KLU)  membagikan 150 Paket Sembako untuk nelayan tiga desa di KLU, yaitu Desa Sukadana, Desa Gumantar, Desa Medana secara bergiliran, Kamis (13/10/22).

Pemda KLU menyerahkan 150 paket sembako di tiga desa nelayan

Penyerakan paket sembako yang bersumber dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mataram Timur itu dilakukan Bupati Lombok Utara H.Djohan Sjamsu di masing-masing desa 

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan, Ini Harapan Gubernur NTB

Saat menyerahkan paket sembako di Desa Medana Bupati Djohan menyampaikan, kehadirannya selain bersilaturahmi yaitu untuk membagikan paket sembako pada  nelayan. Program ini merupakan atensi pihak KPP Pratama Mataram Timur kepada masyarakat nelayan yang berada di Desa Mendana Kecamatan Tanjung setelah sehari sebelumnya di Desa Gumantar Kecamatan Kayangan dan Desa Sukadana Dana Kecamatan Bayan.

“Bantuan sembangko ini merupakan amanah dari KPP Mataram Timur, semoga dapat dimanfaatkan dan digunakan sebagaimana mestinya serta semoga dapat diterima dengan hati yang ikhlas,” tuturnya.

Masyrakat diminta sabar dalam menghadapi masalah terkait dengan perekonomian yang sedang melanda negara kita akibat Gempa, Covid-19 dan Wabah PMK.

“Harapan kita agar masyarakat dan pemerintah dapat kompak dalam membangun KLU karena pekerjaan tersebut akan terasa mudah jika dilakukan secara bersama-sama, dukung pemerintah daerah dalam menjalankan setiap tugasnya,” pinta bupati.

BACA JUGA: Bupati Djohan resmikan Masjid Silaturahim SMPN 3 Kayangan

Penyerahan secara simbolis paket sembako kepada perwakilan warga masyarakat dan dilanjutkan dengan foto bersama.***

 




Bantuan Kursi Roda di Hari Disabilitas di Lombok

Sambut hari Disabilitas, Rachmat Hidayat mengunjungi warga disabilitas di Dusun Lekong Narmada, Rachmat Hidayat dan bagikan bantuan kursi roda 

LOBAR.lombokjournaL.com ~ Menyongsong Hari Disabilitas Internasional atau International Day of Persons with Disabilities (IDPD) yang jatuh tanggal 3 Desember, Anggota Komisi VIII DPR RI dapil Lombok dari PDI Perjuangan, Rachmat Hidayat  membagikan bantuan kursi roda untuk warga disabilitas, Rabu (12/10/22).

Rachmat Hidayat didampingi Kepala Sentra Paramita, H. Sudirman dan Staff Paramita, Den Ardani AS, mengunjungi warga disabilitas di Dusun Lekong Dendek, Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Lombok Barat,

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan, Ini Haraoan Gubernur NTB

Rachmat Hidayat serahkan bantuan kursi roda karena prihatin

Selain itu juga mengunjungi Dusun Kalitemu, Desa Kalianyar, Kecamatan Terara, Lombok Timur.

Di Desa Dasan Tereng, Narmada, Rachmat membagikan kursi roda adaptif yang telah didesain sesuai kebutuhan pengguna.

 Penerima kursi roda tersebut adalah Rayudi Junanda (27) yang mengalami kelumpuhan akibat mengalami pengeroyokan. 

Bagian kepalanya dipukul, sehingga menyebabkan dia mengalami kelumpuhan setelah operasi.

Ibu Rayudi saat ini bekerja di luar negeri, sementara sang kakak berada di tahanan Lapas karena tersangkut kasus Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sementara ayahnya kini menganggur karena harus mengurusi anaknya.

Nurti (51) ayah Rayudi mengatakan anaknya dijemput, lalu tiba-tiba mendapat kabar anaknya dikeroyok oleh orang. Mirisnya, kasus pengeroyokan tersebut belum diusut pihak kepolisian.

“Setelah kejadian itu dia lumpuh. Sampai saat ini kasus itu tidak diproses (di Polsek Narmada),” katanya.

Sedangkan di Dusun Kalianyar, Lombok Timur, Rachmat Hidayat juga membantu memberikan bantuan kursi roda untuk dua kakak beradik penyandang disabilitas. 

Anak pertama bernama Lalu Hakim Wirapaksi (9) mengalami kelumpuhan akibat cerebral palsy (gangguan otot gerak). Dia diberi bantuan kursi roda adaptif. 

Sedangkan anak kedua bernama Baiq Arumi Zahra (1 tahun) yang mengalami epilepsi dan Dandy Walker Sindrom, dia juga diberikan bantuan Backsleep untuk terapi tangan dan kaki. 

Kepala Sentra Paramita, H. Sudirman mengatakan kedua orangtua anak penyandang disabilitas masih hubungan darah. 

Ayahnya berprofesi sebagai buruh harian lepas yang berpendapatan Rp500 per bulan. Sementara ibunya hanya berpenghasilan rata-rata Rp300 ribu per bulan.

“Menurut keterangan pemerintah desa setempat, kedua orangtua anak masih hubungan darah. Kondisi perekonomian mereka tidak cukup untuk membiayai pengobatan anaknya. Sehingga bantuan seperti ini terasa sangat berarti,” katanya.

Sang ayah, Lalu Golan, mengatakan anaknya Lalu Hakim mengalami kejang, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk diopname dua malam.

“Namun dalam seminggu sering kejang. Kita tidak punya biaya untuk pengobatan setelah mengetahui hasil scannya radang otak. Sekarang mengalami lumpuh layu,” ujarnya.

Kades Karang Anyar, Lalu Miswan Jayadi mengapresiasi kepedulian Rachmat Hidayat terhadap warganya yang mengalami kelumpuhan.

“Saya atas nama pribadi mewakili masyarakat mengucap beribu terimakasih atas perhatian Rachmat Hidayat yang membantu warga kami,” ujarnya.

Dia mengatakan, selain dua warga yang mengalami kelumpuhan ini, banyak warga juga yang memiliki rumah tidak layak huni dan hidup miskin.

“Bapak Rachmat Hidayat sudah menyuruh saya untuk mendata semua warga miskin dan yang memiliki rumah kumuh untuk selanjutnya akan dibantu,” katanya.

Rasa Kemanusiaan

Rachmat merasa sangat prihatin dengan kondisi perekonomian keluarga dan anak yang mengalami kelumpuhan, sehingga berupaya membantu dengan memberi kursi roda adaptif. Tidak hanya itu, dia dan keluarganya diberikan aneka makanan kaya nutrisi yang membantu gizi keluarga.

Rachmat Hidayat mengatakan, bantuan tersebut semata-mata soal kemanusiaan. Dia juga menugaskan para kader PDIP untuk mendata warga disabilitas dan miskin di desa masing-masing.

“Bantuan ini saya berikan bukan bermaksud apa-apa, tapi karena rasa kemanusiaan. Saya juga meminta para kader PDIP untuk mendata warga disabilitas maupun warga kurang mampu di desa-desa untuk kita upayakan bantuan,” katanya.

Pada dua lokasi tersebut, Rachmat Hidayat membagikan puluhan kursi melalui masing-masing DPC PDIP. Namun sejak jauh hari pembagian kursi roda terus dilakukan mencapai ratusan unit.

Dia mengatakan, bantuan tersebut berkaitan dengan posisinya di Komisi VIII DPR RI yang berkaitan dengan sosial.

“Saya sudah perintahkan pengurus partai dan konstituen untuk mendata warga masyarakat yang miskin, cacat, pedagang kecil, madrasah dan ponpes agar bisa diberikan bantuan langsung secara cepat tanpa prosedur yang berbelit plus tidak ada potongan apapun,” ujarnya.

BACA JUGA: Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal

Rachmat juga minta Kades Karang Anyar, Lalu Miswan Jayadi agar memanfaatkan dirinya sebagai anggota legislatif Dapil Lombok untuk bisa membantu warganya yang miskin. 

“Saya tadi ngomong sama Kades Karang Anyar agar mendata warganya yang rumahnya kurang layak, agar bisa diberikan bantuan Rehab RTLH,” ujarnya.

Dalam penyaluran bantuan sosial tersebut, hadir Ketua DPC PDIP Lombok Barat, HL Muhammad, Anggota DPRD Lombok Barat dari PDIP Dapil Narmada – Lingsar, Sardian, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP NTB, Endang Yulianti, Kasi Disabilitas Dinas Sosial Lombok Timur, Baiq Eni Iswantari dan Wakil Ketua 2 DPC PDIP Lombok Timur, Ahmad Amrullah. (*)

 




Bupati Djohan Resmikan Masjid Silaturahim SMPN 3 Kayangan 

Masjid Silaturahim, menurut Bupati Djohan berasal dari sumbangan masyarakat yang dikumpulkan melalui Mar-C

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, Djohan Syamsu mengucapkan terima kasih  kepada para Donatur dan para relawan dari Medical Emergenciy Rescue Committee (Mar-C) Mer-c yang berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan masjid, di Kompleks SMPN 3 Desa Gumantar, Kayangan.

BACA JUGA: Maulid Adat Bayan dan Sesait, Lestarikan Ritual Adat

Bupati Djohan ajak masyarakat makmurkan masjid Silaturahim

Bupati Djophan menyampaikan itu saat meremikan Masjid Silaturahim yang berada di Kompleks SMPN 3 Kayangan Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Rabu (12/11/22).

Masjid Silaturahim dibangun dengan sumber dana dari sumbangan masyarakat Indonesia melalui Mar-C.

Saat peresmian, selain Bupati Djohan Sjamsu, tampak hadir juga Kadis Dikbudpora KLU Adnan., M.Pd, Camat Kayangan Siti Rukayah, S.Pt, Kepala Cabang MER – C Mataram  dr. Ade Irma Ramdani, Kades Gumantar Japarti, Kapolsek Kayangan IPTU Hadi Suprayitno, S.Sos serta undangan lainnya.

“Setelah masjid ini kita resmikan, saya mengajak kepada kita semua khususnya yang berada di dalam SMPN 3 Kayangan ini untuk selalu memakmurkan masjid ini serta menjaga kebersihan,” ujarnya.

Masa depan Lombok Utara berada tangan generasi muda sebagai generasi penerus, karena itu rajinlah masuk sekolah dan belajar dengan baik.

Harapan kita output dari para siswa dan siswi di sekolah SMPN 3 Kayangan akan menjadi lebih baik dan dapat bersaing dengan sekolah yang ada di KLU.

Di tempat yang sama, Kadis Dikbudpora KLU Adnan mengatakan, akibat gempa bumi 2018 lalu masih banyak sarana pendidikan yang belum terbangun di Lombok Utara. 

Salah satunya SMPN 3 Kayangan meskipun bangunan secara fisik belum maksimal, tapi sudah masuk dalam katagori sekolah penggerak.

“Terimakasih para Donatur Mer-c yang telah memberikan sumbangan berupa satu unit bangunan masjid yang berada di kompleks SMPN 3 Kayangan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Cabang MER – C Mataram, Ade Irma Ramdani menceritakan, Merc didirikan pada tahun 1999 pasca Konflik Ambon  dan bergerak di bidang kedaruratan medis.

Ade mengatakan, pemberian nama Masjid Silaturahim sebagai bentuk pengingat tali persaudaraan silaturahmi, antara Mar-C dengan masyarakat di Desa Gumantar.

BACA JUGA: Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal

“Haparan kita dengan telah selesai di bangun Masjid ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar,  khususnya bagi tenaga pendidik dan Siswa siswi  SMPN 3 Kayangan,” harapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan peresmian oleh bupati bersama dengan Kepala Cabang Mer-c.***

 

 

 




Sinergi Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa Tangani Banjir Bandang

Gerak Cepat Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa, melakukan sinergi pemberian logistik korban banjir bandang di Lunyuk 

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Sedikitnya ada 1345 KK atau 4.035 Jiwa yang terdampak dan 5 Desa serta  beberapa Kelurahan (Dusun)  yang terdampak akibat banjir bandang. 

Ada Desa Emang Lestari, Desa Lunyuk Ode, Desa Perung, Desa Sukamaju dan Desa Lunyuk Rea.  

BACA JUGA: Aspirasi Warga, Gubernur NTB Kordinasi dengan Instansi Terkait

Pemkab Sumbawa dan Pemprov NTB melakukan sinergi mengirim bantuan logistik

“Tidak ada korban meninggal, luka atau hilang dalam kejadian tersebut, namun harta benda dan barang rumah tangga warga, ikut terendam dan terbawa banjir,” terang Kepala BPBD Provinsi NTB, H. Sahdan, ST., MT, Rabu (12/10/22) di Mataram.

Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, bergerak cepat menangani banjir bandang yang menerjang Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (09/10/22) yang lalu. 

Kepala BPBD Provinsi NTB, H. Sahdan, ST., MT. mengatakan, Pemerintah Provinsi NTB melalui BPBD dan Dinas Sosial Provinsi NTB bergerak cepat, pada hari Minggu (09/10). pihaknya saling koordinasi dan komunikasi dengan Pemkab. Sumbawa melalui BPD dan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa.

“Penangan  cepat yang dilakukan adalah pemberian logistik kepada masyarakat yang terdampak,” kata Kalak BPBD NTB. 

Pemberian Logistik seperti makanan siap saji, biscuit, mi instan, selimut, matras, terpal,  Tandon Air, Obat-obatan, Perlengkapan Balita , Family Kit  dan kebutuhan mendesak warga lainya. 

Termasuk pendataan infrastruktur yang rusak, baik itu rumah masyarakat dan fasilitas umum lainnya. Sehingga dari data tersebut, pihaknya membuat laporan kejadian bencana agar penanganan kedepan cepat dan terarah.

Tidak hanya itu, beberapa fasilitas juga ikut terkenan dampak banjir, seperti 2 unit rumah warga rusak berat, fasilitas Pendidikan ada seperti satu SMK Pertanian NW Molong  dan tembok beberapa sekolah dan rumah beberapa warga juga roboh.

Termasuk terkait talang air daerah irigasi Pelara Lunyuk yang rusak dan jembatan airnya, akan segera ditangani melalui koordinasi dengan BWS dan Dinas PUPR NTB.

Dikatakan Sahdan, penyebab bencana terjadi Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kecamatan Lunyuk dan sekitarnya.

Banyaknya Lahan Tandus akibat penebangan liar sehingga mengurangi intensitas penyerapan air tanah. Dan Banyaknya penumpukan sampah dan sedimentasi di area aliran sungai yang mengakibatkan terjadinya pendangkalan dan penyumbatan aliran air sungai.

BACA JUGA: Tenaga Ahli DPD RI: NTB C are Luar Biasa

“Pemerintah daerah melalui BPBD menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan siap siaga terhadap kemungkinan terjadi banjir susulan ketika terjadi hujan lebat yang intensitasnya cukup lama. Begitupun Pemerintah desa dan toga/toma harus mengenal betul ancaman bencana yg terjadi desanya serta harus berusaha mengurangi resikonya dengan membangun ketangguhan di desa ini langkah ke depan,” imbaunya.***

 

 

 




Pembangunan Penutupan Atap Kantor Pusat Bank NTB Syariah 

Topping Off Ceremony Proyek Pembangunan Kantor Pusat Bank NTB Syariah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gedung Kantor Pusat Bank NTB Syariah Komplek Islamic Centeri memiliki 5 lantai ke atas dan 1 lantai ke bawah (basement). 

Dari 1,5 hektare lahan pembangunan gedung ini, didedikasikan seluas 30 are untuk taman kota yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat NTB dengan dilengkapi Amphitheater (bangunan untuk pertunjukan).

BACA JUGA: Merubah Indonesia, Kirim 100 Ribu Sekolah Ke Luar Negeri

Kukuh Raharjo mengatakan poembangunan Kantor PT Bank NTB Syarfiah juga mencakup 22 kantor cabang

Direktur Utama PT. Bank NTB Syariah, H. Kukuh Rahardjo menjelaskan itu saat Topping Off Ceremony proses pengecoran Penutupan Atap pada Proyek Pembangunan Kantor Pusat Bank NTB Syariah Komplek Islamic Center, Selasa (11/10/22), yang dihadiri Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.

“Kantor pusat ini memiliki konsep terbuka satu sama lain, sehingga nantinya di lantai 4 akan dijadikan lantai kerja yang terdiri dari beberapa divisi dan kantor ini akan dipersiapkan apabila Bank NTB Syariah berkembang untuk 15-20 tahun kedepan,” ucap Kukuh.

Dijelaskan, melihat perkembangan yang ada, bukan hanya Kantor Pusat Bank NTB Syariah yang dilakukan pembangunan tetapi hampir 22 kantor cabang juga dilakukan renovasi dan pembangunan.

“Kami ingin memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, agar masyarakat juga bisa merasakan nanti nikmatnya bertransaksi di Bank NTB Syariah,” ungkap Kukuh.

Sementara itu, perlu diketahui bahwa tercatat Aset PT. Bank NTB Syariah sampai dengan September 2022 bernilai sekitar 13,3 Triliun, secara keseluruhan dengan pembiayaan sekitar 8,6 Triliun, laba 132 Miliar, dan modal sebesar 1,5 Triliun.

“Merujuk pada POJK 12/2020, kalau kami punya modal perkiraan sampai tahun 2024 itu adalah 1,7 T maka itu akan mendilusi saham-saham pemegang saham yang cukup besar, kita akan cari strategi yang masuknya pemodal itu eligible nya antara 50-100 M,” tutur Kukuh ketika ditanyai strategi terkait pemenuhan modal.

BACA JUGA: Shell Eco Marathon, NTB Juga Produksi Kendaraan Listrik

Kukuh berharap ke depan strategi untuk pemenuhan modal melalui pihak ketiga yang telah didiskusikan dengan perwakilan pemegang saham dan Biro Ekonomi Provinsi NTB, dapat berjalan dengan baik dan bisa tercapai sesuai yang diinginkan bersama. ***

 

 




Mulud Adat Bayan, Ini Harapan Gubernur NTB 

Gubernur NTB Ikuti Prosesi Perayaan Mulud Adat di Kecamatan Bayan, ia mengajak seluruh pihak perhatian serius pada tradisi

KLU.lombokjournal.com ~ Para stakeholders dan seluruh pihak diajak serius memberikan perhatian terhadap tradisi dan budaya agar tetap lestari dan terpelihara.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan itu saat mengikuti rangkaian prosesi Mulud Adat di Kecamatan Bayan, Kab. Lombok Utara, Selasa (11/10/22). 

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan dan Sesait, Melestarikan Ritual Adat

Gubernur NTB menyatakan perlunya program konkrit untuk melestarikan tradisii seperti Mulud Adat

“Seiring dengan berjalannya waktu, nampaknya kita harus memberikan perhatian serius pada acara-acara adat kita untuk bisa kita lestarikan di hari-hari yang akan datang,” ujar Gubernur. 

Bang Zul, sapaannya menyatakan, program-program yang konkrit sangat dibutuhkan guna menyiapkan para generasi muda untuk melestarikan tradisi dan budaya tersebut. Memberikan  beasiswa hospitality atau pariwisata untuk masyarakat Kab. Lombok Utara adalah salah satu contohnya. 

“Disini ada Direktur Poltekpar, nanti saya bisa lobi dengan Pak Menteri (Pariwisata) agar beliau ada beasiswa hospitality dari anak-anak Lombok Utara, supaya nanti punya harapan untuk mendapat pendidikan yang lebih baik di masa yang akan datang,” kata Bang Zul.

Lebih lanjut dikatakan, menjadi tuan rumah dari berbagai event internasional tentunya harus menjadikan masyarakat NTB memiliki tradisi yang unik dan menarik, sehingga bisa dinikmati para wisatawan.

Senada dengan hal itu, Bupati KLU, Djohan Syamsu  juga berharap masyarakat dapat terus melestarikan kegiatan dan tradisi yang ada sehingga dapat disuguhkan ketika banyak wisatawan datang ke KLU. 

“Alhamdulillah, negara sudah mengakui keberadaan masyarakat adat kita. Sebagai pemerintah daerah tentu kita harapkan kegiatan seperti ini terus kita lakukan. Dan sebagai daerah wisata tentu jadi salah satu yang kita suguhkan kepada para wisatawan kita,” kata Bupati. 

Maulid Adat Bayan sendiri dilaksanakan di sejumlah desa selama dua hari. Banyak wisatawan domestik dan mancanegara yang sengaja datang ke Bayan untuk menyaksikan tradisi tahunan ini karena daya tariknya yang besar.

Maulid Adat Bayan menjadi sangat menarik karena adat dan tradisi para leluhur masih terpelihara dengan baik sampai ke generasi sekarang.

Sebelumnya,  Gubernur NTB bersama OPD terkait lungkup Provinsi NTB,  Bupati dan anggota Forkompinda Lombok Utara menerima Sembek Adat dari Pemangku Adat Bayan Bleq sebagai rangkaian awal dimulainya prosesi perayaan Mulud Adat,  Bayan,  Lombok Utara di Balai Adat Bayan Bleq. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal

Gubernur NTB mengajak semua pihak melestarikan ,Mulud Adat

Setelah mengikuti acara Maulud Adat, Gubernur NTB pun berkeliling melihat-lihat Desa Adat dan Masjid Kuno Bayan. 

Hadir mendampingi Gubernur pada acara tersebut yaitu, Kepala Dinas Dikbud Provinsi NTB, Ka. UPT Samsat KLU, BPPD Provinsi NTB, dan para stakeholders lainnya. ***

 




Mulud Adat Bayan Dan Sesait, Lestarikan Ritual Adat

Bupati Lombok Utara bersama Gubenur NTB hadiri perayaan Maulid atau Mulud adat di Bayan dan Sesait untuk lestarikan tradisi

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Tradisi Maulid Adat Bayan atau masyarakat lebih mengenal dengan kata ‘Mulud’ adat ialah suatu tradisi yang terus menerus dilaksanakan dan dilestarikan oleh Masyarakat Adat yang berbeda di wilayah Timur Kabupaten Lombok Utara untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan oleh masyarakat adat secara  turun-temurun.

BACA JUGA: Bunda Niken Nonton Pertunjukan Teater Puteri Mandalika

Bupati Lombok Utara menyambut Gubernur NTB saat acara Mulud adat Bayan

Tahun ini Maulid adat yang dilaksanakan oleh masyarakat adat di Bayan dan Sesait dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Utara H.Djohan Sjamsu SH, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, M.Sc, Wakil Bupati  Danny Karter Febrianto Ridawan,ST, M.Eng, Direktur Poltekpar Lombok, para Kepala PD NTB dan KLU, Camat Bayan Denda Puniwarni., SE Serta undangan lainnya (11/10/22).

Pada kesempatan itu Bupati Djohan Sjamsu menyampaikan pada dasarnya Negara kita sudah mengakui keberadaan dari masyarakat adat di Indonesia tak terkecuali  masyarakat adat yang ada di Lombok Utara lebih khususnya Bayan.

“Semoga ritual adat ini tetap kita lestarikan bersama lebih khususnya anak-anak generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi,” ujarnya.

Harapan kita maulid adat bisa dilestarikan sampai generasi – generasi yang akan datang, supaya tetap terjaga kelestarian budaya yang daerah kita miliki.

Sementara itu Gubernur NTB Dr Zul menyampaikan, Provinsi NTB sekarang sering dijadikan tempat penyelenggaraan even-even bertaraf Internasional. Oleh karenanya kita harus menyiapkan sumber daya manusia untuk ikut berpartisipasi di dalamnya.

BACA JUGA: Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal

Berlangsungnya ritual Mulud adat Bayan

“Pemerintah NTB telah menyiapkan upaya untuk terus meningkatkan SDM Putra dan Putri NTB salam satunya dengan beasiswa baik lewat jalur prestasi maupun bagi yang tidak mampu,” tuturnya.

Harapan kita semua untuk terus melestarikan tradisi maulid adat sebagai wujud kita melestarikan budaya di daerah Provinsi NTB.***

 

 




Merubah Indonesia, Kirim 100 Ribu Sekolah Keluar Negeri

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB, mengungkapkan cara merubah Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sangat mudah merubah Indonesia, dengan cara mengirimkan anak-anak dalam negeri untuk bersekolah di berbagai penjuru dunia. 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul mengatakan itu saat membuka acara Seminar Nasional (Rakornas) Asosiasi Program Studi Informatika (APSI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (PTMA) yang berlangsung di Hotel Grand Legi, Mataram, Selasa (11/10/22).

BACA JUGA: Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal 

Bang Zul mengatakan, cara merubah Indonesia dengan mengirim 100 ribu pelajar ke luar negeri

“Gampang sekali merubah Indonesia ini, dengan mengirim setiap tahun 100 ribu anak muda dalam negeri maka Indonesia akan berubah sendiri, dari luar negeri mereka akan mengguncang dunia,” tutur Bang Zul. 

Bang Zul juga berpendapat, agar Prodi Informatika dapat mendiskusikan berbagai ilmu dengan memanfaatkan momen tempat wisata yang ada di sekitar NTB, seperti di Gili Trawangan, Sembalun, Mandalika dan lain sebagainya. 

“Ajaklah berjalan-jalan, sehingga Prodi Informatika betul-betul kaya dengan sentuhan manusia, dulu waktu saya kuliah teman teman saya menjelaskan digitalisasi ribet banget, susah ditangkap dengan bahasa umum, jarang ada yang mampu bercerita dengan ilustrasi,” tuturnya.

Adanya Beasiswa NTB memberikan kesempatan bagi putra putri daerah untuk dapat bersekolah di luar negeri dan tentu menjadi kesempatan untuk terus meningkatkan kapasitas diri. 

“Beasiswanya NTB tidak harus pulang ke NTB, kalau mereka bisa menjadi diaspora yang menyebar ke seluruh dunia menurut kami jauh lebih menghasilkan cita-cita bersama,” ungkapnya

Bang Zul juga berpesan, sehebat apapun teknologi tidak dapat menggantikan jiwa dan rasa kemanusiaan yang harus dijaga dan tetap diasah.

BACA JUGA: Shell Eco Marathon, NTB Juga Produksi Kendaraan Listrik

“Kita tidak akan pernah bisa menggantikan jiwa dan rasa kemanusiaan kita yg paling berharga,  maka teknologi boleh saja maju tetapi kemanusiaan kita harus tetap dijaga dan diasah untuk terus saling menguatkan demi kemajuan, kesejahteraan dan kebahagiaan bersama,”  pesannya.***

 

 

 




Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal

Wagub NTB menyampaikan, posyandu keluarga bisa dijadikan pusat edukasi berbasis dusun, misalnya edukasi perkawinan anak

LOTENG.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., menekankan kepada Kepala Desa dan Kepala Dusun setempat tidak boleh mempermudah mengirim pekerja ke luar negeri secara ilegal, bisa dikenakan Pasal 81 UU PPMI (Perlindungan Pekerja Migran Indonesia).

Wagub NTB MELARANG PENGIRIMAN BURUH MIGRAN SECARA ILEGAL

“Saya tidak melarang buruh ke luar negeri, kalau pekerjaan dan jaminannya bagus, melalui prosedur legal, ada pelatihannya sebelum berangkat, yakin pasti dapat rezeki”, tutur Ummi Rohmi, sapaan akrabnya, pada kegiatan Kunjungan Posyandu Keluarga di Kantor Desa Puyung, Jonggat, Lombok tengah, Selasa (11/10/22).

BACA JUGA: Shell Eco Marathon, NTB Juga Produksi Kendaraan Listrik 

Dijelaskan, hampir 100 persen pekerja yang bermasalah di luar negeri adalah buruh migran yang ilegal. Sebagian besar akhirnya ditelantarkan, disiksa, hingga sulit untuk dihubungi dan tidak bisa kembali ke tanah air.

Pada kesempatan yang sama, Ummi Rohmi menyampaikan. posyandu keluarga bisa dijadikan pusat edukasi berbasis dusun. Contohnya dengan edukasi masalah perkawinan anak, dimana para kader bisa memberikan pemahaman kepada anak-anak untuk fokus sekolah dan jangan dulu menikah.

“Lombok Tengah ini sekarang pusat pariwisata dunia, kita akan didatangi oleh seluruh dunia maka kita harus sehat, tentunya posyandu menjadi instrumen yang sangat penting untuk tindakan pencegahan terutama di bidang kesehatan”, ungkapnya.

Koordinator Kader Posyandu, Ayu Anggaraini menjelaskan, sasaran Posyandu Keluarga Desa Puyung sebanyak 117 anak dengan angka stunting sebanyak 28 anak.

BACA JUGA: Tenaga Ahli DPD RI: NTB Care Luar Biasa

“Kami sudah memberikan intervensi kepada keluarga yang memiliki anak stunting, seperti sosialisasi untuk edukasi terkait stunting, serta pemberian TMT (Makanan Tambahan) protein seperti telur”, pungkasnya. ***

 




Shell Eco Marathon, NTB Juga Produksi Kendaraan Listrik 

Evebt Shell Eco Marathon Indonesia 2022, saatnya  menunjukkan pada dunia luar NTB juga menghasilkan produk kendaraan listrik

MATARAM.lombokjournal.com ~ Shell Eco Marathon untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di Indonesia pada tahun 2022 ini, yaitu di Pertamina Mandalika International Street Circuit, 11 hingga 15 Oktober 2022.

Sebagai tuan rumah, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah, berharap momentum ini dapat membuka mata dunia, Provinsi NTB juga mampu berinovasi mengembangkan kendaraan hemat energi dan ramah lingkungan. 

BACA JUGA: Tenaga Ahli DPD RI: NTB Care Luar Biasa

Gubernur NTB mengatakan adanya ecent shell eco Maraton, menunjukkan NTB jugha memproduksi kendaraan hemat energi

“Mudah-mudahan bukan saja sekedar event, tapi juga agar dunia luar bisa mengetahui, dari NTB juga bisa menghasilkan produk kendaraan listrik dari universitas maupun SMK yang ada di NTB,” harap Bang Zul sapaan akrab Gubernur, di Ruang Kerjanya, ketika mengikuti kegiatan The Weekly Brief With Sandi Uno, melalui virtual, Senin (10/10/22).

Selain itu, pada rapat yang dipimpin Menteri Priwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno,  Bang Zul juga berharap, ke depan pelaksanaan Shell Eco Marathon ini dapat dilaksanakan secara terbuka untuk umum. 

Sehingga masyarakat dapat menyaksikan inovasi-inovasi yang dilahirkan oleh generasi-generasi muda berbakat dari seluruh dunia.

“Untuk itu tahun depan kita upayakan  agar event eco shall ini bersifat terbuka,” harapnya.

Event Shall Eco Marathon ini merupakan kompetisi inovasi global yang menantang generasi muda untuk mendesain, mengembangkan dan menguji kendaraan hemat energi. 

BACA JUGA: Bimtek Anti Korupsi untuk Pelaku Dunia Usaha

Ada lebih dari 800 orang tim mahasiswa, akademisi, tamu undangan dan panitia yang hadir pada Shell Eco Marathon Indonesia di Lombok.***