Program Beasiswa NTB Dikenalkan pada Mahasiswa Dompu

Gubernur NTB kenalkan program Beasiswa NTB yang akan berlangsung seterusnya

DOMPU.lombokjournal.com ~ Program Beasiswa NTB sebagai bentuk wujudkan cita-cita Pemprov NTB untuk mengirimkan 1000 muda-mudi NTB untuk studi ke luar negeri.

Pengenalan program Beasiswa NTB disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah kepada Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Yayasan Pendidikan Islam (YAPIS) Dompu.

Saat itu Bang Zul sapaan Gubernur NTB memberikan kuliah umum kepada mahasiswa dengan tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam dalam Mewujudkan Dompu Mashur dan NTB Gemilang” bertempat di STKIP YAPIS Dompu, pada Selasa (18/10/22).

BACA JUGA: Roadshow Industrialisasi di Kabupaten Dompu

Bang Zul mengenalkan program beasiswa NTB ke mahasiswa Dompu

“Insya Allah program beasiswa ini akan tetap dilanjutkan sampai seterusnya, karena menurut saya, anak-anak NTB ini luar biasa potensinya untuk dikirim ke luar negeri,” tutur Bang Zul. 

Ia juga berharap mudah-mudahan di luar negeri anak-anak NTB bisa sadar kalau mereka tidak kalah dengan orang yang berkulit putih dan bermata biru. Sehingga bukan hanya sanggup menjadi pemimpin di Dompu tapi juga di NTB bahkan di Indonesia. 

Menurut Bang Zul, Sumber Daya Alam (SDA) itu penting, tetapi Sumber Daya Manusia (SDM) jauh lebih penting. Banyak dilihat sekarang masyarakat Dompu mulai percaya bahwa Dompu punya hasil tambang emas yang luar biasa. Begitu yang diberitakan. 

“Jangan gampang terbuai akan berita, karena gampang terjebak oleh retorika. Oleh karenanya, kami kawal dengan memberikan beasiswa pada anak-anak Dompu untuk belajar tentang teknik pertambangan agar paham dan tidak mudah dibohongi orang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR, Ir. H. Ridwan Syah, turut menyampaikan, masyarakat Dompu harus mulai berpikir, untuk mengadakan event internasional itu SDM nya juga harus siap, hospitality dan wawasan pengetahuan SDM nya perlu diasah. 

“Masyarakat NTB harus mulai berubah mindsetnya, dengan kedatangan tamu-tamu dari luar setiap tahunnya, akan menjadikan orang NTB yang berpikiran dan berwawasan global”, ucapnya. 

BACA JUGA: Ulama Jangan Jauhi Politik, Ini Harapan Bang Zul

Selanjutnya, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Peresmian Lapangan Futsal, serta Pembagian Sembako bagi dhuafa.

 




Ulama Jangan Jauhi Politik, Ini Harapan Bang Zul

Sebagai orang-orang baik, maka ulama diharapkan Bang Zul memberi kontribusi positif terhadap kehidupan politik 

DOMPU.lombokjournal.com ~ Para Ulama diharapkan agar tidak menjauhi politik, sebaliknya sebagai orang-orang baik seharusnya bisa terjun memberikan kontribusi yang positif terhadap politik di negeri ini. 

Hal tersebut disampaikan Bang  Zul, sapaan akrab Gubernur NTB,  Zulkieflimansyah, saat audiensi bersama Tokoh Masyarakat Desa O’o, Dompu Timur, Selasa (18/10/22).

BACA JUGA: Roadshow Industrialisasi di Kabupaten Dompu

Kata Bang Zul, ulama harus masuk ke politik agar kekuasaan tidak di tangan orang jahat

“Jangan alergi dengan politik, karena kalau orang-orang baik jauh dari politik maka kekuasaan akan berada di tangan orang jahat,” tutur Bang Zul.

Ia menambahkan, dengan memiliki kekuasaan, seorang pemimpin bisa menentukan nasib orang banyak juga menolong orang miskin dan orang yang lemah dengan kekuasaan yang ada. 

Sementara itu, Mantan Ketua Adat Donggo, Dompu, Haidir menyampaikan, seiring dengan meningkatnya Dakwah Islam, kemajuan dari pembinaan moral masyarakat Dompu sangat baik. 

“Cara pandang kami terhadap negara dan politik itu sudah banyak berubah dan kami juga sekarang banyak terlibat untuk membina bersama umat berjuang untuk mempertahankan negeri,” ucap Haidir. 

Di sisi lain, mayoritas penduduk Kabupaten Dompu adalah petani. Masyarakat berharap pemerintah setempat dapat mengantisipasi dan menetapkan harga pupuk yang pasti untuk para tani.

Tahun kemarin pupuk non-subsidi dapat dibeli dengan harga Rp 450.000 per sak, tetapi sekarang naik hingga Rp 600.000 per sak.

Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, ST., menjelaskan bahwa, untuk stok pupuk para petani sebenarnya sudah cukup, tetapi adanya penjarahan menyebabkan pupuk tidak terdistribusi dengan maksimal. 

BACA JUGA: Program Beasiswa Dikenalkan pada Mahasiswa Dompu

“Para distributor pupuk sudah berjanji, bagi pengecer yang bermain-main akan langsung kami cabut izinnya,” pungkas Syahrul.***

 




Roadshow Industrialisasi di Kabupaten Dompu

Saat melakukan roadshow industrialisasi di Dompu, Gubernur NTB mengatakan, suatu daerah mencicipi kesejahteraan dari pembangunan karena industrialisasi

DOMPU.lombokjournal.com ~ Industrialisasi merupakan salah satu program unggulan Gubernur NTB saat ini, tujuannya meningkatkan nilai tambah seluruh sektor ekonomi dengan sektor industri sebagai leading sector-nya. 

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan, tidak mungkin suatu negara maupun suatu daerah mencicipi kesejahteraan dari pembangunan tanpa adanya industrialisasi. 

BACA JUGA: Industrialisasi di Masa Depan Tergantung Peran Milenial

Gubernur NTB mengatakan, tidak mungkin daerah mengecap kesejahteraan tanpa industrialisasi

Hal tersebut disampaikan Bang Zul, sapaannya, ketika menjadi narasumber pada kegiatan Road Show dan Talk Show dalam gelaran “Sinergitas Pengembangan SDM Industri dalam mendukung Industri Prioritas di Kabupaten Dompu” yang diselenggarakan di halaman Kantor Bupati Dompu, Selasa (18/10/22). 

“Industrialisasi adalah keberanian daerah kita, berani untuk mengolah bahan baku yang ada sehingga nilai tambahnya menjadi lebih tinggi dan hasilnya lebih baik untuk kemakmuran bersama,” tutur Bang Zul. 

Perlu diketahui, mata pencaharian masyarakat Kabupaten Dompu di dominasi oleh 3 faktor yakni, bidang peternakan, pertanian, dan perikanan yang memberikan kontribusi PDRB sebesar 80 persen. 

Pada kesempatan yang sama, Bupati Dompu, H. Kader Jaelani mengatakan, jika hal tersebut dimanfaatkan dengan tepat, maka peluang bagi pelaku usaha baru sangat luas sehingga dapat menekan angka pengangguran. 

Dijelaskan, disamping pemanfaatan lembaga ekonomi sebagai penentu harga komoditi, juga dapat memberikan peluang kepada petani untuk memperbaiki sistem budidaya dan peningkatan kemampuan pengelola hasil produksi. 

Sehingga, harapan ke depan petani bisa memperoleh keuntungan yang layak. 

Saat ini, Pemda Dompu juga terus mengupayakan bimbingan terhadap masyarakat petani agar tidak hanya menjual produknya, tapi juga memunculkan usaha-usaha kecil yang nantinya akan didorong oleh Bank Indonesia sehingga bisa lebih meningkatkan pendapatan masyarakat. 

BACA JUGA: Industrialisasi Jadi Pilihan Hadapi Ekonomi Global

“Kita tidak perlu membicarakan industrialisasi yang besar, cukup yang kecil tapi dampak luar biasanya bisa menyerap tenaga kerja yang cukup,” kata Bang Zul. ***

 




Kisruh Kapal Cepat Dengan Koperasi Karya Bahari di Gili 

Adanya kisruh antara pihak Kapal Cepat yang menuju tiga Gili dengan anggota Koperasi Karya Bahari belum ada titik temu

Penulis: Jaharudin, Wartawan

GILI.lombokjournal.com ~ Bermula dari pelaku kapal cepat rute Bali-Gili melaporkan bahwa Minggu (19/06/22) ada upaya pengadangan di Gili terhadap kapal cepat atau fast boat yang mengangkut wisatawan.

Isu yang berkembang saat itu tentang adanya peristiwa pengadangan dilakukan oleh sejumlah Anggota Koperasi Karya Bahari (KKB), yang katanya Fast Boat diarahkan ke Pelabuhan Bangsal sebagai pusat bongkar muat. 

BACA JUGA: Masyarakat Gili Trawangan Lega, Kerjasama Pemanfaatan Tanah Ditandatangani

Selanjutnya KKB yang akan angkut penumpang dengat Boat KKB ke tiga Gili. 

“Ini akan jadi berita dunia Pak, pariwisata Lombok akan hancur apabila terjadi ego seperti ini,” tegas pelaku kapal cepat yang enggan disebutkan nama ini.

Menyikapi isu ini, Ketua KKB Sabarudin, membantah telah melakukan pengadangan. 

Ditegaskannya bahwa, Fast Boat tetap boleh turunkan penumpang di Gili, dan ia pun berkilah. “Tdk bener kita cuman mau angkut penumpang yg sdh ada di gili untuk ke bangsa setelah di bangsal terserah mau ke mana,” kata Sabaruddin..

Melalui konfirmasi melalui WA atau WharsApp Sabaruddin juga menegaskan, Fast Boat boleh menurunkan penumpang, dan masalah kapal kami tidak boleh mencegah, karna itu wewenang Sahbandar. Itu penegassan Sabarudin.

Hari demi hari, kisruh antara kedua belah pihak – antara pihak kapal cepat dan pihak Koperasi Karya Bahari – tak menuai penyelesaian yang berarti. Sementara pihak Pemda Kabupaten Lombok Utara sudah berupaya menengahi, tepat hari Senin (04/07/22), dilakukan “Konferensi Pers” yang dilaksanakan di Aula pertemuan Setda KLU.

Pada sesi diskusi,  kedua belah pihak masing masing membacakan sikap yang memuat beberapa item, pernyataan untuk  menjalin kerja sama (bisnis to bisnis).

“Sepakat secara lisan disampaikan tidak akan mengulangi peristiwa tanggal 19 Juni 2022”.

Pernyataan itu disaksikan oleh Bupati Lombok Utara, H Djohan Syamsu,SH, Asisten II Rusdi,ST, Polres Lombok Utara, melalui Waka polres, Kompol Samnurdin, SH, anggota anggota masing masing dan segenap awak media.

Kompol Samnurdin mwngatakan, “untuk sementara pihaknya menempatkan personel di beberapa titik pengangkutan penumpang, untuk menjaga keamanan serta mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan.”

Sementara Kepala UPP Kelas II Sahbandar Pemenang, Heru Supriadi mengaku, pihaknya tidak tahu menahu ada perjanjian yang dibuat pihak Koperasi Karya Bahari dengan pihak penyedia kapal cepat.

Sedangkan dalam aturan secara umum dermaga Gili merupakan kolam dari Pelabuhan Pemenang, sehingga aturannya pun sama. Yaitu semua penyedia jasa diperbolehkan melakukan bongkar muat selama sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Terkait masalah penolakan kemarin sampai saat ini, tidak ada regulasi larangan untuk bongkar muat di kawasan Gili. Dari kami tidak mengetahui adanya perjanjian dari pihak koperasi dengan pengusaha kapal,” tegasnya Heru.

Heru mengaku menyesalkan adanya penghadangan itu. Mestinya jika memang belum ada kesepakatan, tidak perlu ada kesan pemaksaan. “KKB ini kan bukan regulator, bukan petugas. Kapasitas apa mereka untuk melarang,” sesalnya.

Adanya dermaga di Gili itu tujuannya untuk mempermudah wisatawan yang berkunjung. Dengan begitu maka kapal tentu bisa memanfaatkan fasilitas tersebut. “Nah sekarang sudah dipermudah kenapa harus dipersulit,” jelasnya.

Penulis mengamati, apa yang disampaikan kedua belah pihak dalam forum tak ada kepastian hukum. Kedua belah pihak hanya sebatas berkeinginan dan bukan merupakan kesepakatan tertulis yang di tanda tangani kedua belah pihak yang bertikai. 

BACA JUGA: Scoot Airlines Buka Penerbangan Langsung Lombok-Singapura

Diprediksi masalah tersebut akan berlarut dan menjadi preseden buruk terhadap citra pariwisata khusunya di tiga Gili, (Terawangan,Meno dan Air). 

Singkatnya, Bupati Lombok Utara menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor : 043/447/…. Tertanggal 06 Oktober 2022 yang di tujukan:

 Kpd, Yth UPP Kelas II Pamenang. 

Isi Surat Edaran :

Guna mendukung pelayanan wisatawan dan optimalisasi penerimaan daerah melalui retribusi PAD sektor pariwisata, khususnya yang berasal dari destinasi 3 (tiga) Gili, bersama ini disampaikan rekomendasi sebagai berikut:

  1. Proses bongkar/penurunan penumpang kapal cepat dari Bali dilakukan di Dermaga 3 (tiga) Gili;
  2. Untuk proses pemberangkatan seluruh kapal cepat rute Bangsal – Padangbai diberangkatkan dari Pelabuhan Bangsal:
  3. Penumpang yang berasal dari 3 (tiga) Gili diangkut oleh armada pelayaran rakyat yang diselenggarakan oleh Koperasi Karya Bahari.

Melalui pola tersebut diharapkan terwujudnya keadilan antar pelaku transportasi, dan sinergitas/kerjasama antara Pemerintah Daerah (Dinas terkait) dengan koperasi angkutan lokal dalam penarikan retribusi PAD yang lebih efektif, dengan tetap menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang. Uji coba pelaksanaan pola tersebut sekiranya dapat dilaksanakan pada minggu ke 2 (dua) bulan oktober 2022.

Atas kerjasamanya yang baik diucapkan terima kasih.

Ttd

Bupati Lombok Utara                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Djohan Samsu,SH

Kaitan dengan surat edaran (SE) Bupati Lombok Utara yang berisikan tiga (3) Poin, satu di antaranya yaitu Poin ke tiga (3) belum bisa di terima oleh para pelaku pariwisata di tiga Gili. 

Mereka para pengusaha properti yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu merasa prihatin, jika para wisatawan atau penumpang yang berasal dari 3 (tiga) Gili diangkut oleh armada pelayaran rakyat yang diselenggarakan oleh Koperasi Karya Bahari. 

Bayangkan saja kalau mereka bawa barang banyak dan pasti resikonya pun banyak baik kos, tenaga dan waktu. 

Pertanyaan penulis : 

– Dimana Kenyamanan Berwisata ..?

– Apa Menjamin Keamanan penyebrangan dengan kondisi alam seperti ini ..?

– Apa iya kita harus mengorbankan pajak hotel yang lebih besar retribusinya terhadap daerah daripada mementingkan pungutan retribusi yang hanya 10 ribu rupiah.

Kalau terus di pertahankan mekanisme seperti ini maka jangan heran 6 bulan ke depan kawasan Gili Tramena ini akan menjadi sepi dari pengunjung.

Jangan hanya karena masalah sistem yang keliru, kawan kawan travel agen saat ini mulai berbenah untuk memperbaiki kawasan Nusa Penida dan Lembongan dan tidak menutup kemungkinan juga Labuan Bajo jauh lebih indah di bandingkan dengan 3 Gili yang kita miliki.

BACA JUGA: Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di NTB Digelar

Mereka bisa traveling dengan keindahan panorama bawah laut yang lebih exotic. 

Tidak heran kalau mereka melakukan Petisi untuk meninjau kembali Surat Edaran (SE) yang sudah dikeluarkan Bupati Lombok Utara untuk direvisi.***

 




Scoot Airline Buka Penerbangan Langsung Lombok-Singapura

Adanya Scoot Airline yang membuka penerbangan Lombok-Singapura sangat membantu menambah kedatangan wisatawan Eropah 

LOTENG.lombokjournal.com ~ Rute penerbangan Lombok-Singapura akan menambah ramainya kunjungan wisatawan ke Pulau Seribu Masjid. 

Maskapai penerbangan Scoot mulai tanggal 16 Oktober,  sudah bisa melayani rute Lombok-Singapura pulang-pergi dengan frekuensi penerbangan dua kali seminggu, setiap hari Rabu dan Minggu.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB Moh.Faozal Mengatakan, penerbangan  Scoot Airlines rute Lombok-Singapore dan Singapore – Lombok hari ini merupakan penerbangan pertama, dan akan dibuka lagi nanti pada hari Rabu.

BACA JUGA: Wabup Danny Menegaskan Pentingnya Kebangkitan Pariwisata KLU

Penerbangan Scoot Airline akan menambah wisatawan Eropah yang ke Lombok
Sekda NTB sambut pilot Scoot Airline

Faozal mengatakan, Pemerintah Pusat sudah memberikan sebanyak empat slot untuk Scoot Airlines melakukan penerbangan dari dan Ke Lombok. 

Namun untuk awal ini hanya dilakukan dua penerbangan.

“Hari ini penerbangan pertama Scoot Airlines. Scoot punya empat Slot untuk melakukan penerbangan sebenarnya, tapi kita lihat dulu demandnya, kalau bagus pasarnya oke dan tumbuh kita buka dua lagi bila perlu kota akan buka di saat weekend,” ujar Faozal usai menyambut para penumpang Scoot di Bandara Internasional Abdul Majid Minggu (16/10/22)

Maskapai Scoot Airlines ini meliliki Kapasitas 182 Penumpang dengan harga tiket Rp.860.000/orang sudah bisa ke Singapore.

“Hari ini penumpang yang datang sebanyak 170 orang, 90 persennya adalah wisatawan Asing (WNA),” katanya.

Dengan terbukanya konektivitas Singapura-Lombok akan sangat membantu pasar Eropa. Sebab wisatawan yang datang ke Singapura dari berbagai negara di Eropa dapat dengan mudah meneruskan perjalannya menuju Lombok.

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariyadi Dalam sambutannya mengatakan, berterimakasih kepada Kadis Perhubungan Provinsi NTB  yang sudah berupaya  menginisiasi menghadirkan penerbangan Lombok-Singapore, sebagai jembatan emas Singapore sebagai pintu destinasi. Juga terimakasih kepada GM Angkasa Pura semoga nanti akan banyak lagi direct flight seperti sebelum Covid lalu.

BACA JUGA: IronMan 70.3 Lombok 2022, NTB Destinasi Sport Tourism Dunia

Dengan adanya penerbangan ini kita mengharapkan keberlanjutan goverment to goverment , bisnis to bisnis , people to people agar dapat saling mensuplay. 

“Mudahan penerbangan pertama ini sukses dan akan diikuti dengan penerbangan-penerbangan berikutnya,” pungkas Sekda.***

 

 




Wagub NTB Resmikan Showroom Pertanian SMKN 1 Narmada

Siswa-siswi dalam era dunia bisnis, menurut Wagub NTB, harus memiliki kecakapan dalam dunia bisnis

LOBAR.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menghadiri sekaligus melaunching Showroom Pertanian atau Penjualan  Aneka Ragam Bibit Hortikultura dan Tanaman Hias, bertempat di SMKN 1 Narmada Lombok Barat, Senin (17/10/22).

Dalam sambutannya, Wagub menyebutkan bahwa barometer suatu sekolah itu berhasil apabila siswa-siswinya dalam proses belajar mengajar menyenangkan.

BACA JUGA: Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di NTB Digelar

Wagub NTB mendorong siswa ahar memiliki kecakapan di era dunia bisnis

“Jika siswa-siswinya belajarnya senang riang gembira, bisa dikatakan bahwa sekolah itu berhasil,” puji Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Dipaparkan Umi Rohmi, dalam era dunia bisnis Umi Rohmi mengajak kepada siswa-siswi SMKN 1 Narmada untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk memiliki keterampilan di era dunia bisnis. Di antaranya memiliki kemampuan memecahkan masalah, mampu mengatur diri sendiri, menguasai teknologi dan membangun jaringan.

“Dengan memiliki kecakapan seperti itu, siswa-siswi nantinya siap bersaing di era dunia bisnis dengan kemampuan yang dimiliki,” pungkasnya.

Tak lupa, Wagub memberikan apresiasi dan berikan ucapan selamat kepada SMKN 1 Narmada dengan inovasinya mendirikan shoroom pertanian atau penjualan aneka bibit holtikultura dan tanaman hias.

“Semoga tidak hanya launching-launching tapi awal untuk meraih kesuksesan kedepannya sesuai yang dihajatkan SMK untuk siap bekerja,” tutupnya. 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Narmada H. Mahmud S.Pd., M. Si., menceritakan SMKN 1 Narmada berdiri tahun 2008, kini memiliki siswa 803 siswa terdiri dari 29 rombongan belajar. Selain itu memiliki core pertanian dan komputer dan memiliki 9 konsentrasi jurusan.

Terkait peresmian Showroom pertanian atau penjualan aneka bibit holtikultura SMKN 1 Narmada merupakan inovasi dari core pertanian menjadi penyempurnaan dalam proses pembelajaran bagi siswa.

“Ini menjadi tempat praktik langsung di lapangan tidak hanya belajar teori-teori saja di kelas sehingga menjadi suatu produk dan bisa dipasarkan langsung di shoroom yang akan diresmikan hari ini,” tuturnya.

BACA JUGA: Bupati dan Wabup Lombok Utara Kunjungi Korban Tanah Longsor

Selanjutnya, Wagub Umi Rohmi bersama rombongan meninjau produk hasil siswa-siswi SMKN 1 Narmada. Adapun yang disediakan cukup lengkap seperti bibit Kelengkeng, Durian, Mangga, Nangka, Manggis dan lainnya. ***

 

 




Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di NTB Digelar

Pentingnya apel kesiapsiagaan material dan personil yang dapat sesegera mungkin digerakkan bila terjadi bencana alam

MATARAM.lombokjournal.com ~ Apel gelar kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di wilayah NTB Tahun 2022 digelar di lapangan Sangkareang Mataram, Senin (17/10/22). 

Sekertaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, hadir dalam apel guna menyiapkan kesiapsiagaan penanganan berbagai potensi bencana hidrometeorologi di awal musim hujan tahun 2022 di wilayah Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Bupati dan Wabup Kunjungi Korban Tanah Longsor

Dalam apel kesiapsiagaan, Komandan Upacara menekankan Komandan Upacara menekankan, pentingnya menyiapkan material dan personil, yang dapat sesegera mungkin digerakkan

Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang diakibatkan aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembapan. 

Bentuk bencana hidrometeorologi berupa kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, longsor, angin puyuh, gelombang dingin, hingga gelombang panas.

Kolonel Inf Sudarwo Aris Nurcahyo, Danrem 162/Wira Bhakti, selaku Komandan Upacara menekankan, pentingnya menyiapkan material dan personil, yang dapat sesegera mungkin digerakkan bila suatu saat terjadi bencana alam di Wilayah Provinsi NTB. 

Komandan Upacara menegaskan, apel dilaksanakan untuk mengecek kesiapsiagaan personil, apabila sewaktu-waktu dibutuhkan membantu penanganan bencana alam dengan cepat dan tepat sasaran yang dituju. 

“Saya tekankan, kegiatan pagi ini agar benar benar di manfaatkan untuk menyiapkan material dan personil, yang dapat sesegera mungkin digerakkan bila suatu saat terjadi bencana alam,” tuturnya.

Danrem 162/Wira Bhakti berharap kepada seluruh personil agar selalu memahami tugasnya, sehingga nantinya masyarakat yang terdampak bencana alam segera mendapatkan bantuan. 

“Laksanakan tugas ini dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab. Ingat kita tidak hanya menjalankan tugas semata, ini juga merupakan pengabdian serta misi kemanusiaan kepada masyarakat NTB,” pesannya. 

BACA JUGA: Dinas Kesehatan KLU Terjunkan Tim Penanganan Kesehatan

Dalam kesempatan tersebut, turut mengikuti apel di antaranya berbagai unsur Satgas Kebencanaan Provinsi NTB, BPBD, juga dari kalangan TNI/Polri, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Basarnas, Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, dan berbagai stakeholder terkait lainnya. ***

 

 




Bupati dan Wabup Lombok Utara Kunjungi Korban Tanah Longsor 

Bupati Djohan mengatakan, untuk mengurangi resiko tanah longsor, Pemerintah akan melakukan penanaman pohon di lereng gunung

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Masyarakat yang terdampak longsor dan banjir di Dusun Setangi Desa Malaka, Lombok Utara, dikunjungi  Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH bersama Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R, ST, M.Eng, Senin  (17/10/22). 

Hadir dalam kunjungan itu, Kalaksa BPBD Provinsi NTB Ruslan Abdul Gani S. Ag, Kepala DP3AP2KB Provinsi NTB Dra. T. Wismaningsih Drajadiah, Kadis Sosial PPPA KLU Faturrahman S. ST, Kades Malaka H. Akmaludin Ikhwan, S. Ap, MM.

BACA JUGA: Dinas Kesehatan KLU Turunkan Tim Penanganan Kesehatan

Bupati Lombok Utara menjanjikan Pemerintah akan mencari solusi terkait mengatasi tanah longsor

Di hadapan warga Dusun Setangi Bupati Djohan mengatakan, warga diharapkan mengambil pelajaran dari musibah bencana alam akibat utamanya longsornya tanah perbukitan. 

Untuk mengatasi agar tidak terjadi banjir maupun tanah longsor rutin tiap tahun, Pemerintah akan melakukan penanaman pohon di lereng gunung.

“Harapan pohon yang ditanam nantinya dapat kita rawat dan perihara bersama-sama,” ucapnya.

Bupati Djohan juga berharap, masyarakat yang terdampak dari tanah longsor dan banjir untuk selalu sabar menghadapi ujian tersebut.

 “Tetap bersabar dan ikhtiar, dan jangan khawatir kami selaku Pemerintah Daerah bersama  dengan Pemprov untuk mencari solusi masalah ini bagaimana kedepannya pembangunan infrastruktur untuk mengatasi masalah longsor,” ucapnya.

Sebanyak 1.088 jiwa terdampak

Kalaksa BPBD Provinsi NTB Ruslan Abdul Gani melaporkan, berdasarkan data BPBD NTB jumlah warga yang terdampak akibat banjir dan longsor yang terjadi di Dusun Setangi, Nipah dan Malimbu, Desa Menggala Pengempus Sari dan Bentek Pemenang Barat (Telaga Wareng) di Kabupaten Lombok Utara, sebanyak 353 KK atau 1.088 jiwa.

Rinciannya  Dusun Malimbu 153 KK atau 478 jiwa dengan satu unit rumah terendam, Dusun Setangi  93 KK atau 281 jiwa dengan enam unit rumah terendam, Dusun Nipah 105 KK atau 321 jiwa, Dusun Telaga Wareng 2 KK atau 8 jiwa dengan dua unit rumah terendam.

“Selain itu dampak lainnya terdapat tujuh titik jalur utama Pemenang-Senggigi  terkikis longsor sehingga masih rawan untuk dilalui oleh kendaraan,” ujarnya. 

BACA JUGA: Pemimpin Beri Cinta Tanpa Syarat, Ini Pesan Bang Zul

Bantuan yang diberikan berupa beras 475 kg, tikar matras 2 paket, Kidwear 2 boks, Perlengkapan dapur keluarga 4 boks, Terpal 2 buah, Selimut 2 buah.

Saat ini  sedang berlangsung pendataan secara seksama terkait rencana Dinas Sosial Provinsi NTB bakal turunkan bantuan. ***

 

 




Dinas Kesehatan KLU Terjunkan Tim Penanganan Kesehatan

Petugas medis dari Dinas Kesehatan Kavupaten Lombok Utara membawa bantuan obat-obatan dan masker

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara terjunkan Tim Penanganan Kesehatan (PKM) melakukan kaporitasi, dan melakukan assesement ke lokasi bencana banjir bandang dan longsor akibat curah hujan pada hari Minggu (16/10/22).

BACA JUGA: Bupati dan Wabup Lombok Utara Kunjungi Korban Tanah Longsor

Dinas Kesehatan KLU melakukan kaporitasi
Kadis Kesehatan KLU, dr. H Abdul Kadir

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, dr. H. Abdul Kadir, mengatakan, pihaknya menurunkan Tim SKM dan Puskel ke Desa Malaka Kecamatan Pamenang untuk membantu penanganan kesehatan akibat bencana banjir dan longsor, dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang terdampak bencana. 

Petugas medis yang dilengkapi dua unit mobil SKM dan Puskel disertai bantuan obat-obatan dan masker disiapkan untuk penanganan yang terdampak akibat banjir dan longsor di Malimbu dan sekitarnya di Desa Malaka Kecamatan Pamenang KLU.

Abdul Kadir menjelaskan, Kondisi terkini warga kesulitan air bersih akibat kondisi air yang ada sudah berubah warna dan tidak layak untuk di konsumsi. 

“Sejauh ini belum ada menerima laporan korban jiwa,” katanya.

Hasil assesment terdata dua orang sakit yaitu satu orang balita dan satu orang lansia. 

BACA JUGA: Festival Lasqi NTB, Tiga Peserta Asal KLU Raih Juara

Petugas kesehatan dikerahkan ke lokasi bencana banjir dan longsor, terutama penanganan anak anak balita dan lansia di Dusun Setangi dan Dusun Badung Desa Malaka Kecamatan Pamenang. ***

 

 




Pemimpin Beri Cinta Tanpa Syarat, Ini Pesan Bang Zul

Pemimpin Beri Cinta Tanpa Syarat, Ini Pesan Bang Zul

Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB memberikan gambaran watak dan perilaku seorang pemimpin

LOTENG.lombokjournal.com ~ Seorang pemimpin harus memenuhi persyaratan sebagai pemimpin yang memiliki cinta tanpa syarat.

Gubernur NTB, Zulkiefimansyah menyampaikan pesan itu pada acara  Maulid Rasulullah SAW yang diadakan oleh KASTA NTB, Sabtu (15/10/21) di Lombok Tengah.

BACA JUGA: Maulid Nabi Muhammad SAW Dirayakan di Puskesmas Gangga

Bang Zul mengatakan, pemimpin harus memenuhi persyaratan sebagai pemimpin yang memiliki cinta tanpa syarat

“Menjadi seorang gubernur pun begitu, coba  bayangkan jika seorang Gubernur yang memiliki kekuasaan besar, lalu dia gunakan kekuasaannya  untuk melawan orang yang tidak disukainya, maka hancurlah semua,” ungkap Gubernur, 

“Rasulullah bahkan setiap hari tetap memberikan makan dan menyuapi Yahudi buta tersebut sampai akhir hayat Baginda Rasul Muhammad SAW,” cerita Bang Zul.

Sikap dan tindakan Rasulullah menghadirkan cinta tanpa syarat, tidak saja melalui dakwah tapi juga melalui prilaku yang dihadirkan. Dan cinta tanpa syarat itu telah membawa di Yahudi kemudian memeluk Islam.

“Untuk itu, saatnya semua pihak membangun jembatan pengertian antara anak bangsa, terlebih  di NTB,” tutur pria kelahiran Sumbawa tersebut.

Dan harus diingat,  ada justifikasi di dalam agama Islam. Jangan karena merasa sebagai aktivis lalu  bisa semena mena mencaci maki orang lain. 

Harus disadari, alam semesta juga punya cara menjawab apa yang telah dilakukan, jangan sampai karena caci maki itu, semuanya kembali kepada pencela terebut.

Bang Zul mengapresiasi keberanian Kasta mengundangnya. Di tengah suasana para pejabat pemerintah yang sedang dikritik oleh LSM Kasta 

Diakuinya, Gubernur di era dulu berbeda dengan jabatan Gubernur sekarang. Kalau dulu selalu dilayani dan menempatkan dirinya sebagai orang yang harus dihormati. 

Tapi hari ini,  seorang Gubernur harus memiliki gagasan, sehingga  menjadi orang yang kuat dan memiliki kuasa. Dan tidak jumawa ketika diberikan tepuk tangan dan pujian.

“Sekali lagi apresiasi saya kepada KASTA, karena KASTA NTB telah berani melawan stigma seakan-akan LSM harus selalu berseberangan dengan pemerintah. Apa yang dilakukan KASTA saat ini adalah sejalan dengan tuntutan agama kita. Dan ini semua adalah karena cinta dan lebih jelasnya Cinta tanpa syarat,” tutur Bang Zul.

BACA JUGA: Festival Budaya Lombok Utara 2022 di Desa Bentek

KASTA NTB yang digawangi Presiden KASTA Lalu Wink Haris, juga memberikan santunan untuk anak Yatim dan Lansia, usai acara tersebut.

Turut mendampingi Gubernur NTB,  Kepala Dinas Sosial NTB, Kepala Kesbang Poldagri NTB dan Kepala Biro Hukum Setda NTB, dan hadir pula aktivis KNPI dan LSM lainnya ***