Bantuan Pupuk untuk Petani Bawang Sembalun

HBK salurkan bantuan puluhan ton kepada petani Bawang di Kecamatan Sembalun, Lotim untuk menggenjot dan meningkatkan produktivitas para petani

SEMBALUN.lombokjournal.com ~ H. Bambang Kristiono, SE (HBK) memberikan bantuan puluhan ton pupuk untuk para petani bawang di Kec. Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

Bantuan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra itu diserahkan Ketua HBK Peduli NTB, Ali Alkhairy bersama sejumlah anggota Tim HBK Peduli Kab. Lombok Timur kepada sejumlah perwakilan kelompok tani (Poktan) di salah satu rumah Ketua Poktan Kec. Sembalun, Selasa (13/12/2022).

Hal ini merupakan bukti nyata komitmen dari politisi Partai Gerindra ini untuk terus mendorong produktivitas para petani di Pulau Seribu Masjid.

BACA JUGA: PMI Diingatkan Jangan Sebatas Bikin Fasilitas Mewah

HBK menyerahkan bantuan puluhan ton pupuk di Sembalun
H Bambang Kristiono (HBK)

“Harapan kita tentunya bantuan ini akan mampu menggenjot dan meningkatkan produktivitas para petani, dan tentunya akan berpengaruh pada kesejahteraan dan taraf hidup keluarga,” kata HBK dalam rilisnya,  Kamis (15/12/22).

Hal ini juga sebagai bukti pemenuhan janji-janji kampanye politiknya di Pileg tahun 2019 kepada masyarakat petani di Pulau Lombok terkait program-program pertanian.

Politisi yang dikenal dengan sebutan ‘Samurai Prabowo’ ini mengatakan. pertanian adalah kampanye yang selalu disampaikannya pada proses pencalegan tahun 2019 yang lalu. 

Dan sudah menjadi tekad HBK, untuk selalu berjuang dan berikhtiar buat mensejahterakan konstituenketika dirinya memutuskan untuk mewakafkan diri mengabdi kepada masyarakat di parlemen sebagai anggota DPR RI.

“Sudah menjadi fokus saya ketika terjun ke dunia politik untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dengan terus berjuang dan berikhtiar untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan para konstituen, khususnya para petani,” pungkas Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.

Wujud Nyata Komitmen Partai Gerindra

Ali Alkhairy dalam sambutannya juga menegaskan komitmen Partai Gerindra untuk terus memperjuangkan kebangkitan para petani, nelayan, dan rakyat miskin.

Ini juga merupakan wujud nyata dari pelaksanaan pesan Ketua Umum Partai Gerindra H. Prabowo Subianto kepada semua kader dalam jabatan apapun, untuk terus mengutamakan kesejahteraan rakyat.

“Pak Prabowo mengajarkan dan menanamkan kepada kami semua para kader Partai Gerindra, bahwa kepentingan masyarakat, kesejahteraan masyarakat, dan peningkatan taraf hidup masyarakat adalah segala-galanya,” lanjutnya.

Ali juga mengatakan, bahwa Ketua Umum Partai Gerindra H. Prabowo Subianto melalui Himpunan Kerukanan Tani Indonesia (HKTI) terus melakukan advokasi atau pembelaan serta terus berjuang terhadap kesejahteraan para petani.

“Itu yang menjadi salah satu faktor pendorong bagi Prabowo Subianto untuk mendirikan Partai Gerindra,” tegas pria yang dikenal aktivis dan pengacara ini. 

Adapun bantuan tersebut berupa POC, Silika, Pupuk Cair, Dolomit, Mulsa, dan NPK yang merupakan kebutuhan utama para petani bawang merah dan bawang putih. 

Bantuan tersebut diperuntukkan kepada kelompok tani Sempaga Daya dari Desa Sembalun Lawang, Kec. Sembalun berupa 100 liter POC, 120 Pcs Silika, 70 liter Pupuk Cair, 10 ton Dolomit, 80 Roll Mulsa dan 20 ton pupuk NPK.

Kelompok Tani Tunas Muda dari Desa Sembalun Lawang, Kec. Sembalun berupa 50 liter POC, 60 Pcs Silika, 35 liter pupuk cair, 5 ton Dolomit, 40 roll Mulsa dan 10 ton pupuk NPK.

Kelompok tani Kali Empit dari Desa Sembalun Timba Gading, Kec. Sembalun berupa 100 liter POC, 120 Pcs Silika, 70 liter pupuk cair, 10 ton Dolomit, 80 roll Mulsa dan 20 ton pupuk NPK.

Selanjutnya untuk Kelompok Tani Patuh Karya dari Desa Sembalun Timba Gading, Kec. Sembalun berupa 50 liter POC, 60 Pcs Silika, 35 liter pupuk cair, 5 ton Dolomit, 40 roll Mulsa dan 10 ton pupuk NPK.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Kali Empit yang merupakan salah satu penerima bantuan, Lalu Arimera Wirajaya, mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan bantuan dari HBK tersebut.

“Bantuan ini sangat membantu kami para petani bawang merah dan bawang putih, Alhamdulillah, kami bangga punya wakil rakyat seperti pak HBK,” jawabnya disambut tepuk tangan para peserta.

Bantuan yang dibagikan tersebut merupakan aspirasi beberapa kelompok petani bawang merah dan bawang putih di Sembalun yang disampaikan dalam beberapa kesempatan acara reses HBK beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Gerak Jalan Sehat Sambut HKSN dan HUT NTB ke 64

Mereka menyampaikan permohonan bantuan alat tanam dan pupuk untuk bawang. Aspirasi tersebut kemudian diperjuangkan legislator Partai Gerindra dari Dapil NTB II/P. Lombok ini hingga akhirnya bantuan dapat terealisasi.(*)

 

 




PMI Diingatkan, Jangan Sebatas bikin Fasilitas Mewah

Meluncurkan fasilitas VVIP di bandara BIZAM, Gubernur NTB ingatkan PMI sisi perlindungan sosial para pekerja migran agar tetap terjaga

LOTENG,lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah menegaskan fasilitas mewah (VVIP) bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di bandara akan lebih berarti kalau pelayanan dilakukan dengan hati. 

BACA JUGA: Penghargaan “Governor of Good Gobernance” untuk Gubernur NTB

Gubernur NTB meluncurkan fasilitas yang disiapkan PMI di Bandara BIZAM

“Bukan semata penghargaan tapi benar benar memperlakukan para pekerja migran sebagai pahlawan (devisa) sebenarnya,” tegas Gubernur di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Praya, Loteng, Rabu (14/12/22).

Hal itu dikatakannya saat meluncurkan fasilitas Very Very Important Person (VVIP) di bandara BIZAM berupa lounge dan fasilitas helpdesk serta jalur khusus keimigrasian. Gubernur mengingatkan, selain kemudahan dan kemewahan, ia menyadari masih banyak persoalan tenaga kerja migran terutama perlindungan sosial. 

Ia menyebutkan sebagai penyumbang devisa, ia berharap sisi sosial kemanusiaan para pekerja migran tetap terjaga. 

Sejak awal banyak pula tenaga kerja migran yang terpaksa bekerja keluar negeri dengan berbagai motif ekonomi meninggalkan keluarga. 

Untuk itu, pelayanan kemanusiaan yang dimaksud Pemerintah Provinsi menawarkan moratorium pengiriman bagi perusahaan penempatan terutama Malaysia yang tidak membolehkan para pekerja membawa serta keluarga seperti istri, suami dan anak. Kebijakan pengiriman PMI asal Lombok dan Sumbawa tersebut akan diujicobakan mulai tahun depan. 

Sementara itu, anggota DPD RI, Evi Apita Maya mengatakan, hal tersebut akan menjadi kajian lebih lanjut bersama Badan Perlindungan Pekerja Migran (BP2MI) RI. 

“Pada Agustus lalu kita sudah memberangkatkan  PMI dengan zero cost atau tanpa biaya sesuai aturan ILO. Pekerjaan rumah kita adalah memberantas sindikat pekerja ilegal,” jelasnya. 

Fasilitas VVIP bagi PMI ini adalah satu dari lima yang ada di bandara Polonia, Juanda, Semarang dan Ngurah Rai. 

BACA JUGA: SMK Berpartisipasi dalam Kebangkitan Industialisasi di NTB

Seperti dikatakan Kepala BP2MI, Benny Ramdhani,  NTB sebagai daerah kedua se Indonesia dalam pengiriman PMI angka saat ini mencapai 9 juta orang pekerja di luar negeri dengan pendapatan devisa 159,6 triliun per tahun. 

Ia berharap, fasilitas VVIP ini akan memberikan pelayanan yang cepat, mudah dan murah sebagai fasilitas istimewa bagi PMI. ***

 




Wayang Sasak akan Tampil di Kampus Ternama Malaysia

Setelah kunjungan wayang Sasak ke Malaysia, sebaliknya dosen-dosen dan para mahasiswa Malaisya akan belajar wayang Sasak ke Lombok 

MATARAM.lombokjournal.com ~Pementasan Wayang Sasak, Pameran Lukisan Wayang Sasak, dan Seminar  “Seni Budaya dan Pariwisata NTB” yang akan digelar di Empat Perguruan Tinggi Malaysia. 

Pementasan tersebut akan digelar pada tanggal 22 Desember 2022 hingga 04 Januari 2023 mendatang. 

BACA JUGA: Penutupan Gelar Budaya di KLU, Ini Imbauan Bang Zul

Anjangsana budaya Sasak itu disambut baik Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, saat penyelenggara acara tersebut yakni Yayasan Bale Agung Ajar Wali melakukan audensi ke Gubernur di Pendopo Gubernur, Rabu (14/12/22). 

Ke empat perguruan tinggi yang akan dikunjungi di antaranya, Universitas Teknologi Mara (UiTM), Universiti Utara Malaysia (UUM), Universitas Sains Malaysia (USM), Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI).

Dijelaskan Bang Zul sapaan Gubernur, nantinya kampus-kampus ternama Malaysia tersebut akan mengirimkan dosen-dosen dan para mahasiswanya untuk belajar wayang Sasak ke Lombok sebagai timbal balik. 

“Nanti kampus-kampus Malaysia akan mengirimkan dosen dan mahasiswanya ke Lombok in return untuk belajar wayang Lombok ini,” jelas Bang Zul. 

Bang Zul juga berpesan agar pementasan tak hanya dilakukan kampus-kampus saja, melainkan juga di komunitas warga NTB yang ada di Malaysia. 

BACA JUGA: Beli Bela Produk Lokal, Ihtiar Retas Kemiskinan di NTB

“Saya juga menganjurkan mereka bukan hanya tampil di kampus, tapi juga menyapa masyarakat NTB dan menampilkan wayang Lombok ini di komunitas NTB di Malaysia,” tandasnya. ***

 




Sektor Pertanian Tumpuan Harapan Perekonomian NTB

Pengurangan penggunaan pupuk kimia di sektor Pertanian masih menjadi PR di NTB

Wagub NTB Ummi Rohmi mengingatkan, penggunaan pupuk kimia salah satu penyumbang emisi gas kaca 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sektor pertanian merupakan tumpuan harapan dan salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar di NTB. 

Kata Wagub NTB, Srktor Pertanian penyumbang lapangan kerja terbesar di NTB

“Pertanian di NTB ini tumpuan harapan, karena pertumbuhan ekonomi kita pada triwulan pertama dari sektor pertanian dan perkebunan itu menyumbang 14 persen lebih. Jadi memang kita tidak bisa lepas dari pertanian, betul-betul harus serius kita garap,” kata Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB.

Ia menyampaikan itu di tengah acara Bazar Holtikultura yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Kamis (15/12/22). 

Bazar tersebut diselenggarakan untuk menyambut HUT Provinsi NTB yang ke-64.

Wagub menyampaikan pesan, agar Dinas Pertanian bersinergi dengan banyak pihak, agar pertanian di NTB dapat menjadi tulang punggung perekonomian yang dibanggakan di masa sekarang dan masa yang akan datang.

“Dinas Pertanian ini tidak boleh berdiri sendiri, butuh duduk bersama, supaya kita jangan hanya tercatat sebagai penghasil tetapi juga pengekspor daerah lain. Terus bersinergi lebih baik lagi dengan 10 kab/kota, juga pasukan di bawah koordinasi Dinas Pertanian dan bekerjasama dengan kelompok-kelompok masyarakat,” katanya.

Wagub menyemangati Dinas Pertanian dalam hal pengurangan penggunaan pupuk kimia yang juga masih menjadi PR di NTB.

Penggunaan pupuk kimia merupakan salah satu penyumbang emisi gas kaca terbesar, di sisi lain NTB memiliki tekad menuju Net Zero Emission 2050.

“Kita bertekad Net Zero Emission 2050, dan salah satu penyumbang dari emisi gas kaca itu adalah pupuk kimia. Jadi ayo kita tunjukan bahwa kita ini terdepan di dalam pemanfaatan pupuk organik,” pesan Wagub.

Sementara itu, di hadapan Wagub, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Dr. H Fathul Gani juga menyatakan, sektor pertanian adalah lapangan terbesar di NTB.

“Alhamdulillah di NTB produksi padi kita meningkat dari tahun 2021 ke 2022 sekitar 69 ribu ton. Nilai tukar petani di subsektor tanaman pangan kita di tahun 2021 masuk 10 besar se-Indonesia. Subsektor hortikultura Alhamdulillah di atas 100. Jadi ini patut kita syukuri, karena sektor pertanian ini adalah lapangan terbesar di NTB,” ujar Dr. H. Fathul Gani.

Usai pembukaan, dilakukan juga penyerahan bantuan 64 paket sembako sebagai simbol 64 tahun berdirinya Provinsi NTB. Dan dilanjutkan dengan peresmian Hortimart Distanbun yang ditujukan untuk transaksi hasil pertanian secara besar. 

Turut hadir pada acara tersebut, yaitu Ketua TP-PKK NTB, Ketua DWP Distanbun NTB, beberapa Kepala OPD lingkup NTB, dan stakeholders terkait. ***

 

 

 




Peran Orang Tua Penting dalam Pengembangan Anak Usia Dini

Bunda Niken ingatkan peran orang tua dalam pendidikan anak khususnya di usia dini, jangan hanya diserahkan ke sekolah

LOBAR.lombokjournal.com ~ Peran orang tua masih sangat penting dalam pengembangan anak usia dini. Di sekolah ini pasti diberikan simulasi, pendidikan, hapalan dan lain sebagainya. 

Oleh karena pada masa dini jangan sampai hal-hal ang tidak baik diperlihatkan atau diperdengarkan karena itu akan merusak otak dan jiwanya.

BACA JUGA: Gerak Jalan Sehat Sambut HKSN dan HUT NTB ke 64

Bunda Niken ingatkan pentingnya peran orang tua, terutama di fase pengembangan usia dini anak

Hal ini disampaikan Bunda Niken Hj. Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan pada acara Uji Publik dan Launching Lombok Islamic School (LIS) Mineral, bertempat di Gedung Putih Lombok Islamic School, Pondok Buak Lingsar Lombok Barat, Kamis (15/12/22).

“Mudah-mudahan, generasi anak didik kita ini kedepan menjadi lebih baik dan menjadi pengganti kita selaku orangtunya,” 

Bunda Niken mengingatkan kepada orangtua bahwa dalam pendidikan tidak hanya diserahkan kepada sekolah apalagi dalam pengembangan anak-anak usia dini masih banyak waktunya dengan orang tua. 

Sehingga peran orang tua masih sangat penting dalam pengembangan anak usia dini.

“Pendidikan usia dini ini adalah masa-masa yang sangat penting untuk mulai menanamkan dasar-dasar karakter yang baik,” ungkapnya.

BACA JUGA: Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru tahun 2022

Tak lupa Bunda Niken menyampaikan terimakasih kepada guru-guru semuanya atas dedikasi dalam dunia pendidikan. Semoga sekolah ini lebih berkembang lagi kedepannya sukses melahirkan dan mencetak anak-anak yang unggul. ***

 

 




Gerak Jalan Sehat Sambut HKSN dan HUT NTB ke 64

Gubernur NTB mengapresiasi di saat gerak jalan itu memuji kinerja dan gerak cepat Dinas Sosial atas kepeduliannya terhadap masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi istri beserta seluruh Kepala OPD lingkup Pemprov NTB mengikuti kegiatan jalan sehat yang diadakan oleh Dinas Sosial Prov. NTB di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Rabu, (14/12/22). 

Kegiatan tersebut guna menyambut puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) sekaligus HUT NTB ke-64.

BACA JUGA: Bela Beli Produk Lokal, Uhtiar Retas Kemiskinan di NTB

Dalam gerak jalan itu Gubernur NTB mengapresiasi kinerja Dinas SOsial NTB

Melihat semangat para peserta jalan sehat, Gubernur pun menyampaikan definisi mengenai orang kuat dan orang bahagia dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

“Orang yang kuat bukan orang yang tidak pernah gagal dan tidak pernah jatuh, tapi orang yang berhasil adalah mereka yang pernah jatuh tujuh kali namun punya kemampuan untuk bangkit delapan kali. Orang yang paling bahagia bukan orang yang punya jabatan tinggi, harta banyak, tetapi kita tidak bisa membedakan dia sedang bekerja atau berlibur,” jelas Gubernur NTB.

Bang Zul, sapaannya juga mengapresiasi kinerja dan gerak cepat Dinas Sosial terutama melalui media sosial atas kepeduliannya terhadap masyarakat. 

Hal tersebut merupakan bentuk dedikasi Dinsos untuk membangun kesejahteraan sosial di NTB.

“Dengan menolong saudara kita yang kekurangan, kita pasti akan mensyukuri apa yang Allah berikan pada diri kita. Terima kasih atas kerjanya selama ini. Acaranya juga luar biasa. Sehat itu sederhana, bergembira semua, insyaAllah Allah akan hadirkan keberkahan bagi provinsi yang kita cintai ini. I love you, all,” kata Bang Zul.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Prov. NTB,.H.Ahsanul Khalik menyatakan, puncak peringatan HKSN tersebut merupakan hari untuk mewujudkan kebersamaan yang nyata bagi seluruh masyarakat menuju NTB Gemilang.

“Hari kesetiakawanan sosial adalah hari mewujudkan bagaimana kebersamaan kita menjadi nyata. NTB Gemilang itu akan bisa kita nikmati, bisa mensejahterakan kita, kalau suku, bangsa, agama, ras dan golongan bisa berkumpul menjadi satu,” kata Kadis Sosial NTB.

BACA JUGA: Fun ASN NTB Triathlon 2022, Perkuat Kebersamaan ASN NTB

Selain kegiatan jalan sehat, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan kepada masyarakat, dan undian doorprize bagi para peserta jalan sehat. ***

 

 




Ibu Cerdas Menjadi Kunci Ketahanan Keluarga

Dalam peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan, Bunda Niken mengatakan, mencapai bahagia sejahtera kecerdasan para ibu memegang kunci penting

MATARAM.lombokjournal.com ~Ibu yang cerdas adalah kunci ketahanan keluarga, mampu menghadapi berbagai masalah dan cobaan, sehingga tercapai tujuan berkeluarga yaitu keluarga bahagia sejahtera

BACA JUGA: Penutupan Gelar Budaya di KLU, Ini Pesan Bang Zul

Kata Bunda Niken, untuk mencapai keluarga sejahtera, Ibu kunci utama

Hal itu diungkapkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Niken Saptarini Widiyawati Zulkieflimansyah selaku Penasehat DWP Provinsi NTB, pada puncak Peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan Ke-23 Tahun, 2022 di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur, Rabu (14/12/22).

Peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan itu mengangkat tema membangun perempuan cerdas untuk memperkuat ketahanan keluarga di era digital.

“Ketahanan keluarga artinya keluarga yang mampu menghadapi berbagai macam goncangan, masalah, cobaan, sehingga bisa tercapai tujuan berkeluarga yaitu keluarga bahagia sejahtera. Kecerdasan dari para ibu-ibunya memegang kunci yang sangat penting”, kata Bunda Niken.

Tantangan atau gangguan gangguan kini bukan hanya yang terlihat saja, tapi juga yang tidak terlihat. Karena semua masuk melalui platform HP.

Gangguan tersebut terjadi tidak hanya untuk diri sendiri sebagai perempuan tapi juga pada anggota keluarga termasuk anak-anak.

Pemilihan yang tepat dalam penggunaan alat-alat digital kepada anak sangat penting untuk diketahui. Mengingat setiap tahapan usia anak mulai dari kecil, SD SMP SMA memiliki tantangan masing-masing. 

Cara menghadapinya pun berbeda-beda, sehingga Ibu yang cerdas yang mengerti sangatlah penting dalam memagari mereka.

“Sungguh ibu-ibu yang cerdas selalu diperlukan untuk mengetahui apa masalah-masalah yang sedang dihadapi oleh anak-anak kita di setiap tahapan usianya. Dan tidak hanya anak-anak, kepada bapak-bapak juga kita lihat agar kita tau persoalan apa yang sedang dialaminya,” pesan Bunda Niken 

Sementara Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Ir. Hj. Lale Prayatni selaku Ketua Umum DWP Provinsi NTB menyampaikan. sangat penting bagi semua ibu-ibu yang tergabung dalam keanggotaan dharma wanita persatuan untuk memahami lagi esensi dari sejarah pembentukan organisasi yang memiliki semangat yang sama dengan sejarah hari ibu. 

Pemahaman akan peran sebagai anggota dharma wanita persatuan akan menjadi model dasar untuk melangkah ke depan untuk maju menjadi penggerak bagi peningkatan kualitas keluarga dan masyarakat. 

“Kita harus terus mengingat bahwa ibu yang hebat dan perempuan yang cerdas adalah penentu kualitas keluarga dan masyarakat kita,” ungkapnya.

Oleh karena itu momen peringatan HUT DWP ini sekaligus untuk meluncurkan gerakan keluarga cerdas membaca, dengan harapan melalui tema dan gerakan tersebut bisa mengajak seluruh anggota dharma wanita persatuan untuk belajar satu sama lain.

BACA JUGA: Bunda Niken Semangati Anak Didik di LPKA Loteng

Dengan terus mengasah keahlian di berbagai bidang kehidupan, dan juga tidak lupa mendalami nilai-nilai Pancasila yang menjadi landasan dan pengembangan karakter, sehingga nantinya menjadi panutan di tengah keluarga. ***

 

 




Gubernur NTB Minta Dispar dan BPPD Pandai Baca Peluang

Terkait promosi pariwisata, Gubernur NTB mengingatkan sudah banyak bantuan Pusat untuk mendukung vent internasional, untuk promosi sebaiknya dengan anggaran sendiri

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerima audiensi terkait promosi pariwisata di NTB, guna mendukung event-event internasional yang akan diselenggarakan di Provinsi NTB pada Tahun 2023, di Ruang Kerja Pendopo Gubernur pada Selasa (13/12/22).

BACA JUGA: Bela Beli Produk Lokal, Ihtiar Retas Kemiskinan di NTB

Gubernur NTB mengingatkan agar dana promosi dari anggaran sendiri

Kegiatan tersebut menghadirkan pertemuan bersama Kadis Pariwisata dan Ketua BPPD NTB dengan mengikutsertakan Ketua PHRI NTB, Ketua ASITA NTB, Ketua ASTINDO NTB, Ketua GIPI NTB, Ketua DPD ASPPI NTB, Ketua SHA, Ketua GHA, serta Ketua MHA.

“Jadi pariwisata kita akan seperti apa nantinya, merupakan tugas Kadispar dan Ketua BPPD sebagai orang-orang yang sudah punya pengalaman, jangan melihat event itu untuk kepentingan orang lain, kita tidak tahu lima enam tahun kedepan akan terbuka peluang seperti apa untuk NTB,” tutur Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB.

Menurut Bang Zul, NTB sudah banyak diberikan bantuan dana oleh pihak kementerian dalam mendukung perhelatan besar di NTB, sehingga mengharapkan dana negara lagi untuk anggaran promosi pariwisata kepada NTB seperti terlihat ‘tidak tahu diri’, kasarnya.

“Kalau pakai dana negara ketika rugi buntutnya panjang, kalau bisa pakai anggaran sendiri saja, dunia sosial media sekarang sangat bisa dimanfaatkan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi menyampaikan, strategi promosi 2023 terutama event MXGP, WSBK dan MotoGP sangat bisa dimanfaatkan untuk membuka forum bisnis dengan pihak travel dan perhotelan, sebagai bentuk sinergitas pemerintah dengan industri pariwisata.

Ketua BPPD NTB, Baiq Ika Wahyu Wardani turut menambahkan, dari hasil rapat bersama ketua-ketua asosiasi dengan berkomitmen untuk mempromosikan seluruh event yang ada di tahun depan tetapi masih terkendala dengan minimnya anggaran.

BACA JUGA: Bunda Niken Semangati Anak Didik LPKA Loteng

“Walaupun anggaran kita sangat minim tapi saya mengajak bahwa tidak mesti pakai anggaran pemerintah kalau kita bisa kolaborasi saling bantu,” ucapnya.***

 

 

 




Beli Bela Produk Lokal, Ikhtiar Retas Kemiskinan  di NTB

Gubernur NTB, Bang Zul mengingatkan warga KLU sejak saat ini untuk bela dan beli produk lokal  NTB

KLU.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengajak untuk bangga,

menghargai, serta beli dan bela produk sendiri, menjadi komitmen bersama warga NTB.

Menurutnya, upaya itu jadi salah satu ikhtiar kolektif meretas lingkaran kemiskinan, yakni lingkaran setan ketergantungan terhadap produk luar, yang sesungguhnya bahan bakunya berasal dari NTB. 

BACA JUGA: Penutupan Gelar Budaya di KLU, Ini Imbauan Bang Zul

Gubernur NTB mengingatkan warga untuk bela dan beli produk lokal

“Kita harus berani memulai dari diri kita sendiri secara mandiri  dan harus menanamkan rasa percaya diri dan bangga mengggunakan, membela dan menjual produk kita sendiri. Dan Alhamdulilah perjalanan panjang harus dimulai dengan langkah pertama dan saya lihat para Pegawai  Pemprov NTB telah mulai menunjukkan keteladanan,” ungkap Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul.

Itu dikatakannya pada Gelar dan Malam Anugrah Kebudayaan  NTB Gemilang serangkaian HUT NTB ke 64, di Lapangan Supersemar Tanjung, Lombok Utara, Senin (12/12/22) malam

Bencana Covid-19 menjadi hikmah yang luar biasa bagi NTB untuk menemukan jalannya secara mandiri, ternyata NTB tidak boleh menjadi konsumen dari gempuran produk-produk luar. 

Bang Zul yang belum lama ini menerima sederet penghargaan nasional juga mencontohkan, dirinya sebagai pimpinan daerah akan ditegur staf pimpinan di lingkup Pemprov NTB, jika tidak menggunakan tenun produk NTB. 

Ia menyebut sudah tidak selayaknya lagi menjual kain tenun asal NTB ke luar daerah dengan harga murah, lalu dijahit dikemas sedemikian rupa dan kemudian dijual kembali ke NTB dengan harga yang jjauh lebih mahal.

“Sekarang kita harus rubah, pasar domestik kita harus menggeliat dan bisa dibuktikan. Sepatu saya ini merupakan buatan lokal NTB dari Kota Bima. Memang kalau kita ndak beli ndak ada yang mau beli. Jadi itu yang utama, pertama, dan berani melakukannya,” kata Bang Zul. 

Meski demikian Doktor Ekonomi Industri ini mengaku bangga, saat ini produk-produk tenun NTB bukan hanya digunakan dan digemari oleh karyawan-karyawati Pemrov NTB,  tapi dari Jakarta dan Surabaya mulai memesan produk buatan NTB. 

“Jadi mulai dari tenun, sepatu, kopiah semuanya harus bisa diproduksi dari NTB dan kita bangga atas buatan kita sendiri. Kalau semua komoditas ini dengan bangga kita gunakan maka satu saat kita akan mandiri dan kemakmuran dan kesejahteraan bukan imajinasi lagi,” ujarnya. 

Bang Zul megaku bangga seluruh pejabat di NTB menggunakan produk tenun NTB. 

Bahkan kepada Bupati Lombok Utara H Johan Syamsu diimbau mulai saat ini menginstruksikan kepada Kepala Desa, Camat, Kepala OPD di KLU, untuk mulai bangga menggunakan produk buatan KLU sendiri. 

“Karena kalau bukan kita tak ada yang mau pakai produk KLU itu sendiri. Tapi kalau Bupati telah menunjukkan dengan keteladanan maka jajaran lainnya akan bisa mengikuti. Kalau kita semua bangga menggunakan produk KLU maka kemandirian ekonomi bukan lagi impian tetpi semua bisa kita realisasikan dalam kenyataan,” tandasnya.

Ia mengingatkan warga KLU menjual hasil pertanian ke daerah lain lalu kembali membeli hasil pertanian itu dengan harga yang ebih mahal. Berikutnya tidak lagi menjual komoditas dengan lebih murah, namun menggunakan produk dari daerah lain. 

Ditegaskannya, sejak saat ini agar warga NTB untuk bela dan beli produk lokal  NTB.

Ia memahami hal ini bukanlah proses gampang untuk merubah cara berpikir, karena ini butuh waktu. 

Produk NTB awal-awal digunakan tak percaya diri, namun seiring waktu berjalan menjadi pembiasaan dan bila sudah menjadi budaya, maka budaya bangga terhadap produk lokal itu harus ditradisikan.

“Oleh karena itu malam pagelaran budaya ini, mudah-mudahan cara berpikir kita, budaya baru harus didesiminasi kepada masyarakat kita banggalah menggunakan pakaian lokal, produk-produk lokal, mkanan-makanan lokal dan pada akhirnya nanti bukan hanya bisa dikonsumsi sediri, namun bisa memenuhi dengan sesak seluruh outlet-outlet bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh duinia. Dan ini menjadi sejarah dan saksi untuk beli dan bela produk NTB,” terangnya.

Bupati Lombok Utara H Johan Syamsu mengaku bangga gelar budaya NTB ini bisa diaksanakan di KLU. Karena setidaknya para pelaku UKM di Lombok Utara bisa meningkatkan ekonominya melalui kegiatan ini.

 “Berharap agar kegiatan ini bisa membangkitkan ekonomi UMKM di KLU setelah terpuruk pasca gempa dan Covid-19,” ujarnya 

BACA JUGA: Silaturahmi Gubernur NTB bersama HMI Cabang Mataram 

Kadis Dikbud NTB Dr. H Aidy Furqan, M.Pd sebelumnya melaporkan, rangkaian gelar budaya merupakan upaya mempertahankan Indek Pembangunan budaya NTB. Dan NTB saat ini masuk dalam lima besar setelah Yogjakarta, Bali, Jateng dan Bengkulu. 

“Kegiatan ini upaya kita mempertahankan dan meningkatkan indek pembangunan kebudayaan terutama dari sisi ekonomi budaya dan sekaligus kita integrasikan dengan layanan pendidikan kebudayaan menjadi satu sinergitas yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Aidy Furqan. 

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian “Jendela Inspirasi” dari NTB untuk Indonesia sebagai media berbagai informasi pendidikan dan kebudayaan NTB yang baru pertama diinisiasi di Indonesia.***

 




Penutupan Gelar Budaya di KLU, Ini Imbauan Bang Zul

Memberi sambutan saat penutupan Gelar Budaya NTB, Bang Zul imbau agar masyarakat KLU bangga menggunakan produk lokal

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu dihimbau menginstruksikan jajarannya serta segenap masyarakat Lombok Utara menerapkan Bela Beli Produk Lokal. 

Imbauan itu disampaikan Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat menutup acara “Gelar Budaya NTB Gemilang 2022” Kabupaten Lombok Utara di Lapangan Supersemar Tanjung, Kab. Lombok Utara, Senin (12/12/22). 

BACA JUGA: Silaturahmi Gubernur NTB bersama HMI Cabang Mataram

Dalam penutupan Gelar Budaya, Gubernur NTB Imbau Bupati KLU instruksikan jajarannya memakai produk lokal

“Saya minta kepada abang saya yang saya cintai ini mulai besok instruksikan semua kepala desa, instruksikan semua kepala opd KLU, kepada camat-camat, kepada semuanya untuk mulai bangga menggunakan produk KLU,” pinta Bang Zul. 

Ribuan peserta gelar budaya dari berbagai kalangan menerapkan bela dan beli produk lokal. Jika suatu daerah hanya menjual komoditas dengan harga murah tanpa diolah terlebih dahulu, daerah tersebut akan tetap menjadi miskin.

“Nusa Tenggara Barat tidak boleh menjadi konsumen dari produk luar, tapi kita harus mulai percaya diri, bangga menggunakan da menjual produk lokal kita sendiri,” seru Bang Zul. 

Doktor Ekonomi Industri tersebut, juga mengapreasi suksesnya acara Gelar Budaya yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB. Sebelumnya Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi membuka acara tersebut. 

BACA JUGA: Penghargaan “Governor 0F Good Governance” untuk Gubernur NTB 

Acara gelar budaya itu berlangsung meriah. 

“Seperti rasanya tidak di KLU,” kesan Bang Zul. ***