Bupati Djohan: Talas Beneng Punya Prospek Ekonomi Luar Biasa

Komoditi Talas Beneng disebut Bupati Djohan Sjamsu memiliki prospek bagus bagi masyarakat

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) bekerjasama dengan PT. Petaning Karya Mulia dan PT. BEST (Bandung Eco Sinergi Teknologi) melakukan penanaman Talas Beneng, di Dusun Kertaraharja Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Jum’at (04/03/22). 

Bupati usai penanaman
Bupati dalam acara penanaman Talas Beneng

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya memajukan perekonomian masyarakat Lombok Utara melalui sektor pertanian.

Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH hadir menanam secara simbolis bibit pohon Talas Beneng, didampingi Wakil Direktur PT. Petaning Karya Mulia Endang Lestari, S.Psi, Anggota DPRD KLU Hakamah, Kepala OPD terkait serta para undangan. 

Dikatakan bupati, komoditi Talas Beneng memiliki prospek bagus bagi masyarakat. Dan diharapkan di masa mendatang tanaman talas mampu mendongkrak perekonomian.

BACA JUGA: Dekranas 43 Tahun, Diharapkan Sukses Memayungi Perajin

“Pohon talas beneng tidak hanya penghasil umbi-umbian saja, daunnya juga  bernilai ekonomi bagi masyarakat yang digunakan sebagai bahan baku rokok herbal non nikotin,” terang bupati.

 “Melihat dari kultur tanah yang ada di daerah kita, komoditi talas beneng  ini sangat cocok dan punya prospek yang luar biasa,” jelasnya. 

Bupati Djohan menambahkan, dengan budidaya tanaman talas sedikit demi sedikit potensi bidang pertanian di Lombok Utara mulai tampak. 

Karena itu, harapan Pemerintah Daerah agar masyarakat bisa memanfaatkan potensi lahan dengan terus mengembangkan lahan pertanian, sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. 

Selain itu, pihaknya juga mengajak generasi muda memajukan Lombok Utara melalui sektor pertanian, sebab Bupati Djohan meyakini SDM yang dimiliki anak muda bisa sukses di bidang pertanian.

BACA JUGA: Guru Tidak Tetap Terima Bantuan CSR dari Bank BNI Cabang Mataram

 “Semoga anak-anak muda sebagai generasi penerus kita berpikir cerdas dan mampu memberikan kontribusi di bidang pertanian,” katanya. 

Bupati tanam Talas Beneng
Bupati menanam Talas Beneng

Sementara itu, Kepala Dinas KP3 Tresna Hadi, S.Pt menuturkan, pihaknya menjalin kerjasama yang baik dan nantinya akan ditindaklanjuti dengan MoU antara petani dengan pihak PT. Petaning Karya Mulia.

 Dalam salah satu perjanjiannya, sebut Tresna, seluruh hasil panen Talas Beneng akan dibeli oleh pihak PT. Petaning.

BACA JUGA: Talas Beneng, Dari Tanaman Liar Kini Tembus Pasar Ekspor Internasional

“Talas Beneng ini adalah komoditas baru di Lombok Utara dikembangkan oleh PT. Petaning Karya Mulia. Ke Depan ini akan menjadi alternatif bagi para petani di tengah situasi pandemi Covid,” imbuhnya.***

 




Dekranas 42 Tahun, Diharapkan Sukses Memayungi Perajin

Ketua Dekranasda NTB berharap, di usia ke 42 tahun Dekranas makin sukses memayungi dan mengembangkan produk-produk seni dan kerajinan Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dalam peringatan ulang tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-42, Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengucapkan selamat dan sukses untuk para pengrajin Dekranasda se-Indonesia. 

BACA JUGA: Bupati Djohan: Talas Beneng Punya Prospek Ekonomi Luar Biasa

Dekranas diharapkan perkuat perajin
Hail Kerajinan Lombok

Hal tersebut disampaikan Bunda Niken melalui video singkat ucapan ulang tahun Dekranas yang ditampilkan saat Syukuran HUT Dekranas ke-42 secara virtual, Jumat (04/03/22).

“Segenap keluarga besar Selamat ulang tahun Dekranas yang ke-42. Semoga semakin sukses dalam memayungi dan mengembangkan produk-produk seni dan kerajinan Indonesia. Perajin kuat, Dekranas Hebat,” ucapnya.

Harapan yang sama juga disampaikan Ketua Umum Dekranas, Hj. Wury Ma’ruf Amin. Ia berharap di usia 42 tahun, Dekranas semakin produktif dan berperan besar untuk Indonesia.

“Harapan kita semua menginjak usia ke-42 ini, Dekranas semakin produktif, semakin besar peran dan pengabdiannya untuk perajin, masyarakat, bangsa dan negara tercinta, Indonesia,” katanya.

Selain itu, hadir juga Hj. Iriana Joko Widodo selaku Pembina Dewan Kerajinan Nasional. Ia berharap Dekranas semakin matang dalam menjalankan tugas guna membina para perajin Indonesia.

“Semoga dengan bertambahnya usia, Dekranas semakin matang dalam menjalankan tugas untuk membina para perajin Indonesia menjadi bagian tak terpisahkan dari kemajuan sektor kerajinan di Indonesia,” harap istri Presiden Jokowi tersebut.

BACA JUGA: Reses HBK Salurkan Bantuan Bedah Rumah dan Paket Sembako

Turut hadir dalam acara syukuran HUT Dekranas ke-42, yaitu Menteri Perdagangan RI, Menteri Perindustrian RI, Ketua Harian Dekranas, Sesepuh Dekranas, dan Ketua serta Pengurus Dekranasda se-Indonesia.***

 




Reses HBK, Salurkan Bantuan Bedah Rumah dan Paket Sembako 

Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok, HBK, memanfaatkan reses untuk menyerahkan bantuan sosial Perumahan Swadaya 

MATARAM.lombokjournal.com ~ H. Bambang Kristiono, SE (HBK), anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok,  memanfaatkan masa reses di masa sidang ke-3 tahun 2021/2022 untuk membantu masyarakat di Lombok.

Pada hari yang sama, HBK juga menyalurkan bantuan paket sembako di Kec. Batukliang Utara, Kab. Lombok Tengah.

HBK saat reses di Loteng
HBK mendengar keluhan masyarakat

“Bantuan perbaikan rumah melalui program Bantuan Sosial Perumahan Swadaya (BSPS) ini adalah bagian dari tanggung jawab saya untuk membantu masyarakat yang kurang beruntung di P. Lombok,” kata HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini mengatakan, di Kec. Batulayar, dirinya memperjuangkan bantuan BSPS atau yang biasa disebut program bedah rumah dengan menyasar 50 rumah warga. 

BACA JUGA: Bupati Djohan: Talas Beneng Mempunyai Prospek  Ekonomi Luar Biasa

Program ini secara khusus diperjuangkan HBK ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Warga yang mendapat program bantuan bedah rumah ini bermukim di lima Desa yang ada di Kec. Batulayar, masing-masing  Desa Batulayar, Desa Senggigi, Desa Batulayar Barat, Desa Sandik, dan Desa Bengkaung.

HBK menjelaskan, program BSPS ini diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumahnya beserta prasarana, sarana dan utilitas umumnya.

Program ini termasuk program padat karya tunai yang melibatkan banyak tenaga kerja. Mulai dari Tenaga Fasilitator Lapangan, Koordinator Fasilitator, dan tenaga tukang yang diambil dari penduduk setempat.

“Jadi, selain membantu saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan perbaikan rumah, juga bisa membantu tetangga dan masyarakat sekitar mendapatkan penghasilan tambahan sebagai tukang,” kata HBK.

Politisi Partai Gerindra ini pada kesempatan yang sama, juga mengajak masyarakat yang hadir dalam kegiatan reses tersebut untuk berdiskusi terkait kondisi perekonomian yang cukup sepi menyusul pandemi Covid-19 yang masih terus terjadi. 

Kepada HBK, masyarakat pun menyampaikan uneg-uneg mereka.

Penyaluran Bantuan Sembako

Di Desa Aik Berik, Kec. Batukliang Utara, di Kab. Lombok Tengah. Tim dari Yayasan HBK Peduli, menyalurkan bantuan langsung tunai dan paket-paket sembako kepada anak yatim, fakir miskin dan orang-orang dhuafa.

“Pada saat-saat yang sulit seperti sekarang ini, saat pandemi Covid-19 belum tahu kapan akan berakhir, kita semua harus terus bergandengan tangan. Saling menguatkan, agar kita mampu keluar dari serangan pandemi Covid-19 secepatnya,” kata Rannya Agustyra Kristiono.

Sekretaris Yayasan HBK PEDULI mengatakannya di sela penyerahan bantuan sembako tersebut.

BACA JUGA: Guru Tidak Tetap Terima Bantuan CSR dari Bank BNI Cabang Mataram

Bantuan sembako diserahkan langsung Sekretaris Yayasan HBK Peduli Rannya Agustyra Kristiono yang didampingi Ketua PKK Kab. Lombok Tengah, Baiq Nurul Aini Pathul Bahri. 

Hadir pula, para istri anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra Kab. Lombok Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Rannya mengucapkan banyak terima kasih dan sangat bersyukur, karena diberi kesempatan untuk bertatap muka dan bersilaturahmi dengan masyarakat di Batukliang Utara. 

Termasuk juga para anak yatim piatunya.

“Bagi saya, sedekah merupakan amalan yang paling berharga karena dengan banyak memberi kita akan mendapat banyak manfaat, dimana bagi kaum muslim yang selalu bersedekah terutama kepada anak yatim, maka Allah menjanjikan rezeki dan berkah yang tak akan  pernah kita kekurangan. Selain itu, sedekah juga akan menjauhkan kita dari banyak masalah dan mendekatkan kita kepada kebahagiaan dalam kehidupan,” kata Rannya.

Kepada anak-anak yatim yang hadir, Rannya pun menitipkan pesan agar mereka tetap semangat. Sebab, apa pun yang dialami di dalam hidup, harus selalu bersyukur dan senantiasa berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik bagi nusa dan bangsa. 

“Kiranya santunan yang diberikan hari ini, dapat bermanfaat dan berkah bagi kita semua, serta bahagia dunia wal akhirat,” imbuh Rannya. ***

 




Guru Tidak Tetap Terima CSR dari Bank BNI Cabang Mataram

Sebanyak 15 Guru Tidak Tetap menerima Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BNI Cabang Mataram

TANJUNG.lombokjournal.cm ~ Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kabupaten Lombok Utara (Disbudpora), Adnan, SPd, Mpd memfasilitasi 15 Guru Tidak Tetap (GTT) dengan pihak Perbankan di Aula Kantor Disbudpora KLU, Rabu (02/03/22).

Mengapresiasi BNK BNI yang mebantu Guru Tidak Tetap melalui CSR

Adnan di depan Bupati Lombok Utara, mengapresiasi pihak perbankan, dalam hal ini Bank BNI Cbang Mataaram,  yang peduli dan memberikan bantuan CSR sebesar Rp 5.000.000 per orang.

Karena hal ini dilakukan di saat kondisi pendapatan daerah menurun akibat Covid – 19. 

Diharapkan, ada lagi lembaga perbankan lainnya yang membantu GTT yang sudah cukup lama mengabdi di bidang pendidikan.

Pihak Bank BNI Cabang Mataram menyalurkan dana CSR sebesar Rp 75.000.000 Juta untuk 15 orang Guru Tidak Tetap.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh pihak perbankan dan disaksikan Bupati Lombok Utara di Aula Kantor Dikbudpora KLU. 

Sementara pihak Bank BNI mengungkapkan, bantuan Rp 5 Juta kepada masing masing GTT merupakan wujud kepedulian. 

“Jangan dilihat jumlahnya yang tidak seberapa, namun yang terpenting adalah niatnya dalam membantu GTT,” ungkapnya. 

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu,SH, mengungkapkan, persoalan daerah yang sangat komplek. 

Djohan juga menyampaikan terima kasih kepada Bank BNI yang telah menyalurkan bantuan CSR kepada 15 GTT di KLU.

Dan ia berharap, agar dapat memberikan semangat kerja dalam mendidik anak anak sekolah di tempat tugas masing masing. 

“Ini adalah perjalanan kehidupan yang kita saling menjaga. Maka dari itu, kami terus mendorong GTT untuk lebih profesional,” jelas Bupati Djohan. ***




Kepala Bappeda Buka Forum Lintas Perangkat Daerah KLU 2023 

Dalam pertemuan forum lintas Perangkat Daerah Kepala Bappeda KLU menekankan agar perangkat daerah memetakan program yang menjadi skala prioritas

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kepala Badan BAPPEDA Kabupaten Lombok Utara, Farihin, S.Sos membuka Forum Lintas Perangkat Daerah Kabupaten Lombok Utara, Selasa, (01/03/ 22).

Kepala Bappeda KLU, Parihin S.Sos. menyampaikan, Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Kabupaten Lombok Utara Tahun Anggaran 2023 dilaksanakan tanggal 1-2 Maret 2022.

Kepala Bappeda KLU Buka Forum Perangkat Daerah
Farihin, S.Sos

Disampaikan juga beberapa hal terkait keterbatasan anggaran, sehingga seluruh OPD mestinya memaksimalkan anggaran yang tersedia.

“Mengingat keterbatasan anggaran, di tahun 2023 ini kita mencoba lebih banyak mendorong anggaran untuk pemulihan ekonomi di tahun 2023, tentu dengan memaksimalkan anggaran yang ada,” ungkap Parihin.

Di sampaikan juga, dalam pelaksana anggaran dihajatkan pada program betul-betul menjadi prioritas utama dalam tahap pembangunan daerah.

“Mari melalui forum ini, betul-betul petakan program kita yang menjadi skala prioritas. mudah-mudahan itu yang kita dahulukan jangan berdasarkan keinginan kita. Sekali lagi pada kesempatan ini kita lebih bijak memilih dan memilah apa yang harus kita laksanakan di tahun 2023, ” jelasnya.

Selanjutnya Kegiatan ini merupakan tahapan setelah Musrenbang di tingkat kecamatan untuk menelaah dan menilai usulan yang akan diakomodir melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Harapan kita kegiatan ini menjadi langkah awal dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Lombok Utara yang adil untuk semua” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Bappeda membuka kegiatan tersebut dan kegiatan berjalan khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan dan dilanjutkan dengan diskusi.

Hadir dalam kegiatan tersebut  Unsur Unsur OPD seperti DLH, DISHUB, DIKES, SETWAN, DISPUS ARSIP, DUKCAPIL, SETDA, DPMPTSP, PERPUSDA,  BPBD,  DISPAR, DISKOMINFO, PUPR, BAKESBANGPOL, Para Kepada Bidang Lingkup Bappeda I Wayan Suartana, S.ST. Pi.M.Si. Alfian Zubair ST. Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Camat Kayangan, Camat Gangga dan tamu undangan lainnya. ***

 




Kantor Bupati KLU Dibangun Tahun Ini, Anggarannya  43 M

Pembangunan Kantor Bupati KLU dimulai 18 Februari Tahun Ini, bisa jadi pusat perkantoran Pemda dan DPRD KLU

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pembangunan Kantor Bupati Kabupaten Lombok Utara dimulai tahun ini. 

Dan dengan luas lahan tanah Pemda 2,332 M², diperkirakan bisa menjadi alternatif pusat Perkantoran Pemda KLU dan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KLU.

Deskripsi umum pembangunan Kantor Bupati Lombok Utara pada revisi tata ruang pengganti Perda No.9 tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lombok Utara, dan rencana detail Tata Ruang

Master plan untuk lokasi ini berada di kisaran Lapangan Supersemar Tanjung.

Menjelaskan pembangunan Kantor Bupati
Bupati H Djohan Sjamsu

“Jadi sangat representatif untuk masyarakat Meranti melakukan aktivitas di sekitar perkantoran,” kata Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu, SH.

Hal tersebut disampaikan dalam acara konferensi pers bersama sejumlah awak media, Rabu (02/03/22). 

Sedangkan anggaran pembangunan kantor Bupati ini menelan anggaran 43 milyar rupiah.

Pemda KLU di bawah kepemimpinan Bupati Djohan dan Wabup Danny Karter bersikeras melakukan pembangunan kantor bupati di tahun 2022 ini.

Pasalnya jika tidak tahun ini dikerjakan, berat untuk dilaksanakan tahun depan. Karena alasan pemilihan Presiden disertai Pileg dan Pilgub pada tahun selanjutnya tentunya membutuhkan anggaran besar

“Kantor bupati ini sudah disetujui DPRD KLU dan menjadi komitmen pemerintah kalau tidak dibangun tahun ini, berat untuk tahun depan, karena sudah masuk tahapan tahun politik dan menguras tenaga bahkan anggaran,” kata Djohan.

Djohan mengatakan, memperhatikan beberapa aspek terutama RT dan RW baik nasional, provinsi, kabupaten dan kota terkait dengan prioritas pembangunan, rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) terkait dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Pembangunan Kantor Bupati KLU berlokasi di sebelah selatan atau belakang RSUD Tanjung pada luasan lahan 2,6 Hektare. Sementara untuk bangunan induk terdiri dari empat lantai dan bangunan sekretariat di bagian belakang terdiri dari dua lantai. 

Luas total bangunan 2,332 M², sementara Landscape, yakni lapangan upacara, tempat parkir kendaraan roda dua dan roda empat, pos jaga keluar dan masuk dan sarana utilitas lainnya. 

Lantai satu terdiri dari ruangan Bupati, wakil Bupati, Sekda, dan ruang rapat khusus. Lantai dua terdiri dari ruang Asisten,1, 2 dan 3, ruang staf Ahli,1, 2 dan 3 serta ruang Arsip. Lantai 3 Musholla. Lantai dasar terdiri dari ruang Kabag,(6 bagian), Kasubag dan Staf.

Sementara Lantai satu terdiri dari Aula Pertemuan, dan ruang Kabag (3 bagian), Kasubag dan Staf.

Luas landscape 2,3 Hektar terdiri dari lapangan upacara, Taman, Parkir Kendaraan dan utilitas lainnya. 

Tahapan pelaksanaan pembangunan Gedung Kantor Bupati Lombok Utara dimulai tanggal 18 Februari 2022 dan berakhir pada 15 Desember 2022. 

Penyedia jasa kontraktor PT. Damai Indah Utama (DIU, KJU Kerjasama Operasi). 

Nilai Konstruksi 43 M. Sementara Konsultan MK (Konsultan Manajemen Konstruksi dan Pengawasan) PT. Momen Estetika Konsultan kerjasama operasi dengan CV. Pola Dwipa Konsultan. Nilai Kontrak 1,1 M. ***