Wagub NTB, Target 4 Juta Wisatawan Dapat Terpenuhi
Kondisi pariwisata di NTB sudah membaik dan bahkan telah pulih dari kondisi pasca terjadi bencana alam gempa tahun lalu
MATARAM.loombokjournal.com — Wakil Gubenur Provisni Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj Siti Rohmi Djalillah mengatakan, target 4 juta kunjungan wisatawan ke NTB pada 2019 dapat tercapai.
Kendati dengan adanya beberapa event pendukung untuk mendorong kunjungan tersebut, sangat membantu.
“Kita harus perjuangkan target wisatawan yang 4 juta, dan event itu iya cukup dari pada tidak,” kata Hj Siti Rohmi Djalillah,
Dikatakannya, beberapa event yang dilakukan oleh pemerintah sendiri sangat membantu, seperti Lombok Sumbawa Great Sale (LSGS) dan Bau Nyale.
Menurutnya, event pada tahun ini jika dibandingkan dengan tahun lalu memang ada perbedaan. Kendati di 2018 lalu tidak ada bencana dan kendala kenaikan harga tiket.
Meskipun memasuki masa low season, namun kunjungan wisatawan tetap ada dan ditambah dengan adanya event justru meningkat. Berbeda dengan kondisi saat ini justru kunjungan wisatawan tidak banyak.
“Tetapi banyak juga wisatawan yang datang, kalau dibandingkan dengan event sebelumnya tidak seperti sekarang. Kemarin saya sempat tanya ke bupati Lombok Tengah, ternyata tempatnya terbagi jadi 4 tempat,” ungkapannya.
Dijelaskan, kondisi pariwisata di NTB sudah membaik dan bahkan telah pulih dari kondisi pasca terjadi bencana alam gempa tahun lalu.
Mulai kesiapan Infrastruktur pendukung pariwisata pun telah rampung persiapannya. Sehingga, tidak ada hal yang perlu di khawatirkan wisatawan untuk datang berwisata.
“Ini kondisinya low season dan untuk tiket pesawar terjadi di seluruh Indonesia. Kita sempat terjadi gempa juga, cuma secara infrastruktur kita sudah siap pasca gempa kemarin itu sudah bangkit dan normal,” terangnya.
Diakuinya, kondisi saat ini lebih kepada karena harga tiket pesawat yang melonjak dan bukan pasca gempa.
Mengingat sejumlah tempat wisata telah pulih, sehingga diharapakan harga tiket dapat segera diatasi agar pariwisata di Indonesia terutama di NTB dapat kembali membaik lagi.
“Karena lokasi wisata, fasilitas umum dan sosial semua sudah siap dan kembali normal,” jelasnya.
AYA/Hms NtB