NTB Jadi Daerah yang Business Friendly
Para pelaku bisnis memberikan pandangannya terkait perekonomian NTB,dan pertumbuhannya
MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat ( NTB), Haji Lalu Muhammad Iqbal atau Gubernur Iqbal ingin menjadikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB sebagai pemerintah yang bergaya corporative government.
NTB diharapkan menjadi daerah yang ramah pada komunitas ekonomi dan bersahabat dengan pertumbuhannya.
BACA JUGA : Toleransi Diperkuat pada Perayaan Idhul Fitri – Nyepi 2026
“Kami ingin menjadi pemerintah yang diurus bergaya corporative government agar tuning dan selaras dengan kalangan bisnis”, ujar Gubernur Iqbal.
Hal itu diungkapkannya saat buka puasa bersama pemangku kepentingan ekonomi dan pelaku bisnis di Pendopo, Senin (16/03/26).
Dikatakannya, Pemerintah Provinsi siap menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi. Dirinya menyebut saat awal 2025, pemerintah mengakui banyak rencana pembangunan yang belum sesuai dengan rencana bisnis.
“Jika kebutuhannya revisi rencana pembangunan maka kita akan proaktif memberikan dukungan pada investasi,” tegasnya.
BACA JUGA : Desa Berdaya Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem
Gubernur Iqbal berharap dalam kegiatan ini para pelaku bisnis dapat memberikan pandangannya terkait perekonomian NTB,dan pertumbuhannya sebagai upaya perbaikan dan peningkatan.
Dirinya menyebut, benchmark RPJMD dengan visi misi Makmur Mendunia sebelum direvisi mengacu pada pertumbuhan 5,3 persen pada September 2024.
Sehingga Pemprov menetapkan target pertumbuhan 0,7 persen yang dinaikkan menjadi 6 persen di tahun 2025.
Sayangnya, crash yang terjadi di awal pemerintahan Iqbal Dinda disebabkan karena take off dari angka pertumbuhan minus 1,47 persen bukan 5,3 persen sesuai benchmark.
Namun demikian berakhir dengan angka pertumbuhan 3,22 persen di tahun itu.
Gubernur Iqbal mengingatkan, dari perspektif target 6 persen, pertumbuhan gagal dicapai namun dari perspektif target kenaikan dari 0,70 naik 4,69 dalam kurun waktu setahun.
“Mudah mudahan momentum kenaikan ini bisa sama sama kita jaga di tahun ini dengan target diatas 6 persen dengan tantangan faktor ekonomi global, nasional dan daerah,” pungkasnya.
BACA JUGA : Gubernur Iqbal Tinjau Pergerakan Penumpang di BIZAM
Acara Buka Bersama yang diinisiasi Biro Ekonomi Pemprov NTB dihadiri pemangku kepentingan ekonomi, pelaku bisnis dan investor. jmy/her/kominfotikntb