Tiket Pesawat Naik, Kunjungan Wisatawan Anjlog Dan Produk UMKM Pun Lesu
Dishub tidak bisa banyak berbuat, karena merupakan kewenangan pemerintah pusat termasuk maskapai penerbangan yang memiliki otoritas
MATARAM.lombokjournal.com — Kenaikan harga tiket pesawat dan kebijakan bagasi berbayar oleh sejumlah maskapai penerbangan, telah berdampak terhadap menurunnya kunjungan wisatawan ke NTB, termasuk lesunya penjualan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di NTB.
“Mahalnya harga tiket dan kebijakan bagasi berbayar memang cukup berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan ke NTB,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu. Bayu Widiya di Mataram, Rabu (20/02)
Menyikapi kondisi tersebut, Pemprov NTB telah bersurat ke sejumlah maskapai penerbangan, termasuk kementerian, supaya kebijakan tersebut ditinjau ulang, harga tiket bisa diturunkan.
Ia mengatakan, akibat kebijakan tersebut, aktivitas penerbangan mengalami penurunan, banyak porter di bandara yang menganggur.
Meski demikian pihaknya tidak bisa banyak berbuat, karena merupakan kewenangan pemerintah pusat termasuk maskapai penerbangan yang memiliki otoritas.
“Maskapai juga, kalau penumpang sepi, tidak mungkin mau terbang kalau dalam kondisi kosong” terangnya.
Selain disebabkan harga tiket mahal dan kebijakan bagasi berbayar, sepinya hunian perhotelan kegiatan di hotel juga bisa jadi disebabkan karena belum normalnya kegiatan pemerintahan.
AYA