Menteri Agama Soroti Kualitas Pengeras Suara di Masjid

Persoalan teknis seperti kualitas pengeras suara, menurut Menteri Agama, seringkali luput dari perhatian

MATARAM.LombokJournal.com ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti kualitas pengeras suara di sejumlah masjid dan mushola yang dinilai masih belum optimal. 

Menurut dia, kualitas audio yang kurang baik dapat membuat bacaan imam dalam shalat atau kegiatan keagamaan tidak terdengar jelas sehingga sulit diresapi oleh jamaah.

BACA JUGA :  Tiket ke RinjaniBisa Dipesan, Pendakian Dibuka 1 April

Menteri Agama mengatakan, persoalan teknis seperti kualitas pengeras suara seringkali luput dari perhatian. Padahal memiliki dampak langsung terhadap kekhusyukan ibadah. 

“Kadang-kadang bacaan imam sebenarnya sangat bagus, tetapi karena kualitas speakernya kurang baik, suaranya tidak jernih. Akibatnya pesan atau makna dari bacaan itu tidak sampai dengan baik kepada jamaah,” kata Menteri Agama Nasaruddin, Sabtu (07/03/26) di urabaya Jawa Timur.

Ia menilai perbaikan sistem audio di rumah ibadah dapat membantu jamaah lebih memahami dan menghayati bacaan shalat maupun kegiatan keagamaan lainnya. 

BACA JUGA : Takbiran Bisa Saja Berbaengan dengan Hari Raya Nyepi

“Kalau suaranya jelas, orang bisa lebih menghayati. Itu hal sederhana, tetapi dampaknya besar bagi kualitas ibadah,” ujarnya.

Rektor ITS Bambang Pramujati saat bertemu Menteri Agama menyatakan kesiapan kampusnya untuk berkontribusi melalui program pengabdian kepada masyarakat. 

Menurut dia, mahasiswa ITS memiliki kompetensi teknis yang dapat dimanfaatkan untuk membantu memperbaiki atau merancang sistem pengeras suara yang lebih baik di masjid dan mushola.

BACA JUGA : Prediksi BMKG, Tahun 2026 Musim Kemarau Datang Lebih Awal

Keterlibatan mahasiswa dalam program tersebut tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang praktek bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang dipelajari di kampus.dan

 




Jemaah Haji Tahun Ini Dapat 10 Liter Zamzam

Sebelumnya para jemaah haji hanya mendapat jatah 5 liter, penambahan 5 liter tahun ini sebagai kecintaan pada para jemaah

MAKKAH.LombokJournal.com ~  Jemaah haji Indonesia 1444 H/2023 M mendapatkan jatag air Zamzam sebanyak 10 liter.

Kabar gembira untuk jemaah haji ini disampaikan  Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, saat melepas 369 jemaah kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Batam (BTH 01). Ini merupakan kloter perdana jemaah haji yang akan kembali ke Tanah Air.

BACA JUGA: Band Dewa 19 Ambassador Pariwisata Gili Tramena, Lombok

Sebelumnya jatah air Zamzam untuk jemaah haji hanya 5 liter.

“Tahun ini kita putuskan menambahkan 5 liter Zamzam untuk jemaah haji dan petugas,” terang Menag Yaqut yang disambut ucapan syukur dari para jemaah haji, di Syisyah-Makkah, Senin (03/07/23).

Menurut Menag, 10 liter air Zamzam untuk jemaah haji dibagikan di asrama haji debarkasi. 

“Mudah-mudahan air Zamzam yang diberikan membawa berkah buat bapak ibu para jemaah haji semuanya,” katanya.

BACA JUGA: Seru! 2023 Penenun Sukarar Siap Menenun Seharian

Kebijakan menambah 5 liter air Zamzam ini sebagai bentuk kecintaan atau tali asih kepada jemaah haji. 

Membawa air Zamzam lebih banyak menjadi harapan seluruh jemaah haji Indonesia.

“Jemaah sudah ditambah air Zamzamnya menjadi 10 liter. Saya minta jemaah tidak memasukkan air Zamzam ke dalam koper karena itu dilarang dalam aturan penerbangan. Koper jemaah yang membawa air Zamzam akan dibongkar,” pesan Menag.

Fase pemulangan jemaah haji Indonesia yang diberangkatkan pada gelombang pertama, dimulai hari Senin tanggal 3 Juli. 

BACA JUGA: Pabrik Bata Plastik Mulai Beroperasi di NTB

Ada delapan kloter yang akan diberangkatkan dari Makkah menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah hingga tengah malam nanti, yaitu;

  1. Kloter 1 Embarkasi Batam (BTH 01), berangkat dari Makkah 16.05 WAS (Waktu Arab Saudi), terbang 4 Juli 2023 pukul 00:05 WAS;
  2. Kloter 4 Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 04), berangkat dari Makkah 16.10 WAS, terbang 4 Juli 2023, pukul 00:10 WAS;
  3. Kloter 1 Embarkasi Surabaya (SUB 01), berangkat dari Makkah 16.10 WAS, terbang 4 Juli 2023 pukul 00:10 WAS;
  4. Kloter 1 Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS 01), berangkat 16.15 WAS, terbang 4 Juli 2023 pukul 00:15 WAS;
  5. Kloter 2 Embarkasi Surabaya (SUB 02), berangkat 16.35 WAS, terbang 4 Juli 2023 00:35 WAS;
  6. Kloter 2 Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS 02), berangkat 17.00 WAS, terbang 4 Juli 2023 pukul 01:00 WAS;
  7. Kloter 3 Embarkasi Surabaya (SUB 03), berangkat 17.30 WAS, terbang 4 Juli 2023 pukul 01:30 WAS;
  8. Kloter 1 Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 01), berangkat 23.40 WAS, terbang 4 Juli 2023 pukul 07:40 WAS

Pemulangan jemaah haji gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah akan berlangsung dari 4 – 18 Juli 2023.

Sementara jemaah haji yang berangkat pada gelombang kedua, akan menuju Madinah terlebih dahulu mulai 10 Juli 2023. 

Mereka akan berada di Madinah sekitar delapan atau sembilan hari. Proses pemulangan mereka dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah akan berlangsung dari 19 Juli – 2 Agustus 2023.***