Jemaah Umrah Masih Ada yang Tertahan di Arab Saudi

Tim Fungsi Konsuler KJRI Jeddah melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap jemaah umrah Indonesia

MATARAM,LombokJournal.com ~ Kementerian Haji dan Umrah RI bersama KJRI Jeddah terus memantau proses kepulangan jemaah umrah Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.

Berdasarkan pemantauan petugas, jumlah jemaah yang telah kembali ke Tanah Air tercatat 4.200 jemaah pada 28 Februari 2026, 2.047 jemaah pada 1 Maret 2026, 3.813 jemaah pada 2–3 Maret 2026, 2.001 jemaah pada 4 Maret 2026, 2.735 jemaah pada 5 Maret 2026.

Sehingga secara kumulatif sejak 28 Februari–5 Maret 2026, sebanyak 14.796 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Indonesia.

BACA JUGA : Takbiran Bisa Saja Berbarengan dengan Hari Raya Nyepi

Saat ini terdapat 158 jemaah yang masih menunggu penjadwalan ulang penerbangan.

Para jemaah umrah itu saat ini berada di dua lokasi, yaitu di Kota Jeddah dan Kota Makkah, menunggu penjadwalan ulang penerbangan sesuai dengan pengaturan maskapai dan penyelenggara perjalanan.

Pemerintah terus berkoordinasi dengan maskapai dan penyelenggara perjalanan agar kepulangan jemaah umrah berjalan lancar dan aman.

BACA JUGA : Rahasia Sahur Supaya Kenyang Lebih Lama

Kementerian Haji dan Umrah berkolaborasi dengan Tim Fungsi Konsuler KJRI Jeddah terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap jemaah umrah Indonesia, khususnya pada proses kepulangan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.

Staf Teknis Haji pada Kantor Urusan Haji Jeddah, M Ilham Effendy, menyampaikan bahwa petugas terus melakukan pemantauan langsung di bandara untuk memastikan proses kepulangan jemaah umrah tersebut berjalan dengan baik.

BACA JUGA : Puasa, Tak Perlu Lagi Minum Obat Maag

Seluruh penerbangan yang dipantau pada hari tersebut dilaporkan berjalan sesuai dengan jadwal keberangkatan.dan