Dana Bantuan Madrasah Swasta Cair Sebelum Lebaran

Jika sebelumnya dana bantuan disalurkan per triwulan, mulai 2026 mekanismenya dipadatkan menjadi dua tahap dalam setahun

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahap I Tahun Anggaran 2026 ditargetkan sudah masuk ke rekening penerima Dana Bantuan sebelum lebaran.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, pencairan BOP RA dan BOS Madrasah menjadi momentum krusial menjelang hari raya.

BACA JUGA : Bocah 4 Tahun Hanyut di Saluran  Drainase

“Target kami jelas, sebelum Idul Fitri dana bantuan sudah terealisasi. Lembaga tidak boleh terganggu aktivitasnya,” ujar Menag Nasaruddin Umar, Selasa 24 Februari 2026. 

Menurutnya, anggaran yang akan dicairkan pada tahap I ini mencapai Rp4,5 triliun, terdiri atas: Rp428 miliar anggaran BOP RA dan Rp4,1 triliun anggaran BOS Madrasah. 

“Anggaran ini diperuntukkan bagi sekitar 31 ribu RA dan 52 ribu madrasah swasta,” katanya dilansir dari laman resmi Kemenag.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno menjelaskan, tahun ini, pemerintah mengubah pola distribusi anggaran BOP RA dan BOS Madrasah. Jika sebelumnya dana bantuan disalurkan per triwulan, mulai 2026 mekanismenya dipadatkan menjadi dua tahap dalam setahun—berbasis emester.

BACA JUGA : Kudapan Ini Banyak Disantap Saat Takjil

Menurut Amien Suyitno, skema baru ini disebut lebih adaptif terhadap kebutuhan riil madrasah dan RA, sekaligus menyederhanakan proses administrasi. 

Namun, percepatan itu juga menuntut kedisiplinan tinggi dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari operator lembaga hingga kantor wilayah di daerah. 

Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, memastikan seluruh proses pencairan dana BOP RA dan BOS Madrasah 2026 dilakukan secara digital melalui portal resmi Kementerian Agama. 

Menurut dia, digitalisasi bukan sekadar formalitas, melainkan upaya mempercepat verifikasi dan meminimalkan potensi kesalahan administratif.

Sejalan dengan itu, ada dua tahapan yang harus dicermati pengelola RA dan Madrasah. 

Pertama, pengajuan berkas mulai 22 Februari sampai 3 Maret 2026. 

Kedua, verifikasi berkas dari 22 Februari sampai 4 Maret 2026.

Nyayu Khodijah mengigatkan, kelalaian sekecil apa pun dalam pengunggahan dokumen dapat berdampak langsung pada jadwal pencairan dana bantuan itu. 

BACA JUGA : Hujan Lebat dan Angin Kencang Sampai 1 Maret 2026

“Pastikan seluruh dokumen lengkap dan diunggah tepat waktu. Jangan sampai keterlambatan administratif menghambat hak lembaga,” tutupnya.(*)

 




Mudik Ceria Gratis 2024, Mudahkan Pemudik Rayakan Lebaran 

Program pelepasan mudik ceria gratis tahun ke-4 ini dapat memberikan kemudahan para pemudik merayakan lebaran bersama keluarga tanpa khawatir biaya transportasi

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB kembali menggelar program pelepasan mudik ceria secara gratis tahun 2024 untuk mendukung pemudik yang ingin merayakan lebaran dengan keluarga di kampung halaman. 

BACA JUGA : Mengajar untuk Memotivasi : Pengajaran KMHDI di Sumbawa 

Bersyukur atas terselenggaranya program pelepasan mudik ceria gratis, yang telah masuk tahun ke-4
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB Lalu M. Faozal

Program ini membebaskan biaya transportasi bagi pemudik, memungkinkan mereka merayakan momen lebaran tanpa beban finansial (06/04/24).

Dinas Perhubungan Provinsi NTB bertanggung jawab atas pelaksanaan pelepasan mudik ceria gratis ini sebagai bagian dari upaya Pemprov NTB dalam memperlancar arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri. 

Melalui kerjasama dengan berbagai pihak seperti Jasa Raharja Provinsi NTB, Damri, dan Gapasdap, tiket gratis disediakan bagi pemudik yang ingin pulang ke kampung halaman.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Lalu M. Faozal, S.Sos., M.Si sebagai perwakilan Pj Gubernur NTB, diungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya program pelepasan mudik ceria gratis ini yang telah memasuki tahun ke-4. 

BACA JUGA : Pilgub NTB 2024, Poros Tengah Dorong Kompetisi Ketat

Harapannya, program ini dapat memberikan kemudahan bagi para pemudik dalam merayakan lebaran bersama keluarga tanpa harus khawatir dengan biaya transportasi.

Sementara itu, Kepala Cabang Jasa Raharja, Dicky Siwa Permadi, S.E, juga menyampaikan kebahagiaannya dapat membantu pemudik pulang berkumpul dengan keluarga tercinta. 

Dia juga mengingatkan para pemudik untuk berhati-hati dalam berlalu lintas dan menggunakan kendaraan yang pajaknya hidup.

Peserta program ini tidak hanya mendapatkan tiket gratis, tetapi juga fasilitas lainnya yang disediakan oleh penyelenggara. Mereka juga akan mendapat bimbingan dan pengawalan selama perjalanan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan selama mudik.

Program pelepasan mudik ceria gratis tahun 2024 menunjukkan kepedulian Pemprov NTB terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama dalam momen sakral seperti lebaran. 

BACA JUGA : Rekomendasi Pendirian Fakultas Kedokteran untuk UMMAT

Diharapkan, program ini memberikan rasa aman, nyaman, dan bahagia bagi para pemudik pulang ke kampung halaman. pnd/dyd