Hilang di Lotim, ABK Kapal Terbalik Ditemukan di Sumbawa

 Amirudin asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dilaporkan hilang dan dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Operasi SAR terhadap Amirudin 50 tahun yang dilaporkan hilang di perairan Kaliantan resmi berakhir. 

Korban yang hilang itu ditemukan di perairan Tanjung Menangis, Kabupaten Sumbawa pada Selasa (11/03/26) siang.

BACA JUGA : Biogas TPA Kebon Kongo Disalurkan untuk Penduduk Sekitar

Berdasarkan laporan dari Kantor SAR Mataram, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (05/03)sekitar pukul 17.30 WITA saat kapal dalam perjalanan pulang dari Perairan Kaliantan menuju Labuan Lombok. 

Kapal dihantam gelombang. Kapten kapal tidak dapat mengendalikan kemudian dan akhirnya terbalik, menyebabkan seluruh ABK kapal tenggelam.

Dari lima orang ABK yang berada di atas kapal tersebut, empat orang berhasil selamat. Sementara satu orang lainnya bernama Amirudin asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dilaporkan hilang dan dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

BACA JUGA :  Ramadhan akan Datang 2 kali di Tahun 2030

Setelah beberapa hari dilakukan upaya pencarian, korban ABK kapal terbalik yang hilang akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sekitar perairan Tanjung Menangis, Kabupaten Sumbawa. 

Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Sumbawa untuk proses penanganan lebih lanjut.

“Setelah dilakukan konfirmasi oleh pihak keluarga, jenazah tersebut dipastikan merupakan Amirudin yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Kaliantan,” ungkap Koordinator Pos SAR Kayangan, M Darwis mewakili Kepala Kantor SAR Mataram. 

BACA JUA :  Dokter Jack Selamat Jalan ~ Dokter Happy

Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.dan

 

 




Balita yang Hilang Saat Bermain di Genangan Air, Ditemukan 

Korban balita yang dinyatakan hilang saat itu sedang bermain di depan rumahnya. Ibu korban sempat meninggalkan sang anak selama kurang lebih 30 menit

MATARAM.LombokJournal.com ~ Upaya pencarian intensif terhadap Muhammad Rafid Zaki, balita laki-laki yang dilaporkan hilang di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, berakhir. 

Balita 2,5 tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pencarian hari ketiga, Rabu 11 Maret 2026.

BACA JUGA : Hilang di Lotim, ABK Kapal Terbalik Ditemukan di Sumbawa

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Kayangan, M Darwis menyatakan bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 15.30 WITA oleh warga setempat yang hendak mandi di area DAM aliran sungai.

“Lokasi penemuan sekitar 3 kilometer ke arah barat dari titik awal perkiraan hilangnya korban,” kata Darwis.

Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

BACA JUGA : Dokter Jack Se;amat Jalan — Dokter Happy

Peristiwa memilukan ini bermula pada Minggu 8 Maret 2026 pagi. Berdasarkan laporan, korban saat itu sedang bermain di depan rumahnya. Ibu korban sempat meninggalkan sang anak selama kurang lebih 30 menit. 

Namun, saat kembali, korban sudah tidak ditemukan di lokasi.

Pihak keluarga dan aparat setempat sempat melakukan pencarian mandiri, termasuk menyisir aliran sungai yang hanya berjarak 10 meter dari rumah korban, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.

Operasi SAR ini melibatkan personel gabungan berskala besar, yang terdiri dari Tim Rescue Kantor SAR Mataram & Pos SAR Kayangan, Camat Sembalun, SAR Unit Lombok Timur, Polsek Sembalun, Satpol PP, SAR Unit, Damkarmat Lombok Timur, BPBD Lombok Timur, Kades Sembalun Lawang, TSBK Bima, TSBD Sembalun, Tagana, serta para relawan dan masyarakat setempat. 

BACA JUGA : Ramadhan Akan Dua Kali di Tahun 2030

Dengan ditemukannya korban balita yang hilang, dalam operasi SAR secara resmi dinyatakan berakhir dan