Penanganan Pekerja Migran Perlu Pendekatan Kemanusiaan
Banyak kasus pekerja migran bermula dari minimnya pengetahuan, karena itu perlu pendakatan kemanusiaan
MATARAM.LombokJournal.com ~ Kasus pekerja migran ilegal dan perdagangan manusia berawal pula dari minimnya pengetahuan dan akses pekerja migranke luar negeri. Karena itu diperlukan penanganan yang komprehensif
“Perlu penanganan yang komprehensif mulai dari hulu dan kesadaran kita semua untuk mulai menangani persoalan pekerja migran dengan pendekatan kemanusiaan,” ujar Gubernur.NTB, Zulkieflimansyah.
Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB mengatakan itu usai penandatangan Nota Kesepatakan atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pencegahan, Penegakan Hukum dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia asal Nusa Tenggara Barat, Selasa (27/06/23) di Mapolda NTB.
Penandatanganan bertujuan melindungi pekerja migran itu dilakukan bersama Pemerintah Provinsi NTB, Kepolisian Daerah, Kementerian Hukum dan HAM dan BP2MI.
Sementara itu, Kapolda NTB, Drs Djoko Perwanto mengatakan, MoU ini adalah langkah penting dan strategis agar banyaknya kasus pekerja migran dan perdagangan manusia yang terjadi menjawab persoalan penanganan yang ada.
“Kita akan mulai dari desa dan lingkungan masyarakat terkecil. Polda juga memiliki sumberdaya dan fasilitas serta program yang dapat sejalan dengan MoU ini,” jelasnya.
Dalam penandatangan tersebut hadir pula, Deputi Bidang Penempatan Pekerja Migran Kawasan Amerika Pasifik Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Drs Lasro Simbolon, MA dan Kepala Wilayah Kemenkumham NTB, Romi Yudianto, SH, MH. ***
Persediaan Sapi Sambut Idul Adha di NTB Aman
Gubernur NTB dan Mentan kunjungi peternak sapi, pastikan ketersediaan hewan kurban sambut Idul Adha mencukupi
LOBAR.LombokJournal.com ~Gubernur NTB, Zulkieflimansyah di hadapan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) memastikan, ketersiaan hewan kurban di NTB sambut Idul Adha sudah cukup dan aman.
Hal itu disampaikan Bang Zul saat melakukan kunjungan bersama Menteri Pertanian RI, SYL untuk memastikan ketersediaan sapi untuk Idul Adha di Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Senin (26/06/23).
Bang Zul menyatakan ketersediaan hewan kurban untuk menyambut Idul Adha di Nusa Tenggara Barat sudah mencukupI.
“Bersama menteri Pertanian di Gerung Lobar melihat persiapan dan ketersediaan hewan qurban menje;ang Idul Adha di NTB. Alhamdulillah semuanya siap!” Ungkap Gubernur.
Saat itu Bang Zul dan Mentan SYL membahas solusi untuk peternak-peternak asal NTB yang hewannya belum terserap di Jakarta.
Mentan telah menugaskan staf khusus untuk menyelesaikan masalah ini.
Bang Zul tengah berkoordinasi dengan Plt Gubernur DKI Jakarta dan Kepala Badan Pangan Nasional agar sapi-sapi NTB yang belum terserap di Jakarta bisa diserap oleh BUMD DKI.
“Saya sedang berkordinasi dengan Plt Gubernur DKI Mas Heru dan Kepala Badan Pangan Nasional agar bisa di serap oleh BUMD DKI,” tandas Gubernur. ***
Wow! Sirkuit Samota Punya Lintasan Terbaik Di Dunia!
MXGP Samota 2023 merupakan kali kedua di Sirkuit Samota Sumbawa, menjadi seri ke sepuluh gelaran MXGP musim ini
SUMBAWA.LombokJournal.com ~ CEO FIM Motocross World Championship, David Luongo menyebut MXGP Samota yang digelar di Sirkuit Samota yang merupakan tempat indah dan spektkuler.
Gelaran Motor Cross Grand Prix atau MXGP 2023 Samota di Sirkuit SamotaSumbawa dipuji David Luongo sebagai salah satu sirkuit dengan lintasan terbaik di dunia.
“Ini kali kedua bagi kami mengunjungi pulau Sumbawa, lintasan di Sirkuit Samota ini sangat kami sukai, Sumbawa merupakan tempat yang sangat spektakuler dan tempat yang indah untuk dilihat. Mari kita nikmati balapan ini,” ujar David di tengah acara Welcome Opening Ceremony MXGP 2023, di halaman kantor Bupati Sumbawa (23/06/23).
MXGP Samota 2023 merupakan kali kedua di Sirkuit Samota Sumbawa, menjadi seri ke sepuluh gelaran MXGP musim ini, dengan peserta dari 18 Negara dengan jumlah rider 23 MXGP dan 25 MX2.
Selain lintasan terbaik Sirkuit Samota memiliki daya tarik pesona alam yang tidak dimiliki oleh siruuit di negara lainnya, sebut saja pulau Moyo dengan air terjunnya, serta teluk saleh dengan spot hiu paus.
“Dua hari yang lalu saya berenang bersama hiu, salah satu hiu terbesar di dunia, Sumbawa memiliki wisata yang paling indah ada air terjun, indahnya terumbu karang saat menyelam di pulau Moyo,” ungkap Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.
Ia mengatakannya saat menyampaikan sambutan di acara Welcome opening Ceremony MXGP 2023.
Bang Zul optimis gelaran MXGP Samota tahun ini tidak kalah dengan tahun lalu. Selain menyuguhkan tontonan motocross, para pengunjung dapat menikmati keindahan alam Sumbawa dengan destinasi wisata terbaiknya
“Kemarin MXGP Samota menjadi event penonton terbanyak di dunia, mudah-mudahan besok akan lebih banyak lagi jauh dari tahun kemarin,” kata Bang Zul.***
Pemprov NTB Terbuka, IKIP NTB 5 Besar Nasional
Dalam asesmen yang dilakukan multi pihak, Pemprov NTB masuk Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) 5 besar nasional
MATARAM.LombokJournal.com ~ Provinsi NTB meraih urutan ke – 4 se Indonesia Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) tahun 2023 dengan perolehan nilai sebanyak 81,81 poin mendapatkan kategori baik.
Urutan pertama diraih oleh Provinsi Jawa Barat yang meraih 84,43 Poin – kategori baik. Di urutan kedua Provinsi Riau meraih 82,43 Poin – kategori baik, kemudian urutan ketiga Provinsi Bali meraih 81,86 poin – kategori baik.
Sedang Provinsi NTB berada di urutan keempat meraih 81,81 poin – kategori baik. Disusul ururtan kelima Provinsi Nangroe Aceh Darussalam meraih 81,27 poin – kategori baik.
Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy mengatakan, asesmen IKIP ini dilakukan oleh multi pihak sebagai informan ahli, yang ditetapkan secara random oleh Komisi Informasi Pusat.
Tim yang melakukan asesmen ada akademisi, praktisi, profesional, media, NGO dan lain lain.
“Kominfotik sendiri tidak dilibatkan sebagai informan ahli, Ini dimaksudkan agar hasil IKIP ini objektif dan jauh dari intervensi,” tutur Kepala Diskominfotik yang biasa disapa Bang Najam.
Menurutnya, IKIP NTB sejalan dengan sikap terbukanya pimpinan daerah NTB, yakni Gubernur NTB dan Wakil Gubernur NTB yang sangat bersahabat dengan warga.
“IKIP NTB ini inline dengan sikap terbuka dan keseharian pimpinan di NTB yang sangat welcome, terbuka dan bersahabat dengan warga dimana pun. Bukan hanya kebiasan menyapa langsung ke desa, dusun dan kampung – kampung namun juga sangat proaktifmenyapa dan memberi solusi melalui media sosial,” ungkap Bang Najam.
Ia berharap, agar perolehan yang diraih Provinsi NTB terus dipertahankan dan sinergitas dan kolaborasi seluruh elemen sangat diperlukan.
“Semoga ke depan bisa lebih baik lagi. Setidaknya mempertahankan kondisi yang ada. Suport, keterlibatan dan komitmen seluruh pihak dibutuhkan. Bukan hanya pemerintah saja. Tapi seluruh elemen pemerintahan dari pemerintahan paling bawah, Pemdes, Kecamatan, Kabupaten Kota diharapkan sinergi membangun pemerintahan yang terbuka,” tutur Bang Najam. ***
Gubernur NTB Kunjungi Al Bukhari International University
Lulusan ponpes dari Lombok dan Sumbawa, kata Gubernur NTB, yang dikirim untuk belajar di Al Bukhari International University
KEDAH,MALAYSIA.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengunjungi Al Bukhari International University dan bertemu dengan Presidennya Dato Abdul Azis Tadjuddin, di Kedah Malaysia Utara, Kamis (25/05/23).
Gubernur Zulkieflimansyah dan Dato Abdul Azis Tadjuddin
Berbeda dengan tempat lain, di sini anak-anak beasiswa NTByang sekolah di program S1 setamat SMA. Mereka mendapatkan beasiswa selama empat tahun sampai selesai dari kampus Al Bukhari ini.
“Kita cuma menanggung tiket pesawat saja. Semua yang kita kirim ini ternyata lulusan pondok semua, ada dari Nurul Hakim, Nurul Ilmi dan lain lain. Selain dari Pulau Lombok juga dari pondok-pondok Pulau Sumbawa, ada dari Al kahfi, Dea Malela, Al ikhlas dan lain lain,” jelas Bang Zul.
Gubernur NTB dan Walikota Mataram Sehati Sukseskan MXGP
MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Walikota Mataram H. Mohan Roliskana satu frekuensi alias sehati mensukseskan event balap MXGP Lombok di Ex Bandara Selaparang Mataram.
“Event balap motor ini bukan hanya balap semata melainkan ini adalah eksternalitas untuk pengungkit aktivitas kegiatan pembangunan di NTB,” tutur Bang Zul.
Hal itu disampaikannya dalam rapat persiapan MXGP Lombok Sunmbawa 2023 di gedung Sangkareang Kantor Gubernur, Senin (22/05/23).
Ditambahkan Bang Zul, tanah yang yang luasnya 68 hektar itu akan dimanfaatkan maksimal dan dihidupkan kembali.
Sehingga aktivitas bisnis di kota Mataram akan menggeliat bangkit.
“Jika ini sukses, saya yakin aktivitas bisnis di kota Mataram akan menggeliat bangkit, Senggigi akan hidup bahkan Lombok Utara dengan 3 Gili akan kecipratan atas berbagai aktivitas lainnya,” ujarnya.
Selain menjadi kebangkitan ekonomi, event MXGP ini dapat meningkatkan lapangan kerja, pariwisata, okupansi hotel dan lain sebagainya. Apa gunanya pelaksanaan MXGP bila tujuan seperti dimaksud tidak berkembang dan maju
Senada dengan Gubernur NTB dan Walikota Mataram, H Mohan Roliskana siap menyukseskan penyelenggaraan MXGP Lombok 2023 dengan seluruh stakeholder.
Mulai Pemerintah Kota, keamanan, pelaku bisnis dan masyarakat agar sukses acara, sukses ekonomi dan sukses pencitraan.
“Event internasional ini tidak semata event olahraga tapi eksternalitas positif yang berdampak pada banyak sektor ekonomi kota Mataram,” ujar Mohan.
Dikatakan Mohan, Pemerintah Kota Mataram dalam akan mendukung maksimal penyelenggaraan MXGP Lombok di eks bandara Selaparang.
Ia berharap event ini mampu menjadi daya ungkitperputaran ekonomi dalam sektor akomodasi, transportasi dan UKM.
Terlebih pemanfaatan 8,6 Ha lahan eks Bandara Selaparang di masa depan yang kerjasama pemanfaatannya telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat oleh Angkasa Pura I, BUMN yang mengelola aset bandara Selaparang.
Ia mengapresiasi ikhtiar Gubernur Zulkieflimansyah, dan yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTB dalam menghadirkan berbagai event internasional, sekaligus menempatkan Pemkot Mataram menjadi daerah tuan rumah MXGP 2023 yang akan berlangsung 1-2 Juli mendatang setelah putaran pertama MXGP di Samota, Sumbawa. ***
Gubernur NTB Ajak Pelihara Silaturahim dan Saling Memaafkan
MATARAM.LombokJournal.com ~ Bang Zul sapaan Gubernur NTB, Zukieflimansyah becerita pengalamannya menjadi Imam Sholat di Masjidil Haram.
Itu terjadi saat ia masih kuliah di inggris bersama rombongan mahasiswa saat melaksanakan ibadah haji. Banyak yang tidak menduga Bang Zul jadi Imam Sholat di Masjidil Haram.
Cerita Gubernur NTB itu disampaikan saat menghadiri acara Halal Bihalal dan pelepasan Jamaah Calon Haji Rukun Keluarga Bima (RKB) Pulau Lombok, di auditorium UIN Mataram, Kamis (18/05/23)
Bang Zul mengatakan ketika di NTB, ia menceriakan pengalamannya menjadi Imam Sholat di Masjidil Haram kepada Tuan Guru.
“Banyak Tuan Guru kita bertanya bagaimana Pak Gubernur bisa menjadi Iman sholat di Masjidil Haram, saya jawab, saat kuliah di inggirs kami rombongan mahasiswa Indonesia menunaikan ibadah haji sejumlah 30 orang Mahasiswa saat itu,” katanya
Saat itu ia melaksanakan Ibadah Haji bersama rombongan Mahasiswa.
“Kami berangkat dengan sekedarnya, tidak ada pelepasan haji, tidak menyewa penginapan dan tidur dimana saja selama proses ibadah haji. Suatu saat kami rombongan terlambat bangun saat sholat berjamaah di Masjidil Haram, akhirnya kami rombongan mahasiswa memutuskan untuk sholat berjamaah di Masjidil Haram. Dan saat itu saya sebagi ketua rombongan diberi kesempatan untuk menjadi Imam, suatu kebanggaan pernah menjadi Imam Sholat di Masjidil Haram,” tuturnya.
Selain menghibur peserta Halal Bi Halal RKB dengan cerita pengalamannya saat melaksankan Ibadah Haji sewaktu kuliah di Inggris, Gubernur NTB menyampaikan pentingnya menjaga silturahim dan kebesaran hati, jiwa untuk saling memaafkan.
Anak-muda kepada sesepuh dan senior-senior kita di RKB, selain manfaat dari silaturahim dan memafkan adalah adanya akumulasi pengetahuan dan pengalaman, untuk kehidupan lebih baik kedepannya.
“Penting punya kebesaran hati, kebesaran jiwa untuk saling memaafkan, bagi anak-anak muda untuk terus memelihara silaturahim pada senior dan sesepuh kita ini, Karna dengan silatiahim dan memafkan ada akumulasi pengetahuan dan pengalaman yang bisa kita timba untuk menghadirkan kehidupan dan langkah kita depan lebih baik,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur NTB meminta kepada senior, para Tetuah Rukun Keluarga Bima Pulau Lombok agar senantiasa membuka pintu rumah seluas mungkin
Khususnya, kepada anak-anaknya, dan adik-adik pemuda yang ada di Mataram untuk bersilaturahim dan saling memafkan jika ada interaksi yang tidak berkenaan pada sesepuh RKB.
“Pada kesempatan ini, kami juga meminta kepada sesepuh-sesepuh kita, agar supaya kami anak-anak muda dapat bersilatuhim dan minta maaf atas segala kekeliriuan, jika ada interaksi yang kurang berkenan,” katanya.
Ketua RKB, Dr. Muhammad Irwan menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Gubernur NTB, dan menyampaikan selamat hari lahir untuk bapak Gubernur NTB Ke 51 Tahun.
“Suatu kebanggaan bagi kami Rukun Keluarga Bima yang ada di Pulau Lombok atas kesempatan Gubernur NTB untuk menghadiri undangan kami, dan selamat Ulang Tahun ke 51, senantiasa berkhidmat untuk NTB Gemilang”
Turut hadir Qori Internasional Ustadz Syamsuri Firdaus, Walikota Mataram, Ketua DPRD Kota Mataram, Kadis DPM_PTSP, Kadis PUPR NTB. ***
Gubernur NTB Tak Lelah Hadirkan Event Berkelas Dunia
Menparekraf, Sandiaga Uno memuji Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang tak henti-hentinya hadirkan event berkelas dunia di NTB.
JAKARTA.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB tidak kenal lelah hadirkan event berkelas dunia untuk kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif di NTB.
Hal itu disampaikan Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno di tengah acara launching Event Sepeda Dunia GFNY yang akan dilaksanakan di Lombok November 2023, di Jakarta, Senin (15/05/23).
“Dengan berbagai Event Sepeda Dunia seperti L’Etape dan GFNY insya Allah pariwisata NTB akan semakin menggeliat dan berkembang,” harap Bang Zul dengan mantap.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama LPP TVRI Bapak Iman Brotoseno, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf Vinsensius Jemadu.
Selain itu tampak hadir Wakil Ketua Umum PB. ISSI dan Commission Member UCI Bapak Toto Sugito, Juara Male Overall dari BRCC Banyuwangi Moh. Faisal, Juara Female Overall dari Selasa Kahiji Bandung Gita Widya Yunika, serta Kabiro Ops Polda NTB Bapak Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi.
Destinasi Wisata Taman Surga Rinjani di Lombok Timur
Lombok Timur punya destinasi wisata baru, Taman Surga Rinjani yang dirsmikan Gubernur NTB, dilengkapi berbagai wahana untuk spot foto
LOTIM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Bupati Lombok Timur, H. Sukiman Azmi meresmikan destinasi wisata Taman Surga Rinjani di Sembalun Kabupaten Lombok Timur, Selasa (09/05/23).
“Indah sekali tempatnya untuk menenangkan jiwa,” kata Gubernur NTB.
Taman Surga Rinjani Sembalun, merupakan destinasi wisata baru yang menawarkan pengalaman baru dalam berwisata. Dengan fasilitas berbagai wahana seperti Sepeda gantung, karpet aladin, tangan raksasa, kapal nabi nuh, resto, taman surga, aquarium, air terjun, perosotan dan berbagai wahana lainnya.
Waktu beroperasi pada hri seni hingga jum’at pukul 09.00 – 18.00 WITA dan Sabtu hingga Minggu dan tanggal merah pukul 08.00 – 20.00 WITA. Harga tiket untuk dapat masuk ke Taman Surga sebesar Rp. 20.000.
Selain permainan wahana yang disediakan tempat ini, ada juga berbagai spot fotomenarik yang bisa di coba wisatawan untuk lebih instagramable.
Berbagai spot foto tersebut adalah sepeda gantung, tangan raksasa, karpet aladin, perosotan, air terjun, akuarium, perahu Nabi Nuh, 6 jenis ayunan, taman bunga dan berbagai tempat yang Instagrammable lainnya. ***
Pejabat Eselon II NTB Membuat Orang Sasak Tersinggung
Rachmat Hidayat minta Bawaslu turun tangan, statemen Pejabat Eselon II Pemprov NTB dinilai terlibat politik praktis
MATARAM.LombokJournal.com ~Rachmat Hidayat mengingatkan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah untuk menindak tegas pejabat Pemprov NTB yang terlibat politik praktis.
Hal tersebut dilakukan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB yang juga Anggota DPR RI ini menyusul, beredarnya potongan video pidato sambutan Kepala Dinas Sosial NTB, Ahsanul Khalik di berbagai group WhastApp.
Potongan video itu diketahui merupakan sambutan Ahsanul saat mewakili Gubernur dalam acara halalbihalal Himpunan Masyarakat Lombok (HIMALO) di perantauan yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Ahad (07/05/23).
Dalam potongan video tersebut, Ahsanul dinilai masuk dalam ranah politik praktis.
“Saya berharap muncul orang-orang Sasak yang hebat untuk memimpin NTB ini. Tetapi dia harus paham betul tentang ke-Sasak-annya dan tentang ke-NTB-annya. Tetapi kalau belum ada, ya biarkan Bang Zul dulu nanti kan periode kedua,” kata Kadis Sosial, Ahsanul Khalik.
Pidato Ahsanul yang bernada politik praktis itu mendapat reaksi dari Rahmat Hidayat.
Menurut Rachmat, pidato Ahsanul Khalik secara terbuka di hadapan hadirin dalam acara tersebut, dinilai sebagai tindakan politik praktis yang dilakukan pejabat eselon II NTB.
”Gubernur harus mengambil tindakan tegas terhadap jajarannya yang sudah terang-terangan terlibat politik praktis semacam ini,” kata Rachmat, Selsa (09/05/23).
Rachmat sedang berada di Jogjakarta untuk kunjungan Komisi VIII DPR RI, dan kiriman potongan video pidato Ahsanul khalik diterimanya dini hari dari sejumlah tokoh masyarakat Sasak.
Tokoh Sasak Geram
Banyak di antara para tokoh yang menyampaikan langsung kegeramannya pada pidato Ahsanul pada Rachmat.
Dini hari itu pula, Rachmat langsung menghubungi Sekretaris Daerah NTB, HL Gita Ariadi, agar ada tindakan tegas terhadap seluruh ASN lingkup Pemprov NTB yang terlibat politik praktis.
Lalu Gita Ariadi selaku Sekda NTB, merupakan panglima para ASN di Pemprov NTB. Namun, menyampaikan jawaban pada dirinya Rachmat, kewenangan penindakan ada pada Gubernur NTB sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian.
Saat yang sama, Rachmat juga menghubungi Gubernur Zul melalui sambungan telepon. Respon baru didapat selepas pagi.
Kepada Rachmat, Gubernur Zul mengaku akan memanggil Ahsanul terkait hal tersebut.
Acara halalbihalal Himalo tersebut diketahui dihadiri sekitar seribu diaspora Lombok yang kini tinggal di Jakarta dan sekitarnya.
Saat berpidato, Ahsanul juga dinilai berpotensi memecah belah sesama warga NTB.
“Yok daripada yang masuk yang bukan orang NTB. Kan ada juga orang di luar NTB kan kepengin juga dia nyalon jadi gubernur NTB. Ya jangan bermimpilah. Kita bangsa Sasak harus mengatakan itu. Jangan bermimpilah. Bukan berarti kita kesukuan. Ndak. Tetapi kita harus memahami bahwa kita memang memiliki orang-orang yang memiliki kemampuan untuk itu.”
Rachmat menegaskan, selain politik praktis, apa yang disampaikan Ahsanul Khalik tersebut juga berpotensi memecah belah. Menegasikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sementara di sisi lain, apa yang disampaikan Ahsanul bisa ditafsirkan khalayak, sesungguhnya saat ini tidak ada tokoh Sasak yang pantas menjadi gubernur memimpin NTB.
”Sebagai pejabat eselon II, Ahsanul telah memberikan pembelajaran yang tidak baik. Sebab, semua masyarakat, seluruh warga, boleh menjadi apa saja di Republik ini selama tidak dicabut hak politiknya entah dia Suku Sasak, Suku Samawa, Suku Mbojo, ataupun warga negara Indonesia lainnya,” tandas Rachmat.
Bawaslu diminta turun tangan
Karena itu, politisi berambut perak ini juga mendesak agar Bawaslu juga turun tangan. Ahsanul disebutnya harus diperiksa. Termasuk pejabat lain di Pemprov NTB yang memiliki indikasi yang sama yang terlibat politik praktis.
Ditegaskannya, tidak hanya di tahun politik seperti saat ini, narasi-narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat harusnya tidak mendapat tempat.
Pun pejabat-pejabat yang merupakan abdi negara yang terlibat politik praktis juga sudah sepatutnya ditindak tegas, bukan justru sebaliknya diberi panggung.
”Politik itu bermartabat. Tidak bisa meraih segala sesuatu dengan segala cara. Nggak boleh begitu. Pasti setiap orang Sasak yang mendengar apa yang disampaikan dalam potongan video itu juga berpotensi tesinggung,” tandas Rachmat.
Ia mempertanyakan, apa kapasitas Ahsanul untuk menyampaikan hal tersebut. Dalam kapasitas mewakili Gubernur atau mewakili Sekda, apa yang disampaikan Ahsanul sudah sangat offside.
Kalau pun hendak bercanda, dinilainya sangat tidak sensitif dan tidak pada tempatnya.
”Ini sama saja, mau masuk surga tapi menohok teman sendiri. Masuk surga harus dengan mulus. Harus dengan iman dan perilaku yang baik,” tandas Rachmat.
Ditegaskannya, dirinya akan terus mengingatkan Gubernur Zulkieflimansyah untuk terus menindak tegas ASN yang berpolitik praktis tersebut.
Sebab, perilaku politik praktis dari para pejabat, justru bisa menjadi kampanye negatif yang malah bisa mendiskreditkan gubernur. ***