Rayakan Tahun Baru Islam, Gubernur NTB Ajak Bersyukur

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah rayakan tahun baru Islam di Ponpes Darussalam Al-Kubro Lombok Timur, dan dikatakan orang menyadari rasa bersyukur maka hudupnya akan bahagia

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, menghadiri acara Perayaan Hari Besar Islam 1 Muharram 1444 H yang dilaksanakan oleh Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Al-Kubro Moyot, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (13/08/22).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB mengajak masyarakat lebih pandai dan banyak bersyukur atas berkah kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT. 

BACA JUGA: Vanili dari NTB, Produk Unggulan Terbaik di Indonesia

ikut rayakan tahun baru Islam, Gubernur NTB menekankan pentingnya bersyukur

Dengan selalu bersyukur maka keberkahan dan kebahagiaan selalu mengikuti.

“Mensyukuri segala sesuatu adalah hal yang sangat penting. Ketika orang menyadari rasa bersyur maka hudupnya akan bahagia dan penuh keberkahaan,” ucapnya.

Bang Zul juga berpesan, di dalam kehidupan harus menyadari, semua hal pasti berubah dan tidak ada yang pasti atau akan berganti. 

Dan hal tersebut janganlah dijadikan beban atau masalah, namun jadikan hal tersebut sebuah berkah dari Allah SWT.

“Segala sesuatu yang kita punya saat ini belum tentu akan bertahan selamanya, maka dari itu penting kita harus menyadari semua pasti berubah, dan tidak ada yang pasti atau akan berganti. Hal ini harus kita syukuri,” terangnya.

BACA JUGA: Akreditasi dan Sertifikasi RS Syari’ah, Tingkatkan Mutu RS di NTB

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Al-Kubro Moyot, TGH. H. Yahya Ibrahim Saleh Almadani, mengaku senang kepada Gubernur yang telah menyempatkan hadir kembali pada kegiatan kali ini.

“Terimakasih pak Gubernur atas waktunya yang telah menyempatkan hadir kembali untuk kedua kalinya, kami sangat senang,” katanya.***

 

 




Akreditasi dan Sertifikasi RS Syari’ah, Tingkatkan Mutu RS di NTB

Gubernur NTB berharap, akreditasi dan Sertifikasi Rumah Sakit Syari’ah jadi langkah awal meningkatkan mutu dan pelayanan rumah sakit di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Workshop Akreditasi Rumah Sakit dan Sertifikasi Rumah Sakit Syari’ah oleh Islamic Medical Association and Network of Indonesia-Perhimpunan Profesional Kesehatan Muslim Indonesia (IMANI-PROKAMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, berlangsung di Prime Park Hotel Mataram, Jumat (12/08/22) . 

Gubernur mengatakan, workksho akreditasi untuk meningkatkan mutu RS di NTB
Gubernur Zulkieflimansyah

“Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan mutu dan pelayanan Rumah Sakit kita di Provinsi NTB,” harap Gubernur NTB, Zulkieflimansyah. 

BACA JUGA: Desa di Lotim Didorong Jadi Desa Wisata Berbasis Sampah

Bang Zul berharap agar kegiatan ini menjadi langkah awal meningkatkan mutu dan pelayanan rumah sakit di NTB.

Ia juga mengatakan, terminologi syariah bukan suatu hal yang harus ditakuti, namun dengan adanya terminologi syariah banyak hal yang bisa diperbaiki.

“Tugas kita adalah bagaimana menunjukkan kepada umat islam dan dunia bahwa terminologi syariah tidak harus ditakuti tetapi terminologi syariah banyak hal yang bisa diperbaiki bersama,” ujarnya.

Gubernur mengapresiasi Islamic Medical Association and Network of Indonesia-Perhimpunan Profesional Kesehatan Muslim Indonesia (IMANI-PROKAMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, karena telah mengdakan kegiatan yang dapat meningkatkan akreditasi dan sertifikasi Rumah Sakit.

Ketua Umum PROKAMI, Dr. dr. Eka Ginanjar., Sp.PD KKV. FINASIM FACP, FICA, MARS mengatakan, Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan inti dari suatu proses manajemen.

“Kita yakin dalam proses manajemen rumah sakit pada SDM merupakan hal yang tidak bisa disepelekan,” katanya.

BACA JUGA: Bangun Pura Dalem di Pemenang, Gotong Royong Umat Hindu Diapresiasi

Dalam kegiatan tersebut,  Gubernur NTB didampingi oleh Asisten III Setda Provinsi NTB, dr Hj Nurhandini Eka Dewi. NTB, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri,MM, MARS dan undangan lainnnya. ***

 




Gubernur NTB Silaturahmi ke Masyarakat Tanak Beak 

Menjadi seorang pemimpin bukan mencari kehidupan dari jabatannya, Ini pesan Gubernur NTB pada masyarakat Tanak Beak

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kesadaran untuk berkorban lebih banyak lagi kepada masyarakat merupakan kewajiban bagi siapa pun yang menjadi Gubernur, siapapun menjadi Bupati, Camat, bahkan Kepala Desa

Kata gUBERNUR ntb, menjadi pemimpin bukan mencari hidup dari jabatannya
Gubernur NTB berfoto bersama dengan remaja Tanak Beak

“Menjadi seorang pemimpin bukan mencari kehidupan dari jabatannya,” ujar Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat mengunjungi masyarakat Dusun Jurang Taggluk, Desa Tanak Beak, Lombok Tengah, Kamis (11/08/22).

BACA JUGA: Remaja NTB Tidak Boleh Ada yang Kurang Darah  

Menyapa masyarakat, selain untuk bersilaturahmi, merupakan janji Guberbur Zul. 

Ketika menjadi Gubernur ia ingin terus melanjutkan kembali silaturahmi untuk menyapa orang-orang kecil, termasuk tokoh agama untuk diberikan keberkahan bagi kabupaten dan Provinsi pada saat kampanye.

“Saya senang bisa kembali datang mengunjungi untuk menyapa masyarakat disini,” ucap Bang Zul sapaan akrab Gubernur.

Diceritakan Bang Zul bukan pertama kali ia datang kesini. Melainkan waktu itu Pak Musleh lah yang mengenalkan dirinya membukakan pintu yang luas untuk masyarakat. Waktu itu ia belum dikenal bahkan belum diketahui dibandingkan calon Gubernur lainnya.

BACA JUGA: Wagub NTB Ingatkan, Tiap Hari Balita Harus Konsumsi Telur

“Mudah-mudahan kalau diamanahkan menjadi Kepala Desa, tetapi kalau tidak terpilih bukan akhir dari dunia. Karena apa pun hasil perjuangan itulah yang terbaik buat kita dan adalah orang yang tepat atas doa kita kepada Allah SWT,” kata Bang Zul.***