Gubernur NTB Bersama Para Kadis Kunker di Praya Timur

Kunjungi Kerja (Kunker) Gubernur NTB dan para Kadis di Praya Timur menyerap aspirasi dan memberikan solusi permasalahan masyarakat setempat

LOTENG.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah bersama para Kepala Dinas (Kadis)  melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk memenuhi undangan silaturahmi masyarakat di Desa Landah Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah, Sabtu (24/09/22).

Kunker tersebut untuk mendengar aspirasi langsung keinginan, harapan, keluh kesah atas permasalahan yang dihadapi warga setempat.

BACA JUGA: BUMD Jangan Jadi Penonton di Daerah Sendiri

Gubernur NTB menyampaikan bantuan untuk petani tembakau
Gubernur Zul bersama petani tem,bakau

“Kami datang hampir lengkap, guna mendengar langsung keinginan dan inspirasi masyarakat secara langsung, untuk mencari solusi terbaik,” ujar gubernur. 

Saat yang sama, Bang Zul sapaan akrab Gubernur mengunjungi Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur,  Lombok Tengah, juga berdialog dan mendengarkan aspirasi dan keluhan nasyarakat .

Khusnya masalah-masalah mendasar yang masih dirasakan masyarakat.

Antara lain air bersih yang kurang, saluran irigasi yang tidak memadai, masa bercocok tanam yang tidak teratur, masalah pupuk dan banyak lagi yang lainnya.

“Terima Kasih atas sambutannya yang begitu hangat dan penuh kekeluargaan. Semoga dengan kehadiran kami disini memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Bang Zul.

Sebelumnya di Desa Landah,  M. Al-Ghazali mewakili masyarakat Desa Landah menyampaikan terimakasih atas kehadiran Gubernur NTB  secara langsung melihat kondisi yang dihadapi masyarakat. 

“Kehadirannya tentu sebagai bentuk kepedulian bagi seorang pemimpin untuk lebih memperhatikan masyarakat,” ucapnya.

Selain itu disebutkan, salah satu bentuk dukungan pemerintah dengan memberikan Tungku Oven dan Mesin Perajang Tembakau yang bermanfaat bagi petani tembakau di wilayah Desa Landan dan Desa Semoyan. 

Menurutnya banyak sekali manfaat atas bantuan yang diberikan untuk mendukung program industrialisasi yang dicanangkan Pemerintah Provinsi NTB. Menjadi salah satu cara mengatasi persoalan keuangan petani tembakau. 

BACA JUGA: Enam Literasi Dasar Ini Harus Dimiliki Siswa

Di akhir acara, pemberian bantuan Tungku Open dan Mesin Perajang Tembakau secara simbolis kepada 6 kelompok petani tembakau di Desa Landah, sebagai upaya pemerintah dalam mengakselerasi industrialisasi sampai ke desa-desa terpencil. ***

 

 




Gubernur NTB Resmikan Bangunan Ponpes di Desa Karumbu

Sambutan masyarakat Desa Karumbu yang sangat antusias diapresiasi Gubernur NTB

BIMA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah meresmikan bangunan pondok pesantren Al-Karamah Desa Karumbu, Rabu (14/9/2022) di Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, sekaligus silaturahmi bersama masyatakat Desa Karumbu, dalam kunjungan kerja Gubernur NTB bersama rombongan Kepala OPD lingkup Pemprov. NTB, selama dua hari di Kota dan Kabupaten Bima.

Gubernur mengapresiasi sambutan masyarakat Desa Karumbu dan santri Ponpes Al-Karamah.

BACA JUGA: Roadshow di Kota Bima, Bang Zul Puiji Produk Kuliner Lokal

Masyarakat Desa Karumbu sangat antusias menyambut kedatangan Gubernur NTB

“Terimakasih masyarakat Karumbu, dan penampilan adik-adik yang marawis bagus sekali,” puji Gubernur Bang Zul.

Gubernur juga berharap, Ponpes terus berkembang dan bermanfaat untuk masyarakat Lanngudu. Termasuk adanya para santri ponpes yang telah lulus dan memperoleh beasiswa diluar daerah,”,kata pria kelahiran Sumbawa ini.

“Semoga adik-adik santri ponpes jadi peretas jalan bagi adik-adiknya, mendapatkan beasiswa bidik misi,” ucap mantan anggota DPR RI tersebut.

Gubernur mengajak masyarakat Karumbu dan Langgudu umumnya untuk merawat hutan dan melakukan penghijaun.

“Karena persoalan hutan berdampak terhadap kelestarian alam, ketersediaan air untuk pertanian dan lainnya, sehingga masyarakat yang menginginkan bendungan dapat mendukung penansman hutan,”ajak Bang Zul.

Sementara itu Camat Langgudu,  Abdul Wahab menyampaikan ucapan terimakasih telah dikunjungi Gubernur. Diharapkan kunjungan ini bukan yang terakhir.

Ditambahkan oleh Ketua Yayasan yang diwakili Salahudin S. Ag, merasa bangga bangunan ponpes diresmikan oleh Gubernur NTB.

“Kami bangga, yang meresmikan bangunan adalah Gubernur NTB,” akunya.

Dijelaskannya ponpes tersebut terus berkembang seiring dengan  waktu pendiriannya.

“Sehingga menghasilkan santri yang melanjutkan kuliah dan memperoleh beasiswa,” paparnya. 

Sementara itu, sebelumnya Kades karumbu, Suherman, SH menyampaikan Desa Karumbu adalah Ibu Kota Kecamatan. 

“Maka kami berharap agar lingkungan di sepanjang jalan provinsi sekitar desanya dapat dibantu untuk penataan,” harapnya.

Kades juga merasa bangga kunker Gubernur ke Langgudu lebih khusu di Karumbu merupakan mimpi masyarakat.

“Karena bisa bertemu kembali dengan Gubernur NTB,” timpalnya.

BACA JUGA: Industrialisasi di Masa Depan Tergantung Peran Milenial

Hadir mendampingi Gubernur, Asisten 2 Setda Provinsi NTB,  Kadis Perindag, Sekertaris Bappeda, kepala Brida, kepala Disdak,  Kadis ketahanan Pangan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Tambun, Kadis LHK,  Kadis Peternakan dan Keswan, Kadis DPMPTSP, Kadis Desa dan Dukcapil,  Kadis DP3AP2KB, Kepala Bakesbangpol, Karo Ekonomi, Karo Adpim, PLT Karo PBJ, GM Geopark Tambora dan sejumlah Kepala Cabang, UPTD Provinsi di Bima. ***

 




Penyerahan Remisi untuk Narapidana Dihadiri Gubernur NTB

Menghadiri penyerahan remisi umum untuk Narapidana, Gubernur Zulkieflimansyah berharap semua warga binaan lapas segera mendapatkan udara kebebasan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Penyerahan Remisi Umum Bagi Narapidana dan Anak di hari kemerdekaan Republik Indonesia ke – 77 yang berlangsung di Lapas Perempuan Kelas III Mataram dihadiri Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Kamis (17/08/22). 

Saat penyerahan remisi, Gubernur Zulkiefli mengatakan tiap orang mampu memulai harinya dengan mengajari hati dan perasaannya untuk menghargai, dimana pun tempatnya berada.

BACA JUGA: Upacara Peringatan HUT RI, NTB Menggapai Mimpi

Dalam penyerahan remisi diharapkan WBP menjadi warga yang makin baik
Gubernur menyalami WBP penerima remisi umum

“Di tempat ini saya lihat wajah, senyumannya manis-manis, semoga dapat memulai dari hati dan perasaan hanya untuk senang di mana pun berada, karena semua ini akan berlalu. Semoga yang mendapat remisi kemudian keluar atau bebas hari ini, mudah-mudahan di masa yang akan datang bapak Ibu yang ada di sini akan mendapatkan udara kebebasan karena ini semua akan berlalu,” ujar Bang Zul.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenkumham NTB, Romi Yudianto berharap, agar Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) yang mendapatkan remisi dapat menjadi orang yang semakin lebih baik. 

Dan yang bisa langsung bebas dapat diterima oleh masyarakat.

“Tentunya kita berharap untuk yang mendapatkan remisi dapat menjadi orang yang baik dan untuk yang mendapatkan remisi langsung bebas mudah-mudahan dapat diterima oleh masyarakat dan tentuny kita berharap kegiatan ini selalu berjalan setiap tahunnya,” tuturnya.

Lapas Kelas II A Mataram menyumbang jumlah penerima Remisi Umum terbanyak, yaitu 789 narapidana. 

Sementara, narapidana penerima Remisi Umum 17 Agustus 2022 lainnya tersebar di Lapas, Rutan dan LPKA jajaran Kanwil Kemenkumham NTB, yaitu Lapas Kelas II A Sumbawa sebanyak 391 narapidana, Lapas Kelas II B Dompu sebanyak 232 narapidana.

BACA JUGA: Inovasi Pelayanan Membawa KLU Raih Inagara Awards

Lapas Kelas II B Selong sebanyak 241 narapidana, Lapas Terbuka Kelas II B Lombok Tengah sebanyak 55 narapidana, LPKA Kelas II Lombok Tengah sebanyak 46 narapidana anak, Lapas Perempuan Kelas III Mataram sebanyak 111 narapidana, Rutan Kelas II B Praya sebanyak 126 narapidana dan Rutan Kelas II B Raba Bima sebanyak 102 narapidana.***

 

 




Upacara Peringatan HUT RI, NTB Menggapai Puncak Mimpi

Dalam upacara Peringatan HUT RI ke 77 bertema ‘Indonesia Pulih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’, Pemprov NTB ajak masyarakat siap berubah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-77, menggelar upacara bendera di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Rabu (17/08/22). 

Danrem 162 Wira Bhakti, Brigadir Jenderal Sudarwo Aris Nurcahyo yang menjadi Inspektur Upacara, menyampaikan sambutan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.

BACA JUGA: Paskibraka Dikukuhkan, Ini Pesan Sekda NTB

Pemprov NTB Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke 77

“Dua tahun lebih ini kita menghadapi tantangan dan ujian. Kecemasan sosial hingga tekanan ekonomi sangat dirasakan,” ucap Danrem 162/WB.

Namun, lanjutnya, di tengah keterpurukan dan pelemahan ekonomi, semua elemen bangsa bergerak dan bergotong royong mewujudkan harapan agar kondisi bisa kembali normal seperti sedia kala.

Perekonomian berangsur pulih di tengah pandemi Covid-19, tak terlepas dari kinerja pemerintah dan gerakan masyarakat, yang bersinergi untuk mencapai pemulihan di semua sektor sehingga siap menghadapi tantangan global. 

Hari Kemerdekaan RI ke-77 mengambil tema ‘Indonesia Pulih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’. Tema tersebut memberi pesan kepada seluruh masyarakat agar siap berubah menghadapi dunia yang penuh disrupsi. 

“Melihat perkembangan dalam dua tahun terakhir, kita terus membangun semangat, membuat terobosan-terobosan baru demi menguatkan pondasi,” ucap Danrem.

Lanjutnya, tak terkecuali di NTB beragam kebijakan terlahir menjadi solusi saat NTB diterjang gelombang pandemi. 

“Alhamdulillah, selama musibah itu berlangsung, kita berhasil mencatatkan prestasi dan kinerja positif mewujudkan NTB Gemilang,” jelas Inspektur Upacara. 

Beberapa program unggulan Pemprov NTB pun gencar dilakukan pemerintah dan para stakeholders demi mewujudkan puncak mimpi, yaitu NTB Gemilang. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Dukung Gerakan 1000 Wirausaga dari Mahasiswa 

“NTB Gemilang bukan sekedar mimpi,” katanya.

Dibutuhkan keberanian dan kerja keras untuk menggapai puncak mimpi

Melalui implementasi program unggulan 1000 Cendikia, NTB Zero Waste, Revitalisasi Posyandu, 99 Desa Wisata, Industrialisasi dan sektor strategis lainnya, kita bergerak simultan sesuai visi-misi membangun NTB Gemilang, lanjutnya. 

Terakhir, dalam sambutan yang dibacakan terselip pesan Gubernur, menyambut Pemilu dan Pilkada serentak pada tahun 2024 mendatang, masyarakat diminta berpartisipasi aktif untuk menyukseskannya. Dan tidak mudah tersulut provokasi, fitnah dan anarkisme.

“Di tahun 2024, kita akan kembali melaksanakan Pemilu dan Pilkada serentak, saya sangat berharap seluruh masyarakat berpartisipasi aktif untuk menyukseskannya dengan mengedepankan politik yang santun, mencerdaskan dan bermartabat,” ucap Brigjen Sudarwo Aris Nurcahyo.

Gubernur NTB dan Sekda NTB dalam upacara peringatan HUT RI ke 77
Gubernur NTB dan Sekda NTB

Ditegaskan, kerugian besar akan kita hadapi apabila pilkada diciderai oleh munculnya provokasi, fitnah dan anarkisme. 

“Mari kita jaga momentum pembangunan yang telah tampak jelas jalan dan arahnya ini,” kata Inspektur Upacara. 

Hadir dalam upacara peringatan tersebut yaitu, Gubernur NTB, Wakil Gubernur NTB, Sekretaris Daerah NTB, dan seluruh Kepala Perangkat Daerah Lingkup Provinsi NTB. ***

 

 

 




Industrialisasi di NTB Tercermin dari Perkembangan SMK

Gubernur NTB mengaku senang melihat perkembangan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang cepat menangkap ide-ide industrialisasi

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyatakan, perkembangan yang berlangsung di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat INI merupakan cerminan dari salah satu program unggulan Pemprov NTB, yaitu Industrialisasi.

Ia mengatakan itu saat menghadiri acara HUT SMKN 1 Sikur di Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (13/08/22).

BACA JUGA: Vanili dari NTB, Produk Unggulan Terbaik di Indonesia

Gubernur NTB nilai SMK cepat menangkap Industrialisasi

“Saya senang sekali melihat perkembangan SMK kita,” kata Gubernur.

Dikatakan, jika orang bertanya Industrialisasi yang sering diomongkan Gubernur, bisa dilihat di SMK yang paling cepat menangkap ide-ide industrialisasi. 

Pada kesempatan tersebut, Bang Zul berkesempatan meresmikan kelas Wirausaha Gerai Tefa Pujasera yang dibentuk oleh SMKN 1 Sikur. 

Nantinya, di kelas tersebut para siswa akan diajarkan bagaimana cara menjadi entrepreneur sejati, yang mampu melahirkan usaha sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi daerah.

“Saya membayangkan kalau kelas kewirausahaan ini berhasil, maka semua desa kita akan hidup. Karena anak-anak kita di samping ada gelar dari lulusan SMK, punya kemampuan untuk melahirkan usaha. Kalau usaha ini ada di setiap desa, kecamatan, kabupaten, tentu ini sangat luar biasa dampaknya untuk ekonomi kita,” jelas Bang Zul.

Selain itu, Bang Zul turut menyaksikan Pendandatangan PKS antara SMKN 1 Sikur dengan Perusahaan Pariwisata Malaysia serta Bank Syariah Indonesia. 

Bentuk dari PKS tersebut yaitu Pelatihan Hospitality untuk tenaga pengajar SMK se-NTB.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Sikur, Hasbi Ahmad M.Pd, yang menyampaikan, rata-rata pendapatan para siswa yang menjadi Wirausahawan Gerai Tefa Pujasera lumayan besar, yaitu Rp 1.000.000/hari.

“Dari laporan Gerai yang kami terima, rata-rata mereka mendapatkan income perhari/permalam 1 juta. 10 Gerai berarti ada 10 juta yang didapatkan oleh anak-anak kami yang berjualam tiap malam,” katanya,

Hasbi Ahmad mengatakan akan berkoordinasi dengan para desa yang berada di Kecamatan Sikur untuk tetap bersinergi. 

BACA JUGA: Rayakan Tahun Baru, Gubernur NTB Ajak Bersyuklur

“Mudah-mudahan program Bumdesnya nanti bisa kita sinergikan untuk sama-sama meningkatkan roda ekonomi di Masyarakat,” tutunya.

Turut mendampingi Gubernur pada acara tersebut, yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB serta Kepala Biro Adpim Setda Provinsi NTB. ***

 

 

 




Rayakan Tahun Baru Islam, Gubernur NTB Ajak Bersyukur

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah rayakan tahun baru Islam di Ponpes Darussalam Al-Kubro Lombok Timur, dan dikatakan orang menyadari rasa bersyukur maka hudupnya akan bahagia

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, menghadiri acara Perayaan Hari Besar Islam 1 Muharram 1444 H yang dilaksanakan oleh Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Al-Kubro Moyot, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (13/08/22).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB mengajak masyarakat lebih pandai dan banyak bersyukur atas berkah kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT. 

BACA JUGA: Vanili dari NTB, Produk Unggulan Terbaik di Indonesia

ikut rayakan tahun baru Islam, Gubernur NTB menekankan pentingnya bersyukur

Dengan selalu bersyukur maka keberkahan dan kebahagiaan selalu mengikuti.

“Mensyukuri segala sesuatu adalah hal yang sangat penting. Ketika orang menyadari rasa bersyur maka hudupnya akan bahagia dan penuh keberkahaan,” ucapnya.

Bang Zul juga berpesan, di dalam kehidupan harus menyadari, semua hal pasti berubah dan tidak ada yang pasti atau akan berganti. 

Dan hal tersebut janganlah dijadikan beban atau masalah, namun jadikan hal tersebut sebuah berkah dari Allah SWT.

“Segala sesuatu yang kita punya saat ini belum tentu akan bertahan selamanya, maka dari itu penting kita harus menyadari semua pasti berubah, dan tidak ada yang pasti atau akan berganti. Hal ini harus kita syukuri,” terangnya.

BACA JUGA: Akreditasi dan Sertifikasi RS Syari’ah, Tingkatkan Mutu RS di NTB

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Al-Kubro Moyot, TGH. H. Yahya Ibrahim Saleh Almadani, mengaku senang kepada Gubernur yang telah menyempatkan hadir kembali pada kegiatan kali ini.

“Terimakasih pak Gubernur atas waktunya yang telah menyempatkan hadir kembali untuk kedua kalinya, kami sangat senang,” katanya.***

 

 




Akreditasi dan Sertifikasi RS Syari’ah, Tingkatkan Mutu RS di NTB

Gubernur NTB berharap, akreditasi dan Sertifikasi Rumah Sakit Syari’ah jadi langkah awal meningkatkan mutu dan pelayanan rumah sakit di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Workshop Akreditasi Rumah Sakit dan Sertifikasi Rumah Sakit Syari’ah oleh Islamic Medical Association and Network of Indonesia-Perhimpunan Profesional Kesehatan Muslim Indonesia (IMANI-PROKAMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, berlangsung di Prime Park Hotel Mataram, Jumat (12/08/22) . 

Gubernur mengatakan, workksho akreditasi untuk meningkatkan mutu RS di NTB
Gubernur Zulkieflimansyah

“Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan mutu dan pelayanan Rumah Sakit kita di Provinsi NTB,” harap Gubernur NTB, Zulkieflimansyah. 

BACA JUGA: Desa di Lotim Didorong Jadi Desa Wisata Berbasis Sampah

Bang Zul berharap agar kegiatan ini menjadi langkah awal meningkatkan mutu dan pelayanan rumah sakit di NTB.

Ia juga mengatakan, terminologi syariah bukan suatu hal yang harus ditakuti, namun dengan adanya terminologi syariah banyak hal yang bisa diperbaiki.

“Tugas kita adalah bagaimana menunjukkan kepada umat islam dan dunia bahwa terminologi syariah tidak harus ditakuti tetapi terminologi syariah banyak hal yang bisa diperbaiki bersama,” ujarnya.

Gubernur mengapresiasi Islamic Medical Association and Network of Indonesia-Perhimpunan Profesional Kesehatan Muslim Indonesia (IMANI-PROKAMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, karena telah mengdakan kegiatan yang dapat meningkatkan akreditasi dan sertifikasi Rumah Sakit.

Ketua Umum PROKAMI, Dr. dr. Eka Ginanjar., Sp.PD KKV. FINASIM FACP, FICA, MARS mengatakan, Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan inti dari suatu proses manajemen.

“Kita yakin dalam proses manajemen rumah sakit pada SDM merupakan hal yang tidak bisa disepelekan,” katanya.

BACA JUGA: Bangun Pura Dalem di Pemenang, Gotong Royong Umat Hindu Diapresiasi

Dalam kegiatan tersebut,  Gubernur NTB didampingi oleh Asisten III Setda Provinsi NTB, dr Hj Nurhandini Eka Dewi. NTB, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri,MM, MARS dan undangan lainnnya. ***

 




Gubernur NTB Silaturahmi ke Masyarakat Tanak Beak 

Menjadi seorang pemimpin bukan mencari kehidupan dari jabatannya, Ini pesan Gubernur NTB pada masyarakat Tanak Beak

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kesadaran untuk berkorban lebih banyak lagi kepada masyarakat merupakan kewajiban bagi siapa pun yang menjadi Gubernur, siapapun menjadi Bupati, Camat, bahkan Kepala Desa

Kata gUBERNUR ntb, menjadi pemimpin bukan mencari hidup dari jabatannya
Gubernur NTB berfoto bersama dengan remaja Tanak Beak

“Menjadi seorang pemimpin bukan mencari kehidupan dari jabatannya,” ujar Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat mengunjungi masyarakat Dusun Jurang Taggluk, Desa Tanak Beak, Lombok Tengah, Kamis (11/08/22).

BACA JUGA: Remaja NTB Tidak Boleh Ada yang Kurang Darah  

Menyapa masyarakat, selain untuk bersilaturahmi, merupakan janji Guberbur Zul. 

Ketika menjadi Gubernur ia ingin terus melanjutkan kembali silaturahmi untuk menyapa orang-orang kecil, termasuk tokoh agama untuk diberikan keberkahan bagi kabupaten dan Provinsi pada saat kampanye.

“Saya senang bisa kembali datang mengunjungi untuk menyapa masyarakat disini,” ucap Bang Zul sapaan akrab Gubernur.

Diceritakan Bang Zul bukan pertama kali ia datang kesini. Melainkan waktu itu Pak Musleh lah yang mengenalkan dirinya membukakan pintu yang luas untuk masyarakat. Waktu itu ia belum dikenal bahkan belum diketahui dibandingkan calon Gubernur lainnya.

BACA JUGA: Wagub NTB Ingatkan, Tiap Hari Balita Harus Konsumsi Telur

“Mudah-mudahan kalau diamanahkan menjadi Kepala Desa, tetapi kalau tidak terpilih bukan akhir dari dunia. Karena apa pun hasil perjuangan itulah yang terbaik buat kita dan adalah orang yang tepat atas doa kita kepada Allah SWT,” kata Bang Zul.***