Cara Ajarkan Anak agar Bisa Jaga Diri
Anak perlu diajari cara mengenali situasi tidak aman, berani menjauh, mencari pertolongan, dan segera bercerita kepada Ayah atau Ibu.
MATARAM.LombokJournal.com ~ Mengajarkan anak soal tubuhnya bukan hal tabu. Justru, ini merupakan cara penting agar anak tumbuh dengan rasa aman dan berani menjaga dirinya sendiri.
Melansir konten edukasi dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Perlindungan Anak), sejak dini anak perlu diajarkan cara ada bagian tubuh pribadi yang tidak boleh disentuh atau dilihat sembarang orang, baik pada anak laki-laki maupun perempuan.
BACA JUGA : Pencegahan Perkawinan Anak di NTB
Anak juga perlu tahu cara memahami bahwa tubuhnya berharga dan punya batasan.
Ajarkan dengan bahasa sederhana bahwa bagian tubuh tertentu hanya boleh disentuh oleh orang tertentu, dalam kondisi tertentu. Misalnya oleh orang tua saat membantu mandi, atau oleh dokter dengan pendampingan.
Tak kalah penting, tanamkan kewaspadaan.
BACA JUGA : Desa Berdaya, NTB Tangani 106 Desa Prioritas
Anak perlu diajari cara mengenali situasi tidak aman, berani menjauh, mencari pertolongan, dan segera bercerita kepada Ayah atau Ibu.
Yang paling utama ajarkan anak cara berani bilang “TIDAK”. Karena melindungi tubuh sendiri adalah hak setiap anak.
BACA JUGA : Cuaca Ekstrem, BPBD Pimpin Komando Terpadu
Edukasi kecil hari ini, berdasarkan data dan rekomendasi Komnas Perlindungan Anak, bisa menjadi perlindungan besar di masa depan.(*)