Sosialisasi JKN-KIS Di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi NTB

Dengan sosialisasi ini, seluruh pegawai dapat memahami hak, kewajiban, prosedur dan manfaatnya sebagai peserta JKN-KIS

lombokjournal.com –

MATARAM, JAMKESNEWS ;    BPJS Kesehatan Cabang Mataram menggelar sosialisasi Program  JKN-KIS di Kantor Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kamis (25/04).

Klinni ini sosialisasi itu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pegawai Balai Pengkajian Teknologi Pertanian terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS),

Kegiatan ini dihadiri oleh PPS. Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Barat, Mohammad Nazam, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Mataram, serta seluruh pegawai Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Barat.

PPS. Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Barat,  Mohammad Nazam dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan Cabang Mataram yang telah memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pegawai.

Diharapkan dengan sosialisasi ini, seluruh pegawai dapat memahami hak, kewajiban, prosedur dan manfaatnya sebagai peserta JKN-KIS.

“Kami sangat mengapresiasi atas kerjasama dan dukungan dari BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan sosialisasi Program JKN-KIS, kiranya ini dapat dimanfaatkan oleh peserta yang hadir pada hari ini untuk bertanya terkait manfaat yang diadapatkan dengan mengikuti Program JKN-KIS ini,” ungkap Nazam.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Mataram, I Wayan Sumarjana mengungkapkan,a sosialisasi Program JKN-KIS ini rutin dilaksanakan kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk kali ini BPJS Kesehatan Cabang Mataram bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan sosialisasi kepada seluruh pegawai.

Dalam sosialisasi yang dibawakan, Wayan Sumarjana juga menjelaskan tentang  aplikasi mobile JKN yang memberikan banyak manfaat kemudahan bagi peserta. Peserta yang kebetulan harus mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan misalnya, lupa membawa kartu JKN-KIS, peserta dapat dengan mudah menunjukkan KIS digital yang ada di smartphone.

Selain itu Aplikasi Mobile JKN juga sangat membantu peserta yang memiliki kesibukan padat sehingga tidak sempat untuk mengurus perubahan fasilitas kesehatan yang diinginkan, sekarang cukup klik lewat smartphone anda sudah bisa merubah fasilitas kesehatan yang diinginkan dan masih banyak lagi kemudahan yang ada pada aplikasi Mobile JKN.

Dalam sosialisasinya selain menjelaskan teknis pelayanan menggunakan kartu JKN-KIS, Wayan Sumarjana juga membagikan buku panduan layanan kepeserta kepada seluruh peserta yang hadir agar dapat membaca dan memahami ketentuan-ketentuan terbaru pada program JKN-KIS.

ay/yn/JAMKESNEWS